0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan57 halaman

Panduan Analisis Data SPSS Deskriptif

Teks tersebut memberikan penjelasan tentang analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan SPSS. Langkah-langkah meliputi pendefinisian variabel, pengisian data, analisis deskriptif, uji normalitas, uji perbandingan rata-rata satu sampel, dan uji perbandingan rata-rata berpasangan.

Diunggah oleh

sitikhairaa sabila
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan57 halaman

Panduan Analisis Data SPSS Deskriptif

Teks tersebut memberikan penjelasan tentang analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan SPSS. Langkah-langkah meliputi pendefinisian variabel, pengisian data, analisis deskriptif, uji normalitas, uji perbandingan rata-rata satu sampel, dan uji perbandingan rata-rata berpasangan.

Diunggah oleh

sitikhairaa sabila
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 13 PENGOLAHAN DATA MENGGUNAKAN SPSS

ANALISIS FREKUENSI

Analisis frekuensi kita gunakan untuk menghitung frekuensi data, central tendency, percentile value dan
untuk menampilkan grafik.

Soal Nomor 73:


Seorang peneliti akan melakukan analisis deskriptif dari data nilai Statistik 1 Mahasiswa S1 Jurusan
Pendidikan Ekonomi. Data diperoleh dari 20 sampel yang diambil secara random (acak). Data terebut
ditabulasikan sebagai berikut:

Mahasisw Nilai Statistik 1 Mahasiswa NIlai Statistik 1


a
1 70 11 65
2 65 12 70
3 75 13 70
4 80 14 75
5 90 15 80
6 85 16 60
7 85 17 90
8 80 18 60
9 55 19 75
10 50 20 80

Langkah-langkah analisis deskriptif pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru

3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk memasukkan
data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah pertama yang
akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view dan isilah
dengan data sebagai berikut:
 Kolom Name = Nilaistatistik (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Nilai Statistik 1
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data nilai Statistik 1 kedalam kolom Nilaistatistik. Berikut
tampilan Hasil pengisian data:
5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Descriptive Statistic  Frequencies

Setelah klik pada bagian frequencies maka akan muncul dialog box seperti berikut:
6. Lakukan hal berikut pada bagian dialog box frequencies

 Klik variable  Klik Tanda Panah , Variabel Nilai Statistik 1 akan


berpindah ke kotak Variable (s)
 Beri Tanda Centang Pada bagian
Akan terlihat sebagai berikut:

7. Langkah selanjutnya klik pada menu , beri tanda centang pada semua bagian Central
Tendency, Dispersion dan Distribution. Akan terlihat seperti gambar berikut:

8. Klik Continue maka tampilan akan kembali pada dialog box frequencies. Klik pada bagian Chart
- Klik Histogram, beri centang pada Show Normal Curve on Histogram. Akan terlihat seperti
gambar berikut:
9. Klik Continue, pada dialog box frequencies klik OK. Maka akan muncul hasil output SPSS sebagai
berikut:
Frequency Frequency Table

Histogram

ANALISIS DESKRIPTIF

Analisis deskriftif adalah analisis yang dilakukan untuk menilai dan menggambarkan karakteristik dari
sebuah data. Karakterisitik tersebut dapat berupa nilai Mean, Median, Sum, Variance, Standar error,
standar error of mean, mode, range atau rentang, minimal, maksimal, skewness dan kurtosis. Dapat juga
untuk melihat data outlier dengan Z score.

Soal Nomor 74:


Sebuah Penelitian yang mencari hubungan antara nilai Statistik 1 mahasiswa Pendidikan Ekonomi
dengan nilai Statistik 2, dari 15 Sampel yang terambil diperoleh data sebagai berikut:
Mahasisw Nilai Nilai
a Statistik 1 Statistik 2
1 70 80
2 65 65
3 75 70
4 80 85
5 90 90
6 85 85
7 85 90
8 80 75
9 55 60
10 50 60
11 90 90
12 80 85
13 75 80
14 75 70
15 60 65

