Modul Pelatihan Sistem Autolube
Modul Pelatihan Sistem Autolube
AUTOLUBE
TRAINING HAND OUT
Revisi : 3
PMDP 1 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 2 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Kata Pengantar
Puji Syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat yang
telah diberikan dan dicurahkan sejak nabi Adam SAW serta [Link]
juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dalam mengupdate dan
memperbaiki isi modul training autolube.
Demikian kami susun buku ini, besar harapan kami semoga buku ini
bermanfaat untuk kedepannya.
Kami juga menyampaikan mohon maaf sebesar besarnya bila banyak kesalahan
baik materi maupun lainnya dalam penyusunan buku ini. Akhir kata,
Wassalamu Alaikum Ww Wb.
Penulis
PMDP 3 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
GREASE
Pelumasan dibutuhkan untuk mengurangi gesekan dan panas karena pelumasan
akan membentuk oil film yang akan melapisi permukaan sehingga lebih terlindungi
dan gesekan langsung antara dua permukaan logam dapat berkurang serta panas
yang ditimbulkan akan berkurang juga, karena pergerakan akan lebih lancar dan panas
diserap oleh pelumas.
Teory tentang pelumasan dikenal juga dengan Tribology, Tribology adalah ilmu
pengetahuan yang mempelajari pergesekan (friction) dan keausan (wear), Technology
pelumasan adalah cabang dari Tribology yang mempelajari pengadaan pelumas ke
tempat-tempat yang memerlukan pelumasan. Manfaat Tribology adalah ; Penghematan
Bahan Baku, Pemakaian tenaga (energy) yang effesien dan Penghematan biaya
operasional.
Dari beberapa masalah yang dijumpai, permasalahan dengan greasing pada umumnya
disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mengenai kerusakan grease dari dalam grease itu
sendiri, atau yang dikenal dengan istilah deteriorasi; atau disebabkan oleh pemilihan jenis
grease yang tidak tepat.
PMDP 4 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Keuntungan Grease
1. Tidak mudah menyembur atau mengalir keluar dari bearing, sehingga dapat melumasi
dengan jangka waktu yang panjang
2. Berperan sebagai seal dan dapat mencegah masuknya air atau kotoran pada tempat
yang mengalami gesekan
3. Dapat melunasi dengan baik pada tempat-tempat yang sulit seperti, part yang bergerak
secara pelan, bagian yang mendapat beban tinggi, temperatur rendah maupun tinggi,
sliding part maupun bagian-bagian yang mendapatkan beban akibat pukulan.
4. Lubricating grease tidak bertahan dengan periode yang lama dalam membentuk lapisan
film, hal ini mencegah karat atau korosi.
Kelemahan Grease:
1. Cenderung sulit saat memasukkan grease pada saat penggantian
2. Jika ada kontaminasi akibat air atau kotoran masuk ke dalam grease maka sulit untuk
memisahkannya
3. Tidak dapat menyerap panas dengan baik, sehingga cooling effec-nya rendah
4. Tidak bisa digunakan melumasi part dengan putaran tinggi, karena sulit masuk ke
celah-celah kecil saat part berputar tinggi
PMDP 5 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 6 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Naphtenic Oil
Parafinic Oil
oxidation stability, danthermal stability lebih baik, VI tinggi, pengaruh terhadap elastomer
rendah, penguapan rendah, yield rendah, Pour Point tinggi
Synthetic Oil
Thermal stability baiksekali, pour point rendah, VI tinggi, penguapanrendah, flow pada
temperature rendahbaiksekali, biodegradability, cost tinggi,
pemuaianelastomerataupenyusutantergantungtype danblend (campuran) ratio.
Aluminium Soap
Tahan air, cocok untuk temperatur kerja 80 s/d 90 [Link] sifat adhesi yang
[Link] mempunyai ketahanan panas yang rendah.
Calcium Soap
Paling murah, tahan air, stabilitas thermal [Link] digunakan pada chassis dan
pelumasan kapal
Calsium soap mempunyai kandungan 0,3 s/d 2 % untuk mendapatkan agent yang stabil.
Sehingga dropping point menjadi rendah (kurang dari 100 °C) yang mengakibatkan tidak
tahan terhadap temperatur kerja yang panas. Grease ini mempunyai kelebihan: tahan terhadap
air sehingga banyak digunakan pada tempat yang bersinggungan langsung dengan air atau
tempat dengan temperatur kerja yang rendah, speed rendah atau kondisi beban rendah
Lithium Soap
PMDP 7 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Lebih Mahal Namun Stabilitas Thermal Bagus, Tahan Air Terutama Hydroxystearates.
Fungsi Multipurpose Untuk Aplikasi industri Dan Otomotif.
