PROPOSAL
PENUMBUHAN WIRAUSAHAWAN MUDA PERTANIAN (PWMP)
‘’PENGGEMUKAN TERNAK SAPI (RIFURIO FARM)’’
OLEH:
ASTRIANA RATU AYU RISHALATUL MILLAH, [Link]
RAFIKA DEWI PRATIWI, [Link].P
FAUZAN API UNDING
POLITEKNIK PEMBANGUNAN PERTANIAN (POLBANGTAN) GOWA
BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN
KEMENTERIAN PERTANIAN
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan
hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan proposal kegiatan
Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) dengan kegiatan
agribisnis penggemukan sapi. Proposal ini dibuat sebagai gambaran kegiatan
yang akan kami laksanakan sebagai upaya dalam meningkatkan minat dan
bakat dalam usaha penggemukan ternak sapi.
Melalui kegiatan ini alumni akan bertindak sebagai agripreneur atau
pengusaha pertanian, sekaligus menjadi penggerak dan pencipta lapangan
kerja di sektor pertanian. Sehingga kedepannya lulusan Polbangtan Gowa
tidak hanya sebagai seeker atau pencari pekerjaan tetapi juga sebagai
pembuka lapangan pekerjaan di sektor pertanian.
Demikian proposal ini kami buat sebagai usulan kegiatan agribisnis.
Atas segala perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan banyak terima kasih.
Bone, 3 Februari 2021
Penyusun
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ................................................................................ i
DAFTAR ISI ............................................................................................. ii
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ......................................................................... 1
B. Tujuan ...................................................................................... 3
C. Manfaat Usaha bagi Keluarga dan Lingkungan ........................ 4
D. Dampak Usaha bagi Keluarga dan Lingkungan ....................... 4
II. GAMBARAN UMUM PROPOSAL USAHA (BUSINESS PLAN)
A. Gambaran Umum Usaha ......................................................... 5
B. Strategi Penentuan Lokasi Usaha ............................................ 5
C. Strategi Pengembangan Usaha ............................................... 6
D. Strategi Pemasaran Usaha ...................................................... 8
III. PELAKSANAAN
A. Personalia Tim Pelaksana ........................................................ 10
B. Jadwal Kegiatan ....................................................................... 10
C. Rencana Anggaran Biaya dan Kelayakan Usaha ..................... 11
IV. LAMPIRAN
A. Formulir Pendaftaran ............................................................... 15
B. Format Biodata Ketua dan Anggota Kelompok ......................... 16
C. Surat Persetujuan Orang Tua/Wali ........................................... 19
ii
D. Surat Pernyataan Kesanggupan Mengembalikan Modal Kerja . 25
E. Denah Rencana Lokasi Usaha ................................................. 31
iii
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang memiliki
peningkatan laju pertumbuhan ekonomi yang belum diikuti oleh penurunan
kesenjangan pendapatan, kemiskinan dan pengangguran. Terdapat beberapa
cara pembangunan masyarakat desa salah satunya yaitu dengan peningkatan
pemberdayaan masyarakat desa. Pemberdayaan masyarakat merupakan
sebuah konsep pembangunan ekonomi yang merangkum nilai-nilai sosial.
Maka dari itu pendekatan ekonomi dalam bentuk pemberdayaan masyarakat
merupakan salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam
meningkatkan kualitas kehidupan dan meningkatkan harkat martabat rumah
tangga sasaran.
Pembangunan nasional merupakan upaya peningkatkan kualitas
kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang berkesinambungan untuk
mencapai kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara. Pembangunan
tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi-potensi yang dimiliki
masyarakat dan bangsa yaitu potensi sumber daya manusia dan sumber daya
alam. Dalam proses pembangunan seringkali identik dengan proses
modernisasi, yaitu terwujudnya masyarakat yang mengembangkan
kompetensi dan keunggulannya untuk bersaing dan mengkreasikan nilai yang
memberikan manfaat kepada masyarakat.
1
Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan melalui
kegiatan Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP). Melalui
kegiatan ini alumni dan petani akan bertindak sebagai agripreneur atau
pengusaha pertanian, sekaligus menjadi penggerak dan pencipta lapangan
kerja di sektor pertanian. Salah satunya dibidang budidaya ternak sapi potong,
terutama dalam usaha penggemukan.
