KEMENTERIAN DALAM NEGERI
OPENING SPEECH
“RISK MANAGEMENT IN PUBLIC SECTOR: HOW TO BUILD,
IMPELEMENT, AND ASSESS”
Dr. TUMPAK HAPOSAN SIMANJUNTAK, MA, CRGP, QGIA
INSPEKTUR JENDERAL
ESENSI MANAJEMEN RISIKO
Manajemen risiko merupakan hal yang esensial untuk
Pemahaman akan pentingnya manajemen risiko di sektor
organisasi
publik, beluml terinternalisasi dengan baik
Potensi-potensi kegagalan dalam tata kelola sumber
daya dan proses pencapaian tujuan organisasi, itulah
kebijakan manajemen risiko, membangun struktur, yang disebut dengan risiko.
mengembangan budaya sadar risiko, menerapkan risiko
dalam setiap pengambilan keputusan Sedangkan proses tata kelola risiko tersebut disebut
dengan manajemen risiko.
Apabila kita sudah menginternalisasikan manajemen risiko, Manfaat lain dari penerapan manajemen risiko adalah kita
maka kita dapat melakukan mitigasi terhadap potensi menjaga agar amanah rakyat dan tujuan bernegara dapat
terjadinya kegagalan dalam mencapai output program kita capai dan tepat sasaran serta tidak ada kejutan-kejutan
yang berdampak pada menurunnya reputasi pemerintah
CREATING VALUES VS PROTECTING VALUES
CREATING VALUES PROTECTING
VALUES
INNOVATIOAN & RISK MANAGEMENT
COMPETITIVENESS
DEFINED STRATEGY
EXECUTION & PERFORMANCE
MANAGEMENT
PERAN APIP
Melakukan pengawasan penerapan MR
STRATEGIC MANAGEMENT PROCESS
1 VISI
OVERSIGHT
MISI 2
3 SWOT
TUJUAN 4
5 SASARAN
Memberikan keyakinan MR PRODUK
6
Memberikan jasa konsultasi LAYANAN
telah berjalan efektif
kepada manajemen penerapan
terbaik MR 7 STRATEGI
SIMPULAN
Pemerintah Daerah wajib
menerapkan dan mengelola risiko
SIMPULAN I
agar target program prioritas yang
telah direncanakan dapat tercapai
APIP harus mampu mendorong penerapan
manajemen risiko dan melakukan
SIMPULAN II pengawasan pada area-area yg berisiko
tinggi melalui Pengawasan Internal Berbasis
Risiko (PIBR)
APIP wajib secara kontinual meningkatkan
kompetensi agar mampu memberikan
assurance terhadap pengelolaan risiko, serta SIMPULAN III
mengawal kepatuhan entitas melalui
penerapan PIBR
TERIMA KASIH