0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
72 tayangan11 halaman

Konfigurasi dan Pengujian IP Address

IP address terdiri atas 4 blok bilangan yang dipisahkan titik, masing-masing berisi 0-255. IP address memiliki 2 bagian, yaitu Network ID dan Host ID. Network ID menunjukkan jaringan dan Host ID menunjukkan host tertentu.

Diunggah oleh

Shalika Agustina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
72 tayangan11 halaman

Konfigurasi dan Pengujian IP Address

IP address terdiri atas 4 blok bilangan yang dipisahkan titik, masing-masing berisi 0-255. IP address memiliki 2 bagian, yaitu Network ID dan Host ID. Network ID menunjukkan jaringan dan Host ID menunjukkan host tertentu.

Diunggah oleh

Shalika Agustina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JARINGAN KOMPUTER

LAPORAN KE-4

DISUSUN OLEH :

Nama : Muhammad Syuhada


Nim : 191011402620
Kelas : 04 TPLE 015

TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PAMULANG
JL. Surya kencana No.1 Pamulang Telp (021)7412566,Fax (021) 7412566
Tangerang Selatan-Banten
PERTEMUAN IV
IP ADDRESS

IP address merupakan bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda pemisah berupa
tanda titik setiap 8 bitnya. Tiap bit ini disebut sebagai oktet. Untuk memudahkan dibaca
dan ditulis, IP address ditulis dalam bentuk 4 bilangan desimal yang masing-masing
dipisahkan oleh sebuah titik.

b) Kelas-kelas IP Address
Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal yaitu •
l) Network ID (bagian dari IP address yg digunakan untuk menunjukkan jaringan tempat
komputer ini berada).
2) Host ID (bagian dari IP address yg digunakan untuk menunjukkan workstation, server,
router, dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan tersebut).
Karakteristik Kelas A Kelas B Kelas C
Bit pertama 0 10 110

Panjang NetlD 8 bit 16 bit 24 bit

Panjang 24 bit 16 bit 8 bit


HostlD
Byte pertama o- 127 128 - 191 192 -223

Jumlah 126 Kelas A 16.384 Kelas B 2.097.152 Kelas


(0 dan 127 dicadangkan) c
Jumlah IP 16.777.214 IP address 65.532 IP address 254 IP addres
pada setiap kelas A Pada tiap kelas B pada tiap kelas C
Subnet Mask 255.0.o.o [Link] [Link]
c) Standar Penulisan
IP Address merupakan identifikasi setiap host pada jaringan komputer. Artinya tidak
boleh ada host lain (yang tergabung ke internet) memiliki/menggunakan IP yang sama.
Contoh IP address sebaøai berikut:

Apabila setiap bagian kita konversikan ke bilangan desimal maka IP address diatas
menjadi : [Link]
Bentuk penulisan IP address diatas dikenal denga notasi "doted decimal". Dalam
praktiknya IP Address bentuk desimal inilah yang digunakan sebagai alamat host.

d) IP Address yang tidak boleh digunakan


1) Alamat untuk Host ID tidak diperbolehkan mempunyai nilai 0 atau nilai 1 (dalam
decimal bernilai 0 atau 255) karena nilai 0 dianggap sebagai alamat jaringannya
sendiri dan nilai 255 sebagai alamat broadcast atau multicast atau netmask.
Contoh:
. 1 0 0 o n 179 1 A o n 109 1 AR I O
b. Aamat Broadcast .• [Link] , [Link] , [Link]
2) Alamat IP lain yaitu [Link] (xxx bernilai 0 — 255 ) oleh aplikasi TCP/IP
sebagai alamat loopback, yaitu paket yang di tranmisikan kembali diterima oleh buffer
komputer itu sendiri tanpa ditransmisikan ke media jaringan, sebagai alamat untuk
diagnostic, dan pengecekan konfigurasi TCP/IP
Contoh: 127.0.0. l . Sering disebut juga IP Localhost
3) Dalam satu jaringan host ID harus unik./tidak boleh ada yang sama. Kalau ada yang
sama, IP Conflict.

TUGAS PRAKTIKUM a) Buat Simulasi Jaringan Komputer


l) Buka lembar kerja baru dengan Klik file new
2) Buat simulasi jaringan komputer seperti di bawah ini
PC-PT
PCI

3) Buat konfigurasi IP Address-nya sebagai berikut .


a. PCO . c PC2
. l . IP
l . IP address
addres
s
• [Link] d PC3 . • [Link]
.
b. PCI l . IP
. L O.J. . L O.J.
[Link].V address [Link].V
l. IP
addres 2. Subnet
s • [Link] Mask • [Link]
2. Subnet • 255.255.255 • 255.255.255
Mask .0 .0

b) Test Koneksi dengan Command


prompt la) Perintah IPCONFIG
untuk Cek IP Address
Langkah I : Klik 2 kali PCO, pilih tab desktop dan klik
command prompt
Langkah 2 : Ketik ipconfig<enter>, maka akan terlihat seperti
gambar di bawah ini.