Langkah-langkah analisis deskriptif pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk memasukkan
data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah pertama yang
akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view dan isilah
dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Nilai Statistik 1
 Kolom Name = Nilaistatistik1 (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Nilai Statistik 1
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Nilai Statistik 2
 Kolom Name = Nilaistatistik2 (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Nilai Statistik 2
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data nilai Statistik 1 kedalam kolom Nilaistatistik1 dan nilai
Statistik 2 kedalam kolom Nilaistatistik2. Berikut tampilan Hasil pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Descriptive Statistic  Descriptives
6. Lakukan hal berikut pada bagian dialog box frequencies

 Klik variable  Klik Tanda Panah , Variabel Nilai Statistik 1 akan


berpindah ke kotak Variable (s)

 Klik variable  Klik Tanda Panah , Variabel Nilai Statistik 2 akan


berpindah ke kotak Variable (s)
 Untuk melihat Z Score, Beri Centang Pada Save standardized value as variable
Akan terlihat sebagai berikut:

klik tombol option untuk pengujian data, beri centang pada bagian yang di inginkan. Centang
pada bagian Skewness dan kurtosis untuk melakukan uji normalitas data dengan Skewness dan
kurtosis. Akan terlihat sebagai berikut:
7. Klik Continue, akan kembali kebagian dialog box Descriptives. Klik OK, hasil output SPSS akan
tampil, seperti gambar berikut:

8. Z Score dapat dilihat pada bagian Data View, seperti gambar berikut:
ANALISIS STUDENT’S T STATISTIK
(ONE-SAMPLE T TEST DAN PAIRED-SAMPLE T TEST)

ONE-SAMPLE T TEST

Contoh Soal 75:

eorang Dosen ingin membandingkan nilai kelas statistik 1 dengan jadwal pagi jam 07.00 dengan kelas
statistik 1 dengan jadwal sore jam 15.00. Nilai rata-rata kelas pagi adalah 85, dari kelas sore diambil
sampel 15 orang mahasiswa dengan penyebaran nilai sebagai berikut:

77 80 85 70 90 65 60 50 60 85 70 90 87 87 75

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk memasukkan
data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah pertama yang
akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view dan isilah
dengan data sebagai berikut:
 Kolom Name = Hasilbelajar (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Nilai Kelas Sore
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:


4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data nilai Kelas sore kedalam kolom Hasilbelajar. Berikut
tampilan Hasil pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Compare Means  Pair-Samples T Test

Lakukan hal berikut pada bagian dialog Pair-Samples T Test

 Klik variable Hasilbelajar  Klik Gambar Panah , Variabel Hasilbelajar akan


berpindah ke kotak Paired Variables
Akan terlihat sebagai berikut:

7. klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan output SPSS sebagai berikut:

PAIRED-SAMPLE T TEST

Pengujian Paired-Sample T Test dilakukan ketika penelitian melibatkan dua atau lebih kelompok
sampel untuk menguji perbedaan rata-rata antara sampel tersebut.

Soal Nomor 76:


Seorang dosen Statistik melakukan eksperimen tentang metode belajar, dimana kelas A
diberikan soal latihan untuk dikerjakan secara mandiri tentang materi yang akan dipelajari
sebelum memulai proses pembelajaran dan setelah kegiatan belajar dikelas, sedangkan kelas B
hanya diberikan soal latihan setelah kegiatan belajar dikelas. Dari kelas A dan kelas B masing-
masingnya diambil sampel sebanyak 15 orang siswa. Pengambilan sampel secara acak dan
diperoleh data nilai mahasiswa sebagai berikut:
No. Kelas A Kelas B
1 80 70
2 80 65
3 75 70
4 80 50
5 90 80
6 65 85
7 85 90
8 80 75
9 75 60
10 50 55
11 90 80
12 80 85
13 70 70
14 75 70
15 60 65

