0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
136 tayangan16 halaman

Penyerahan Pertama Pekerjaan PU Palu

Dokumen tersebut merupakan berita acara penyerahan pertama pekerjaan rehabilitasi Jalan Tanainolo oleh CV. Cintya Membangun kepada Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu setelah dilakukan pemeriksaan akhir pelaksanaan pekerjaan oleh panitia. CV. Cintya Membangun berkewajiban melakukan pemeliharaan selama 180 hari dan bertanggung jawab atas perbaikan kerusakan selama masa pemeliharaan.

Diunggah oleh

Purwo Diono
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
136 tayangan16 halaman

Penyerahan Pertama Pekerjaan PU Palu

Dokumen tersebut merupakan berita acara penyerahan pertama pekerjaan rehabilitasi Jalan Tanainolo oleh CV. Cintya Membangun kepada Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu setelah dilakukan pemeriksaan akhir pelaksanaan pekerjaan oleh panitia. CV. Cintya Membangun berkewajiban melakukan pemeliharaan selama 180 hari dan bertanggung jawab atas perbaikan kerusakan selama masa pemeliharaan.

Diunggah oleh

Purwo Diono
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KOTA PALU

DINAS PEKERJAAN UMUM


Jalan Dewi Sartika III No. 78 Telp. (0451) 481826

PANITIA PEMERIKSA AKHIR PELAKSANAAN PEKERJAAN


DI LINGKUNGAN DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PALU
TAHUN ANGGARAN 2016

P H O
(SERAH TERIMA PERTAMA PEKERJAAN)

KEGIATAN :
REHABILITASI/PEMELIHARAAN JALAN

PEKERJAAN :
REHABILITASI JL. TANAINOLO

LOKASI :
KOTA PALU

CV. CINTYA MEMBANGUN


Jl. Nuri No. 6 Palu

SULAWESI TENGAH
PEMERINTAH KOTA PALU
DINAS PEKERJAAN UMUM
Jalan Dewi Sartika III No. 78 Telp. (0451) 481826

BERITA ACARA
PENYERAHAN PERTAMA PEKERJAAN
Nomor : 03/BA-PPP/CK-PGN/PU/XI/2014

Pada hari ini, Jum’at Tanggal Dua Puluh Satu Bulan Nopember Tahun Dua Ribu Empat
Belas, kami yang bertanda tangan dibawah ini :

I. Nama : HJ. SYAHRIAH LANTAH, ST, [Link]

Jabatan : Kuasa Pengguna Anggaran Bidang Cipta Karya Dinas


Pekerjaan
Umum KotaPalu, Berdasarkan Surat Keputusan Walikota Palu
Nomor :993/13.10/DPPKAD/2013, Tanggal 31 Desember 2013

Alamat : Jln. Dewi Sartika III No. 78 Telp. (0451) 481826 Palu.

Dalam hal ini bertindak di dalam jabatan tersebut dan oleh karena itu bertindak untuk
dan atas nama Pemerintah Kota Palu yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

II. Nama : DEASY SUPIT

Jabatan : Direktris, CV. CINTYA MEMBANGUN

Alamat : Jl. Nuri No. 6 Palu

Yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Akhir Pelaksanaan Kegiatan Pekerjaan Nomor


: 03/BA/PAN-PHO/PGN.5/XI/2014, Tanggal 20 Nopember 2014 oleh Panitia
Pemeriksa Akhir Pelaksanaan Pekerjaan Kegiatan Pembangunan Gedung Negara pada
Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu Tahun Anggaran 2014,
dengan ini mengadakan Penyerahan Pertama Pekerjaan Pembangunan Kantor
Kelurahan Mamboro Barat dengan ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1

PIHAK KEDUA menyerahkan kepada PIHAK PERTAMA dan PIHAK PERTAMA


menyatakan menerima seluruh hasil pekerjaan Pembangunan Kantor Kelurahan
Mamboro Barat sesuai Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) No.
01/KONT/PGN.5/CK-PU/VII/2014 Tanggal 25 Juli 2014 dan Kontrak Addendum I
No. 01/ADD/PGN.5/CK-PU/X/2014 Tanggal 17 Oktober 2014.
Pasal 2

PIHAK KEDUA berkewajiban melakukan pemeliharaan atas pekerjaan yang


diserahkan dan bertanggung jawab untuk melaksanakan perbaikan segala kerusakan
dalam masa pemeliharaan selama 180 (Seratus Delapan Puluh) hari kalender terhitung
sejak tanggal 22 Nopember 2014 sampai dengan 20 Mei 2015.

