Hati Satu Musim
Satu Musim
Membuat hati mengerti akan makna rasa
Sudah sewajarnya hati bak pelangi warna warni warnai hati.
Keliru Rasa
Sayangimu daku keliru
Bukan bahagia namun derai air mata
Basah menetes pada tanah gersang
Bukan subur namun ini tangisan
Sakit, sungguh sakit
Kau jangan mau
Cukup daku
Waktu tak pernah adil pada rasaku
Sedikit merecap bahagia
Sedih berkepanjangan
Tak tahu akan apa artinya dirimu,
Tapi ketahuilah engkau pernah ada dan berarti dalam hidupku
Kukira itu yang terindah adalah untuk kita
Tiba-tiba kau kirim luka
Yang tak ku sangka-sangka
Dan yang tak dikira-kira
Kini tlah menjadi serpihan tak bermakna
Kulepas sudah pada angkasa
Mendoa agar badai tak Kembali menerpa
Kau
Yang daku sayu memandangnya, kini benci yang ada
Yang daku kagumi santunnya, kini pencitraan yang ada
Yang semula baik kukira, kini kau menjadi peluka
Janji Hati
Dengarlah
Demi Dia yang menciptakan hidup dan matiku
Kiranya daku denganmu adalah baik, semoga kita segera dipersatukan
Kiranya engkau adalah yang tuhan titipkan untukku, daku pasti akan datang
Kiranya kau masih ganjil, akan kugenapkan
Kiranya umurku cukup
Kiranya takdir hidup ini sesuai ingin hati
Yang kusebut dalam doa adalah daku denganmu adanya
Pasti daku teguh pada setia
Tepiskan tdakut pada kehilangkan
Tepiskan ragu pada kepaercayaan
Yang Ketika kau berkata-kata, aku percaya
Pada kuasa yang kuminta
Pasti kan kutiti jalan walaupun curam
Pasti kan ku usahakan meski banyak cobaan
Sampai menyatu dengan ketulusan
Pungkasan Hati
Dalam angan dalam ingatan teringat tentang suatu hal tak menetu
Yaitu tentang pilihan hati yang diingini menemani lebih dari sehidup semati
Dan ku berjalan jauh untuk menitinya, mencarinya, berusaha menemukannya
Hingga lelah hati terluka
Dan selalu angan telah difikirkan bahwa sekiranya asa tak terwujud pasti semua kan
menjadi luka
Sekiranya ingin hati tak sampai semua kan jadi lara
Daku telah salah meniti jalan takdir untuk jodohku
Terlalu berangan bahwa keinginan hati terpenuhi adalah kebahagiaan segalanya.
Daku salah sudah
bahagia itu berasal dari sang Pencipta dan Dia tak salah dengan siapa hambanya
saling bertemu
Mungkin dulu lantunan doa'ku adalah tamak,
Tapi kini dan nantu daku kan bermohon dg bijak,
agar satu saja yang terbaik
Yang selalu ku tunggu-tunggu,
Yang sempa daku bertemu namun tak menyapa
Yang kini kupinjam namanu dalam doa
Yang sempat daku keliru
Padahal engkaulah jawaban
Yang kan menenagkan jiwa
memberikan rasa cinta
yang selalu sesuai dengan butuh hatiku.
Satu kuingini hanya dirimu saja
Yang masih kusimpan dalam doa
Sesal
Hujan telah berhenti
kini mendung telah berganti
pada keadaan kini daku rasa berbubah,
Mengingat betapa bodohnya daku yang lalu,
Ku lebih memilih menelan pahitnya empedu,
Menunggu tanp pasti, diberi luka selalu kuterima
bukan mengecap manisnya madu yg kurasa ini hanyalah lelehan tinta,
Yang juga pahit dirasa
Dengan bertahun-tahun menghabiskan waktu,
dalam kepenatan,
dalam kepahitan,
dalam angan yg tak kunjung menjadi nyata.
Apa kabar dengan hatimu ?
Mengapa kau menjadi peluka penebar lara
Cinta seperti apa yang kau tunggu?
Yang dia harus sesuai ingin hati dan nafsu jiwa?
Yang dia harus seperti semerbak harum tiada pernah membusuk?
Kau meragu atau memang tak paham dengan pilihan hidup ?
Yang semula dekat, ternayata jauh
Yang semula mudah, ternyata sulit
Yang semula setia, ternyata peluka
Yang semula rupawan, ternyata itu pencitraan
Yang semula menawan, ternyata kau actor seniman
Yang semula sejalan, ternyata kita bersebrangan
Yang ternyata itu adalah sejatinya dirimu
Jauh dari ini, dalam hati ini, menempatkan engkau sebagai kenangan hidup.
Yang selalu terkadang luka itu kurindu
Yang rasanya tlah mati,
Sampai hidup ini ada lagi,
Pernah bodoh
Pergi, kembali.
Meniti jalan jauh,
Lewati waktu dengan banyak keadaan.
Nafas menderu karena daku resah,
Dan sesak karena daku sakit.
Akan keinginan yg tak kesembadan,
Dan akan hati ini yang menolak seperti apa,
Baiknya keinginan akan berjalan.
Dalam asa yang putus,
Dalam harap yang pupus,
Ku menangis dg perasaan bodoh yang menggerogoti jiwa.
Tempatkan nafsu dalam tujuan utama,
Sungguh perasaan ini gila.
Dan daku lelah dalam kegilaan,
Padahal ada hal indah yang daku sia-siakan.
Hanya termenung meratapi fatamorgana yang tak ada ujungnya.
Betapa ku tercekik dengan kebodohan?
Padahal kebaikan mudahnya untuk datang.!
Guratan Wajah Kusam
Kerut dahi, guratan dalam raut wajah.
Seolah lelah dalam suatu perjalanan yang jauh.
Memang daku telah lelah, tapi bukan lelah karena berjalan,
Daku lelah dg hati ini, yang lama kian membeku dan tak terbangun,
Untuk menyapa engkau, yang ku kecap dg rasa pahit.
Yang engkau kian indah sebenarnya tapi daku terlena dengan deru nafsu semata.
Hampir daku tenggelam
tak sadar ada bahagia dengan dekat yang daku bisa raih
Sungguh daku kesal, daku sesal,
Yang ku pilih tak menjadi jalan baik, untuk keputusan bijak
Daku terlena dan telah pergi
Sekarang daku datang merengek meminta bahagia,
tuhan
akankah harapku Engkau terima
daku kelu..Lidahku tak bisa berucap kiranya daku tak engkau terima
Hatiku tersyat, kiranya engkau tak bersepakat
Hanya denganmulah ku ingin mengadu rasa
Dan hanya denganmulah ku rasa tenang dalam dada
Kala senja, kala pagi, kala malam, kala malam lagi-
Ku ingin selalu engkau disisi-
Temani hati dan diri ini, dg dekapan kehangatan,
Yang ku ingin tak ada akhirnya
Rabb-ku
cukup satu tempatku setia
engkaulah jawaban dari segala-Nya
Bak Rembulan
Angin temani daku yang sendiri,
Sendiri dalam kesendirian yang kubuat.
Dan daku tak ada hal baru untuk kuuntai dalam cerita hidup,
Cerita buku hidupku yang berantakan.
Namun kini, seorang tlah datang paddaku
Yang dia berkata sabar.
Untuk menunggu daku datang
Yang dia setia menunggu sampai daku mampu.
Yang dia bgitu baik agamanya,
Yang dia adalah engkau
Bak rembulan sinari malam
yang ingin terus ku genggam dengan erat.
Yang agamnya,
Yang parasnya,
Yang tutur katanya,
Yang manjanya,
Yang setianya,
Yang cintanya.
Buat ku hanyut, dan lelap tertidur,
Dalam mimpi dan dalam nyata dengan rasa bahagia bersama dirinya.
Kiranya bisa daku tahan rasa ini, lebih baik daku tak punya saja.
Kiranya bisa ku fikirkan penggantimu lebih baik daku ganti dengan tetap dirimu.
Kiranya daku telah dengan engkau takkan ku lewatkan sekejap untuk tidak menatap
matamu,
Rasa Sederhana
rasa satu kata sederhana, tapi daku tak bisa untuk menjelaskannya,
satu rasa yang dari dulu kucari tapi tak ketemu,
Dan sekrang hadir tapi q tak bisa memelihara.
namun tergambar dalam tulisan indah penuhi hati dg warna
Kiranya daku bisa jauh, daku kan memilih dekat saja.
Kiranya daku bisa gantikan,
Daku ingin menggantinya dg tetap dirimu saja.
Kiranya bisa daku mengusirnya, Kan ku tempatkan rasa dalam tempat yang tak bisa
pergi,
Tak bisa ku sembunyikan perasaan ini, atau berpura engkau tak ada nilainya. Bukan
seperti itu!
Engkau bgitu berharga,
Dalam tujuan yang paling ingin ku gapai,
Pertama,
Terutama, dan
Tiada duanya
Sampai nanti,
Sampai mati,
Sampai mati hidup lagi.
Tak ingin engkau diganti.
Bersimpuh pada Sabar
cinta ada dalam hati,
Dikecap, dirasa manis dan indah,
Dihati kini telah ada engkau,
yang diingini jadi pendamping hidup dalam dunia dan dalam akhiratNya.
Sempat terombang-ambing dalam kebingungan
dengan apa yang harus diutarakan untuk mewakili rasa ini
Dan seperti apa baiknya untuk sampaikan perasaan
Kecuali dg untaian doa,
Dalam sujud sembahku kala malam,
yang daku memohon pd Tuhan
agar engkau menjadi jawaban
yg bisa kulakukan adalah menanti, dan meniti jalan dengan usaha tak jemu,
Engkau yg bgitu baik akhlaknya,
agamanya membuatku terpesona,
Tak ada yg lebih dari perasaan ingin ku jaga selamanya dan bersama,
Maafkanlah daku dengan harus berkeliling mencari hati yang lain,
Padahal hatimu dengan setia menunggu,
Maafkanlah daku harus mengecewakan engkau dahulu,
baru kudatang mengharapkan dan memimpikan.
Sekiranya tak dengan maaf, dengan apa daku kan berharap?
Sekiranya tak dengan keikhlasan darimu, dengan bagaimana daku kan mendekat?
Sekiranya tak dengan engkau, dengan sesiapa daku kan hidup bersama?
Sekiranya perasaanmu tak bertahan lama, pasti telah beku dan patah hati ini dalam
kepingan penyeselan.
Yang kian dingin dan basah menjadi derai air mata.
bersabarlah daku pasti kan datang,
daku tahu kau pasti bisa karena menunggu bagimu adalah sabar,
berdoa adalah berpahala,
dan bersabar adalah usaha
Ingin rasanya ku bawa engkau dalam doa malam,
yang kita ceritkan pada Sang pencitpa,
Ingin hati ini, tak lelah dari rasa ini
Dan daku ingin selalu selamanya dalam bersama, dalam doa, dan dalam rasa yang
teriring ridhoNya
Tangis haru
Tetes air mata jatuh dalam tangis haru
Berjuta untaian kata tak pernah berhenti tuk wakili hati
Yang karena ini rasa bersemi,
Yang karena ini rasa bukan lagi mimpi,
Daku sungguh berterima kasih padamu,
Niatan hati kini telah berubah,
Dahulu daku begitu pilu mengecap perih hati yang tak kunjung berlalu.
Dan daku gelap seakan arah dan tujuan hati tak ada lagi,
Hingga kusimpulkan untuk meniti surga lebih cepat,
Dan daku bingung bagaimana q mencari kebahagiaan untuk hatiku,
Padahal ada engkau yang selalu setia menunggu,
Bahkan dalam keadaan daku rupawan, atau keadaanku yang biasa saja,
Daku tak mensyukuri nikmat terindah yang Allah berikan paddaku,
Yaitu dg mendatangkan engkau sebgai pilihan untuk ku pilih,
Yang ternyata sekrng daku begitu ingin untuk terus menyelami hidup dunia dengan
hanya kamu adanya.
lidahku kaku,
daku tak bisa berucap, tuk bagaimana sampaikan perasaan indah ini,
Agar kau mengerti,
Agar kau juga rasakannya.
daku telah hanyut dalam mighrab cinta dalam deruan rasa kebahagiaan yang daku
inginkan tak bertepian.
Engkau pilihan hatiku
tuk hidup bersamamu hingga akhir waktu.
Kiranya bukan karena rasa pasti kita berdua berjauhan,
Seandinya bukan karena condong hati pasti tak kan seprti ini,
Tapi itulah yg paling berharga,
Karena perasan hati tiada berbohong.
Ungkap Hati
Hati, perasaan hati.
Adalah hal yang paling tak kuasa daku menahannya.
Dan dengan telah terisinya engkau disini.
Adalah resah, yang selalu kian datang.
Daku seorng yg biasa saja, dari dulu, bukan manis dan agung,
tapi kau lihat diri ini dengan pandangan luar biasa,
Dan engkau yang luarbiasa daku pandang dengan pandangan remeh,
Bisakah semua tak terjadi?
Tapi tak seperti itu !
Semuanya diatur dalam alur agar daku ini dengan hidup bersamamu
rasa yang ku cari dengan merangkak,
Dan rasa yg kucari dg deraian air mata,
Tapi balasan sang Rabbii berikan adalah luar biasa,
Kudapati rasa padamu.
Yang daku tak akan jemu,
Tuk mengecapnya,
Tak jemu merasainya,
Menikmatinya dan
Menikmatinya bersamamu,
hati ini tak kan pergi karena setia
Dan karena cinta adalah bahagia, yaitu memberi bahagia pada pilihan hati,
dari hidup sampai mati, sampai hidup lagi,
dari dunianya sampai surganya
Balasan dusta
Ku pergi tinggalkan kamu, dengan rasa tak bersalah.
Mempermainkan hatimu tanpa seolah tak mengiris pedihnya sakit hati.
Dan dengan rute takdir ini,
daku pun rasakan,
Betapa sakitnya penantian
yang tak kesampaian,
dan kau
dalam angan,
dalam penantian,
dalam penitian,
dalam harapan,
dalam diam,
dalam rasa yang dirasa,
dalam kestiaan yang dijaga,
hingga sampai akhirnya,
Sekiranya ikhlasmu adalah ibadah, semua pasti kan indah,
Dan sekiranya doamu adalah ijabah pasti terpenuhi.
Dan daku terbuang dengan gundah hati yang kini pergi mendatangimu.
Terima kasih
Yang telah pergi tinggalkan kau dengan meninggalkan luka,
sekarang peganglah ini
daku tak akan pergi kecuali jiwa ini telah berpisah dengan raga,
Ku ingin tuntaskan, rasa bersalahku sebgai obat untukmu,
Dengan luka yang ku tinggalkan rasa kan jadi pengobat luka,
Kata maaf ini tak dapat mewakili kesalahan yang telah diperbuat,
Namun ku tahu engkaulah, yang rupawan penyabar
Yang daku tak kan salah jika hidup bersamamu,
Meski hatiku busuk dengan menggumbarakan dusta padamu tapi dirimu tetap rela.
