0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
99 tayangan34 halaman

Fungsi Komposisi dan Invers Matematis

Dokumen tersebut membahas tentang fungsi komposisi dan invers fungsi. Memberikan penjelasan tentang definisi fungsi, notasi fungsi, domain, kodomain dan range fungsi, jenis-jenis fungsi seperti surjektif, injektif dan bijektif, komposisi fungsi, invers fungsi, serta operasi-operasi dasar pada fungsi seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian skalar, perkalian dan pembagian fungsi.

Diunggah oleh

Sahrul Usman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
99 tayangan34 halaman

Fungsi Komposisi dan Invers Matematis

Dokumen tersebut membahas tentang fungsi komposisi dan invers fungsi. Memberikan penjelasan tentang definisi fungsi, notasi fungsi, domain, kodomain dan range fungsi, jenis-jenis fungsi seperti surjektif, injektif dan bijektif, komposisi fungsi, invers fungsi, serta operasi-operasi dasar pada fungsi seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian skalar, perkalian dan pembagian fungsi.

Diunggah oleh

Sahrul Usman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

FUNGSI KOMPOSISI

DAN INVERS

Yan Batara Putra [Link] [Link]


DAFTAR SLIDE

DEFINISI FUNGSI

INVERS FUNGSI

FUNGSI KOMPOSISI

OPERASI FUNGSI

2
PENGERTIAN FUNGSI

Relasi dari himpunan A ke himpunan B disebut


fungsi atau pemetaaan, jika dan hanya jika setiap
unsur dalam himpunan A berpasangan tepat dengan
satu unsur dalam himpunan B.

3
NOTASI FUNGSI

Misalkan f adalah suatu fungsi dari himpunan A ke


himpunan B, maka fungsi f dilambangkan dengan:
f: A B
Himpunan A dinamakan domain atau daerah
definisi atau daerah asal,
Himpunan B dinamakan kodomain atau daerah
kawan fungsi f.
Himpunan semua anggota B yang mempunyai
kawan di A dinamakan range atau daerah hasil

4
PERSOALAN FUNGSI

5
PERSOALAN FUNGSI

Pada gambar 1, 3 dan 4 setiap anggota himpunan A


mempunyai pasangan tepat satu anggota himpunan
B. Relasi yang memiliki ciri seperti itu disebut fungsi
atau pemetaan.

Pada gambar 2 bukan fungsi karena ada anggota A


yang punya pasangan lebih dari satu anggota B.

6
PERSOALAN FUNGSI

7
PERSOALAN FUNGSI

 Diketahui :
1. { (-1,2), (-4,51), (1,2), (8,-51) }
2. { (13,14), (13,5) , (16,7), (18,13) }
3. { (3,90), (4,54), (6,71), (8,90) }
4. { (3,4), (4,5), (6,7), (8,9) }
5. { (3,4), (4,5), (6,7), (3,9) }
6. { (-3,4), (4,-5), (0,0), (8,9) }
7. { (8, 11), (34,5), (6,17), (8,19) }

 Ditanya :
Carilah yang merupakan fungsi
 Jawab :
8
DOMAIN,KODOMAIN DAN RANGE

Domain fungsi dinyatakan dengan notasi Df


Kodomain fungsi dinyatakan dengan notasi Kf
Range dinyatakan dengan Rf
Contoh Soal :
A = {1, 2, 3, 4}
B = {5, 7, 9, 10, 11, 12}
f: A B dimana f(x) = 2x +3

Domainnya adalah A = {1, 2, 3, 4}.


