0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
210 tayangan12 halaman

Proses Komunikasi Lintas Budaya

Dokumen tersebut membahas tentang proses dan fungsi komunikasi lintas budaya, dengan membahas pengertian komunikasi antar budaya, peran bahasa dalam komunikasi antar budaya, serta peran dan fungsi komunikasi lintas budaya di lingkungan masyarakat baru."

Diunggah oleh

Dila Nurwulandari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
210 tayangan12 halaman

Proses Komunikasi Lintas Budaya

Dokumen tersebut membahas tentang proses dan fungsi komunikasi lintas budaya, dengan membahas pengertian komunikasi antar budaya, peran bahasa dalam komunikasi antar budaya, serta peran dan fungsi komunikasi lintas budaya di lingkungan masyarakat baru."

Diunggah oleh

Dila Nurwulandari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROSES DAN FUNGSI KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA

MAKALAH
Untuk memnuhi tugas Mata Kuliah Komunikasi Lintas Budaya Semester
Genap Tahun Ajaran 2021/2022
Program Studi Komunikasi & Penyiaran Islam

Kelompok 2 :
1. Dias Erfan Erlangga (D20191005)
2. Nida Sefrina Hadi (D20191010)
3. Nadya Nurul Islami (D20191023)
4. Mutiara Fissabilillah (D20191035)

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER

FAKULTAS DAKWAH

MARET 2021

KATA PENGANTAR
Segenap puji syukur penulis sampaikan kepada Allah karena atas rahmat
dan karunia-Nya, perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian makalah sebagai
tugas mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya, dapat terselesaikan dengan lancar.
Kesuksesan ini dapat penulis peroleh karena dukungan banyak pihak. Oleh
karena itu, penulis menyadari dan menyampaikan terima kasih yang sedalam-
dalamnya kepada:
1. Bapak Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM selaku rektor IAIN Jember.
2. Bapak Prof. Dr. Ahidul Asror, [Link] selaku Dekan Fakultas Dakwah.
3. Bapak Mochammad Dawud, [Link]., [Link] selaku ketua Program Studi
Komunikasi & Penyiaran Islam.
4. Bapak Muhammad Farhan selaku dosen pembimbing makalah.

Akhirnya, semoga segala amal baik yang telah Bapak/Ibu berikan kepada
penulis mendapat balasan yang baik dari Allah.

Jember, 7 Maret 2021

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................ii

DAFTAR ISI..........................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1

A. LATAR BELAKANG........................................................................................1

B. RUMUSAN MASALAH....................................................................................1

C. MANFAAT PENULISAN MAKALAH.............................................................1

BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................2

A. Pengertian Komunikasi Antar Budaya................................................................2

B. Bahasa Dalam Komunikasi Antar Budaya..........................................................3

C. Peran Komunikasi Lintas Budaya di Lingkungan Masyarakat Baru..................4

D. Fungsi Komunikasi Lintas Budaya.....................................................................5

BAB III PENUTUP.................................................................................................8

A. Kesimpulan..........................................................................................................8

DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................9

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kata komunikasi berasal dari bahasa Latin communication yang berarti
“pemberitahuan” atau “pertukaran pikiran”. Komunikasi adalah suatu proses
dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informas
i dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiba saling pengertian
yang mendalam.
Budaya berasal dari kata budi yang berupa cipta, karsa dan rasa. Kebud
ayaan berasal dari bahasa Belanda (cultuur), dari bahasa Inggris (culture), dar
i bahasa Arab (tsaqafah), dan berasal dari bahasa Latin yaitu (colere) yang art
inya mengelolah, mengerjakan, menyuburkan dan mengembangkan, terutama
mengelolah tanah atau bertani dari segi ini berkembang sebagai daya dan akti
vitas manusia untuk mengelolah dan mengubah alam.

B. Rumusan Masalah
1. Pengertian Komunikasi Antar Budaya
2. Bahasa Dalam Komunikasi Antar Budaya
3. Peran Komunikasi Lintas Budaya di Lingkungan Masyarakat Baru
4. Fungsi Komunikasi Lintas Budaya

C. Manfaat Penulisan Makalah


1. Untuk mengetahui pengertian komunikasi antar budaya
2. Untuk mengetahui bahasa dalam komunikasi antar budaya
3. Untuk mengetahui peran komunikasi lintas budaya di lingkungan
masyarakat baru
4. Fungsi komunikasi lintas budaya