Kembali datang
Rasa yang dulu telah hilang kini bersemi kembali,
Hadir mengisi hati, penuh dengan kebahagiaan
Berikan semangat hidup,
dan kau tahu kini hatiku tak lagi resah
Karena telah ada engkau pengobat kala gundah,
Deru nafas tak lagi sesak
Sejatinya semuanya dilalui dg kepahitan,
Baik daku dan engkau rasakan kepahitan semuanya tapi karena kepahitan pula kita
bisa bersama,
Dan ketahuilah manusia tak akan saling memahami kecuali dirasai hal yang sama,
Sekrang yang ada adalah rela
Tak akan ada kepergian lagi karena hati yg terikat adalah lebih kuat dari gunung yang
tegak,
Dan tak akan ada rupawan lain selain engkau, yang indah dalam mata nan
menyejukan jiwa
Pungguk Rindukan Bulan
Duduk terdiam bagai pungguk rindukan rembulan,
Punya sayap tapi tak akan sampai menju kesana,
Dan seprti itu pula diri ini,
Merindu pada rasa
Merindu pada sosok nan santun itu
Merindu pada malam yang waktu itu kau datang
Namun terus menerus hatiku kosong, dan tanpa semngat,
rapuh seolah dunia ini kian sempit untukku dambakan rasa.
Dan hati ini terus menangis, hanya senyum palsuku tuk samarkan perasaanku,
Dan tak di sangka dengan jauh disana, kita terhubung secara dekat dengan doa dan
munajat,
Engkau dengan sabarmu, dengan tulus hatimu, dengan pasrah dan ikhlasmu,
Memohon menangis untuk diri ini yang kian jauh raga
Namun dengan kekuatan doa kita dipertemukan dg begitu indah,
Bukan berarti doamu tak terijabah
Tapi doa mu diberikan diwaktu yang tepat,
Saat semuanya bisa berjalan dan saat semuanya bisa sesuai,
Marilah kita berdoa bersama,
Semusim Bunga
Adalah bunga yang mekar mewangi
indah mengharumi taman
Dengan berjuta warna kebahagiaan.
Taman, taman hati adalah hal istimewa,
Disitulah engkau ada dan menetap,
Harumi setiap nafas yang ku hirup dan kebahagiaan yg ku dapatkan darimu adanya,
tak ingin harap hatiku tak terpenuhi,
tak ingin rasa ini datang dan akan pergi,
kuingin rasa ini menetap dengan engkau ada sebagai pnyempurna sekepeing hati
mari berjalan jelajahi perbukitan
lalu menyusuri pegunungan dan lembah lembah bau tanah
hirup harumnya bunga
rasakan sejuknya udara
serap ketenangan tanah dari dalam jiwa
kemarilah,
Berdoa agar semusim ini tak cepat berlalu
Dan engkau yang kan jadi pertama dan terakhir dalam musim ini,
Dengan basah rasa yang selalu dinantikan
dirindukan,
diinginkan,
kiranya telah bersama,
mari kita ikat segengam bunga di musim ini
Seandinya lepas ikatan satu lalu pergi dahulu
Kan kutunggu dimusim berikutnya.
Dan kita kan lanjutkan cerita kita
Di Tanah Perasaan
Dalam derai air mata menitik,
Jatuh karena sekeping hati yang gersang,
Kalut dalam lamunan.
Pilu dalam merindukan.
Dingin dalam ketakutan,
Gelisah dalam kekhawatiran.
Daku khawatir tentang siapa dan bagaimana untuk'ku temukan rasa
Cinta dalam hidupku.
yang ingin buatku bahagia dengan kekasih sahaja
yang akan menggenapkan ganjil
Melengkapi sekeping menjadi sepasang,
Dan daku terbayang dalam lamunan semu,
Tentang siapa dan bagaimana.
Padahal bukan tentang siapa
Tapi bagaimana harus menerima dan
Sesiapanya adalah ketentuan sang pencipta.
Yang tak kan salah memberikan pasangan terbaik untuk setiap hambaNya.
Dan yang terbaik adalah yg utama,
Yang terbaik adalah yg takkan pergi
Dan yang terbaik adalah yg setia menanti.
Meskipun diri ini berusaha pergi,
Tapi rasa akan abadi.
Daku adalah seorang paling beruntung dalam hidupku.
Kiranya tak dengan urutan takdir pasti takkan terjadi seperti ini.
Kiranya tak dengan sabar dan ikhlasmu semua telah berlalu,
Dengan potongan jalan yang menyelemuti,
Seperti malam kian gelap-
Tapi dg untaian doa'
Dan kepasrahan diri semua menjadi indah.
Karena doa ku temukan cinta,
Engkaulah penyejuk mata.
Engkaulah jelmaan doa, tumbuh dalam taman harapan
Harum semerbak mewangi.
Obati kering tanah perasaan,
Basahi perasaan yang gersang.
Tiada Jemu
Tak jemu bersamamu,
Tak jemu santun lakumu.
Tak bosan dengan tutur indahmu,
Tak terhenti daku mendoa.
Mendoa dalam kidung kidung cinta
Terus saja engkau
Sampai tua
Sampai habis usia
Sesalanku
Berjalan tanpa lelah mengecap begitu banyak pahit manis perasaan hidup.
yg ku pandang rendah, kian terus menyisiri disepinggiran hati,
Yang daku tak paham, dan perduli,
Acuh seolah olah tak butuh.
Dan acuh seolah engkau hanya angin lalu.
Yang datang menerpa muka.
Begitu lama tak kunjung layu, bgitu banyak tangan hendak memetik,
Tapi sungguh engkau tegar, meski sejatinya rapuh dan rusak memberi keharuman
tangan yang memetiknya.
Kasih daku tak sadar ternyata engkau sesalanku.
Tak sadar dan terus saja ku biar.
Namun kini daku begitu merasa sesal.
Dan tak sadar hati ini,
kian terus meringis malu yang kesekian,
Menangis kiranya engkau menjadi lalu,
Menangis meski sejenak tak ada,
Menangis jika nanti engkau bukan untukku adanya.
Menangis terharu dengan sesalanku.
Dapatkan benang yang putus kurajut dengan kusam benangku
Dan tak ada daya dan kuasa karena semua ini terikat dalam takdir sang pencipta,
Hanya sabar dan salat yang jadi penolongku sekrang-
Sampai nanti hari dipertemukan
Dikehidupan mendatang ataukah akhirat yang lapang
Satu
Jika kau bertanya paddaku.
Mengapa daku yang banyak salahnya tetap kau cintai?"
Ku kan menjawab
Dirimu begitu benar dihati!"
Jika kau berprasangka "akankah kau pergi lagi.?"
Ku kan yakinkan "hatiku telah terikat oleh mu."
Jika kau berangan, "siapakah yang kan kau pilih ketika sudah mampu,"
Ku kan datang dan ku kan menuju padamu saja!
Bgitu jauh, bgitu banyak cobaan,
Tapi tetap engkau yang kan ku utamakan,
Begitu sengsara bgitu menyedihkan,
Ketahuilah penantianmu bukanlah yg tertunda,
Begitu sakit begitu perih,
Percayalah rasamu tidak bertepuk sebelah tangan.
Engkaulah yang ku doakan pada sujud sembahku kala malam.
Engkaulah yang ku mohonkan pada Tuhanku sekiranya, Dia menghendaki kan ku
sempurnakan
Cerita Hati
Rasa dihati sedih dan hati menangis.
Menangis karena hati yang tak kunjung terisi,
Oleh seorang cinta yang sangat didamba.
Terpekik dalam hati, sedih sekiranya tak ada jawaban dan,
Sedih sekiranya tak ada cinta denganmu,
Namun kini kau tahu bunga?
Sejenak saja q tak bisa pergi!
Sejenak saja dilepas, rindu kian keras menghempas.
Daku sakit,
Daku tak bisa,
Dan daku tak mampu.
Kehilanganmu untuk sekarang.
Biarlah daku tersiksa dengan rasa ini.
Tapi daku lebih tak bisa jika menderita dg rasa kehilanganmu.
Layu, gugur, dan bersemi kembali-
Seperti itulah perasaanku padamu.
Daku tak bisa menambatkan hati selain pada engkau.
Wanita pilihan hati
Dan daku tak kan jauh, dalam hati.
Walau sesaat walau itu dekat.
Ku ingin sepanjang hidupku didunia dipasangkan denganmu saja.
Dan ku ingin kiranya waktunya kembali padaNya, -Dengamu saja inginku
dipasangkan,
Cinta, daku tak mampu jika tak denganmu
Sesalanku 2
Terjerembab dalam kubangan tangis,
Sendu kian beku membuat pilu dalam kalbu.
Daku haru, dengan perasaanku.
Kian lama tak sadar, begitu lama membuat engkau terbiar,
Dalam penantian mengerikan,
Yang daku tak bisa mngecap rasa,
Yang daku dingin dengan kamu adanya
Yang daku, harus jauh pergi untuk buka lembaran baru, lupakan semua,
Namun kini, kaulah bgitu berarty dihati.
Dan sekrng ini, sejenak saja daku tak bisa,
Tuk tak ada kabr,
Tuk kau jauh.
Tuk mencari cinta baru selain engkau.
Kasih tak sampai", bukan seperti itu yg ku ingkan.
Kasih tak sampai, sungguh ku hidup dg sesal.
Kasih, dan engkaulah kasih daku tak bisa hapus air mata kesedihanmu,
Atau membuatmu nyaman saat daku engkau ku tinggalkan.
Tapi kasih sekarang, daku hanya sebatang bambu,
Yang tak mampu berdiri tegak tanpa lainnya,
Dan daku tak mampu berdiri tegak tanpamu
Disisi, dihati
Jika tak dengan ini dengan apa daku kan utarakan padamu,?
Jika bukan tak dengan sabarmu dengan apa daku kan dapatkan cinta,?
Jika bukan takdir Sang Pencipta, tak kan indah rasa ini adanya,!
cinta, tak'kan beranjak ku pergi, jika belum rasa ini tergenapi.
Dengamu
Bersamamu dalam ikatan nikah.
Cinta maafkanlah semua luka lara yang dulu kubuat,
Haru dan tangisku tak bisa mengobatinya tapi ikhlas dan sabarmu akan selesaikan
semuanya.
Jika cinta tak kunjung datang, daku pasti kan pergi,
Tapi jika daku tahu, cinta bgitu indahnya?
Pasti daku kan tak berhenti mememinta padaNya,
Agarku hidup dengamu-
Dalam sedihku, dalam senangku.
Dalam sesalku, dalam sakitku.
Dalam siangku dalam malamku.
Dalam ada cinta dalam tak ada cinta.
Dalam duniaNya dalam akhirnya.
Dalam segalanya, ku ingin kita selalu bersama
Bunga Hati, Daku Cinta
Dalam asa, Dalam rasa, dalam mencari cinta.
Daku terhanyut dengan melewatkanmu.
Hidupku mengejar keinginan,
Dengan memaksakan sebuah ketetapan.
Tetapan yang ku tahu sekarang tak berjalan sesuai isi hati ini.
Dan hendak ku buang cinta indahmu,
Bau harummu sang bunga hati.
Yang sekarang daku sangat mengutamakannya dihati.
Berjalan, dan berlari ku pergi.
Berdoa dan memohon agar hidup ini indah,
Dan kau tahu bunga?
Cinta denganmu adalah indah.
Sayang padamu adalah indah.
Dan pasti hidup denganmu adalah lebih indah.
Dahulu daku meminta cinta-
Sekarang daku punya cinta -
Yang berlebih, padamu.
Yang jadi salah satu semangat hidupku,
Dalam malam, dalam pagi,
Dalam siang, dalam pagi kembali.
Ingin terus cinta ini seperti ini.
Meski layu daku kan merawatnya.
Meski terombak daku kan membawanya kembali.
Meski tercecer, terbuang oleh waktu kan ku kembali diwaktu itu.
Waktu saat indah.
Saat diri ini begitu cinta padamu.
Selamat pagi sang bunga hati,
Dirimu selalu dihati
Engkau Sang Cinta Hati
Tik, tik, tik waktu berdetik
Terus berjalan melewati hari yang terus berganti.
Dalam keadaan seperti apa dan bagaimana?
Semua yang telah ku lalui sungguh,
Daku tak lagi dengan derita-
Hidup indah penuh warna,dan cita-cita serta cinta,
Ku kepadamu tumbuh dalam sanubari hati mengisi kekosongan yang ada.
Kau tahu sekiranya daku dulu tak dapat cinta padamu,
Ku inginkan sakit dihati segera pergi.
Namun setelah engkau ada dihati,
Ku ingin didunia ini seribu tahun lagi,
Agar kiranya daku bisa merasakan indahnya cinta padamu,
Hidup bersamamu,
Dan cinta denganmu.
Hingga waktu mati kan datang,
Dan kan kulanjutkan lagi mencintaimu di akhiratNya Di SurgaNya.
Kasih.. Berjanjilah untuk tak pergi, karena hatiku tak berbohong dalam memilihmu.
Kasih.. Tetaplah dengan engkau yg seperti dirimu,
Yang dengan iman yg mempercantik jiwa.
Dan kebaikan tutur kata, menjadi penyempurnanya ¤Dan cantik parasnya menjadi
tambahannya.
Kasih, sabarlah menunggu daku datang.
Tak kan ku pergi lagi, kecuali ku pergi untuk kembali,
Untukku segera menghalalkanmu, dirimu saja yang ku cinta
Karena engkaulah,
Sang cinta hati
Cinta Pilihan
Gelora rasa kian menjerat.
Sebat didada kian lebat.
Rasa tentang perasaanku yang sendu.
Dalam meniti cintdaku, yang jujur,
Ku buang engkau sang permata indah,
Demi kukejar kecantikan paras semata,
Yang semuanya akhirnya pergi, entah berantah, entah kemana, entah seperti apa, dan
entah bagaimana,
Kini kusadar tak ada sebaik engkau, dan engkaulah paling baik,
Yang sekiranya engkau jodoh pasti tak kan pergi,
Yang sekiranya pasangan pasti kan disatukan,
Yang serkianya engkaulah tulang rusukku kau kan datang dalam dekappanku.
Kan kudekap hangat, dengan penuh cinta setelah menikah.
Jujurku tiada kecewa karena kecewa bukanlah kebaikan
Dan kecewa bukanlah tujuan.
Jujurku bukan doa'ku yang tak terijabah,
Tapi Allah mengijabah dengan memberinya yang lebih baik.
Dengan hadirnya engkau sekrng,
Sebagai penenang jiwdaku dengan imanmu.
Sebagai penyejuk hatiku dengan shalehmu.
Dan ku harap, kan kutatap terus engkau sebagai penyejuk mata,
Karena kesempurnaan parasnya, setelah utama, dan pertama engkau ku nikahi.
Sungguh, daku hanyalah hambaNya yang hanya bisa meminta.
Sungguh, daku hanyalah hambaNya yang hanya bisa berusaha.
Dengan tawakalku sebagai akhir usahdaku,
Dan daku tak kan pergi, sekiranya pergi itu hanya untuk melupakanmu.
Tapi daku ingin segera pergi,
dengan maksud segera untuk menghalalkanmu.