Kodomainnya adalah B = {5, 7, 9, 10, 11, 12}
Rangenya adalah C = {5, 7, 9, 11}

9
DOMAIN,KODOMAIN,RANGE

 Diketahui :
1. { (-1,2), (2, 51), (1, 3), (8, 22), (9, 51) }
2. { (-5,6), (21, -51), (11, 93), (81, 202), (19, 51) }

 Ditanya :
Carilah Domain dan Range
 Jawab :
1. Domain: -1, 2, 1, 8, 9
Range: 2, 51, 3, 22, 51
2. Domain: -5, 21, 11, 81, 19
Range: 6, -51, 93, 202, 51

10
DOMAIN,KODOMAIN,RANGE

 Diketahui :
fungsi f(x) = 2x-4
 Hitunglah :
f(1)
f(-1)
 Jawab :
f(1) = 2(1)-4 = -2
f(-1) = 2(-1)-4 = -6

11
RUMUS FUNGSI

12
JENIS SURJEKTIF

Apabila setiap anggota himpunan B mempunyai kawan anggota


himpunan A, maka f disebut fungsi surjektif atau fungsi pada
(onto function).

13
JENIS INJEKTIF
Apabila setiap anggota himpunan B mempunyai yang kawan di A,
kawannya tunggal, maka f disebut fungsi injektif atau fungsi 1-1
(into function).

14
JENIS BIJEKTIF
Jika setiap anggota himpunan B mempunyai tepat satu kawan di A
maka f disebut fungsi bijektif atau korespodensi 1-1. Mudah
dipahami bahwa korespondensi 1-1 adalah fungsi surjektif
sekaligus injektif.

15
KOMPOSISI FUNGSI

 Ada 3 himpunan yaitu, A = {2, 3, 4, 5}, B = {5, 7, 9, 11}


dan C = {27, 51, 66, 83}.
 f : AB ditentukan oleh rumus f(x) = 2x+1
g: BC ditentukan oleh rumus g(x) = x²+2.
Ditunjukkan oleh diagram panah sbb:

16
KOMPOSISI FUNGSI

 Jika h merupakan fungsi dari A ke C sehingga :


2  27
3  51
4  66
5 83

17
KOMPOSISI FUNGSI

Fungsi h dari A ke C disebut fungsi komposisi dan


ditulis h  g  f atau h( x)  ( g  f )( x).

18
KOMPOSISI FUNGSI
Contoh :
Diketahui : f(x) = x² + 1 dan g(x) = 2x – 3.
Ditanya : 1. (f ◦ g)(x)
2. (g ◦ f)(x)
Jawab :
a. (f o g)(x) = f (g(x))
= f(2x – 3)
= (2x – 3)² + 1
= 4x² – 12x + 9 + 1
= 4x² – 12x + 10
b. (g o f)(x) = g (f(x))
= g(x² + 1)
= 2(x² + 1) – 3
= 2x² - 1
Jadi pada komposisi fungsi tidak berlaku sifat komutatif.

19
LATIHAN SOAL 1
Contoh :
Diketahui : f(x) = x² - 4 dan g(x) = - 4x + 1.
Ditanya : 1. (f ◦ g)(x)
2. (g ◦ f)(x)
3. (f ◦ f)(x)
4. (g ◦ g)(x)

20
LATIHAN SOAL 2
f : R R g:R R
Diketahui dan ditentukan oleh f(x) = x + 3 dan
(f o g)(x) = x² + 6x + 7, maka tentukan g(x) !
Jawab :

21
LATIHAN SOAL 3

f ( x)  x 2  2 x; g ( x)  x  1; ( fog )(10) 
2x 3x
f ( x)  ; g ( x)  ; ( fog )( x) 
3x  1 2x 1
( fog )(9)
f ( x)  ( x  2)  1; g ( x)  2 x  1;
2

( gof )(16)
f ( x)  x 2  2; g ( x)  x 2  2; ( fog )( x)  ( gof )( x) 

22
LATIHAN SOAL 4

f ( x)  2 x  1; ( fog )( x)  2 x  3; g ( x) 
f ( x)  x  3; ( fog )( x)  x  2 x  2; g ( x) 
2 2

g ( x)  x  1; ( fog )( x)  x  3 x  1; f ( x) 
2

g ( x)  2 x  3; ( fog )( x)  6 x  7; f ( x) 

