(Self Contained Breathing Apparatus)
SCBA
DISAMPAIKAN
OLEH:
JATMIKO
PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
MINYAK DAN GAS BUMI
CEPU 2021
(Self Contained Breathing Apparatus)
SCBA
1. Bahaya-Bahaya Pernafasan
2. Sistim pernafasan manusia
3. Jenis Alat Pelindung pernafasan
4. Perhitungan SCBA
5. Cara menggunakan SCBA
dalam smoke chamber
ALAT PELINDUNG PERNAFASAN ( BREATHING APPARATUS )
SUATU PERALATAN UNTUK MEMBERIKAN
PERLINDUNGAN TERHADAP BAHAYA
PERNAFASAN DARI SUMBER BAHAYA DALAM
WAKTU YANG SINGKAT MAUPUN DALAM
WAKTU YANG PANJANG.
Bahaya-Bahaya
Pernafasan
• Absorbsi bahan kimia ke dalam
tubuh melalui :
a. Saluran pernafasan
(Inhalation)
b. Mulut
(Peroral)
c. Kulit
(Percutaneous)
Sistim Saluran Pernafasan
Sistim pernafasan manusia dibagi
dua :
a. Conductive airways
Yaitu bagian sistim pernafasan yang hanya
berfungsi sebagai jalannya pernafasan yang
dimulai dari hidung sampai ke terminal
bronchiole.
b. Respiratory airway
Adalah bagian mulai dari terminal
bronchole sampai ke aparu-paru
• Pemaparan bahan kimia dalam bentuk gas :
a. Gas yang mudah larut dalam air
b. Gas yang mudah larut dalam lemak
• Pemaparan bahan kimia berbentuk padat / debu :
- Debu berdiameter 20 µ keatas
- Debu berdiameter antara 10 µ sampai 20 µ
- Debu berdiameter antara 3 µ sampai 10 µ
- Debu berdiamater 3 µ ke bawah
• Debu yang tergolong Carcinogenic antara lain :
Asbes, Silica, Besi, Kapas.
Asal debu dari proses mekanis :
1. Pemecahan / breaking
2. Penghalusan/ grindling
3. Penggilingan / drilling
4. Pengayakan / shaking
5. Peledakan dan pemukulan
6. Pemotongan / cutting
Ukuran debu yg dapat dilihat oleh mata lebih dari 50 µ
Debu toksik debu yang menyebabkan racun bagi tubuh biasanya
dari logam berat
Contoh : Pb/timbal, Cr/chroum, Hg/raksa, Cd/cadmium dan
Mn/mangan
Mekanisme penimbunan debu tergantung dari ukuran debu,
kecepatan aliran udara dan struktur anatomi saluran nafas.
UKURAN DEBU dan hubungannya dengan struktur saluran
pernafasan adalah :
A. Ukuran 5 – 10 mikron, akan tertahan oleh saluran pernafasan
bagian atas
B. Ukuran 3 – 5 mikron, akan tertahan oleh saluran
pernafasan bagian tengah
C. Ukuran 1 – 3 mikron , sampai dpermukaan alveoli.
D. Ukuran 0,5 – 1 mikron , hinggap dipermukaan
alveoli/selaput lendir sehingga menyebabkan terjadinya
fibrosis paru
Fibrosis paru adalah munculnya jaringan parut pada paru- paru
yang menyebabkan kerusakan dan terganggunya fungsi paru-
paru. Kerusakan ini menyebabkan jaringan di sekitar kantung
udara di dalam paru-paru (alveolus) menebal dan kaku
sehingga sulit bagi oksigen untuk masuk ke dalam darah.
Luas permukaan paru, saluran
pernafasan dan kulit
Organ Luas (ft²) Setara dengan
Setengah kali
Paru 700 - 1100 luas [Link].
tenis
Saluran 100 - 110 Lantai garasi
pencernaan mobil
Kulit 20 - 22 Bed Cover
ALAT PELINDUNG PERNAFASAN
Jenis alat pelindung pernafasan pada dasarnya
di bagi menjadi dua golongan yaitu :
[Link] Purifying Respirator
Alat pelindung pernafasan dimana udara
pernafasan yang dipakai didapat dari hasil
proses pemurnian udara luar yang
terkontaminasi
Syarat penggunaan alat ini adalah:
- Kadar oksigen > 16 %
- Digunakan untuk kontaminasi yang rendah
sampai sedang
Berdasarkan cara kerjanya Air Purifying
Respirator dibagi 3 yaitu :
a. Chemical Type
Digunakan untuk memapar gas-gas
beracun (toksik)
b. Mechanical Type
Digunakan untuk memapar debu - debu
berbahaya
c. Combination type
Digunakan untuk memapar gas- gas beracun
dan debu-debu berbahaya yang ada secara
bersamaan
Gambar Air Purifying Respirator
Gambar Universal Canister
Klasifikasi Toksisitas & NAB
Toksisitas NAB (ppm) NAB NAB
(mg/m³) (jppkk)
Rendah > 500 > 0, 5 50
Sedang 101 - 500 0,1 – 0,5 20
Tinggi < 100 < 0,1 5
2. Air Supplying Respirator
adalah alat pelindung pernafasan
dimana udara pernafasan yang
dipakai didapat dari suplai udara
bersih /oxsigen dari suatu compressor
atau tabung udara
• Air Supplying Respirator dibagi dua jenis :
a. Air Line
Alat pelindung pernafasan yang terdiri dari half mask,
pipa udara/airline serta pengatur tekanan untuk udara
pernafasannya di suplai dari compressor atau Cascade
system,
Berdasarkan cara kerjanya dapat di bagi menjadi dua :
1) Demand Type ( Tekanan negatif ): Aliran udara ke face
piece akan di atur oleh pernafasan si pemakai, udara
hanya akan mengalir ke face piece pada saat si pemakai