Merupakan jenis grease yang umum digunakan dalam berbagai bentuk. Bentuk fisiknya
seperti mentega atau seperti fiber dan memiliki viscositas yang baik. Grease ini mempunyai
bentuk struktur yang lebih stabil pada suhu tinggi dibandingkan dengan soap grease yang
lain. Mempunyai dropping point 180 s/d 220 °C, tahan panas dan air. Untuk jangka waktu
pemakaian yang pendek, grease ini mampu diaplikasikan pada temperatur kerja 150 °C.
Sedangkan untuk jangka panjang, mampu diaplikasikan untuk temperatur kerja 130 °C
Sodium Soap
Tidak tahan air, stabilitas thermal dan mekanikal [Link] aditif antirust mampu
memperbaiki sifat penggunaan padaoperasi yang lembab
Mengandung bahan fiber yang elastis dan lembut seperti [Link] ketahanan yang
jelek terhadap air, karena mampu mencair dan mengalir jika terkena air.
Mixed Soap
Digunakan untukmendapatkan performance intermediate dengan pencampuran jenis soap
Complex Soap
Kombinasi asam-asam dengan berat molekul tinggi dan rendah untuk mendapatkan sifat
dropping point yang tinggi (230°C), stabilitas thermal dan mekanikal yang baik
Non Soap
Mahal dalam segi harga, dropping point [Link] polyurea terkenal dijepang dan yang
umum adalah bentoniteclay. formulasi complex grease mampu mempunyai keunggulansama
dengan harga lebih murah
PMDP 8 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Additive
Additive yang digunakan pada grease kurang lebih sama dengan yang digunakan pada oli.
Yang mengandung antioxidants, extreme pressure dan agent pencegah karat. Dilengkapi juga
dengan solid lubricating agents sesuai dengan pengaplikasian grease. Sebagai contoh: untuk
melumasi tempat yang menerima beban dan tumbukan yang tinggi, extreme pressure agent
sangat mutlak diperlukan. Untuk pelumasan yang diperlukan mampu bertahan lama seperti
pada bearing, maka oxidation stabilizing agent atau rust prevention agent mutlak sangat
diperlukan.
Grease Properties:
Thickener
Dropping point
PMDP 10 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Berbagai kriteria pertimbangan dan pemilihan Grease yang sesuai dengan kondisi kerja
antara lain:
• Ukuran Bearing
• Kecepatan Putaran
• Beban Bearing
• Lamanya Service
Multipurpose » lebih disukai jenis Lithium Soap, utamanya untuk aplikasi otomotif
EP Grease » untuk beban kejut dan tekanan tinggi. MoS2 atau grafit
PMDP 11 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Shell Alvania Greases EP (LF) are brown in color and are manufactured with a lithium 12-
hydroxystearate soap thickener. Fortified with extreme pressure additives (EP), they provide
increased load carrying properties and corrosion resistance.
Proper grease selection depends upon many factors, including bearing size, speed,
temperature, load and method of application (e.g. hand gun applicators, centralized
systems).
PMDP 12 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Shell Alvania Greases EP (LF) offer the excellent performance expected of the world's
leading brand of grease.
Shell Alvania Greases EP (LF) are premier quality, multipurpose, extreme-pressure industrial
greases based on a blend of high viscosity index mineral oils and a lithium hydroxystreate
soap thickener and contain lead free extreme-pressure and other proven additives.
Shell Alvania Greases EP (LF) are designed for the grease lubrication of rolling element and
plain bearings such as those found in the steel, paper, mining, quarrying and construction
industries.
PMDP 13 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Shell Alvania Greases EP (LF) have been formulated to offer much improved
levels of resistance to water wash-out compared to the old leaded product.
● Oxidation stability
Specially selected base oil components have excellent oxidation resistance. Their
consistency will not alter in storage and they withstand high operating
temperatures without hardening or forming bearing deposits
Performance Specifications
Meet the British Timken specification for Steel Mill applications
Re-greasing Intervals
For bearings operating near their maximum recommended temperatures, re-
greasing intervals should be reviewed
Shell Alvania Greases EP (LF) are unlikely to present any significant health or
safety hazard when properly used in the recommended application, and good
standards of industrial and personal hygiene are maintained.
For further guidance on Product Health & Safety refer to the appropriate Shell
Product Safety Data Sheet.
PMDP 14 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 15 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 16 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 17 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 18 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Auto Lubrication
PMDP 19 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 20 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
1 2
PMDP 21 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Auto Lubrication system banyak variantnya, namun yang sering digunakan adalah:
Vogel
3. Multi line
4. Duo matic
5. Dll
[Link]/Timer
PMDP 22 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 23 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 24 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
247443 247450
Pump Pump
PMDP 25 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Maintenance
Dalam pemakaiannya di lapangan pasti akan terjadi keausan pada part dari grease pump.
Maka dibutuhkan maintenance berupa penggantian seal kit pada grease pump.
