0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
221 tayangan7 halaman

Cerita Sedekah di Bulan Ramadhan

Raisa dan teman-temannya membuat takjil untuk dibagikan kepada kaum fakir. Setelah selesai membagikan, mereka mengajak seorang pria yang belum buka puasa untuk bergabung buka puasa bersama di rumah Raisa.

Diunggah oleh

Dikka R.P
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
221 tayangan7 halaman

Cerita Sedekah di Bulan Ramadhan

Raisa dan teman-temannya membuat takjil untuk dibagikan kepada kaum fakir. Setelah selesai membagikan, mereka mengajak seorang pria yang belum buka puasa untuk bergabung buka puasa bersama di rumah Raisa.

Diunggah oleh

Dikka R.P
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tema: Sedekah

Bersedekah di Bulan Puasa


Alur Cerita

Seorang muslim bernama Raisa/Rizal yang merupakan murid sekolah


dimana dia berencana untuk memberikan sebuah takjil kepada kaum fakir
untuk berbuka puasa. Dan dia mengajak teman temannya untuk ikut
berpartisipasi dalam idenya tersebut. Kemudian dia dan teman temannya
berjanjian di satu tempat, yaitu rumah Raisa, dan mereka pun Bersama sama
membuat takjil tersebut. Setelah takjilnya sudah siap, mereka pun berkeliling
untuk memberikannya kepada kaum fakir yang ada di pinggir jalan. Setelah
beberapa saat, takjilnya pun sudah tidak tersisa lagi lalu mereka pun pulang ke
rumah Raisa/Rizal untuk buka puasa Bersama di rumahnya. Setelah sampai di
rumahnya dan waktu sudah menunjukkan adzan Maghrib, ada seorang Bapak
Bapak yang lewat didepan mereka. Mereka pun mengajak Bapak-Bapak
tersebut untuk buka puasa Bersama dengan mereka.
Script Bersedekah di Bulan Puasa
Cast
[Link]
2-6. Teman-teman

Bersedekah di Bulan Puasa


Scene Rumah Raisa,
Cast. Raisa
Remi

Scene 1
(Raisa Menatap handphone)

Scene 2
(Raisa Menatap handphone [Close Up])

Scene 3
(Kearah layer handphone)

Scene 4
(Raisa menelpon salah satu temannya)

Raisa
Halo, Rem. Raisa punya ide nih. Gimana kalau kita bikin atau
beli takjil buat kaum fakir? Gimana, Remi setuju gak?
Remi
Eumm, boleh aja sih, Sa. Cuma ya kalau menurutku sih
mendingan kita bikin aja takjilnya. Daripada beli, kan kamu
tau sendiri kalau tiap penjual ngasih harga beda-beda.
Raisa/Rizal
Ohh, iya juga sih. Ok deh kalo begitu. Tapi kalau mau bikin,
mendingan rame-rame gitu bikinnya. Supaya seru terus pas
ngebagiinnya juga lebih gampang. Kira-kira ajak siapa lagi
ya?
Remi
Karna temen kamu juga itu itu doang, ya ajak aja yang deket
sama kamu hehe.
Raisa/Rizal
Wuis, mulut anda tidak bisa di jaga ya hahaha. Ok, kalau
begitu aku ajakin temen-temen deket aku deh.
Remi
Yowis, aku juga bantu buat hubungin mereka.
Scene Rumah Raisa dan Pembagian Takjil,
Cast. Raisa
Remi
Toni
Cantika
Mika
Anggun

Scene 1
(Raisa dan teman-temannya menyimpan kantong plastik)
Scene 2
(Raisa memimpin kelompoknya)

Raisa
Ok semuanya. Sudah siap?
Teman-Teman
Siap! (Penuh semangat)
Raisa
Ok. Ayo kita jalan. (Tangan mengisyaratkan “Ayo”)

Scene 3
(Remi membagikan takjil) mont.
Scene 4
(Cantika memberikan takjil) mont.
Scene 5
(Mika memberi takjil) mont.
Scene 6
(Raisa/Rizal memberhentikan rombongannya)
Raisa
Guys, karna sebentar lagi udah mau jamnya buka puasa mending
buka puasa Bersama aja di rumahku. Terus kan rumah kalian agak
deket juga dari sini jadi ga usah khawatir juga kalau
pulangnya malem juga.
Mika
Ide bagus tuh. Nanggung juga sih kalau pulang juga, nanti
malah ga keburu lagi buka puasanya.
Cantika
Ok kalau begitu. Kita semua buka puasanya di rumah kamu ya,
Raisa/Rizal. Semoga juga ngga ngerepotin.
Raisa
Ngga apa-apa. Ga ngerepotin kok, justru Raisa malah seneng
bisa buka puasa bareng sama kalian. Ok, sekarang ayo kita ke
rumahku.
Teman-Teman
Ayo!
Scene Rumah Raisa,
Cast. Raisa
Remi
Toni
Cantika
Mika
Anggun

Scene 1
(Adzan berkumandang, Raisa keluar dari rumah sembari
membawa makanan)
Scene 2
(Raisa dan teman-temannya berbuka puasa) mont.
Scene 3
(Mika melihat seorang Bapak-Bapak)

Mika
(menunjuk sebentar ke arah Bapak-Bapak) Sa, liat deh. Bapak-
Bapak itu kayang belum buka puasa. Gimana kalau kita ajak dia
buat buka puasa bareng kita? Kasian soalnya, keliatan banget
dia itu belum buka puasa.
Raisa/Rizal
Emang keliatan sih, Mik. Ya udah, aku coba ajakin deh.

Raisa menghampiri Bapak-Bapak tersebut

Raisa
(Berteriak) Pak!
Bapak-Bapak
(Menoleh) Ada apa ya, Dek?
Raisa
Gini, Pak. Saya mau mengajak Bapak buat buka puasa bareng
kami. Kebetulan tadi temen saya melihat Bapak yang keliatan
seperti belum buka puasa, Pak
Bapak-Bapak
Oh, ngga apa-apa, Dek. Takutnya Bapak ngerepotin kamu, Dek.
(sambil mengangkat rendah kedua tangannya)
Raisa
Ngga apa-apa, Pak. Lagian teman-teman saya juga buka puasa di
sini di rumah saya tapi ga saya anggap ngerepotin. Ayo, Pak.
Buka puasa di sini aja. Ga bakal ngerepotin kok, Pak.
Bapak-Bapak
Kalau begitu Bapak terima tawarannya ya, Dek. Semoga Allah
membalas kebaikan yang kamu berikan ke Bapak ya. (Sambil
tersenyum)
Raisa
Aamiin. Kalau begitu mari, Pak. (Mempersilahkan Bapak-Bapak
tersebut untuk buka puasa Bersama)

Scene 4
(Kamera perlahan menjauh)

Anda mungkin juga menyukai