Kursus Copywriting untuk Penjualan Optimal
Kursus Copywriting untuk Penjualan Optimal
Bismillah,
Sesuai jadwalnya, mulai hari ini sampai 5 hari kedepan kita akan pelajari bagaimana cara
menulis iklan mulai dari awal banget.
Tapi sebelum Mas Ulum baca pesan ini sampai selesai, silahkan ambil posisi yang paling
membuat Mas Ulum nyaman.
Sudah?
Jadi. . .
Dari seluruh ilmu pemasaran dan penjualan yang ada.
Ada satu ilmu yang direkomendasikan oleh banyak orang untuk dipelajari.
Agar membuat Anda paham, silahkan simak ilustrasi berikut ini ya.
Bayangkan. .
Misal Anda ingin membeli sebuah jam tangan.
Kemudian ketika melihat harganya, Anda kaget bahwa harga jam tangan itu ternyata 10 juta.
Padahal banyak harga jam tangan ratusan ribu, eh ini malah harganya 10 juta, hehe.
Setelah mendapat informasi sebanyak itu, maka Anda jadi merasa harga 10 juta adalah harga
yang wajar.
Prinsip Ketiga,
Semakin detail penjelasan kita, semakin besar kemungkinan produk kita akan
dibeli.
Jadi, ketika Anda mempromosikan sesuatu, dan ingin produk Anda tidak di tolak, tidak di
anggap produknya mahal, dan ingin dapat pembeli, maka berusahalah membuat orang lain
kenal produk Anda, buat calon pembeli paham dan buat calon pembeli mengerti tentang produk
Anda.
Kalau Anda google atau mencari dari banyak sumber, Copywriting itu pengertiannya macam-
macam. Ya, karena ini ilmu terapan, jadi setiap orang punya pengertiannya masing-masing.
Ya, terkadang kita paham apa manfaat dari produk kita, tapi produk tersebut tidak di sampaikan
dengan benar, sehingga target pasar akhirnya tidak membeli.
Dengan menguasi ilmu copywriting, kita bisa menulis iklan yang jauh lebih baik.
Dan ketika iklannya lebih baik, maka hasil penjualannya jadi lebih baik juga.
Alias, hanya dengan mengubah kata-kata, maka Anda bisa meningkatkan angka penjualan.
Sebaliknya, mereka yang belum menguasai ilmu copywriting, sering mengaku bermasalah
dalam penjualan. Seperti penjualannya sepi, dan tidak ada peningkatan.
Karena itu, jika Anda saat ini belum puas dengan hasil jualannya saat ini, maka keputusan
Anda untuk ikut Ecourse ini adalah keputusan yang tepat karena didalam Ecourse ini kita akan
belajar copywriting dari awal banget, hehe.
Bahkan saya bisa katakan, jika Anda bergelut dalam dunia pemasaran dan penjualan.
Maka waktu dan uang yang Anda keluarkan untuk belajar copywriting itu tidak ada ruginya.
Kenapa?
Karena dengan menguasai copywriting, itu secara tidak langsung akan mempengaruhi saldo
penghasilan. Semakin ahli, biasanya semakin besar saldonya, hehe
InsyaAllah, silahkan dibuktikan sendiri. ^^
Nah, inilah hal penting yang ingin Saya jelaskan ke Mas Ulum
Ada satu kesalahan terfatal yang harus kita hindari saat menulis Copywriting
Kesalahan itu adalah Menulis Copywriting dengan asal-asalan.
Jika Copywritingnya ditulis secara asal, wajar jika iklannya tidak direspon dan tidak ada yang
mau beli.
Inilah yang menyebabkan saat promosi, banyak yang iklannya tidak direspon dan ujungnya
tidak dapat pembeli. Salah satu penyebabnya karena isi iklannya asal.
Jika ingin menulis iklan yang lebih baik, maka sebelumnya kenali siapa pembaca iklan kita, dan
pahami produk kita.
Jika Anda ingin hasil jualan yang lebih banyak lagi, maka pelajarilah
ilmu copywriting
Kalimat barusan, itu akan punya makna bagi seseorang yang punya bisnis.
Karena setiap pebisnis tentu ingin hasil jualannya lebih banyak lagi.
Coba bayangkan jika kalimat barusan di berikan ke orang yang tidak punya bisnis?
Maka kalimat itu, tidak akan berefek apa-apa.
Dipikiran mereka, buat apa belajar copywriting, toh gak ada yang mau dijual.
Benar?
Jadi, saat ingin menulis iklan, pahami dulu siapa pembaca iklan Anda.
Dengan begitu, Anda akan mampu menulis copywriting yang lebih menarik.
Padahal dengan memahami produk, dan menyampaikannya dengan jelas, maka itu sangat
berpengaruh ke penjualan lho.
Ada banyak pendekatan, tapi agar bisa memahami target pasar dan produk, Saya biasa di
bantu dengan Form Persona, Product Value dan Hot Button.
Sederhananya,
Persona adalah karakteristik yang mewakili Target pasar Anda.
Produk Value adalah nilai produk Anda, apa detail manfaatnya, dan kenapa orang harus beli.
Sedangkan Hot Button, jika diartikan dengan bahasa Tarzan adalah kata kunci agar orang mau
action.
Dengan bantuan 3 hal ini, maka kita akan mudah mengenali pembaca dan produk kita.
InsyaAllah. .
Ini Formnya
PERSONA
Jika persona adalah karakteristik target pasar, lantas apa yang harus dilakukan?
Pertama, ambil kertas selembar, lalu tulislah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di bawah ini
DEMOGRAFI
- Apa gender target pasar Anda? (laki-laki? Perempuan? Atau dua-duanya?)
- Berapa Rata-rata usia mereka? (Tuliskan rentangnya)
- Apa aktivitas atau pekerjaan mereka? (Pelajar? Ibu rumah tangga? Atau kerja apa?)
- Berapa Rata-rata pendapatan Bulanan? (dikira-kira saja, gak perlu spesifik)
- Tempat Tinggal atau kota dimana mereka tinggal? (Semakin detail, semakin lebih bagus)
PERILAKU
- Bagaimana cara mereka mengambil keputusan? (mendengarkan orang lain, butuh bukti,
tergiur karena sesuatu, beli karena butuh atau yang lainnya)
- Apa yang mereka lakukan saat Weekend atau liburan?
