0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
128 tayangan49 halaman

Kursus Copywriting untuk Penjualan Optimal

Dokumen tersebut memberikan penjelasan mengenai pentingnya memahami target pasar dan produk sebelum menulis iklan atau copywriting. Terdapat 3 prinsip utama yaitu mengenali target pasar, memahami manfaat produk, dan mengetahui kata kunci untuk memotivasi tindakan. Untuk memahami hal tersebut, disarankan mengisi form persona, nilai produk, dan tombol panas.

Diunggah oleh

Jagad Drive
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
128 tayangan49 halaman

Kursus Copywriting untuk Penjualan Optimal

Dokumen tersebut memberikan penjelasan mengenai pentingnya memahami target pasar dan produk sebelum menulis iklan atau copywriting. Terdapat 3 prinsip utama yaitu mengenali target pasar, memahami manfaat produk, dan mengetahui kata kunci untuk memotivasi tindakan. Untuk memahami hal tersebut, disarankan mengisi form persona, nilai produk, dan tombol panas.

Diunggah oleh

Jagad Drive
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MATERI 1

Bismillah,

Sesuai jadwalnya, mulai hari ini sampai 5 hari kedepan kita akan pelajari bagaimana cara
menulis iklan mulai dari awal banget.

Tapi sebelum Mas Ulum baca pesan ini sampai selesai, silahkan ambil posisi yang paling
membuat Mas Ulum nyaman.

Ya, ambil posisi senyaman mungkin.


Santai saja belajarnya, jangan tegang, hehe.

Semakin nyaman, insyaAllah semakin paham. ^^

Yuk diatur dulu posisinya.

Sudah?

Kalau sudah, kita mulai materinya.

Jadi. . .
Dari seluruh ilmu pemasaran dan penjualan yang ada.
Ada satu ilmu yang direkomendasikan oleh banyak orang untuk dipelajari.

Nama ilmunya adalah Copywriting.

Apa itu Copywriting?

Agar membuat Anda paham, silahkan simak ilustrasi berikut ini ya.

Bayangkan. .
Misal Anda ingin membeli sebuah jam tangan.  
Kemudian ketika melihat harganya, Anda kaget bahwa harga jam tangan itu ternyata 10 juta.
Padahal banyak harga jam tangan ratusan ribu, eh ini malah harganya 10 juta, hehe.

Ternyata harga tersebut bukan dipatok asal-asalan.


Ketika membaca penjelasannya lebih lanjut, jam tangan tersebut rupanya adalah jam tangan
premium. Dibuat oleh brand terkenal, designnya berkelas, bahan-bahan pembuatnya langka,
ditambah aksesoris bernilai tinggi, dan hanya bisa dibuat terbatas diseluruh dunia.

Setelah mendapat informasi sebanyak itu, maka Anda jadi merasa harga 10 juta adalah harga
yang wajar.

Lalu apa yang bisa kita ambil dari ilustrasi barusan?

Itulah yang terjadi dalam dunia penjualan.

Setidaknya ada 3 prinsip yang bisa kita pelajari.


Prinsip Pertama,
Jika produk kita tidak dikenal, maka orang lain otomatis akan menolaknya.
Prinsip Kedua,
Jika orang yang kita juali tidak paham dengan detail manfaat produknya,
maka mereka akan mengatakan harganya mahal

Prinsip Ketiga,
Semakin detail penjelasan kita, semakin besar kemungkinan produk kita akan
dibeli.
Jadi, ketika Anda mempromosikan sesuatu, dan ingin produk Anda tidak di tolak, tidak di
anggap produknya mahal, dan ingin dapat pembeli, maka berusahalah membuat orang lain
kenal produk Anda, buat calon pembeli paham dan buat calon pembeli mengerti tentang produk
Anda.

Dan agar bisa seperti itu, maka kuasailah ilmu Copywriting.

Lalu apa sih Copywriting itu?

Kalau Anda google atau mencari dari banyak sumber, Copywriting itu pengertiannya macam-
macam. Ya, karena ini ilmu terapan, jadi setiap orang punya pengertiannya masing-masing.

Tapi dari ilustrasi diatas, kita bisa mengartikan Copywriting adalah cara


mengkomunikasikan apa yang ada di pikiran kita dengan tulisan agar
pembacanya melakukan sesuatu dan biasanya digunakan untuk
keperluan promosi.
Ada 3 kata kunci.
Pertama, Komunikasi
Kedua, melakukan sesuatu
Dan ketiga untuk Promosi

Ya, terkadang kita paham apa manfaat dari produk kita, tapi produk tersebut tidak di sampaikan
dengan benar, sehingga target pasar akhirnya tidak membeli.

Dengan menguasi ilmu copywriting, kita bisa menulis iklan yang jauh lebih baik.
Dan ketika iklannya lebih baik, maka hasil penjualannya jadi lebih baik juga.
Alias, hanya dengan mengubah kata-kata, maka Anda bisa meningkatkan angka penjualan.

Sebaliknya, mereka yang belum menguasai ilmu copywriting, sering mengaku bermasalah
dalam penjualan. Seperti penjualannya sepi, dan tidak ada peningkatan.

Karena itu, jika Anda saat ini belum puas dengan hasil jualannya saat ini, maka keputusan
Anda untuk ikut Ecourse ini adalah keputusan yang tepat karena didalam Ecourse ini kita akan
belajar copywriting dari awal banget, hehe.

Bahkan saya bisa katakan, jika Anda bergelut dalam dunia pemasaran dan penjualan.
Maka waktu dan uang yang Anda keluarkan untuk belajar copywriting itu tidak ada ruginya.
Kenapa?

Karena dengan menguasai copywriting, itu secara tidak langsung akan mempengaruhi saldo
penghasilan. Semakin ahli, biasanya semakin besar saldonya, hehe
InsyaAllah, silahkan dibuktikan sendiri. ^^
 

Setelah membaca sampai sini, muncul pertanyaan.


Jika ingin mempelajari Copywriting, harus mulai darimana??

Nah, inilah hal penting yang ingin Saya jelaskan ke Mas Ulum

Ada satu kesalahan terfatal yang harus kita hindari saat menulis Copywriting
Kesalahan itu adalah Menulis Copywriting dengan asal-asalan.
Jika Copywritingnya ditulis secara asal, wajar jika iklannya tidak direspon dan tidak ada yang
mau beli.

Inilah yang menyebabkan saat promosi, banyak yang iklannya tidak direspon dan ujungnya
tidak dapat pembeli. Salah satu penyebabnya karena isi iklannya asal.

Boleh Mas Ulum ingat,


Selama kita menulis iklan asal-asalan, selama itu juga hasil penjualannya asal-asalan juga,
hehe.

Lalu harusnya seperti apa?

Inilah ilmu pertama dalam Copywriting.

Jika ingin menulis iklan yang lebih baik, maka sebelumnya kenali siapa pembaca iklan kita, dan
pahami produk kita.

Ya, coba baca ulang kalimat barusan.


Untuk bisa menulis iklan yang lebih baik, maka sebelumnya kenali siapa
pembaca iklan Anda, dan pahami produk Anda terlebih dahulu.
Salah satu tugas copywriting adalah untuk menggerakan pembacanya melakukan sesuatu.
Dan itu tidak mungkin bisa dilakukan, jika kita tidak mengenal pembaca iklan kita.
Maksudnya gimana?

Agar Anda lebih kebayang, Saya akan berikan contoh.


Dan karena Anda punya bisnis, maka Saya akan berikan contoh yang bisa Anda bayangkan.

Untuk menarik perhatian seorang pengusaha


Maka dalam copywriting yang tepat ada kalimat ini

Jika Anda ingin hasil jualan yang lebih banyak lagi, maka pelajarilah
ilmu copywriting
Kalimat barusan, itu akan punya makna bagi seseorang yang punya bisnis.
Karena setiap pebisnis tentu ingin hasil jualannya lebih banyak lagi.

Coba bayangkan jika kalimat barusan di berikan ke orang yang tidak punya bisnis?
Maka kalimat itu, tidak akan berefek apa-apa.
Dipikiran mereka, buat apa belajar copywriting, toh gak ada yang mau dijual.
Benar?

Inilah yang terjadi dikebanyakan iklan.


Isi iklannya tidak menarik perhatian pembacanya, karena ditulis asal-asalan.

Jadi, saat ingin menulis iklan, pahami dulu siapa pembaca iklan Anda.
Dengan begitu, Anda akan mampu menulis copywriting yang lebih menarik.

Selain memahami pembaca, pahami juga produk Anda.

Pada dasarnya, setiap produk diciptakan karena punya manfaat masing-masing.


Hanya saja, terkadang manfaat produk ini tidak disampaikan dengan jelas.
Sehingga yang seharusnya membeli, jadi tidak tertarik.

Padahal dengan memahami produk, dan menyampaikannya dengan jelas, maka itu sangat
berpengaruh ke penjualan lho.

InsyaAllah sekarang paham ya? ^^

Intinya yang mau Saya sampaikan di email ini adalah


Kebanyakan orang yang copywritingnya asal, itu karena mereka menulis tanpa ada
panduannya
Batasannya gak jelas, jadi copywritingnya melebar kemana-mana dan tidak tepat sasaran.

Karena itu, Anda jangan seperti itu ya.

Tulislah Copywriting Anda dengan ilmu.


Pahami siapa pembaca copywriting Anda, dan pahami produk Anda.
Dengan begitu, iklan Anda akan jadi lebih menghasilkan.
 

Lalu, bagaimana cara memahami 2 hal ini?

Ada banyak pendekatan, tapi agar bisa memahami target pasar dan produk, Saya biasa di
bantu dengan Form Persona, Product Value dan Hot Button.
 

Apa itu Persona, Product Value dan Hot Button?

Sederhananya,
Persona adalah karakteristik yang mewakili Target pasar Anda.

Produk Value adalah nilai produk Anda, apa detail manfaatnya, dan kenapa orang harus beli.
Sedangkan Hot Button, jika diartikan dengan bahasa Tarzan adalah kata kunci agar orang mau
action.

Dengan bantuan 3 hal ini, maka kita akan mudah mengenali pembaca dan produk kita.
InsyaAllah. .

Lalu mana Form yang harus diisi?

Ini Formnya

PERSONA
Jika persona adalah karakteristik target pasar, lantas apa yang harus dilakukan?
Pertama, ambil kertas selembar, lalu tulislah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di bawah ini

DEMOGRAFI
- Apa gender target pasar Anda? (laki-laki? Perempuan? Atau dua-duanya?)
- Berapa Rata-rata usia mereka? (Tuliskan rentangnya)
- Apa aktivitas atau pekerjaan mereka? (Pelajar? Ibu rumah tangga? Atau kerja apa?)
- Berapa Rata-rata pendapatan Bulanan? (dikira-kira saja, gak perlu spesifik)
- Tempat Tinggal atau kota dimana mereka tinggal? (Semakin detail, semakin lebih bagus)

HOBI DAN MINAT


- Apa hobi mereka?
- Siapa public Figure atau tokoh yang mereka sukai? (Artis? Motivator? Penulis Buku?
Selebgram?)
- Social Media kesukaan mereka apa? (Facebook, Instagram, atau . . .)
- Dimana tempat mereka berkumpul?

PERILAKU
- Bagaimana cara mereka mengambil keputusan? (mendengarkan orang lain, butuh bukti,
tergiur karena sesuatu, beli karena butuh atau yang lainnya)
- Apa yang mereka lakukan saat Weekend atau liburan?
- Mereka sering pakai Media apa untuk Chatting? (WA, LINE, BBM, atau . . .)
- Kapan mereka sering belanja?
- Melek Internet atau nggak?