PMDP 26 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Maintenance
Dalam pemakaiannya di lapangan pasti sering terjadi rembesan dan kebocoran oil hydraulic
pada control module
Keterangan:
G Pump tank line
H pump high pressure hydraulic
line
J Vent valve hydraulic control
K Hydraulic tank connection
L High pressure hydraulic
conection
M Pressure reducing valve
N Flow control valve
P 3 way selenoide valve
Q Regulated hydraulic pressure
gauge
Keterangan:
4a*/4h* Torque 40-43 ft-lbs (54-58 Nm)
4c*/4e* Torque 15-20 ft-lbs (20-27 Nm)
4d* Torque 20-25 ft-lbs (27-34 Nm)
4f* Torque 68-75 ft-lbs (92-102 Nm)
4g* Torque 22-24 ft-lbs (30-33 Nm)
4s* Allows user to plug vent line for
use in systems without a vent
valve
*( Lubricate o-ring with oil before
installation)
PMDP 27 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Pada vent valve juga dilengkapi dengan unloader valve yang berfungsi untukmerelease
pressure grease pada saatterjadi over pressure 4000 [Link] tersebut akan
dibuang ke luar system.
PMDP 28 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Spesifikasi
PMDP 29 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Kabel Hitam
Sebagai sumber indicator full
range
Kabel Red
Sebagai sumber indicator low
range indicator
PMDP 30 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 31 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Instalation Wire
PMDP 32 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
LED “POWER”
Akan menyala saat controller aktif.
LED “ALARM”
Akan menyala jika ada kesalahan pada system.
LED “LOW LEVEL”
Akan menyala jika grease didalam tangki/reservoir kurang (low level).
TOMBOL “RESET”
• Berfungsi menormalkan alarm.
• Berfungsi menghidupkan pompa secara manual (dengan menekan tombol RESET).
PMDP 33 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Time Menu
Menu time digunakan untuk menyeting waktu kerja dari pump dan interval pause dari pompa
rja di unit untuk menghasilkan pressure grease yang tepat.
Untuk masuk ke menu Time dengan menekan dan menahan tombol Time selama 2 detik
Alarm Code
Selain peringatan dari buzzer alarm error code jugaakan tertampil pada monitor controller
bila terjadi error. Sehingga lebih mudah dalam pengecekan karena sudah mengarahkan ke
system yang bermasalah.
PMDP 34 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
2.1.8 Injector
Berfungsi untuk mengalirkan grease dengan volume tertentu ke setiap point pada langkah
pelumasan/pump on.
Spesifikasi Injector
Spesifikasi injector tergantung dari jenis injector yang dipakai. Yang sering dipakai dalam
unit adalah injector jenis GL-1
Maximum operation pressure 3500 psi ( 24 Mpa, 241 bar )
Minimum operating pressure 1850 psi ( 13 Mpa, 128 bar )
Recommended operating pressure 2500 psi (17 Mpa, 172 bar)
Reset pressure 600 psi ( 4.1 Mpa, 41 bar )
Output Volume dapat diatur dari 0.008 in³ - 0.08
in³/0.13 cc – 1.31 cc
Jenis GL-11di gunakan untuk point grease yang memerlukan suply grease yang besar dengan
output sampai 0.50 in3/8.2 cm3( >6 kali lebih banyak dibandingkan injector GL-1 ) dengan
pressure yang sama dengan injector GL-1
Maximum working pressure 3500 psi (24 MPa, 241 bar)
Minimum operating pressure 1000 psi (6.9 MPa, 69 bar)
Suggested operating pressure 2500 psi (17 MPa, 172 bar)
Reset Pressure 600 psi (4.1 MPa, 41 bar)
Output Volume dapat diatur dari 0.050-0.500
in3/0.82 cc - 8.2 cc
PMDP 35 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
System Operasi
Langkah 1 :
Pada langkah ini discharge chamber pada injector telah
terisi grease dari langkah sebelumnya. Grease belum
mendapat tekanan dan piston dalam posisi bebas. Saat
langkah pompa bekerja grease bertekanan masuk ke
injector melalui jalur no 6 dan mulai membuka slide
valve no 5 yang ditahan oleh spring injector.
Langkah 2 :
Grease bertekanan menekan slide valve/plunyer ke atas,
sehingga grease mengalir melalui sebuah lubang pada
inlet valve no 4 ke measuring chamber no 1 di atas piston.
Grease ini menekan piston no 2 turun dan menekan grease
pada discharge chamber keluar menuju bearing.
Langkah 3 :
Pada stage 3,gerakan piston terdorong kebawah
mengakibatkan grease yang stand bydi discharge chamber
no.3 akan terdorongkeluar menuju ke point
lubricating/pin.