- Mereka sering pakai Media apa untuk Chatting? (WA, LINE, BBM, atau . . .)
- Kapan mereka sering belanja?
- Melek Internet atau nggak?
PRODUCT VALUE
- Tuliskan minimal 5 manfaat produk Anda? (manfaat produk Saya adalah . . . )
- Tuliskan minimal 5 alasan kenapa orang lain harus percaya kepada Anda? (Ada testimoni?
Garansi? Direkomendasi oleh? Pengalaman? Jumlah pengguna? Survey Kepuasan? Atau
apa?)
- Tuliskan minimal 5 alasan kenapa orang lain haru beli produk Anda? (Butuh? Lucu? Langka?
Membantu? Esklusif? Terbatas? Atau apa?)
- Tuliskan 5 perbedaan Anda dengan kompetitor sejenis? (Lebih murah? Lebih cepat? Lebih
enak? Lebih banyak? Atau lebih apa?)
- Tuliskan alasan kenapa orang lain tidak beli produk Anda? (Harganya mahal? Tidak ada
testimoni? Ragu? Pengirimannya lama? Belum terlalu berpengalaman? Baru di launching?
Atau apa?)
- Untuk melawan pertanyaan sebelumnya, tuliskan sesuatu yang membuat mereka segera
merespon penawaran Anda? (Bonus Khusus? ada pelayanan setelah pembelian? Bisa di cicil?
Bisa uji coba gratis? Atau apa?)
HOT BUTTON
- Sebutkan kekhawatiran yang mereka rasakan?
- Apa yang sebenarnya mereka butuhkan?
- Apa yang diinginkan mereka dalam waktu dekat?
- Apa yang diinginkan mereka beberapa bulan mendatang?
- Apa mimpi mereka yang bisa Anda bantu?
- Apa hal yang paling mereka takutkan?
- Apa masalah mereka yang bisa Anda selesaikan?
Katakan Saya ingin Mencari tim pejualan. Dan dari form diatas hasilnya seperti ini
Gender? Wanita
Social Media kesukaan? Facebook
Suka Chatting dengan? WA
Alasan daftar? Membantu
Alasan tidak daftar? Ragu
Agar segera respon? Ada Bimbingan
Hal yang paling di takutkan? Keuangan berantakan
Mba-mba, Ibu-ibu. . .
Daripada waktunya habis untuk main Facebook, mau tambahan penghasilan
gak? :D
Ini minim resiko, karena Saya akan bimbing dari awal banget.
Untuk info lebih lanjut, silahkan tinggalkan komen sebutkan nama dan
No WA nya, nanti Saya akan hubungi untuk info lebih lanjut apa yang
akan di jual dan berapa komisi yang akan di dapatkan.
Ada banyak teknik menulis copywriting yang akan Anda pelajari dalam Ecourse ini, tapi Saya
ingin pemahaman Anda benar dulu.
Bahwa untuk menulis copywriting yang baik, adalah dengan memahami siapa pembacanya dan
memahami manfaat produk kita.
Dengan begitu, isi copywriting kita tidak asal dan insyaAllah lebih menghasilkan.
TUGAS PERTAMA
Sekarang, agar materi ini berdampak kepada Anda, waktunya mengerjakan tugas pertama,
hehe
Tulis apa bisnis Anda, kemudian jawab setiap pertanyaan di Form Persona, Product Value dan
Hot Button
Tugasnya
Tuliskan apa produk atau jasa yang Anda jual
Lalu jawab setiap pertanyaan di form Persona, Product value dan Hot Button
MATERI 2
Bismillah,
Jika kemarin Saya sudah menjelaskan kepada Mas Ulum dasar-dasar Copywriting, maka
dimateri kali ini kita akan mulai belajar hal-hal yang lebih teknis.
Siap?
Nah, jika berbicara tentang menulis copywriting, banyak yang mengaku bingung harus menulis
apa alias kesusahan merangkai kata-kata.
Akhirnya, karena bingung mau merangkai kalimat apa, banyak yang menyerah saat menulis
iklan.
Sampai akhirnya Saya sadar bahwa ternyata cara menulis Saya salah.
Jadi, khusus untuk Mas Ulum, Saya akan jelaskan 1 teknik yang cukup ampuh dan terbukti
menghasilkan dalam menyusun Copywriting. Kalau bingung mau menulis apa, Mas Ulum bisa
praktikan teknik ini.
Apa yang akan Saya jelaskan ini banyak digunakan oleh para profesional diluaran sana karena
merupakan salah satu teknik yang disukai banyak orang.
Tekniknya cukup sederhana, dan insyaAllah bisa di praktikan semua orang termasuk Mas Ulum
Formula AIDA ini bisa membantu Anda menulis Copywriting dengan Lebih cepat, lebih baik dan
lebih mudah dari sebelumnya.
A = Attention
I = Interest
D = Desire
A = Action
Formula ini sudah berurutan, jadi tidak perlu improvisasi dengan dibolak-balik ya, hehe.
Saat Mas Ulum menulis iklan, Mas Ulum cukup ikuti urutannya.
Pertama, Attention
Cari Perhatian
Apa yang harus ditulis diawal copywriting?
Jawabannya adalah tulislah sesuatu yang bisa memancing perhatian target pasar Anda.
Saat membuat iklan, kita harus berfikir bagaiamana agar target pasar mau buka iklannya?
Ini penting karena jika kita tidak bisa membuat target pasar tertarik membaca iklan kita, maka
kita tidak punya kesempatan untuk menjelaskan produk yang kita miliki. Dan itu artinya tidak
akan ada penjualan.
Atau istilahnya
No Attention, No Sales
Prinsipnya,
Jika kita tidak bisa menarik perhatian target pasar, maka keseluruhan isi copywriting kita sia-sia.
Headline adalah 1 kalimat awal dengan pola khusus yang ada dalam Copywriting.