Setelah pertanyaan diatas sudah di jawab, masuk ke Product Value.

PRODUCT VALUE
- Tuliskan minimal 5 manfaat produk Anda? (manfaat produk Saya adalah . . . )
- Tuliskan minimal 5 alasan kenapa orang lain harus percaya kepada Anda? (Ada testimoni?
Garansi? Direkomendasi oleh? Pengalaman? Jumlah pengguna? Survey Kepuasan? Atau
apa?)
- Tuliskan minimal 5 alasan kenapa orang lain haru beli produk Anda? (Butuh? Lucu? Langka?
Membantu? Esklusif? Terbatas? Atau apa?)
- Tuliskan 5 perbedaan Anda dengan kompetitor sejenis?  (Lebih murah? Lebih cepat? Lebih
enak? Lebih banyak? Atau lebih apa?)
- Tuliskan alasan kenapa orang lain tidak beli produk Anda?  (Harganya mahal? Tidak ada
testimoni? Ragu? Pengirimannya lama? Belum terlalu berpengalaman? Baru di launching?
Atau apa?)
- Untuk melawan pertanyaan sebelumnya, tuliskan sesuatu yang membuat mereka segera
merespon penawaran Anda? (Bonus Khusus? ada pelayanan setelah pembelian? Bisa di cicil?
Bisa uji coba gratis? Atau apa?)

HOT BUTTON
-  Sebutkan kekhawatiran yang mereka rasakan?
-  Apa yang sebenarnya mereka butuhkan?
-  Apa yang diinginkan mereka dalam waktu dekat?
-  Apa yang diinginkan mereka beberapa bulan mendatang?
-  Apa mimpi mereka yang bisa Anda bantu?
-  Apa hal yang paling mereka takutkan?
-  Apa masalah mereka yang bisa Anda selesaikan?

Silahkan Jawab semua pertanyaan diatas

Terus data-data diatas di gunakan untuk apa??


Itu digunakan untuk bahan copywriting Anda.

Misal ya, Saya ambil setiap bagian 1 pertanyaan.

Katakan Saya ingin Mencari tim pejualan. Dan dari form diatas hasilnya seperti ini

Gender? Wanita
Social Media kesukaan? Facebook
Suka Chatting dengan? WA
Alasan daftar? Membantu
Alasan tidak daftar? Ragu
Agar segera respon? Ada Bimbingan
Hal yang paling di takutkan? Keuangan berantakan

Dengan data diatas, saya bisa menulis copywriting seperti ini

Mba-mba, Ibu-ibu. . .
Daripada waktunya habis untuk main Facebook, mau tambahan penghasilan
gak? :D

Saya sedang mencari Tim penjualan.


Cukup jualan, tanpa perlu stock, lalu terima komisi. Enak?

Ini minim resiko, karena Saya akan bimbing dari awal banget.

Lumayan komisinya bisa bantu-bantu keuangan.

Untuk info lebih lanjut, silahkan tinggalkan komen sebutkan nama dan
No WA nya, nanti Saya akan hubungi untuk info lebih lanjut apa yang
akan di jual dan berapa komisi yang akan di dapatkan.

Tentu saja diatas ini copywriting sederhana yang amatiran, hehe.

Namun setidaknya Saya sudah memberikan gambaran bagaimana menggunakan data-data


diatas untuk membuat Copywriting.

Jadi, jabarkan Personanya, Produk Valuenya, dan Jawab Hot Buttonnya.

Gunakan jawaban Anda sebagai panduan saat membuat copywriting nanti. ^^


 

Ada banyak teknik menulis copywriting yang akan Anda pelajari dalam Ecourse ini, tapi Saya
ingin pemahaman Anda benar dulu.
Bahwa untuk menulis copywriting yang baik, adalah dengan memahami siapa pembacanya dan
memahami manfaat produk kita.
Dengan begitu, isi copywriting kita tidak asal dan insyaAllah lebih menghasilkan.

TUGAS PERTAMA
Sekarang, agar materi ini berdampak kepada Anda, waktunya mengerjakan tugas pertama,
hehe

Tulis apa bisnis Anda, kemudian jawab setiap pertanyaan di Form Persona, Product Value dan
Hot Button

Oh ya, sebelum Anda melakukan tugas ini.


Saya ingin katakan bahwa Saya pribadi sangat terbantu dengan 3 hal diatas saat menulis
copywriting.

Inilah rahasia Saya.


Sebelum menulis copywriting, Saya menggunakan Form Persona, Product Value, dan Hot
Button sebagai dasar copywriting Saya.

Alhamdulillah, hasilnya tidak pernah mengecewakan.


Bahkan, Saya pun bisa tembus ratusan juta dalam sekali promosi, karena hal ini.

Jadi, Mas Ulum bisa rasakan sendiri nanti.


Menulis copywriting tanpa panduan Persona, Product Value, dan Hot button, dibanding menulis
dengan sebelumnya mengisi form tersebut hasilnya akan berbeda.

Sekarang, silahkan kerjakan tugas di materi ini ya.

Tugasnya
Tuliskan apa produk atau jasa yang Anda jual
Lalu jawab setiap pertanyaan di form Persona, Product value dan Hot Button
MATERI 2

Bismillah,

Jika kemarin Saya sudah menjelaskan kepada Mas Ulum dasar-dasar Copywriting, maka
dimateri kali ini kita akan mulai belajar hal-hal yang lebih teknis.
Siap?

Seperti biasa, sebelum mulai materinya mari berdoa dulu ya.


Semoga Allah menambahkan ilmu yang bermanfaat kepada kita semua melalui materi kali ini,
aamiin.  ^^

Nah, jika berbicara tentang menulis copywriting, banyak yang mengaku bingung harus menulis
apa alias kesusahan merangkai kata-kata.

Akhirnya, karena bingung mau merangkai kalimat apa, banyak yang menyerah saat menulis
iklan.

Apakah Anda juga merasakan hal ini?

Jujur saja, dulu Saya juga begitu,


Saat menulis iklan, berjam-jam berlalu tanpa jadi satu kalimat apapun, hahaha. Parah banget.

Sampai akhirnya Saya sadar bahwa ternyata cara menulis Saya salah.

Ya, menulis copywriting bukan bakat.


Faktanya copywriting adalah skill
Karena copywriting adalah skill, artinya copywriting bisa dipelajari.

Setelah belajar, Saya akhirnya paham.


Ternyata untuk bisa lancar menulis copywriting itu ada tekniknya tersendiri.
Jika tidak pakai teknik, wajar jika kita sering bingung saat menulis.

Lalu bagaimana tekniknya?

Jadi, khusus untuk Mas Ulum, Saya akan jelaskan 1 teknik yang cukup ampuh dan terbukti
menghasilkan dalam menyusun  Copywriting. Kalau bingung mau menulis apa, Mas Ulum bisa
praktikan teknik ini.

Apa yang akan Saya jelaskan ini banyak digunakan oleh para profesional diluaran sana karena
merupakan salah satu teknik yang disukai banyak orang.
Tekniknya cukup sederhana, dan insyaAllah bisa di praktikan semua orang termasuk Mas Ulum

Nama tekniknya yaitu Formula AIDA


 

Formula AIDA ini bisa membantu Anda menulis Copywriting dengan Lebih cepat, lebih baik dan
lebih mudah dari sebelumnya.

Lalu apa itu AIDA?

AIDA adalah singkatan dari

A = Attention
I = Interest
D = Desire
A = Action
Formula ini sudah berurutan, jadi tidak perlu improvisasi dengan dibolak-balik ya, hehe.
 

Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara menggunakan formula ini dalam copywriting?

Saat Mas Ulum menulis iklan, Mas Ulum cukup ikuti urutannya.

Pertama, Attention
Cari Perhatian
Apa yang harus ditulis diawal copywriting?

Jawabannya adalah tulislah sesuatu yang bisa memancing perhatian target pasar Anda.

Saat membuat iklan, kita harus berfikir bagaiamana agar target pasar mau buka iklannya?

Ini penting karena jika kita tidak bisa membuat target pasar tertarik membaca iklan kita, maka
kita tidak punya kesempatan untuk menjelaskan produk yang kita miliki. Dan itu artinya tidak
akan ada penjualan.

Ya jelas gak ada penjualan, iklannya saja gak dibaca.


Iya kan? hehe

Atau istilahnya
No Attention, No Sales
Prinsipnya,
Jika kita tidak bisa menarik perhatian target pasar, maka keseluruhan isi copywriting kita sia-sia.

Lalu bagaimana cara menarik perhatian target pasar dalam copywriting?

Nah disinilah ilmunya.


Untuk bisa menarik perhatian target pasar saat menulis Copywriting, maka kita perlu
menggunakan Headline.
Apa itu headline?

Headline adalah 1 kalimat awal dengan pola khusus yang ada dalam Copywriting.

Riset mengatakan, dari 10 orang yang menerima iklan, hanya 2 orang yang memutuskan untuk
membaca iklan sampai selesai. Apa artinya ini?

Artinya orang-orang akan memutuskan lanjut baca atau tidak setelah mereka membaca
headline iklannya.

Tugas utama headline adalah membuat orang tertarik dan penasaran dengan apa yang mau
Anda sampaikan.

Jika headlinenya biasa-biasa saja, maka bisa di pastikan keseluruhan iklan Anda tidak akan di
baca. Dan ketika iklan tidak di baca, otomatis tidak akan ada penjualan.

Inilah mengapa, banyak profesional mengatakan bahwa headline itu sangat penting.
Bahkan beberapa orang mengaku, saat membuat copywriting, mereka membutuhkan waktu
yang lama dalam menyusun headline.

Bayangkan ketika headlinenya biasa-biasa saja,

Misal kalimat pertama iklan isinya

”DISKON 5%!” atau isinya

”AYO BELI”

Jika iklan kita diawali dengan kalimat tersebut, maka orang yang menerimanya akan nyeplos

- ”Terus kenapa?”

- ”Emang gue pikirin”

- ”Gak penting deh”

dan kalimat-kalimat sejenisnya, hehe.

Bisa jadi, iklan kita sebenarnya sudah menarik

Selalu ingat,
Kegagalan copywriting di mulai dari gagal merancang headline yang
menarik
 

Karena inilah,

Salah satu yang harus kita perhatikan saat menulis copywriting adalah . .
Apakah headline kita sudah sangat menarik dan membuat pembacanya penasaran??

Jika belum, maka jangan sebar copywritingnya.

Yang jadi pertanyan sekarang, bagaimana cara menulis headline yang menarik??

Anda bisa gunakan satu teknik yang Saya paling suka. Rumusnya adalah

Bagaimana (Manfaat) tanpa (Hambatan)

Contohnya Headlinenya jadi seperti ini

- Bagaimana cara mendapatkan 10 juta perbulan tanpa harus ke kantor

- Bagaimana turun 10 kg tanpa diet ketat

Mendapat 10 juta perbulan dan turun 10 kg itu adalah contoh manfaat.


Sedangkan harus ke kantor dan diet ketat adalah hambatan.
Dengan menggabungkan 2 hal ini, kalimatnya jadi menarik deh, hehe

Nah, sebenarnya cara menulis headline ada banyak caranya.


Untuk tips yang lainnya, silahkan langsung pelajari dimodul ini [Link]/2ImBjfy

Didalam modul diatas, selain tips saya juga mencantumkan frasa-frasa headline yang bisa
Anda gunakan.