Demikian Berita Acara Penyerahan Pertama Pekerjaan ini dibuat pada hari, tanggal,
bulan dan Tahun tersebut diatas untuk dipergunakan seperlunya.

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA


KUASA PENGGUNA ANGGARAN
CV. CINTYA MEMBANGUN BIDANG CIPTA KARYA

DEASY SUPIT HJ. SYAHRIAH LANTAH, ST, [Link]


Direktris Nip. 19680325 199103 2 012
PEMERINTAH KOTA PALU
DINAS PEKERJAAN UMUM
Jalan Dewi Sartika III No. 78 Telp. (0451) 481826

SURAT PERJANJIAN
PEMBORONGAN
(KONTRAK)

NOMOR : 19/KONT/18.03/VII/2016
TANGGAL : 18 JULI 2016

KEGIATAN

REHABILITASI/PEMELIHARAAN JALAN

PEKERJAAN
REHABILITASI JL. TANAINOLO

NILAI KONTRAK : Rp. 344.100.000,-


T.A. 2016

CV. CINTYA MEMBANGUN


Jl. Nuri No. 06 Kel. Tanamodindi Palu
PEMERINTAH KOTA PALU
DINAS PEKERJAAN UMUM
Jl. Dewi Sartika III No. 78 Telp. (0451) 481826

SURAT PERJANJIAN PEMBORONGAN


Nomor : 01/KONT/PGN.5/CK-PU/VII/2014
Tanggal : 25 Juli 2014

Pada hari ini, Jum’at Tanggal Dua PuluhLimaBulan Juli Tahun Dua Ribu Empat Belas, kami
yang bertanda tangan dibawah ini :

1. Nama : HJ. SYAHRIAH LANTAH, ST, [Link]


Jabatan : Kuasa Pengguna Anggaran Bidang Cipta Karya. Dinas Pekerjaan Umum
Kota Palu Berdasarkan Surat Keputusan Walikota PaluNomor :
993/1810/DPPKAD/Tahun 2013, Tanggal 31 Desember 2013
Alamat : Jln. Dewi Sartika III No. 78 Kode Pos 94112 Telp. (0451) 481826 Palu.

Dalam hal ini bertindak di dalam jabatan tersebut dan oleh karena itu bertindak untuk dan
atas nama Pemerintah Kota Palu yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

2. Nama : DEASY SUPIT


Jabatan : Direktris, CV. CINTYA MEMBANGUN
Alamat : Jl. Nuri No. 6 Palu

Dalam hal ini bertindak di dalam jabatan tersebut oleh karena itu bertindak untuk dan atas
nama CV. CINTYA MEMBANGUN, berdasarkan Keputusan Akte Notaris HANS KANSIL,
SH No. 3 Tanggal 02 November 1999 berkedudukan di Palu, yang selanjutnya disebut
PIHAK KEDUA

Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan ikatan perjanjian untuk melaksanakan
Pekerjaan Pembangunan Kantor Kelurahan Mamboro Barat pada kegiatan Pembangunan
Gedung Kantor T.A. 2014.

PASAL 1
TUJUAN KONTRAK

PIHAK PERTAMAmemberi tugas kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA


menerima tugas dari PIHAK PERTAMA dengan penuh rasa tanggung jawab masing-
masing dalam jabatan / kedudukan seperti tersebut diatas untuk melaksanakan Pekerjaan
Pembangunan Kantor Kelurahan MamboroBarat pada kegiatan Pembangunan Gedung
Kantor T.A. 2014
PASAL 2
DOKUMEN KONTRAK

PIHAK KEDUA melaksanakan pekerjaan ini atas dasar semua Dokumen-dokumen yang ada
pada saat mulai, selama dan sesudah Surat Perjanjian.
Pemborong ini berlaku, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Surat Perjanjian
Pemborong ini antara lain :
1. Peraturan Daerah Kota Palu No. 14 Tahun 2012 tentang APBD Kota Palu T.A. 2014
2. Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD) No. 1.03
01 01 02 03 5 2 Tanggal 13 Maret 2014.
3. Syarat-syarat Umum Kontrak
4. Syarat-syarata Khusus Kontrak
5. Spesifikasi Teknik
6. Gambar Rencana
7. Surat Penawaran CV. CINTYA MEMBANGUN No. 01/CM/PEN-PU/VII/2014 tanggal
04 Juli 2014.
8. Pengumumam Pemenang Pelelangan dari Pokja Konstruksi I Unit Layanan Pengadaan
Kota Palu Nomor : 08/PPP/ULP-POKJA Konstruksi III/PU-G5/VII/2014
9. Surat Keputusan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Dan Sumber Daya Mineral Kota
Palu Selaku Pengguna Anggaran Tentang Penunjukkan Penyedia Barang / Jasa Nomor :
01/SPBJ/PGN.5/CK-PU/VII/2014, Tanggal 22 Juli 2014.

