Pemuda sebagai Tulang Punggung Bangsa
Pemuda sebagai Tulang Punggung Bangsa
PENGANTAR
DEWAN PENGURUS DAERAH KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA
KOTA BAUBAU
Dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, generasi muda memiliki peranan yang sangat
strategis dalam mencetuskan ide-ide pembaharuan yang didasari pada militansi dan idealisme
sebagaimana dibuktikan pada tahun 1908 dengan momentum Kebangkitan Nasional, tahun
1929 dengan lahirnya Sumpah Pemuda, tahun 1945 dengan usaha merebut dan
mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tahun 1973 terbentuk KNPI melalui deklarasi
pemuda, serta tahun 1998 dengan semangat kejuangan yang kritis, dinamis dan rasional untuk
menegakan demokrasi, keadilan dan supremasi hukum yang berakumulasi secara sinergik
dengan lahirnya era reformasi.
Kaum muda sebagai sumber insani dan ahli waris serta penerus cita-cita bangsa, perlu
mempersiapkan dan membina diri menjadi kader-kader bangsa, agar dapat menjadi generasi
penerus yang berpandangan rasional, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan serta
bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik.
Generasi muda Indonesia sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, memiliki tanggung jawab
moral untuk menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran kaum muda sebagai suatu
bangsa yang berdasarkan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik
Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika, ikut serta mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan
kehidupan bangsa dan mempercepat pembangunan Nasional demi kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat.
Sadar sepenuhnya akan panggilan sejarah, potensi, peranan, dan tanggung jawab kaum muda,
maka dengan Rahmat Allah SWT, Tuhan YME, kami generasi muda yang terhimpun dalam
Pemuda/KNPI Kota Baubau melaksanakan konsolidasi kepemudaan demi untuk
mensinergiskan peran serta Pemuda yang Berkarya dalam membangun Kota Baubau, yakni
dilaksanakannya Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau tahun 2017 merupakan forum
yang kedudukannya setingkat dibawah MUSDA IV Pemuda/KNPI yang dilaksanakan
sebelum Pelaksanaan MUSDA IV Pemuda/KNPI sesuai dengan AD/ART KNPI dan
merupakan sebuah ajang konsolidasi dan silaturrahmi pemuda dengan harapan agar
terciptanya MUSDA tahun 2017 yang akan datang berwibawa dan bermartabat.
1
Sejalan dengan itu kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kami atas kesempatan
waktu Pengurus DPD KNPI Propinsi Sulawesi Tenggara beserta rombongan yang telah
berkenan hadir bersama kita dalam RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Baubau ini, besar
harapan kami nantinya kepada Dewan Pengurus Daerah KNPI Propinsi Sulawesi Tenggara
dapat memberikan penjelasan ataupun masukan kepada kita semua demi untuk
terselenggaranya RAPIMDA IVPemuda/KNPI seutuhnya yang kita selenggarakan hari ini.
Dalam sambutan tertulis ini kami seluruh jajaran Pengurus DPD KNPI Kota Baubau
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panitia Pelaksana, Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terhimpun dalam KNPI dan semua pihak yang telah
membantu terselenggaranya Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI Kota Baubau ini,
selanjutnya kami hanturkan permohonan maaf jika ada kesalahan yang kami perbuat selama
kami hadir dari awal hingga acara ini nantinya selesai. Akhirnya marilah kita kembali
berserah diri kepada Allah SWT Tuhan YME, sembari mengharapkan ampunan-Nya. Mari
kita bermusyawarah dan bermupakat dengan kebersamaan demi terwujudnya Pemuda yang
mandiri mampu menghadapi tantangan zaman kedepan yang semakin global.
Demikian sambutan tertulis ini kami sampaikan kepada kita semuanya semoga kita dapat
menjalankan semua agenda-agenda yang akan kita bahas bersama nantinya dalam rangka
pelaksanaan MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2017 yang akan datang, serta dapat melahirkan
pokok-pokok pikiran dan rekomendasi baik internal maupun eksternal yang sifatnya
membangun tanah kelahiran kita ini.
2
DEKLARASI PEMUDA INDONESIA
PEMUDA INDONESIA ADALAH AHLI WARIS CITA-CITA BANGSA YANG SAH
DAN SEKALIGUS ADALAH GENERASI PENERUS, YANG TELAH IKUT
MELETAKKAN DASAR-DASAR KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA, DENGAN
MELEWATI SUATU SIMPONI PERJUANGAN YANG PANJANG.