Frasa adalah kalimat dengan pola tertentu, Anda tinggal lengkapi saja kalimat-kalimat yang
Saya cantumkan dimodul, maka Anda akan bisa menulis copywriting semudah mengisi teka teki
silang.
Perlu mikir sedikit aja, hehe

Oh ya,
Selain headline, Anda juga bisa menarik perhatian target pasar dengan video atau gambar.

Apalagi jika Anda jualan di sosmed, dimana kebanyakan orang hanya scroll tanpa
memperhatikan iklan yang ada.

Oleh karena itu, disinilah gunanya mendapatkan perhatian.

Sekali lagi,
Dalam iklan, Anda wajib mencuri perhatian target pasar.
Jika tidak bisa mencuri perhatian, maka iklan Anda tidak akan dibaca.
Itulah hal pertama yang perlu di pikirkan saat menulis copywriting.
Bagaimana cara menarik perhartian target pasar.

Selanjutnya. . .

Kedua, Interest
Buat Tertarik
Setelah mencuri perhatian target pasar, buat mereka tetap membaca setiap tulisan Anda.

Inilah satu kesalahan yang dilakukan kebanyakan orang yang menyebabkan iklan sering gagal.
Yaitu setelah headline langsung jualan produk.

Sebaiknya, jangan langsung jualan karena tidak ada orang yang suka dijuali terang-terangan.
Setelah headline, baiknya pendekatan dulu.

Pada poin ini, berceritalah sesuatu yang menarik untuk mereka.


Buat mereka mengangguk angguk membaca tulisan Anda.

Anda bisa bercerita sesuatu yang menyentuh sisi emosional, menyajikan fakta-fakta,
memberitahu hasil riset, atau yang paling mudah dilakukan adalah Anda bisa mengajukan
pertanyaan yang berhubungan dengan masalah target pasar Anda.

Gunanya bagian ini adalah untuk membangun hubungan dengan pembaca. Karena jika
hubungan telah terbangun, maka jualan akan jadi lebih mudah.

Lebih detailnya silahkan buka di Modul ini [Link]/2wu2gZI

Oh ya, sebelum Saya lanjutkan materinya.


Saya ingin sampaikan bahwa setiap file dan materi yang ada diemail itu berhubungan ya.

Jadi, agar pemahaman Mas Ulum sempurna, sambil belajar materi email, pelajari file-filenya
juga.

Saya sudah mengajar lebih daripada 10.000 orang.


Dari sini Saya dapat kesimpulan bahwa mereka yang rata-rata berhasil adalah mereka yang
mempelajari materinya secara lengkap, tidak setengah-setengah. ^^

Oke, yang kedua adalah buat tertarik.

Ketiga, Desire
Buat Kepingin

Setelah melewati tahap Attention, dan Interest.


Di tahap ini, mulai jelaskan solusi berbentuk produk atau jasa kepada pembaca iklan Anda.

Beritahu mereka Anda punya sesuatu yang mereka cari


 Jelaskan produk Anda sejelas-jelasnya.

Berikan penawaran yang sangat menarik sehingga pembaca sulit menolaknya.


Beritahu kerugian yang mereka dapatkan ketika menunda membeli produk Anda atau Anda
juga bisa memberitahu keuntungan yang bisa didapatkan jika mereka membeli tanpa menunda.

Intinya. . .
Buat pembaca iklan Anda paham dan ingin memiliki produk yang Anda tawarkan.

Untuk membantu Anda menjelaskan produk kepada pembaca iklan Anda, silahkan pelajari di
modul ini [Link]/2HY8FlA
 

Tahap Terakhir, Action


Beritahu yang harus dilakukan
Setelah semua itu, tutup copywriting Anda dengan mengarahkan mereka untuk melakukan
sesuatu.

Apakah membeli, menghubungi siapa, daftar dengan cara apa, isi form, klik link, atau apa?

Beritahu secara jelas, karena jika bagian ini tidak jelas, maka iklan Anda hanya jadi susunan
kalimat dan tidak menghasilkan apa-apa.

Dalam copywriting, ada satu bagian yang mengarahkan pembacanya untuk melakukan
sesuatu.
Dan itu ada di bagian ini.

Bagian ini sering disebut dengan CTA atau singkatan dari Call To Action


Tanpa call to action, maka copywriting Anda kurang kuat, dan membuat pembacanya hanya
menikmati tulisan Anda.

Jadi, sekali lagi,


Anda ingin pembaca iklan Anda melakukan apa setelah membaca copywriting Anda?
Apakah membalas pesan?
Menghubungi nomor tertentu?
Menekan link beli?
Mendaftarkan dirinya?

Atau apapun, maka tuliskan dibagian ini.

Untuk contoh frasanya, bisa lihat di modul ini [Link]/2I2lp6r

Nah, itulah Formula AIDA.

Jadi, jika Anda ingin menulis copywriting, Anda bisa ikuti firmulanya.

Pertama, tuliskan sesuatu untuk dapat perhatian target pasar


Setelah itu, tuliskan sesuatu untuk membuat mereka betah membaca iklan Anda
Kemudian, jelaskan manfaat produk Anda
Terakhir arahkan mereka untuk melakukan sesuatu.
Untuk memberikan Mas Ulum gambaran bagaimana menggunakan formula ini, maka Saya
akan berikan contoh.

Saya akan ambil contph copywriting yang pernah Saya gunakan untuk merekrut Agen
entrepreneurID

Mas Ulum bisa lihat contohnya disini [Link]/2rrDi8m

Oke, kira-kira itu materi yang perlu Saya sampaikan hari ini.
Mas Ulum punya beberapa modul untuk dibaca.

TUGAS KALI INI


Saat belajar copywriting, praktik langsung menulis adalah cara belajar terbaik.
Karena itu, materi barusan tidak cukup Mas Ulum pelajari. Mari berlatih menulis Pola AIDA

Ini yang perlu Mas Ulum lakukan

1. Pelajari dulu semua Modul, sebelum mengerjakan tugas kali ini. Karena didalam modul ada
frasa dan tips yang membantu Anda saat menulis copywriting.
2. Mulai kalimat dengan menulis Headline, contoh frasanya ada di Modul pertama
3. Setelah menulis headline buat pembaca terus membaca tulisan Anda, contekan frasa dan
tipsnya ada di Modul Kedua
4. Kemudian, perkenalkan dan jelaskan produk Anda. Caranya ada di Modul ketiga
5. Lalu, arahkan pembaca iklan Anda untuk melakukan sesuatu, Anda bisa contek frasa di
Modul Keempat.
MATERI 3

Bismillah,

Salah satu ketakutan terbesar saat seseorang jualan adalah iklannya tidak ada yang respon.

Ya, berharap ada yang membeli, tapi iklannya malah dicueki. Ups

Siapa yang pernah seperti ini?


Apakah Mas Ulum pernah mengalaminya?

Jika ya, maka materi kali ini insyaAllah akan jadi solusinya.

Silahkan pelajari materi kali ini pelan-pelan saja ya.


Karena Saya yakin materi yang satu ini akan sangat membantu Mas Ulum dalam menyusun
copywriting dimasa depan.

Saya cukup yakin, karena yang akan Saya jelaskan adalah ini adalah satu rahasia Saya dalam
menulis copywriting.

Teman-teman terdekat Saya sering memberikan apresiasi terhadap copywriting yang Saya
buat.
Padahal, mereka belum tau kalau Saya menggunakan ilmu dimateri kali ini, hehe
Dan sekarang, ilmunya akan Saya bocorkan spesial untuk Mas Ulum. ^^

Mau?

Kita mulai ya.

Jadi begini,

Pertama-tama kita harus sama-sama paham bahwa ilmu copywriting itu luas.
Kalau sampai salah cara belajarnya, maka yang ada bukannya paham, malah bingung.

Diluaran sana, ada banyak sekali teknik-teknik menulis copywriting.


Setiap orang, punya pendekatan yang berbeda-beda.

Inilah kenapa, jika kita belajar copywriting di banyak orang sekaligus, maka kita akan bingung,
hehe.
Padahal, jika ditarik benang merahnya, yang berbeda itu hanya penyampaiannya, tapi intinya
sama.

Nah, lalu apa sih inti Copywriting itu?

Mas Ulum boleh catat.


Jadi,
Saat menulis copywriting, jangan terlalu teknis.
Cukup pikirkan 3 hal penting saja.

Ya, ada 3 hal penting yang harus jadi fokus Mas Ulum saat menulis copywriting.

3 hal itu adalah

Pertama, bagaimana cara agar target pasar mau LANGSUNG BUKA


iklannya

Kedua, bagaimana cara agar yang sudah buka iklan, mau BACA SAMPAI
SELESAI

Dan ketiga, bagaimana cara agar yang sudah baca, mau MELAKUKAN
SESUATU SEPERTI YANG ADA DI IKLAN
Itu 3 kuncinya

Jadi, jangan berfikir yang terlalu rumit ya.


Copywriting itu asik koq. ^^

Yang perlu Mas Ulum pikirkan adalah bagaimana target pasar


Mau langsung buka
Mau baca sampai selesai
dan mau melakukan apa yang diarahkan

Bayangkan. .
Kalau iklan kita gak dibuka?
Ya gak akan ada penjualan, hehe

Kalau cuma dibuka doang tapi gak dibaca?


Ya percuma juga

Kalau dibaca tapi gak ada penjulan?


Kan gak enak, hehe

Buka, Baca, melakukan sesuatu.

Nah, lalu apa yang harus kita lakukan?


Agar target pasar mau buka, baca dan melakukan sesuatu setelah membaca copywriting kita?
 

Untuk bisa seperti itu, Mas Ulum harus mengerti bahwa sebenarnya target pasar dibagi
berdasarkan 3 kategori.

Setiap kategori punya karakter berbeda-beda.


Karena berbeda karakternya, maka isi copywriting juga harus berbeda.
3 kategori pasar itu ada

Cold Market
Warm Market
dan Hot Market
Jika Mas Ulum akrab didunia pemasaran, maka Mas Ulum insyaAllah sudah gak asing dengan
kategori ini.
Tapi agar pemahaman kita sama, Saya coba jelaskan ulang ya. ^^

Jadi ada 3 kategori pasar

Pertama, Cold market


Cold market adalah sebutan untuk kategori pasar yang tidak pernah membeli produk kita
satukali pun, dan tidak pernah interaksi kepada kita.
Bisa jadi, karena mereka belum kenal dengan penjualannya, belum akrab, atau memang belum
tau brandnya.

Kedua, Warm Market


Warm Market adalah sebutan untuk kategori pasar yang tidak pernah beli, tapi mereka sudah
pernah interaksi dengan kita. Jadi, mereka kenal dan mungkin akrab dengan penjualnya, hanya
saja mereka belum pernah beli produknya.

Terakhir adalah Hot Market.


Hot Market adalah sebutan untuk kategori pasar yang pernah membeli produk kita walaupun
hanya satu kali.

Jadi mudahnya
Cold itu gak pernah interaksi, gak pernah beli
Warm itu interaksi, belum pernah beli
Hot itu pernah beli

Mudah dihapal kan?

Lalu apa hubungannya dengan copywriting?

Inilah alasan kenapa copywriting yang beredar banyak tidak direspon.


Alasannya karena iklannya dibaca oleh kategori pasar yang tidak tepat.

Seharusnya iklan untuk Warm, tapi yang baca cold.


Harusnya iklannya untuk yang Cold, tapi diberikan ke yang Hot.

Setiap kategori punya penangan berbeda-berbeda.