Menjadi pengisihati hati, penyempurna agama, dan istriku dunia akhirat
Syair Tanpa Ujung
Malam gelap, hujan rintik pelan datang turun,
Seolah temani hati seorng yang sendiri,
Atau berikan berkat untuk kebaikan hal yang gersang
Yang rindu akan turunnya hujan,
Tapi bukan yang seperti itu daku dengan sekarang,
Daku hidup penuh warna hati,
Yang selalu cerah tiada mendung,
Yang selalu senang tiada berpilu,
Atau sendu seperti dalam penantian lalu,
Kau sang pujaan hati janganlah pergi,
Karena telah banyak kulalui waktu dengan sendiri, dengan sepi, dengan kdaku
meresapai cobaan tanpa keikhlasan,
Kau sang pujaan hati, kau tahu gemerlap malam kian terang,
Tapi lebih terang hatiku dengan cinta yang dari kamu.
Memberi kebahagiaan tanpa akhiran.
Memberi kesejukan tanpa kepenatan,
Dan dalam sepanjang nafas daku bahagia.
Daku tetap disana dan tak kan beranjak pergi,
Kecuali tuk menjemputmu, menghalalkanmu, menikahimu.
Cinta
Merajut Cinta
Merajut cinta, membenangi asmara,
Itulah perasaan ku padamu sekarang,
Semua indah setelah hati ini terisi.
Semua menyenangkan setelah cintdaku padamu kesampain.
Dan kau tahu daku pun baru tahu, kalau orng sepertimu sangat pandai sembunyikan
rasa.
Sampai sampai daku tawar, dan merasa hambar,
Hanya mampu mengenalinya dari sudut pandang egoisku
Mengenali, mengajakimu, dengan begitu berupaya bermaksiat.
Setelah derita datang,
Rasa sendu datang,
Gelora tak ada menyala justru telah hangus,
Ku rasakan bgitu manisnya madu cinta yang hanya kepadamu.
Kini Getir hati telah hilang,
Bahagia hati kini hadir.
Sambung menyambung, terus menerus silih berganti,
Sekiranya 2190 hari adalah untuk cobaanku saja,
Maka ku ingin lebih dari itu agar ku pupuk pahala,
Dengan berdoakan sabar.
Sekiranya daku tahu cinta dihati begitu indah setelah ada engkau.
Ku ingin sakit karena cinta lebih lama tak apa.
Dan sekiranya kau tahu!-
Daku sekarang tak dapat pergi,
Cinta dihati hanya padamu,
Wanita pilhan pendamping hidupku hanya dirimu,
Calon ibu dari anak-anakku yang ku inginkan hanya kamu.
Dan tak habis akan perasaan ini meski usia habis,
Akan kulanjutkan mencintaimu di dunia yang kan datang.
Merajut cinta hanya bersamamu-
Sang bidadari hati
Kasih Cinta Hatiku
Dalam keemasan ku lihat berkilau warna terang
Menyilaukan mata dengan penuh penasaran,
Ku coba tekankan apa dan siapa lah disana?
Yang menjadi objek kekagumanku,
Yang ternyata itu adalah hatimu dengan segenap harap dan ingin hati daku tak bisa
pergi,
Ku ingin memiliki,
Sepenuh hati, Sepenuh cinta daku padamu saja dan kamu dengan seutuhnya.
Meski rintik hujan basah membasahi, kian dingin menyentuh hati,
Seolah tak ada bahagia,
tapi daku sebenarnya sangat bahagia dengan memiliki cinta kepadamu.
Kau tahu kasih, tak sedikitpun daku berencana pergi darimu,
Menukarmu dengan cinta yang lain dan mengharapkan yg lebih baik,
Kasih kau sudah bgitu baik, daku cinta kamu apa adanya
Dan ku ingin mensegerakannya dengan menikahimu.
Kasih kiranya daku tak dapat berjalan saat hati penuh keluh kesah,
Tapi daku ingat akan engkau yang menjadi penyemangat hidupku, tujuan akhir
cintdaku pada seorang wanita, sebagai fitrah dan takdir manusia hidup berpasang-
pasangan,
Dan kasih meskipun malam dalam hatiku selalu malam
Tapi kau tahu sungguh perasaan ini selalu terang,
Saat ku tahu daku punya cinta padamu dan dirimupun sebaliknya.
Janganlah pergi jika kau akan tinggalkan hati ini,
Tapi pergilah sejauh usahamu yang kamu mampu kiranya itu untuk membantuku
membuat hubungan kita menjadi halal.
Kau Cinta Hatiku
Menapak jalan, merasai berbagai macam isi hati,
Yang jadi warna hidup,
Karena warna hidup adalah bagian dari hidup.
Yang selalu kita merasakannya sedih senangnya,
Bahagia atau deritanya.
Bergulir berganti, terus melengkapi rute takdir.
Takdir hidup seorang, hamba yang tertuang dalam kitabNya yang terjaga.
Tak masalah bagiku, karena semua yang berldaku untukku adalah yang terbaik,
Yang terbaik baik senang atau susah untuk hamba adalah yang terbaik.
Dan setelah daku rasakan,
setelah daku tahu semua yang terjadi adalah seperti ini.
Sungguh sesal dan kesal yang pernah datang tak ada artinya semua.
Sungguh sedih dan derita yang pernah singgah,
tak memberi luka yg tak bisa disembuhkan.
Daku sekarang dengan;
Perasaan ini,
Bahagia di hati,
Perasaan padamu,
Bunga cinta.
Sungguh daku sangat bahagia,
Tak perlu disesal masa lalu, karena masalalu kan ditinggalkan sedalam hidup berjalan.
Tak perlu meresapi nestapa yang membuat gundah,
Sungguh gundah bukanlah suatu yang indah, tapi suatu yang menjadikan kita belajar
bahwa;
Cinta sesungguhnya tak banyak maunya.
Dan sekarang hati ini telah bahagia,
Yang bila mana ditukar dengan emas dan permata tak bisa menggantikannya,
Sungguh bahagia adalah dari hati,
Hati yang menerima,
Hati yang punya cinta dan
Hati yang cinta kepadamu saja.
Kau sang cinta hati, daku mau kau adalah tulang rusukku-
Kau Cinta Hatiku 2
Bila malam gelap tiada berbintang,
Dan bila pagi gelap, dan malam gelap lagi.
Tiada, cahaya menerangi.
Jika hujan tak turun,
gersang melanda disetiap sudut dunia.
Kering mengiris kesejukan jadikan dahaga dalam setiap deru nafas,
Sungguh, diriku tidak seperti itu,
Untaian kata, dan perasaan cinta berbunga terus mngisi hati yang tak pernah jemu
akan kasihmu.
Bahagaia di hati dengan cinta kepadamu, seolah memberiku nafas baru.
Sebagai warna rasa cinta penyemangat hidupku yang dalam malam dalam siang selalu
ada
Daku selalu mengingkankan, yang meski dengan sekejap termenung,
Daku tak bisa untuk daku tidak ada perasaan kepadamu, sang cinta hati.
Meski rasdaku belum tergenapai,
Engkau belum jadi halal untukku dan cinta ini belum sepenuhnya,
Tapi ku ungin cinta ini menjadi penuh dengan ikatan nikah kita.
Kutunggu, ku bersabar, ku kan berdoa, ku kan mengejar untuk kesana,
Ku mohon kau juga kesana, bersama dg ku.
Bersama untuk memadu cinta.
Cinta yang halal
Penitian Cinta Hati
30 Juni 2018
Berjalan dalam sendu,
tangis haru kian panjang,
Sirami sepanjang perjalananku.
Dalam menjalani rentetan takdir,
Yang daku kurang sabar dalam menggenapinya.
Begitu banyak masalah hati yang tak sabar untuk daku sabari,
Tapi sungguh pikiranku sempit,
Dengan kekecewaan cinta
Dan seakan hati bertanyatanya kemana?
Harus ku tempuh tujuan agar cinta hati ini tersampaikan?
Kemana harus ku pergi untuk cari cinta sejati?
Kemana ku temukan seorng yang paham agama pendaming hidupku, dunia akhirat.?
Dan terlalu banyak waktu ku buang.
Untuk melewatkanmu,yang ku tahu sekarang,
Sungguh kau adalah seperti yg daku ingini?
Kau lah seperti yang selama ini ku cari!
Dan kau lah sang bunga hati,
Mekar dan indah harumi suasana,
Harumi waktuku,
Penghapus air matdaku,
Dan,,, Kau lah yg ku inginkan jadi jawaban atas doa-dodaku dalam buaian air mata
kepahitan.
Biarpun jauh,
Cintamu jauh
Ku kan datang meski dengan merangkak,
Kan ku tuju meski harus kusebrangi lautan bara,
Meski dengan terbata-bata, dengan banyak lelah hati dan,
Biarpun hati harus merana, tapi jika itu untuk menggapi cinta yang halal denganmu,
Sungguh daku mampu biar pun tak mampu,
Kan ku pergi biar susah tetap tak ada susah
Dan biar harus ku menggantinya dengan yang lain
Daku tetap kan bertahan karena kaulah cinta pilihan hati
Sungguh daku ingin hidup denganmu
Haru Cintdaku
Tangisku jatuh, air matdaku haru,,,
Sadar dan merasakan betapa indahnya,
Nikmat sang Rabbii yang selalu daku meminta kepadaNya dan Dia selalu
memberikanNya.
Yang selalu disela susah dan tangisku,
Sungguh akhir dodaku adalah selalu bahagia.
Dan kau tahu fauziah?
Bahagidaku yang paling daku senangi sekarang adalah,
Bagaimana hati kita bisa bertemu, saling memahami.
Dan engkau kasih adanya perasaanku padamu indah,
Mengingat kau adalah wanita yg kusuka,
Adanya perasanku padamu istimewa,
Mengingat kau adalah calon pendampingku.
Adanya perasaanku padamu,
Adalah nikmat fitrah sebagai manusia,
Dimana dia suka terhadap lawan jenisnya.
Dan kembali ku terbuai
Akan santunmu,
Rendah hatimu,
Sabarmu,
Imanmu,
Kebaikan agamamu,
dan cantik parasmu adalah penyempurnanya
Perasaan ini indah seakan tak terperi,
Dan sungguh daku sangat bahagia
Jika engkaulah bunga hatiku
Jika engkau permata yang akan menerangi jiwa
Jika engkau pasangan hidupku didunia
Jika engkau pasangan hidupku di akhirat.
Jika engkau pasangan hidupku diduniaNya dan diSurgaNya.
Dan tak habis hanya menjadi cerita,
Tapi ku ingin rasa dihatiku
tergenapi dengan ikatan nikah yang mulia.
Yang dengan itu kita bersama,
Dalam halal yang diridaiNya,
Dalam sunnah NabiNya,
Belajar meniti surga bersama-
Sehidup didunia dan sehidup Sesurga-
Kisah Indah Senyummu
Senyum, itulah hal pertama yang ku ketahui darimu,
Dan tak ku ketahui ada cinta, yang merona berwana,
Berwarna indah, warnai hati,
Dan saat itu lah terbisik dalam hati,
" ku ingin dia jodohku! "
Dalam guratan wajah tentang sesalan,
Dan tentang kebingungan.
Ku buang, karena ku ragu.
Dan ku pergi tinggalkan engkau karena daku bingung.
Ada tidaknya rasamu paddaku?
Ataukah? Sama dan sebaliknya?
Perasaanmu paddaku atas perasaanku padamu.
Saat hal itu tak bisa ku temui.
Ku pergi membawa berjuta tanda tanya,
Hingga akhirnya ku tegas melepasmu saja.
Namun, tak ada lah kecuali takdir dan keadaan,
Yang membawdaku kembali kepadamu, dg penuh harap,!
Dan pasrahkan hasil takdir, akan titian cinta yang telah ditakdirkan
Termasuk ikhtiar ku didalamnya.
Akankah, kau masih disana dengan senyumu yang dulu?
Ataukah hatimu telah disinggahi cinta yang lain?
Sekiranya masih, akan ku pegang erat hatimu
Dan ku tentukan kejelasan agar tak pergi lagi dalam kebingungan.
Tapi sekiranya tak seperti itu,
Sungguh ini semua memang ulahku yang dengan tega meninggalkanmu.
Dalam kepahitan, dalam titian air mata,
Yang berbaris menjadi doa-doa penuh air mata.
Tak ada kesanku disana,hatiku, atau perduliku untuk itu, padamu.
Tapi cinta adalah yang bertahan dengan setia, bukan yang datang dan pergi dengan
segera.
Dan sekarang daku bukan berangan,
" ku ingin kamu jodohku "
Tapi akan ku wujudkan dalam butiran istighfar dan dodaku.
Karena pasti dia sang Maha Cinta, kan memberikan cinta yang terbaik untuk
hambaNya.
Dengan semua tangisku, harapku, dodaku, dan rasa fitrah,
Cinta kepadamu fauziah sang wanita pilihan,
Ku ingin kau, bersabarlah, tunggulah, daku pasti kan datang, menghalalkanmu.
Dengan kasih karunia, nikmat, dan segala kebaikan dari Allah Tuhanku dan Tuhanmu.
Kuselalu berdoa dalam untaian kata dan tatanan kata ucap penuh harap,
Agar kaulah jodohku dunia akhirat.
Kuselalu dalam titian malam dan siang beringin kau lah pengantin-ku,
Untukku temui cinta,
Untukku memadu cinta,
Sebagai penenang hati, penyejuk jiwa
Dengan memberiku cinta yang halal, Kasih daku cinta padamu.
Kuselalu tetap disini dan takkan pergi mencari kelain hati,
Karena hatiku bukan lah tempat persinggahan cinta,
Tapi hatiku adalah setia cinta yang takkan untuk tinggalkanmu lagi, bunga daku ingin
kamu.
Kuselalu, kuselalu dan selalu,
Menunggu waktu terbaik kan datang, hari akad kan datang.
Dan menuai cinta kita bersama, bahagia dalam duniaNya dalam SurgaNya.
Bantulah daku menangis penuh pengharapan. Kau sang pujaan hati, pilihan.
Tangis Cintdaku Haru
10 Juli 2018
Haru, air mata mengalir.
Menetes membasahi hati
Suasana hati kian sedih,
Ketahui betapa sakitnya engkau pendam perasaan.
Ketahui betapa sakitnya engkau terhianati,
Dan lima tahun kau pendam kepahitan.
Sungguh tangis cintdaku haru,
Tak bisa hanya air mata hapuskan lukamu,
Tak bisa hanya dengan maafku sembuhkan segalanya.
Dan sungguh daku bermohon maaf,
Kira bertahun-tahun untukku rasai lara, yang berakhir dengan surat undangan.
Tak apa! karena daku mampu bertahan sebagai lelaki daku berkorban, untuk gapai
kebaikan.
Tapi kiranya engkau yang menangis kiranya engkau yang bersedih, cukuplah daku
saja dengan itu semua,
Tak tega hati ini, membayangkan seperti apa hatimu berdarah mendera luka.
Tak terima perasaanku jika engkau yang harus dihianati dengan janji palsu,
Kasihku fauziah febriani¤
Sungguh daku belum bisa memaafkan diri ini kiranya engkau belum ku nikahi,
Fauziah maafkan daku yang banyak salah,
Meski maaf hanya ungkapan tapi sungguh hati ini terus menangis dalam sesalanan,
Dan sekiranya Allah mengehendaki,
Ibadah untukku, ibadah untukmu dan ibadah kita dalam menikah,
Pasti akan tiba waktunya kita berdua bersama,
Kan daku mohonkan sepanjang waktu,
Semampuku, sepanjang umur diri, sepanjang harap dihati, sedalam cinta dihati,
-Engkau yang kan selalu ku mohonkan jadi pendamping hati.