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk memasukkan
data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah pertama yang
akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view dan isilah
dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Nilai Kelas A
 Kolom Name = KelasA (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Nilai Statistik 1
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Nilai Kelas B
 Kolom Name = KelasB (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Nilai Statistik 2
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data nilai Kelas A kedalam kolom KelasA dan nilai Kelas B
kedalam kolom KelasB. Berikut tampilan Hasil pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Compare Means  Pair-Samples T Test
Lakukan hal berikut pada bagian dialog Pair-Samples T Test
 Klik variable Nilai Kelas A  Klik Gambar Panah , Variabel Nilai Kelas A akan
berpindah ke kotak Paired Variables
 Klik variable Nilai Kelas B  Klik Tanda Panah , Variabel Nilai Kelas B akan berpindah
ke kotak Paired Variables
Akan terlihat sebagai berikut:

6. klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan output SPSS sebagai berikut:
ANALISIS KORELASI (PEARSON DAN SPEARMAN)

KORELASI PEARSON
Data yang akan di olah pada Korelasi Pearson harus berskala interval atau rasio.

Contoh Soal 77:


Seorang peneliti ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara jumlah jam belajar mandiri
dirumah perminggu dengan indeks prestasi mahasiswa yang diperoleh dalam satu semester.
Dikumpulkan data dari 15 orang Mahasiswa sebagai berikut:
Mahasiswa Jumlah Jam IP
ke Belajar/Minggu
1 20 4,0
2 14 3,2
3 14 3,0
4 16 3,6
5 14 3,5
6 7 2,9
7 22 4,0
8 15 3,8
9 15 3,5
10 15 3,2
11 18 3,7
12 20 4,0
13 18 3,7
14 16 3,5
15 16 3,6

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk memasukkan
data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah pertama yang
akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view dan isilah
dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Jumlah jam belajar/ minggu
 Kolom Name = Jambelajar (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Jumlah Jam Belajar/Minggu
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Indeks Prestasi
 Kolom Name = IP (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Indeks prestasi
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

5. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data jam belajar/minggu kedalam kolom Jambelajar dan
indeks prestasi kedalam kolom IP. Berikut tampilan Hasil pengisian data:
6. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Correlate  Bivariate

Lakukan hal berikut pada bagian dialog Bivariate Correlations


 Klik variable Jumlah jam belajar / minggu  Klik Gambar Panah , Variabel Jumlah
jam belajar / minggu akan berpindah ke kotak Variables
 Klik variable Indeks prestasi  Klik Tanda Panah , Variabel Indeks prestasi akan
berpindah ke kotak Variables
 Beri tanda centang pada Pearson di bagaian correlation coefficients
Akan terlihat sebagai berikut:

7. klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan output SPSS sebagai berikut:

KORELASI SPEARMAN
Data yang akan di olah pada Korelasi Spearman harus berskala ordinal.

Contoh Soal 78:


Seorang guru olahraga melakukan suatu penelitian untuk melihat apakah terhadap hubungan tinggi
badan dengan kemampuan loncat jauh. Dikumpulkan data dari 15 orang Mahasiswa sebagai berikut,
berupa rangking tinggi badan dan rangking jauh loncatan, sebagai berikut:

Mahasiswa ke Rangking Rangking


Tinggi Badan Loncat Jauh
1 7 9
2 3 2
3 10 12
4 11 10
5 5 4
6 14 14
7 8 7
8 2 1
9 1 3
10 4 5
11 6 6
12 9 8
13 12 11
14 13 13
15 15 15

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk memasukkan
data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah pertama yang
akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view dan isilah
dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Tinggi Badan
 Kolom Name = Tinggibadan (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Ranking Tinggi Badan
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Rangking Jauh Loncatan
 Kolom Name = Jauhloncatan(isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Rangking Loncat Jauh
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:


4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data rangking tinggi badan kedalam kolom Tinggibadan
dan rangking loncat jauh kedalam kolom Jauhloncatan. Berikut tampilan Hasil pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Correlate  Bivariate

Lakukan hal berikut pada bagian dialog Bivariate Correlations


 Klik variable Rangking Tinggi Badan  Klik Gambar Panah , Variabel Rangking
Tinggi Badan akan berpindah ke kotak Variables
 Klik variable Rangking Loncat Jauh  Klik Tanda Panah , Variabel Rangking Loncat
Jauh akan berpindah ke kotak Variables
 Beri tanda centang pada Spearman di bagaian correlation coefficients
Akan terlihat sebagai berikut:

8. klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan output SPSS sebagai berikut:

ANALISIS REGRESI LINEAR SEDERHANA

Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk menganalisis regresi linear dengan satu variable
bebas.