Salah copywritingnya, salah hasilnya.

Lalu apa yang harus kita lakukan?

Disinilah Saya minta Mas Ulum untuk sadar bahwa kategori pasar itu ada bermacam-macam.
Kita tidak bisa membuat copywriting yang menghasilkan jika kita tidak tau copywriting kita ini
mau dibaca siapa. Apakah mau dibaca Cold? Warm? atau Hot?

Kalau semuanya dihantam rata, ya hasilnya tidak maksimal.

Mungkin Mas Ulum pernah melihat, ada penjual yang iklannya biasa saja, tapi ramai komennya.
Bisa saja itu karena Hot Marketnya sudah banyak.
Jadi mudah promosi ke orang yang sudah pernah membeli.

Sebaliknya, jika iklan yang sama dipakai oleh mereka yang pembaca iklannya cold market
semua, ya hasilnya beda.

Begitu ya.

Jika sudah paham, maka lanjut ke strategi berikutnya.


 

Untuk memudahkan promosi, Saya biasanya mengarahkan Agen entrepreneurID untuk


membuat kategori kontak.
Jadi pisahkan Cold sendiri, Warm sendiri, dan Hot sendiri.

Setelah dipisahkan, lalu promosi ke tiap kategori dengan copywriting yang berbeda-beda.

Nah, Mas Ulum bisa contoh strategi barusan.


Misal Anda promosi di BBM, WA, atau Email, ini ada fitur kategori kontak.
Jadi pisahkan agar enak promosinya.

Kalau di Sosmed seperti Fb atau IG seperti apa?


Kan gak bisa dipisahkan?

Kalau ini kita pakai prinsip pareto saja.


Kita fokus ke mayoritas.

Kita lihat jumlah interaksi di media promosi tersebut.

Jika media promosi Anda sering berinteraksi dengan teman atau follower, maka kita bisa buat
Copywriting dengan pola untuk Warm.

Cara tau tingkat interaksi tinggi bisa dilihat dari jumlah like, atau komen.

Jadi begitu ya.

Buat segmentasi pasar.


Jadi pisahkan setiap kategori jangan dicampur-campur jika ingin hasil yang maksimal dan ingin
iklannya direspon.

Lalu setelah dipisah apa yang harus dilakukan?

Dan inilah Tips intinya.

Saya akan share garis besarnya dulu cara menulis copywriting untuk masing-masing kategori.
Mas Ulum boleh catat karena ini ilmu mahal.

Pertama Kita mulai dari Cold.

Jika disimpulkan, cold adalah kategori pasar yang belum kenal dengan kita.
Lantas gimana tips Copywritingnya?

Pertama, jangan ada sapa menyapa.

Jangan Katakan
Halo apa kabar. . ^^

Nanti mereka jawab


Kabar gue heran, lu siapa nanya-nanya kabar gue?

hehe

Ingat, cold belum akrab dengan kita

Kedua, jangan juga narsis. .

Jangan ada dicopywriting kalimat

Gue adalah. . .
Kami adalah. . .
Saya memiliki. .

Kalimat seperti diatas, di larang keras, hehehe

Intinya jangan sok kenal kalau mau jualan ke cold.

Di bagian awal copywriting


Kita buat penerima Copywriting mau menyimak dengan pertanyaan
Gunakan pertanyaan yang jawabannya adalah YA

contohnya

Mau kah Anda hidup lebih baik lagi?

Ya iya lah? Siapa yang gak mau, hehe

Atau

Mau kah Anda tampil lebih menarik lagi?

Mayoritas akan menjawab YA untuk pertanyaan diatas.

Intinya jangan bertanya sesuatu yang jawabannya tidak

Di Copywriting untuk kategori Cold, banyak-banyak tonjolkan manfaat.


Jangan bertele-tele, buat mudah dipahami
Juga yang paling penting, dan orang lain sering salah
Saat promosi ke Cold, hindari menyebut merk, tanpa menyebutkan penjelasan.

Contohnya

Ketika Anda memiliki BZZZT, maka Anda. . .

BZZZTT itu apaan yah??

Cold Market, tidak tahu produk Anda.


Kenal Anda aja kagak, hehe.
Jadi jangan sebutkan merk Anda.

Sebaiknya tulis.

Perkenalkan, BZZZTT
BZZZT adalah. .

Setiap menyebut brand, atau istilah, barengi dengan penjelasan.

Nah, diatas itu untuk Cold.


Kalau untuk Warm, buka copywriting untuk mereka dengan 2 cara

Cara pertama bisa dengan cerita.


Cara kedua bisa dengan Tips yang bermanfaat.

Kenapa dengan 2 hal ini?

Karena kategori Warm, sudah kenal dengan kita.


Jadi kita bisa komunikasi dengan mereka lebih santai.

Dan tips untuk Hot.

Anda bisa ingatkan bahwa mereka pernah membeli produk Anda, dan Anda punya penawaran
spesial untuk mereka.

Selalu ingat, beda kategori beda copywritingnya.

Sekarang,
Karena nama Ecourse ini Instant Copywriting, jadi Saya mau bocorkan yang instant-instant aja,
hehe

Kembali keawal.
Bahwa saat menyebar copywriting kita cukup memikirkan 3 hal saja.

Bagaimana membuat target pasar mau langsung buka, baca sampai selasai, dan melakukan
sesuatu seperti yang ada dalam iklan.
Mas Ulum bisa gunakan strategi ini.

Agar Copywriting langsung dibuka


Salah satunya kita bisa menggunakan pendekatan Headline.

Seperti yang Saya jelaskan dimateri hari kedua, bahwa headline adalah kalimat pertama dalam
copywriting yang punya pola khusus.

Silahkan pakai headline-headline ini saat ngiklan.


Langsung download modulnya [Link]/2FZzakC

Diatas Saya berikan banyak contoh cara membuat headline untuk setiap kategori pasar.
Silahkan Mas Ulum buka modulnya dan pelajari. ^^

Selain dengan pendekatan headline, perhatikan juga timing kita menyebar copywriting.

Jangan sebar saat orang sedang sibuk, kerja, tidur, pasti tidak akan dibuka pesannya, hehe.
 

Agar copywriting dibaca sampai habis


Setelah dibuka, kita harus berfikir cara membuat copywriting kita dibaca sampai habis.

Beberapa tips sudah Saya jelaskan dimateri kemarin dibagian Interest.

Sekarang, Saya akan jabarkan tips untuk tiap kategori pasar.

Tips untuk Cold

Ada 2 hal yang bisa digunakan

Buka dengan pertanyaan


Buka dengan kesamaan

Contoh buka dengan pertanyaan

- Apakah Anda mungkin mengalami masalah-masalah dibawah ini?


(Sebutkan masalahnya)

Contoh buka dengan kesamaan

- Tidak banyak yang tau dulu Saya orang yang (sebutkan kondisi yang
dialami pembaca copywriting)

Membangun kesamaan, adalah salah satu jalan pintas untuk mempengaruhi pembaca
copywriting. Jadi tips ini ampuh untuk kategori Cold. ^^
Tips untuk Warm

Dengan pendekatan cerita


Dengan pendekatan tips

Contohnya kita bisa buka copywriting kita dengan

Tau gak?
Jadi kemarin itu . . . 

atau

Saya punya 5 tips untuk Anda agar . . .

Tips 1 sampai 4 ambil dari google, tips kelima hubungkan dengan produk Anda, hehe

Cerita mudah mengakses alam bawah sadar seseorang.


Kita bisa menggunakan pendekatan cerita kepada Warm karena pada dasarnya mereka akan
menyimak pesan kita.

Apalagi jika Anda memberikan manfaat tips, kemungkinan besar iklannya pasti akan dibuka,
hehe.

Tips untuk Hot

Buka dengan latar belakang, agar mereka tidak terkesan dijuali terang-terangan.

Hot adalah kategori yang telah membeli produk Anda, Anda bisa mengatakan seperti ini jika
ingin membuat mereka repeat order.

Tidak terasa sebenatar lagi bulan Ramadahn tiba.


Karena itu, terpikirlah untuk membuat promo besar-besaran.
Setelah bertapa mencari ide, hehe
Jadi, khusus untuk Anda pelanggan setia kami, maka (lanjutkan
copywritingnya)

Nah, itulah tips agar membaut tiap kategori mau membaca copywriting Anda sampai habis.

Sekali lagi Saya ingatkan, bahwa setiap kategori beda cara pendekatannya. ^^

Dan terakhir, kita masuk ke


Cara agar pembaca melakukan sesuatu.
Setelah membaca copywriting kita sampai habis, ada 2 pertanyaan pembaca iklan yang harus
terjawab.

Pertanyaan pertama, apa yang harus Saya lakukan?


Kedua, Kenapa harus melakukannya sekarang?
Copywriting yang bagus bukan yang sekedar dibaca sampai habis, tapi yang mampu
menggerakan pembacanya untuk melakukan sesuatu.

Nah, agar Anda bisa melakukan hal tersebut. Maka dalam copywriting Anda harus
ada Penawaran yang kuat dan Alasan yang kuat

Inilah kunci agar copywriting Anda di respon pembacanya.


Yaitu [Link] alasan

Penawaran yang akan menggerakan pembaca untuk tertarik.

Terkadang, orang membeli bukan semata-mata karena butuh produknya. Terkadang, orang
membeli karena penawarannya menarik.

Jadi, buatlah penawaran yang bahkan Anda sendiri tidak bisa untuk menolaknya.

Penawaran yang umum di gunakan ada 3

Pertama, Bonus spesial


Kedua, Potongan harga
Ketiga, Kemudahan

Jika Anda bisa, berikan bonus untuk setiap pembelian. Sebaiknya bonus yang di berikan juga
bonus yang berkualitas. Karena semakin berkualitas bonusnya, semakin membuat orang
tertarik.  Apalagi jika bonusnya berkualitas dan jumlahnya banyak, hehe

Kemudian potongan harga, atau orang menyebutnya dengan diskon.

Tidak bisa di pungkiri, bahwa ketika kita bisa mendapatkan sesuatu dengan harga yang jauh
lebih hemat, itu adalah sebuah kesenangan tersendiri, hehe

Nah, hal ini juga berlaku untuk calon pembeli Anda.


Sesekali berikanlah penawaran potongan harga.

Jelaskan nominal yang bisa mereka hemat, dan tonjolkan harga setelah di potong diskon. Buat
itu seolah-olah murah, maka copywriting Anda akan sangat membius, hehe

Lalu bagaimana jika Anda tidak bisa memberikan bonus atau potongan harga?

Artinya fokus ke penawaran ketiga, yaitu kemudahan.


Berikan kemudahan untuk pembaca iklan Anda. Apakah kemudahan transaksi, kemudahan
pengiriman, atau kemudahan lainnya.
Kemudahan akan memancing pembaca copywriting Anda untuk tertarik.

Untuk membantu Mas Ulum menulis penawaran yang menarik, Saya bocorkan caranya di
modul ini [Link]/2jLcWtQ
 

Selain penawaran ada alasan


Kebanyakan orang saat menulis copywriting, mereka lupa menyertakan alasan kenapa
produknya harus di beli sekarang.
Produknya sudah bagus, penawarannya sudah menarik, tapi tidak ada asalan yang kuat
kenapa produk itu harus di beli tanpa menunda.

Sehingga, copywritingnya tidak bertenaga, dan tidak menghasilkan apa-apa.

Karena itu, tugas kita adalah. . .


Setelah menjelaskan semuanya, maka yakinkan pembaca copywriting kita untuk melakukan
sesuatu.
Sudah di yakinkan saja masih ada yang ragu, apalagi jika tidak di yakinkan, hehe.

