0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan7 halaman

RPP Bahasa Inggris Kelas X SMKN 5 Palembang

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini membahas tentang pembelajaran Bahasa Inggris untuk materi Teks Interaksi Transaksional yang terkait dengan jati diri dan hubungan keluarga untuk siswa kelas X. RPP ini menjelaskan kompetensi inti dan dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, metode, media, dan langkah-langkah pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.

Diunggah oleh

Suwinda Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan7 halaman

RPP Bahasa Inggris Kelas X SMKN 5 Palembang

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini membahas tentang pembelajaran Bahasa Inggris untuk materi Teks Interaksi Transaksional yang terkait dengan jati diri dan hubungan keluarga untuk siswa kelas X. RPP ini menjelaskan kompetensi inti dan dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, metode, media, dan langkah-langkah pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.

Diunggah oleh

Suwinda Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMKN 5 PALEMBANG


Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Kelas/Semester : X/ Ganjil
Materi Pokok : 3.1 dan 4.1 Teks Interaksi Transaksional; Informasi Terkait
Jati Diri dan Hubungan Keluarga
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. Kompetensi Inti
 KI-1 dan KI-2 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-
aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di
lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa,
negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
 KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
 KI4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai
kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.1 Menerapkan 3.1.1 Mengidentifikasi ungkapan-ungkapan
fungsi sosial, struktur teks, memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan
dan unsur kebahasaan teks hubungan keluarga
3.1.2 Mengkategorikan ungkapan-ungkapan
interaksi transaksional lisan
memberi dan meminta informasi terkait jati diri
dan tulis yang melibatkan
dan hubungan keluarga
tindakan memberi dan
3.1.3 Menggunakan ungkapan memberi dan
meminta informasi terkait
meminta informasi terkait jati diri dan hubungan
jati diri dan hubungan
keluarga secara lisan
keluarga, sesuai dengan
3.1.4 Menganalisis teks transaksional tulis dalam
konteks penggunaannya.
tindakan memberi dan meminta informasi sesuai
(Perhatikan unsur
dengan language features (simple present,
kebahasaan pronoun:
pronoun, gerund, dan vocabulary)
subjective, objective,
possessive)
4.1 Menyusun teks interaksi 4.1.1 Membuat satu percakapan tentang meminta
transaksional lisan dan tulis informasi terkait jati diri dan keluarga teman
pendek dan sederhana yang minimal 5 siklus percakapan.
melibatkan tindakan
memberi dan meminta 4.1.2 Membuat sebuah email untuk memberikan
informasi terkait jati diri, dan menanyakan informasi terkait jati diri dan
dengan memperhatikan keluarganya minimal 100 kata.
fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan yang
benar dan sesuai konteks

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui proses belajar dengan pendekatan saintifik, peserta didik SMK Negeri
5 Palembang diharapkan dapat:
3.1.1 Mengidentifikasi ungkapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati
diri dan hubungan keluarga dengan benar
4.1.1 Membuat satu percakapan tentang meminta informasi terkait jati diri dan keluarga
teman minimal 5 siklus percakapan dengan benar
D. Materi Pembelajaran
 Fungsi Sosial
Mengenalkan, menjalin hubungan interpersonal dengan teman dan guru
 Struktur Teks
- Memulai percakapan
- Menanggapi (yang diharapkan/di luar dugaan)
 Unsur Kebahasaan
- Sebutan anggota keluarga inti dan yang lebih luas dan orang-orang dekat lainnya;
hobi, kebiasaan
- Verba: be, have, go, work, live (dalam simple present tense)
- Subjek Pronoun: I, You, We, They, He, She, It
- Kata ganti possessive my, your, his, dsb.
- Kata tanya Who? Which? How? Dst.
- Nomina singular dan plural dengan atau tanpa a, the, this, those, my, their, dsb.
- Ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan

 Topik
Deskripsi diri sendiri sebagai bagian dari keluarga dan masyarakat yang dapat
menumbuhkan perilaku yang termuat di KI

E. Metode Pembelajaran
1) Pendekatan : Saintifik
2) Model Pembelajaran : 1. Problem Based Learning (PBL)
2. Discovery Learning
3. Project Based Cooperative Learning (PjBCL)
3) Metode : Diskusi

F. Media Pembelajaran
1. Media
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 Lembar penilaian
 Powerpoint
2. Alat/Bahan
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Laptop & infocus

G. Sumber Belajar
 Buku Penunjang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas X,
Kemendikbud, Revisi Tahun 2017
 Bahan Ajar Bahasa Inggris Kelas X
 Video on Youtube
- Asking for and Giving Personal Information
[Link]
[Link]
- Asking Personal Questions in English
[Link]
 Kamus Bahasa Inggris
 Pengalaman peserta didik dan guru