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Komunikasi Antar Budaya


Tubbs dan Moss dalam komunikasi antarbudaya merupakan komunika
si antar orang-orang yang berbeda budaya (baik dalam arti ras, etnik ataupun
perbedaan sosial ekonomi).1 Menurut Young Yung Kim dalam komunikasi an
tarbudaya menunjukkan pada suatu fenomena komunikasi dimana para pesert
anya memiliki latar belakang budaya yang berbeda terlibat dalam suatu konta
k antara satu dengan yang lainnya, baik secara langsung atau tidak langsung.2

Jandt dalam mengembangkan konsep kompetensi lintas budaya itu ter


diri atas personality strength, yaitu pribadi yang teguh pendirian dalam menu
njukkan identitas budayanya, communication skill, yaitu kemampuan pengola
han kata dalam berbicara, psychological adjusment adalah kemampuan indivi
du untuk responsif atas apa yang sedang terjadi dalam komunikasi lintas buda
ya untuk slaing melengkapi dan menghargai pihak lain dalam berkomunikasi,
cultural awareness, yaitu pengetahuan dan kesadaran atas kebudayaan yang b
erbeda dalam komunikasi lintas budaya.3

Tujuan Komunikasi Antar budaya

Adapun tujuan komunikasi antar budaya lainnya adalah:

1. Memahami bagaimana perbedaan latar belakang sosial budaya


mempengaruhi praktik komunikasi.
2. Mengidentifikasi kesulitan-kesulitan yang muncul dalam komunikasi antar
budaya.
3. Meningkatkan keterampilan verbal dan non verbal dalam berkomunikasi.
4. Menjadikan kita mampu berkomunikasi efektif.

B. Bahasa Dalam Komunikasi Antar Budaya


Indonesia dikenal sebagai bangsa yang majemuk karena memiliki
banyak suku bangsa dan budaya. Keberagaman budaya di Indonesia nampak
1
Sihabudin Ahmad, Komunikasi Antarbudaya Satu Perspektif Multidimensi (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2013).
2
Suranto, Komunikasi Sosial Budaya (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010).
3
Dedi Kurnia Syah Putra, Komunikasi Lintas Budaya (Bandung: Simbiosa Rekatama Media., 2016).
pada kebiasaan, adat istiadat, norma dan nilai, serta perilaku dari
masyarakatnya. Keberagaman suku bangsa dan budaya bisa menjadi kekuatan
tersendiri bagi pembangunan suatu negara. Namun disisi lain, tanpa adanya
kepekaan dan kesadaran yang baik untuk saling menghargai dan menghormati
perbedaan budaya tersebut, maka dengan mudah memancing terjadinya
konflik antar budaya.4 Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa
Indonesia, yang berarti berbeda-beda namun tetap satu jua. Walaupun
berbeda suku bangsa dan budaya namun tetap menjadi bagian dari negara
kesatuan Republik Indonesia.
Menurut Iull dalam hubungan bahasa/budaya tidak terbatas pada kosa
kata, tata bahasa, dan ucapan. Realitas berlangsung dalam bahasa, tak ada real
itas diluar bahasa. Tak ada cara lain untuk berpikir, baik tentang dunia maupu
n tujuan kita selain mengenai bahasa.5
Dalam Samovar ruang lingkup bahasa dalam komunikasi antarbudaya
salah satunya adalah interaksi interpersonal yaitu ketika individu dari budaya
yang berbeda terlibat dalam komunikasi, jelaslah bahwa tidak akan
menggunakan bahasa asli mereka. Kecuali mereka yang berbicara dalam
bahasa kedua fasih atau fasih, potensi untuk salah komunikasi itu tinggi. Jadi,
jika anda menggunakan bahasa anda sendiri dalam suatu interaksi dalam
suatu interaksi dengan penutur asing, ada beberapa pertimbangan yang harus
anda miliki untuk mengurangi potensi salah komunikasi.6

C. Peran Komunikasi Lintas Budaya di Lingkungan Masyarakat


Baru
Komunikasi lintas budaya dapat terjadi dalam konteks komunikasi
manapun, mulai dari dalam peran komunikasi dua orang yang intim hingga ke
peran komunikasi organisasi atau massa, budaya yang membaur dan berbeda-

