0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
116 tayangan1 halaman

Kegunaan dan Fungsi Speedometer Mobil

Speedometer adalah alat penting untuk mengukur kecepatan kendaraan yang diperlukan agar pengemudi dapat mengontrol kecepatan sesuai peraturan dan kondisi jalan. Speedometer pertama ditemukan oleh ilmuwan Jerman Otto Schulze pada 1902 dan berfungsi dengan mendeteksi putaran roda menggunakan elektromagnetisme. Perkembangan selanjutnya adalah speedometer elektronik pada 1980-an yang bekerja dengan sensor dan mikrokontroler.

Diunggah oleh

Amirul Azis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
116 tayangan1 halaman

Kegunaan dan Fungsi Speedometer Mobil

Speedometer adalah alat penting untuk mengukur kecepatan kendaraan yang diperlukan agar pengemudi dapat mengontrol kecepatan sesuai peraturan dan kondisi jalan. Speedometer pertama ditemukan oleh ilmuwan Jerman Otto Schulze pada 1902 dan berfungsi dengan mendeteksi putaran roda menggunakan elektromagnetisme. Perkembangan selanjutnya adalah speedometer elektronik pada 1980-an yang bekerja dengan sensor dan mikrokontroler.

Diunggah oleh

Amirul Azis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Menurut Peraturan Pemerintah (Perpu) nomor 80 tahun 2012, speedometer adalah

komponen pendukung pada kendaraan bermotor sebagai pengukur kelajuan. Keberadaan


speedometer pada kendaraan sangat penting karena berfungsi agar pengemudi mengetahui
kelajuan kendaraan yang dijalankannya dan dijadikan informasi utama untuk mengendalikan
kelajuan di kawasan atau jalan agar tidak terlalu lambat atau terlalu cepat, dan agar bisa
mengatur waktu perjalanan serta mengendalikan kelajuan kendaraan di jalan yang kelajuannya
dibatasi. Speedometer pertamakali dipatenkan oleh ilmuwan Jerman Otto Schulze pada tahun
1902 dan menjadi model standar speedometer pada kendaraan sejak tahun 1910. Prinsip
speedometer yang dikembangkan oleh Otto menggunakan prinsip dari elektromagnetisme.
Sebuah kabel fleksibel salah satu ujungnya dihubungkan dengan poros pada roda depan atau
pada transmisi, sedangkan ujung lainnya dihubungkan dengan magnet yang akan ikut berputar
dengan kelajuan yang sama dengan kelajuan kabel. Magnet yang berputar ini kemudian akan
menyebabkan terjadinya arus pulsar pada mangkok alumunium tempat magnet berada. Arus
pulsar pada mangkok kemudian akan menyebabkan mangkok berputar dan memutar jarum
penunjuk pada kepala speedometer. Beberapa pengembangan speedometer dengan menggunakan
prinsip Otto ini terus dilakukan hingga tahun 1980. Pada tahun 1980 merupakan awal mula
ditemukannya speedometer elektronik. Speedometer elektronik bekerja berdasarkan sensor yang
ditempatkan pada poros roda atau transmisi kemudian sensor akan mendeteksi jumlah putaran
poros dalam bentuk pulsa. Pulsa tersebut kemudian akan dikirim dan diolah oleh sebuah
mikrokontroler menjadi nilai kelajuan.
Speedometer digital adalah alat pengukur kecepatan kendaraan darat yang dilengkapi
dengan sistem digital, merupakan perlengkapan standar setiapkendaraan beroperasi dijalan.
Speedometer digital berfungsi agar pengendara dapat mengendalikan kecepatan dikawasan/jalan
agar tidak terlalu lambat atau terlalu cepat bisa mengatur waktu perjalanan dan mengendalikan
kecepatan dijalan yang kecepatannya di batasi dengan tampilan yang keren , modern, dan
memanjakan mata pengendara.

[ CITATION San17 \l 1033 ]

Anda mungkin juga menyukai