Usaha peternakan merupakan sub sektor pembangunan ekonomi
masyarakat pedesaan, sehingga perlu digali dan dikembangkan untuk
memberikan nilai tambah dalam usaha peternakan. Hakekat pembangunan
adalah upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Usaha penggemukan
sapi merupakan salah satu usaha peternakan yang dapat dikembangkan di
Indonesia. Penggemukan sapi di Indonesia umumnya berskala kecil sebagai
usaha sampingan dan masih bersifat tradisional. Usaha peternakan sapi
potong ini mempunyai peluang yang cukup bagus untuk sedikit membantu
menangani permasalahan ekonomi bagi anggotanya dan masyarakat
sekitarnya meski hanya sebagai pekerjaan sampingan dan dikelola secara
tradisional
Prospek usaha penggemukan sapi potong cukup bagus sejalan dengan
meningkatnya penduduk, maka kebutuhan protein hewani akan meningkat.
Selain itu, dengan gencarnya pemerintah melakukan pengurangan kuota
impor sapi, mendorong peternakan lokal menjadi trend dan banyak dilirik.
Prospek lain yang mendorong adalah menguatnya isu lingkungan mendorong
2
pemakaian pupuk dan perlakuan organik bagi tanaman meningkat (sapi
penghasil utama pupuk organik dari hewan). Disamping itu trend harga sapi
dari tahun ke tahun tidak pernah menurun, cenderung 5 – 8 % di atas rata-rata
inflasi. Usaha ini diharapkan dapat menyuplai kebutuhan daging sapi lokal
sekaligus sebagai media pembelajaran agribisnis. Atas dasar kenyataan
tersebut, maka sangat terbuka peluang bagi usaha penggemukan sapi
khususnya di wilayah Kab. Bone.
Bisnis penggemukan sapi potong dinilai dapat terintegrasi dengan
bisnis lain dimana bahan baku pakan dapat diperoleh dengan mudah.
Sementara itu, limbah kotoran sapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku
dalam pembuatan pupuk organik yang saat ini permintaannya semakin
meningkat. Dalam hubungannya dengan masyarakat sekitar, jenis usaha ini
dapat menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, dengan adanya usaha ini
diharapkan juga dapat memberikan edukasi bagi masyarakat sekitar dalam
menumbuhkan jiwa wirausaha dengan memanfaatkan sumberdaya lokal.
Dalam jangka panjang, usaha ini dapat dikembangkan melalui sistem
pemberdayaan masyarakat sekitar dengan model inti-plasma atau model pola
bagi hasil lainnya.
B. Tujuan
Tujuan usaha penggemukan sapi potong ini adalah sebagai berikut:
1. Menumbuhkan dan mengembangkan jiwa wirausaha
3
2. Menggali sumber pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan
3. Media pembelajaran agribisnis dan budidaya ternak
4. Memberikan pengalaman nyata kegiatan agribisnis
C. Manfaat Usaha bagi Keluarga dan Lingkungan
Manfaat dari usaha penggemukan sapi potong ini bagi keluarga dan
lingkungan adalah sebagai berikut:
1. Dapat membuka lapangan pekerjaan
2. Mendukung Program Dinas Pertanian Kabupaten Bone sehingga dapat
memberikan kontribusi kebutuhan daging sapi baik memenuhi kebutuhan
lokal maupun nasional
D. Dampak Usaha bagi Keluarga dan Lingkungan
Dampak usaha penggemukan sapi bagi keluarga dan lingkungan
adalah sebagai berikut:
1. Dapat memberikan edukasi bagi keluarga ataupun masyarakat sekitar
dalam menumbuhkan jiwa wirausaha dengan memanfaatkan sumberdaya
lokal
2. Meningkatkan hasil perekonomian dan dapat memperbaiki kondisi sosial
dan ekonomi masyarakat khususnya para peternak
4
II. GAMBARAN UMUM PROPOSAL USAHA (BUSINESS
PLAN)
A. Gambaran Umum Usaha
Usaha ini merupakan pemeliharaan ternak dengan cara
mengandangkan secara terus menerus selama periode tertentu yang
bertujuan meningkatkan produksi daging dengan mutu yang lebih baik
sebelum ternak dipotong.