Piston tersebut akan terdorong ke bawahsampai fullstroke
dan menekan slide valve [Link] jalur grease
dari pumpmenuju passage no.4 maupun discharge
chamber no.3 akan terputus.
Hal ini terjadi pada saat pressure greaseberada antara 130-
150 [Link] jalur menuju passage no.4 tertutup
maka pressure grease pump lama-kelamaanakan
meningkat.
PMDP 36 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Langkah 4 :
Pada stage 4,karena pressure naikmenjadi 180 bar maka
sesuai settingnyapressure switch akan memutus aliran
supply power yang menuju ke solenoidgrease pump.
Akibatnya grease tidak lagi menghasilkanflow
grease,sehingga tidak ada lagi yangmendorong slide valve
ke [Link] ada pressure lagi,sehinggamenyebabkan
piston no.2 akan terdorongke atas oleh [Link] grease
yangsebelumnya mendorong piston akan
digunakan untuk mengisi dischargechamber yang akan
dipakai/standbyuntuk langkah selanjutnya.
PMDP 37 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
2.1.9 Troubleshooting
PMDP 38 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 39 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Cara kerja.
Timer bekerja mengirim sinyal ke cycle timer untuk membuka pressure darisupply line
hydraulic system pada unit masuk ke saluran inlet pump untuk mengerakanpump, grease
didalam grease tank bergerak keatas dan mengalir melalui outlet checkvalve, vent valve,
pressure switch, pressure gauge lalu ke injector dan dari masingmasinginjector diteruskan ke
titik-titik nipel pelumasan. Pada saat pressure mencapai2500-3000 Psi, maka pressure switch
akan mengirim sinyal ke Timer untukmenghentikan kerja pump.
2.2.1Grease Pump
Grease pump pada auto lubricatingsystem berfungsi untuk mensuplly ataumengalirkan grease
dari tangki menuju kemasing-masing point lubricating.
Ada berbagai macam grease pumplincoln, yang banyak digunakan di PT Pamapersada adalah
salah satunya Type High Chief Hydraulic Operated.
Hydraulic grease pump assy, memanfaatkan hydraulic pressure yang ada padakendaraan /
unit untuk menggerakan pump (pompa). Pada hydraulic pumpterdapat saluran inlet masuknya
oli hydraulic yang pada umumnya dihubungkandengan mengambil tekanan hydraulic dari
system yang ada pada unit.
PMDP 40 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Spesifikasi Pump
PMDP 41 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Maintenance
Dalam pemakaiannya di lapangan pasti akan terjadi keausan pada part dari grease pump.
Maka dibutuhkan maintenance berupa penggantian seal kit pada grease pump.
Disassembly
PMDP 42 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 43 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 44 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Pada vent valve juga dilengkapi denganunloader valve yang berfungsi untukmerelease
pressure grease pada saatterjadi over pressure 4000 [Link] tersebut akan
dibuang ke luar system.
PMDP 45 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Spesifikasi
PMDP 46 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
[Link] leds : Sebagai indicator status timer dan juga indikasi saat melakukan setting timer.
[Link] : Digunakan saat setting timer untuk memilih durasi waktu “OFF”pump ( pause time),
“RUN” pump, “ON”pump ( pressure time ).
[Link] leds : Satuan waktu yang dapat dipilih untuk waktu “OFF”pump ( pause time ),
“RUN” pump, “ON”pump ( pressure time ).
[Link] RUN/PAUSE : digunakan untuk melakukan manual greasing , untuk reset kondisi
kerusakan, dan untuk digunakan juga saat melakukan setting timer.
[Link] holder : 8 amp.
Autolube lincoln jenis hydraulic operated menggunakan sebuah reciprocating timer, atau
tanpa reciprocating timer harus dipasang dengan JSG “ G2 “ sebagai controlernya
PMDP 47 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Bila terjadi problem akibat lube system tidak bekerja dengan sempurna saat mesin beroperasi,
ditandai dengan lampu “ Fault “ dan “ Pressure “ yang menyala. Penyebabnya adalah tidak
berfungsinya pressure switch dgn baik akibat :Grease low pressure (Tank kosong, pump low
power, kerusakan wiring, Injector/main line hose dari pump bocor ),ataupun kerusakan pada
pressure switch itu sendiri.
Setelah selesai melakukan perbaikan pada problem yang ada, diharuskan melakukan “reset”
atau tes fungsi lube system dengan cara menekan tombol “RUN” 1 kali.
Wiring diagram
PMDP 48 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Lepaskan socket kabel pada bagian bawah timer, biarkan power battery/
kunci kontak dalam posisi “ ON “.
Tekan tombol “RUN” terus menerus sambil masukan kembali socket
kabel. Setelah socket kabel terhubung, maka hentikan menekan tombol
“RUN”, lampu fault,lampu pause,lampu sec/min/hrs akan menyala
Lepaskan socket kabel pada bagian bawah timer,
Note : Selama melakukan biarkan
prosespower
setting,battery
lampu/ fault
kunciakan
kontak dalam
terus posisi
menyala
“ ON “.