Meyakinkannya dengan apa??

Bisa mainkan 3 hal ini

Cantumkan testimoni pengguna sebelumnya


karena orang lebih percaya apa kata pengguna produknya di banding kata penjualnya, hehe

Berikan garansi
Adanya garansi akan mengikis keraguan pembaca iklan Anda, karena pada dasarnya orang
cenderung mencari rasa aman, apalagi jika mereka harus keluar uang dalam jumlah yang
besar.

Cantumkan batasan
Selama tidak ada batasannya, maka calon pembeli bebas menunda. Karena itu, cantumkan hal
ini. Bisa dengan memberikan batasan berupa jumlah produk, atau memberikan batasan waktu
transaksi.

Dari ketiga hal diatas, pilih salah satu atau gabungkan hal-hal yang cocok dengan bisnis Anda.

Lalu bagaimana cara menulis bagian ini dalam copywriting?

Saya sudah cantumkan dimodul ini, silahkan pelajari ^^


[Link]/2IuQeV7

Diatas, adalah tips agar pembaca copywriting Anda segera direspon.


Sekarang tips untuk setiap kategori.

Untuk Cold

Cara terampuh adalah dengan menyelipkan Testimoni.

Untuk meyakinkan pembaca agar segera merespon, Mas Ulum bisa tuliskan
Contoh :
Lihat apa yang konsumen kami rasakan
- Wah, saat saya pakai Sabun ABCDEFG Saya merasa. . . - Mba YYY,
Karyawan 

Baiknya testimoninya lebih dari 1, agar semakin meyakinkan.

Tips lagi dari Saya..


Untuk bisa mengarahkan cold, baikanya jangan meminta mereka langsung beli. .
Akan rentan penolakan.

Lebih baik Minta mereka merespon copywriting Anda.


Contohnya tuliskan

- Untuk pendaftaran, silahkan balas pesan ini

Ingat, jangan paksa mereka untuk langsung bayar.


Cold selalu punya pertanyaan untuk meyakinkan diri mereka sebelum transaksi. .
Jadi Anda pancing saja mereka untuk tanya-tanya dulu, ^^

Oke?

Itu Cold
Selanjutnya untuk Warm

Warm adalah istilah untuk mereka yang kenal kita. Tapi belum pernah beli. .

Tips untuk mereka adalah dengan Kikis keberatan.

Jadi tuliskan semua kemungkinan penolakan yang bakal diberikan oleh pembaca copywriting
Anda.
Lalu Anda siapkan jawabannya.

Misal keberatan tentang harga

Contoh :

Anda mungkin mengira ini mahal,


Tapi sudahkah Anda tahu bahwa di luaran sana, untuk mendapatkan produk
ini, Anda harus keluar uang lebih banyak lagi

Atau

Bagi sebagian orang mungkin nilai ini cukup tinggi, tapi karena Anda
sudah tidak sabar untuk mendapatkan bla bla bla

Selain kikis keberatan, untuk Warm Anda bisa perkuat batasan


Tuliskan kenapa mereka harus merespon dengan segera.
Apakah karena ada batasan waktu atau batasan jumlah.
Terakhir Hot.
Agar mereka merespon.
Anda bisa berikan pendekatan personal

Contohnya seperti
- Saya hanya memberikan informasi ini kebeberapa orang

Atau bisa juga dengan kalimat rekomendasi

Contohnya
- Saya merekomendasikan produk ini untuk yang punya masalah

Huff. .
Pegel Saya menulis materi kali ini, haha.

Jika ditotal materi kali ini panjangnya berpuluh-puluh halaman.


Tapi gak papa, Saya tidak suka jelaskan setengah-setengah.

Sekarang, Saya sudah bongkar semuanya untuk Mas Ulum


Saya sudah jabarkan bagaimana cara membuat penerima copywriting mau Buka, mau baca,
dan mau melakukan sesuatu.
Saya juga sudah jelaskan ditiap kategori dan Saya juga sudah berikan contekan kalimatnya.
Yang perlu Mas Ulum lakukan tinggal pelajari ulang dan mengembangkannya. ^^

Sekarang, untuk tambahan.


Biasanya copywriting tidak lepas dari Promo.

Promo yang tepat, bisa mendongkrak penjualan kita seketika.

Untuk tips promo sendiri silahkan pelajari dimodul ini [Link]/2Ib1fHp

Kira-kira itu materi ICO kali ini.


Silahkan pelajari ulang, karena jujur saja ilmu yang barusan Anda baca adalah bagian dari
pengalaman Saya setelah membuat ribuan copywriting.

Untuk kali ini, tugasnya tidak banyak.

TUGAS MATERI INI


Yang perlu Mas Ulum lakukan cukup baca modul tentang promo, lalu tuliskan 3 promo yang
bisa digunakan saat menjual produk Anda
MATERI 2
Bismillah,

Saya ingin membuka materi kali ini dengan cerita nyata tentang bisnis Saya.
Ya, ini pengalaman pribadi tidak dibuat-buat, hehe.

Jadi, pernah suatu ketika bisnis Saya stuck alias tidak ada peningkatan.
Padahal, segala macam teknik promosi dan beberapa teknik scale up bisnis sudah Saya coba.

Setelah dievaluasi Alhamdulillah dapat penyebabnya.

Dari sekian banyak penyebab, ada satu yang mau Saya bocorkan ke Mas Ulum
Saya simpan yang lainnya ya, karena yang lainnya rahasia perusahaan, hehe.

Jadi, salah satu penyebab yang bisa Saya bagikan adalah saat itu perusahaan Saya kurang
optimasi di Media Promosi.

Media promosi adalah media yang menghubungkan kita dengan target pasar.
Contoh media promosi seperti Facebook, Instagram, Web, Media Cetak, dan sejenisnya.

Media promosi itu memiliki promosi penting dalam strategi pemasaran sebuah bisnis.
Karena salah medianya, maka fatal hasilnya.

Contohnya misal target pasar kita berkumpul di Instagram.


Eh kita promosinya di LINE, ya gak ketemu.

Atau misal target pasar kita suka chatting lewat WA.


Nah, kita ngotot promo lewat email, ya hasilnya kacau.
hehe

Ngomong-ngomong soal media promosi, Saya punya tips singkat untuk Mas Ulum

Jadi, tips pertama.


Jangan sampai salah pilih media promosi.

Seperti yang barusan Saya jelaskan.


Media promosi itu menghubungkan kita dengan target pasar.
Kalau sampai medianya salah, ya kita gak ketemu dengan mereka, hehe.

Cara mencari tahu media promosi yang pas dengan kita adalah dengan riset atau nyontek,
hehe.

Riset maksudnya kumpulkan data beberapa media, lalu pakai yang kira-kira paling pas dengan
kebutuhan bisnis kita.

Nyontek maksudnya lihat kompetitor kita.


Cek orang yang menjual produk serupa dengan kita.
Perhatikan media yang digunakannya.

Dua cara ini akan membawa kita ke media promosi yang tepat.

Tips kedua.
Kalau baru mulai bisnis, jangan langsung main bermacam-macam media.
Cukup 1 atau 2 saja.
Tekuni, sampai menghasilkan baru lompat ke media lainnya.

Salah satu alasan entrepreneurID ada untuk kampanye hal barusan.


Kami sering gemes lihat pengusaha pemula pindah-pindah media di awal bisnis.
Semua media dipakai, mulai dari sosmed, WA, BBM, Web, LINE, dan lain-lain.

Padahal, fokus itu terbatas.


Dan kalau pindah-pindah media, lama berhasilnya.

Baiknya, kuasai 1 atau 2 media terlebih dahulu.


Lalu kalau sudah menghasilkan dan sudah ahli, maka bayar orang untuk mengurusi media
lainnya, atau pelajari media lainnya.

Pengalaman Saya pribadi, 1 media yang benar-benar dikuasai sudah bisa koq memberikan
pemasukan 10 juta perbulan rutin. ^^

Begitu ya.
Semoga tips barusan bermanfaat untuk Mas Ulum

Lalu apa hubungannya media dengan copywriting?


Kan judul Ecourse ini Instant Copywriting, hehe.

Jadi, Saya ingin memberikan pemahaman ke Mas Ulum bahwa setiap media punya strategi
copywriting yang berbeda-beda.

Kita tidak bisa hantam rata 1 copywriting lalu di posting di semua media.
Hasilnya pasti tidak maksimal.

MIsalnya copywriting untuk di WA.


Itu polanya berbeda dengan copywriting di Facebook.

WA itu Social Messenger, sifatnya personal.


Sedangkan Fb itu Social Media, untuk interaksi ke banyak orang.

Nah, beruntungnya Mas Ulum ikut Ecourse ini, Saya akan jelaskan copywriting untuk masing-
masing media.
Alhamdulillah.

Semoga dengan tips di materi ini, Mas Ulum bisa membuat iklan yang lebih baik, aamiin.

Jadi, Saya akan jabarkan media promosi yang banyak orang pakai.

Jika dikerucutkan, ada 4 media promosi yang akan Saya bahas.


Media Promosi pertama adalah
Personal Message.

Ini adalah media yang sifatnya menghubungkan kita secara personal ke target pasar.
Biasanya media ini punya fitur pengiriman pesan masal.
Contohnya WA, BBM, Autoresponder Email, SMS Blast, LINE@.

Jadi, kita bisa mengirim pesan yang sama ke banyak orang sekaligus.

Media kedua adalah Social Media.


Atau dalam hal ini Saya ambil Facebook saja.

Tahun 2018, pengguna Fb di Indonesia sudah mencapai lebih daripada 110 juta orang.
Ini membuat Fb jadi pasar potensial untuk promosi

Media ketiga masih membahas Social Media lainnya, tapi Saya bedakan dengan facebook.
Karena di media ini lebih mengutamakan unsur Visual.
Saya menyebutnya dengan Visual Media, contohnya Instagram.

Media terakhir adalah Fb Ads.


Bedanya dengan Facebook biasa, media ini lebih terukur target pasarnya.
Bagi yang sudah familiar dengan fb ads, pasti tahu bahwa kita bisa menargetkan target pasar
dengan kriteria tertentu.

Saya bedakan dengan Facebook biasa, karena memang pola Copywritingnya berbeda.

Biasanya, Media yang satu ini digunakan untuk mengiklankan produk yang sudah dikenal oleh
orang-orang atau untuk meningkatkan awareness.
Kurang cocok dilakukan untuk edukasi

Nah, lalu bagaimana tips Copywriting setiap media?

Ayo ambil catatan Anda, karena mulai dari sini ada banyak yang perlu di catat, hehe.

Saya akan bagikan intisari hasil riset Saya kepada Mas Ulum

Kita mulai ya.

Pola dan Tips Copywriting untuk Personal Message


Polanya

Headline
Pengantar
Detail Manfaat
Penawaran
Alasan
CTA
NB
Pola copywriitngnya dimulai dari Headline.
Tujuannya agar orang mau buka pesannya.

Setelah itu, masuk ke pengantar.


Ya, jangan langsung jualan.
Karena sifatnya pesan personal, kalau langsung jualan nanti pesannya gak dibaca sampai
habis, hehe.

Setelah pengantar, masuk ke detail manfaat.


Ceritakan produk kita dibagian ini.

Setelah manfaat, baru masuk ke penawaran.


Dibagian ini cantumkan harganya.
Berikan penawaran yang sulit ditolak

Nah, sebelum meminta pembaca copywriting untuk melakukan sesuatu.


