MAKALAH PROGRAM R
[Link]
60600119036
PROGRAM STUDI MATEMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN ALAUDDIN MAKASSAR
2021
1
A. Sejarah Program R
R (juga dikenal sebagai GNU S) adalah bahasa
pemrograman dan perangkat lunak untuk analisis statistika
dan grafik. R dibuat oleh Ross Ihaka dan Robert Gentleman di
Universitas Auckland, Selandia Baru, dan kini dikembangkan
oleh R Development Core Team, di mana Chambers merupakan
anggotanya. R dinamakan sebagian setelah nama dua
pembuatnya (Robert Gentleman dan Ross Ihaka), dan sebagian
sebagian dari permainan nama dari S.
Bahasa R kini menjadi standar de facto di antara
statistikawan untuk pengembangan perangkat lunak statistika,
serta digunakan secara luas untuk pengembangan perangkat
lunak statistika dan analisis data.
R merupakan bagian dari proyek GNU. Kode sumbernya
tersedia secara bebas di bawah Lisensi Publik Umum GNU, dan
versi biner prekompilasinya tersedia untuk berbagai sistem
operasi. R menggunakan antarmuka baris perintah, meski
beberapa antarmuka pengguna grafik juga tersedia.
R menyediakan berbagai teknik statistika (permodelan
linier dan nonlinier, uji statistik klasik, analisis deret waktu,
klasifikasi, klasterisasi, dan sebagainya) serta grafik. R,
sebagaimana S, dirancang sebagai bahasa komputer
sebenarnya, dan mengizinkan penggunanya untuk menambah
fungsi tambahan dengan mendefinisikan fungsi baru. Kekuatan
besar dari R yang lain adalah fasilitas grafiknya, yang
menghasilkan grafik dengan kualitas publikasi yang dapat
2
memuat simbol matematika. R memiliki format dokumentasi
seperti LaTeX, yang digunakan untuk menyediakan
dokumentasi yang lengkap, baik secara daring (dalam berbagai
format) maupun secara cetakan.
Meskipun R memiliki antarmuka baris perintah
(command line interface), terdapat beberapa antarmuka
pengguna grafis pihak ketiga, seperti RStudio, lingkungan
pengembangan yang terintegrasi, dan Jupyter, antarmuka
notebook.
B. Kegunaan Program R
Analisis data tidak dapat dilakukan tanpa melakukan
teknik yang tepat. Artinya, analisis yang handal seharusnya
menafaatkan keakurasian dan kecepatan perhitungan dengan
paket komputasi statistic (statistical computing package).
Begitu banyak pilihan paket tools statistika yang digunakan,
dengan karakteristik yang berbeda. Namun ada beberapa
alasan mengapa menggunakan R. Menurut Ihaka dan
Gentlement (1996) yang dikutip dalam [Link],
terdapat beberapa alasan penggunaan R, yaitu diantaranya
Serbaguna (versatile), Interaktif (interactive), Berbasis S yaitu
turunan dari tool statistic komersial S-Plus, Populer.
1. Serbaguna (versatile)
R adalah bahasa pemograman, sehingga tidak ada
batasan bagi pengguna untuk memakai prosedur yang hanya
terdapat pada paket-paket yang standar. Bahkan pemograman
R adalah berorientasi objek dan memiliki banyak library yang
3
sangat bermanfaat yang dikembangkan oleh kontributor.
Pengguna menambah dan mengurangi library tergantung
kebutuhan. R juga memiliki interface pemrograman C, phyton,
bahkan java yang tentu saja berkat jerih payah contributor
aktif proyek R. jadi selain bahasa R ini cukup pintar,
penggunanyapun bisa menjadi lebih pintar dan kreatif.
Beberapa analisi yang membutuhkan fungsi lanjutan memang
ada yang belum tersedia dalam R. tidak berarti R tidak
menyediakan fasilitas tersebut, namun lebih karena factor
waktu. Jadi, menunggu waktu saja package lanjutan tersebut
tersedia.
2. Interaktif (interactive)
Pada saat ini analisis data membutuhkan pengoperasian
yang interaktif. Apalagi jika data yang dianalisis adalah data
yang bergerak. R dilengkapi dengan konektivitas ke database
server, olap, maupun format data web service seperti XML,
spreadsheet dan sebagainya. Sehingga apabila data set berubah
hasil analisa pun dapat segera ikut berubah (real time).
3. Berbasis S yaitu turunan dari tool statistic komersial S-
Plus
R hampir seluruhnya kompatibel dengan S-Plus. Artinya
sebagian besar kode program yang dibuat oleh S dapat
dijalankan di S-Plus kecuali fungsi-fungsi yang sifatnya add-on
packages atau tambahan yang dibuat oleh contributor proyek
R.
4
4. Populer
Secara umum SAS adalah software statistika komersial
yang popular, namun demikian R atau S adalah bahasa yang
paling popular digunakan oleh peneliti dibidang statistika.
Beberapa tulisan berupa jurnal statistika mengkonfirmasi
kebenaran hal ini. R juga popular untuk aplikasi kuantitatif
dibidang keuangan.
Secara fair Ihaka dan Gentlemen menyebutkan
kekurangan dari R adalah tidak mudah untuk dipelajari.
