Eka : Good morning. (Selamat pagi).
Berlin : Good morning, Ms. (Selamat pagi, Ibu).
Eka : So, you’ve applied for the marketing position, right? (Jadi, apakah benar kamu melamar posisi
pemasaran/ marketing?).
Berlin : Yes, I have Ms. (Ya, benar Ibu).
Eka : Please tell me about yourself. (Ceritakan tentang dirimu).
Berlin : Alright Mr. My name is Berliana Cristin. I am from Makassar and currently I live on STO 7 No. 87
Street. I am 20 years old. (Baik Ibu. Nama saya Berliana Cristin. Saya dari Makassar dan saat ini saya
tinggal di Jalan STO 7 No. 87 . Umur saya 20 tahun).
Eka : What experience do you have? (Pengalaman apa yang kamu punya?).
Berlin : I had worked for 2 years as a sales and marketing in a furniture company, Ms. (Saya pernah
bekerja selama 2 tahun dibidang penjualan dan pemasaran di sebuah perusahaan mebel, Ibu).
Eka : Oh, that’s good. Why did you resign from your last job? (Oh, bagus. Mengapa kamu berhenti dari
pekerjaan terakhirmu?).
Berlin : The reason why I left my last job because my salary was not worth my responsibility. Besides, I
also want to work in a bigger company in order to improve my skills. (Alasan mengapa saya berhenti dari
pekerjaan terakhir saya adalah gaji yang tak sebanding dengan tanggung jawab saya. Disamping itu, saya
juga ingin bekerja di perusahaan yang lebih besar dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan
saya).
Eka : Why do you want to work for this company? (Mengapa kamu ingin bekerja di perusahaan ini?).
Berlin : Because your company is one of big companies in Makassar Ms. Therefore, I am really interested
to work here. (Karena perusahaan anda adalah salah satu perusahaan besar di Bali Ibu. Oleh sebab itu,
saya sangat tertarik untuk bekerja disini).
Eka : What are your long term career objectives? (Apa tujuan karir Anda dalam jangka waktu yang
lama)?
Berlin : I want to be a worker who can inspire others in every condition and to make this company the best
company in Indonesia, even the world. (Saya ingin menjadi seorang pekerja yang bisa menginspirasi
orang lain di setiap kondisi dan untuk membuat perusahaan ini menjadi perusaahaan terbaik di
Indonesia, bahkan dunia.)
Eka : Do you have any computer skills? (Apakah kamu memiliki kemampuan di bidang komputer?).
Berlin : Yes, Ms. I can operate Ms. Office and also Adobe Photoshop. (Ya, Ibu. Saya bisa mengoperasikan
Ms. Office dan juga Adobe Photoshop).
Eka : Are you ready to work overtime? (Apa kah Anda bersedia bekerja lembur?)
Berlin : If it is necessary, I will work overtime. It is no problem for me. (Jika hal itu dibutuhkan, saya akan
bekerja lembur. Tidak masalah bagi saya.) What are your career goals?
Eka : What Kind Of Person Would You Refuse To cooperate? (Orang seperti apa yang akan Anda tolak
untuk bekerja sama?)
Berlin : I don't want to work with people who are lazy, rude and like to insult me. (Saya tidak ingin bekerja
dengan orang yang pemalas, kasar dan suka menghina saya.)
Eka : Okay, can you tell me your strengths and weaknesses? (Baik, apa kelebihan dan kekuranganmu?).
Berlin : Hmmm, I think my strength is I can work well both individually and within a team. For the
weakness, I think sometimes I cannot control my emotion Ms when I fell under pressure. (Hmmm, saya
rasa kelebihan saya yaitu saya bisa bekerja dengan baik baik secara individu dan di dalam sebuah tim.
Untuk kekurangannya, saya rasa terkadang saya tidak bisa mengontrol emosi saya Ibu ketika saya
merasa dibawah tekanan).
Eka : Alright, I’ve noted it. What is your salary expectation? (Baiklah, saya sudah catat. Berapa gaji yang
kamu harapkan?).
Berlin : For the salary, I hope I can get more than my previous job, Ms. I think above 4 million Rupiah.
(Untuk gaji, saya harap saya bisa mendapatkan gaji yang lebih dari pekerjaan sebelumnya, Ibu. Saya rasa
diatas 4 juta rupiah).
Eka : Tell me about a problem you had with a supervisor biggest trap of all? (Pernahkah Anda mengalami
kesulitan dengan atasan Anda? Bagaimana Anda menangani konflik tersebut?)
Berlin : Yes, of course. I will ask the supervisor what my fault was. We talked about it in person. It was
between us only. I did not want to let other workers know what had happened. I did not want to disturb the
conducive condition in our company. (Ya tentu saja. Tapi saya bukan orang yang berpikir bahwa konflik
adalah beban yang sulit. Saya bertanya pada pengawas apa kesalahan saya. Kami berbicara tentang hal
itu secara pribadi. Itu antara kami saja. Saya tidak ingin membiarkan pekerja lain tahu apa yang terjadi.
Saya tidak ingin mengganggu kondisi kondusif di perusahaan kami.)
Eka : Well, we will consider it. When can you start to work? (Baik, kami akan pertimbangkan. Kapan
kamu bisa mulai bekerja?).
Berlin : I am available anytime Ms. (Saya siap kapan saja Ibu).
Eka : Good then, just kindly waiting my confirmation via email or phone call. Thank you for coming to the
interview. (Bagus jika begitu, silahkan tunggu konfirmasi saya melalui email atau telepon. Terima kasih
sudah datang untuk interview).
Berlin : Sure Ms, I will wait for the confirmation. I also would like to say thank you for giving me a chance
to come for an interview. (Tentu Ms, saya akan menunggu konfirmasi. Saya juga ingin mengucapkan
terima kasih karena memberikan kesempatan untuk datang mengikuti interview).