Contoh Soal 79:


Seorang mahasiswa Pendidikan Ekonomi ingin meneliti tentang pergaruh intelegensi terhadap hasil
belajar siswa, diperoleh data sebagai berikut:

Mahasiswa ke Intelegensi Hasil Belajar


(X) (Y)
1 115 90
2 100 90
3 95 80
4 100 90
5 120 100
6 90 70
7 100 75
8 95 80
9 110 85
10 105 85
11 105 80
12 115 95
13 90 75
14 90 80
15 95 80

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk memasukkan
data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah pertama yang
akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view dan isilah
dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Hasil belajar
 Kolom Name = Y (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Hasil Belajar
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Intelegensi
 Kolom Name = Y (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Intelegensi
 Kolom Value = buatlah Value sebagai berikut: 1=Jadwal Pagi, 2= Jadwal Siang, 3=
Jadwal Sore
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data hasil belajar kedalam kolom Y dan intelegensi
kedalam kolom X. Berikut tampilan Hasil pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Regression  Linear
Lakukan hal berikut pada bagian dialog Linear Regression
 Klik variable Hasil Belajar  Klik Gambar Panah , Variabel Hasil Belajar akan
berpindah ke kotak Dependent
 Klik variable Intelegensi  Klik Tanda Panah , Variabel Intelegensi akan berpindah
ke kotak Independent
Akan terlihat seperti gambar berikut:

 Klik pada bagian Statistik, pada bagian Regression Coefficients beri centang pada bagian
Estimate dan Model Fit
Akan terlihat seperti gambar berikut:

6. Klik tombol Continue, kemudian klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan
output SPSS sebagai berikut:
ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA

Regresi lienear berganda kita gunakan jika variable terikat dipengaruhi oleh beberapa variable bebas

Contoh Soal 80:


Seorang Dosen ingin melihat kontribusi Nilai Matematika dan nilai statistic 1 terhadap nilai satatistik 2,
dari pengambilan sampel acak diperoleh data 15 mahasiswa sebagai berikut:
Nilai Nilai Nilai
Matematika Statistik 1 Statistik 2
(X1) (X2) (Y)
85 70 80
75 65 65
80 75 70
90 80 85
90 90 90
90 85 85
90 85 90
80 80 75
70 55 60
75 50 60
90 90 90
90 80 85
80 75 80
75 75 70
60 60 65

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk memasukkan
data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah pertama yang
akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view dan isilah
dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Nilai Matematika
 Kolom Name = X1 (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Nilai Matematika
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Nilai Statistik 1
 Kolom Name = X2 (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Nilai Statistik 1
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
c. Variabel Nilai Statistik 2
 Kolom Name = Y (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Nilai Statistik 2
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

5. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data Nilai Statistik 2 kedalam kolom Y, Nilai Matematika
kedalam kolom X1 dan Nilai Statistik 1 kedalam kolom X2. Berikut tampilan Hasil pengisian data:
6. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Regression  Linear

Lakukan hal berikut pada bagian dialog Linear Regression

 Klik variable Nilai Statistik 2  Klik Gambar Panah , Variabel Nilai Statistik 2 akan
berpindah ke kotak Dependent

 Klik variable Nilai Matematika  Klik Tanda Panah , Variabel Nilai Matematika
akan berpindah ke kotak Independent

 Klik variable Nilai Statistik 1 Klik Tanda Panah , Variabel Nilai Statistik 1 akan
berpindah ke kotak Independent
Akan terlihat seperti gambar berikut:
 Klik pada bagian Statistik, pada bagian Regression Coefficients beri centang pada bagian
Estimate dan Model Fit
Akan terlihat seperti gambar berikut:

