0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan1 halaman

Penanganan Sirosis Hepatis Pasien 50 Tahun

Pasien laki-laki berusia 50 tahun dirawat di rumah sakit karena sirosis hepatis yang dideritanya sudah dua hari. Ia mengeluhkan perut bagian kanan atas terasa penuh, sesak nafas, diare, penurunan nafsu makan, mual dan muntah. Pemeriksaan menunjukkan SGOT dan SGPT meningkat serta tekanan darah dan detak jantung normal meski pernafasan meningkat. Pasien hanya mampu berbaring di tempat tidur

Diunggah oleh

FADJRI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan1 halaman

Penanganan Sirosis Hepatis Pasien 50 Tahun

Pasien laki-laki berusia 50 tahun dirawat di rumah sakit karena sirosis hepatis yang dideritanya sudah dua hari. Ia mengeluhkan perut bagian kanan atas terasa penuh, sesak nafas, diare, penurunan nafsu makan, mual dan muntah. Pemeriksaan menunjukkan SGOT dan SGPT meningkat serta tekanan darah dan detak jantung normal meski pernafasan meningkat. Pasien hanya mampu berbaring di tempat tidur

Diunggah oleh

FADJRI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Trigger Case (1)


Seorang laki-laki, usia 50 tahun, sudah 2 hari dirawat di RS Alma Ata Bangsal Melati
mengalami sirosis hepatis. Keluhan yang dirasakan pasien adalah perut bagian kanan atas
terasa penuh, sesak nafas, diare, penurunan nafsu makan, mual dan muntah. Hasil lab,
SGOT: 300 u/L, SGPT : 200 u/L. Tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 60 kali permenit, suhu
37,5.C, pernafasan 28 kali permenit. Dan Pasien mengatakan sebelum masuk rumah sakit
masih dapat melakukan aktifitas seperti berjalan dan bekerja. Selama di rumah sakit Pasien
hanya dapat berbaring di tempat tidur,untuk pemebuhan ADL pasien  di bantu
oleh keluarga. Pasien tampak lemas, Kulit: Turgor kulit kering, dan kulit menghitam dan
Gigi: keadaan gigi kotor dan lesi

Terapi :
 Infus Ringer Laktat: 500 ml 14 Tpm IV
 Infus Pamol : 100 ml 1 gr / 1000 mgIV
 Injeksi : Ondansentron : 3 x 4 mgIV,Ranitidin : 2 x 50 mgIVCeftriaxone : 2x2 gr IV 
Lansoprazole : 1x30 mgIVMetoclopramide : 3x10 mg IV

Anda mungkin juga menyukai