Tekan tombol “RUN” terus menerus sambil
Masukan “PAUSE” time masukan kembali socket
yang diinginkan, kabel. searah
putar “DIAL” Setelahjarum
socket
kabel terhubung, maka hentikan menekan
jam untuk mendapatkan bilangan waktu yang lebih besar ( “sec” ke tombol
“min” ke “hrs” ). Untuk“RUN”,
angka yanglampu fault,lampu
lebih kecil pause,lampu
putar berlawanan arah
jarum jam sec/min/hrs akan menyala
Bila angka yang diinginkan sudah didapat, tekan tombol “RUN” selama
2 detik, sampai lampu sec/min/hrs berkedip kedip.
Lalu tekan kembali tombol “RUN” 1kali
Masukan “run” pump atau “cyc” time pump yang diinginkan, putar
“DIAL” searah jarum jam untuk mendapatkan bilangan waktu yang
lebih besar. Untuk angka yang lebih kecil putar berlawanan arah jarum
jam, di sarankan untuk memakai : max 2 “sec”
Bila angka yang diinginkan sudah didapat, tekan tombol “RUN” selama
2 detik, sampai lampu “sec” berkedip kedip.
Lalu tekan kembali tombol “RUN” 1 kali.
Lepaskan kembali socket kabel pada bagian bawah timer, biarkan power
battery / kunci kontak tetap dalam posisi “ ON “.
Pasang kembali socket kabel tsb pada timer. Lampu pause dan
sec/min/hrs akan menyala. Kondisi ini menyatakan timer sedang
standby, dan setting timer dianggap sudah selesai. Untuk test kerja lube
system tekan tombol “RUN” 1 kali
PMDP 49 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Parameter :
1. PAUSE dapat diset 1 – 50 jam, Lampu pada Range akan menunjukkan setting yang
[Link] mengetahui secara pasti dengan memuar dial, hingga lampu range
berkedip, pada point inilah nilai setting sekarang. Untuk mengubah setting cukup
memutar dial sesuai setting yang diinginkan dengan melihat posisi dial dan lampu
range, kemudian tekan dan tahan tombol selama 2 detik. kemudian lampu range akan
berkedip menyatakan settingan baru sudah diterima.
Ingat : Untuk ke Mode Parameter selanjutnya cukup dengan menekan tombol
secara singkat.
Ingat : posisi dial saat perpindahan parameter tidak penting
2. Solenoid Cycle Time.
Satuan detik untuk siklus selenoid ON dan OFF (misal disetting 15 detik maka
selenoid akan ON 15 detik dan Off selama 15 detik ). Dapat disetting 1 – 50 detik,
dapat diubah pada kondisi PAUSE
3. Pressure Time Out
Ini adalah batas maksimum waktu,dalam pembentukan pressure oleh [Link]
pressure switch tidak tertutup (contact ) dalam batas waktu tersebut maka controller
akan berasumsi ada kerusakan dan masuk ke Mode Fault. Setting yang diijinkan
adalah 1 – 50 menit,dapat diubah pada posisi PAUSE . Penentuan waktu harus lebih
lama dari waktu pembentukan pressure oleh system,hingga tidak timbul alarm/fault
PMDP 50 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
2.2.5 Injector
Berfungsi untuk mengalirkan grease dengan volume tertentu ke setiap point pada langkah
pelumasan/pump on.
Spesifikasi Injector
Spesifikasi injector tergantung dari jenis injector yang dipakai. Yang sering dipakai dalam
unit adalah injector jenis SL-1
SPECIFICATIONS
Minimum operating pressure 1,850 PSI.
Maximum operating pressure 3,500 PSI.
Recommended operating pressure 2,500 PSI.
Maximum vent (Recharge) pressure 600 PSI.
Lubricant output is adjustable 0.008 cu. in. to .08 Cu. rn.
Injectors can be mounted in any position and can be used
in circuits with SL-32 and/or SL-33 Injectors
Maintenance
Dalam pemakaiannya di lapangan pasti akan terjadi keausan pada part dari grease pump.
Maka dibutuhkan maintenance berupa penggantian seal kit pada grease pump.
PMDP 51 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Disassembly
Perbandingan Injector
PMDP 52 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
System Operasi
Langkah 1 :
Pada langkah ini discharge chamber pada injector telah terisi
grease dari langkah sebelumnya. Grease belum mendapat
tekanan dan piston dalam posisi bebas. Saat langkah pompa
bekerja grease bertekanan masuk ke injector dan mulai
membuka slide valve yang ditahan oleh spring injector.