Dalam sepertiga malamku yang kan selalu ku ceritakan dengan penctipdaku-
Cinta Jangan Tinggalkan
Ku berjalan tapi tak bisa pergi.
Meski jauh atau dekat tetap terasa berat.
Atau sekedar bermimpi menukarmu,
Dengan suatu perhiasan dunia yang lain.
Namun sungguh engkaulah intan berlian surga,
Yang tak kan ku dapatkan yang lain didunia ini selain dirimu saja.
Tapi yang sesungguhnya sekarang daku memang bermimpi-
Mengharap cinta padamu, dengan tak tahu malu.
Andai kata kau terima, itu adalah rejeki tak ternilai untukku.
Andai kata kau tinggalkan cintdaku,
Sungguh itu adalah layak-
Sebagai imbalan atasku pergi selama ribuan hari meninggalkanmu.
Sekarang semua telah berubah, engkau istimewa, begitu berarti dihati.
Kasih kiranya daku pantas untukmu, bicaralah dan janganlah engkau pergi sebagai
penggenap cinta dihati ini.
Kasih kiranya daku pantas untuk kau tunggu, tetaplah disitu dengan perasaanmu yang
dulu, yang semu daku mengcapnya tapi sungguh cinta yg mulia setelah daku
mengetahuinya.
Meski pahit untuk berputus asa, dan bukanlah ingin hati jika harus seperti itu,
tapi sungguh, hati ini cuma satu dan sudah untuk mencintaimu.
Peganglah erat sekiranya kau rela, sekiranya kau ikhlas untuk cintdaku, dan jangan
pergi dari penantianmu, karena pasti ku kan datang menggenapinya.
Menggenapi sekeping hati menjadi sepasang,
Dengan daku denganmu saja.
Satu cinta yang hanya padamu.
Dalam sekarang atau nanti, dan dalam segalanya, dalam semuanya.
Seandainya Titian Surga Dekat 2
1 Agustus 2018
Selalu ku berfikir jauh,
Jauh ku dalam meniti perasaan.
Lama dalam pengembaraan dan terlalu banyak waktu terbuang untuk hati ini,
Dalam memilah-milih cinta sejati.
Sedihku teriris keadaan,
Sakitku dalam meniti jalan,
Dan hangus harapku ketika semua pergi, dan berlalu cepat,
Bagai deras hujan turun tak lama untuk pergi,
Daku begitu sakit menggenggam kemauan diri.
Begitu lama memaksakan kehendak, namun sejatinya semua yang terjadi untukku
adalah yang terbaik,
Hingga akhirnya ku harus dengan air mata sabar tuk selesaikan.
Sampai sabar hati, terasa perih menyakitkan.
Ku beranggapan,
" seandainya titian surga dekat "
Ingin segera ku kesana, dengan harapan menghilangkan derita,
Ingin ku pergi sekiranya pergi memberi ketenangan hati.
Ingin dan ingin, semua tentang kebahagiaan namun
daku sangat tak paham,
Bahwa, bahagia sejati, diraih dengan iman dan sabar.
Bahagia sebenarnya dengan banyak bersyukur.
Dan salah satu bahagia yang utama adalah engkau.
Daku tak paham selama ini hatimu begitu dekat,
Hingga harus daku berkeliling mengitari,
Dan memindahkan gunung, agar daku mendapatkannya,
Sekiranya daku tahu cinta denganmu membuat hatiku, bahagia.
Daku kan segera menuju kesana tanpa terlalu banyak membuang waktu.
Sekiranya daku tahu, akan seperti ini bahagia dihati.
Tak apa, dan tak masalah bgitu banyak waktu ku telan penderitaan.
Dan terakhir engkaulah saja, yang selalu ku ingini jadi bunga hati untuk mengharumi,
Engkau saja lah, yang kurasa, daku cinta dan sangat cinta.
Engkau saja lah, yang ingin segera ku halal'kan dengan ikatan nikah yang mulia.
Engkau saja lah, kekasih hatiku yang sangat ku ingin kan, ku sabari, ku ushakan,
Untuk kita bersama dalam halal dan ridhaNya.
Dan tak kan lagi berangan, " seandainya titian surga dekat "
Tapi ku kan berangan, dan bermohon, agar titian surga kita jalani bersama,
Dalam takdir baiknya, dalam ikatan nikah kita, dalam hidupku dan dalam matiku,
dalam matiku hidup lagi ku ingin kaulah selalu kekasih hati.
Aamiin, InsyaAllah
Tulusnya Cinta Suci
3 Agustus 2018
Jika kau bertanya paddaku
" Mengapa daku yang banyak salahnya tetap engkau cintai? "
Daku kan menjawab
" Karena dirimu begitu benar dihati "
Jika kau berfirikian
" Akankah lagi engkau kan menginggalkan? "
Akan ku jelaskan
" Takkan lagi daku pergi karena kau pemilik hati ini "
Jika kau memberikanku penolakan dan menjauh,
Daku kan terima dengan lapang dada bahagiamu lebih penting dari pada
kekecewaanku.
Seperti apapun dirimu, kecewa paddaku, sehingga tak mengerti hati ini.
Tapi cinta dihati tak bisa pergi.
Secepat apapun kau melangkah,
Sejauh apapun kau pergi.
Takkan sirna rasa yang kumiliki.
Setega apapun kamu, begitu kesalnya paddaku
Maka ku kan bermohon dan berminta maaf atas salahku agar kau ampuni dengan
ikhlas.
Ku berharap kasih, jika kau datang berikan kesempatan -Kan kuterima dengan penuh
kesabaran dan pengertian.
Karena kusadari tidak mudah pindah kelain hati,
Kan kujaga cinta dihati, sampai tiba waktunya nanti,
Sampai hariku nyata berasamamu dan dirimulah akhir cerita cintdaku.
Cintdaku
4 Agustus 2018
Seiring berjalannya waktu
selama ini yang ku ketahui
Telah jauh ku melangkah hilangkan diri
Tak ku berikan kabar, meski sebuah kata untukmu atau sebaris salam.
Dan berpura menjadi seorng asing.
Yang mungkin hingga kau berprasangka daku telah lupakan semuanya.
Padahal daku yang sekarang adalah daku yang dahulu.
Hati ini mash seperti yang dulu.
Yang tidak pernah kau ketahui, dan yang tidak pernah kau sangka-sangka.
Rasa yang kurasa, masih terasa hangatnya.
Cinta dihati ini tidak layu,
atau gugur bagai bunga dimusim gugur,
Sungguh padamu daku masih cinta, tetap cinta¤
Sejauh ku memandang
belum sempat terlihat.
Seorang yang mengantikanmu menarik hati ini.
Mungkin kau berprasngka ketika daku pergi telah kulupakan cinta ini.
Tapi ku pergi, karena memang tak bisa kuhapuskan perasaan ini.
Cinta yang selalu tumbuh¤
Dan tak bisa ku brpaling¤
Sangat berat sejatinya jauh darimu.
Tapi inilah memang jalan yang mungkin paling baik untukku pilih.
Sekiranya memang nantinya engkau membuka pintu hati,
Dan kau berikan kabar untuk kebahagiaanku,
Maka hidupku sempurna denganmu.
Jika memang sampai akhirnya tidak ada tempat dihatimu untukku singgahi, -Maka ini
semua pilihanku dan kehendakku
Bukan kehendakmu untuk daku selalu menantimu.
Tapi adalah kehendak hati yang setia
Fauziah berilah daku kesempatan meski daku telah pergi,
Fauziah jangan lah terjadi perih dihati ini karena daku manusia biasa.
Fauziah cintdaku hanya untukmu saja, ku ingin sekarang, esok, nanti dan selamanya.
Hanya kaulah Cintdaku
Engkau Saja Cintdaku
5 Agustus 2018
Jauh ataupun dekat.
Tak terasa jarak tak menjadi suatu yang berarti.
Keadaan ini, dan perasaan ini.
Selalu menghiasi hati,
Sebuah kisah tentang perasaan cintdaku padamu.
Sungguhku, jujurku tak mau daku kecap masa lalu.
Namun tanpa masa lalu daku tak kan ada ceritanya.
Dan tak kan seindah ini kisahnya.
Fauziah cinta hatiku,
Tak berpupus perasaan dihati ini sampai akhir nanti.
Meski sempat daku berlari pergi,
Ketahuilah tiada daku pergi untuk sekarang,
Kecuali untuk kembali padamu.
Dan kepergianku yang sebentar saja.
Meski kata manisku, dan ucap indahku tak membuktikan apapun,
Tapi sungguh ketika hati berbicara tiada berdusta.
Meski belum tahu kapan tiba masanya, tapi masa itu adalah yang;
Selalu daku nanti,
Selalu daku doai',
Selalu daku harapi, dan
Selalu daku ingini.
Masa dimana cinta kita indah dengan menikah.
Masa dimana daku bahagia dengan sesungguhnya
dengan sebenarnya daku memiliki engkau.
Masa yang tak kan pernah terhabiskan meski usia akan habis.
Kan ku lanjutkan cinta denganmu dikehidupan berikutnya.
Karena engkau sajalah cinta hatiku
Tak ingin hanya berakhir seperti ini.
Tak ingin hanya sampai disini.
Tapi ku ingin, menikahimu dan bersamamu untuk bercerita seperti apa perasaanku
padamu yang selalu daku tahan-tahan.
Tuk jadikan engkau penenang jiwdaku dengan cinta yang halal.
Tuk jadikan engkau yang pertama dan paling utama sebagai cinta dengan manusia
dihati.
Dan menjadikan engkau pendamping hidupku, dalam menghabiskan waktuku.
Untuk cintdaku, untuk cinta padamu
Daku memang belum bisa apapun sekarang,
Dan bila nantipun tetap akan seperti itu.
Tapi sekiranya dihari nanti pasti daku bisa dengan banyak hal,
Yang engkau saja ada disana sebagai pelangkap hidupku.
Karena engkau sajalah Cinta hatiku
Cintdaku Maafkan Daku
6 Agustus 2018
Getir, hati kau rasa.
Lambat laun tiada tuntasnya.
Menerpa hidup, dengan beban asmara yang datang .
Kemudian pergi dengan seolah tak punya salah dihati.
Daku dengan tak sadarku .Dengan mau semauku,
Pergi tinggalkan engkau.
Seolah tak bersalah,
Seolah tak ada janji yang menjadi kata utama kepercayaan manusia.
Dan dengan begitu bodohnya daku kembali datang.
Jika tak dengan besar hatimu,
Dan maaf ikhlasmu
Entah daku kemana jadinya dan seperti apa.
Tapi sejatinya tetap, daku dengan merasa bgitu bersalah.
Dengan keluh kesah diri selalu menghantui.
Jadikan siangku penuh sesal, malamku penuh sesal.
Apakah kau akan pergi?
Seperti halnya daku pergi?
Akankan kau kan berkata,
" Cari lah hati yg lain "
Seperti daku berkata meninggalkanmu dulu
Kejelasan sekarang air mata ini tiada henti,
Entah apa yang bisa hapuskannya kecuali doa sahaja. ;(
Kasih sudikah, kau menerima cinta ku dengan ikhlas tanpa membicarakan apapun?
Dan memulai semuanya dengan yang baru?
Kasih serkiranya daku tak baik
Sungguh daku ingin jadi baik untukmu,
Dan sekiranya daku melukai, kan ku carikan obatnya, .Agar kau tak hanya dengan
menerima ku saja,
Tapi dengan daku yang mengobatimu.
Tapi sekiranya inginku terlalu tinggi, ;( untuk bersamamu,
Maka bukan karena salahmu kau berpindah kelain hati,
Tapi karena salah hati ini yang tiada bersabar.
Kuharap masih ada kesemptan seungguhnya tanpa sebab apa dahulunya.
Ku harap engkau masih mengungguku yang tiga tahun itu, untuk daku kembali.
Kurarap kau bisa terima daku yang lima tahun datang.
Dengan membawa segenggam permohonan maaf.
Kuharap kau dengan ikhlas memaafkan.
Meski sakit hati dihati, tak bisa diganti.
Dan ku janji, ku kan datang bukan berkata untuk engkau berhenti,
Tapi ku ingin berkata bahwa daku cinta padamu tanpa henti, dari sekarang, esok, dan
juga selamanya.
Peganglah janjiku meski, banyak hati yang datang padamu,
Percayalah pasti itu salah satunya adalah daku yang kan membenarkanya menjadi
cinta yg dalam RidhaNya.
Lepaslah janjiku seandainya daku telah tak lagi bernafas, .Dan pergi tinggalkan
engkau lebih cepat
Maka itu adalah terbaik dalam kehendakNya
Menjemput Cinta
7 Agustus 2018
huuuuh, nafasku kian menderu.
hati bergetar karena perasaan
perasaan cinta kepadamu tak ada duanya
sejatinya bukan dengan kata pujangga
atau dengan kalimat janji yang belum tentu pasti.
tapi dengan seperti apakah?
Ku kan mendekati engkau?
jika doa dalam sepertiga malam sudah di ldakukan?
jika usaha ungkapkan kejujuran hati tak di imbangi?
bagaimana hati ini akan bersama?
Namun sekarang, keadaan bukanlah tertukar,
atau semua seolah bisu, hanya tak kejelasan yang membuat tak kepastian.
sekarang semuanya jelas tanpa perantara apapun.
Karena hal apapun adalah semuanya tentang hati yang bertemu, tentang cinta yang
bertemu.
Kiranya dulu engkau telah seperti ini pasti diri ini tak akan pergi.
Kiranya dulu engkau telah jujur dengan perasaanmu pasti perasaanku tetap selamanya
kan terjaga.
Kiranya engkau sama hangatnya seperti sekarang, pasti engkaulah satu saja yang
selalu daku minta dalam doa',
Dalam harap ku dalam dekapku ku ingin engkaulah yang ada dalam dekapnya.
Namun memang semua tak akan seindah ini, sekiranya daku tak pergi.
Sekiranya tetap disana, dengan daku yang dahulu, tak kan mampu pahami betapa
ingin hatimu yang mulia.
Kau bukanlah bunga indah yang terpajang di toko dimana semua orng bisa mencium
dan memegangnya tanpa membelinya.
Kau adalah bunga mawar, yang setiap orng hendak menikmati wangi harummu tapi
harus dengan duri dirimu juga dimiliki.
Tak gampang sejatinya untukku bertahan dengan engkau, yang selalu dingin.
Tapi sungguh bukan tidak mungkin daku tak akan dapat sebaik engkau lagi diunia ini.
Jika daku pergi lagi
Biarlah biar daku yang dulu tak paham mengenai dirimu hinggi harus
meninggalkanmu.
Tapi sekrang daku yang berusaha mengerti dirimu akan menjemputmu.
Menjemput cinta
Cinta kita yang halal
Cintdaku di Sebrang Jauh
10 Agustus 2018
Bahagia hati kian berseri,
Berikan ku kejelasan,
Dan suatu rasa yang tak kan pernah ternilai nilainya.
Bahagia karena cinta adalah hal yang selalu daku minta dan berdoa,
Yang ingin ku berikan hatiku sepenuh cintdaku.
Namun pada seorang yang paling tepat.