PASAL 3
DIREKSI PEKERJAAN

1. PIHAK PERTAMA menunjuk Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan sebagai Direksi


Pekerjaan yang bertindak untuk dan atas nama PIHAK PERTAMA
2. Direksi Pekerjaan bertugas mengendalikan pelaksanaan kegiatan dan melaporkan
perkembangan pelaksanaan kegiatan dilapangan kepada PIHAK PERTAMA serta
bertanggung jawab atas kelancaran jalannya pelaksanaan pekerjaan dan pencapaian
target kuantitatif dan kualitatif dari pekerjaan yang dikontrakkan. Dalam hal ini bertugas
dilapangan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dibantu oleh Pengawas Lapangan.
3. PIHAK KEDUA harus mematuhi segala petunjuk yang diberikan oleh Pejabat
Pelaksana Teknis Kegiatan di Lapangan
4. Pengawas lapangan bertugas dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan di
lapangan agar tepat waktu, tepat mutu sesuai volume pekerjaan yang tertuang dalam
KONTRAK dan memenuhi spesifikasi teknik dalam melaksanakan tugasnya
bertanggung jawab kepada PPTK.

PASAL 4
WAKIL PEMBORONG

1. PIHAK KEDUA wajib menunjuk salah seorang wakil pemborong sebagai pimpinan
pelaksanaan ditempat pekerjaan, yang bertindak atas namanya dilapangan.
2. Penunjukkan wakil pemborong tersebut pada ayat (1) Pasal ini dilakukan secara tertulis
(bermaterai) dan harus mendapat persetujuan tertulis dari PIHAK PERTAMA
3. Apabila Wakil Pemborong dipandang tidak mampu melaksanakan tugasnya, maka
PIHAK PERTAMA berhak mencabut persetujuan diatas dan memerintahkan PIHAK
KEDUA untuk menunjuk penggantinya yang dapat disetujui PIHAK PERTAMA.
Penggantian tersebut harus dilaksanakan selambat-lambatnya dalam waktu 7 x 24 jam.
4. Wakil Pemborong harus mematuhi segala petunjuk dan Perintah Pejabat Pelaksana
Teknis Kegiatan.

PASAL 5
JENIS DAN NILAI KONTRAK

1. Jenis Kontrak didasarkan atas sistem Unit Price.


2. Nilai Kontrak Pekerjaan tersebut di dalam pasal (1) adalah sebesar Rp. 593.411.000,-
( Lima Ratus Sembila Puluh Tiga Juta Empat Ratus Sebelas Ribu Rupiah )
3. Sumber dana diambil dari Dana DAU dan PAD sesuai yang tercantum dalam APBD
Kota Palu T.A. 2014

PASAL 6
PAJAK

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% (sepuluh persen) dari nilai Kontrak, serta Pajak-
Pajak lain dan biaya materai yang berhubungan dengan Surat Perjanjian Pemborong Kerja ini
tetap menjadi tanggungan PIHAK KEDUA

PASAL 7
CARA PEMBAYARAN

Pembayaran Nilai Borongan tersebut dalam pasal 5 Surat Perintah Kerja ini dilaksanakan
sebagai berikut :
1. Pembayaran Uang Muka ;
a. PIHAK KEDUA dapat mengambil Uang Muka sebesar 30% (Tiga Puluh Persen)
dari Nilai Kontrak yaitu : 30% x Rp. 593.411.000,- = Rp. 178.023.300,- (Seratus
Tujuh Puluh Delapan Juta Dua Puluh Tiga Ribu Tiga Ratus Rupiah) dibayar setelah
kontrak ditanda tangani dengan ketentuan bahwa PIHAK KEDUA telah
menyerahkan kepada PIHAK PERTAMA Jaminan Uang Muka dari Bank
Pemerintah atau Bank Lain/Lembaga Keuangan yang ditetapkan oleh Menteri
Keuangan yang besarnya sekurang-kurangnya sama dengan Uang Muka yang
diberikan.
b. Uang Muka tersebut diatas dapat diberikan hanya apabila PIHAK KEDUA
mengajukan permohonan secara tertulis kepada PIHAK PERTAMA dengan
mencantumkan rencana penggunaan Uang Muka.
c. Besarnya angsuran pengembalian Uang Muka diperhitungkan berangsur – angsur
pada tahap-tahap pembayaran angsuran yaitu sebesar prestasi pekerjaan dikalikan
Uang Muka, dengan ketentuan bahwa uang muka tersebut selambat-lambatnya harus
sudah lunas pada saat pembayaran pekerjaan mencapai 100% (Seratus Persen)
2. Besarnya pembayaran angsuran ke-1 dan angsuran berikutnya adalah sebesar prestasi
pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan dan diterima baik oleh PIHAK PERTAMA,
dengan mengurangkan angsuran pengembalian uang muka (bila ada pembayaran uang
muka), angsuran yang telah dibayarkan, uang retensi sebesar 5% (lima persen)
pengenaan denda (bila ada) yang diajukan oleh PIHAK KEDUA.
3. Pembayaran untuk pekerjaan prestasi 100%(pekerjaan selesai) dimana serah terima
pertama pekerjaan sudah dilaksanakan, nilai pekerjaan akan dibayar 100% (seratus
persen) dikurangi dengan sisa pengembalian uang muka, pembayaran yang sudah
dilaksanakan pada angsuran sebelumnya dan sisa pengenaan denda (bila ada) dengan
syarat bahwa pemborong harus menyerahkan jaminan pemeliharaan sebesar tidak kurang
dari 5% (lima persen) dari nilai kontrak yang dikeluarkan oleh Bank atau Lembaga
Keuangan yang berlaku sekurang-kurangnya sejak tanggal Penyerahan Pertama
Pekerjaan sampai dengan 14 (Empat Belas) hari setelah tanggal Penyerahan Akhir
Pekerjaan.