7. Klik tombol Continue, kemudian klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan
output SPSS sebagai berikut:
UJI ANOVA SATU ARAH

Uji anova satu arah kita gunakan untuk membandingkan lebih dari dua rata-rata populasi

Contoh Soal 81:


Seorang Dosen Statistik ingin melihat apakah terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar
mahasiswa antara kelas pagi, kelas siang dan kelas sore, diperoleh data sebagai berikut:
Kelas Pagi Kelas Siang Kelas Sore
75 70 80
85 65 65
80 75 70
90 80 85
87 90 70
90 85 85
90 85 90
80 80 75
70 55 60
75 50 60

Data tesebut disusun sebagai berikut:


Jadwal Jadwal
No Hasil No Hasil Hasil Jadwal
Perkuliaha Perkuliaha No.
. Belajar . Belajar Belajar Perkuliahan
n n
1 75 1 11 70 2 21 80 3
2 85 1 12 65 2 22 65 3
3 80 1 13 75 2 23 70 3
4 90 1 14 80 2 24 85 3
5 87 1 15 90 2 25 70 3
6 90 1 16 85 2 26 85 3
7 90 1 17 85 2 27 90 3
8 80 1 18 80 2 28 75 3
9 70 1 19 55 2 29 60 3
10 75 1 20 50 2 30 60 3
Keterangan: Jadwal Perkuliahan, 1= Kelas pagi, 2=Kelas Siang, 3=kelas Pagi

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk
memasukkan data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah
pertama yang akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view
dan isilah dengan data sebagai berikut:
a. Variabel hasil belajar
 Kolom Name = Hasilbelajar (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Hasil Belajar
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Jadwal Perkuliah
 Kolom Name = Jadwalkuliah (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Jadwal Perkuliahan
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Nominal
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data hasil belajar kedalam kolom Hasilbelajar, Jadwal
perkuliahan kedalam Jadwalkuliah. Berikut tampilan Hasil pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Compare Means One-Way ANOVA
Lakukan hal berikut pada bagian dialog One-Way ANOVA
 Klik variable Hasil Belajar  Klik Gambar Panah , Variabel Hasil Belajar akan
berpindah ke kotak Dependent List
 Klik variable Jadwal Perkuliahan  Klik Tanda Panah , Variabel Jadwal Perkuliahan
akan berpindah ke kotak Factor
Akan terlihat seperti gambar berikut:

6. Klik tombol Continue, kemudian klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan
output SPSS sebagai berikut:
UJI ANOVA DUA ARAH

Uji anova dua arah kita gunakan apabila design yang dikembangkan membagi masing-masing variable
bebas kedalam beberapa kelompok.

Contoh Soal 82:


Berdasarkan Contoh Soal 81 kita kelompokkan sampel berdasarkan jenis kelamin, untuk melihat apakah
ada perbedaan hasil belajar statistik mahasiswa berdasarkan jadwal perkuliahan dan jneis kelamin

Data tesebut disusun sebagai berikut:


Jadwal Jenis Jadwal Jenis
No Hasil No Hasil
Perkuliaha Kelami Perkuliaha Kelamin
. Belajar . Belajar
n n n
1 75 1 2 16 85 2 2
2 85 1 2 17 85 2 1
3 80 1 1 18 80 2 2
4 90 1 2 19 55 2 2
5 87 1 1 20 50 2 1
6 90 1 1 21 80 3 1
7 90 1 1 22 65 3 1
8 80 1 1 23 70 3 2
9 70 1 1 24 85 3 1
10 75 1 2 25 70 3 1
11 70 2 1 26 85 3 1
12 65 2 2 27 90 3 1
13 75 2 2 28 75 3 2
14 80 2 2 29 60 3 2
15 90 2 1 30 60 3 2
Keterangan : Jadwal Perkuliahan, 1= Kelas pagi, 2=Kelas Siang, 3=kelas Pagi
: Jenis Kelamin, 1= Perempuan, 2= Laki-laki