Yang ia bisa menerima daku apa adanya,
Tanpa tuntutan disegalanya.
Getir hati kian pait dahulu
Saat pertama ku berikan cinta pada engkau,
Engkau yang tak tegas berikan ulasan dan jawaban
Buatku bingung tak karuan
Akankah? Kau sebaliknya?
Ataukah hanya biasa saja?
Akankah kau ada cinta?
Ataukah teman biasa?
Inilah gambaran siang dan malam dihati,
Sekiranya malam gelap, tetap ada engkau sang bintang hati.
Sekiranya siang kian menyengat ada engkau sang penyejuk hati.
Sekiranya hujan turun engkaulah sang pelangi hati.
Berikan warna indah dihidupku,
Hidup yang sekali, yang seperti cinta sejati.
Sekali sampai dibawa mati
Hingga harus mengulur waktu dan menelan luka hati pilu,
Daku pergi membawa berjuta tanda tanya!
Yang tak bisa ku jawab dan kuselesaikan
Tapi sekarang bukan bagaimana!
Tapi hingga akhirnya!
Itulah yang menjadi untaian cerita hati.
Pengindah dan penyemangat hidup dunia ini.
Cintdaku Di sebrang jauh !
Apa kabar hatimu disana?
Tiada lah hati ini kian bersedih karena engkau telah menempatinya
Meski dulu pernah kabur menggondol berjuta tanda tanya.
Namun sekarang hati ini engkau telah menawannya.
Jangan jadikan dinginmu bekukan cintdaku, sejatinya daku sangat butuh kehangatan.
Meski perlu untuk bersama agar hangat,
Tapi menjaga kesetiaan adalah kenikmatan dan kehangatan itu sendiri.
Tak akan ku beranjak pergi,
Karena sejatinya sekeping ini telah dapatkan pasangannya.
Tak kan layu untukku menjaga perasaan,
Asal kau tak siram dengan kedinginan.
Biarlah dingin di masa lalu saja, yang kan terkubur oleh waktu,
Dan menjadikan cerita cinta kita terangkai seperti ini adanya.
Kasihku disebrang jauh,
Meskipun jarak sungguh membuat ku tak bisa menatapmu,
Tapi perasaan hangat ini membuatku merasa dekat
Jangan kau ragu untuk daku pergi lagi.
Karena ku memang akan pergi jika itu meski bersamamu.
Jangan kau tanya seperti apa rasanya cinta dihatiku,
Karena cintdaku tak ada habisnya.
Inilah syair indah, ungkapan cinta dan rinduku yang ingin bertemu,
Bertemu dihari akad.
Inilah perasaan yang tergambar mewakili cinta dihati yang hanya kepadamu saja,
Yang kau ikhlas menerimanya
Inilah gambaran siang dan malam dihati,
Sekiranya malam gelap, tetap ada engkau sang bintang hati.
Sekiranya siang kian menyengat ada engkau sang penyejuk hati.
Sekiranya hujan turun engkaulah sang pelangi hati.
Berikan warna indah dihidupku,
Hidup yang sekali, yang seperti cinta sejati.
Sekali sampai dibawa mati
Fauziah Febriani
14 Agustus 2018
Meniti jalan kini telah dengan kepastian.
Hatiku kini bahagia,
Semangat cinta dihati kian membara.
Tak terlintas apa dan bagaimana luka dahulu.
Yang ada hanya cinta bagaikan lagu merdu penyejuk kalbu.
Tak patah, tak retak, tak suram lagi perasaan dihati.
Hanya sederet, dan terus berderet kebahagiaanku menemani.
Ditemani cinta yang tak pernah dan tak ingin diganti.
Banyak kata untuk tuangkan perasaan,
Namun kata-kata pilihanlah yang tercipta dihati dengan keikhlasan,
Ikhlas karena cinta!
Ikhlas dengan perasaan yang ku punya.
Daku mencintaimu tanpa pamrih.
Tanpa perasangka buruk,
Atau dengan jalan pelarian yang busuk daku mendatangimu.
Janganlah kau berperasngka seperti itu kasih,
Cukuplah masa lalu saja yang kelam.
Tapi masa sekarang adalah sudah saatnya kita saling percaya,
Karena engkau dihati tak ada duanya.
Janganlah kau ragu paddaku kasih,
Sekiranya ragu hanya menyiksa batinmu,
Ketahuilah daku sekarang datang untuk sembuhkan luka,
Meski daku tetap tak bisa
Jagalah apa yang ada sekarang,
Dan kita teduhi bersama perasaan yang ada.
Agar berbuah cinta, cinta halal dengan menikah.
Terlalu banyak harus ku urut, sekiranya semua di utarakan.
Kejelasan dan kepercayaan.
Setia dan cinta.
Sayang dan rindu.
Sungguh semua rasa berpadu sampai menjadi candu.
Yang ku ingin sesegera di restu menjadi ikatan suci kalbu.
Kata akad daku padamu dengan sesungghunya.
Engkau yang indah mewangi dihati,
Titian cinta sudah ada jalannya tinggal kita menjalani dan menjaganya saja.
Kau cintdaku yang pertama,
Dan menjadi terakhir.
Sudahlah cukup dirimu saja,
Daku temukan sandaran hati agar sesegera hati ini tenang.
Bila esok waktu kan datang ku kan selalu berharap daku denganmu menjalin
kenyataan dari mimpi yang diukir kenyataan.
Bila esok waktu tak datang ku kan menunggu sampai hari berkahir dunia dan
menunggumu dikehidupan selanjutnya.
Pegang janjiku, percaya katdaku, tanam dalam hatimu.
Karena sekarang sampai nanti, kaulah selalu dihati
Fauziah Febriani
Kaulah pilihan hati.
Tak ada duanya dan hanya engkau saja.
Untuk daku selami perasaan indah ini.
Dan mencari bahagianya dihati.
Jangan pergi tinggalkan daku.
Jangan kau cari pengganti yang lain.
Jangan kau bosan dengan cinta ini.
Jangan kau berbalik rasa,
karena sesungguhnya.
Daku dengan ini semua selalu berdoa, berdoa agar kita bahagia, berdoa agar kita
bersama.
Engkau peri penyulut cinta dihati kian indah,
Adakah selain engkau?
Jika tak ku dapatkan dirimu?
Kemana daku membawa segenggam harum asmara ini?
Justru kan menjadi bawa api yang melukai diri
Cinta Selamanya
9 September 2018
Terlampau jauh kau disana,
disebrangi dengan jarak .Yang membuatku jauh untuk menatap.
Disebrangi perasaan yang belum terhalalkan menjadikanku kian dilema
Rinduku padamu, dengan menggenggam seribu perasaan cinta.
Belum kesampaian kiranya daku dengan kamu belum bersama
Perasaan ku miliki begitu dalam dihati,
Harap dihati begitu tinggi,
Dan penantian dengan ikhlas menggema diatas langit sabar yang selalu menemaniku.
Apalah daydaku kala hati ini terserang cemburu.
Apalah mengertinya daku dengan semua yang daku punya daku tak bisa apa-apa
Tak ingin cinta ini terjatuh, pada bukan jodoh
Pada bukan takdir cinta hati
Pada bukan takdir pasangan hati
Ingin dalam kejujuran hatiku,
Ku dapatkan seorng paling daku nanti-nantikan
Paling daku dambakan dalam perasaan maupun dalam hayalan.
Ingin dan inginku adalah dirimu saja.
Daku bagaikan pungguk yang merindukan rembulan,
Tak ada yang bisa ku buat selain cinta dalam doa.
Tak ingin hati ini kau pergi,
Kau terganti, atau kau pindah kelain hati
Namun masdaku sekarang bukanlah berangan hal yang belum jelas.
Tapi, berdoa agar engkau menjadi jodohku lekas
Kasihku, pujaan hati jangan kau buat daku menangis,
Atau tergores luka yang tak sembuh
Tapi buatlah daku selalu dalam hangat cinta darimu,
Disetiap hirup nafasku
Disetiap waktu berlalu,
Disetiap ku rindukan kebersamaan,
Kaulah yang ada disana mengegenapinya.
Dengan cinta bersama, dengan cinta selamanya
Engkau Cinta Hati
10 September 2018
Sendirian hadirku kini,
Karena engkau masih jauh disana.
Terpisah bukan karena ketidak sepahaman,
Tapi berpisah untuk mencari kebersamaan
Perasaan rindu kian adanya,
Menggema diatas langit tata surya
Jangankan beberapa hari saja! sesaat rasanya buatku tak berdaya.
Mati cinta ini terasa mati.
Harapku selalu rasamu sama denganku,
Akankah itu semua demikian?
Ataukah hanya habis dalam berharap saja?
Tentang cintdaku?
Cinta ini yang membuatku kian merana.!
Tak banyak ingin hati terucap,
Kecuali perasaan keinginan dalam setiap hembusan doa dan pengharapan,
Ku ingin hidup bersamamu!
Menyempurnakan cinta bersamamu
Bukan terlalu banyak seperti ini dan itu,
Tapi hanya satu tak banyak yang ku mau.
Kau disana tetaplah dengan cintamu yang dulu,
Karena dengan sepenuh hati daku kan setia.
Janganlah buat hati ini bingung.
Dengan hilang arah dan kedinginan,
Karena dingin dan beku buatku hancur.
Cintdaku yang hancur.
Jika kiranya kau tanya seberapa ku punyai perasaan?
Ketahuilah rasdaku tak ada penghabisan.
Biar jauh atau dekat.
Biar terlihat atau tersirat .Biar tak bersama seperti ini adanya.
Tapi perasaan padamu tak ada duanya.
Ku torehkan tinta pujangga bukan untuk merayumu,
Tapi ku buatkan syair indah sebagai gambaran cintdaku.
Cintdaku padamu, dari ini sampai nanti.
Sampai nanti sampai lama.
Sampai lama hingga selamanya.
Peganglah perasaan dengan erat,
Dan janganlah terlewat, meski sesaat.
Tidaklah daku berubah, tapi hanya waktu yang berubah
Diam bukan karena tak cinta.
Tapi saat istimewa adalah untukmu adanya,
Yang ku tunggu yang ku nanti.
Karena engkau selalu cinta dihati
Cintdaku di Sebrang Jauh (part 3)
Bertaburan bintang dilangit, hiasi malam yang sendu
Membentang menutupi cakrawala
Tak ubah dan tak jauh seperti perasaan rinduku padamu, kian menggebu
Apalah ingin hati saat diri tak bisa menggapainya
Apalah teriak jiwa, ketika raga belum menuju kesana
Apalah yang bisa kuldakukan, saat yang ku bisa adalah tak bisa apa-apa
Untuk sekarang dengan keadaan yang sekarang, yang masih sendiri disini dan engkau
yang masih sendiri disana
Sapdaku dan cerita hatiku, tak cukup tuntaskan rasa rinduku,
Hanya menjadi cerminan tentang perasaan dihati yang selalu bersemi
Pahamkah kau? seperti apa yang kurasa?
Saat dilema karena cinta yang belum waktunya, terus menggerogoti jiwa
Tahukah engkau betapa sulitnya, memebenahi perasaan yang belum terhalalkan,
dengan ikatan nikah yang mulia?
Adakah kau sedalam perasaanku padamu, atas perasaanmu paddaku?
Berakhirlah cinta ini menjadi pengobat hati!
Bukan hanya menjadi penyakit hati!
Harapku dodaku adalah kebaikan, niat kita adalah kebaikan, dan waktu segera
tersegerakan.
Cintdaku di Sebrang Jauh,
Jagalah hatimu disana sebaik mungkin,
Karena daku tak kan pergi kecuali untuk kembali.
Kasihku disebrang jauh, begitu banyak perasaan membebani hati, dan kuharap engkau
segera membantuku menyudahi
Untuk menjadikan syair indah cerita kita bersama, menggema penuhi langit cakrawala
Menjadikan dodaku dan doamu bersama dalam ikatan nikah yang mulia
Menjadikan gelap malamku berhiaskan terang, bintang kejora, yang hanya satu
engkau bintang hatiku
Cintdaku di Sebrang Jauh, daku rindu
Ayat-Ayat Cinta 1
18 Maret 2019
-Segala puji bagi Allah yang telah menjalankan Matahari sesuai garis edarnya
-Segala Puji bagi Allah yang telah meningikan langit
-Sebagaimana daku dan kamu melihatnya
-Segala Puji bagi Allah yang telah menjadikan siang dan malam suatu yang seimbang
-Segala Puji bagi Allah yang telah mencukupkan manusia dengan segala rezeki
dariNya
-Segala Puji bagi Allah yang telah mengenalkan daku dengan kamu
-Segala Puji bagi Allah yang telah membuat hati ini mempunyai ketertarikan dan cinta
padamu
-Segala Puji bagi Allah yang menjagakan hatimu dan hatiku,
-Untuk saling setia dengan suatu harap dan doa mulia
-Untuk saling menjaga dalam kesetiaan tanpa campur penghianatan
-Untuk saling berminta kepadaNya tentang doa-doa indah ibadah menikah kita
.Tiada yang Daku sesali, dari perjalananku yang berliku
.Semua ada dalam kehendak dan kuasaNya
.Sehingga daku sekarang selalu datang kepadaNya .Untuk dekat dan cinta padamu
.Bermohon dengan harap dan doa yang banyak dalam tangisan malam
.Bergema mengiringi ingin hati.
-Kasihku di Sebrang jauh;-
.Jagalah hatimu sebaik mungkin,
.Karena daku takkan menyalahi janji
.Setialah pada penantianmu untukku,
.Karena ku pasti kan datang dengan memohon bantuan Rabbku
.Teruslah berdoa agar doa dan harapan kita
.Menjadi bait-bait indah puisi cinta kita,
.Berirama, menggema dalam langit tata Surya
.Menjadikan perasaan dihati takpernah bisa dibohongi
.Menjadikan cinta hati tak kan pernah bisa dibeli
.Menjadikan gambaran kesetiaan adalah ceriman sabar dalam ujian
.Untuk mengharap cinta bersama,
.Berharap bersama-sama diduniaNya dan Sampai DisurgaNya :)
Ayat-Ayat Cinta 2
26 Maret 2018
.Saat Malam kian datang,
.Membentangi diseluruh penjuru langit
.Dan ku lihat sinaran bintang-bintang
.Dengan berjuta corak warnanya yang indah menghiasi langit dunia yang dekat
.Tak ada kesedihan kala malam itu biarpun malam gelap, bintang ada untuk
memberikan kebahagiaan
.Seperti halnya siang yang terhidupkan dengan matahari yang menyinari
.Dan tak ada kebahagiaan hati yang melebihinya jika doa-doa telah diijabah olehNya
.Doa-doa dalam untaian kata indah,
.Gambaran ingin hati yang tulus
.Menjadi baris-baris harapan dan bait-bait keinginan
.Tertuang dalam sujud dan tangisan diatas sajadah
.Dan termasuk dalam bait doa itu yaitu;
.Hadirmu kembali dihidupku
-Sang penyemangat hati-
.Cinta idaman
.Wanita pilihan hati yang jujur
.Berindahkan kebaikan agama
.Berhiaskan santun akhlaknya
.Dan bertambahkan kecantikan parasnya
-Dirimu selalu dihatiku-
.Dalam untaian syair-syair doa indah
.Yang ku panjatkan pada Rabbku
.Dengan bergulirnya butiran air mata
.Hingga menjadi doa-doa indah; Ayat-Ayat Cinta.