PASAL 8
JANGKA WAKTU PELAKSANAAN DAN PEMELIHARAAN

1. Jangka waktu pelaksanaan adalah 150 (Seratus Lima Puluh) hari kalender terhitung
mulai tanggal diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tanggal 25 Juli 2014
dan selambat-lambatnya tanggal 21 Desember 2014.
2. Jangka waktu pemeliharaan adalah 5 (lima) bulan kalender terhitung hari pertama setelah
penyerahan pertama dengan syarat pekerjaan tersebut telah dipelihara dengan baik dan
sebagaimana mestinya.

PASAL 9
JAMINAN PELAKSANAAN

1. Untuk melaksanakan pekerjaan tersebut dalam pasal 1 Surat Perjanjian Pemborongan ini
PIHAK KEDUA wajib menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PIHAK
PERTAMA yang dikeluarkan oleh Bank Umum / Perusahaan Penjamin atau Perusahaan
Asuransi.
2. Nilai Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% (Lima Persen) dari nilai.
3. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan dimulai sejak tanggal penandatangan kontrak
sampai dengan serah terima pekerjaan.
4. Apabila terjadi perpanjangan waktu pelaksanaan, Jaminan Pelaksanaan harus
diperpanjang atau diganti yang baru.
5. Apabila PIHAK KEDUA tidak dapat memenuhi ketentuan ayat 4 (empat) Pasal ini,
maka PIHAK KEDUA dianggap tidak mampu dan permintaan perpanjangan waktu
tidak dapat disetujui oleh PIHAK PERTAMA

PASAL 10
PEKERJAAN DAN PEMELIHARAAN

1. Penyerahan pertama pekerjaan dilakukan PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA


setelah prestasi pekerjaan selesai seluruhnya (100%) dengan melampirkan Laporan
Harian, Mingguan, Bulanan, Foto-Foto, As Built Drawing dibuat oleh PIHAK KEDUA,
Berita Acara Pemeriksaan Pekerjaan dari Panitia Pemeriksaan Akhir Pekerjaan serta
Berita Acara Serah Terima Pertama Pekerjaan yang ditandatangani oleh kedua belah
pihak.
2. PIHAK KEDUA berkewajiban melakukan pemeliharaan atas pekerjaan yang diserahkan
tersebut ayat (1) pasal ini dan betanggung jawab untuk melaksanakan perbaikan selama
masa pemeliharaan dengan biaya dibebankan kepada PIHAK KEDUA.
3. Dalam hal PIHAK KEDUAtidak bersedia melakukan perbaikan atau penggantian
sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) pasal ini, maka PIHAK PERTAMA akan
menunjuk PIHAK KETIGA untuk melaksanakan perbaikan dengan biaya dibebankan
kepada PIHAK KEDUA
4. Penyerahan kedua (terakhir) pekerjaan dilakukan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK
PERTAMA setelah berakhirnya masa pemeliharaan dan telah diselesaikan pekerjaan
pemeliharaan tersebut dalam pasal 8 ayat 2 diatas yang dilengkapi dengan Berita Acara
Pemeliharaan Pekerjaan, Berita Acara Pemeriksaan dari Panitia Pemeriksaan Akhir
Pekerjaan serta Berita Acara Serah Terima kedua pekerjaan yang ditandatangani oleh
kedua belah pihak.

