PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
“SCRASU (SCRUB BERAS SUSU)” SEBAGAI KREASI SCRUB
ORGANIK SEJUTA MANFAAT
BIDANG KEGIATAN:
PKM KEWIRAUSAHAAN
Diusulkan oleh :
Ketua : Nomi Putri Damaianti Br. Purba (5193344018)
Prodi : pendidikan tata rias 2019’A
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
KOTA MEDAN
2021
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-KEWIRAUSAHAAN
Judul Kegiatan : “scrasu (scrub beras susu)” sebagai
kreasi scrub organik sejuta manfaat
1.
2. Bidang Kegiatan : PKM Kewirausahaan
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Nomi Putri Damaianti Br. Purba
b. NIM : 519344018
c. Jurusan : Pendidikan Tata Rias
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Negeri Medan
e. Alamat Rumah/ HP : JL. Besar Cinta Damai, Percut sei tuan
f. Alamat email : naumi89563@[Link]
4. Anggota Pelaksana Kegiatan :1
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Dra. Rasita Purba,[Link]
b. NIDN : 195807191985032001
c. Alamat Rumah/No. Telp : 085361762803
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp 12.500.000,-
b. Sumber lain :
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 – 6 bulan
Medan, 19 mei 2021
Menyetujui,
Wakil Dekan III Ketua Pelaksana Kegiatan
[Link] ST, DEA Nomi Putri D Br. Purba
NIP. 19591215 198803 1 004 NIM. 5193344018
Wakil Rektor III Dosen Pembimbing
Prof. Dr. Sahat Siagian, [Link] [Link] Purba,[Link]
NIP. 19610104 198703 1 017 NIP. 195807191985032001
RINGKASAN
Dalam suatu pemasaran banyak sekali produk- produk kecantikan
maupun perawatan yang ditawarkan. Sejatinya pearawatan adalah hal yang
sangat amat dibutuhkan kulit, apalagi bagi mereka yang bekerja
dilapangan dan sehari-harinya banyak terpapar debu dan teriknya
matahari. Hal ini membuat kulit menjadi kotor dan tersumbatnya pori-pori
yang dapat menimbulkan efek negatif bagi tubuh.
Scrub merupakan suatu produk yang sangat dibutuhkan dan ramai
peminat. Dikarnakan scrub berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati serta
kotoran yang mempel pada kulit. Selain itu scrub juga dapat mencerahkan
kulit apabila dipakai secara rutin. Hal ini akan memjadikan kulit tampak
lebih sehat dan terawat. Selain itu beberapa produk scrub juga
menawarkan manfaat melebbabkan kulit dan juga mengnyalkan kulit agar
semakin banyak konsumen yang tertarik akan produknya.
Scrub yang terbuat dari bahan alami tentu akan lebih terjamin dan
tidak menimbulkan efeksamping yang membahayakan. Bahan-bahan yang
digunakan juga tentunya sudah diteliti kandungan vitamin per 100gr bahan
baku.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pada umumnya scrub merupakan butiran yang digunakan untuk
mengangkat sel kulit mati. Scrub yang kerap kali dijumpai kebanyakan
merupakan scrub yang menganduk ekstrak bunga-bungaan ataupun buah-
buahan yang mana telah melewati sangat banyak proses dan pastinya telah
dicampurkan dengan bahan bahan kimia guna mengawetkan dan juga
mempercepat reaksi. Dari sini saya mempunyai ide untuk membuat suatu
scrub berbentuk bubuk yang mana dalam scrub ini tetap terdapat butiran halus
dan juga kandungan kandungan vitamin yang dibutuhkan kulit,. Selain itu juga
bahan baku yang digunakan adalah bahan bahan organik yang mana sangat
minim efek samping yang mem bahayakan.
Di samping itu, kami berusaha menyajikan produk dengan penyajian
menarik dan kemasan yang higienis. Dengan demikian kami dapat memenuhi
harapan masyarakat dalam menyajikan scrub yang mencerahkan dan bebas
dari bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
1.2 Perumusan Masalah
1. Bagaimanakah usaha untuk menciptakan scrub yang berfungsi untuk kulit ?
2. Bagaimana metode pelaksanaan produksi scrasu ini?
3. Bagaimana stategi pemasaran yang akan kami gunakan untuk mengembangkan
dan memperkenalkan produk baru kami kepada masyarkat?
1.3 Tujuan
1. Menciptakanscrub baru berban alami yang mengandung banyak manfaat.
2. Melaksanakan metode pelaksanaan produksi scrasu.
3. Mengetahui dan menerapkan strategi pemasaran yang akan digunakan untuk
mengembangkan dan memperkenalkan produk baru kepada masyarakat.