TAPAK-TAPAK SEJARAH DIBELAKANG KAMI ADALAH KESAKSIAN YANG
PALING NYATA DAN TONGGAK KEBENARAN, TELAH MEMBERIKAN
KESADARAN DAN TANGGUNG JAWAB PADA KAMI UNTUK KAMI TERUSKAN
SEBAGAI PESAN SUCI.
KAMI PEMUDA INDONESIA MENYADARI SEPENUHNYA DAN DENGAN
KHIDMAT MENANGKAP GETARAN SUMPAH PEMUDA YANG MENGGARISKAN
DAN MENGEJAWANTAHKAN TEKAD SATU BANGSA, SATU TANAH AIR, SATU
BAHASA DAN PIRANTI KESATUAN DAN PERSATUAN, LAINNYA : SANG SAKA
MERAH PUTIH, LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA DAN BHINEKA
TUNGGAL IKA.
KAMI BERTEKAD UNTUK MENGARAHKAN SELURUH UPAYA DAN
KEMAMPUAN GUNA MENUMBUHKAN, MENINGKATKAN DAN
MENGEMBANGKAN KESADARAN KAMI SEBAGAI SATU BANGSA YANG
BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 : DENGAN
MENJAGA DAN IKUT SERTA MELAKSANAKAN HALUAN NEGARA YANG
MENJADI PENUNTUN BAGI LANGKAH-LANGKAH KEMUDIAN. OLEH SEBAB
ITU, PENGABDIAN YANG MENJADI TANGGUNG JAWAB KAMI SELAKU
GENERASI MUDA MASA KINI ADALAH KEHARUSAN DIRI MENYATUKAN
TENAGA DAN PIKIRAN UNTUK IKUT SERTA MENGISI KEMERDEKAAN DENGAN
LEBIH SEGERA MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN DAN KEMAJUAN
MASYARAKAT.
KAMI MENYADARI SEPENUHNYA AKAN PANGGILAN DAN MAKNA KAMI
SEBAGAI KAUM MUDA ADALAH SALAH SATU FAKTOR PENGGERAK UNTUK
SESUATU YANG LEBIH BERARTI BAGI TERCAPAINYA CITA-CITA BANGSA
INDONESIA, MENUJU JENJANG YANG LEBIH TINGGI DAN LUHUR, DEMI
TERCAPAINYA MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK.
DIHADAPAN KAMI TERBENTANG MASA DEPAN DAN HASIL PEMBANGUNAN
BANGSA-BANGSA KAMI, GENERASI MUDA DAN HASIL PEMBANGUNAN
ADALAH MASA DEPAN ITU SENDIRI. OLEH KARENA ITU, GENERASI MUDA,
PEMBANGUNAN DAN MASA DEPAN ADALAH SATU KESATUAN YANG TIDAK
TERPISAHKAN.
DENGAN RASA TULUS DAN IKHLAS MENYATAKAN DIRI BERHIMPUN DALAM
LANGKAH DAN GERAK BERSAMA DEMI TERCAPAINYA CITA-CITA GENERASI
MUDA INDONESIA. MAKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, KAMI
MENYATAKAN DENGAN RESMI BERDIRINYA KOMITE NASIONAL PEMUDA
INDONESIA.
3
PERMUFAKATAN PEMUDA INDONESIA
4
2. Organisai kemasyarakatan Pemuda Indonesia mensyukuri lahirnya Undang-undang No. 8
Tahun 1985 sebagai piranti konstitusional yang memberikan iklim yang segar bagi
pengembangan dan peningkatan peran serta pemuda untuk berkiprah secara mandiri dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dilandasi oleh kebersamaan.
3. Komite Nasional Pemuda Indonesia sebagai forum komunikasi, kaderisasi, partisipasi,
dinamisasi, dan stabilisasi pemuda Indoensia adalah wadah berhimpun Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda untuk lebih berperan melaksanakan fungsinya dalam rangka
sumbangsih bagi pembangunan Bangsa.
4. Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pencetus dan Pendukuang Deklarasi Pemuda Indonesia
1973 adalah wadah penyalur kegiatan sesuai kepentingan anggotanya, wadah pembinaan dan
pengembangan anggotanya, wadah peran serta dalam usaha mensukseskan pembangunan
nasional, saran penyalur aspirasi dan sarana komunikasi sosial Pemuda Indonesia dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang memiliki kemandirian.