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi :
3.1.1 Mengidentifikasi ungkapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri
dan hubungan keluarga dengan benar
4.1.1 Membuat satu percakapan tentang meminta informasi terkait jati diri dan keluarga
teman minimal 5 siklus percakapan dengan benar
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran dengan
senam otak (Video Senam Otak)
Aperpepsi
1. Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman
peserta didik.
2. Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan menujukkan siswa gambar yang berkaitan
dengan kemampuan prasyarat dan bertanya.
- What does this picture tell about?
Kemungkinan jawaban dari siswa :
1. She goes to school (Present Simple)
2. This pen is mine (Pronoun)
3. Where do you want to go for holiday? (Question Word)
3. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
- Have you ever introduced yourself to the others person?
- How did you do it? When? Why?
- What things did you introduce?
Motivasi
1. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
2. Apabila materi tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan
baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi : ungkapan-ungkapan
memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
4. Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
1. Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
2. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
3. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 65 Menit )
Sintak Model Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Orientasi 1. Siswa menonton video tentang seseorang yang menanyakan dan memberikan
informasi pribadi di jalan pada saat pertama kali bertemu (Mengamati)
2. Siswa mengidentifikasikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan
materi sebanyak mungkin. (Menanya)
Pengorganisasian 1. Guru membantu siswa dalam mendefinisikan tugas belajar dengan
Siswa memberikan lembar kerja yang harus dikerjakan oleh siswa secara
berkelompok (Lembar Kerja Terlampir)
2. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kerja
3. Guru memberikan handout materi sebagai bahan siswa untuk mengumpulkan
data dan berbagai sumber lainnya.
Bimbingan 1. Siswa secara berkelompok mengumpulkan data terkait materi dari berbagai
Penyelidikan sumber belajar (Mengumpulkan Informasi)
2. Siswa mengolah data tersebut dengan mengklasifikasikan informasi terkait
materi (Mengasosiasikan)
Pengembangan 1. Guru membimbing siswa dalam menyusun laporan berdasarkan lembar kerja
dan Penyajian 2. Siswa menyusun laporan serta membuat percakapan yang akan
Materi dipresentasikan di depan kelas (Mengasosiasikan)
3. Siswa mempresentasikan laporannya di depan kelas secara bergiliran serta
mempraktekkkan contoh percakapan yang telah dibuat
(Mengkomunikasikan)
4. Siswa mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang materi
tersebut (Mengkomunikasikan)

Analisis dan 1. Siswa melakukan sesi tanya jawab dan memberikan tanggapan dari setiap
Evaluasi kelompok yang telah menyajikan laporannya
2. Siswa bertanya tentang materi yang belum dipahami atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan materi
3. Guru bersama siswa menyimpulkan hasil diskusi mereka dengan penguatan
terhadap materi atau hasil diskusi yang telah dilaksanakan.
Catatan : Selama pembelajaran ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait
jati diri dan hubungan keluarga berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran
yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh
menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (10 Menit)
1. Siswa mengumpulkan hasil diskusi laporan mereka kepada guru untuk dinilai
2. Guru memparaf dan memeriksa hasil pekerjaan siswa
3. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama yang
baik
4. Guru menyampaikan rencana pembelajaran di pertemuan selanjutnya yakni menganalisis teks
tertulis dalam bentuk email.

F. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian
a. Penilaian Sikap
Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik
sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum.
Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian
sikap

Aspek Perilaku yang


Jumlah Skor Kode
No Nama Siswa Dinilai
Skor Sikap Nilai
BS JJ TJ DS
1 75 75 50 75 275 68,75 C
2 ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 =
400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75

4. Kode nilai / predikat :


75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

b. Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik,
maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya
sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya
menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi
yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan,
dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya
disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :

Jumlah Skor Kode


No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Selama diskusi, saya ikut serta
1 50
mengusulkan ide/gagasan.
Ketika kami berdiskusi, setiap
2 anggota mendapatkan 50
kesempatan untuk berbicara. 250 62,50 C
Saya ikut serta dalam
3 membuat kesimpulan hasil 50
diskusi kelompok.
4 ... 100

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100
= 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan
keterampilan
c. Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya
sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud
dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format
penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya :

Nama yang diamati : ...


Pengamat : ...

Jumlah Skor Kode


No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Mau menerima pendapat
1 100
teman.
Memberikan solusi terhadap
2 100
permasalahan.
Memaksakan pendapat 450 90,00 SB
3 sendiri kepada anggota 100
kelompok.
4 Marah saat diberi kritik. 100
5 ... 50
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif,
sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100
= 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
d. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
1) Tes Tertulis
a) Pilihan ganda
b) Uraian/esai
2) Tes Lisan
3) Laporan Kelompok

Anda mungkin juga menyukai