PASAL 11
ASURANSI-ASURANSI

PIHAK KEDUA harus mengadakan usaha-usaha untuk menjamin keselamatan dan


keamanan para pekerja sesuai ketentuan yang berlaku dan memenuhi peraturan tentang
Asuransi Tenaga Kerja (ASTEK).

PASAL 12
PEKERJAAN TAMBAH / KURANG

1. Pekerjaan tambah/kurang dianggap sah bila ada perintah PIHAK PERTAMA secara
tertulis.
2. Penentuan harga satuan pekerjaan untuk pekerjaan tambah didasarkan harga satuan
pekerjaan yang tercantum dalam perincian harga penawaran, yang merupakan lampiran
dari Surat Perjanjian Pemborong ini, dan apabila tidak ada, akan ditetapkan bersama
sesuai dengan peraturan yang berlaku.
3. Pekerjaan tambah tidak dapat dipakai sebagai alasan untuk menambah waktu
penyelesaian pekerjaan, kecuali atas persetujuan PIHAK PERTAMA secara tertulis.

PASAL 13
SANKSI-SANKSI

Apabila terbukti bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan persyaratan yang telah
ditentukan antara lain meliputi : Bahan, Peralatan, personil yang mengakibatkan terjadinya
penyimpangan mutu pekerjaan, jadwal pelaksanaan dan administrasi, maka PIHAK
PERTAMA akan mengenakan sanksi-sanksi kepada PIHAK KEDUA sebagai berikut :
a. Memberikan teguran-teguran dan peringatan-peringatan.
b. Menangguhkan pembayaran.
c. Tidak membayar bagian pekerjaan tanpa persetujuan pemberi tugas.
d. Pembongkaran / penggantian.
e. Pemutusan hubungan kerja.
f. Memasukkan kedalam daftar hitam rekanan.
g. Dikenakan denda 1/1000 (satu perseribu) dari Nilai Kontrak untuk setiap hari
keterlambatan dengan maksimum denda 5% (lima persen) dari nilai kontrak dan jaminan
pelaksanaan akan disita untuk Negara/Daerah apabila terjadi pemutusan kontrak secara
sepihak pada masa keterlambatan ini.
PASAL 14
PERALATAN, BAHAN DAN TENAGA KERJA

1. Semua peralatan dan bahan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan
ini disediakan oleh PIHAK KEDUA
2. PIHAK KEDUA diwajibkan mengutamakan penggunaan peralatan/bahan produksi
dalam negeri yang telah yang telah memenuhi standar yang telah ditentukan.
3. PIHAK KEDUAberkewajiban menyediakan tenaga kerja yang diperlukan, dengan
ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
a. PIHAK KEDUA diwajibkan mencegah bahaya yang mungkin timbul atas diri
pekerja dalam melaksanakan pekerjaan, dan jika terjadi kecelakaan PIHAK KEDUA
diwajibkan dengan segera memberi pertolongan kepada korban dan segala biaya
yang diperlukan menjadi tanggung jawabPIHAK KEDUA.
b. PIHAK KEDUA berkewajiban menyediakan obat-obatan yang cukup untuk
pertolongan pertama pada kecelakaan.

PASAL 15
PEMUTUSAN HUBUNGAN KONTRAK

1. Apabila PIHAK KEDUA dalam melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan syarat-
syarat yang telah ditentukan dalam Surat Perjanjian Pemborong ini dan telah mendapat 2
(dua) kali peringatan/teguran tertulis secara berturut-turut dari PIHAK PERTAMA,
maka PIHAK PERTAMA berhak secara sepihak memutuskan Surat Perjanjian
Pemborong. Dalam hal ini sisa Jaminan Uang Muka menjadi milik Negara/Daerah dan
kepada PIHAK KEDUA akan dikenakan sanksi administrasi tidak akan diikut sertakan
dalam pelelangan umum minimum 2 (dua) tahun anggaran yang akan datang.

PASAL 16
KESELAMATAN DAN KEAMANAN KERJA

1. PIHAK KEDUA diwajibkan menyediakan usaha-usaha untuk menjamin keselamatan,


kesehatan dan keamanan para pekerja dengan menyediakan fasilitas kebersihan dan
ketertiban lapangan, fasilitas keselamatan kerja dan perlengkapan P3K.
2. PIHAK KEDUA diwajibkan menyediakan fasilitas penyimpanan bahan-bahan dan alat-
alat serta menyediakan penjagaan yang cukup guna mencegah kerusakan, pencurian
maupun kehilangan.
3. PIHAK KEDUAdiwajibkan memasang rambu lalu lintas selama Pelaksanaan Pekerjaan
berlangsung, apabila terjadi kecelakaan dilapangan akibat kelalaian pihak kedua (tidak
memasang/menjaga rambu lalu lintas) menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.