.Betapa sangat daku berharap kepadaNya untuk engkau kembali lagi
.Betapa sangat tak bisa ingin hati ini merelakan engkau pergi
.Dan tak bisa ada hal yang daku ldakukan
.Untuk mendekati hatimu Selain mendekat kepadaNya
.Karena ku tahu Dia sang pemilik hatimu,
.Pemilik hidup dan mati dirimu
.Juga pemilik hatiku dan hidup mati diriku
.Bagaimana sangat hati ini condong kepadamu
.Saat engkau hendak didahului orang lain!
.Akankah gambaran Indah Cintdaku Diserambi Masjid,
.Akan berkahir dengan daku yang dengan tak keberdayaan diri
.Tapi hati kian kuat meminta
Meminta kepadaNya
.Tanpa lelah dan berputus asa
.Hingga Dia Tunjukan Bahwa KuasaNya
.Diatas Kuasa seluruh MakhlukNya
.Dan Dunia disisiNya adalah tak ada nilainya
.Kini tak ada lagi mendung menghiasi hati
.Yang ada hanya pelangi indah dinikmati selepas berhentinya hujan
.Sakit hatiku masih ku ingat
.Tapi rasa sakitnya sudah tak teringat
.Karena cinta dan hadirmu yang telah Dia dekatkan untukku
.Itulah Ikhlas yang kau ingin cari tahu jawabannya
.Jawaban menjadi Ayat Ayat cinta yang mulia
.Berisi cerita cinta kita yang membahagiakan jiwa
"Kasihku Tunggulah Daku dalam Ayat-Ayat Doa Cintamu"
Ayat-Ayat Cinta 3
28 Maret 2019
.Butiran Tahmid bergulir dari setiap ucap bibirku
.Syukurku yang banyak ingin ku mengutarakannya kepada Dia (Allah) yang
memberikan daku segalanya
.Pada sampai hal yang paling diingini
.Atau hal yang paling dibutuhkan
.Dia Maha Tahu, tetapi kadang hati ini yang tak mau tahu
.Bagaimana kiatnya ketika hati ini telah terisi dirimu dengan sangat penuh,
.Sang wanita pujaan hati untuk ku pilih
.Dan kujadikan teman, tatanan hidup
.Meraih harap kebaikan yang banyak dengan cinta kepadamu
.Usahdaku tak mampu tanganku tak sampai,
.Kakiku tak bisa menuju kesana
.Dan diri ini tak bisa berbuat apa-apa
.Namun yang daku tahu bahwa Rabbku Maha Kuasa atas segalanya
.Ketika diri ini sudah diujung dan tersudut dengan keadaan
.Maka Daku menengadahkan tanganku KepadaNya dengan penuh harap
.Bahwa dengan Kuasanya semuanya pasti terlaksana
.Dan daku tak pernah berpupus dari meminta kepadaNya
.Untuk kelanjutan cinta kita
.Agar Allah yang Maha Kuasa menjagakan kamu untukku,
.Dan mengembalikanmu kepaddaku
.Ketika hati diujung perih, rasa sakit kian menggigit
.Dan kebingungan daku dalam berdoa,
.Dilanjutkan? ataukah dengan kesudahan?
.Dan akhirnya Dia Sang Pencipta berikan jawaban
.Untuk daku jangan berputus asa dari meminta
.Selalu datang kepadaNya dengan penuh haruku,
.Tapi lapang hatiku karena daku yakin Dia Maha Mendengar doa-dodaku semuanya
.Hingga air mata ini jatuh, dan daku tersungkur
.Dalam sujudku dengan ucapan dan haru hati yang banyak
.Kau berikan kabar untuk bertahan dengan menungguku,
.Dan berusaha memperbaiki janji-janji kita dalam harapan
"Cintdaku Di Serambi Masjid"
.Ribuan bunga ditaman yang indah
.Semua dengan semerbak harum mewangi
.Menginkan seorng untuk menciumi semuanya dengan merasakan harum wanginya
.Tapi tak dengan daku yang sudah mencukupkan,
.Untuk memetik sebatang bunga tersebut
.Yang indahnya sama dengan indah bunga lainnya tapi,
.Indah dihati tak sama dengan Indah dimata manusiawi
.Akankah harus ku berpasrah diri?
.Merelakanmu pergi,? bunga indah yang telah ku petik?
.Kan ku jaga dalam cinta dan dodaku yang banyak.
.Sebagai kesungguhannku, untuk menikahimu
.Meski daku belum mampu menyatakannya;
.Dengan mendatangi walimu untuk kesungguhannya;
.Melamari dirimu kepada Mereka berdua;
.Tapi ku datang pada Dia, dengan hajat melamar dirimu,
.Kupintakan siang malam tanpa alasan
.Kecuali alasan kebaikan agama yang utama
.Agar cinta ini indah bersambung Dari Ayat-Ayat Cinta
.Menjadi Cerita Cinta kita dalam ikatan halal dan menikah yang DiridhaiNya
.Kasihku Di sebrang jauh.
Tunggulah daku dengan sabar, dan berdoalah dengan sabar
.Agar niat utama kita tak berubah dengan datangnya dunia yang Fana
.Atau kebaikan niatan kita berganti,
.Karena hati yang tak dengan sabar diri
-Cintdaku Di Sebrang jauh tunggulah daku dipintu kerinduanmu-
.Karena daku kan datang dengan cinta ikhlasku yang telah ku utarakan,
.Dalam kejujuran cinta dan kesetiaan cinta,
.Cinta Setia tertuang dalam Ayat-Ayat Cinta
Ayat-Ayat Cinta 4
2 April 2019
.Ketika pendaran warna cerah dilangit dunia
.Ketika mendung berlalu,
menyisakankan pelangi yang indah dalam tatapan mata sayu
.Ketika cobaan datang dan mereka telah pergi
.Kemudian ketika kebahagiaan datang dan ia telah pergi
.Ketika semuanya begitu sempit menyudutkan hati
.Tapi Satu yang daku tahu,
.Bahwa tiada semua yang terjadi melainkan adalah kebaikan,
.Yang akan didapat dari kesabaran yang banyak
.Tatkala tangan tak bisa menggapai
.Tatkala kaki tak bisa melangkah
.Tatkala diri ini sudah tak bisa dengan usahdaku
.Maka Sesungguhnya satu yang Ku tahu,
.Kuasa Rabbku diatas kuasa seluruh Makhluknya
.Meminta kepadaNya adalah pasti diberi,
.Berdoa kepadaNya adalah pasti dikabulkan
.Dan berharap kepadaNya adalah Dia Maha Yang kuasa Akan segalanya
.Saat barisan mendung dilangit malam menjadikan terlihat walau sesaat bintang yang
indah bertaburan disana
.Seperti apa jadinya saat hati diuji, dengan ujian yang banyak
.Tak ada kabaramu dalam senang atau sendu di kalbu
.Tak ada ucapan yang sempat terdengar untuk telinga
.Jauh mata memandang tak terlihat atau sebaris kata salam darimu,
.Ku tunggu disetiap deru nafas hidup ini
.Hingga hati merasa kosong, apa gerangan yang terjadi?
.Dengan kau disana tak ada kabarnya!
.Dengankah kebahagiaan?
.Ataukah dengan kesusahan?
.Setelah ditilik semua ternyata engkau ada masalahnya,
.Yang membawa diri ini pada kerinduan terdalam
.Dan perasaan paling tulus bahwa kepergianmu adalah .Menghilangkan perhiasan
dunia dihati ini yang paling berharga!
.Hingga daku sadar bahwa ini adalah waktu untukku kembali kepadaNya
.Dengan bertaburkan
doa-doa indah diatas Sajadah Cinta.
.Daku berminta kepadaNya Siang dan Malam,
.Dengan berpegangan keyakinan doa-doa Indah pasti akan diijabah
.Untuk menjaga harapan
" Cintdaku Diserambi Masjid "
.Dodaku menjadi jembatan untukku menggapai Rahmat dari Rabbku
.Dan sabarku menjadi pegangan untukku agar tak terjatuh dalam jurang keputusasaan
berdoa kepadaNya.
.Hingga terus menggema Doa dan ayat-ayat cinta ini
.Tanpa berputus agar engkau cinta hati ini kembali
.Menyisakan haru yang banyak
.Bahagia yang banyak
.Dan cinta dan kestiaan yang bertambah banyak
Bahwa engkau;
.Pilihan cinta terbaik yang Rabbku dekatkan untukku
.Dari daku berminta kepadaNya
bahwa engkau;
.Sang penyempurna separuh agama ini
.Dalam harapan taqwa daku membawa engkau hidup bersamdaku
.Cinta bersama dan sehidup sesurga
bahwa engkau;
.Yang daku mintakan tanpa henti, sampai nafas ini terhenti
.Atau sampai engkau kembali lagi
.Atau sampai daku dan kamu kembali lagi
.Takkan terganti cinta tersebut hanya untuk pedihnya cobaan sesaat
.Saat pelangi itu datang,
.Saat kebahagiaan itu datang
.Saat cinta dihati itu datang
.Saat engkau telah datang kembali
.Membawa kebaikan utama
.Pergi dengan semuanya kesusahan dan cobaan itu .Hingga tertinggallah iman dihati.
.Sebagai wujud cinta dari Rabbku, dan Cinta yang dipertahankan dengan doa.
-Kasihku Disebrang Jauh Daku Rindu Dirimu-
Sajadah Cinta
3 April 2019
.Dalam Rinduku yang jauh pandangan mata yang tak terlihat
.Berhembuslah nafas ini dengan pelan menanggung beban kerinduan
.Dalam hati menjaga dalam cinta yang selalu didada
.Daku bersujud, menitikan air mata untuk urusanku
.Yaitu dengan maksud urusan Cinta kepadamu
.Kasih cintdaku yang belum sampai, tahukah kau disini bagaimana diri ini menjaga
hati?
.Kasih cintdaku yang selalu dihati, apa gerangan kabar hatimu? Hatiku selalu
merindu!
.Kasih cintdaku yang selalu dalam doa, niatkah engkau dengan cinta kita?
.Untuk bangun bersama membagi malam, yang indah
.Dengan bermunajat bersama diatas Sajadah cinta !
.Apa jadinya jika kau pergi tinggalkan daku!, karena sesungguhnya hati ini hanya
terisi dirimu
.Apa Jadinya jika kau menjauh!, ketegaran hati ini pasti akan rapuh
.Dengan hilangmu dalam angan, dan dalam bayang-bayang,
.Dibalik awan yang tak bisa daku menggapainya
.Jika cinta hanya bersandarkan suasana,
.Maka lama sudah kepergian ini jika tak bersama
.Jika cinta hanya berhiaskan indah paras diri,
.Maka telah pergi dengan datangnya banyak wanita dunia peruntuh iman.
.Tapi sungguh cintdaku bersandarkan petunjuk Rabbku untuk menggenapimu dihati
.Dengan butiran air mata yang banyak terjatuh.
.Bagaimana daku harus bertahan dengan cinta dalam doa,
.Yang tertuang indah diatas Sajadah Cinta
.Cintdaku Fauziah Febriani,
Kau saja dihati, biar jauh tak bertepi
.Atau biar tak ada kabarmu dalam suasana irama hati
.Takkan daku berhenti dengan liku-liku hidupku .Untuk memperjuangkan cinta
kepadamu
Sampai hari-hariku nyata bersamamu,
nyata kita berbagi cinta yang halal,
dan nyata dalam dunia dan SurgaNya bersama
Aamiin :)
Cintdaku Di Sebrang Jauh (Final)
.Rindu tak menyapa dan tak bisa menatap
.Dalam cinta yang terpisah bentangan jauh;
.Daku dengan kamu selalu tak terlepas dengan waktu;
.Dan kebersamaan bersama yang banyak;
.Banyak bersama dalam doa diatas " Sajadah Cinta "
.Kadang hati berat ketika tak dapat kabar darimu
.Mengingat ujianku menusuk-nusuk sampai di ulu hati,
.Begitu dekatnya cinta didekatkan
.Padahal daku sudah punya cinta yang daku minta dengan gema doa
.Dalam terang malam, yang berhiaskan langit dunia dengan bintang-bintang
.Dan daku berdoa sambil menatapinya
.Bintang indah ciptaan Sang Pencipta hatiku, Sang Pencipta hatimu
.Yang Menjagakan Hatiku dan Hatimu untuk bertemu dan satu, dalam kebaikan doa
dan harapan cinta
.Cinta yang Halal cinta dengan menikah
-Kasihku Di Sebrang jauh-
.Tak sabar rasanya hati ini, menunggu untuk kembali
.Dan meletakan keningku untuk bersujud di masjid; .Tempat janji dan cinta kita dalam
untaian harapan
" Cintdaku Diserambi Masjid "
.Dan sebagai ungkap syukurku padaNya
.Dengan cinta yang telah membukakan hati ini untuk berdoa
.Dalam tangisan dan rintihan di malam yang panjang,
.Menggulirkan air mata dalam doa, "Cintdaku di ujung doa"
-Cintdaku di Sebrang jauh-
.Bantu daku dengan doa-doa indahmu,
.Untuk daku segera bertemu denganmu
.Dan Segera Menggenapi cinta dihati, Dengan cinta yang halal
.Dan sesegera menjaga diri dengan hidup bersamamu
.Dibawah naungan cinta indah
.Terucap dengan kata-kata Akad
.Keluarga menjadi saksinya
.Kata dan Mahar menjadi sahnya
.Dan Allah adalah Sebaik-baik yang Maha Mengabulkan doa
Diterima: 7 Apr
Ayat-ayat Cinta 5
11 April 2019
.Ketika hati ini telah berlabuh,
.Mencari sekeping yang entah tak tahu dimana dia, .Dan sesiapa nama dan rupanya,
.Kekosongan didalamnya tanpa terasa,
.Menyudutkan perasaan hatiku kian gersang dan tandus
.Hingga daku sedih dan lelah menemukannya
.Dan belajarlah dari itu akhirnya daku berdoa kepada Rabbku
.Untuk daku meminta kepadaNya, " Dimanakah cinta sejatiku? "
.Yang akan hidup dan menerima ku menjadi pasangan hidupnya,
.Yang akan menjadikan penyempurna,
.Separuh agama ini yang belum terpenuhi
.Yang akan menjadi sebagian dari untaian sajak berirama,
.Tersambung dalam kalbuku, Ayat-Ayat Cintdaku yang ku rindu
.Dalam butiran malam tak pernah ku sebut namamu dalam dodaku kala dulu.
.Tak mengerti dan mau belajar untuk paham cinta kepadamu, yang daku tak cinta
.Hingga hati ini lelah dan menangis,
.Sadar akan kuasa dan kebesaranNya bahwa;
.Cinta yang sesungguhnya selalu dekat dan tak kan pernah pergi
.Biarpun kemana, diri ini berlari dan jauhnya jarak memenuhi
.Saat dulu tak ada kabar tentangmu, bukanlah suatu hal yang haru dalam kalbu
Namun sekarang,
.Engkau kini dihati bagai nafas dalam hidup ini
.Sesak rasanya kala jauh, terengah-engah kala rindu,
.Dan tak bisa daku untuk hidup dengan tenang,
.Saat kau hampir hilang menjadi bayang-bayang
-------------------------------
.Apa sejatinya cinta hati itu?