B. Strategi Penentuan Lokasi Usaha
Lokasi usaha berada di Desa Watu Kec. Barebbo Kab. Bone. Lokasi
yang sesuai untuk penggemukan sapi harus memenuhi beberapa kriteria
penting, diantaranya adalah :
1. Bebas dari penyakit endemik, misalnya antraks
2. Dekat dengan sumber air bersih
3. Dekat dengan akses jalan raya
4. Dekat dengan kebun hijauan makanan ternak (HMT), atau terdapat
sumber pakan murah berupa limbah-limbah hasil industri pertanian
5. Dekat dengan sumber bakalan dan pasar.
5
C. Strategi Pengembangan Usaha
1. Strategi SO (Strenght-Opportunity)
Strategi SO atau strategi kekuatan-peluang merupakan
strategi yang menggunakan kekuatan internal untuk dapat
memanfaatkan peluang eksternal. Alternatif strategi SO yang dapat
dirumuskan mengoptimalkan dan mengembangkan kemampuan
internal peternak serta memanfaatkan sumber daya alam yang
tersedia untuk meningkatkan skala usaha penggemukan sapi potong
menjadi lebih maju; bekerja sama dengan pemerintah daerah
setempat untuk mengefektifkan jaringan pemasaran guna
memanfaatkan peluang permintaan pasar yang relatif belum
terpenuhi; memanfaatkan secara optimal pakan limbah pertanian yang
jumlahnya melimpah.
2. Strategi WO (Weakness-Opportunity)
Strategi WO atau strategi kelemahan-peluang merupakan
strategi untuk dapat meminimalkan kelemahan yang ada untuk dapat
memanfaatkan suatu peluang eksternal. Alternatif strategi yang dapat
dirumuskan meliputi: memberikan program pendampingan dan
penyuluhan disertai dengan demonstrasi sehingga dapat
meningkatkan kemampuan peternak; pengenalan mengenai teknologi
pengolahan pakan berbasis limbah pertanian dan bibit ternak sapi
unggul yang disesuaikan dengan kondisi wilayah setempat;
6
optimalisasi program swasembada daging sapi yang dicanangkan oleh
pemerintah guna menambah skala kepemilikan sapi potong dan
meningkatkan pengetahuan peternak sapi potong mengenai harga jual
dan informasi pasar.
3. Strategi SO (Strenght-Threat)
Strategi ST atau strategi kekuatan-ancaman merupakan strategi
untuk dapat mengoptimalkan kekuatan internal yang dimiliki dalam
menghindari ancaman. Alternatif strategi ST yang dapat dirumuskan
antara lain: mengembangkan keterampilan sumber daya manusia dan
meningkatkan pola efisiensi agar dapat menguasai dan meningkatkan
produktivitas di bidang usaha ternak; menjalin usaha kemitraan
bersama pemerintah dan pihak ketiga dengan memanfaatkan interaksi
masyarakat pedesaan yang bersifat kekeluargaan dan
kegotongroyongan.
4. Strategi WT (Weakness-Threat)
Strategi WT atau strategi kelemahan-ancaman merupakan
strategi defensif untuk meminimalkan kelemahan internal dan
menghindari ancaman eksternal. Alternatif strategi yang dapat
dirumuskan antara lain adalah: memperkuat kelembagaan peternak
sehingga peternak memiliki daya tawar yang kuat; pengembangan
usaha pembibitan sapi potong.
7
D. Strategi Pemasaran Usaha
Potensi usaha ternak sapi cukup menyebar merata di seluruh wilayah.
Pasar yang paling potensial untuk daging sapi adalah kota-kota besar seperti
di wilayah Sulawesi Selatan yaitu Makassar, Gowa, Maros, Bone, dan Takalar.
Namun demikian jumlah produksi yang dihasilkan tersebut masih belum
memenuhi permintaan untuk pasar lokal sekalipun. Sehingga dalam rencana
usaha ternak penggemukan sapi potong ini ditargetkan untuk mengisi
kebutuhan lokal di daerah Kabupaten Bone terkhusus di daerah Desa Watu
Kec. Barebbo.
