Pertemuan – 12
Kelas Tanpa Sekat
-
By Pristi Sukmasetya, [Link]., [Link]
1
Emphaty Map
Seorang desainer juga butuh peta loh untuk membuat produk agar tidak
tersesat. Istilah desain apa saja yang kamu ketahui yang berkaitan dengan
pemetaan/mapping?
• Empathy Map
• Customer Journey Map
• Service Blueprint Map
Hal tersebut adalah beberapa cara yang sering digunakan untuk
memvisualisasikan hasil riset tentang pengalaman pengguna saat
berinteraksi dengan produk atau lingkungannya.
Selain untuk desainer, cara tersebut juga membantu orang lain yang terlibat
dalam pengembangan produk untuk memiliki pemahaman yang sama
terhadap pengguna dan pengalamannya. Konten di dalamnya bisa menjadi
sumber untuk mempermudah proses pengambilan keputusan.
2
• Pembuatan emphaty map ini dilakukan pada
proses desain yang pertama, Empathize.
Sesuai ya dengan nama tahapannya.
• Hal yang membedakan empathy map dengan
2 mapping concept lainnya adalah fokus pada
4 hal: Apa yang user katakan (says), pikirkan
(thinks), rasa (feels) dan lakukan (does) saat
berinteraksi dengan produk atau
lingkungannya.
3
• Empathy map ini efektif untuk menggambarkan sudut pandang si pengguna secara
keseluruhan, tidak sequensial atau berurutan spesifik terhadap setiap proses yang
dijalani.
• Karena yang ditangkap adalah gambaran umum, empathy map ini lebih cocok
dijadikan landasan bersama tim untuk memahami dan memprioritaskan
kebutuhan pengguna. Sedangkan untuk detail setiap prosesnya bisa dijelaskan
dengan 2 mapping lainnya.
• Empathy map bisa spesifik — tentang bagaimana pengguna berinteraksi dengan
sebuah produk, atau luas — untuk mendukung dan melengkapi user persona
4
Cara Membuat…
• Empathy map tidak menggantikan fungsi dari persona dan customer journey
mapping tapi saling mendukung dan melengkapi.
• Empathy map juga bisa flexible digunakan, umumnya 1 map untuk
menggambarkan 1 individu saat melakukan interview atau 1 map untuk 1 persona
secara keseluruhan, tergantung kebutuhan kamu.
• Kamu bisa membuatnya spesifik terhadap sebuah fitur dan produk, atau
general/luas seperti user persona. Tapi jangan lupa di-update. Saat ingin
melakukan pengembangan produk, pastikan apakah empathy map yang
sebelumnya dibuat masih bisa dijadikan landasan atau tidak.
• Kalau sudah tau kebutuhannya, kamu bisa lakukan tahapan-tahapan di bawah ini.
5
1. Lakukan riset yang sesuai
Empathy map ini sangat bergantung pada data qualitatif yang didapatkan dengan riset-riset
seperti interview, field study, diary study. Jadi pastikan kamu melakukan riset qualitatif yang
sesuai ya supaya bisa mendapatkan jawaban untuk mengisi 4 kuadran diatas.
2. Kumpulkan hasil riset dan analisa
Kamu bisa mengajak orang-orang yang akan terlibat dalam pengerjaan produk nantinya
seperti Product Manager (PM), tim bisnis dan desainer lainnya dalam menganalisa.
Kamu membutuhkan sticky notes dan spidol untuk berkolaborasi. Biarkan setiap orang
membaca hasil riset dan menuliskan 1 insight disetiap 1 sticky notes. Lalu ditempelkan ke 4
kuadran sesuai dengan nama kuadran dan insight yang didapat.
6
Kuadran 1: Apa yang pengguna katakan (says)
• Disini, kamu bisa menempelkan insight yang berasal dari apa yang diucapkan oleh
pengguna selama proses riset, bisa hal-hal yang positif, sesuatu yang negatif,
pertanyaan, dan pernyataan.