Langkah 2 :
Grease bertekanan menekan slide valve/plunyer ke atas,
sehingga grease mengalir melalui sebuah lubang pada inlet
valve ke measuring chamber di atas piston. Grease ini
menekan piston turun dan menekan grease pada discharge
chamber keluar menuju bearing.
Langkah 3 :
Pada akhir langkah 2 piston bergerak turun dan menekan
plunger maka plunger menutup lubang pada inlet valve. Piston
dan plunger tetap pada posisi ini selama grease pada inlet line
tetap mendapat pressure(tekanan pada measuring chamber dan
inlet line sama ).
Langkah 4 :
Saat tekanan pada inlet line hilang/lepas, plunger bergerak
turun. Plunger membuka saluran antara inlet valve dan
discharge chamber. Spring menekan piston ke atas yang
akan menekan grease keluar dari measuring chamber,
kembali ke saluran inlet valve melewati plunger menuju
discharge chamber.
PMDP 53 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 54 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Setelah semuanya dipriming dan dipastikan di line-line tidak ada line yang kosong dan sudah
dikencangkan kembali dan pengecekan mounting- mounting sudah dilaksanakan, autolube
system siap dioperasikan.
PMDP 55 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Point lubrikasi pada unit beragam, sesuai kebutuhan bagian yang akan dilubrikasi. Injector
biasanya diletakkan menyatu untuk point lubrikasidisekitarnya agar mempermudah dalam
melakukan maintenance dan pengecekan
PMDP 56 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
[Link] jalur suplai ½” dan yakinkan semua hose dalam kondisi baik ( pengecekan visual).
Jika ditemukan hose yang rusak segera diganti dengan yang baru.
[Link] injector, pastikan injector bekerja dengan baik. Jika terjadi kerusakan
segeralakukan perbaikan atau ganti dengan yang baru.
[Link] semua titik pelumasan ( pastikan semua titik pelumasan harus terkenagrease ).
[Link] ditemukan titik pelumasan yang kering, periksa jalur suplai ¼” dari kebocoran( jika
terjadi kerusakan segera lakukan perbaikan atau ganti dengan hose baru ) danpin tidak
buntu ( laporkan ke customer jika pin masih buntu ).
[Link] manual greasing pada semua jalur hose.
[Link] semua sisa grease yang menempel pada injector, tangki dan pompa
grease.
13. Buat laporan kerja
PMDP 57 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 58 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 59 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 60 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 61 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 62 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 63 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 64 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 65 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 66 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
3.1VOGEL LUBRICATING
PMDP 67 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 68 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
3.1.2PUMP ELEMENT
Jenis pump ini adalah Piston pump.
Berdasar kan quantity outputnya pump element yang dipergunakan oleh vogel , ada 4
(empat) macam , yaitu :
1. KFG1 U1 dengan quantity out put 2,5 cc/menit
2. KFG1 U2 dengan quantity out put 1,8 cc/menit
3. KFG1 U3 dengan quantity out put 1,3 cc/menit
4. KFG1 U4 dengan quantity out put 0,8 cc/menit
Untuk dapat mengetahui mana pump element yang mempunyai quantity masing ² dan
membedakannya , dapat dilihat dari fisiknya.
PMDP 69 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Pump element bekerja berdasarkan putaran motor DC 24v, yang dihubungkan dengan
cam, kemudian cam tersebut mendorong Piston pada pump element, dan kembalinya pump
dengan menggunakan spring return.
Dalam sistem ini menggunakan 3 (tiga) buah pump element, jadi setiap sekali motor
berputar akan akan mengoperasikan tiga (3)buah pump element.
PMDP 70 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Motor berputar, menggerakkan cam yang mendorong piston pump element, disaat
yang sama juga menggerakkan blade pada bagian atas shaft, untuk mendorong grease
kebawah dan membersihkan glass tabung yang juga berfungsi sebagai indicator putaran
motor.
Progresive Feeder
Adalah component yang mempunyai fungsi sebagai pembagi grease ke titik yang
[Link] digunakan untuk grease NLGI 2
Dalam perakitan feeder, minimum perakitan feeder adalah 3 (tiga) section, jika kurang dari 3
section , maka Feeder tersebut tidak dapat berfungsi. Dan paling banyak dalam perakitan 10
section.
Untuk melakukan perakitan harus diperhatikan :
* Posisi gasket antara feeder dengan bracket feeder (block) tidak boleh tertukar
dengan gasket bagian lain
* Gasket antara bracket blok dengan bracket suction tidak boleh tertukar.
* Gasket antara feeder dengan feedernya dapat ditukar - tukar
PMDP 71 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
* Jika kita merakit 5 section feeder, dan sebagai input untuk feeder tersebut menggunakan
pump yang mempunyai out put pump sebesar 60 cc / stroke, dan susunan feedernya
adalah ( 2T / 3S / 1T / 1S / 5T ),
* Total dari angka² pada feeder tersebut menjadi faktor pembaginya untuk perhitungan
output feeder tersebut
* Out put dari feeder 2T yang dimaksud adalah out put sebelah kiri dan kanan, untuk tiap
sisinya, adalah ½ dari perhitungan tersebut.