23
INVERS FUNGSI
 Diberikan fungsif : X  Y . Kebalikan (invers) fungsi
f adalah relasi g dari Y ke X.

 Pada umumnya hasil invers suatu fungsi belum


tentu merupakan fungsi
 Apabila f : XY merupakan korespondensi 1-1
maka invers fungsi f juga merupakan fungsi
 Notasi invers fungsi adalah f¯¹
24
INVERS FUNGSI

(1) (2) (3)

 Terlihat bahwa fungsi yang hasil inversnya juga


berupa fungsi hanya pada gambar 3.

25
CONTOH SOAL

 Tentukan rumus fungsi invers dari fungsi f(x) = 2x + 6


 Jawab :
y = f(x) = 2x+6
y = 2x+6
2x = y-6
x = ½(y-6)

Jadi : f¯¹ (y)= ½(y-6) atau f¯¹ (x)= ½(x-6)

26
LATIHAN SOAL 5

 Tentukan rumus fungsi invers dari fungsi

f ( x )  2 x  1
x  2
f ( x ) 
3
f ( x )  3 x 2
 1

27
INVERS FUNGSI

( g  f ) 1 ( x )  ( f 1
 g 1 )( x)

( f  g ) 1 ( x )  ( g 1  f 1
)( x)

28
CONTOH SOAL
 Diketahui :  Cara 2 :
f(x) = x+3
g(x) = 5x – 2
Hitunglah (f◦g)¯ ¹(x)

 Cara 1
(f◦g)(x) = f(g(x))
= g(x) +3
= 5x-2+3
= 5x+1
(f◦g)¯¹(x) = y = 5x+1
5x = y-1
x = (y-1)/5
(f◦g)¯¹(x) =⅕x-⅕

29
LATIHAN SOAL 6
 Diketahui :

f ( x )  3 x  1; g ( x)  2 x  4; ( fog ) 1 ( x ) 
2
f ( x )  5 x  2; g ( x)  x  2; ( gof ) 1 ( x) 
3
2 x  1 1
f ( x)  ; f (3) 
x2

30
OPERASI FUNGSI

 Diberikan skalar real a dan fungsi-fungsi f dan g.


 Jumlahan f + g , selisih f - g , hasil kali skalar a. f ,
hasil kali f .g , dan hasil bagi f /g masing-masing
didefinisikan sebagai berikut:
(f+g)(x)= f(x) + g(x)
(f-g)(x)=f(x) - g(x)
(af)(x) = a f(x)
(f.g)(x)= f(x)g(x)
(f/g)(x)= f(x)/g(x) , g(x)≠0

31
OPERASI FUNGSI

 Diberikan skalar real a dan fungsi-fungsi f dan g.


 Jumlahan f + g , selisih f - g , hasil kali skalar a. f ,
hasil kali f .g , dan hasil bagi f /g masing-masing
didefinisikan sebagai berikut:
(f+g)(x)= f(x) + g(x)
(f-g)(x)=f(x) - g(x)
(af)(x) = a f(x)
(f.g)(x)= f(x)g(x)
(f/g)(x)= f(x)/g(x) , g(x)≠0

32
CONTOH SOAL

 Diketahui :
f(x) = 2x-4
g(x) = -3x+2
 Ditanya :
1. f+g = 2x-4-3x+2 = -x-2
2. f–g = 2x -4 –(-3x+2) = 5x - 6
3. f · g = (2x – 4)(-3x+2) = -6x² + 16x – 8
4. f/g = (2x-4)/(-3x+2) = (-6x²+8x+8)/(9x²-4)

33
LATIHAN SOAL 5

 Diketahui :
f(x) = 3x+2
g(x) = 4-5x
 Ditanya :
1. f+g
2. f–g
3. f · g
4. f/g

34

Anda mungkin juga menyukai