1.
kerjaan samudra pasai
pendirian Pasai oleh Marah Silu, setelah sebelumnya ia menggantikan seorang raja
yang bernama Sultan Malik al-Nasser. Marah Silu ini sebelumnya berada pada satu
kawasan yang disebut dengan Semerlanga kemudian setelah naik tahta bergelar
Sultan Malik as-Saleh. ia wafat pada tahun 696 H atau 1267 M. Kesultanan samudra
pasai berdiri antara tahun 1270-1275 M di sebelah utara perlak di daerah
lhokseumawe(sekarang pantai timur aceh) dan berbatasan dengan selat malaka.
Permerintah samudra pasai antara lain adalah sultan malik as-shaleh, sultan malik at-
thahir,dan sultan Mahmud az-zahir.
Pada tahun 1521 M kesutanan samudra pasai di kuasai oleh portugis, kemudian
pada tahun 1524 M dikuasai oleh Sultan Ali mughayat Syah dari kesultanan aceh.
Sejak itu samudra pasai berada di bawah kekusan kesultanan aceh
Sumber: [Link] dan buku
paket ips
[Link] Makassar (Gowa-Tallo)
Kesultanan Makassar merupakan kesultanan islam yang berada si pulau Sulawesi
selatan. Kesultanan Makassar berasal dari kerajaan gowa dan kerajaan tallo. Kemudian
bergabung menjadi 1 di bawah pimpinan raja gowa. Setelah masuk islam, kerjaan
tersebut berubah menjadi kesultanan Makassar.
Kemudian kesultanan berkembang menjadi pusat perdagangan Di Indonesia bagian
timur. Hal ini di sebabkan letak Makassar yang strategis dan menjadi Bandar antara
malaka, jawa, dan Maluku sehingga ramaia di kunjungi pedagang dari dalam dan luar
negeri.
Sumber:buku paker ips
[Link] Ternate dan Tidore
Para pedagang dan ulama dari malaka dan jawa menyebarkan agama islam. Dari sini
muncul 4 kesultanan islam, yaitu ternate,tidore,jailolo,dan bacan.
Portugis berupaya untuk menguasai Maluku. Sultan khairun berusaha mengusir
portugis akan tetapi usahanya gagal. Perjuangan kemudian di lanjutkan oleh sultan
babullah. Pada tahun 1575 M, benteng portugis di ternate akhirnya bisa di tembus,
kemudian portugis dapat di usir dari Maluku