Peluang peningkatan bisnis ternak sapi untuk pasar domestik sangat
terbuka luas. Pasar lokal dapat diartikan pasar tingkat Kecamatan dan
kabupaten apabila kita lihat di pasar-pasar tersebut tidak sedikit para
pedagang yang menjual daging sapi, terlebih lagi apabila pada hari-hari besar
seperti Hari Raya Idul Fitri terjadi berbagai jamur di musim penghujan, banyak
pedagang-pedagang baru untuk mencari keuntungan menjual daging sapi
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di samping itu pula pada hari Raya
Idul Adha, sesusai dengan tingkat ekonomi masyarakat yang dimiliki tidak
sedikit pula orang yang menyembelih untuk korbannya yaitu sapi. Keadaan
tersebut di atas merupakan indikator bahwa kebutuhan daging sapi untuk
dikonsumsi semakin meningkat.
Produk ikutan dalam usaha penggemukan sapi diluar daging adalah
limbah berupa urin dan feses. Urin sapi bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku
8
pupuk organik cair dan feses bisa dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk
organik padat yang kemudian bisa menjadi sumber tambahan penghasilan
selain dari usaha penggemukan. Produk ikutan tersebut nantinya dapat dijual
kepada masyarakat sekitar yang melakukan kegiatan budidaya pertanian.
9
III. PELAKSANAAN
A. Personalia Tim Pelaksana
Nama Kelompok Usaha : RIFURIO FARM
Jenis Usaha : Penggemukan Ternak Sapi
Alamat Usaha : Desa Watu Kecamatan Barebbo Kabputan Bone
Sulawesi Selatan
Struktur Kelompok :
Ketua : Astriana Ratu Ayu Rishalatul Millah
Sekretaris : Fauzan Api Unding
Bendahara : Rafika Dewi Pratiwi
B. Jadwal Kegiatan
Jadwal kegiatan yang dilaksanakan dengan rancangan sebagai berikut:
Bulan
Maret April Mei
No Kegiatan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Pendirian usaha
2 Perbaikan
kendang
3 Persiapan
alat/bahan
10
4 Ternak
dikandangkan
5 Pemeliharaan
perode I
6 Penimbangan
pertambahan
bobot ternak
periode I
7 Laporan keuangan
bulanan
C. Rencana Anggaran Biaya dan Kelayakan Usaha
1. Biaya Operasional
Jumlah dana atau modal yang dibutuhkan untuk kegiatan usaha
penggemukan ternak sapi potong berdasarkan rancangan kebutuhan 3 ekor
sapi adalah sebagai berikut :
a. Pengadaan/pembelian sapi jenis sapi Bali
3 ekor x Rp 7.000.000 = Rp. 21.000.000,
b. Hijauan untuk 3 bulan
(biaya penanaman rumput) = Rp. 800.000,
c. Konsentrat = Rp. 2.000.000,
d. Pakan Tambahan Lainnya = Rp. 500.000
e. Vitamin dan obat-obatan, = Rp. 350.000,
f. Air dan Listrik = Rp. 350.000,
11
g. Tenaga kerja (1 orang)
3 x 500.000 = Rp.1.500.000,
h. Perbaikan kandang = Rp. 2.000.000,
i. Perlengkapan kandang = Rp. 1.500.000,
Jumlah biaya operasional = Rp. 30.000.000,-
Jumlah dana/modal yang diperlukan penggemukan ternak sapi potong
selama satu periode produksi (3 bulan/90 hari pertama) adalah sebesar Rp.
30.000.000,-
2. Penjualan dan Keuntungan
a. Penjualan
1) Penjualan utama
a) Kenaikan bobot sampai satu priode penggemukan
berdasarkan pengalaman mencapai 0,7 kg/hari
b) Bobot awal ternak sapi saat diterima oleh kelompok tani, rata-
rata diperkirakan 180 kg.
c) Bobot sapi saat dijual = 90hari x 0,7 kg + 180 kg = 243 kg/ekor.