PASAL 17
PERUBAHAN / AMANDEMEN, ADDENDUM

1. Bilamana didalam pelaksanaan terdapat perubahan terhadap Surat Perjanjian Pemborong


maupun penambahan atau pengurangan volume pekerjaan, hal tersebut akan diatur dalam
Amandemen dan atau Addendum.
2. Amandemen atau Addendum tersebut pada ayat (1) pasal ini berlaku dan mengikat jika
dibuat secara tertulis dan ditanda tangani kedua belah pihak.
PASAL 18
KEADAAN MEMAKSA (FORCE MAJEURE)

1. Yang dapat dianggap sebagai keadaan memaksa (Force Majeure) adalah semua kejadian
diluar kemampuan PIHAK KEDUA yang mempengaruhi jalannya pelaksanaan
pekerjaan yaitu :
a. Bencana alam (yang dinyatakan oleh Pemerintah Setempat) yaitu gempa bumi, angin
topan, banjir, tanah longsor dan kebakaran.
b. Peperangan, pemberontakan.
c. Peraturan pemerintah dibidang moneter yang pelaksanaannya, sesuai keputusan
Pemerintah.
d. Pemogokan buruh yang bukan disebabkan kesalahan PIHAK KEDUA
2. Apabila terjadi keadaan memaksa (Force Majeure) maka PIHAK KEDUA harus
memberitahukan kepada PIHAK PERTAMA secara tertulis selambat-lambatnya 14
(empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan memaksa, dengan disertai bukti-
bukti yang syah.
3. Atas pemberitahuan PIHAK KEDUA, PIHAK PERTAMA yang akan menyetujui atau
menolak secara tertulis alasan-alasan atau bukti-bukti yang diajukan sebagai keadaan
memaksa itu dalam jangka waktu 3x24 jam sejak adanya keadaan memaksa tersebut.
4. Jika dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kalender sejak diterimanya pemberitahuan PIHAK
KEDUA kepada PIHAK PERTAMA tidak ada jawaban, maka PIHAK PERTAMA
dianggap menyetujui tentang adanya keadaan memaksa tersebut.
5. Apabila PIHAK KEDUA lalai melaporkan secara tertulis sehingga batas waktu sesuai
ayat (3) pasal ini, PIHAK KEDUA kehilangan haknya mengajukan claim atas kejadian
tersebut.

PASAL 19
PENYELESAIAN PERSELISIHAN

1. Apabila terjadi perselisihan antara kedua belah pihak, penyelesaian diutamakan secara
musyawarah
2. Apabila secara musyawarah tidak dapat dicapai, dibentuk panitia arbitrage yang terdiri
dari :
a. Seorang wakil PIHAK PERTAMA
b. Seorang wakil PIHAK KEDUA
c. Seorang lagi yang tidak ada sangkut pautnya dengan kedua belah pihak dan
pengangkatannya disetujui kedua belah pihak.
d. Keputusan yang diambil oleh Panitia Arbitrage mengikat kedua belah pihak.
3. Apabila cara-cara seperti tersebut diatas dalam waktu 30 (tiga puluh) hari belum
menyelesaikan perselisihan, maka kedua belah pihak dapat mengajukan ke Pengadilan
Negeri dimana terjadi perselisihan (setempat).
4. Selama proses penyelesaian perselisihan tidak dapat dijadikan alasan untuk menunda
pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditetapkan.

PASAL 20
DOMISILI

Kedua belah pihak yang terikat dalam Surat Perjanjian Pemborong ini sepakat memilih
kedudukan hukum yang sah dan tidak berubah di kantor Pengadilan Negeri Palu.
PASAL 21
LAPORAN DAN DOKUMENTASI

1. PIHAK KEDUA wajib membuat laporan-laporan pelaksanaan pekerjaan yaitu laporan


harian, mingguan, bulanan, As Build Drawing dan lainnya sebagai dasar pembayaran
kepada PIHAK KEDUA
2. PIHAK KEDUA wajib membuat dan menyerahkan foto-foto pelaksanaan pekerjaan
sesuai dengan prestasi kemajuan pekerjaan untuk keperluan penarikan keuangan.
Dokumen tersebut memperlihatkan kegiatan-kegiatan situasi dan kondisi sebelum, sedan
dan sesudah dikerjakan sehingga dapat menunjukkan gambaran nyata dari kegiatan
bagian maupun keseluruhan pelaksanaan pekerjaan.