Langkah 3 : Lakukan langkah tersebut untuk mengecek PCI, PC2,


dan PC3.
1b) Perintah PING
Langkah 1 :Klik 2 kali PCO, pilih tab desktop dan klik command prompt.
Langkah2 : Ketik ping<spasi>127.0.0.l untuk mengecek koneksi komputer
sendiri (menøøunakan IP I ,ocalhostì maka akan terlihat senerti gambar
di bawah ini

Langkah3 : Ketik ping<spasi>192.168.0. I untuk mengecek koneksi komputer


sendiri (menggunakan IP Statis), maka akan terlihat seperti gambar di

Langkah : Dari PCO Lakukan ping ke PCI, PC 2, dan PC3 dengan cara yang
4 sama. Jika jawaban Reply maka PCO telah terkoneksi dengan
komputer lain.
Langkah
: Catat hasilnya, apakah semua komputer terhubung.
5
2a) Perintah IPCONFIG untuk Ubah IP Address
Langkah I : Masih dengan menggunakan konfigurasi komputer pada point a), klik 2
kali PCO, pilih tab desktop dan klik command prompt.
Langkah 2 • ketik untuk
merubah IP
PCO, kemudian cek IP yang telah diubah tadi
dengan cara ketik ipconfig<enter>, maka akan
terlihat seperti gambar di bawah ini.

Langkah 3 • Ubah IP PCI, PO, dan PC3 menggunakan cara


yang sama. PCI [Link]/[Link], PCI
[Link]/[Link], PCI
[Link]/[Link]

2b) Perintah PING


Langkah I : Klik 2 kali PCO, pilih tab desktop dan klik
command prompt.
Langkah2 : Ketik ping<spasi>172.16.0. I untuk mengecek
komputer sendiri, apabila berhasil maka akan terlihat
seperti gambar di bawah ini.

PC>ping 172.16.0 1
Pinging 172.1€.0.1 with bytes data:

172. 16. 0 . 1 : bytes=32 tizne=lms


TTL=128
RepLy from 172. 16. 0 . 1 : byte s=az time=l€ms
TTL=12B

from 172. 16. 0 . 1 : byte -—32 time=12ms


TTL=128
Reply from 172. 16. 0 . 1 : bytes=32 Cime=Oms
TTL=128
Langkah 3 : Lakukan ping ke PC l, PC 2, dan PC3 dengan
cara yang sama.
Jika jawaban Reply maka PCO telah terkoneksi
dengan komputer lain.
Langkah 4 • Catat hasilnya, apakah semua PC terhubung.
c) Test koneksi dengan Simple PDU
1) Klik Add Simple PDU (dengan simbol pesan) yang terdapat pada toolbar di samping
kanan.
2) Draønada PCI dan PC2- lihat hasilnva- anabila berhasil akan terlihat senerti øambar di
bawah ini.

Inspe
PC-PT

Mices
pC1
0
Realtim
e
Last Stat s SOU rce Desti natio
SUCCESSfU I \ pC1 pC2

3) Coba ulangi lagi untuk test koneksi PCI ke PC3, dan PC3 ke PCO.
4) Catat hasilnya, apakah semua PC dapat terhubung.

d) Buatsimulasi Jaringan Komputer dan konfigurasi IP Address dengan IPCONFIG


l) Buat simulasi jaringan komputer menggunakan 6 buah Laptop-PT dan I buah switch.
2) Konfigurasi IP Address menggunakan IPCONFIG dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Laptop0 • . [Link]/[Link]
b. Laptop I • [Link]/[Link]
c. Laptop2 • . [Link]/[Link]
d. Laptop3 • [Link]/[Link]
e. Laptop4 • [Link]/[Link]
f. Laptop5 • [Link]/[Link]
3) Ping antar Laptop-PT, dan lihat apakah semua Laptop-PT dapat terhubung, catat
hasilnya.
4) Apabila ada Laptop-PT yang tidak dapat terhubung, ubah IP Address-nya sehingga
Laptop-PT terhubung.

TUGAS PENDAHULUAN
1. Jelaskan pengertian dan cara penulisan IP Address !
Jawab :
IP Address adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa saling terhubung
dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 4 Blok, setiap Blok di isi oleh angka 0 -
255. Contoh IP Address seperti [Link] , [Link] , ini adalah IPv4.

IP Address Memiliki 2 bagian, yaitu Network ID dan Host ID , contoh [Link] ,


secara default Net ID nya adalah 192.168.100 dan Host ID nya adalah 1, agar komputer
bisa saling terhubung , IP yang digunakan Net ID nya harus sama, dan Host ID nya harus
berbeda.
Agar mudah ngerti, Net ID adalah nama jalan dan Host ID adalah nomor Rumah, jadi Jln.
Diponegoro No 3 , jika nama jalan dari beberapa orang sama, maka nomor rumah mereka
tidak mungkin sama.