1.4 Kegunaan
Manfaat utama yang ingin didapat dari usaha ini adalah pengalaman
berwirausaha. Selain itu, kami mengharapkan usaha kami ini mampu
mendatangkan nilai ekonomis bagi barang yang selama ini banyak dianggap telah
tidak bermanfaat bagi manusia. Selain itu usaha kami ini nanti akan menjadi salah
satu upaya untuk memberikan inovasi berupa scrub yang terbuat dari bahan alami.
1.5 Luaran yang Diharapkan
Dengan usaha ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terutama
kalangan pencinta body care. Konsumen yang pertama dibidik adalah para remaja
linngkungan sekitar rumah. Kami optimis dengan keunggulan usaha kami ini,
karena kami menawarkan harga yang lebih terjangkau.
BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Usaha ini dimulai dengan menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang
menjual bahan – bahan sebagai bahan baku . Oleh karena itu, usaha ini akan
membutuhkan alokasi dana yang cukup besar utuk memperoleh bahan baku.
Bahan baku yang telah diperoleh akan dipusatkan di rumah saya sendiri untuk
melalui proses pembersihan dan proses produksi.
Dalam proses produksi saya melakukannya sendiri dikarnakan masih
cukup mudah dan mampu dilaksanakan seorang diri. Selain itu juga proses
pembuatan scrasu ini tidak rumit dan tidak memakan waktu lama.
Masalah utama yang menjadi dasar dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah
bahan baku yang mahal, tingkat konsumsi masyarakat yang cukup tinggi,
banyaknya pesaing dengan produksi scrub dan proses pengolahan yang cukup
panjang
Adapun analisis SWOT dari usaha kami sebagai berikut:
a. Strength (Kekuatan)
Kemampuan yang dimiliki adalah:
1) Bahan baku mudah diperoleh
2) Produk yang ditawarkan unik
3) Proses pembuatannya cukup mudah
b. Weakness (Kelemahan)
Kekurangan yang dimiliki adalah kurangnya kemampuan manajerial
c. Opportunities (Peluang)
Faktor eksternal yang mendukung kelancaran bisnis antara lain:
1) Masyarakat di lingkungan sekitar yang cenderung konsumtif
2) Daya beli masyarakat yang relatif tinggi
3) Belum banyak pesaing
d. Threat (Hambatan)
Faktor eksternal yang harus diatasi adalah kepercayaan masyarakat tentang
kelayakan konsumsi masih kurang.
Langkah yang kami tempuh dalam pengelolaan produksi antara lain:
1. Desain produk
Untuk kemasan produk, saya menggunakan standing pouch ziper. Yang
mana kemasan ini cukup ekonomis dikarnakan pada kemasan sudah terdapat klip
ataupun ziper yang mana scrasu tidak akan tumpah dan apabila scrasu tidak
langsung habis dipakai dapat disimpan hanya dengan menutup bagian klip saja.
2. Pertimbangan utama penentuan lokasi usaha
Lokasi usaha yang saya pilih adalah disebuah salon dan toko kencantikan yang
mana akan lebih mudah dijangkau para pemburu kosmetik. dengan pertimbangan
lokasi tersebut dekat dengan konsumen yang akan dituju.
3. Pengawasan kualitas
Untuk proses pengawasan, dilakukan terhadap bahan baku, proses dan
juga produk jadi. Pengawasan bahan baku dilakukan dengan menjaga
kesegaranbahan baku dengan cara membeli langsung bahan-bahan yang
dibutuhkan tersebut di pasar segar. Untuk pengawasan proses akan dilakukan
dengan memperhatikan kebersihan dapur dan juga alat-alat yang digunakan.
Sedangkan pada pengawasan produk jadi dilakukan test butiran scrub apakah
neyakiti kulit atau tidak.
Selain itu kami akan memastikan tidak digunakannya bahan-bahan aditif
yang membahayakan kesehatan pelanggan. Produk yang akan saya tawarkan
hanya memiliki satu varian dan satu ukuran.
BAB III
METODE PELAKSANAAN
Metode pelaksanaan dalam program ini adalah:
1. Tahapan produksi
Langkah-langkah:
Bahan-bahan
Beras kualitas premium 1kg
Susu bubuk 1kg
Bubuk L-Ascorbic Acid/ vitamin C 100 gr
Cara membuat SCRASU:
1. lihat dan perthatikan beras , pastikan beras benar benar bersih.
2. Kemudian blender/ haluskan beras, setalah itu ayak dengan ayakan halus.
Kemudian beras yang belum halus kembali di blender
3. Campurkan susu bubuk dengan L-Ascorbic Acid/ vitamin C
4. Masukan susu bubuk beserta L-Ascorbic Acid/ vitamin C kedalam blender
kemudian haluskan.
