0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
249 tayangan5 halaman

Strategi Bisnis Rian di F&B

Dokumen tersebut membahas tentang soal-soal manajemen keuangan yang meliputi perhitungan harga obligasi, cara mencegah fraud oleh manajer perusahaan, perhitungan rasio utang terhadap modal, dan perhitungan rasio cepat pada dua perusahaan.

Diunggah oleh

Amelia Krisnady
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
249 tayangan5 halaman

Strategi Bisnis Rian di F&B

Dokumen tersebut membahas tentang soal-soal manajemen keuangan yang meliputi perhitungan harga obligasi, cara mencegah fraud oleh manajer perusahaan, perhitungan rasio utang terhadap modal, dan perhitungan rasio cepat pada dua perusahaan.

Diunggah oleh

Amelia Krisnady
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS 1

MANAJEMEN KEUANGAN

1. PT. Dirgantara memiliki obligasi dengan nilai nominal sebesar Rp20 jt dengan jangka
waktu 5 tahun dan mempunyai coupon rate sebesar 15% per tahun. Pemodal
menginginkan keuntungan sebesar 20%, berapakah harga obligasi tersebut pada saat ini?
Jawab :

Diketahui :
Nilai nominal Obligasi : 20.000.000
Jangka waktu : 5 tahun
Coupon Rate : 15%
Keuntungan yang diharapkan : 20%

Ditanyakan :
Harga Obligasi saat ini : ….. ?

Jawab:
Bunga yang dibayarkan setiap bulannya : 20.000.000. x 15% = 3.000.000
B0 = 3.000 / (1 + 0.2) + 3.000 / (1 + 0.2) 2 + 3.000 / (1 + 0.2)3 +3.000 / (1 + 0.2)4 +
23.000 / (1 + 0.2) 5
B0 = 18.215
Nilai obligasi saat ini yaitu Rp 18.215.000
2. Untuk menghindari seorang manajer perusahaan sengaja mencoba untuk melalaikan
tugasnya sebagai manajer perusahaan atau melakukan penipuan terhadap pemilik
perusahaan. Jelaskan usaha apa yang harus dilakukan oleh pemilik modal?
Jawab :
Fraud atau kecurangan adalah suatu perbuatan melawan hokum yang yang dilakukan oleh
oknum-oknum tertentu yang kurang bertanggung jawab, denga tujuan untuk
mendapatkan keuntungan pribadi maupun kelompok. Dari contoh diatas, maka
kecurangan tersebut termasuk dalam jenis manajemen fraud. Kecurangan ini dilakukan
oleh manajemen melalui pemanipulasian laporan keuangan.
Salah satu lembaga yang mengatasi fraud adalah Association of Certified Fraud
Examinations (ACFE) yang berbasis di Amerika Serikat. Menurut ACFE, ada tiga
kelompok besar fraud yaitu;
a. Financial Statement Fraud (Kecurangan Laporan Keuangan)
Kecurangan dapat terjadi apabila terdapat manipulsi laporan keuangan yang
dilakukan secara sengaja oleh pihak manajemen ataupun akuntan yang
membuatnya. Kecurangan ini dapat menimbulkan kerugian pada pihak investor
atau kreditor, manipulasi ini bisa dalam bentuk data ataupun financial.
b. Asset misappropriation (Penyalahgunaan Aset)
Fraud ini dapat terjadi apabila ada aset perusahaan yang disalahgunakan. Bentuk
penyalahgunaan ini bermacam – macam, dapat berupa penggelapan kas,
pemakaian fasilitas perusahaan untuk kepentingan pribadi, ataupun pengeluaran
biaya tanpa prosedur dan kesepakatan dari perusahaan.
c. Corruption (Korupsi)
Dalam kecurangan ini yaitu berbentuk suap, pemerasan, pemberian secara ilegal
maupun konflik kepentingan yang dapat merugikan perusahaan. kecurangan ini
juga dapat dilakukan secara pribadi maupun kelompok.
Untuk menghindari adanya fraud, maka pemilik perusahaan harus melakukan beberpa
hal, seperti;
a. Menggunakan Software yang Accountable
Penggunaan software khusus dapat meningkatkan efisiensi kerja dan juga
efisiensi pengawasan kerja. Penggunaan software ini juga harus memiliki 2 syarat
yang harus dipenuhi yang pertama, terintegrasi satu sama lain pada internal
perusahaan agar mempercepat transfer data dan pengawasan data. Hal ini
diperlukan untuk mengetahui atau melacak jika ada karyawan yang hendak
melakukan manipulasi. Kedua, adanya jaminan kerahasiaan dokumen
penting. Fraud sering sekali terjadi karena adanya kebocoran password, untuk itu
sistem keamanan software harus terpercaya dengan desain yang harus sejalan
dengan kepentingan perusahaan.
b. Memperketat Pelaksanaan SOP
Pengabaian SOP mungkin sekali terjadi, ketika karyawan ataupun manajer hanya
berfokus pada target sehingga melewatkan beberapa prosedur yang telah
ditetapkan oleh perusahaan. Pengabaian SOP oleh karyawan dapat mengakibatkan
arah perusahaan tidak dapat terkendali dan akan memunculkan celah untuk
melakukan fraud. Untuk mencegah terjadinya fraud SOP pada perusahaan harus
lebih diperketat dengan cara mewajibkan karyawan untuk disiplin dalam
menjalankan tugas..
c. Menciptakan Kultur Perusahaan yang Baik
Dengan menggunakan software accountable dan pengetatan SOP, peluang untuk
terjadinya fraud akan semakin kecil. Walaupun peluang melakukan fraud kecil,
namun masih bisa dilakukan oleh manajer, maka untuk menghindari
terjadinya fraud yaitu dengan membangun kultur perusahaan yang baik. Dengan
membangun kultur perusahaan yang baik dapat menjadikan karyawan memiliki
rasa solidaritas yang tinggi sehingga tidak terjadi degradasi moral yang berujung
pada kriminal dalam bentuk fraud.
3. Berikut ini disajikan neraca PT. Tunggal tahun 2020 :
Neraca PT. Tunggal pada 31 Desember 2020 (Dalam jutaan Rupiah)