Riset mengatakan, dari 10 orang yang menerima iklan, hanya 2 orang yang memutuskan untuk
membaca iklan sampai selesai. Apa artinya ini?
Artinya orang-orang akan memutuskan lanjut baca atau tidak setelah mereka membaca
headline iklannya.
Tugas utama headline adalah membuat orang tertarik dan penasaran dengan apa yang mau
Anda sampaikan.
Jika headlinenya biasa-biasa saja, maka bisa di pastikan keseluruhan iklan Anda tidak akan di
baca. Dan ketika iklan tidak di baca, otomatis tidak akan ada penjualan.
Inilah mengapa, banyak profesional mengatakan bahwa headline itu sangat penting.
Bahkan beberapa orang mengaku, saat membuat copywriting, mereka membutuhkan waktu
yang lama dalam menyusun headline.
”AYO BELI”
Jika iklan kita diawali dengan kalimat tersebut, maka orang yang menerimanya akan nyeplos
- ”Terus kenapa?”
Selalu ingat,
Kegagalan copywriting di mulai dari gagal merancang headline yang
menarik
Karena inilah,
Salah satu yang harus kita perhatikan saat menulis copywriting adalah . .
Apakah headline kita sudah sangat menarik dan membuat pembacanya penasaran??
Yang jadi pertanyan sekarang, bagaimana cara menulis headline yang menarik??
Anda bisa gunakan satu teknik yang Saya paling suka. Rumusnya adalah
Didalam modul diatas, selain tips saya juga mencantumkan frasa-frasa headline yang bisa
Anda gunakan.
Frasa adalah kalimat dengan pola tertentu, Anda tinggal lengkapi saja kalimat-kalimat yang
Saya cantumkan dimodul, maka Anda akan bisa menulis copywriting semudah mengisi teka teki
silang.
Perlu mikir sedikit aja, hehe
Oh ya,
Selain headline, Anda juga bisa menarik perhatian target pasar dengan video atau gambar.
Apalagi jika Anda jualan di sosmed, dimana kebanyakan orang hanya scroll tanpa
memperhatikan iklan yang ada.
Sekali lagi,
Dalam iklan, Anda wajib mencuri perhatian target pasar.
Jika tidak bisa mencuri perhatian, maka iklan Anda tidak akan dibaca.
Itulah hal pertama yang perlu di pikirkan saat menulis copywriting.
Bagaimana cara menarik perhartian target pasar.
Selanjutnya. . .
Kedua, Interest
Buat Tertarik
Setelah mencuri perhatian target pasar, buat mereka tetap membaca setiap tulisan Anda.
Inilah satu kesalahan yang dilakukan kebanyakan orang yang menyebabkan iklan sering gagal.
Yaitu setelah headline langsung jualan produk.
Sebaiknya, jangan langsung jualan karena tidak ada orang yang suka dijuali terang-terangan.
Setelah headline, baiknya pendekatan dulu.
Anda bisa bercerita sesuatu yang menyentuh sisi emosional, menyajikan fakta-fakta,
memberitahu hasil riset, atau yang paling mudah dilakukan adalah Anda bisa mengajukan
pertanyaan yang berhubungan dengan masalah target pasar Anda.
Gunanya bagian ini adalah untuk membangun hubungan dengan pembaca. Karena jika
hubungan telah terbangun, maka jualan akan jadi lebih mudah.
Jadi, agar pemahaman Mas Ulum sempurna, sambil belajar materi email, pelajari file-filenya
juga.
Ketiga, Desire
Buat Kepingin
Intinya. . .
Buat pembaca iklan Anda paham dan ingin memiliki produk yang Anda tawarkan.
Untuk membantu Anda menjelaskan produk kepada pembaca iklan Anda, silahkan pelajari di
modul ini [Link]/2HY8FlA
Apakah membeli, menghubungi siapa, daftar dengan cara apa, isi form, klik link, atau apa?
Beritahu secara jelas, karena jika bagian ini tidak jelas, maka iklan Anda hanya jadi susunan
kalimat dan tidak menghasilkan apa-apa.
Dalam copywriting, ada satu bagian yang mengarahkan pembacanya untuk melakukan
sesuatu.
Dan itu ada di bagian ini.
Jadi, jika Anda ingin menulis copywriting, Anda bisa ikuti firmulanya.
Saya akan ambil contph copywriting yang pernah Saya gunakan untuk merekrut Agen
entrepreneurID
Oke, kira-kira itu materi yang perlu Saya sampaikan hari ini.
Mas Ulum punya beberapa modul untuk dibaca.
1. Pelajari dulu semua Modul, sebelum mengerjakan tugas kali ini. Karena didalam modul ada
frasa dan tips yang membantu Anda saat menulis copywriting.
2. Mulai kalimat dengan menulis Headline, contoh frasanya ada di Modul pertama
3. Setelah menulis headline buat pembaca terus membaca tulisan Anda, contekan frasa dan
tipsnya ada di Modul Kedua
4. Kemudian, perkenalkan dan jelaskan produk Anda. Caranya ada di Modul ketiga
5. Lalu, arahkan pembaca iklan Anda untuk melakukan sesuatu, Anda bisa contek frasa di
Modul Keempat.
MATERI 3
Bismillah,
Salah satu ketakutan terbesar saat seseorang jualan adalah iklannya tidak ada yang respon.
Ya, berharap ada yang membeli, tapi iklannya malah dicueki. Ups
Jika ya, maka materi kali ini insyaAllah akan jadi solusinya.
Saya cukup yakin, karena yang akan Saya jelaskan adalah ini adalah satu rahasia Saya dalam
menulis copywriting.
Teman-teman terdekat Saya sering memberikan apresiasi terhadap copywriting yang Saya
buat.
Padahal, mereka belum tau kalau Saya menggunakan ilmu dimateri kali ini, hehe
Dan sekarang, ilmunya akan Saya bocorkan spesial untuk Mas Ulum. ^^
Mau?
Jadi begini,
Pertama-tama kita harus sama-sama paham bahwa ilmu copywriting itu luas.
Kalau sampai salah cara belajarnya, maka yang ada bukannya paham, malah bingung.
Inilah kenapa, jika kita belajar copywriting di banyak orang sekaligus, maka kita akan bingung,
hehe.