Berikan dulu asalan kenapa mereka harus merespon pesannya tanpa ditunda.
Apakah karena ada batasannya atau karena apa?

Terakhir, tutup pesan dengan CTA lalu NB

CTA itu untuk mengarahkan pembaca melakukan sesuatu.


Sedangkan NB adalah penekanan.

Beri penekanan kenapa penawaran Anda sayang jika dilewatkan.

Cara menulis 7 hal ini ini sudah Saya share di Modul yang ada di materi hari 2 dan 3 ya.
Silahkan Mas Ulum buka lagi materinya.

Tips saat menulis copywriting di media ini.

1. Buatlah kalimat seakan-akan Anda sedang berbicara langsung dengan 1 orang. Gunakan
kata Anda, Kamu, Mom, Bro, Sist, atau apapun yang sesuai dengan bisnis Anda.
2. Berikan pengantar yang gak bosenin. Jika pengantarnya bosenin, maka pesan Anda tidak
dibaca sampai selesai.
3. Jangan sering-sering kirim pesan personal yang isinya jualan melulu. Beri waktu target pasar
Anda bernafas, mereka bukan kantong uang, dan Anda bukan iklan berjalan, hehe.
4. Perhatikan timing kirim pesan. Karena kirim pesan promosi gak boleh sering-sering, maka
kirimlah disaat target pasar Anda tidak sibuk. Jangan kirim tengah malam, atau saat orang
kerja. Gak dibuka, hehe
5. Gunakan huruf kapital, simbol, dan tanda baca pada tempatnya. Jika tidak pada tempatnya,
orang akan risih bacanya, hehe
6. Buat Copywriting sesuai kategori pasarnya. Cold, Warm, dan Hot pendekatannya berbeda.

Untuk contoh copywritingnya sendiri bisa lihat disini


[Link]/2I2JJJn
Pola dan Tips Copywriting untuk Sosmed - Facebook
Di Facebook, polanya sangat berbeda dengan di media sebelumnya.
Facebook adalah social media, tempatnya interaksi, bukan jualan.

Karena itu, jika jualan terang-terangan di Facebook, maka jangan heran kalau like sedikit,
komen gak ada, apalagi share, hehe.

Kecuali Anda orang yang followernya sudah puluhan ribu, mau jualan terang benderang juga
gak papa, hehe.

Tapi kalau followernya masih ratusan, maka gunakanlah strategi.

Tipsnya ini

1. Orang buka Facebook karena mencari hiburan, jadi kalau status Anda tidak menghibur dan
isinya hanya jualan saja, maka Anda akan dilupakan.
2. Tidak ada orang yang suka dijuali terang-terangan, jadi di Facebook, jangan promosi brutal.
Gak akan dapat apa-apa.
3. Isi mayoritas status Anda dengan status yang bermanfaat. Seperti aktivitas harian, cerita
pribadi, tips, dan sejenisnya. Beritahu target pasar jika Anda adalah manusia, bukan iklan
hidup, hehe.
4. Jika ingin iklan, pakai tips dibawah ini

Ada 4 pola Copywriting yang bisa Anda pakai

Pola 1 - News Copy

Sifatnya memberikan pengumuman.


Isinya adalah sesuatu yang baru, gak terlalu panjang.

Contoh copywritingnya seperti ini


[Link]/2ryH1Bf
atau ini  [Link]/2KP6sXe

Pola 2 - Curious Copy

Alias memancing penasaran.


Di postingannya tidak ada penawaran untuk segera membeli. Tapi isinya dibuat penasaran agar
memancing orang untuk komen.

Contoh copywritingnya [Link]/2I28dCC
atau ini [Link]/2rCKzSq
Pola 3 - Story Copy

Ini pola Copywriting termudah di Facebook.


Intinya Anda bercerita kejadian nyata, lalu hubungkan dengan produk.

Buka copywritngnya dengan cerita, lalu hubungkan copywritingnya dengan produk Anda.

Contoh copywritingnya [Link]/2IqkL6n
atau ini [Link]/2I9R5XF

Pola 4 - Benefit Copy

Isi postingnya dominan sesuatu yang bermanfaat, lalu selipkan sedikit tentang produk.

Contohnya [Link]/2FZzf7X

Ingat, Anda tidak bisa belajar hanya dengan membaca tips singkat dari Saya ya.
Untuk benar-benar paham, silahkan buka setiap contoh copywriting yang Saya jabarkan diatas.
^^

Pola dan Tips Copywriting untuk Visual Media - Instagram


Seperti namanya visual, artinya fokus ke tampilan.
Ya, berbeda dengan media lainnya, di Instagram kita butuh gambar yang sangat mendukung
Copywriting.

Gak mungkin jualan di IG gambar produknyanya hitam gelap, kecuali Anda jualan kantong
plastik, hehe.

Pola Copywriting di Instagram

Visual
Benefit
CTA
Hastag

Perilaku pengguna Instagram, itu berbeda dengan perilaku pengguna dimedia lainnya.
Dimana mayoritas pengguana IG adalah orang yang lebih melek internet.

Jadi, cara mereka berbelanja juga tidak bisa disamakan dengan media lainnya.
Umumnya perilaku belanja mereka spontan, dan tidak perlu diedukasi lama untuk membeli
Karena itu, polanya jadi seperti ini

Visual artinya gambar yang bagus.


Jika Anda promosi di IG, maka gambar akan jadi pengganti headline.

Orang stop ke akun Anda, karena gambarnya menarik.


Karena itu, selalu maksimal saat memilih gambar.

Pilihlah gambar yang menggambarkan produk Anda dengan menarik.


Pencahayaannya bagus, atau kalau perlu sewa profesional untuk mengambil gambar terbaik.
Ya minimal gambarnya jangan blur deh, hehe

Setelah itu Benefit.

Jabarkan produk Anda sejelas-jelasnya.

Ya, wajib jelas.


Gak perlu pakai pengantar macam-macam.
Karena gambar sudah menjelaskan banyak hal.

Anda hanya perlu menambahkan penjelasan yang perlu diketahui calon pembeli Anda.
Semakin jelas informasinya, semakin bagus.

Jangan lupa cantumkan CTA


Agar jelas kemana harus menghubungi jika ingin order.

Terakhir, yang berbeda dengan media lainnya.


Di IG ada hastag.

Tau Hastag kan?

Itu lho kata-kata yang ada tanda pagarnya


Tandanya seperti ini #
hehe

Gunanya apa?

Hastag adalah pintu masuk kedua untuk calon pembeli Anda.

Hastag yang tepat, akan membawa orang melihat produk Anda tanpa perlu jadi follower Anda.
Jangan kunci akun IGnya, karena kalau dikunci, hastagnya percuma, hehe.

Carilah hastag yang kira-kira dicari target pasar Anda.


Karena ini bisa memberikan rezeki dari arah yang tidak diduga-duga, hehe

Contoh copywritingnya seperti ini [Link]/2IdcYFs


Atau bisa juga seperti ini [Link]/2rzxKrF
 

Pola dan Tips Copywriting untuk Fb ads


Kalau berbicara Fb ads, ada banyak hal yang perlu dibahas.
Karena optimasi Fb ads itu memang disiplin ilmu sendiri.

Nah, jika Anda tidak familiar dengan Fb ads, maka silahkan lewatkan tips kali ini karena Saya
tidak akan menjelaskan dari awal, hehe
Nanti gak selesai materinya. ^^
Tapi jika Anda sudah menggunakan fb ads, maka Saya share 1 teknik copywriting yang bisa
Anda gunakan.

Pada dasarnya fb ads dipakai untuk menampilkan iklan kita agar dilihat oleh target pasar yang
memiliki kriteria tertentu.
Nah, yang penting untuk diotak atik saat iklan ada 3 hal.

Pertama Targeting nya


Kedua Stopping Poinnya
Ketiga adalah copy nya.

Salah satu yang menentukan iklan direspon atau tidak adalah yang membaca iklannya.
Salah satu kesalahan fatal saat promosi adalah menawarkan sesuatu ke orang yang salah.

Jika orangnya salah, sebagus apapun penawarannya, maka dilewatkan begitu saja.
Setiap produk punya target pasar yang spesifik

Kedua, stopping poinnya.


Facebook akan menaruh iklan kita di timeline target pasar yang kita bidik.
Masalahnya, timeline mereka isinya gak hanya iklan doang, hehe

Target pasar kita punya teman, ikut berbagai macam grup, dan follow banyak fan page.
Dengan tantangan seperti ini, lantas apakah yang membuat orang mau berhenti dan baca iklan
kita??

Itulah stopping point.

Dalam iklan kita, harus ada unsur yang membuat mereka stop dan mau klik iklannya.

Kita bisa menggunakan headline, gambar, atau video untuk hal ini.

Ketiga adalah copy atau isi iklannya.

Tips dari Saya untuk media ini adalah, buatlah iklan yang tidak menyita waktu mereka.

Ya, iklan Anda harus sesingkat mungkin, dan semenarik mungkin.

Sebagai referensi, silahkan lihat contoh iklan Fb ads dibawah ini

Contoh 1 [Link]/2ryGfUN

Contoh 2 [Link]/2jLYkud

Contoh 3 [Link]/2IsQp37

Nah, itulah tips-tips dari Saya.

Selalu ingat,
Beda media, beda copywritingnya.
TUGAS MATERI INI
Yang perlu Mas Ulum lakukan adalah ini

1. Pelajari semua contoh tips dan copywriting diatas,


2 Tentukan 1 media promosi utama yang akan Anda gunakan
3. Buat copywriting untuk media tersebut.
MATERI PENUTUP
Bismillah,

Alhamdulillah. . .

Kalimat itu yang terlintas dikepala Saya ketika menulis materi yang satu ini.

Karena atas ijin Allah Ta’ala, akhinya kita bisa sampai di materi terakhir dari fasilitas bimbingan
di Ecourse Instant Copywriting.

Seperti yang Mas Ulum tau.


Ecourse ini memfasilitasi pesertanya untuk belajar copywriting dari awal  banget dan
memberikan contoh copywriting yang bisa digunakan oleh pesertanya nanti.

5 hari ini kita telah belajar hal yang perlu diketahui oleh Mas Ulum dalam menulis copywriting,
dan nanti minggu depan Mas Ulumsudah bisa mengakses template copywritingnya di Member
Area Khusus. ^^

Sekarang, sebagai materi pentutup dari bimbingan instant copywriting Saya ingin memberikan
Mas Ulum teknik-teknik yang Saya rangkum dan biasa jadi senjata Saya saat menulis
copywriting.

Saya berikan ke Mas Ulum, karena jujur saja teknik-teknik copywriting itu ada banyak sekali.
Diluar ecourse ini, mungkin Mas Ulum akan ketemu puluhan teknik lainnya.

Nah dari sekian banyak teknik, pasti akan ada teman-teman yang kebingungan memilih teknik
yang cocok. Jadi daripada bingung, Saya bantu pilihkan teknik yang terbukti ampuh dan efektif
untuk digunakan ya. ^^

Mau?

Baiklah, mari kita mulai materi kali ini.


Ayo siapkan catatannya, hehe.

Inti materi yang Saya rangkum ini sebenarnya adalah turunan dari Ilmu Persuasi.
Dari seluruh ilmu marketing yang pernah Saya pelajari, jujur saja ilmu ini adalah ilmu yang
paling saya sukai.

Saya suka, karena atas ijin Allah, melalui ilmu ini bisnis-bisnis Saya bisa tumbuh lebih cepat
dari yang Saya bayangkan, Alhamdulillah.