Adalah sebanyak apa memberi, bukan sebanyak apa yang kau dapatkan!
.Bagaimana rasanya saat kehilangan cinta hati?
.Seperti raga yang tanpa nyawa
.Dalam gelapnya malam yang panjang,
.Saat ku duduk termenung meminta kepadaNya yang punya cinta
.Selalu kusebut-sebut namamu dalam doa
.Untuk menggenapi kesedirian ini menjadi bersama
.Untuk menyeka air mata yang jatuh dengan cintamu yang tulus
.Untuk menenangkan hati ini yang merana dan
.Meyakinkan bahwa kau satu-satunya cinta terbaik
.Yang daku harus sabar, dalam memahami mau dan ingin hatimu
.Agar cinta kita selaras, agar cinta kita berhias
.Dalam ibadah menikah yang selalu menjadi cita-cita
.Sejenak ku menatapi langit yang dekat dengan dunia ini,
.Betapa bintang-bintang disana sangat indah menyejukan mata hatiku
.Dan selalu kuberangan dengan angan yang tinggi .Untuk dapat denganmu
menatapinya bersama
.Dalam indahnya malam bersama yang panjang,
.Bermunajat dan berdoa dengan doa-doa yang indah
" Ayat-Ayat Cinta "
Sajadah Cinta 2
27.04.2019
.Ketika malam berkabung, langit kian gelap
.Tiada bintang menyinari, tiada bulan menyinari
.Dalam suasana sendu daku dalam kesendirian yang banyak.
.Angin malam kian berhembus melengkapi suasana,
.Daku jauhku dengan dengan cintdaku yang tak kasat dipandang mata
.Daku merindukan dia, dimana hatinya, bagaimana hatinya
.Dalam tangis diatas
" Sajadah cinta " daku menitiakan air mata
.Engkau disana jauh dalam kalbuku
.Engkau yang lama tak ku temu selalu hanya dalam senduku daku merinduimu
.Engkau dalam tatapan hilang dalam kenyataan .Akankah cinta kita bersama dengan bahagia
ataukah kesudahan selamanya.
.Dalam hari selalu daku menangis,
.Dalam sakit selalu daku bersabar,
.Untuk menjemput kebahagiaan cinta bersamamu
.Kasih kau yang tak nampak dimata, namun selalu tergambar dalam jiwa;
.Kemanakah cinta kita kan berlanjut, kau inginkan teruskan ataukah kesudahan?
.Kasih, haru hati ini jika mengingat cinta hati harus pergi,
.Terasa bagaikan raga tak bernyawa,
.Mati dalam perasaan, hancur dalam angan dan sirna dalam harapan
.Daku dengan menggenggam kesetiaan dengan hanya kepadamu,
.Bersimpuh bercerita penuh harap kepadaNya, Sang Pencipta Hatimu, Sang Pencipta Hatiku Sang
Pencipta Kita
.Dalam malam-malam yang panjang, selalu kusebut namamu dalam doa
.Dalam setiap waktu daku bermohon pada Sang Rabbii, .Agar Dia jagakan dirimu sang Cinta hati
.Selalu takkan pergi, perasaan dihati ini dengan kamu adanya
.Telah menjadi pilihan hati pertama tak ada duanya
.Biarpun kilauan bintang mendekat, sungguh .Engkaulah rembulan dihatiku sendiri
.Yang selalu ada dalam daku, meskipun ragamu jauh dalam genggaman tanganku
.Dengan penuh linangan air mata daku tak berputus asa
.Dengan penuh sakit dan luka dalam jiwa engkau takkan pernah ku inginkan pergi selamanya
.Dengan penuh kesetian Cinta hati, kaulah terbaik dihati
.Yang daku Pintakan kepadaNya sang Rabbii tanpa henti.
.Kasihku tunggulah Daku, ku hanya cinta kepadamu saja yang ingin daku halalkan .Menjadi cinta
indah penyempurna separuh agama
.Dan menjadi jalan cerita yang baik bahwa
" Cintdaku diSerambi Masjid " akan berlanjut dengan
" Cintdaku di Dalam Masjid "
.Dengan janji kata akad, yang selalu sangat ingin ku ucap
.Untuk bersamamu dalam duniaNya, dalam surgaNya bersama
Ayat-Ayat Cinta 6
29.04.2019
.Telah Banyak waktu daku mengarungi malam
.Telah Banyak rasa kulewati indah dan sendu dihati
.Dengan cerita yang banyak, dan dengan cerita yang panjang;
.Bersabar dalam Cobaan dari Nya dan Bersyukur dari nikmat dari Nya
.Telah daku dengan menjalani waktu, dalam mengenyam perasaan pahit yang banyak
.Daku dengan usahdaku yang tak bisa berbuat apa-apa selain memasrahkan Cerita Cinta kita "
Cintdaku di Serambi Masjid " kepadaNya yang membuat dan menuntut hati ini.
.KepadaNya yang mencondongkan perasaanku kepadamu bahwa engkau layak daku perjuangkan.
.Engkau yang daku pintakan kepadaNya siang dan malam,
.Setiap waktu saat daku bertemu denganNya ku sebut namamu,
.Dalam doa-doa indahku
" Diatas Sajadah Cinta "
.Dengan penuh linangan air mata yang banyak
bahwa;
.Akankah dengan ribuan hari, yang telah dikenal
.Pergi begitu saja hanya menjadi kenangan menyakitkan
.Akankah dengan yang telah dipahami dengan menyelami kepribadian, pergi takkan pernah
kembali?
.Hati ini sangat berkecamuk, saat banyaknya orng datang melamari hatimu melalui ridha orng
tuamu
.Dan daku hanya bisa menangis tanpa upaya bahwa daku berpasrah kepada TakdirNya saja,
.Bahwa KuasaNya diatas Kuasa seluruh Makhluknya,
.Dan daku melamari dirimu kepadaNya yang menciptakan hatiku dan hatimu, hidupku dan
hidupmu, ridha orng tuamu dan ridha kedua orng tudaku
.Hingga akhirnya ku lihat garis berwarna cerah di Penghujung malam yang pekat
.Bahagidaku hadir, saat diri ini kembali menemuimu,
.Dan menjadi pelengkap jawaban syair yang kau ciptakan Minahasa dan Jawa yang jauh
.Sungguhku tidak daku pulang kecuali ku bawa iman dihati
.Sungguhku tidak daku kembali kecuali ku bawa setia dihati
.Sungguhku hati bertaut adalah dengan doa-doa indah
.Yang menjadi jembatan penghubung antara harapku dan nyatdaku kepada Rabbku,
" Dalam dodaku yang indah tak pernah ku berhenti memintamu "
" Dalam tangis cintdaku, Diatas Sajadah Cinta daku berdoa dengan sepenuh sukma "
Dalam cerita Ayat-Ayat Cinta tergambar cerita indah, Cintdaku dan Cintamu yang bertahan
dengan doa.
Cintdaku di Serambi Masjid 2
04.05.2019
.Dalam kalbuku terasa sesuatu yang indah menyejukan hati
.Dalam kalbuku terasa sesuatu yang sejuk membasahi hati
.Berbeda dengan saat waktu dahulu yang menguliti hati,
.Menjadikannya kian gersang,
.Menjadikannya kian sengsara
.Mati hatiku, Terluka perasaanku dengan cinta .Yang ku genggam lama dalam syair Indah
"Cintdaku di Serambi Masjid"
.Telah ku lewati itu dengan keadaan sesemuanya,
.Menempa jiwa dengan kesusahan dan membentuk hati dengan kesabaran
.Susah dengan cobaan yang banyak, dan
.Sabar dengan cinta yang jauh,
.Daku di Tanah Minahasdaku, merindukan
.Bidadari Tanah Jawa yang tak bisa ku lupa
.Sunyi Senyap setiap harinya, dan kerinduan yang panjang menghiasinya
.Tak ada rasa dan cara terbaik selain dengan ku bermunajat pada Rabbku,
.Untuk daku menemui bidadariku
.Tak ada cara lain dengan mendekatkan diri kepadaNya
.Untuk daku dapatkan kedekatan denganmu
.Dan menangisku setiap waktu, " Di atas sajadah cinta ".
.Merasakan rindu kian berkepanjangan,
.Dan memasrahkan kelanjutan Syair indah "Ayat-Ayat Cinta" kita dengan doa-dodaku pada
Rabbku
.Kembali menginjakan kaki ditanah Jawa
.Hingga akhirnya ku temui bidadariku,
.Dan ku bawakan restu terbaik agar kiranya kau berhenti bersedih
. "Cintdaku di Pelupuk mata ",
bahagia tak terkira adanya .Saat ini ku lanjutkan cinta dengan bersamamu
. "Cintdaku di Sebrang jauh ",
berakhir sudah syair haru tersebut, karena daku sudah kembali.
.Takkan daku pergi lagi meninggalkanmu,
.Kecuali memang harus waktunya daku denganmu bersama di Surganya
.Dan "Tangis Cintdaku haru", kian panjang menjadi cerita yang banyak
.Dalam melengkapi kisah kisah indah cerita cinta kita
"Ayat-Ayat Cinta"
.Ketika dahulu daku berdoa dalam tangisan
.Dengan penuh harapan kebersamaan
.Tapi sekarang, daku berdoa dengan Tangisan,
.Di atas Sajadah Cinta yang penuh bahagia
.Menjadi deretan Cerita cinta yang bersambung,
.Menjadi cintdaku bersamamu di dalam Masjid
.Menuai janji cinta setia dengan kata Akad,
.Yang daku Rindu waktu datangnya
.Yang daku ingin menyegerakannya
.Dan yang waktu terbaik adalah dalam takdir, dan kuasaNya
Tunggu Daku dalam Doamu
11.05.2019
.Dalam hari yang panjang, semua perasaan telah datang
.Dalam hari yang diselimuti tabir gelap dipagi hari,
.Dan mendung pekat di sore hari,
.Serta gelap gulita di malam hari,
.Tiada berbintang langit yang dekat,
.Dan daku hanya dengan menitikan air mata melalui semuanya
.Berpasrah kepada Sang Rabbii tentang takdir cinta kita,
.Saat daku begitu jauh tak bisa menyapa,
.Saat daku tak bisa berbuat apa-apa untuk mempertahankan cinta kita
.Saat daku tak berdaya membela cinta kita
"Cintdaku Di Serambi Masjid"
.Kumohon, berilah waktu daku untuk berusaha
.Kumohon, jadilah seperti yang dulu daku tahu,
.Dan janjimu yang selalu kau ucap indah,
.Bahwa kita akan bersama-sama setelah kita siap?
.Kumohon " Tunggulah daku dalam bait-bait doa indahmu "
.Disetiap malam kau minta, dan setiap waktu daku minta
-Kasihku, Bersabarlah-
.Hanya dengan berpasrah kepada Sang Rabbii, kelanjutan cinta ini
.Hancur perasaan tiada pernah mendapati kesembuhan,
.Tentang banyak waktu sakit yang diderita
.Hingga daku tersungkur hanya menangisku di atas
" Sajadah Cinta "
.Apa yang ku perbuat dengan semuanya
.Hanya Kepada Sang Rabbii Daku berpasrah diri,
.Untuk memohon semuanya, penyelesaian darinya
.Dengan berjuta butiran air matdaku yang jatuh,
.Akhirnya cintdaku dan cintamu kembali bertemu
.Dan kita berlanjut dengan meneruskan kebaikan, dan harapan cinta kita
.Untuk menjadi "Cintdaku di Dalam Masjid"
Cintdaku di Pelupuk Mata 2
24.05.2019
.Dalam sebrang jauh yang indah
.Saat tatapan mata tak bertemu,
.Saat diri tak bisa bertamu
.Dalam kerinduan yang terpendam
.Perasaanku kepadamu selalu daku jaga,
.Ku setia mengingat dan cinta padamu meski kau tak terlihat
.Dalam lantunan doa yang indah, air mata ini menetes hati ku menangis.
.Saat ku bertahan menggengam cinta kepadamu
.Kau hendak pergi?
.Didahului orang lain?
.Akankah berpupus lantunan doa-doa indah dan,
.Cinta setia yang selalu dijaga dengan kepergianmu?
.Hilang dalam bayang !
.Hanyut dalam kenangan ! .Dan menjadi butiran debu yang tak bernilai harganya
.Tapi cinta indahku berlanjut saat kembali diri ini, .Menemui dirimu dengan cinta,
.Hati yang sendiri kini telah bersama,
.Hati yang jauh kini telah dekat,
.Dan satu hal yang masih dalam tiap malamku,
.Daku merindukan kebersamaan denganmu,
.Yang hal itu daku belum ada nyatanya
.Daku tidaklah dengan suatu apapun untuk kuberikan kepadamu
.Daku tak membawa dunia yang banyak
.Yang menjanjikan hidup istimewa bersamamu
.Daku tak mendatangkan istana emas,
.Agar kau duduk disana menjadi ratu terhormat
.Daku kembali hanya membawa cinta dan kesetiaanku yang tak kan pernah layu,
.Untuk daku janjikan hidup bersama dengan penuh cinta, daku denganmu dalam doa-doa indah
bersama
.Jauh tak menyapa kini telah pergi,
.Jarak yang menjauhi hati tak ada lagi,
.Daku kembali dari tanah rantau untuk menyatakan cinta kepadamu
.Dan membawakan restu terbaik orang tudaku untuk kau berhenti meragui .Bagaimana daku
menggenggam perasaan dengan penuh perjuangan kepadamu
"Cintdaku di pelupuk mata"
Sabarlah, ku mohon.
Banyak hari kita lalui bersama dan kita bisa bersama lagi
"Cintdaku yang selalu ku rindu" nyata doa ini telah ku resapi.