Padahal, jika ditarik benang merahnya, yang berbeda itu hanya penyampaiannya, tapi intinya
sama.
Ya, ada 3 hal penting yang harus jadi fokus Mas Ulum saat menulis copywriting.
Kedua, bagaimana cara agar yang sudah buka iklan, mau BACA SAMPAI
SELESAI
Dan ketiga, bagaimana cara agar yang sudah baca, mau MELAKUKAN
SESUATU SEPERTI YANG ADA DI IKLAN
Itu 3 kuncinya
Bayangkan. .
Kalau iklan kita gak dibuka?
Ya gak akan ada penjualan, hehe
Untuk bisa seperti itu, Mas Ulum harus mengerti bahwa sebenarnya target pasar dibagi
berdasarkan 3 kategori.
Cold Market
Warm Market
dan Hot Market
Jika Mas Ulum akrab didunia pemasaran, maka Mas Ulum insyaAllah sudah gak asing dengan
kategori ini.
Tapi agar pemahaman kita sama, Saya coba jelaskan ulang ya. ^^
Jadi mudahnya
Cold itu gak pernah interaksi, gak pernah beli
Warm itu interaksi, belum pernah beli
Hot itu pernah beli
Disinilah Saya minta Mas Ulum untuk sadar bahwa kategori pasar itu ada bermacam-macam.
Kita tidak bisa membuat copywriting yang menghasilkan jika kita tidak tau copywriting kita ini
mau dibaca siapa. Apakah mau dibaca Cold? Warm? atau Hot?
Mungkin Mas Ulum pernah melihat, ada penjual yang iklannya biasa saja, tapi ramai komennya.
Bisa saja itu karena Hot Marketnya sudah banyak.
Jadi mudah promosi ke orang yang sudah pernah membeli.
Sebaliknya, jika iklan yang sama dipakai oleh mereka yang pembaca iklannya cold market
semua, ya hasilnya beda.
Begitu ya.
Setelah dipisahkan, lalu promosi ke tiap kategori dengan copywriting yang berbeda-beda.
Jika media promosi Anda sering berinteraksi dengan teman atau follower, maka kita bisa buat
Copywriting dengan pola untuk Warm.
Cara tau tingkat interaksi tinggi bisa dilihat dari jumlah like, atau komen.
Saya akan share garis besarnya dulu cara menulis copywriting untuk masing-masing kategori.
Mas Ulum boleh catat karena ini ilmu mahal.
Jika disimpulkan, cold adalah kategori pasar yang belum kenal dengan kita.
Lantas gimana tips Copywritingnya?
Jangan Katakan
Halo apa kabar. . ^^
hehe
Gue adalah. . .
Kami adalah. . .
Saya memiliki. .
contohnya
Atau
Contohnya
Sebaiknya tulis.
Perkenalkan, BZZZTT
BZZZT adalah. .
Anda bisa ingatkan bahwa mereka pernah membeli produk Anda, dan Anda punya penawaran
spesial untuk mereka.
Sekarang,
Karena nama Ecourse ini Instant Copywriting, jadi Saya mau bocorkan yang instant-instant aja,
hehe
Kembali keawal.
Bahwa saat menyebar copywriting kita cukup memikirkan 3 hal saja.
Bagaimana membuat target pasar mau langsung buka, baca sampai selasai, dan melakukan
sesuatu seperti yang ada dalam iklan.
Mas Ulum bisa gunakan strategi ini.
Seperti yang Saya jelaskan dimateri hari kedua, bahwa headline adalah kalimat pertama dalam
copywriting yang punya pola khusus.
Diatas Saya berikan banyak contoh cara membuat headline untuk setiap kategori pasar.
Silahkan Mas Ulum buka modulnya dan pelajari. ^^
Selain dengan pendekatan headline, perhatikan juga timing kita menyebar copywriting.
Jangan sebar saat orang sedang sibuk, kerja, tidur, pasti tidak akan dibuka pesannya, hehe.
- Tidak banyak yang tau dulu Saya orang yang (sebutkan kondisi yang
dialami pembaca copywriting)
Membangun kesamaan, adalah salah satu jalan pintas untuk mempengaruhi pembaca
copywriting. Jadi tips ini ampuh untuk kategori Cold. ^^
Tips untuk Warm
Tau gak?
Jadi kemarin itu . . .
atau
Tips 1 sampai 4 ambil dari google, tips kelima hubungkan dengan produk Anda, hehe
Apalagi jika Anda memberikan manfaat tips, kemungkinan besar iklannya pasti akan dibuka,
hehe.
Buka dengan latar belakang, agar mereka tidak terkesan dijuali terang-terangan.
Hot adalah kategori yang telah membeli produk Anda, Anda bisa mengatakan seperti ini jika
ingin membuat mereka repeat order.
Nah, itulah tips agar membaut tiap kategori mau membaca copywriting Anda sampai habis.
Sekali lagi Saya ingatkan, bahwa setiap kategori beda cara pendekatannya. ^^
Nah, agar Anda bisa melakukan hal tersebut. Maka dalam copywriting Anda harus
ada Penawaran yang kuat dan Alasan yang kuat
Terkadang, orang membeli bukan semata-mata karena butuh produknya. Terkadang, orang
membeli karena penawarannya menarik.
Jadi, buatlah penawaran yang bahkan Anda sendiri tidak bisa untuk menolaknya.
Jika Anda bisa, berikan bonus untuk setiap pembelian. Sebaiknya bonus yang di berikan juga
bonus yang berkualitas. Karena semakin berkualitas bonusnya, semakin membuat orang
tertarik. Apalagi jika bonusnya berkualitas dan jumlahnya banyak, hehe
Tidak bisa di pungkiri, bahwa ketika kita bisa mendapatkan sesuatu dengan harga yang jauh
lebih hemat, itu adalah sebuah kesenangan tersendiri, hehe
Jelaskan nominal yang bisa mereka hemat, dan tonjolkan harga setelah di potong diskon. Buat
itu seolah-olah murah, maka copywriting Anda akan sangat membius, hehe
Lalu bagaimana jika Anda tidak bisa memberikan bonus atau potongan harga?