  2020   2020

Kas   50 Hutang dagang 145

Piutang 130 Hutang pajak   10

Persediaan 165 Hutang Bank 105

Total Aset Lancar 345 Total Kewajiban 260

Aset tetap (net) 300 Ekuitas:  

  Modal disetor 230

  Laba yang ditahan 155


Total Ekuitas 385

Total Aset 645 Kewajiban & Ekuitas 645

Dari data diatas, berapakah rasio perbandingan antara utang dengan modal sendiri?

Jawab :

Debt to Equity Ratio (DER ) adalah rasio hutang terhadap ekuitas atau rasio keuangan yang
membandingkan jumlah hutang dengan ekuitas. Maka, rasio perbandingan antara utang
dengan modal sendiri PT Tunggal adalah sebagai berikut :

Debt-equity ratio = total kewajiban / modal sendiri

= 260/385

= 0,67

Maka rasio rasio perbandingan antara utang dengan modal sendiri 0,67

4. Berikut ini disajikan neraca PT. Abadi tahun 2020:


Neraca PT. Abadi pada 31 Desember 2020 (Dalam jutaan Rupiah)

  2020   2020

Kas   150 Hutang dagang 120

Piutang 180 Hutang pajak   110

Persediaan 100 Hutang Bank 180

Total Aset Lancar 430 Total Kewajiban 410

Aset tetap (net) 120 Ekuitas:  

  Modal disetor 115

  Laba yang ditahan 25

Total Ekuitas 140


Total Aset 550 Kewajiban & Ekuitas 550

 Dari data diatas, hitunglah Quick Ratio ?

Jawab : Quick ratio  atau rasio cepat adalah salah satu rasio keuangan yang digunakan
untuk mengukur posisi likuiditas perusahaan, proyek, pusat investasi atau pusat laba.

Quick Ratio = ( aktiva lancar – persediaan ) / utang lancar

= ( 430 – 100) / 410

= 330/410

= 0,80

Maka, Quick Ratio  data diatas adala 0,8

Sumber : MODUL EKMA4213, [Link]


menghindari-fraud-kecurangan-di-perusahaan/, [Link]
terjadinya-fraud-diperusahaan-dan-cara-mengatasinya/

Anda mungkin juga menyukai