4
J. Mulyana, D., & Rakhmat, Komunikasi Antar Budaya (Remaja Rosdakarya, 1990).
5
Ahmad, Komunikasi Antarbudaya Satu Perspektif Multidimensi.
6
Richard E. Porter dan Edwin R. McDaniel Samovar, Larry A., Komunikasi Lintas Budaya, Edisi 7 (Jakarta:
Penerbit Salemba Humanika, 2010).
beda berkesinambungan dan hadir dimana-mana, budaya juga berkenaan
dengan bentuk fisik serta lingkungan sosial yang mempengaruhi.
Budaya yang dipelajari dalam kehidupan dan lingkungan baru tidak
diwariskan secara genetis, budaya juga berubah ketika orang-orang
berhubungan atau berinteraksi antara satu dengan yang lainnya. Artinya
budaya dan peran komunikasi itu sendiri tidak dapat dipisahkan. Budaya tidak
hanya menentukan siapa bicara siapa, tentang apa, dan bagaimana
komunikasi berlangsung, tetapi budaya juga turut menentukan orang
menyandi pesan, makna yang ia miliki untuk pesan, dan kondisi-kondisi
untuk mengirim, memperhatikan dan menafsirkan pesan itu sendiri.7
Bagus Putra juga menambahkan tentang peran komunikasi yang
sangat terasa dan ia dapatkan, disini Bagus Putra mengatakan bahwa : “Peran
komunikasi yang terlihat, terasa atau saya dapatkan yaitu ketika saya disana
dapat berkomunikasi antar pribadi dengan orang yang disana dan juga dapat
berkomunikasi dengan massa karena pentingnya komunikasi saat berada di
lingkungan baru”.
Pendapat Bagus Putra mengacu para pendapat Stuart yang
mengatakan bahwa komunikasi dalam prosesnya melibatkan komunikasi
sebagai kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris, “communicate”, berarti :
1. Untuk bertukar pikiran-pikiran, perasaan-perasaan dan informasi
2. Untuk membuat tau
3. Untuk membuat sama
4. Untuk mempunyai sebuah hubungan yang simpatik.
Dalam lingkungan masyarakat baru kebudayaan merupakan salah satu
bagian yang penting untuk dikaji karena menyangkut dinamika
perkembangan hidup manusia atau masyarakat sekitar beserta
kebudayaannya. Berbicara tentang kebudayaan dilingkungan masyarakat baru
maka tidak terlepas dari peradaban karena kebudayaan merupakan syarat bagi
pengembangan perabadan, menurut peneliti peradaban di suatu lingkungan

7
N Normadaniyah, “PERAN KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM FUNGSI SOSIAL,” 2020.
biasanya muncul atas adanya masa kolonialisasi untuk menyebarkan dan
menanamkan peradaban bangsa kolonial dalam masyarakat yang dijajahnya.
Corak kehidupan masyarakat, pergaulan sosial seakan akan dapat
dilihat dari sejarah mereka. Disisi lainnya budaya asing yang dibawa oleh
para mahasiswa pertukaran pelajar yang berasal dari negara asal terkadang
menimbulkan perbedaan dalam kehidupan masyarakat baru. Para mahasiswa
pertukaran pelajar yang menetap di tempat yang baru juga cenderung akan
mengalami gegar budaya atau culture shock.