PASAL 22
KETENTUAN PENUTUP

1. Dengan ditanda tanganinya Surat Perjanjian Pemborong ini oleh PIHAK PERTAMA
dan PIHAK KEDUA maka seluruh ketentuan yang tercantum dalam pasal-pasal
perjanjian ini dan seluruh ketetuan di dalam Dokumen-dokumen yang merupakan
kesatuan serta bagian yang tidak terpisahkan dengan bagian ini, termasuk segala
sanksinya, mempunyai kekuatan mengikat dan berlaku sebagai Undang-Undang bagi
kedua belah pihak, berdasarkan ketentuan pada Pasal 1338 Ayat 1 Kitab Undang-Undang
Hukum Perdata.
2. Yang dimaksud dengan dokumen-dokumen tersebut ayat (1) pasal ini adalah dokuen-
dokumen yanga da pada saat mulai, selama dan sesudah perjanjian ini berlaku bagi
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA yang meliputi semua dokumen-dokumen
yang disebutkan didalam pasal 2 Surat Perjanjian Pemborong ini.
3. Surat Perjanjian Pemborong ini beserta lampiran-lampiran yang merupakan bagian yang
tidak terpisahkan, dan mulai berlaku pada saat ditanda tangani oleh kedua belah pihak.

Surat Perjanjian Pemborong dibuat dalam rangkap 2 (dua) bermaterai cukup yang masing-
masing mempunyai kekuatan hukum yang sama, dengan ketentuan apabila dikemudian hari
terdapat kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA


CV. CINTYA MEMBANGUN KUASA PENGGUNA ANGGARAN
BIDANG CIPTA KARYA

DEASY SUPIT Hj. SYAHRIAH LANTAH, ST,[Link]


Direktris NIP. 19680325 199103 2 012
PEMERINTAH KOTA PALU
DINAS PEKERJAAN UMUM
Jl. Dewi Sartika III No. 78 Telp. (0451) 481826

SURAT PERINTAH MULAI KERJA

Nomor : 01/SPMK/PGN.5/CK-PU/VII/2014
Tanggal : 25 Juli 2014

Dasar : Surat Perjanjian Pemborongan Nomor : 01/KONT/PGN.5/CK-PU/VII/2014


Tanggal : 25 Juli 2014

KUASA PENGGUNA ANGGARAN BIDANG CIPTA KARYA


DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA PALU
TAHUN ANGGARAN 2014

MEMERINTAHAKN KEPADA

Perusahaan : CV. CINTYA MEMBANGUN


Alamat : Jl. Nuri No. 6 Kel. Tanamodindi Palu

UNTUK MELAKSANAKAN

Pekerjaan : Pembangunan Kantor Kelurahan Mamboro Barat

Nilai Kontrak : Rp. 593.411.000,- (Lima Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta
Empat Ratus Sebelas Ribu Rupiah)

Jangka Waku Pelaksanaan : 150 (Seratus Lima Puluh) hari kalender.

Diperintahkan kepada Kontraktor harus memulai pekerjaan setelah terbitnya Surat Perintah
Mulai Kerja ini.

KUASA PENGGUNA ANGGARAN


BIDANG CIPTA KARYA

Hj. SYAHRIAH LANTAH, ST, [Link]


NIP. 19680325 199103 2 012

Tembusan disampaikan kepada yth :


1. Walikota Palu, di Palu (sebagai laporan)
BERITA ACARA SERAH TERIMA LAPANGAN
Nomor : 01/STL/PGN.05/CK-PU/VII/2014
Tanggal : 25 Juli 2014

Pada hari ini, Jum’at Tanggal Dua PuluhLimaBulan Juli Tahun Dua Ribu Empat Belas,
bertempat di Kantor Dinas Peekrjaan Umum Kota Palu yang bertanda tangan dibawah ini :

1. Nama : HJ. SYAHRIAH LANTAH, ST, [Link]


Jabatan : Kuasa Pengguna Anggaran Dinas Pekerjaan UmumKota Palu
Alamat : Jl. Dewi Sartika III No. 78 Telp. (0451) 481826 Palu.