5. Dan terakhir campurkan ketiga bahan sampai benar benar tercampur rata
Berikut ini adalah analisa harga pokok produksi per sekali produksi:
PAI (bakpao isi) Khas Indonesia
PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI
(Untuk Sekali Produksi 44 kemasan)
Biaya Bahan Baku
Beras 1kg Rp. 13.000,00
Susu bubuk 1kg Rp. 95.000,00
Bubuk L-Ascorbic Acid 100g Rp. 75. 000,00 +
Total Rp. 183.000,00
Biaya Overhead
Biaya bahan penolong:
Standing pouch ziper @42x 378 Rp. 16.632,00
Total biaya bahan penolong Rp. 16.632,00
Harga Pokok Produksi Rp 199.632,00
Harga Pokok Produksi per Unit (Rp 199.632,00/42 pcs) Rp 4.753,00
Penjualan
( 42 x Rp. 10.000,00)
Harga Pokok Penjualan (Rp420.000,00)
Laba Rp 220.368,00
Analisis Keuangan
Net Profit Margin
EAT
Net Profit Margin =
Net Sales
220368,00
= x 100%
420000,00
= 52,468 %
Dengan menganalisis data di atas, kelanjutan usaha diperkirakan akan
berlangsung cukup lama dan mempunyai prospek yang bagus kedepannya.
2. Tahapan Pemasaran
a. Penentuan lokasi pemasaran
Pemasaran dari produk scracu ini dimulai dengan mmajang produk di
sebuah salon dan toko kosmetik.
b. Strategi produksi
Dalam strategi produksi, saya bekerja sama dengan penjual L-Ascorbic
Acid/ vitamin C dan juga kemasan scrasu ini menggunakan standing pouvh
ziper.
c. Media promosi
Media promosi yang akan dilakukan, yaitu:
1. Promosi dengan media cetak berupa pamflet
2. Media elektronik yaitu via promosi online ( instagram, facebook, e-
mail, twitter, dll) dan maupun via sms.
3. Penjualan langsung(face to face) atau mulut ke mulut
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
A. Anggaran Biaya (Tabel 4.1)
Anggaran untuk 90 kali produksi:
No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Peralatan penunjang, 30% 3.590.000
2 Bahan habis pakai, 50% 6.259.000
3 Perjalanan, 10% 1.128.000
4 Lain-lain, 10% 1.128.000
Jumlah 12.105.000
LAMPIRAN 1 Biodata ketua dan anggota
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Riva Rivelyanti Simanullang
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Pendidikan Akuntansi
4 NIM 7143342032
5 Tempat, tanggal lahir Jakarta, 15 Mei 1997
6 E-mail rivelyanti@[Link]
7 Nomor HP 082276828098
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD Yadika 3 SMP Negeri 3 SMA Negeri 3
Tangerang Tangerang Tangerang
Jurusan IPS
Tahun lulus 2008 2011 2014
C. Pemakalah Seminar Ilmiah
No Nama Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu/Tempat
D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi persyaratan
yang telah ditentukan.
Medan, September 2015
Pengusul/Ketua
(Riva Rivelyanti Simanullang)
LAMPIRAN 2. JUSTIFIKASI ANGGARAN KEGIATAN
Lampiran 2 Justifikasi Anggaran Kegiatan
1. Peralatan penunjang
Justifikasi Harga
Material Kuantitas Jumlah(Rp)
Pemakaian Satuan(Rp)
Digunakan
baskomstainlee sebagai tempat
2 40.000,00 80.000,00
s besar mencampur
bahan baku
Digunakan
Spatula kayu sebagai alat 1 10.000 10.000
pegadung
Digunakan
Blender untuk 1 200.000 200.000
menghaluskan
Digunakan
sebagai
penakar/penguk
Timbangan 1 70.000 70.000
ur banyak
bahan yang
digunakan
Digunakan
untuk
memisahkan
Ayakan tepung 1 25.000 25.000
antara bahn
yang sudah
halus dan belum
2. Bahan Habis Pakai
Justifikasi Harga
Material Kuantitas Jumlah(Rp)
Pemakaian Satuan(Rp)
Sebagai bahan
beras 1kg 13.000 13.000
utama
Sebagai bahan
Susu bubuk 1kg 95.000 95.000
utama
L-Ascorbic Sebagai bahan
Acid/ tambahan 100 gr 75.000 75.000
vitamin C
Stand pouch Kemasan
42 pcs 378 16.632
ziper
3. Lain-lain
Justifikasi Harga
Material Kuantitas Jumlah(Rp)
Pemakaian Satuan(Rp)
Media
Cetak pamflet promosi & 1 buah 75.000 75.000
pemsaran
Media
kuota promosi & 1 kali 45.000 45.000
pemsaran
Memenuhi
kepentingan
Administrasi &
arsip & 1 30.000 30.000
laporan keuangan
pengemban
gan usaha
SUB TOTAL
Total Keseluruhan 734.000