# Jadi untuk feeder 2T = 2 / 12 X 60 cc = 10 cc
# output tiap sisinya adalah = 2 / 12 X 60 cc = 5 cc
2
# Jadi untuk feeder 5T = 5/ 12 X 60 cc = 25 cc
# output tiap sisinya adalah = 5 /12 X 60 cc = 12,5 cc
2
# Jadi untuk feeder 3S = 3 / 12 X 60 cc = 15 cc
Karena feedernya adalah single output, maka 15cc tidak dibagi lagi.
Disetiap feeder section ada satu piston untuk membagi dengan rata dan mengirimnya
(lubrican),diameter dan alurnya menentukan delivery rate setiap langkahnya.
jadi,setiap piston punya 2 tugas yaitu :
1. Mengirimkan lubricant
2. Mengontrol
Artinya :
piston dapat mengirimkan lubrikan jika ada lubrican yang keluar terlebih dahulu,sehingga
cukup dengan pergerakan satu piston saja setiap sectionnya untuk meyakinkan bahwa
PMDP 72 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
progressive feeder masih bekerja, maka ketika menggunakan monitor perlu adanya Cycle
[Link] feeder tidak boleh ada salah satu outlet yang dibuntu karena piston
section selanjutnya tidak akan bekerja /progressive feeder tak bekerja.
Prinsip Kerja
Bracket Suction
C
Bracket Block
PMDP 73 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Keterangan :
A. Gasket antara feeder dan block suction
B. Gasket antara feeder dan feeder
C. Gasket antara feeder dan block
Catatan : (gasket A tidak boleh tertukar dengan gasket C, gasket B bentuk fisiknya
sama)
PMDP 74 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 75 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 76 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
VPM
• pada group section feeder ini mempunyai dua outlet pada setiap sisi,satu dibagian sisi
dan satu dibagian atas tapi hanya satu yang bisa digunakan,lubang kedua harus selalu
ditutup
• Feeder disupply dengan sebuah built in check valve
• Untuk mengkombinasikan dua outlet hanya bisa dengan crossporting bar yang dipasang
pada bagian atas outlet alternative.
• Jumlah outlet yang ganjil bisa dilayani dengan menggunakan S section tanpa ada
tambahan crossporting bars.
• Operating pressure: 10 bars -250 bars
VPKM
• Pada group ini hanya punya satu outlet pada setiap sisi pada satu section tanpa builtin
check valve.
• Outlet yang bersebelahan dapat dikombinasi dengan pelepasan plug
PMDP 77 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Kombinasi Outlet
Pelepasan plug 917-006-101 dan pemasangan screw plug untuk mengkombinasi outlet yang
bersebelahan dalam satu arah inlet,dimana quantity outlet yang tidak terpasang plug akan
ditambah dari outlet yang terpasang plug.
PMDP 78 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
3.1.4Controller
Technical data
Order No IG502_E
Associated cable harness order No. 997_000_185
Control votlage 12 or 24 v dc
Max. Contact load, terminal m 5A
Sl_output 4W
Type of enclosure 2 Ip 20, din 40050
Temperature range –25 to +75 °c
Max. Fusing 5A
Programmable interval times 0.1 to 99.9 h
Programmable pump running time 0.1 to 99.9 min
Programmable pulses 1 to 999
Elapsed_time, fault hours memory 0 to 99999.9 h
PMDP 79 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
SETTING TIMER
Pada saat melakukan penggantian timer, harus dilakukan setting , setting harus dilakukan
karena timer yang baru mempunyai setting dari factory, yaitu dengan INTERVAL 9 JAM
dan CONTACT selama 2,6 menit.
Dengan pengoperasian unit yang berat, mengharuskan kita melakukan setting timer agar
dapat diperoleh pelumasan yang lebih baik .
PMDP 80 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
Pengoperasian manual :
Untuk melakukan test secara manual dapat dilakukan dengan cara menekan tombol
“DK“. Timer ini dilaengkapi dengan COUNTDOWN CONTACT, yaitu hitungan mundur
untuk lamanya contact,
dengan cara :
Tekan tombol “ DK “, kemudian tekan dua kali tombol naik / turun , akan terlihat
hitungan mundur lamanya timer “contact”.