Lain kali, jika Mas Ulum ada waktu, Saya sarankan untuk pelajari ilmunya, karena memang
bermanfaat banget untuk bisnis dan juga kehidupan.
Diemail ini, Saya hanya jelaskan pengertiannya saja ya.

Jadi sederhannya,
Persuasi adalah cara berkomunikasi untuk mempengaruhi dan meyakinkan orang lain.

Dengan mempelajari ilmu ini, kita seperti menemukan jalan pintas untuk bisa melakukan
komunikasi yang efektif.

Tapi walaupun pengertiannya begitu, jangan dianggap negatif ya.


Kita pakai ilmunya untuk hal-hal baik saja, hehe.

Lalu bagaimana penerapannya dalam copywriting?

Saya akan turunkan langsung ke aplikasi lapangan.


Jadi, Saya punya 6 + 1 contekan untuk membuat copywriting yang lebih mempengaruhi.

Mas Ulum bisa pakai 6 + 1 teknik ini untuk membuat copywriting lebih menarik.

Saya jelaskan satu persatu ya tekniknya. ^^


Silahkan gunakan dalam copywriting Mas Ulum nanti.

Pertama, Psikologi angka


Adanya angka dalam copywriting, akan menaikan kepercayaan pembacanya.

Contohnya bagaimana?

Daripada kita menuliskan

Produk ini sudah dipakai banyak orang.

Lebih baik tuliskan

Sudah lebih dari 10.000 orang yang menggunakan produk ini

Mana yang kelihatan lebih meyakinkan?


Kalimat pertama? atau kalimat yang ada angkanya?

Begitulah,
Dengan angka maka copywriting kita akan terasa berbeda.

Mas Ulum bisa menerapkannya dalam kalimat-kalimat seperti

- Kemarin, 233 paket sudah terkirim.


- Sudah 765 orang yang join waiting list
- 1492 orang telah jadi alumni program ini
- 8 dari 10 wanita merekomendasikan produk ini
- Turun 3 kg dalam 1 minggu
- Potensi penghasilan 3 sampai 5 juta dalam sebulan
- Jumlah pelanggan naik sampai 2 kali lipat
-  Melipatgandakan penjualan sampai 400%
- Sisa 5 seat lagi, maka kuota workshop akan full
- Waktu Anda kurang dari 24 jam lagi

Dan lain-lainnya

Adanya angka akan membuat copywriting mudah dicerna oleh target pasar.

Kedua, Sugesti Efek


Maksudnya pola kalimat khusus untuk mempengaruhi pembaca copywriting kita tanpa mereka
sadari.

Yang bagian ini, sudah mengarah ke ilmu psikologi. Kalau dijelaskan, akan sangat panjang
sekali. hehe. Jadi, kita langsung ke contoh kalimatnya saja ya.

Contohnya

Sebelum (sugesti)

Sebelum Anda baca pesan ini sampai selesai,

Dengan kalimat barusan, artinya secara tidak langsung kita meminta penerima copywriting kita
untuk baca sampai selesai, hehe

Bisa juga dipakai untuk

- Sebelum Anda daftar nanti,


- Sebelum Anda miliki produknya
- Sebelum Anda menghubungi nomor diatas,
- Sebelum Anda ambil bonusnya,

Begitulah, hehe

 Masih ada kalimat lain yang bisa digunakan, seperti

Pilih mana? ambil sekarang dan dapat biaya lebih murah, atau ambil
nanti saat harga kembali normal?

Hayo, kalau diberikan pilihan begitu, kira-kira pilih yang mana?


Ini memberikan sugesti dengan pilihan timpang.
Jadi kita bisa menyetir jawaban pembaca copywriting kita.

Selanjutnya memberikan sugesti dengan kata Karena

Kata ini sangat ajaib dalam dunia copywriting,


Jadi, kata Karena akan membenarkan kalimat sebelumnya.

Misal
- Kenapa produk ini bisa laris? Karena . . .
- Kenapa Anda harus miliki buku ini? karena . . .
- Kenapa penawaran ini sangat rugi jika dilewatkan? karena . . . 

Jika membaca kalimat diatas, orang akan fokus ke alasannya, disaat itulah sugesti masuk. ^^

Dan terakhir, memasukan sugesti dengan kata otomatis

Contohnya

- Saat Anda daftar setelah baca pesan ini, otomatis langsung dapat
bonusnya
- Untuk pemesanan sekarang, otomatis dapat potongan harga

Sekilas terlihat seperti satu kesatuan kalimat, padahal ada sugesti yang ditanamkan disana,
hehe.

Ketiga, Ada testimoninya


Dalam dunia pemasaran, Testimoni pelanggan yang puas adalah senjata yang sangat effektif.

Dalam beberapa kasus, Testimoni pengguna produk, akan jauh lebih diperhatikan di banding
kalimat promosi penjualnya, hehe

Karena itu, mulai sekarang jagan remehkan testimoni pengguna produk Anda,
Simpanlah baik-baik testimoni yang diberikan konsumen, kumpulkan dalam folder khusus.

Setelah itu, pilihlah testimoni yang powerfull,  dan meyakinkan.

Masukan testimoni itu ke dalam Copywriting Anda.

Anda bisa tuliskan.

Seperti kata mereka yang sudah pakai produk kami.

(Isi Testimoni) - Nama, pekerjaan

Bagusnya jika mencantumkan copywriting, maka berikan minimal 3 testimoni.


 

Sebaik-baiknya testimoni adalah testimoni yang nyeplos keluar dari konsumen.

Tapi tidak menutup kemungkinan, Anda juga boleh meminta secara langsung kepada
konsumen Anda, sah-sah saja.

 
Saat meminta jangan sampai salah bertanya ya.   

Jangan katakan

Boleh minta testimoninya kak?

Kalau begitu sih yang ditanya akan jawab antara boleh atau tidak, hehe

Sebaiknya katakan
 

Apa yang kakak rasakan setelah menggunakan produk kami?

InsyaAllah kalau memang bermanfaat, mereka akan memberikan feedbacknya positif.

Kenapa testimoni Saya masukan kedalam teknik yang powerfull dalam copywriting?

Disadari atau tidak, sebenarnya testimoni bisa digunakan untuk mengkikis keraguan calon
pembeli.

Jadi, jika selama ini Anda susah meyakinkan calon pembeli, jangan coba jelaskan dengan
bahasa Anda. Karena itu akan terlihat seperti Anda memaksa mereka.

Nanti bukannya transfer, yang ada malah risih, hehe.

Sebaiknya, jika ada calon pembeli yang ragu.


Anda kirimkan saja screen shot testimoni pelanggan yang puas.
Biarkan calon pembeli berfikir dan terpengaruh tanpa perlu Anda menjelaskan sampai berbusa,
hehe.

Silahkan dicoba. ^^

Oh ya, pesan Saya,


Saat menerima testimoni tetap jaga hati ya.   

Pujian tidak lantas membuat kita mulia, apresiasi terhadap produk kita tidak lantas
membolehkan kita jadi orang yang sombong.

Karena itu, saat dapat testimoni, nikmati, tapi cukup sekedarnya.   


Bersyukur jika ada konsumen yang puas, dan tetap jaga mutu bahkan meningkatkannya.

Oke? ^^

Empat, Cerita Sukses


Kalau di teknik sebelumnya hanya mengambil kalimatnya dan memasukan dalam copywriting.
Maka kali ini mengembangkannya dalam bentuk cerita.

Cerita punya efek yang luar biasa.


Daripada pesan biasa, cerita akan lebih cepat mengakses alam bawah sadar.
Koq bisa?

Perhatikan anak kecil,


Mereka lebih cepat menghapal cerita dibanding nasihat-nasihat yang diberikan orang tuanya,
Hehe

Hal ini juga berlaku di Copywriting.


Dimana cerita akan lebih mudah dicerna pembaca copywriting kita.

Karena hal inilah Saya harus katakan. .


Jika Anda ingin menjual produk lebih laris lagi, belajarlah untuk menjual dalam bentuk cerita.

Nah, apa yang diceritakan?

Ceritakanlah kesuksesan pengguna produk Anda.   

Ceritakan awal mula kenal dengan konsumen tersebut.


Ceritakan bagaimana dia bisa menggunakan produk Anda.
Dan tentu saja, ceritakan apa yang berubah semenjak menggunakan produk Anda.

Anda bisa pakai frasa seperti ini

Awalnya bisa kenal dengan . . . karena  . . .


Lama kami interaksi, . . . . mulai bercerita masalahnya. .
Dia bercerita kalau . . . .
Setelah mendengar keluhannya, Saya tawarkan . . . .
Sekarang. .  .

Itu contoh frasa sederhana, Mas Ulum boleh mengembangkan dengan gaya Mas Ulum sendiri.

Oh ya, tahu gak?


Cara sederhana ini bisa mendongkrak penjualan kita lho.

Seperti yang Saya katakan,


Cerita akan mudah mempengaruhi seseorang.

Silahkan berlatih menulis cerita, insyaAllah gak ada ruginya. ^^


Kelima, Endorsement
Bagi yang belum tahu endorsement.
Gampangnya endorsement itu adalah orang lain merekomendasikan produk kita.

Siapa yang merekomendasikan?


Sebaiknya jangan sembarangan orang.
Akan lebih baik jika endorsement datang dari tokoh yang disukai atau di akui oleh target pasar
Anda.

Ingat, kata kuncinya adalah disukai atau diakui

Jadi, jika ada orang yang memnuhi kualifikasi diatas memberikan respon positif terhadap
produk Anda, simpan respon itu dan kutip kata-katanya di copywriting Anda.

Contoh frasanya seperti

Kata (sebut nama tokoh) tentang produk ini


(tulis kutipannya)

Atau

Kualitasnya tidak perlu diragukan, (nama tokoh) saja


merekomendasikannya.
Katanya (tulis kutipannya)

Oh ya, Satu lagi dan yang paling penting.

Jika menggunakan teknik ini, maka Anda harus menyebut nama orang yang dikenal target
pasar ya.
Kalau tidak dikenal, ya artinya penerapan strateginya salah, hehe.
 

Keenam, Strategi  Woro-woro


Karena Anda ada di zaman saat orang bebas berkomunikasi lewat social media, maka Anda
harus paham bahwa ada satu hukum yang sifatnya mutlak.

Apa hukumnya?

Yaitu, semua orang tidak 24 jam ada didepan Hpnya.


Hehe.
 

Ya, benar kan?

Jadi, jangan berharap ketika Anda menyebar iklan, lalu disaat yang sama semua target pasar
Anda akan membuka iklannya saat itu juga.
Ingatlah bahwa waktu orang pegang Hp berbeda-beda
Prospek Anda tidak online di jam yang sama dengan Anda.
Itulah kenyataannya.

Lalu harusnya seperti apa?

Nah, jika ingin hasil copywriting maksimal, maka sebelum promo, coba woro-woro dulu.

Di pesan sebelumnya, beritahukan target pasar Anda bahwa akan ada promo.
Jadi, bukan buka promo begitu saja.

Banyak sekali kelebihan strategi ini.

Pertama, bisa jadi kesempatan Anda survey produk.

Kalau yang menunggu produknya sedikit, maka jangan promo dulu.


Pendekatan aja lagi, hehe.

Atau bagus juga untuk Anda


Dengan melakukan ini, seperti memberi kesempatan kepada target pasar agar mereka
menyisihkan uangnya untuk ikut promo yang Anda tawarkan, hehe.