Dalam hal ini bertindak di dalam jabatan tersebut dan oleh karena itu bertindak untuk dan
atas nama Pemerintah Kota Palu yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

2. Nama : DEASY SUPIT


Jabatan : Direktris CV. CINTYA MEMBANGUN
Alamat : Jl. Nuri No. 6 Kel. Tanamodindi Palu

Dalam hal ini bertindak di dalam jabatan tersebut oleh karena itu bertindak untuk dan atas
nama CV. CINTYA MEMBANGUN, berdasarkan Keputusan Akte Notaris HANS KANSIL,
SH No. 3 Tanggal 02 November 1999 berkedudukan di Palu, yang selanjutnya disebut
PIHAK KEDUA

PIHAK PERTAMA menyerahkan Lapangan kepada PIHAK KEDUA untuk pelaksanaan


pekerjaan Pembangunan Kantor Kel. Mamboro Barat dan PIHAK KEDUA menerima
Penyerahan Lapangan untuk melaksanakan pekerjaan Pembangunan Kantor Kel.
Mamboro Barat penuh rasa tanggung jawab berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan
(KONTRAK) Nomor : 01/KONT/PGN.5/CK-PU/VII/2014 Tanggal 25 Juli 2014.

Demikian Surat Penyerahan Lapangan dibuat sebagai dasar untuk memulai pekerjaan.

YANG MENERIMA YANG MENYERAHKAN


PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA
CV. CINTYA MEMBANGUN KUASA PENGGUNA ANGGARAN
BIDANG CIPTA KARYA

DEASY SUPIT Hj. SYAHRIAH LANTAH, ST, [Link]


Direktris NIP. 19680325 199103 2 012
PEMERINTAH KOTA PALU
DINAS PEKERJAAN UMUM
Jl. Dewi Sartika III No. 78 Telp. (0451) 481826

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM


KOTA PALU
SELAKU PENGGUNA ANGGARAN T.A 2014
Nomor : 01/SPBJ/PGN.5/CK-PU/VII/2014

TENTANG :
PENUNJUKKAN PENYEDIA BARANG/JASA PEKERJAAN
Pembangunan Kantor Kel. Mamboro Barat

KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM


KOTA PALU
SELAKU PENGGUNA ANGGARAN

Menimbang :
Berdasakan Berita Acara Hasil Pelelangan Pekerjaan : Pembangunan
Kantor Kel. Mamboro Barat pada Kegiatan Pembangunan Gedung Kantor
oleh Unit Layanan Pengadaan Kota Palu Pokja Konstruksi I Tahun Anggaran
2014 No. 06/BAHP/ULP-POKJA KONSTRUKSI III/PU.G5/VII/2014,
tanggal 18 Juli 2014.
Mengingat :
1. PERPRES RI No. 54 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan
Pengadaan Barang / Jasa Instansi Pemerintah.
2. Surat Keputusan Walikota Palu Nomor : 993/1810/DPPPKAD/2013
Tanggal 31 Desember 2013 Tentang penujukkan Pejabat Pengguna
Anggaran dan Kuasa Pengguna Anggaran pada Satuan Perangkat Daerah
di Lingkungan Pemerintah Kota Palu T.A. 2014
3. Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA
SKPD) Dinas PU. Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Palu T. A.
Anggaran 2014. Nomor : [Link].[Link] Tanggal 13 Maret 2014.

Menetapkan :
MEMUTUSKAN
Pertama :
Nama Perusahaan : CV. CINTYA MEMBANGUN
NPWP : 01.908127.2 – 831.000
Alamat : Jl. Nuri No. 06Kel. Tanamodindi
Palu
Harga Penawaran Terkoreksi : Rp. 593.411.000,- (Lima Ratus
Sembilan
Puluh Tiga Juta Empat Ratus
Sebelas
Ribu Rupiah)
Untuk melaksanakan pekerjaan :
Pembangunan Kantor Kel. Mamboro Barat
Kedua : jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 150 (Seratus Lima Puluh) hari kalender
terhitung sejak tanggal diterbitkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)

Ketiga : Sebelum Kontrak ditandatangani, perusahaan tersebut segera menyerahkan


Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari Nilai Kontrak, mulai berlaku sejak
tanggal ditandatangani Kontrak sampai dengan 14 (Empat Belas) hari setelah
berakhirnya masa pemeliharaan.

Keempat : Segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan ini akan diatur dalam
Surat
Perjanjian Pemborongan (Kontrak) sesuai dengan yang tercantum dalam
dokumen lelang.

Kelima : Keputusan ini dimulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila terdapat
kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Palu
Pada Tanggal : 22 Juli 2014

KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM


KOTA PALU
SELAKU PENGGUNA ANGGARAN

Ir. H. RAHMAT HS. KAWAROE, [Link].


M.M
Pembina Muda Utama
NIP. 19611104 198703 1 012

Tembusan kepada Yth :


1. Kepala Badan Inspektorat Kota Palu, di Palu
2. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, di Palu
3. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Pembangunan Gedung Kantor, di Palu

Anda mungkin juga menyukai