menarik nafas
2) Continous Flow Type ( Tekanan Positif ): Pada Type ini
udara akan mengalir ke dalam face piece secara teratur
dan terus menerus, sehingga bila ada kebocoran maka
udara dalam face piece akan selalu mengalir keluar
Gambar Air Line
b. SCBA (Self Contained Breathing Apparatus)
Alat pelindung pernafasan dimana udara pernafasannya di
suplai dari tabung yang bisa dibawa/digendong
Berdasarkan cara kerjanya dapat di bagi menjadi dua yaitu :
Open sirkuit SCBA
Pada SCBA type ini udara exhalasi kita terbuang langsung ke
atmosfer
Close Sirkuit SCBA
Pada SCBA ini pada saat pemakai menghembuskan nafas
exhalasi tidak dikeluarkan ke udara bebas, melainkan di gunakan
untuk bernafas lagi udara expirasi tersebut diabsorb oleh bahan
kimia tertentu yang terdapat pada alat ini, service life alat ini
cukup lama yaitu antara 2 – 4 jam
Gambar SCBA ( Open sirkuit )
Closed Circuit SCBA
BAGIAN – BAGIAN SCBA
1. Tabung / botol udara
Berfungsi untuk menyimpan catu
daya ( udara bersih) yang
digunakan untuk pernafasan
pemakainya, udara yang disimpan
di dalam tabung /botol di tekan
dengan kompresor dengan tekanan
150 bar, 200 bar, 300 bar pada
botol tersebut dilengkapi dengan
main valve yang berfungsi untuk
membuka dan menutup aliran
udara
2. Deman valve
Berfungsi untuk menurunkan
tekanan, dari tekanan menengah ke
tekanan atmosfir/sedikit diatas tek
atmosfir
3. Masker ( Topeng muka )
Untuk melindungi muka, mata, hidung dan
mulut dari udara luar. Pada masker tersebut
di lengkapi :
- kaca untuk melihat
- penutup mulut
- katup isap dan katup buang
- tali untuk merapatkan masker ke muka
pemakainya
Pada masker tersebut di hubungkan dengan
selang udara tekanan menegah ke deman
valve
[Link] penggendong ( backplate )
berfungsi untuk tumpuan /
meletakan tabung/botol udara
platpenggendong umumnya
dilengkapi dengan
tali penggendong ( harness)
Cylinder strap ( Pengikat tabung )
Manometer
Warning wistle
Regulator
Dsb tergantung Merk dari SCBA
yang bersangkutan
5. Warning whistle
Berfungsi untuk memberi
informasi kepada pemakai
apabila tekanan udara sudah
mau habis apabila terdengar
bunyi peluit, maka pemakai
harus segera meninggalkan
daerah berbahaya ke daerah
aman , biasanya waktunya
hanya sekitar 10 – 15 menit
6. Presure gauge
Berfungsi untuk mengetahui
besarnya tekanan dari tabung
biasanya di tempatkan pada
backplate
6. Regulator
Berfungsi untuk menurunkan
tekanan dari tekanan tabung ke
tekanan menengah ( 5 – 6 bar )
biasanya di tempatkan pada
backplate
Gambar bagian SCBA
TABUNG UDARA BERSIH
MASKER HARDNESS
WARNING
WHISTLE
DEMAN VALVE
PRESURE
INDIKATOR
SABUK PINGGANG
REGULATOR MAIN VALVE
MERAKIT SCBA
1. Atur sebaik mungkin hardness dan plat
penggendong
2. Longgarkan sabuk penggendong sebaik mungkin
3. Pasang botol /tabung udara ke plat penggendong
dan ikat dengan benar
4. Sambungkan selang pada botol dengan
menggunakan jari tangan ( jangan mennngunakan
kekuatan penuh )
- Pemeriksaan Tekanan Rendah
a) Buka valve Utamadan pakailah face mask
dengan benar
b) Bernafaslah seperti biasa
c) Tutup kembali valve utama dengan tangan
kanan, tangan kanan masih memegang valve
d) Bernafaslah, apabila anda tidak bisa
bernafas berarti tidak ada kebocoran, tetapi
apabila anda masih bisa bernafas, berarti
ada kebocoran pada face mask
e) Apabila anda tidak bisa bernafas, buka
kembali valve utama pada botol
WD = FD-SM
FD = Fp.V/ Is
Is = 40 ltr/[Link]
SM = Sp.V/ Is
Pada penggunaan SCBA Kita mengenal beberapa istilah
berikut ini :
1) FUUL DURATION ( FD ) : Yaitu waktu penggunaan dari tekanan
penuh sampai udara dalam tabung habis
2) SAFETY MARGIN ( SM ) : Yaitu Waktu penggunaan dari mulai peluit
( warning Whistle ) Berbunyi sampai udara dalam tabung habis
3) WORKING DURATION ( WD ) : Yaitu waktu yang digunakan untuk
bekerja atau melakukan aktifitas, Dimulai dari tekanan penuh
hingga peluit ( warning Whistle ) Berbunyi
4) INHALATION STANDART ( IS ) : Yaitu : Kebutuhan udara untuk
kebutuhan bernafas manusia ± 40 ltr/[Link]
5) FULL PRESURE ( FP ) : Yaitu Tekanan tabung penuh sesuai tekanan
kerjanya
6) STANDART PRESURE ( SP ) : Yaitu besaran tekanan pada waktu
peluit ( Warning Whistle ) Mulai berbunyi, hal ini bisa di lihat pada
presure gauge
DRAGGER SABRE
Fp ( Full Press.) 300 BAR 200 BAR
V ( Volume ) 6 ltr 9 ltr
Sp ( [Link].) 50 BAR 45 BAR