D. Fungsi Komunikasi Lintas Budaya


Sebelum memaparkan fungsi dari komunikasi lintas budaya, mari kita
simak pemaparan Litvin mengenai alasan mempelajari komunikasi lintas
budaya, diantaranya:
a. Dunia sedang menyusut dan kapasitas untuk memahami keanekaragaman
budaya sangat diperlukan.
b. Semua budaya berfungsi dan penting bagi pengalaman anggota-anggota
budaya tersebut meskipun nilai-nilainya berbeda.
c. Nilai-nilai setiap masyarakat sebaik nilai-nilai masyarakat lainnya.
d. Setiap individu dan atau budaya berhak menggunakan nilai-nilainya
sendiri.
e. Perbedaan-perbedaan individu itu penting, namun ada asumsi-asumsi dan
pola-pola budaya mendasar yang berlaku.
Berdasarkan dari pemaparan Litvin terhadap alasan mempelajari
komunikasi lintas budaya di atas, kami menarik kesimpulan bahwa
komunikasi lintas budaya berfungsi sebagai8:
1. Fungsi Pribadi
Fungsi pribadi adalah fungsi-fungsi komunikasi yang ditunjukkan
melalui perilaku komunikasi yang bersumber dari seorang individu.
Fungsi pribadi dalam komuniasi antarbudaya diantaranya bertujuan untuk
8
REZKI AULIA, “MODEL KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MEWUJUDKAN NILAI-NILAI
MULTIKULTURALISME MELALUI KEARIFAN LOKAL MARJAMBAR DI KELURAHAN BUNGA BONDAR SIPIROK,”
2020.
a. Menyatakan Identitas Sosial
Dalam proses komunikasi antarbudaya terdapat beberapa perilaku
komunikasi individu yang digunakan untuk menyatakan identitas diri
maupun identitas sosial.
b. Menyatakan Integrasi Sosial
Inti konsep integrasi sosial adalah menerima kesatuan dan persatuan
antarpribadi, antarkelompok namun tetap mengakui
perbedaanperbedaan yang dimiliki oleh setiap unsur.
c. Menambah Pengetahuan
Seringkali komunikasi antar pribadi maupun antarbudaya menambah
pengetahuan bersama dengan cara saling mempelajari kebudayaan
sehingga dapat menambah pengatahuan baru terhadap kebudayaan
baru pula.
d. Melepaskan Diri/Jalan Keluar
Kadang-kadang kita berkomunikasi dengan orang lain untuk
melepaskan diri atau mencari jalan keluar atas masalah yang sedang
kita hadapi. Mungkin sebagian orang lebih suka memilih teman
kencan karena dalam banyak hal dia cocok dengannya, misalnya
memiliki pikiran-pikiran dan gagasan yang sama, dia seorang perasa,
sama seperti anda. Namun sebaliknya ada juga orang yang suka
berteman dengan orang yang dapat memenuhi kekurangan yang anda
miliki
2. Fungsi Sosial
a. Pengawasan
Fungsi ini lebih banyak dilakukan oleh media massa yang
menyebarluaskan secara rutin perkembangan peristiwa yang terjadi
disekitar kita meskipun peristiwa itu terjadi dalam sebuah konteks
kebudayaan yang berbeda.
b. Menjembatani
Dalam proses komunikasi antarpribadi, termasuk komunikasi
antarbudaya, maka fungsi komunikasi yang dilakukan antara dua orang
yang berbeda budaya itu merupakan jembatan atas perbedaan di antara
mereka.
c. Sosialisasi
Nilai Fungsi sosialisasi merupakan fungsi untuk mengajarkan dan
memperkenalkan nilai-nilai kebudayaan suatu masyarakat kepada
masyarakat lain.
d. Menghibur
Fungsi menghibur juga sering tampil dalam proses komunikasi
antarbudaya. American Fun yang sering ditampilkan TVRI 21
memberikan gambaran tentang bagaimana orang- orang sibuk
memanfaatkan waktu luang untuk mengunjungi teater dan menikmati
suatu pertunjukan humor.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Dunia yang luas terdiri dari berbagai negara tentu saja memiliki
beraneka ragam corak budaya. Indonesia termasuk di dalamnya yang
memberikan corak budya tersendiri. Faktor geografis merupakan salah satu
faktor mengapa Indonesia memiliki beranekaragam budaya. Luas Indonesia
yang sebagian besar adalah luas lautan menjadikan wilayah Indonesia secara
topografi terpisah menjadikan ciri khas atau perbedaan budaya dari masing-
masing daerah. Budaya antar wilayah Indonesia berbeda melainkan tetap
dalam satuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tidak ada batasan antara budaya dan komunikasi, seperti yang
dinyatakan Hall, “Budaya adalah komunikasi,dan komunikasi adalah
budaya”. Dengan kata lain ketika membahas budaya dan komunikasi sulit
untuk memutuskan mana yang menjadi suara dan mana yang menjadi
gemanya. Alasannya adalah karena anda “mempelajari” budaya anda melalui
komunikasi dan pada saat yang sama komunikasi merupakan refleksi budaya
anda. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang
yang  berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya,
membuktikan  bahwa budaya itu dipelajari.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, Sihabudin. Komunikasi Antarbudaya Satu Perspektif Multidimensi.


Jakarta: PT Bumi Aksara, 2013.

Mulyana, D., & Rakhmat, J. Komunikasi Antar Budaya. Remaja Rosdakarya,


1990.

Normadaniyah, N. “PERAN KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM


FUNGSI SOSIAL,” 2020.

Putra, Dedi Kurnia Syah. Komunikasi Lintas Budaya. Bandung: Simbiosa


Rekatama Media., 2016.

REZKI AULIA. “MODEL KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM


MEWUJUDKAN NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME MELALUI
KEARIFAN LOKAL MARJAMBAR DI KELURAHAN BUNGA
BONDAR SIPIROK,” 2020.

Samovar, Larry A., Richard E. Porter dan Edwin R. McDaniel. Komunikasi Lintas
Budaya, Edisi 7. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika, 2010.

Suranto. Komunikasi Sosial Budaya. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010.

Anda mungkin juga menyukai