Perancangan Tata Letak Fasilitas
Metode Konvensional
Tahapan yang perlu dilalui dalam teknik konvensional terdiri atas tiga bagian, yaitu
tahap analisis tingkat hubungan, perencanaan kebutuhan luas lantai, dan tata
letak akhir. Teknik konvensional tidak menggunakan formulasi matematis yang
rumit, sehingga mudah memahaminya. Namun, pada sisi lain persyaratan utama
dalam menerapkan teknik konvensional adalah pengalaman perancang.
Berdasarkan tiga bagian utama teknik konvensional perancanaan tata letak
pabrik yang dirinci
sebagai berikut:
Gambar 11.5. Diagram Perancangan dengan Teknik Konvensional
Menidentifikasi aktivitas-aktivitas yang telah didefinisikan sebagai
fasilitas- fasilitas pabrik
Menyiapkan lembaran Activity Relationship Chart (ARC) dan
mengisinya dengan nama-nama fasilitas yang telah ditetapkan pada langkah 1.
Merumuskan alasan-alasan yang dapat dijadikan dasar bahwa fasilitas-
fasilitas dapat didekatkan atau harus dijauhkan.
Memberikan penilaian berdasarkan system penilaian yang telah disepakati.
Merangkum hasil penilaian ARC ke dalam Work Sheet.
Menyiapkan Block Template sejumlah fasilitas yang akan didesain
tata letaknya.
Menyusun Activity Relationship Diagram (ARD) berdasarkan tingkat hubungan
Meyiapkan Area Template berdasarkan kebutuhan luas lantai setiap fasilitas.
Program Studi Teknik Industri UWP
195