PMDP 81 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 82 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 83 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 84 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 85 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 86 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
PMDP 87 IR/6111521
Plant People Development
PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
Site KIDECO Modul Autolube
1 0.0680 2.310 27.720 0.0700 0.704 2.043 51.884 5.188 0.0690 68.947 6.895
14.695 1 33.659 407.513 1.0330 10.351 30.019 762.480 76.284 1.0130 10.130 101.325
0.433 0.0290 1 12.000 0.0300 0.305 0.664 22.452 2.245 0.0300 29.637 2.984
0.036 0.0025 0.833 1 0.0025 0.025 0.074 1.871 0.1871 0.0025 2.485 0.249
14.233 0.9680 32.867 394.408 1 10.018 29.054 737.959 73.796 0.9810 280.662 98.055
1.422 0.0970 3.287 39.370 0.0990 1 2.905 73.796 7.379 0.0980 98.056 9.807
0.489 0.0330 1.131 13.575 0.0340 0.345 1 25.400 2.540 0.0340 33.753 3.375
0.019 0.0013 0.045 0.534 0.0014 0.0136 0.039 1 0.100 0.0010 1.329 0.133
0.193 0.0131 0.445 5.340 0.0140 0.01360 0.393 10.000 1 0.0133 13.290 1.328
14.503 0.9870 33.514 402.164 1.0200 10.2110 29.625 752.470 75.247 1 1000.0 100.00
0.014 0.0009 0.033 0.402 0.0010 0.0102 0.029 0.752 0.075 0.001 1 0.100
0.245 0.0098 0.0335 4.021 0.0100 0.1020 0.296 7.525 0.0752 0.010 10.000 1
PMDP 88 IR/6111521
Aditif pelindung tekanan ekstrem bereaksi dengan permukaan logam untuk membentuk lapisan film. Dalam kondisi beban gesek yang berat, aditif ini terurai pada permukaan logam dan membentuk senyawa besi sulfida dan besi fosfat. Kedua senyawa ini dapat mengurangi gesekan dan mencegah kerusakan pada logam .
Jika sistem tidak mencapai tekanan yang diinginkan, penyebabnya bisa termasuk solenoid valve rusak, feed line buntu, atau kurangnya grease. Penanganan meliputi memperbaiki atau mengganti komponen yang rusak, menambah grease, atau menyetel waktu operasi pompa untuk memastikan tekanan yang tepat tercapai .
Aditif pelumas padat, seperti partikel lunak, berfungsi sebagai pelapis di antara logam. Meskipun dapat membantu mengurangi friksi pada kondisi tekanan tinggi, penggunaan berlebihan pada unit dengan beban tinggi, seperti roller bearing, dapat menyebabkan penipisan dan kelelahan permukaan akibat kontak tekanan tinggi .
Faktor yang mempengaruhi stabilitas mekanik dari grease meliputi jenis thickener, base oil, dan keadaan lingkungan seperti getaran. Stabilitas mekanik penting untuk menjaga konsistensi dan menghindari pelunakan grease yang bisa menyebabkan kebocoran dan penurunan kinerja pelumasan .
Vent valve berfungsi untuk mengatur arah aliran grease. Saat pompa beroperasi, vent valve mengalirkan grease ke injector. Ketika pompa berhenti, vent valve membuka jalur aliran balik ke tangki, menurunkan tekanan dan menghindari kelebihan tekanan dengan menggunakan unloader valve .
Perbedaan utama antara grease Alvania EP2 dan EP3 adalah dalam aplikasi dan kemampuannya menangani kondisi operasi yang berat. EP2 dirancang untuk bearing berat dan kejut, sedangkan EP3 digunakan lebih umum untuk pelumasan industri dengan lingkungan basah dan beban berat .
Aditif antioksidan dalam grease berfungsi untuk menguraikan oksida dan mencegah oksidasi grease yang dapat menghasilkan damar, varnish, dan sludge yang merusak grease. Dengan menetralkan peroksida menjadi alkohol, aditif ini membantu menjaga stabilitas dan mencegah kerusakan grease .
Sistem pelumasan otomatis yang digerakkan oleh tekanan hidraulik memanfaatkan tekanan fluida dari sistem hidraulik unit. Timer memicu tekanan untuk mengalirkan grease melalui vent valve, pressure switch, dan injector ke titik pelumasan. Saat tekanan mencapai batas, sistem akan menghentikan pompa .
Pemilihan grease yang tepat penting untuk memastikan pelumasan yang efektif dan mencegah kerusakan komponen. Faktor yang perlu dipertimbangkan meliputi kisaran temperatur operasi, ukuran dan beban bearing, kecepatan putaran, dan kondisi lingkungan seperti air dan zat kimia .
Sistem pelumasan otomatis menawarkan berbagai keuntungan dibandingkan pelumasan manual, seperti penghematan waktu dan biaya karena pelumasan dapat dilakukan tanpa menghentikan peralatan, menghindari human error, serta memungkinkan pelumasan pada komponen yang sulit dijangkau. Selain itu, pelumas diberikan secara merata dan tidak berlebihan, meningkatkan umur komponen .