Untuk membantu Mas Ulum menulis penawaran yang menarik, Saya bocorkan caranya di
modul ini [Link]/2jLcWtQ
Berikan garansi
Adanya garansi akan mengikis keraguan pembaca iklan Anda, karena pada dasarnya orang
cenderung mencari rasa aman, apalagi jika mereka harus keluar uang dalam jumlah yang
besar.
Cantumkan batasan
Selama tidak ada batasannya, maka calon pembeli bebas menunda. Karena itu, cantumkan hal
ini. Bisa dengan memberikan batasan berupa jumlah produk, atau memberikan batasan waktu
transaksi.
Dari ketiga hal diatas, pilih salah satu atau gabungkan hal-hal yang cocok dengan bisnis Anda.
Untuk Cold
Untuk meyakinkan pembaca agar segera merespon, Mas Ulum bisa tuliskan
Contoh :
Lihat apa yang konsumen kami rasakan
- Wah, saat saya pakai Sabun ABCDEFG Saya merasa. . . - Mba YYY,
Karyawan
Oke?
Itu Cold
Selanjutnya untuk Warm
Warm adalah istilah untuk mereka yang kenal kita. Tapi belum pernah beli. .
Jadi tuliskan semua kemungkinan penolakan yang bakal diberikan oleh pembaca copywriting
Anda.
Lalu Anda siapkan jawabannya.
Contoh :
Atau
Bagi sebagian orang mungkin nilai ini cukup tinggi, tapi karena Anda
sudah tidak sabar untuk mendapatkan bla bla bla
Contohnya seperti
- Saya hanya memberikan informasi ini kebeberapa orang
Contohnya
- Saya merekomendasikan produk ini untuk yang punya masalah
Huff. .
Pegel Saya menulis materi kali ini, haha.
Saya ingin membuka materi kali ini dengan cerita nyata tentang bisnis Saya.
Ya, ini pengalaman pribadi tidak dibuat-buat, hehe.
Jadi, pernah suatu ketika bisnis Saya stuck alias tidak ada peningkatan.
Padahal, segala macam teknik promosi dan beberapa teknik scale up bisnis sudah Saya coba.
Dari sekian banyak penyebab, ada satu yang mau Saya bocorkan ke Mas Ulum
Saya simpan yang lainnya ya, karena yang lainnya rahasia perusahaan, hehe.
Jadi, salah satu penyebab yang bisa Saya bagikan adalah saat itu perusahaan Saya kurang
optimasi di Media Promosi.
Media promosi adalah media yang menghubungkan kita dengan target pasar.
Contoh media promosi seperti Facebook, Instagram, Web, Media Cetak, dan sejenisnya.
Media promosi itu memiliki promosi penting dalam strategi pemasaran sebuah bisnis.
Karena salah medianya, maka fatal hasilnya.
Ngomong-ngomong soal media promosi, Saya punya tips singkat untuk Mas Ulum
Cara mencari tahu media promosi yang pas dengan kita adalah dengan riset atau nyontek,
hehe.
Riset maksudnya kumpulkan data beberapa media, lalu pakai yang kira-kira paling pas dengan
kebutuhan bisnis kita.
Dua cara ini akan membawa kita ke media promosi yang tepat.
Tips kedua.
Kalau baru mulai bisnis, jangan langsung main bermacam-macam media.
Cukup 1 atau 2 saja.
Tekuni, sampai menghasilkan baru lompat ke media lainnya.
Pengalaman Saya pribadi, 1 media yang benar-benar dikuasai sudah bisa koq memberikan
pemasukan 10 juta perbulan rutin. ^^
Begitu ya.
Semoga tips barusan bermanfaat untuk Mas Ulum
Jadi, Saya ingin memberikan pemahaman ke Mas Ulum bahwa setiap media punya strategi
copywriting yang berbeda-beda.
Kita tidak bisa hantam rata 1 copywriting lalu di posting di semua media.
Hasilnya pasti tidak maksimal.
Nah, beruntungnya Mas Ulum ikut Ecourse ini, Saya akan jelaskan copywriting untuk masing-
masing media.
Alhamdulillah.
Semoga dengan tips di materi ini, Mas Ulum bisa membuat iklan yang lebih baik, aamiin.
Jadi, Saya akan jabarkan media promosi yang banyak orang pakai.
Ini adalah media yang sifatnya menghubungkan kita secara personal ke target pasar.
Biasanya media ini punya fitur pengiriman pesan masal.
Contohnya WA, BBM, Autoresponder Email, SMS Blast, LINE@.
Jadi, kita bisa mengirim pesan yang sama ke banyak orang sekaligus.
Tahun 2018, pengguna Fb di Indonesia sudah mencapai lebih daripada 110 juta orang.
Ini membuat Fb jadi pasar potensial untuk promosi
Media ketiga masih membahas Social Media lainnya, tapi Saya bedakan dengan facebook.
Karena di media ini lebih mengutamakan unsur Visual.
Saya menyebutnya dengan Visual Media, contohnya Instagram.
Saya bedakan dengan Facebook biasa, karena memang pola Copywritingnya berbeda.
Biasanya, Media yang satu ini digunakan untuk mengiklankan produk yang sudah dikenal oleh
orang-orang atau untuk meningkatkan awareness.
Kurang cocok dilakukan untuk edukasi
Ayo ambil catatan Anda, karena mulai dari sini ada banyak yang perlu di catat, hehe.
Saya akan bagikan intisari hasil riset Saya kepada Mas Ulum
Headline
Pengantar
Detail Manfaat
Penawaran
Alasan
CTA
NB
Pola copywriitngnya dimulai dari Headline.
Tujuannya agar orang mau buka pesannya.
Cara menulis 7 hal ini ini sudah Saya share di Modul yang ada di materi hari 2 dan 3 ya.
Silahkan Mas Ulum buka lagi materinya.
1. Buatlah kalimat seakan-akan Anda sedang berbicara langsung dengan 1 orang. Gunakan
kata Anda, Kamu, Mom, Bro, Sist, atau apapun yang sesuai dengan bisnis Anda.
