SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
KELUARGA BERENCANA(KB)
Disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam memenuhi tugas Stase
Keperawatan Maternitas Program Profesi Ners
Dosen Pembimbing: K. Dewi Budiarti, [Link]
Disusun Oleh :
IIS SITI JUHARIAH
KHG.D 20023
PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN X
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARSA HUSADA GARUT
2021
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pokok Bahasan : Kb
Sub Pokok bahasan : Pengenalan Tentang Kb
Sasaran : Seorang ibu hamil
Hari, tgl pelaksanaan : Selasa, 22 Maret 2021
Jam Pelaksanaan : 11.00 WIB
Waktu : 15 menit
Tempat : Puskesmas Garawangsa
A. LATAR BELAKANG
Kontrasepsi berasal dari kata kontra yang berarti mencegah atau
melawan, sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur yang matang
dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. Maksud dari kontrasepsi
adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan
antara sel telur yang matang dengan sel sperma.
Di Indonesia sejak zaman dulu telah dipakai obat dan jamu yang
maksudnya untuk mencegah kehamilan. Di Indonesia keluarga berencana
modren mulai dikenal pada tahun 1953. Pada waktu itu sekelompok ahli
kesehatan, kebidanan, dan tokoh masyarakat telah mulai membantu
masyarakat memecahkan masalah-masalah pertumbuhan penduduk.
Secara ringkas, inovasi teknologi kontrasepsi dimulai dengan cara sederhana
seperti kondom, pil KB, suntik, susuk dan akhirnya cara yang sangat mantap
yaitu kontrasepsi pembedahan seperti tubektomi dan vasektomi.
Misi Program KB Nasional salah satunya adalah meningkatkan kualitas
pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi. Hasil studi pendahuluan di BPS
ANISA Jakarta terhadap 10 akseptor KB suntik, dimana 6 akseptor (60%)
diantaranya tidak mengetahui tentang KB suntik, dan 4 (40%) diantaranya
mengetahui tentang KB suntik. Ketepatan waktu suntik kembali sangat
penting bagi akseptor KB suntik tersebut karena bila tidak tepat untuk suntik
kembali maka dapat menyebabkan kehamilan.
Pengertian Keluarga Berencana (KB) menurut UU No. 10 th 1992
adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui
pendewasaan usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan
ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil bahagia dan
sejahtera.
Program KB secara Nasional berkaitan erat dengan program Nasional di
bidang kesehatan, karena program KB Nasional bersifat mendukung dan
mempunyai sasaran serupa dengan program kesehatan. Program Keluarga
Berencana Nasional memberikan arahan kebijakan untuk meningkatkan
kualitas penduduk melalui pegendalian kelahiran, memperkecil angka
kematian dan peningkatan kualitas program KB.
Program Keluarga Berencana (KB) salah satunya KB pada dasarnya
kurang berhasil yang dipengaruhi oleh pendidikan, pekerjaan, tingkat
pengetahuan ibu, sikap, jumlah anak, dukungan suami.
Salah satu yang mempengaruhi kurangnya kepatuhan pemakaian KB salah
satunya tingkat pengetahuan ibu, sikap dan faktor pendukung lainnya, dimana
sikap yang positif tentang KB diperlukan pengetahuan yang baik, demikian
sebaliknya bila pengetahuan kurang maka kepatuhan menjalani program KB
juga akan berkurang.
B. TUJUAN
1. Tujuan umum
Untuk mengetahui praktek pembinaan akseptor khususnya KB
2. Tujuan khusus
a. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan KB
b. Untuk mengetahui jenis-jenis KB
c. Untuk mengetahui manfaat KB
d. Untuk mengetahui kekurangan KB
e. Untuk mengetahui metode KB
C. METODE
1. Ceramah
2. Diskusi
D. MATERI
Terlampir
E. MEDIA
Alat yang digunakan untuk penyuluhan adalah:
1. Leaflet
F. PENGORGANISASIAN
Pemateri : Iis Siti Juhariah
G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN
TAHAP WAKTU KEGIATAN MEDIA
Pembukaan 2 menit Mengucapkan salam
Perkenalan
Penyampaian maksud dan
tujuan pendidikan kesehatan
Pelaksanaan 10 menit Menjelaskan pengertian KB Leaflet
Menjelaskan jenis-jenis KB
Menjelaskan manfaat KB
Menjelaskan kekuangan KB
Menjelaskan metode KB
Penutup 3 menit Evaluasi
Mengucapkan terima kasih
TOTAL 15 menit
H. STRATEGI PELAKSANAAN
1. Waktu : 11.00 WIB
2. Tempat : Pusekesmas Garawangsa
I. EVALUASI
1. Persiapan
a. Sasaran dan media disiapkan sebelum proses pendidikan kesehatan
b. Materi yang digunakan sudah siap
c. Sasaran sudah siap ditempat yang ditentukan
2. Proses
a. Proses kegiatan pendidikan kesehatan berjalan dengan lancar
b. Sasaran memahami materi yang disampaikan
3. Hasil yang diharapkan
Setelah dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan sasaran mampu
mengerti mengenai Kb
J. DAFTAR PERTANYAAN
1. Apakah yang dimaksud dengan KB?
2. Apa saja jenis-jenis KB ?
3. Apa manfaat KB?
K. DAFTAR PUSTAKA
Notodiharjo, Riano. 2002. Reproduksi, Kontrasepsi, dan Keluarga Berencana. Yogyakarta..
Saifuddin, A.B., 2006, Buku panduan Praktis pelayanan Kontrasepsi, Pk-54-PK58,
YayasanBina Pustaka sarwono Prawirohardjo, Jakarta
LAMPIRAN MATERI
KELUARGA BERENCANA
A. Pengertian
Keluarga berencana adalah suatu usaha untuk mengatur jumlah dan jarak
antara kehamil anak guna mencapai kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
B. Jenis KB
1. Pil
[Link]
3. IUD
4. Implan
[Link]
[Link] mantap (steril)
C. Manfaat KB
1. Menghindari kehamilan resiko tinggi
2. Menurunkan angka kematian ibu dan bayi
3. Meningkatkan beban ekonomi keluarga
4. Membentuk keluarga Bahagia sejahtera
D. Kekurangan KB
1) Menyebabkan berbagai efek samping seperti sakit kepala, mual, nyeri pada
payudara, dan perubahan mood yang drastis di awal-awal pemakaian.
2) Terkadang mengakibatkan adanya perdarahan di luar haid pada bulan-
bulan pertama pemakaian.
E. Metode KB
1. Metode Amenore Laktasi
Metode yang cocok dengan ibu nifat dengan syarat:
a. Menyusui bayi ekslusif selama melahirkan
b. Belum haid
c. Efektif 6 bulan
2. Kondom
Keuntungan:
a. Tidak mengganggu ASI
b. Murah dan mudah didapat
c. Mencegah penyakit menular seksual
Kekurangan
a. Efektivitas tidak terlalu tinggi
b. Agak mengganggu hubungan seksual
c. Bisa terjadi alergi bahan dari kondom
3. Pil KB
a. Efektif jika digunakan dengan benar
b. Tidak mengganggu hubungan seksual
c. Harus diminum setiap hari
Tedapat 2 macam
[Link] Kombinasi (berisi 2 hormon yaitu estrogen dan rogesteron)
[Link] untuk ibu menyusui
[Link] Pil (berisi 1 hormon yaitu progesterone)
a. Tidak mengganggu ASI, cocok untuk ibu menyusui
b. Dapat terjadi gangguan haid (siklus haidmemendek/ memanjang, tidak haid,
perdarahan bercak)
4. KB Suntik
a. Efektivitas tinggi
b. Tidak mengganggu hubungan seksual
1. Suntikan 1 bulan
- Mengandung estrogen danprogesteron
- Mengganggu produksi ASI
- Harus dating setiap 1 bulan untuk disuntik
2. Suntikan 3 bulan
- Mengganggu progesterone saja
- Tidak mengganggu produksi ASI
- Dapat terhjadi gangguan haid
- Haris datang setiap 3 bulan untuk disuntik
5. Implan/ Susuk KB
Dipasang dilengan atas bagian dalan, ada yang berisi 1 batang dan 2 batang efektif
selama 3 tahun,
Mengandung progesterone, Tidak mengganggu ASI, Tidak menganggu hubungan
seksual, Dapat dicabut setiap saat, Perubahan pola haid, Perubahan berat badan.
[Link] (Intra Uteus Device) Spiral
Spiral didalam Rahim untuk mencegah pertemuan sel telur dengan sperma,
Efektifitas tinggi, Jangka panjang (8-10 tahun), Tidak mengganggu produksi ASI,
Tidak mengganggu hubungan seksual, Haid bisa lebih banyak.
[Link] Mantap (Steril)
Khusus digunakan untuk pasangan suami istri yang benar-benar tidak
menginginkan anak lagi, dilakukan dengan pembedahan , bersifat permanen, tidak
ada efek samping dan tidak ada perubahan fungsi seksual. Contoh, Metode Operatif
Wanita (MOW) dan Metode Operatif Pria (MOP).