PROPOSAL
KELOMPOK 6 AGROTEKNOLOGI 3-A
Nama Anggota Kelompok :
Alfia Ningsi (201910200311009)
Diana Putri (201910200311014)
Ardifian (201910200311028)
Sanchia Rahma Janita (201910200311035)
FAKULTAS PERTANIAN-PETERNAKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
TAHUN 2020/2021
Judul
Bidang Studi
Pembimbing
Dr. Ir. Wahono, MT.
Latar Belakang
Pengamatan unsur cuaca sangat diperlukan untuk kesejahteraan umat manusia,
unsur cuaca yang diamati akan dijadikan bahan untuk memperkirakan cuaca pada
waktu yang akan datang dan juga cuaca lampau sangat berguna untuk mengetahui
klimatologis suatu daerah sehingga dapat memanfaatkan kondisi cuaca tersebut sesuai
kebutuhan masing-masing.
Cuaca adalah kondisi suhu udara, tekanan udara, curah hujan, angin, sinar
matahari ditempat dan waktu tertentu. Letak astronomis Indonesia menyebabkan
indonesia memiliki iklim tropis dengan dua musim, yaitu musim hujan yang terjadi
pada bulan November-April dan musim kemarau yang terjadi pada bulan Mei- suhu
udara yang tidak jauh perbedaan antara keduanya. Namun saat ini fenomemena
perubahan cuaca terjadi sehingga musim yang tidak menentu dan perubahan kondisi
cuaca yang cepat tanpa memperdulikan waktu dan tempat geografisnya Wijayanti,
dkk, 2007
Perkembangan Oktober dengan teknologi khususnya dapat diimplementasi
dalam hal sebagai sistem yang mengendalikan berbagai sensor dan kondisi seperti
cahaya, temperatur, kelembapan, getaran dan lain-lain. Informasi cuaca akan sangat
bermanfaat diberbagai bidang, baik pertanian, perikanan, pembangunan, penerbangan,
komunikasi dan lain-lain.
Hasil penelitian ini telah berhasil membuat suatu prototype (AWS) yang
selanjutnya bisa dikembangkan untuk keperluan meteorologi dalam mendukung tugas
pokok Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai pengamat
unsur cuaca.
Permasalahan
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat ditentukan permasalahan
dalam projek akhir ini yaitu:
Bagaimana cara kerja dari sistem Automatic Weather Station?
Bagaimana cara merancang dari sistem Automatic Weather Station?
Apa saja faktor yang mempengaruhi permformansi perangkat sistem Automatic
Weather Station?
Batasan Masalah
Adapun masalah pada tugas akhir ini adalah:
Perancangan Automatic Weather Station menampilkan informasi cuaca
dengan website secara rea ltime.
Tujuan dan Manfaat
Tujuan penelitian
Mengetahui bagaimana cara kerja dari Automatic Weather Station
Merancang dan membuat Automatic Weather Station
Mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi performansi sistem
Automatic Weather Station
Manfaat Penelitian
Diharapkan setelah selesainya penelitian ini bisa bermanfaat bagi Mahasiswa
Dapat memahami langkah-langkah dalam membuat sistem Automatic Weather
Station
Tinjauan Pustaka
Membuat perancangan alat cuaca yang memantau parameter-parameter seperti suhu,
kelembapan, arah angin, dan dan kecepatan angin. Dengan menggunakan beberapa
sensor yang dibutuhkan, antara lain sensor DHT 11/22 yang berfungsi sebagai suhu,
suhu titik embun, dan kelembapan. Sensor BMP 180 yang berfungsi sebagai sensor
suhu dan ketinggian, LDR yang berfungsi sebagai sensor cahaya.
Teori Penunjang
Metode Penelitian
Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai metodologi yang digunakan dalam
penelitin ini. Prosedur penelitian selengkapnya akan dijelaskan pada bagian berikut:
Studi Lapangan
Studi lapangan adalah pengumpulan data (pengumpulan faktor-faktor) secara
langsung kelapangan dengan mempergunakan teknik pengumpulan data
dilapangan. Teknik yang digunakan yaitu pengamatan, penelitian melakukan
pengamatan secara langsung pada kondisi dan kebenarannya.
Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalahnsalah satu proses penelitian boleh dikatakan yang
paling penting diantara proses lain. Masalah penelitian akan menentukan
kualitas dari penelitian, bahkan juga menetukan apakah sebuah kegiatan bisa
disebut penelitian.
Perancangan Sistem
Untuk menyeslesaikan sebuah sistem ini yang harus dilakukan integrasi dat-
data dariketig sensor yang dikirim dengan Wifi module untuk ditampilkan di
website. Data yang akan ditampilkan bersifat update dan real time. Pembacaan
data dari ketiga indikator yaitu suhu udara, kelembapan udara, dan cahaya dari
sensor dengan program di Ardunio inilah yang hasilnya dimonitor sebagai
awal perediksi mengenai kondisi dan parameter serta sebagai peringatan akan
terjadinya bencana alam atau gejala buruk.
Pengujian Sistem
Setelah pembuatan selesai dilakukan uji sistem, apakah berjalan tidak? Sesuai
dengan prinsip kerja atau tiak? Hal ini mengacu pada hasil dari sistem yang
mampu membaca data dari ketiga sensor sebagai indikator perubahan cuaca.
Simulasi Sistem
Setelah pengujian sistem selesai dan sesuai, sistem atau program
disimulasikan sesuai program yang direncanakan. Ketiga sensor ini
diintregrasikan, sehingga menghasilkan sistem yang dapat memonitor ketiga
indikator untuk perubahan cuaca yaitu kelembapan udara, suhu dan cuaca.
Tampil Data diWebsite
Setiap data even data hasil pengukuran akan ditampilka update dan real time,
sehingga setiap terjadi pengukuran data akan dapat diamati [Link]
ditampilkan website agar mudah diakses masyarakat untuk monitor cuaca.
Laporan
Berdasarkan data yang sudah dambil selama penelitian serta analisa terhadap
perubahan cuaca dengan sistem monitoring berbasis website ini, maka akan
dilakukan laporan sebagai hasil penelitian dan kebrhasilan perancangan dan
pembuatan sistem. Laporan tersebur akan digunakan sebagai jawaban atas
permasalahan yang diajukan pada peneliti tugas akhir.
Waktu Pekasanaan
Daftar Pustaka