Model Webbed (Jaring Laba-laba)
Model pembelajaran ini adalah model pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan
tematik. Pendekan ini dimulai dengan menentukan tema, yang kemudian dikembangkan menjadi
subtema dengan memperhatikan keterkaitan tema tersebut dengan mata pelajaran yang terkait.
Dari subtema tersebut diharapakan aktivitas siswa dapat berkembang dengan sendirinya.
Kekuatan pembelajaran terpadu model jaring laba-laba adalah sebagai berikut:
a. Adanya faktor motivasional yang dihasilkan dari menyeleksi tema yang sangat diminati.
b. Model jaring laba-laba relatif lebih mudah dilakukan oleh guru yang belum berpengalaman.
c. Model ini mempermudah perencanaan kerja tim untuk mengembangkan tema ke dalam semua
bidang isi pelajaran.
Kelemahan pembelajaran terpadu model jaring laba-laba sebagai berikut:
a. Kesulitan dengan model jaring laba-laba terletak pada pemilihan tema.
b. Adanya kecenderungan merumuskan suatu tema yang dangkal, sehingga hal ini hanya berguna
secara artifisial di dalam perencanaan kurikulum.
c. Guru dapat menjaga misi kurikulum
d. Dalam pembelajaran guru lebih fokus pada kegiatan dari pada pengembangan konsep.