2. Jelaskan perbedaan IP Address v4 dan v6 !


Jawab :
IPv4: Jumlah alamat menggunakan 32 bit sehingga jumlah alamat unik yang didukung
terbatas [Link] atau di atas 4 miliar alamat IP saja. NAT mampu untuk sekadar
memperlambat habisnya jumlah alamat IPv4, namun pada dasarnya IPv4 hanya
menggunakan 32 bit sehingga tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan internet dunia.

IPv6: Menggunakan 128 bit untuk mendukung 3.4 x 10^38 alamat IP yang unik. Jumlah
yang masif ini lebih dari cukup untuk menyelesaikan masalah keterbatasan jumlah alamat
pada IPv4 secara permanen.

3. Sebutkan dan ielaskan kelas-kelas nada IP Address !


Jawab :
Kelas-kelas IP address
1. Kelas A
Fungsi Kelas A adalah aringan yang berukuran sangat besar, yang pada tiap jaringannya
terdapat sekitar 16 juta host.

Formatnya :
-Format : [Link]
     Bit pertama : 0
     Panjang Network ID : 8 bit
     Panjang Host ID : 24 bit
     Byte pertama : 0 – 127
     Jumlah : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan)
     Range IP : [Link] sampai [Link]
     Jumlah IP : 16.777.214 IP address pada tiap kelas A

2. Kelas B
Fungsi Kelas B adalah jaringan dengan ukuran sedang-besar.
     Format : [Link]
     2 bit pertama : 10
     Panjang Network ID : 16 bit
     Panjang Host ID : 16 bit
     Byte pertama : 128 – 191
     Jumlah : 16.384 kelas B
     Range IP : [Link] sampai [Link]
     Jumlah IP : 65.535 IP address pada tiap kelas B

3. Kelas C
Fungsi kelas C adalah untuk jaringan berukuran kecil.
     Format : [Link]
     3 bit pertama : 110
     Panjang Network ID : 24 bit
     Panjang Host ID : 8 bit
     Byte pertama : 192 – 223
     Jumlah : 2.097.152 kelas C
     Range IP : [Link] sampai [Link]
     Jumlah IP : 254 IP address pada tiap kelas C

4. Kelas D
Fungsi kelas D digunakan untuk keperluan multicasting dan tidak mengenal adanya Net-
ID dan Host-ID
     4 Bit Pertama : 1110
     Byte Inisial : 224 – 247

5. Kelas E
Fungsi kelas D adalah ini digunakan untuk keperluan Eksperimental
     4 Bit Pertama : 1111
     Byte Inisial : 248 – 255

4. Jelaskan jenis-jenis IP Address yang tidak boleh digunakan !


Jawab :
Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang
digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk mengenal host.
Address tersebut adalah:

1. Network Address
Network Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet.
Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B [Link]. Tanpa memakai subnet
(akan diterangkan kemudian), networkaddress dari host ini adalah [Link]. Address
ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0.
Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup
melihat network address (192.168) untuk menentukan ke router mana datagram tersebut
harus dikirimkan. Analoginya mirip dengan dalam proses pengantaran surat, petugas
penyortir pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu
membaca selutuh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat
tersebut.

2. Broadcast Address
Broadcast Address digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui
oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui, setiap datagram IP
memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh
datagram tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang
memproses datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana
jika suatu host ingin mengirim datagram kepada seluruh host yang ada pada networknya ?
Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi datagram sebanyak jumlah host tujuan.
Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal
isi datagram-datagram tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address.
Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network
akan menerima datagram tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama
harus memiliki broadcast address yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan
sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address
untuk menerima datagram : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua
adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada.

3. Multicast Address
Multicast Address Kelas address A, B dan C adalah address yang digunakan untuk
komunikasi antar host, yang menggunakan datagram-datagram unicast. Artinya,
datagram/paket memiliki address tujuan berupa satu host tertentu. Hanya host yang
memiliki IP address sama dengan destination address pada datagram yang akan menerima
datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Jika datagram ditujukan
untuk seluruh host pada suatu jaringan, maka field address tujuan ini akan berisi alamat
broadcast dari jaringan yang bersangkutan. Dari dua mode pengiriman ini (unicast dan
broadcast), muncul pula mode ke tiga. Diperlukan suatu mode khusus jika suatu host
ingin berkomunikasi dengan beberapa host sekaligus (host group), dengan hanya
mengirimkan satu datagram saja. Namun berbeda dengan mode broadcast, hanya host-
host yang tergabung dalam suatu group saja yang akan menerima datagram ini, sedangkan
host lain tidak akan terpengaruh. Oleh karena itu, dikenalkan konsep multicast. Pada
konsep ini, setiap group yang menjalankan aplikasi bersama mendapatkan satu
multicastaddress.

TUGAS AKHIR
1. Buatlah Kesimpulan dari hasil praktikum anda !

Anda mungkin juga menyukai