Beberapa requirement awal diperlukan sebelum memperoleh
manfaat dari R seperti pemahaman tentang dasar – dasar
pemrograman. Namun menurut pendapat penulis, user linux
seharusnya sudah memiliki pemahaman tentang dasar – dasar
pemrograman sehingga akan lebih mudah dan produktif dalam
mengeksploitasi tools statistika yang hebat ini.
R dalam sistem analisis statistik, memiliki fasilitas yang
sangat banyak. Dalam R, terdapat fasilitas R-GUI (Graphical
User Interface), R-Commander, dan perintah langsung di R
Console. Fasilitas R-Commander berguna untuk perhitungan
fungsi Distribusi Peluang (yang mencakup perhitungan peluang
pada distribusi kontinu dan diskrit), Analisis Statistik
Deskriptif, Analisis Statistik Inferensi (yang mencakup uji
hipotesis tentang rata-rata, proporsi, dan varians), dan Analisis
Regresi Linear.
Selain itu, R juga berguna untuk Analisis runtun waktu,
yaitu model tren linear, model eksponensial smoothing, dan
5
model ARIMA, serta Analisis Multivariat, yang meliputi Analisis
Faktor, Analisis Diskriminan, dan Analisis Cluster.
C. Wadah Program R
IDE atau Integrated Development Environment adalah
sebuah software atau program yang bertugas sebagai wadah
atau lingkungan dalam mempermudah pengembangan maupun
penggunaan software atau program tertentu.
Dalam Program R, IDE yang lumrah digunakan adalah
Rstudio. Pada tahun 2009, J.J. Allaire mendirikan Rstudio dan
terus dikembangkan. Rstudio sendiri memungkinkan pengguna
untuk dapat lebih menguasai pengoperasian R itu sendiri. Pada
Rstudio juga telah dilengkapi dengan fasilitas install package
secara online dan sebagainya.
RStudio adalah lingkungan pengembangan terintegrasi
(IDE) sumber terbuka dan gratis untuk R, bahasa
pemrograman untuk komputasi statistik dan grafik. RStudio
didirikan oleh JJ Allaire, pencipta bahasa pemrograman
ColdFusion . Hadley Wickham adalah Kepala Ilmuwan di
RStudio.
RStudio tersedia dalam dua edisi: RStudio Desktop, di
mana program dijalankan secara lokal sebagai aplikasi desktop
biasa; dan RStudio Server, yang memungkinkan mengakses
RStudio menggunakan browser web saat sedang berjalan di
server Linux jarak jauh. Distribusi prepackaged Desktop
RStudio tersedia untuk Windows, macOS, dan Linux .
Pekerjaan di RStudio dimulai sekitar Desember 2010, dan
versi beta publik pertama (v0.92) secara resmi diumumkan
6
pada Februari 2011. Versi 1.0 dirilis pada 1 November 2016.
Versi 1.1 dirilis pada 9 Oktober 2017.
Pada bulan April 2018 diumumkan RStudio akan
menyediakan dukungan operasional dan infrastruktur untuk
Ursa Labs. Ursa Labs akan fokus membangun runtime sains
data baru yang didukung oleh Apache Arrow .
Gambar 1. RStudio
7
KAJIAN PUSTAKA
A. Kajian Pustaka Sejarah Program R
R adalah bahasa pemrograman dan perangkat lunak
untuk analisis statistika dan grafik. R dibuat oleh Ross Ihaka
dan Robert Gentleman di Universitas Auckland, Selandia Baru,
dan kini dikembangkan oleh R Development Core Team, di
mana Chambers merupakan anggotanya.
Bahasa R digunakan secara luas untuk pengembangan
perangkat lunak statistika dan analisis data. Bahasa R juga
menyediakan berbagai teknik statistika. Kekuatan besar dari R
yang lain adalah fasilitas grafiknya, yang menghasilkan grafik
dengan kualitas publikasi yang dapat memuat simbol
matematika.
B. Kajian Pustaka Kegunaan R
Dalam menganalisis data statistik, diperlukan program
yang membuat kita mendapatkan hasil yang tepat dengan
melakukan teknik yang tepat pula. Hal ini dikarenakan analisis
data yang baik adalah dengan memanfaatkan keakurasian dan
kecepatan perhitungan.
Dengan demikian, sangat dibutuhkan program yang
dapat memenuhi hal hal tersebut, salah satu yang dapat
direkomendasikan adalah program R.
8
Hal ini dikarenakan menurut Ihaka dan Gentlement
(1996) yang dikutip dalam [Link], terdapat
beberapa alasan penggunaan R, yaitu diantaranya Serbaguna
(versatile), Interaktif (interactive), Berbasis S yaitu turunan dari
tool statistic komersial S-Plus, dan Populer.
C. Kajian Pustaka Wadah Program R
IDE (Integrated Development Environment) atau dapat
juga kita sebut sebagai wadah untuk program R yang lumrah
digunakan adalah RStudio. Dalam RStudio ini sangat
memungkinkan bagi penggunanya agar dapat menjalankan
program R dengan baik. Meskipun tingkat kesulitan dalam
RStudio ini cukup tinggi, tapi diimbangi pula dengan hasil yang
memuaskan dan skrip yang sudah dibuat bisa disimpan,
sehingga memudahkan kita ketika akan menganalisis data,
hanya perlu memperbaharui dengan menjalankan kembali
skrip yang sebelumnya sudah dibuat.