d) Bobot sapi seluruhnya (3 ekor) = 243 kg x 3 ekor = 729 kg
e) Diperkirakan harga sapi saat penjualan sapi tersebut adalah
= 729 kg x Rp.47.000 ,- = Rp. 34.263.000,-
12
2) Penjualan Produk Ikutan
Setiap sapi menghasilkan 3 kg kotoran/hari, sehingga selama
periode penggemukan 90 hari seekor sapi menghasilkan 810 kg
kotoran dengan harga per kg Rp. 350. Total pendapatan dari hasil
penjualan kotoran sapi 3 ekor x 810 kg x Rp 350 =
Rp. 850.500,-
Total Pendapatan = Rp. 34.263.000,- + Rp. 850.500,- =
Rp. 35.113.500,-
b. Keuntungan
1) Biaya Operasional = Rp. 30.000.000,-
2) Total Pendapatan = Rp. 35.113.500,-
total pendapatan – biaya operasional = Keuntungan yang diperoleh
Rp. 35.113.500, - Rp. 30.000.000, = 5.113.500 (Lima juta seratus
tigabelas ribu lima ratus rupiah). Jadi keuntungan yang diperoleh
selama 3 bulan adalah Rp. 5.113.500,- atau Rp.1.704.000,- untuk 1
bulan.
3. Analisis Revenue/Cost Ratio
R/C Ratio = Total pendapatan : Biaya operasional
= Rp 35.113.500, : Rp 30.000.000,
= 1,17
13
Artinya, setiap peningkatan biaya sebesar Rp 100 akan menghasilkan
penerimaan sebesar Rp 117, Sehingga usaha penggemukan ternak sapi
ini dinyatakan layak untuk dikembangkan
14
IV. LAMPIRAN
A. Formulir Pendaftaran
FORMULIR PENDAFTARAN
PENUMBUHAN WIRAUSAHAWAN MUDA PERTANIAN (PWMP)
Nama Kelompok Usaha : RIFURIO FARM
Jenis Usaha : Penggemukan Ternak Sapi
Alamat Usaha : Desa Watu Kecamatan Barebbo Kabputan
Bone Sulawesi Selatan
Peserta Kelompok :
Astriana Ratu Ayu Rishalatul Millah 081343464927
Fauzan Api Unding 082158058014
Rafika Dewi Pratiwi 082194131876
Bone, 3 Februari 2021
Ketua Kelompok
RIFURIO FARM
Astriana Ratu Ayu Rishalatul Millah, [Link]
15
B. Biodata Ketua dan Anggota Kelompok
BIODATA KETUA KELOMPOK
Nama : Astriana Ratu Ayu Rishalatul Millah, [Link]
NIK : 7308215302980001
Tempat Tanggal Lahir : Watampone, 13 Februari 1998
Alamat : Jalan Kalimantan, No.18, Watampone
Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone,
Provinsi Sulawesi Selatan
Institusi : Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
Email : astrianaratutn@[Link]
No. Telp : 081343464927
Riwayat Pendidikan :
Tempat Tahun
No Jenjang Nama Sekolah Jurusan
(Kab/Kota) Lulus
1 SD SD Negeri 10 Manurunge Bone Umum 2009
2 SMP SMP Negeri 4 Watampone Bone Umum 2012
3 SMA SMA Negeri 1 Watampone Bone IPA 2015
4 Diploma IV Politeknik Pembangunan Gowa Penyuluhan 2020
Pertanian Gowa Peternakan
Bone, 3 Februari 2021
Ketua Kelompok
RIFURIO FARM
Astriana Ratu Ayu Rishalatul Millah, [Link]
16
BIODATA SEKRETARIS KELOMPOK
Nama : Fauzan Api Unding
NIK : 7308162501020004
Tempat Tanggal Lahir : Lompo, 25 Januari 2002
Alamat : Dusun Pacciring Desa Kajuara Kecamatan
Awangpone Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi
Selatan
Institusi : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Email : fauzanapiunding2@[Link]
No. Telp : 082158058014
Riwayat Pendidikan :
Tempat Tahun
No Jenjang Nama Sekolah Jurusan
(Kab/Kota) Lulus
1 SD MI Nurul Yaqin Lompo Bone Umum 2013
2 SMP SMP Negeri 4 Watampone Bone Umum 2016
3 SMA SMA Negeri 16 Bone Bone IPA 2019
Politeknik Nnegeri Ujung Teknik
4 Diploma III Bone Sementara
Pandang Sipil
Bone, 3 Februari 2021
Sekretaris Kelompok
RIFURIO FARM
Fauzan Api Unding
17
BIODATA BENDAHARA KELOMPOK
Nama : Rafika Dewi Pratiwi, [Link].P
NIK : 7308224604970001
Tempat Tanggal Lahir : Kading Bone, 06 April 1997
Alamat : Jalan Hos. Cokroaminoto, Watampone
Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten
Bone, Provinsi Sulawesi Selatan
Institusi : Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
Email : rafikadewipratiwi@[Link]
No. Telp : 082194131876
Riwayat Pendidikan :
Tempat Tahun
No Jenjang Nama Sekolah Jurusan
(Kab/Kota) Lulus
1 SD SD Negeri 24 Macanang Bone Umum 2009
2 SMP MTsN Watampone Bone Umum 2012
3 SMA SMA Negeri 4 Watampone Bone IPA 2015
Politeknik Pembangunan Penyuluhan
4 Diploma IV Gowa 2020
Pertanian Gowa Pertanian
Bone, 3 Februari 2021
Bendahara Kelompok
RIFURIO FARM
Rafika Dewi Pratiwi, [Link].P
18
C. Surat Persetujuan Orang Tua/Wali
SURAT PERSETUJUAN ORANG TUA 1
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Hj. Andi Rimadani, SH
Umur : 54 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jalan Kalimantan, No.18, Watampone
Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone,
Provinsi Sulawesi Selatan
No Telp/Hp : 082347013947
Orang tua/wali dari :
Nama : Astriana Ratu Ayu Rishalatul Millah, [Link]
NIK : 7308215302980001
Tempat Tanggal Lahir : Watampone, 13 Februari 1998
Alamat : Jalan Kalimantan, No.18, Watampone
Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone,
Provinsi Sulawesi Selatan
Institusi : Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
No. Telp : 081343464927
19
Email : astrianaratutn@[Link]
Memberikan persetujuan kepada anak saya yang tersebut di atas untuk
mengikuti kegiatan Penumbuhan Wirasusahawan Muda Pertanian (PWMP)
Kementerian Pertanian.
Demikian surat ini saya buat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Bone, 3 Februari 2021
Orang tua/wali
Hj. Andi Rimadani, SH
20
SURAT PERSETUJUAN ORANG TUA 2
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Rosmala Dewi
Umur : 35 tahun
Pekerjaan : Guru honorer
Alamat : Dusun Pacciring Desa Kajuara Kecamatan
Awangpone Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi
Selatan
No Telp/Hp : 085299288805
Orang tua/wali dari :
Nama : Fauzan Api Unding
NIK : 7308162501020004
Tempat Tanggal Lahir : Lompo, 25 Januari 2002
Alamat : Dusun Pacciring Desa Kajuara Kecamatan
Awangpone Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi
Selatan
Institusi : Politeknik Negeri Ujung Pandang
No. Telp : 082158058014
Email : fauzanapiunding2@[Link]
21
Memberikan persetujuan kepada anak saya yang tersebut di atas untuk
mengikuti kegiatan Penumbuhan Wirasusahawan Muda Pertanian (PWMP)
Kementerian Pertanian.
Demikian surat ini saya buat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Bone, 3 Februari 2021
Orang tua/wali
Rosmala Dewi
22
SURAT PERSETUJUAN ORANG TUA 3
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Dra. Sukasriani
Umur : 57 tahun
Pekerjaan : PNS
Alamat : Jalan Hos. Cokroaminoto, Watampone
Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten
Bone, Provinsi Sulawesi Selatan
No Telp/Hp : 085255573462
Orang tua/wali dari :
Nama : Rafika Dewi Pratiwi, [Link].P
NIK : 7308224604970001
Tempat Tanggal Lahir : Kading Bone, 06 April 1997
Alamat : Jalan Hos. Cokroaminoto, Watampone
Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten
Bone, Provinsi Sulawesi Selatan
Institusi : Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
No. Telp : 082194131876
Email : rafikadewipratiwi@[Link]
23
Memberikan persetujuan kepada anak saya yang tersebut di atas untuk
mengikuti kegiatan Penumbuhan Wirasusahawan Muda Pertanian (PWMP)
Kementerian Pertanian.