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk
memasukkan data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah
pertama yang akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view
dan isilah dengan data sebagai berikut:
a. Variabel hasil belajar
 Kolom Name = Hasilbelajar (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Hasil Belajar
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Jadwal Perkuliah
 Kolom Name = Jadwalkuliah (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Jadwal Perkuliahan
 Kolom Value = buatlah Value sebagai berikut: 1=Jadwal Pagi, 2= Jadwal Siang, 3=
Jadwal Sore
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Nominal
 Kolom Role = Input
c. Variabel Jenis Kelamin
 Kolom Name = Gender (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Jenis Kelamin
 Kolom Value = buatlah Value sebagai berikut: 1=Perempuan, 2= Laki-Laki
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Nominal
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:


4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data hasil belajar kedalam kolom Hasilbelajar, Jadwal
perkuliahan kedalam Jadwalkuliah dan Jenis Kelamin kedalam Gender. Berikut tampilan Hasil
pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 General Linear Model Univariate

Lakukan hal berikut pada bagian dialog box Univariate

 Klik variable Hasil Belajar  Klik Gambar Panah , Variabel Hasil Belajar akan
berpindah ke kotak Dependent Variables

 Klik variable Jadwal Perkuliahan  Klik Tanda Panah , Variabel Jadwal Perkuliahan
akan berpindah ke kotak Fixed Factor (S)
 Klik variable Jenis Kelamin  Klik Tanda Panah , Variabel Jenis Kelamin akan
berpindah ke kotak Fixed Factor (S)
Akan terlihat seperti gambar berikut:

 Klik tombol Plot, Maka akan tampil dialog box Univariate: Profile Plots. Masukkan
Gender Kedalam bagian Horizontal Axis dengan klik tombol panah, kemudian masukkan
Jadwal Kuliah kedalam bagian Separate Line seperti gambar berikut:

 Kemudian klik Add maka akan tampil seperti gambar berikut:


 Klik Continue maka akan kembali ke Dialog Box Univariate
 Klik tombol Post Hoc, akan tampil dialog box Univariate: Post Hoc Multiple
Comparisons for Observed Means. Masukkan jadwalkuliah kedalam Post Hoc Tests for:
dan centang Tukey pada bagian Equal Variances Assumed, akan tampil seperti gambar
berikut:

 Klik Continue maka akan kembali pada dialog box Univariate, Klik tombol option akan
muncul dialog box Univariate Options, masukkan Jadwalkuliah, gender dan
Jadwalkuliah*gender ke dalam Display Means for:, pada bagian Display beri tanda
centang bagian Descriptive statistics dan Homogenity tests, akan terlihat seperti
gambar berikut:

6. Klik tombol Continue, kemudian klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan
output SPSS sebagai berikut:
UJI PERSYARATAN
(UJI NORMALITAS DAN UJI HOMOGENITAS)

Uji Normalitas
Uji Normalitas dilakukan untuk melihat sebaran data telah berdis tribusi normal atau tidak, jika
berdistribusi normal maka data dapat mewakili populasi.

Kolgomorov-Smirnov
Contoh Soal 83:
Diperoleh data hasil pengukuran suatu variable bebas Motivasi Belajar sebagai berikut:
No. X No. X No. X
1 37 6 48 11 65
2 39 7 51 12 69
3 40 8 54 13 71
4 42 9 59 15 77
5 46 10 61 15 80

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk
memasukkan data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah
pertama yang akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable
view dan isilah dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Motivasi Belajar
 Kolom Name = X (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Motivasi Belajar
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

5. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data Motivasil belajar kedalam kolom X. Berikut tampilan
Hasil pengisian data:
6. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Nonparametric Test Legacy Dialogs 1 Sample K-S

Setelah itu akan terbuka dialog box One-Sample Kolgomorov-Smirnov Test, lakukan hal berikut
pada bagian dialog box tersebut:
 Klik variable Motivasi belajar  Klik Gambar Panah , Variabel Motivasi belajar akan
berpindah ke kotak Test Variables List
 Beri tanda centang pada bagian Normal
Akan terlihat seperti gambar berikut:
7. Kemudian klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan output SPSS sebagai
berikut:

Liliefors
uji liliefors kita gunakan contoh soal 83, Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:
1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk memasukkan
data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah pertama yang
akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable view dan isilah
dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Motivasi Belajar
 Kolom Name = X (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Motivasi Belajar
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data Motivasil belajar kedalam kolom X. Berikut tampilan
Hasil pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Descriptive Statistics Explore

Setelah itu akan terbuka dialog box Explore, lakukan hal berikut pada bagian dialog box
tersebut:
 Klik variable Motivasi belajar  Klik Gambar Panah , Variabel Motivasi belajar akan
berpindah ke kotak Dependent List
Akan terlihat seperti gambar berikut:

 Beri tanda cetang pada Display Both


 Klik tombol Plots, kemudian akan terbuka dialog box Explore: Plots, tandai bagian
Boxplots, Factor levels Together, beri tanda cenang pada descriptive, Stem-and-leaf
dan beri tanda centang pada bagian Normality plots with test, akan tampil seperti
gambar berikut:

6. Kemudian klik tombol Continue, pada dialog box Explore klik tombol OK untuk pengujian data,
maka akan didapatkan output SPSS sebagai berikut:
Catatan: Jika memiliki lebih dari 1 variabel yang ingin dilakukan uji normalitas, silahkan
tambahkan deskripsi variable tersebut pada bagian Variabel View dan nilai variable pada Data
View, kemudian lakukan uji normalitas seperti cara diatas

Uji Homogenitas
Uji homogenitas kita lakukan untuk melihat apakah antara dua kelompok data atau lebih memiliki
variansi sama atau berbeda

Contoh Soal 84:


Seorang peneliti memiliki data yang berkelompok sebagai berikut:
Data Hasil Belajar
Data Data Data
kelompok A kelompok B kelompok C
(1) (2) (3)
84 70 85
82 76 77
75 75 56
60 83 60
78 60 85
85 90 87
70 87 67
90 83 90
65 65 83
54 67 77

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk
memasukkan data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah
pertama yang akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable
view dan isilah dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Data Hasil Belajar
 Kolom Name = HB (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Hasil Belajar
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Kelompok Penelitian
 Kolom Name = Kelompok (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Data B
 Kolom Value = isikan value: 1 = Kelompok A, 2 = Kelompok B, 3 = Kelompok C
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Nominal
 Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data Hasil Belajar secara berurutan kedalam kolom HB dan
kode kelompok kedalam kolom Kelompok . Berikut tampilan Hasil pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Compare Means One-Way ANOVA
Setelah itu akan terbuka dialog box One-Way ANOVA, lakukan hal berikut pada bagian dialog
box tersebut:
 Klik variable Hasil belajar  Klik Gambar Panah , Pindahkan Variabel Hasil belajar
ke kotak Dependent List
 Klik variable Kelompok Penelitian  Klik Gambar Panah , Pindahkan Variabel
Kelompok Penelitian ke kotak Factors
Akan terlihat seperti gambar berikut:

 Kemudian Klik Options, akan muncul dialog box One-Way ANOVA: Options, beri tanda
centang pada Homogenity of variance test, akan tampil seperti gambar berikut ini:

6. Kemudian klik tombol Continue, pada dialog box One-Way ANOVA klik tombol OK untuk
pengujian data, maka akan didapatkan output SPSS sebagai berikut:
ANALISIS JALUR

Analisis jalur kita lakukan ketika variable bebas yang kita teliti berpengaruh secara tidak langsung
terhadap variable terikat, namun melalui variable perantara.