2. Berikan pengantar yang gak bosenin. Jika pengantarnya bosenin, maka pesan Anda tidak
dibaca sampai selesai.
3. Jangan sering-sering kirim pesan personal yang isinya jualan melulu. Beri waktu target pasar
Anda bernafas, mereka bukan kantong uang, dan Anda bukan iklan berjalan, hehe.
4. Perhatikan timing kirim pesan. Karena kirim pesan promosi gak boleh sering-sering, maka
kirimlah disaat target pasar Anda tidak sibuk. Jangan kirim tengah malam, atau saat orang
kerja. Gak dibuka, hehe
5. Gunakan huruf kapital, simbol, dan tanda baca pada tempatnya. Jika tidak pada tempatnya,
orang akan risih bacanya, hehe
6. Buat Copywriting sesuai kategori pasarnya. Cold, Warm, dan Hot pendekatannya berbeda.
Karena itu, jika jualan terang-terangan di Facebook, maka jangan heran kalau like sedikit,
komen gak ada, apalagi share, hehe.
Kecuali Anda orang yang followernya sudah puluhan ribu, mau jualan terang benderang juga
gak papa, hehe.
Tipsnya ini
1. Orang buka Facebook karena mencari hiburan, jadi kalau status Anda tidak menghibur dan
isinya hanya jualan saja, maka Anda akan dilupakan.
2. Tidak ada orang yang suka dijuali terang-terangan, jadi di Facebook, jangan promosi brutal.
Gak akan dapat apa-apa.
3. Isi mayoritas status Anda dengan status yang bermanfaat. Seperti aktivitas harian, cerita
pribadi, tips, dan sejenisnya. Beritahu target pasar jika Anda adalah manusia, bukan iklan
hidup, hehe.
4. Jika ingin iklan, pakai tips dibawah ini
Contoh copywritingnya [Link]/2I28dCC
atau ini [Link]/2rCKzSq
Pola 3 - Story Copy
Buka copywritngnya dengan cerita, lalu hubungkan copywritingnya dengan produk Anda.
Contoh copywritingnya [Link]/2IqkL6n
atau ini [Link]/2I9R5XF
Isi postingnya dominan sesuatu yang bermanfaat, lalu selipkan sedikit tentang produk.
Contohnya [Link]/2FZzf7X
Ingat, Anda tidak bisa belajar hanya dengan membaca tips singkat dari Saya ya.
Untuk benar-benar paham, silahkan buka setiap contoh copywriting yang Saya jabarkan diatas.
^^
Gak mungkin jualan di IG gambar produknyanya hitam gelap, kecuali Anda jualan kantong
plastik, hehe.
Visual
Benefit
CTA
Hastag
Perilaku pengguna Instagram, itu berbeda dengan perilaku pengguna dimedia lainnya.
Dimana mayoritas pengguana IG adalah orang yang lebih melek internet.
Jadi, cara mereka berbelanja juga tidak bisa disamakan dengan media lainnya.
Umumnya perilaku belanja mereka spontan, dan tidak perlu diedukasi lama untuk membeli
Karena itu, polanya jadi seperti ini
Anda hanya perlu menambahkan penjelasan yang perlu diketahui calon pembeli Anda.
Semakin jelas informasinya, semakin bagus.
Gunanya apa?
Hastag yang tepat, akan membawa orang melihat produk Anda tanpa perlu jadi follower Anda.
Jangan kunci akun IGnya, karena kalau dikunci, hastagnya percuma, hehe.
Nah, jika Anda tidak familiar dengan Fb ads, maka silahkan lewatkan tips kali ini karena Saya
tidak akan menjelaskan dari awal, hehe
Nanti gak selesai materinya. ^^
Tapi jika Anda sudah menggunakan fb ads, maka Saya share 1 teknik copywriting yang bisa
Anda gunakan.
Pada dasarnya fb ads dipakai untuk menampilkan iklan kita agar dilihat oleh target pasar yang
memiliki kriteria tertentu.
Nah, yang penting untuk diotak atik saat iklan ada 3 hal.
Salah satu yang menentukan iklan direspon atau tidak adalah yang membaca iklannya.
Salah satu kesalahan fatal saat promosi adalah menawarkan sesuatu ke orang yang salah.
Jika orangnya salah, sebagus apapun penawarannya, maka dilewatkan begitu saja.
Setiap produk punya target pasar yang spesifik
Target pasar kita punya teman, ikut berbagai macam grup, dan follow banyak fan page.
Dengan tantangan seperti ini, lantas apakah yang membuat orang mau berhenti dan baca iklan
kita??
Dalam iklan kita, harus ada unsur yang membuat mereka stop dan mau klik iklannya.
Kita bisa menggunakan headline, gambar, atau video untuk hal ini.
Tips dari Saya untuk media ini adalah, buatlah iklan yang tidak menyita waktu mereka.
Contoh 1 [Link]/2ryGfUN
Contoh 2 [Link]/2jLYkud
Contoh 3 [Link]/2IsQp37
Selalu ingat,
Beda media, beda copywritingnya.
TUGAS MATERI INI
Yang perlu Mas Ulum lakukan adalah ini
Alhamdulillah. . .
Kalimat itu yang terlintas dikepala Saya ketika menulis materi yang satu ini.
Karena atas ijin Allah Ta’ala, akhinya kita bisa sampai di materi terakhir dari fasilitas bimbingan
di Ecourse Instant Copywriting.
5 hari ini kita telah belajar hal yang perlu diketahui oleh Mas Ulum dalam menulis copywriting,
dan nanti minggu depan Mas Ulumsudah bisa mengakses template copywritingnya di Member
Area Khusus. ^^
Sekarang, sebagai materi pentutup dari bimbingan instant copywriting Saya ingin memberikan
Mas Ulum teknik-teknik yang Saya rangkum dan biasa jadi senjata Saya saat menulis
copywriting.
Saya berikan ke Mas Ulum, karena jujur saja teknik-teknik copywriting itu ada banyak sekali.
Diluar ecourse ini, mungkin Mas Ulum akan ketemu puluhan teknik lainnya.