Demikian surat ini saya buat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Bone, 3 Februari 2021
Orang tua/wali
Dra. Sukasriani
24
D. Surat Pernyataan Bersedia Mengembalikan Modal Kerja
SURAT PERNYATAAN BERSEDIA MENGEMBALIKAN MODAL KERJA 1
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Astriana Ratu Ayu Rishalatul Millah, [Link]
NIK : 7308215302980001
Tempat Tanggal Lahir : Watampone, 13 Februari 1998
Alamat : Jalan Kalimantan, No.18, Watampone
Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone,
Provinsi Sulawesi Selatan
Institusi : Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
Email : astrianaratutn@[Link]
No. Telp : 081343464927
Menyatakan bahwa:
1. Mengikuti dan melaksanakan proses kegiatan Penumbuhan
Wirasusahawan Muda Pertanian (PWMP) Kementerian Pertanian
dengan baik dan seksama.
2. Mengembalikan modal kerja yang telah dikeluarkan pemerintah
dikarenakan mengundurkan diri, diberhentikan dengan hormat
maupun tidak hormat dan/atau melanggar peraturan program
Penumbuhan Wirasusahawan Muda Pertanian (PWMP)
Kementerian Pertanian
25
Demikian surat ini pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan untuk
dipergunakan sebagaimana mestinya.
Bone, 3 Februari 2021
Yang Membuat Pernyataan
Astriana Rayu Ayu Rishlatul Millah, [Link]
26
SURAT PERNYATAAN BERSEDIA MENGEMBALIKAN MODAL KERJA 2
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Fauzan Api Unding
NIK : 7308162501020004
Tempat Tanggal Lahir : Lompo, 25 Januari 2002
Alamat : Dusun Pacciring Desa Kajuara Kecamatan
Awangpone Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi
Selatan
Institusi : Politeknik Negeri Ujung Pandang
No. Telp : 082158058014
Email : fauzanapiunding2@[Link]
Menyatakan bahwa:
1. Mengikuti dan melaksanakan proses kegiatan Penumbuhan
Wirasusahawan Muda Pertanian (PWMP) Kementerian Pertanian
dengan baik dan seksama.
2. Mengembalikan modal kerja yang telah dikeluarkan pemerintah
dikarenakan mengundurkan diri, diberhentikan dengan hormat
maupun tidak hormat dan/atau melanggar peraturan program
Penumbuhan Wirasusahawan Muda Pertanian (PWMP)
Kementerian Pertanian
27
Demikian surat ini pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan untuk
dipergunakan sebagaimana mestinya.
Bone, 3 Februari 2021
Yang Membuat Pernyataan
Fauzan Api Unding
28
SURAT PERNYATAAN BERSEDIA MENGEMBALIKAN MODAL KERJA 3
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Rafika Dewi Pratiwi, [Link].P
NIK : 7308224604970001
Tempat Tanggal Lahir : Kading Bone, 06 April 1997
Alamat : Jalan Hos. Cokroaminoto, Watampone
Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten
Bone, Provinsi Sulawesi Selatan
Institusi : Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
No. Telp : 082194131876
Email : rafikadewipratiwi@[Link]
Menyatakan bahwa:
1. Mengikuti dan melaksanakan proses kegiatan Penumbuhan
Wirasusahawan Muda Pertanian (PWMP) Kementerian Pertanian
dengan baik dan seksama.
2. Mengembalikan modal kerja yang telah dikeluarkan pemerintah
dikarenakan mengundurkan diri, diberhentikan dengan hormat
maupun tidak hormat dan/atau melanggar peraturan program
Penumbuhan Wirasusahawan Muda Pertanian (PWMP)
Kementerian Pertanian
29
Demikian surat ini pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan untuk
dipergunakan sebagaimana mestinya.
Bone, 3 Februari 2021
Yang Membuat Pernyataan
Rafika Dewi Pratiwi, [Link].P
30
E. Denah Rencana Lokasi Usaha
Jenis Usaha : Penggemukan Ternak Sapi
Alamat Usaha : Desa Watu, Kecamatan Barebbo, Kabupaten
Bone Provinsi Sulawesi Selatan
31