5. Organisasi Kemasyarakatan Pemuda menyatukan wawasan, sikap dan derap langkah melalui
Kongres Pemuda Indonesia, yang diselenggarakan oleh wadah berhimpunnya organisasi
kemasyarakatan pemuda Indonesia yaitu Komite Nasional Pemuda Indonesia.
6. Kongres Pemuda Indonesia merupakan wahana untuk merumuskan jawaban, tantangan-
tantangan terhadap masyarakat bangsa dan jamannya bagi terwujudnya masa depan yang
lebih baik.
8. Peran serta organisasi Kemasyarakatan Pemuda Indonesia dalam struktur dan program
Komite Nasional Indonesia menyatakan perwakilan formal organisasi Kemasyarakatan
Pemuda Indonesia yang telah diakui keberadaannya sesuai undang-undang yang berlaku.
5
ATAS NAMA PEMUDA INDONESIA
KOMITE NASIONAL PEMUDA Ir. ABDULLAH PUTEH
INDONESIA
ANGKATAN MUDA PEMBAHARUAN [Link]. AGUNG LAKSONO
INDONESIA
FORUM KOMUNIKASI PUTRA-PUTRI Ir. RULLY CHAIRUL AZWAR
PURNAWIRAWAN DAN
PUTRA-PUTRI TNI DAN POLRI
(FKPPI)
GERAKAN PEMUDA ANSOR Drs. SLAMET EFFENDI YUSUF
6
WIRAKARYA INDONESIA Drs. MUZAYYIN M.
**********
7
SEKAPUR SIRIH
STEERING COMITTE (SC)
Deklarasi Pemuda Indonesia tanggal 23 Juli 1973 pada dasarnya wujud kesadaran baru
generasi muda yang lahir dari sebuah komitmen dan rasa tanggungjawab utuk terus terlibat
dalam proses pembangunan. Seiring dengan itu KNPI dituntut berperan aktif bagi
pemanfaatan persatuan dan kesatuan serta pengembangan kualitas Pemuda Indonesia sebagai
penerus Cita-cita perjuangan Bangsa Indoensia dan sumber insani pembangunan Nasional,
serta sebagai pelopor penggerak 4 (empat) PILAR Kebangsaan yakni; Pancasila, UUD 1945,
NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI atau (RAPIMDA) Kota Baubau tahun 2017 yang kita
laksanakan pada hari ini merupakan forum yang kedudukannya setingkat dibawah
Musyawarah Daerah Kota yang mempunyai wewenang untuk, Pertama; Menyiapkan
Rancangan Materi Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Baubau, Kedua; Menetapkan
Peserta Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Baubau. Harapan kita RAPIMDA IV ini
juga merupakansebuah perwujudan dan komitmen kita selaku Pemuda untuk menciptakan
kebersamaan antar pengurus KNPI dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kota
Baubau.
Beranjak dari hal tersebut diatas kami dari Steering Comitte (SC) mengambil thema dalam
penyelenggaran RAPIMDA Pemuda/KNPI Tahun 2017 ini yakni “#SayaPemuda
#SayaKepton”, dengan demikian kita selaku Pemuda harapan bangsa khusunya di Kota
Baubau ini harus berkonsolidasi yang sinergis antar sesama kita sebagai agent of chage dan
social control, agar dapat menanamkan rasa kebersamaan, rasa memiliki, dan cita-cita kita
untuk berkarya demi mendorong lahirnya Provinsi Kepulauan Buton sebagai niat bersama
membangun daerah yang kita cintai ini.
Oleh karena itu kami mengajak kepada seluruh Peserta RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota
Baubau tahun 2017 serta jajaran pengurus KNPI, OKP se-Kota Baubau yang terhimpun di
KNPI ini, untuk dapat memanfaatkan momentum ini demi terciptanya kebersamaan dan
sinergitas kita selaku Pemuda untuk ikut andil dan berperan aktif dalam pembangunan dan
kemajuan Kota Baubau yang Poromu Yindaa Saangu Pogaa Yindaa Koolota (Bersatu Tidak
Berpadu, Bercerai Tiada Antara), selain itu kita secara bersama mendorong agar lahirnya
Provinsi Kepulauan Buton bias segera terwujud. Olehya itu mari kita tunjukkan kekuataan
pikir dan kemampuan ikhtiar dalam kebersamaan kita serta bukti karya kita selaku Pemuda
calon pemimpin masa depan dari sekarang hingga kedepannya.
