0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan1 halaman

Memahami SDA dan Peran Guru

Tugas tutorial ini membahas tentang perspektif global. Pertama, menjelaskan makna ungkapan "menjadi tuan di rumah orang, menjadi budak di negeri sendiri" yaitu suatu negara yang kaya SDA tapi belum mampu memanfaatkannya. Kedua, SDA Indonesia harus dikelola bijak dan meningkatkan SDM agar tidak diambil asing. Ketiga, peran guru dalam menanamkan nilai adalah sebagai penghubung dengan dunia luar

Diunggah oleh

Хаикал Ажи
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan1 halaman

Memahami SDA dan Peran Guru

Tugas tutorial ini membahas tentang perspektif global. Pertama, menjelaskan makna ungkapan "menjadi tuan di rumah orang, menjadi budak di negeri sendiri" yaitu suatu negara yang kaya SDA tapi belum mampu memanfaatkannya. Kedua, SDA Indonesia harus dikelola bijak dan meningkatkan SDM agar tidak diambil asing. Ketiga, peran guru dalam menanamkan nilai adalah sebagai penghubung dengan dunia luar

Diunggah oleh

Хаикал Ажи
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : M.

Haikal Aji

NIM : 857692543

Kelas : PGSD AKPMM A

Tugas Tutorial 2

Perspektif Global

1. Berilah penjelasan dari ungkapan ini “menjadi tuan di rumah orang, menjadi budak di negeri
sendiri” !
2. SDA yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia sangat luar biasa. Apa yang harus dilakukan
terhadap SDA yang kita miliki ini ?
3. Bagaimana guru dalam memahamkan nilai-nilai kebaikan terhadap siswanya?
4. Arus informasi akan terjadi pergeseran nilai dan norma yang mengglobal. Apa yang
dilakukan guru untuk mempersiapkan anak didiknya terhadap pergeseran tersebut?

JAWAB :

1.  “Menjadi tuan dirumah orang, dan menjadi budak di rumah sendiri” maksudnya adalah
suatu negara yang kaya akan sumber daya alam, tidak dapat menikmati kemakmuran dari
potensi sumber daya tersebut jika kemampuan budaya (penguasaan IPTEK) masih sangat
rendah. Kebalikannya negara yang lingkungannya hanya memiliki sumber daya alam yang
terbatas. Mampu memanfaatkan sumber daya yang terbatas tadi bagi kemakmuran
masyarakatnya bahkan bagi masyarakat terakhir ini. selain itu sumber daya yang ada di
negara lain, dapat mereka manfaatkan. Jadi makna dari ungkapan tersebut adalah
memanfaatkan kekayaan dari suatu negara untuk negaranya sedangkan kekayaan dari
negaranya sudah sangat menipis.
2. Sumber daya alam kita harus kita olah dengan bijak dan tidak berlebihan. Untuk itu kita
harus bisa menghemat sumber daya alam terutama SDA yang tidak dapat diperbaharui.
Kerusakan ekosistem yang terjadi pada ekosistem laut dan hutan dikarenakan pengelolaan
SDA yang keliru. Agar dapat mengolah sumber daya alam dengan tepat kita harus
meningkatkan kualitas sumber daya manusia terlebih dahulu dan juga agar SDA yang ada
tidak diambil alih oleh asing karena rendahnya kualitas SDM yang ada.
3. Peran guru dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan adalah sebagai komunikator atau
penghubung anatara peserta didik dengan dunia luar. Untuk itu seorang guru harus :
1) Tertarik dan peduli terhadap kejadian dan kegiatan pada masyarakat (lokal, nasional,
regional, internasional)
2) Proaktif mencari informasi-informasi (nasional dan internasional)
3) Bersifat terbuka menerima pembaharuan
4) Mampu menyeleksi informasi sesuai dengan kebutuhan budaya indonesia.

4. Untuk menghadapi pergeseran nilai dan norma kita sebagai guru harus mengedukasi para
anak didik agar memfilter segala arus informasi yang masuk. Yaitu dengan memilah mana
yang baik dan yang keliru atau salah. Tidak menelan mentah-mentah informasi yang
diperoleh.

Anda mungkin juga menyukai