Nah dari sekian banyak teknik, pasti akan ada teman-teman yang kebingungan memilih teknik
yang cocok. Jadi daripada bingung, Saya bantu pilihkan teknik yang terbukti ampuh dan efektif
untuk digunakan ya. ^^
Mau?
Inti materi yang Saya rangkum ini sebenarnya adalah turunan dari Ilmu Persuasi.
Dari seluruh ilmu marketing yang pernah Saya pelajari, jujur saja ilmu ini adalah ilmu yang
paling saya sukai.
Saya suka, karena atas ijin Allah, melalui ilmu ini bisnis-bisnis Saya bisa tumbuh lebih cepat
dari yang Saya bayangkan, Alhamdulillah.
Lain kali, jika Mas Ulum ada waktu, Saya sarankan untuk pelajari ilmunya, karena memang
bermanfaat banget untuk bisnis dan juga kehidupan.
Diemail ini, Saya hanya jelaskan pengertiannya saja ya.
Jadi sederhannya,
Persuasi adalah cara berkomunikasi untuk mempengaruhi dan meyakinkan orang lain.
Dengan mempelajari ilmu ini, kita seperti menemukan jalan pintas untuk bisa melakukan
komunikasi yang efektif.
Mas Ulum bisa pakai 6 + 1 teknik ini untuk membuat copywriting lebih menarik.
Contohnya bagaimana?
Begitulah,
Dengan angka maka copywriting kita akan terasa berbeda.
Dan lain-lainnya
Adanya angka akan membuat copywriting mudah dicerna oleh target pasar.
Yang bagian ini, sudah mengarah ke ilmu psikologi. Kalau dijelaskan, akan sangat panjang
sekali. hehe. Jadi, kita langsung ke contoh kalimatnya saja ya.
Contohnya
Sebelum (sugesti)
Dengan kalimat barusan, artinya secara tidak langsung kita meminta penerima copywriting kita
untuk baca sampai selesai, hehe
Begitulah, hehe
Pilih mana? ambil sekarang dan dapat biaya lebih murah, atau ambil
nanti saat harga kembali normal?
Misal
- Kenapa produk ini bisa laris? Karena . . .
- Kenapa Anda harus miliki buku ini? karena . . .
- Kenapa penawaran ini sangat rugi jika dilewatkan? karena . . .
Jika membaca kalimat diatas, orang akan fokus ke alasannya, disaat itulah sugesti masuk. ^^
Contohnya
- Saat Anda daftar setelah baca pesan ini, otomatis langsung dapat
bonusnya
- Untuk pemesanan sekarang, otomatis dapat potongan harga
Sekilas terlihat seperti satu kesatuan kalimat, padahal ada sugesti yang ditanamkan disana,
hehe.
Dalam beberapa kasus, Testimoni pengguna produk, akan jauh lebih diperhatikan di banding
kalimat promosi penjualnya, hehe
Karena itu, mulai sekarang jagan remehkan testimoni pengguna produk Anda,
Simpanlah baik-baik testimoni yang diberikan konsumen, kumpulkan dalam folder khusus.
Tapi tidak menutup kemungkinan, Anda juga boleh meminta secara langsung kepada
konsumen Anda, sah-sah saja.
Saat meminta jangan sampai salah bertanya ya.
Jangan katakan
Kalau begitu sih yang ditanya akan jawab antara boleh atau tidak, hehe
Sebaiknya katakan
Kenapa testimoni Saya masukan kedalam teknik yang powerfull dalam copywriting?
Disadari atau tidak, sebenarnya testimoni bisa digunakan untuk mengkikis keraguan calon
pembeli.
Jadi, jika selama ini Anda susah meyakinkan calon pembeli, jangan coba jelaskan dengan
bahasa Anda. Karena itu akan terlihat seperti Anda memaksa mereka.
Silahkan dicoba. ^^
Pujian tidak lantas membuat kita mulia, apresiasi terhadap produk kita tidak lantas
membolehkan kita jadi orang yang sombong.
Oke? ^^
Itu contoh frasa sederhana, Mas Ulum boleh mengembangkan dengan gaya Mas Ulum sendiri.
Jadi, jika ada orang yang memnuhi kualifikasi diatas memberikan respon positif terhadap
produk Anda, simpan respon itu dan kutip kata-katanya di copywriting Anda.
Atau
Jika menggunakan teknik ini, maka Anda harus menyebut nama orang yang dikenal target
pasar ya.
Kalau tidak dikenal, ya artinya penerapan strateginya salah, hehe.
Apa hukumnya?
Jadi, jangan berharap ketika Anda menyebar iklan, lalu disaat yang sama semua target pasar
Anda akan membuka iklannya saat itu juga.
Ingatlah bahwa waktu orang pegang Hp berbeda-beda
Prospek Anda tidak online di jam yang sama dengan Anda.
Itulah kenyataannya.
Nah, jika ingin hasil copywriting maksimal, maka sebelum promo, coba woro-woro dulu.
Di pesan sebelumnya, beritahukan target pasar Anda bahwa akan ada promo.
Jadi, bukan buka promo begitu saja.
Banyak sekali kasus penjualan yang tidak dapat pembeli karena penjualnya membuka promo
secara mendadak. Tiba-tiba saja dibuka, tiba-tiba saja di tutup, hehe
Jika sering begini, yang ada pasar kaget, dan malah merespon dengan tidak ikut promo.
Kan sayang sekali, hehe
Besok malam,Saya ingin membuka promo potongan harga 50% untuk semua
produk.
Silahkan pasang alarm pukul 19.00 WIB ya, karena promonya hanya untuk
20 orang tercepat.
Kesimpulannya adalah.
Jika ingin meledakan penjualan, maka jangan mengadakan promo tiba-tiba.
Ingatlah bahwa target pasar memiliki aktivitas lain, bukan hanya untuk menyimak iklan kita,
hehe.
Terakhir
Poin Tambahan, Perbanyak riset dan belajar
Orang yang belajar puluhan kali, akan berbeda dibanding yang hanya belajar sekali.
Kejar banyak sumber ilmu, bisa dari buku, guru, atau pelatihan-pelatihan langsung.