Banyak sekali kasus penjualan yang tidak dapat pembeli karena penjualnya membuka promo
secara mendadak. Tiba-tiba saja dibuka, tiba-tiba saja di tutup, hehe

Jika sering begini, yang ada pasar kaget, dan malah merespon dengan tidak ikut promo.
Kan sayang sekali, hehe

Karena itu, sebelum promo, Anda bisa selipkan pesan seperti

Besok malam,Saya ingin membuka promo potongan harga 50% untuk semua
produk.
Silahkan pasang alarm pukul 19.00 WIB ya, karena promonya hanya untuk
20 orang tercepat.

Atau bisa katakan.

Karena ada penawaran spesial dimasa launching ini.


Mereka yang transaksi di hari pertama akan dapat bonus spesial dari
kami.
Siap-siap senin depan ya. 

Atau bisa dengan kalimat lainnya sesuai bisnis Anda.

Kesimpulannya adalah.
Jika ingin meledakan penjualan, maka jangan mengadakan promo tiba-tiba.

Cara ini disebut dengan Indirect Communcation


Atau komunikasi tidak langsung.

Ingatlah bahwa target pasar memiliki aktivitas lain, bukan hanya untuk menyimak iklan kita,
hehe.
Terakhir
Poin Tambahan, Perbanyak riset dan belajar

Ingin copywriting Anda lebih menghasilkan?

Maka tidak ada cara lain selain banyak-banyak belajar.

Orang yang belajar puluhan kali, akan berbeda dibanding yang hanya belajar sekali.

Kejar banyak sumber ilmu, bisa dari buku, guru, atau pelatihan-pelatihan langsung.

Selain belajar dari banyak sumber, riset kompetitor Anda.


Mereka yang produknya sama tapi penjualannya lebih banyak, coba amati copywritingnya,
pelajari, modifikasi.

Saran Saya, jangan hanya mengamati 1 orang saja.


Karena jika Anda hanya dapat sumber dari satu orang, itu artinya nyotek, hehe

Baiknya, amati dari banyak orang sekaligus.


Karena jika Anda mengamati dari banyak orang, itu namanya riset, hehe.

Kemudian, jujur Saya harus katakan bahwa cara belajar copywriting paling efektif adalah
dengan praktik menulis langsung. 

Itulah kenapa, tugas-tugas di Instant Copywriting ini kebanyakan isinya meminta Anda menulis.

Semakin Anda sering menulis, maka Anda akan semakin lihai, insyaAllah.

Sedikit cerita,
Dulu. . . untuk dapat 50 kata saja, Saya harus berfikir sehari penuh, hehe.

Alhamdulillah, karena sering latihan, sekarang sehari Saya bisa menulis banyak konten
sekaligus.
Bahkan, materi yang Anda baca ini, mungkin isinya lebih dari 2.000 kata dan Saya
mengerjakannya hanya dalam waktu kurang lebih 3 jam saja.

Tapi walaupun begitu, sampai detik ini pun Saya tidak berhenti belajar.

Karena memang prinsipnya,


Hari dimana kita berhenti belajar, adalah hari dimana kita berhenti
tumbuh
Saya paham bagi sebagian orang belajar itu memang melelahkan.
Tapi sebenarnya jauh lebih melelahkan menjalani masa depan jika kita tidak belajar dari
sekarang.

Karena itu, tanamkan ke diri Anda semangat untuk terus belajar ya. ^^
Oke Mas Ulum
Kira-kira itulah yang bisa Saya bagikan di materi penutup ini.

Ada 6 + 1 teknik yang bisa Mas Ulum coba agar copywritingnya semakin kuat
Pertama, Psikologi Angka
Kedua, Sugesti Efek
Ketiga, Testimoni
Keempat, cerita sukses
Kelima, Endorsement
Keenam, Strategi woro-woro
Dan tambahannya adalah belajar.

Untuk menutup bimbingannya, Saya punya wejangan Penutup untuk Mas Ulum

Wejangan ini bukan untuk menggurui, tapi Saya berikan karena Saya tidak ingin Mas Ulum
salah jalan.

Jadi boleh Saya berikan ya? ^^

Wejangan pertama,
Jangan pakai Copywriting untuk berbohong.
Inti utama dari copywriting adalah pengganti komunikasi.

Jangan hanya karena mengejar transaksi, menjadikan kita seorang penipu.


Gak berkah nanti hartanya.

Malah yang ada, jika harta gak berkah, nanti sempit hidupnya.

Pakai semua teknik untuk membuat iklan Anda lebih menarik tapi tetap katakan apa adanya.
Jangan tuliskan yang tidak ada.

Jika Anda gunakan ilmu copywriting dalam ecourse ini untuk berbuat maksiat, maka Saya
berlepas diri dari itu.

Kedua, Jangan salah berharap.


Saat menyebarkan copywriting, ingat.
Yang membuat orang beli bukan copywriting kita, bukan produk kita, bukan harganya,
penawarannya, atau strategi kita.

Bukan juga dengan banyaknya prospek Anda, atau bukan juga dengan dekatnya hubungan
Anda dengan target pasar.

Yang Saya sebutkan diatas hanya pendekatan, bukan hal yang memastikan.

Yang membalik hati orang untuk beli produk kita dan akhirnya jadi pelanggan itu mutlak terjadi
karena izin Allah.

Jadi, tugas kita hanya berniat yang baik, usaha yang baik, dan berikan yang terbaik.
Setelah itu, ridhalah dengan rezeki yang Allah berikan.

Allah tuh Maha Baik, Maha Lembut, Maha Adil.


Gak mungkin Allah jahil sama hambaNya.

Nulis ya nulis saja.


Gagal, belajar lagi.
Kurang, evaluasi.
Jangan merengek !

Apapun hasil copywriting kita, belajarlah mengatakan Alhamdulillah.

Ridha dengan yang terjadi dalam kehidupan kita, artinya ridha dengan keputusan Allah.

Dan terakhir.
Wejangan ketiga adalah niatkan tulisan Anda untuk membantu sesama.
Jika Anda terus mendalami ilmu copywriting, mungkin Anda akan sampai di penghasilan
ratusan juta rupiah. InsyaAllah.

Tapi ternyata, selain itu Anda bisa dapat lebih.

Semua pilihan.

Kita nulis copywriting, sebar lalu dapat uang.


atau

Kita bisa memilih nulis copywriting, sebar, dapat uang.


Selain itu bonus pahala, bonus Allah bantu kesulitan hidupnya.

Jika ingin dapat yang kedua, perhatikan pesan Rasullulah lebih dari 1400 tahun yang lalu,

Kurang lebih potongannya,


Siapa yang melepaskan satu kesusahan mukmin di dunia, maka Allah lepaskan satu
kesusahannya di Hari Kiamat.

Siapa yang memudahkan urusan orang lain dari satu kesulitan, Allah akan memudahkan
atasnya dunia dan juga akhirat.

Lalu, Allah akan senantiasa menolong hambanya ketika hambanya senantiasa menolong
saudaranya

Hadist lengkapnya silahkan cek di Hadist Muslim no 2.966

Dari pesan ini kita bisa belajar.


Kita dapat uang dari copywriting yang kita sebar mungkin senang,
Tapi ternyata kita bisa dapat lebih dari itu.
Ingatlah. .
Bahwa seseorang mendapatkan SESUAI NIATNYA.
Dan ternyata, salah satu kunci mendatangkan pertolongan Allah dunia akhirat adalah dengan
membantu sesama.

Jadi, niatkan seperti itu.


Menyebar iklan = membantu masalah orang lain
Percayalah kepada Saya,
Uang hanya akan memberikan kesenangan sampai di titik tertentu.
Tapi kalau Allah meridhai dan merahmati apa yang kita lakukan, disanalah letak rezeki
sesungguhnya.

Karena itu, milikilah niat yang tidak hanya sekedar dunia, tapi niatkan juga untuk akhiratnya.

Di balik jual beli, disana terletak kesempatan untuk membantu orang lain.
Kenapa tidak kita maksimalkan kesempatan ini? ^^

Kira-kira itu dari saya,


Silahkan petik yang bermanfaat.
Dan jangan pungut yang tidak bermanfaat.

Terimakasih karena telah berkenan belajar bersama entrepreneurID


Kami senang berbagi kepada Anda.

Mohon maaf jika selama penyampaian ada yang kurang, doakan semoga entrepreneurID bisa
terus memperbaiki diri untuk umat.

Setulus hati saya mewakili seluruh Tim entrepreneurID mendoakan juga semoga Allah
memberikan kelancaran untuk Anda dalam setiap urusan, aamiin.

Silahkan hubungi lewat WA saja ya.


Saya tidak menerima telepon atau SMS, hehe.

Jika Mas Ulum mau konsultasi tentang isi materi atau menemui kendala saat praktik, Mas Ulum
bisa mulai konsultasi dari hari Selasa. Karena setiap weekend, Saya pakai waktunya untuk
pribadi dan keluarga, dan Senin Saya biasanya sangat sibuk, hehe.

Menutup program ini mari kita review apa saja yang sudah dipelajari.

Di awal materi, Saya menjelaskan dasar-dasar copywriting, dan kita belajar bahwa membuat
copywriting itu ada panduannya.

Dimana agar copywriting efektif, maka buatlah copywriting berdasarkan persona, product value,
dan hot button.

Di hari kedua, kita paham bahwa untuk membuat copywriting itu ada rumusnya.
Dan salah satu rumus yang paling mudah digunakan adalah AIDA.

Dimana polanya, dapatkan perhatian, buat pembaca tertarik membaca lebih lanjut, jelaskan
produk dan buat mereka kepingin, lalu arahkan untuk action.

Lalu di hari ketiga


Kita fokus membuat orang buka, baca, dan mau melakukan sesuatu
Untuk bisa seperti itu, maka kita perlu memahami kategori pasar.

Ada kategori Cold, Warm dan Hot.


Beda kategori, beda pendekatan

Selain ada kategori yang berbeda-beda, ternyata menulis copywriting di berbagai media juga
ada ilmunya. Di hari keempat SAya bongkar tips-tips pentingnya.

Lalu hari ini, Mas Ulum dapat teknik-teknik yang bisa menjadikan copywritingnya lebih
mempengaruhi.

Jujur saja, apa yang Saya jelaskan 5 hari ini adalah intisari pengalaman Saya dalam dunia
copywriting.

Menurut Saya, itulah materi-materi yang perlu dikuasai diawal-awal.


Saya jabarkan berurutan, agar Mas Ulum mudah paham

Kalau setelah baca belum paham juga


Mungkin perlu dipelajari lagi ya.
hehe

Gak papa, seperti yang pernah Saya katakan

Tingkat pemahaman setiap orang berbeda-beda.

Dengan belajar lagi, insyaAllah pemahamannya lebih daripada yang belajar hanya sekali. ^^

Oh ya, Saya mungkin tidak perlu mengatakan ini ya.


Tapi gak papa lah.

Jadi, ilmu yang Saya bagikan ke Mas Ulum itu salah satu yang membantu Saya menembus
penjualan sampai miliaran rupiah dari bisnis-bisnis yang Saya punya. Tentunya ini karena ijin
Allah.

Dan setau Saya, Mas Ulum kemarin daftar dengan biaya sangat terjangkau.

Jadi, sayang banget kalau ilmu mahal, tapi dibiarkan begitu saja, hehe
Karena itu, silahkan luangkan waktunya untuk belajar lagi ya.

InsyaAllah 5 hari ini walaupun singkat, tapi isinya padat dan sudah banyak yang bisa dipelajari.

Anda mungkin juga menyukai