.Saat indah pengabulan doa di ijabah satu persatu semuanya
.Takkan hati ini berubah, biarpun usia berubah
.Dan takkan kau tergantikan jika kiasan cinta hanya dari paras semata,
-Ku Cinta padamu karena Imanmu-
Bila Rinduku
29.05.2019
.Saat malam begitu pekat, tiada suatupun remang-remang
.Kunang-kunang yang menerangi jalan yang ku lihat
.Saat malam begitu dingin menusuk setengah dari pada kalbuku,
.Membekukan jiwa yang hampir rapuh
.Dan daku tak bisa berbuat apa-apa dengan perasaanku kecuali menjalaninya saja
.Bila rinduku ingin bertemu,
ku ambil air wudu,
Dan ku tanyakan padaNya tentang kabarmu yang jauh disana
.Bila rinduku ingin berjumpa ku sucikan diri dan jiwa .Bersimpuh menangis "Di atas Sajadah
Cinta" ku adukan semuanya kepadanya
.Bila rinduku gambarmu tak terbayang
.Dan bayangmu tak teringat dihati daku menangisi .Janganlah engkau pergi karena daku pasti kan
kembali
.Bila Rinduku ku titipkan dalam tautan doa-doa indah, .Untuk perasaan yang tak berubah meski
usia berubah
.Berkepanjangan cinta yang selalu daku jaga tak ada duanya
.Dan tak ada masanya biar usia kan usai dirimulah tetap bidadari dihati
.Bila rinduku daku jauh tak kuasa memandangmu terhalang gunung-gunung takdir,
.Maka ku berpasrah dengan doa bahwa berjumpa kembali bukanlah mimpi
.Bila rinduku sajak-sajak indah terbentuk,
.cerita untaian hati tertulis diatas kertas, untuk engkau cinta yang selalu dihati
.Bila rinduku dalam mimpi kau jauh, dalam nyata kau tak ada
.Tapi mimpi akan berakhir dan nyata adalah kepastian untuk kita bersama
.Bila rinduku bercampur dengan kesukaran maka itu adalah pembelajaran .Bagaimana hati kian
indah mengingatmu dalam sanubari dan menyatakan kebersamaan dalam doa-doa indah selalu
dihati
.Kasihku yang dekat daku tak dengan ingin kepergian darimu,
.Melaingkan kepergian dengan bersamamu
.Kasihku dalam nyata sudikah kau menambah sabarmu untuk daku lagi
.Menjadikan diri ini mampu untuk menghalalkan kamu dalam cinta yang indah
-Dalam ujung doa tak pernah daku berhenti berminta- bahwa;
.Kau satu-satunya cinta yang kan selalu daku jaga .Menemani hidup membawa diri
.Dan bersama meninti surga untuk nanti
-Cinta Fitri-
05.06.2019
Dahulu Banyak waktu berlalu, dalam kerinduan yang banyak
dahulu banyak waktu berlalu dalam kerinduan yang jauh
dahulu banyak waktu berlalu dalam siang yang selalu berganti
dahulu banyak waktu berlalu dalam malam yang mendinginkan hati
dahulu banyak waktu berlalu Dalam banyak tangis dihati
.Cintdaku kau jauh saat daku tak bisa menatap.
.Saat semuanya seperti ditiriskan
.Dengan kering tanpa indah cinta yang basah menyejukan hati
.Sabarkah kau menungguku?
.Ataukah berlalu dengan cinta yang baru?
.Begitu sangat berat kulalui; -Dalam setiap harinya-
-Dalam setiap detiknya-
.Akankah kebersamaan ataukah kesudaahan yang menyakitkan?
.Dalam kalbu daku berangan, .Dalam doa daku menitikan,
-air mata cinta dan [Link] daku jaga dan ku bercerita di hati;
"Jarak dan waktu tengah mengajariku arti sebuah kesabaran, semoga pertemuan yang diharapkan
bukan lagi sebuah angan"
.Hingga berlalu waktu yang banyak
.Dan waktu dengan sabar sebagai pelajaran,
.Ku dapati engkau "Cinta dihari yang Fitri"
.Dengan bersemai cinta dan senyum bahagia,
.Untuk daku melalui sedih dan siksdaku yang sangat lampau jauh dari mu.
.Dengankah daku denganmu untuk bersama?
.Dalam "Cinta Fitri berikutnya?"
.Dalam berjanjikan cinta indah dalam kata akad mulia,
.Cinta halal dalam ridha yang sudah digariskan olehNya
.Kasihku bantu daku dengan doamu,
.Dalam tangis cinta disetiap munajat cinta,
.Menggambar ayat-ayat cinta yang bergema indah dalam malam-malam yang panjang
.Bersabarlah untuk menjemput halal,
.Karena daku bersabar dalam ketakpastian di rantau .Hanya dengan mengecap manisnya cintamu
dalam baik-bait doa indahku pada Rabbku.
.Untukmu dihati takkan pernah diganti,
.Ku gambar masa depan dengan coretan tinta kerinduan
.Dalam setiap nafasku mengingat indah cinta bersamamu
.Untukmu separuh nafas dalam hidupku, Mengingatmu adalah indah untukku
.Dan suatu yang bernilai istimewa dalam taman-taman cinta berhiaskan bunga-bunga Surga
.Dan engkau bidadari Surga yang daku tunggu-tunggu, .Membenahi ketenangan hati ini dengan
cinta suci,
-Cinta dihari yang fitri-
-Bidadari Hati-
20.06.2019
.Sejuk semerbak angin berhembus menerpa muka
.Berjuta kata dan cerita indah keluar tuturku, .Untukmu sang penyejuk hati
.Gambaran kebersamaan yang indah dan panjang .Selalu daku mintakan pada Rabbku yang hanya
Dia yang bisa mewujudkannya
.Dalam setiap daku menengadahkan tanganku selalu daku sertakan namamu,
.Dan dalam nama cinta, dalam bait-bait doa yang indah
.Selalu daku pintakan kemudahan urusan daku denganmu
.Terima kasih untukmu yang banyak;
.Karenamu daku belajar seperti apa sakitnya kehilangan cinta
.Terima kasih untukmu yang dalam:
.Denganmu daku belajar bagaimana berdoa untuk cinta
.Terima kasih untukmu kasihku;
.Seorang saja pujaan hati yang tergambar dalam mimpi indah, angan-anganku
.Cukuplah jauh kita hanya bersandar doa yang telah lalu,
.Seseungguhnya daku tak pernah ingin kau berlalu
.Cukuplah membenahi engkau seorang diri;
.Untuk ku jadikan cinta hati,
.Cinta yang selalu daku ingini
.Saat malam berlalu selalu gelap hari-hari ini tanpamu
.Dan saat siangpun mendung datang dengan rintikan hujan yang basah;
.Saat itu pula daku selalu berdoa engkau adalah bunga dihati yang selalu daku tangisi.
.Dalam sujudku diatas
" Sajadah Cintdaku "
.Telah berlalu waktu yang panjang,
.Ribuan hari dikenang dengankah engkau ada,
.Atau dengan engkau tak ada, sesungguhnya;
.Daku berjuang dengan dodaku padaNya untuk kembalikan cintdaku,
.Kembalikan bunga impianku
.Tertuang disetiap syair yang kutulis
.Tergambar dalam bayang-bayang pejaman matdaku
.Tercerita dalam cerita indahku bahwa engkaulah bidadari surgdaku
.Yang selalu daku rindu, dalam kalbu dalam penantian
.Yang selalu daku rindu, dalam jauhku atau dekatku
.Yang selalu dinanti dengan setiap iringan nafas dan cinta hati;
"Engkau saja bidadari hati"
Ayat-ayat Cinta 9
25.06.2019
.Saat jauh dalam kenyataan, hadirmu dihati hanya seperti mimpi
.Saat tak ada memandang mata, dirimu jauh tak terkira, dalam dan waktuku dipisahkan denganmu
.Saat kerinduan dihati begitu banyak, ku titikan air mata hanya untukmu cintdaku yang hanya satu
.Saat tak bisa ku bertemu, ku duduk bersila bermohon kepadaNya diatas " Sajadah Cinta " tentang
urusan kita
----------------------------------
.Gemuruh rasa dihati tak pernah merelakan engkau pergi
.Atau sejenak saja kau tak ada kabarnya! rasa hati bagai ribuan hari tanpa kehangatan
.Hanya kesendirian untukku yang perlahan membunuhi jiwa
Kasihku?
Tahukah engkau betapa daku sangat menginginkan kebersamaan bersamamu!
Kasihku?
Pahamkah engkau betapa daku setia menjaga cinta kita
dalam untaian sajak
"Cintdaku di Serambi Masjid"
yang tak pernah ku hianati.
Kasihku?
Betapa rindu dan menggebu cinta dihati ini ingin segera dihalalkan.
Agar setiap cintdaku padamu bernilai ibadah di sisiNya
.Tunggulah bait-bait indah "Ayat-Ayat Cinta" kita menjadi nyata
.Kumohon sabarlah untuk daku segera membenahi cinta yang baik denganmu
.Dan setialah paddaku;
.Sebagai mana daku takkan pernah hianati cinta dihati ini
.Sampai jiwa dan raga tak bersama lagi
.Ku selalu rindukan kebersamaan bersamamu
.Bersama dalam cinta yang halal
.Ku selalu ingin segerakan
apa yang dijanjikan untukku,
-Untuk bersamamu-
.Ku selalu dalam kesetiaan dan ikhtiar yang tak pernah berhenti,
.Sampai nafas ini terhenti,
-dirimu saja satu selamanya-
Bila Rinduku 2
30.06.2019
.Bila rinduku paddaku saat malam,
.Ku tatapi langit yang dekat karena ku percaya kita pasti melihati langit yang sama
.Bila rinduku, terserat cerita indah dalam kalbu untuk kebersamaan bersamamu
.Bila rinduku, ku dapati engkau dalam mimpi
.Inginkan murninya cinta hati yang selalu ku ingini
.Bila rinduku, ku dapati engkau dalam nyata
.Nyata dan mimpi tentangmu selalu ada disetiap nafas hidupku
.Cintdaku yang selalu daku jaga,
.Tiada sesaat berjumpa menepiskan rindu dihati ini dari sekian lama,
.Karena kerinduan hanya akan berkahir dengan kebersamaan selamanya
.Cintdaku dalam setiap harapanku,
.Engkaulah selalu dihati, dalam nyata dan mimpi
.Engkau yang selalu dalam ingatan, maupun dalam kenangan
.Sejatinya hadirmu dihati adalah setiap waktu,
.Saat waktu berlalu engkau tetap disini menetap
.Menjadi bunga yang indah selalu daku jaga
.Engkau satu cintdaku bila rinduku menggebu,
.Dalam hati ini tiada sempat daku sejenak saja untuk tak dengan cinta darimu
.Lembut tuturmu, dan santun pribadimu
.Serta senyum manis yang selalu membuatmu menawan
mengalahkan kecantikan paras-paras dunia
.Karena dirimu adalah bidadari surga
.Bila rinduku menjadi cerita, maka ingin daku tulis cerita yang tiada habis
.Sebagai hadiah terbaik dalam penjagaan cinta kita yang tak pernah lekang oleh waktu
.Bila rinduku dengan sang cinta hati, maka hanya engkau sajalah yang selalu daku
rindukan
.Penyejuk hati menawan yang selalu menjadi impian
.dalam hayalan dalam kenyataan
" Tunggu daku dalam bait kesetiaanmu "
Bila Rinduku 3
11.07.2019
.Bila rinduku ku pandangi rembulan yang jauh.
.Hanya bisa meresapi dihati perasaan cinta yang ku jaga selama ini.
.Bila rinduku saat hujan turun, kunantikan pelangi berwarna indah
.Untuk menghibur hatiku dalam hujan kerinduan
.Bila rinduku saat bayangmupun tak nampak, .Ku tetap duduk termenung memegang kesetiaan
cinta yang selalu daku jaga.
.Dan bila rinduku saat daku kan bertemu ku yakinkan kepadamu
.Bahwa daku tak pernah pergi, tinggalkan janji cinta, janji kesetiaan kita.
.Dalam banyak malam-malam yang berlalu.
.Ribuan malam berlalu daku tak pernah ragu dengan perasaan kepadamu
.Dalam banyak hari berganti, ribuan hari telah pergi tidak sedikitpun cinta dihati ini untuk terganti
.Semuanya dalam penjagaan setia yang dikuatkan dengan doa,
.Diteguhkan dengan taqwa dan keberharapan kepadaNya
.Dihatiku hanya kamu dalam segala keadaan, dalam setiap perasaan
.Dihatiku hanya dengan cinta kepadamu bukan dalam keputusasaan
.Dan bukan cinta jika daku pergi tak kembali,
.Tapi daku cinta dan pasti kembali
.Untuk menjaga dan meneruskan kesetiaan yang sudah dibuat
.Untuk kebersamaan cinta dalam harapan doa yang sudah di utarakan
.Untuk menjadi jembatan penghubung dunia dan surga
.Dengan Cinta halal yang di RidhaiNya
.Bila Rinduku tak ku dapati daku dihatimu,
.Maka daku kan buatkan tempat dihati untuk daku tempati
.Sampai kau cinta daku disini ( dihatimu )
.Bila rinduku engkau sangat jauh, akan selalu daku berusaha dekatkan
.Dekat dengan cinta, dekat dengan untaian doa
.Dalam malam-malam yang panjang,
.Dalam hari-hari yang selalu berganti
Tapi cinta dihati, hanya engkau satu selamanya
" Baris Rasa 12"
.Dan kepergian itu telah pergi
.Menemukan daku denganmu tanpa kedustaan
.Yang tiada lagi terselimuti antara kita berdua kecuali kejujuran dalam perasaan
.Yang terucap dari mengundur 2190 hari yang telah berlalu untukmu
.Dan 365 hari untukku selalu dan tak pernah daku berusaha melupakan
.Tentang apa yang sempat daku utarakan
.Tentang janji kita dalam rentetan Syair " Cintdaku Di Serambi Masjid "
.Kadang hati ini gila, dan terkikis rasa sabar dihati
.Saat ku temui kekhawatiran tentang dirimu
.Namun sungguh engkau tidaklah seanggun parasmu sang bidadari
.Tapi hatimu lebih mulia dari pada itu, yang tetap membenahi diri ini dengan
pengajaran kesabaran
.Menjadikanku kembali bahwa cinta hati tak akan pernah pergi
.Saat daku ragu bahkan dengan diriku sendiri,
.Kau datang kibarkan bendera keyakinan dihati
.Dan meneguhkan langkahku bahwa kau adalah memang selalu yang terbaik
.Saat daku tak sabar bukan daku tak cinta,
.Tapi daku mengkhawatirkan tentang cintamu yang berlalu lalang
.Dengan banyak orang berusaha memenangi hatimu
.Saat hampirku berputus dari doa yang ku panjatkan
.Namun disetiap derai air mata ini tergantikan dengan,
.Jawaban doa mulia dari Dia yang Maha Mulia
.Dan saat tak berpupusku, kembali daku
.Mengkhawatirkan tentang urusan kita
.Hanya dengan doa-doa mulia dalam tangisan
" Diatas Sajadah Cinta "
Indera Cinta
.Sejauh mata memandang
.Jejak kaki seorang nampak kusam
.Terhempaskan rindu dalam angan
.Berbisikan harapan dalam doa
.Daku hanya senandung bayangan kelabu, yang mungkin bila hujan rintik akan
tersapu
.Senja membisikan rasa dalam diam
.Mebiaskan cahayanya dalam sunyi
.Terombang-ambingkan nuansa jiwa
.Seperti angin,
.Dapat dirasa oleh indra, namun tak dapat disentuh keberadaannya.
.Ketika hati terasa riuh, namun rindu dalam doalah sebagai pengukuh
.Bila rinduku dalam cerita yang panjang,
.Terhempaskan perasaan yang tak terpenuhi
.Dan saat matapun sudah tak bisa melihat,
dimanakah sejatinya ku bawa rindu ini
.Maka jawabnya selalu dalam kesetiaanmu yang tiada pernah layu
.Atau termakan ketamakan dunia yang kadang menggiurkan
.Atau terseret arus nafsu membelenggu jiwa untuk hal yang buruk
.Tapi kesucian hati, dan kesetiaan cinta
.Adalah hal tak ternilai dalam setiap barisan nafas yang berhembus menjadi
kehidupan
.Gambaran tentang cinta yang takkan pernah usai,
.Dari saat hati ini tergerak
.Dari saat air mata rindu jatuh
.Dari saat berucap pada pertama hingga selamanya
.Buaian kata-kata indah dalam doa-doa, Muhasabah cinta
.Yang berakhir dengan Kebahagiaan sehidup sesurga