Kemudian, jujur Saya harus katakan bahwa cara belajar copywriting paling efektif adalah
dengan praktik menulis langsung.
Itulah kenapa, tugas-tugas di Instant Copywriting ini kebanyakan isinya meminta Anda menulis.
Semakin Anda sering menulis, maka Anda akan semakin lihai, insyaAllah.
Sedikit cerita,
Dulu. . . untuk dapat 50 kata saja, Saya harus berfikir sehari penuh, hehe.
Alhamdulillah, karena sering latihan, sekarang sehari Saya bisa menulis banyak konten
sekaligus.
Bahkan, materi yang Anda baca ini, mungkin isinya lebih dari 2.000 kata dan Saya
mengerjakannya hanya dalam waktu kurang lebih 3 jam saja.
Tapi walaupun begitu, sampai detik ini pun Saya tidak berhenti belajar.
Karena itu, tanamkan ke diri Anda semangat untuk terus belajar ya. ^^
Oke Mas Ulum
Kira-kira itulah yang bisa Saya bagikan di materi penutup ini.
Ada 6 + 1 teknik yang bisa Mas Ulum coba agar copywritingnya semakin kuat
Pertama, Psikologi Angka
Kedua, Sugesti Efek
Ketiga, Testimoni
Keempat, cerita sukses
Kelima, Endorsement
Keenam, Strategi woro-woro
Dan tambahannya adalah belajar.
Untuk menutup bimbingannya, Saya punya wejangan Penutup untuk Mas Ulum
Wejangan ini bukan untuk menggurui, tapi Saya berikan karena Saya tidak ingin Mas Ulum
salah jalan.
Wejangan pertama,
Jangan pakai Copywriting untuk berbohong.
Inti utama dari copywriting adalah pengganti komunikasi.
Malah yang ada, jika harta gak berkah, nanti sempit hidupnya.
Pakai semua teknik untuk membuat iklan Anda lebih menarik tapi tetap katakan apa adanya.
Jangan tuliskan yang tidak ada.
Jika Anda gunakan ilmu copywriting dalam ecourse ini untuk berbuat maksiat, maka Saya
berlepas diri dari itu.
Bukan juga dengan banyaknya prospek Anda, atau bukan juga dengan dekatnya hubungan
Anda dengan target pasar.
Yang Saya sebutkan diatas hanya pendekatan, bukan hal yang memastikan.
Yang membalik hati orang untuk beli produk kita dan akhirnya jadi pelanggan itu mutlak terjadi
karena izin Allah.
Jadi, tugas kita hanya berniat yang baik, usaha yang baik, dan berikan yang terbaik.
Setelah itu, ridhalah dengan rezeki yang Allah berikan.
Ridha dengan yang terjadi dalam kehidupan kita, artinya ridha dengan keputusan Allah.
Dan terakhir.
Wejangan ketiga adalah niatkan tulisan Anda untuk membantu sesama.
Jika Anda terus mendalami ilmu copywriting, mungkin Anda akan sampai di penghasilan
ratusan juta rupiah. InsyaAllah.
Semua pilihan.
Jika ingin dapat yang kedua, perhatikan pesan Rasullulah lebih dari 1400 tahun yang lalu,
Siapa yang memudahkan urusan orang lain dari satu kesulitan, Allah akan memudahkan
atasnya dunia dan juga akhirat.
Lalu, Allah akan senantiasa menolong hambanya ketika hambanya senantiasa menolong
saudaranya
Karena itu, milikilah niat yang tidak hanya sekedar dunia, tapi niatkan juga untuk akhiratnya.
Di balik jual beli, disana terletak kesempatan untuk membantu orang lain.
Kenapa tidak kita maksimalkan kesempatan ini? ^^
Mohon maaf jika selama penyampaian ada yang kurang, doakan semoga entrepreneurID bisa
terus memperbaiki diri untuk umat.
Setulus hati saya mewakili seluruh Tim entrepreneurID mendoakan juga semoga Allah
memberikan kelancaran untuk Anda dalam setiap urusan, aamiin.
Jika Mas Ulum mau konsultasi tentang isi materi atau menemui kendala saat praktik, Mas Ulum
bisa mulai konsultasi dari hari Selasa. Karena setiap weekend, Saya pakai waktunya untuk
pribadi dan keluarga, dan Senin Saya biasanya sangat sibuk, hehe.
Menutup program ini mari kita review apa saja yang sudah dipelajari.
Di awal materi, Saya menjelaskan dasar-dasar copywriting, dan kita belajar bahwa membuat
copywriting itu ada panduannya.
Dimana agar copywriting efektif, maka buatlah copywriting berdasarkan persona, product value,
dan hot button.
Di hari kedua, kita paham bahwa untuk membuat copywriting itu ada rumusnya.
Dan salah satu rumus yang paling mudah digunakan adalah AIDA.
Dimana polanya, dapatkan perhatian, buat pembaca tertarik membaca lebih lanjut, jelaskan
produk dan buat mereka kepingin, lalu arahkan untuk action.
Selain ada kategori yang berbeda-beda, ternyata menulis copywriting di berbagai media juga
ada ilmunya. Di hari keempat SAya bongkar tips-tips pentingnya.
Lalu hari ini, Mas Ulum dapat teknik-teknik yang bisa menjadikan copywritingnya lebih
mempengaruhi.
Jujur saja, apa yang Saya jelaskan 5 hari ini adalah intisari pengalaman Saya dalam dunia
copywriting.
Dengan belajar lagi, insyaAllah pemahamannya lebih daripada yang belajar hanya sekali. ^^
Jadi, ilmu yang Saya bagikan ke Mas Ulum itu salah satu yang membantu Saya menembus
penjualan sampai miliaran rupiah dari bisnis-bisnis yang Saya punya. Tentunya ini karena ijin
Allah.
Dan setau Saya, Mas Ulum kemarin daftar dengan biaya sangat terjangkau.
Jadi, sayang banget kalau ilmu mahal, tapi dibiarkan begitu saja, hehe
Karena itu, silahkan luangkan waktunya untuk belajar lagi ya.
InsyaAllah 5 hari ini walaupun singkat, tapi isinya padat dan sudah banyak yang bisa dipelajari.