Contoh Soal 85:


Seorang peneliti ingin melihat apakah fasilitas belajar dirumah, media pembelajaran terhadap motivasi
belajar dan dampaknya terhadap hasil belajar, dikumpulkan data sebagai berikut:

Fasilitas Belajar di Media Motivasi Hasil Belajar


Rumah Pembelajaran Belajar (Y2)
(X1) (X2) (Y1)
35 40 38 85
28 39 35 77
25 39 30 56
25 40 30 60
37 40 40 85
35 39 40 87
27 38 32 67
27 38 40 90
30 37 37 83
32 39 37 77

Langkah-langkah analisis pada SPSS adalah sebagai berikut:


1. Buka program SPSS yang telah di install pada Laptop
2. Akan muncul kotak dialog awal, klik Cancle untuk menambahkan data baru
3. Pada Halaman SPSS terdapat Dua Sheet yaitu Data View dan Variabel View, keterangan
tersebut dapat dilihat pada pojok kiri bawah. Data View merupakan tempat untuk
memasukkan data dan Variabel View adalah tempat untuk mendefinisikan variable. Langkah
pertama yang akan kita lakukan adalah mendefinisikan variable. Klik pada bagian variable
view dan isilah dengan data sebagai berikut:
a. Variabel Data Fasilitas Belajar di Rumah
 Kolom Name = X1 (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Fasilitas Belajar di Rumah
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
b. Variabel Media pembelajaran
 Kolom Name = X2 (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Media Pembelajaran
 Kolom Value = 0
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale Kolom Role = Input
c. Variabel Data Motivasi Belajar
 Kolom Name = Y1 (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Motivasi Belajar
 Kolom Value = None
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale
 Kolom Role = Input
d. Variabel Hasil Belajar
 Kolom Name = Y2 (isilah nama variable tanpa menggunakan spasi)
 Kolom Type = Numeric
 Kolom Witdth = 8
 Kolom Decimal = 0
 Kolom Label = Hasil Belajar
 Kolom Value = 0
 Kolom Missing = None
 Kolom Columns = 8
 Kolom Align = Right
 Kolom Measure = Scale Kolom Role = Input

Berikut tampilan hasil pengisian variabel:

4. Setelah mengisi Variable View, langkah selanjutnya adalah mengisi Data View. Klik pada bagian
Data View di pojok kiri bawah, isikan data sesuai dengan variable yang telah di buat pada
variable view . Berikut tampilan Hasil pengisian data:

5. Setelah data diisikan secara lengkap, maka data dapat di analisis dengan cara, Klik menu Analyze
 Reression Linear

6. Setelah itu akan terbuka dialog box Linear Regression. Pertama kita akan meregresikan X1 dan
X2 terhadap Y1, lakukan hal berikut pada bagian dialog box tersebut:
 Klik variable Motivasi Belajar (Y1)  Klik Gambar Panah , Pindahkan Variabel
Motivasi Belajar (Y1) ke kotak Dependent
 Klik variable Fasilitas Belajar di Rumah (X1) Klik Gambar Panah , Pindahkan
Variabel Fasilitas Belajar di Rumah (X1) ke kotak Independent (s)
 Klik variable Media Pembelajaran (X2) Klik Gambar Panah , Pindahkan Variabel
Media Pembelajaran (X2) ke kotak Independent (s)
Akan terlihat seperti gambar berikut:

7. Kemudian klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan output SPSS sebagai
berikut:
7. Kedua, kita akan meregresikan X1, X2 dan Y1 terhadap Y2, Klik menu Analyze  Reression
Linear

8. Kemusia akan muncul dialog box Linear regression lakukan hal berikut pada bagian dialog box
tersebut:

 Klik variable Hasil belajar (Y2)  Klik Gambar Panah , Pindahkan Variabel Hasil
belajar (Y2) ke kotak Dependent

 Klik variable Fasilitas Belajar di Rumah (X1) Klik Gambar Panah , Pindahkan
Variabel Fasilitas Belajar di Rumah (X1) ke kotak Independent (s)

 Klik variable Media Pembelajaran (X2) Klik Gambar Panah , Pindahkan Variabel
Media Pembelajaran (X2) ke kotak Independent (s)

 Klik variable Motivasi Belajar (Y1)  Klik Gambar Panah , Pindahkan Variabel
Motivasi Belajar (Y1) ke kotak Independent (s)
Akan terlihat seperti gambar berikut:

8. Kemudian klik tombol OK untuk pengujian data, maka akan didapatkan output SPSS sebagai
berikut:

Anda mungkin juga menyukai