• Contoh, “Gambar tersebut maksudnya apa?”, “Saya suka pakai aplikasi yang
loadingnya cepat”.
7
Kuadran 2: Apa yang pengguna pikirkan (think)
• Tempelkan insight yang dicatat saat melakukan observasi. Apa yang membuat user
terdiam, ragu untuk menjawab atau kebalikannya, user tidak pernah diam dan
selalu mengucapkan apa yang dia pikirkan, atau sedikit berbicara tapi berinteraksi
dengan baik dengan produk dan lingkungannya.
• Contoh, “sudah berulangkali dijelaskan tapi saya tetap tidak paham”, “wah ini sih
gampang”
8
Kuadran 3: Apa yang pengguna rasakan (feels)
• Pada kuadran ini kamu dan tim bisa fokus pada insight yang berkaitan dengan
perasaan pengguna, emosinya. Biasanya akan berupa kata-kata sifat dan berikan
sedikit konteks pada emosi yang dirasakan.
• Contoh, Tidak sabar — loading page terasa lebih lama dari biasanya, Bingung —
terlalu banyak pilihan yang ditawarkan
9
Kuadran 4: Apa yang pengguna lakukan (does)
• Ini adalah kuadran yang mudah untuk diisi karena kita bisa dengan jelas melihat
apa yang pengguna lakukan saat berinteraksi dengan produk. Tidak perlu semua
hal yang dilakukan ditulis, tapi buat kesimpulan yang menarik untuk ditulis di sticky
note.
• Contoh, Terus-menerus klik tombol yang berwarna abu-abu, selalu melewati text
yang panjang.
10
Kuadran 4: Apa yang pengguna lakukan (does)
• Ini adalah kuadran yang mudah untuk diisi karena kita bisa dengan jelas melihat
apa yang pengguna lakukan saat berinteraksi dengan produk. Tidak perlu semua
hal yang dilakukan ditulis, tapi buat kesimpulan yang menarik untuk ditulis di sticky
note.
• Contoh, Terus-menerus klik tombol yang berwarna abu-abu, selalu melewati text
yang panjang.
11
Yup, hasilnya kurang lebih
seperti gambar disamping.
Jika terdapat sticky notes
yang mirip, kerucutkan
kembali dan cari kata
pengganti yang paling
mewakili. Ulangi sampai
semuanya tidak ada yang
redundan.
12
3. Finishing
• Review kembali sebelum dipublish. Kamu bisa menambahkan tujuan dan tugas apa
yang harus dilakukan pengguna untuk mencapai tujuannya jika dirasa penting
untuk memperkuat konteks agar stakeholders bisa lebih mudah menyerap dan
berempati terhadap si calon penggunanya.
13
Bonus!
Jika kamu merasa 4
kuadran diatas belum
cukup untuk
menggambarkan hasil
riset dengan kebutuhan
produk yang akan
dibuat, kamu bisa
menambahkan dan
memodifikasi kuadran
sehingga terbentuk
seperti gambar dibawah
ini.
14
Pembuatan Emphaty Map
Cukup ikuti cara membuat emphaty map seperti yang sudah dijelaskan. Anda diberi
kebebasan untuk membuatnya dalam bentuk gambar (tulisan di kertas – bila demikian nanti
dalam pengumpulan bisa anda foto dan simpan dalam bentuk .pdf), atau menggunakan
tools apapun.
Simpan Emphaty Map yang sudah Anda buat dengan ketentuan sebagai berikut:
Nama File : EMAP_NIM_NAMA.pdf
(Contoh : EMAP_15323432_PRISTISUKMASETYA.pdf)
Format File : .pdf (PDF)
Nantinya masing-masing harus mengumpulkan emphaty mapnya sendiri-sendiri dengan
menyertakan keterangan nama anggota satu kelompok yang terlibat dalam pembuatan
emphaty map tersebut.
Untuk contoh file yang harus dikumpulkan silahkan bisa lihat di file .pdf yang sudah
dilampirkan di e-learning ya
16