Akhirnya kepada seluruah Steering Comitte (SC), Organizing Comitte (OC), Jajaran
Pengurus KNPI, serta semua Peserta RAPIMDA Pemuda/KNPI kami ucapkan terima kasih
8
yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan peran sertanya bersama-sama kita disini demi
untuk mensukseskan terlaksananya kegiatan RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Baubau Tahun
2017, mari kita bermusyawarah untuk mufakat atas kebijakan-kebijakan dan Pokok-pokok
Pikiran serta Rekomendasi yang kita ambil nantinya agar terciptanya sinergitas dan
komitmen kita yang kompak dalam menggelar MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2017 yang
akan datang. Suksesnya MUSDA nanti tidak terlepas atas kebersamaan dan komitmen kita
bersama, dari kita untuk kita Pemuda Kota Baubau.
Demikian yang dapat kami sampaikan lebih dan kurangnya materi yang kami siapkan ini atas
perhatian dan kerjasama untuk kita semua, kami ucapkan terima kasih.
Selamat Bermusyawarah
Billahittaufiq Walhidayah,
Wassalamu’alaikum Wr, Wb.
KETUA, Sekretaris,
………………………… …………………………
9
PANDUAN PESERTA MENGIKUTI
RAPAT PIMPINAN DAERAHPEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
Kotamara, 1 Juli 2017
I. DASAR
1. Keputusan Kongres XIV Pemuda/KNPI Tahun 2015 di Jaya Pura-Papua tentang Anggaran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga mengenai keanggotaan Peserta dan Peninjau Rapat
Pimpinan Daerah Kabupaten Pemuda/KNPI,
2. Hasil Rapat Harian Pengurus DPD KNPI KOTA BAUBAU Tanggal 30 Nopember 2016.
3. Keputusan DPD KNPI Kota Baubau Nomor : 111/KPTS/MUS/1/2017 tentang Pengesahan
Komposisi Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah IV Pemuda/KNPI
Kota Baubau
II. TUJUAN
Adapun Tujuan dari Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU adalah :
1. Menyiapkan Rancangan Materi Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU,
2. Menetapkan Peserta Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU,
3. Mengkonsolidasikan dan Menjalin silaturrahmi antar sesama pengurus KNPI dengan OKP
yang terhimpun dalam wadah KNPI KOTA BAUBAU.
III. PELAKSANAAN
Pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU diselenggarakan oleh
Panitia Pelaksana yang telah di putuskan dalam bentuk Surat Keputusan Dewan Pengurus
Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU, yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2017 di
Gedung Prestasi Kotamara Baubau dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Peserta :
a. Utusan Dewan Pengurus Daerah Pemuda/KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara,
b. Dewan Pengurus Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU,
c. Utusan Dewan Pengurus Kecamtan se-KOTA BAUBAU,
d. Majelis Pemuda Indonesia KOTA BAUBAU,
e. Utusan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Nasional Tingkat Kota Baubau masing-
masing 2 (dua) orang.
3. Peninjau:
a. Dewan Pengurus Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU
b. OKP yang berhimpun yang ditetapkan oleh DPD KNPI Kota Baubau bersama Steering
Comitte (SC).
4. Undangan
c. OKP yang baru berhimpun yang memiliki struktur Jenjang organisasi secara Nasional se-
KOTA BAUBAU,
10
d. OKP yang tidak memiliki struktur Jenjang organisasi secara Nasional se-KOTA BAUBAU,
e. Organisasi Mahasiswa/Kepemudaan Lainnya.
6. Persidangan
a. Setiap Peserta/Peninjau diwajibkan berpakaianrapi ketika memasuki ruang sidang dan
memakai tanda pengenal yang disediakan Panitia selama Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten
berlangsung.
b. Sebelum memasuki acara persidangan, diharuskan terlebih dahulu mengisi formulir tanda
hadir atau mengisi absen yang telah disediakan panitia.
c. Bagi utusan peninjau yang tidak memiliki tanda pengenal tidak diperkenankan memasuki
ruang persidangan.
d. Peserta/Peninjau sudah memasuki ruang sidang 15 menit sebelum sidang dimulai
e. Peserta/Peninjau yang meninggalkan ruang sidang harus meminta izin dari Panitia OC dan
seksi persidangan
f. Peserta tidak diperkenankan memakai atribut yang tidak ada hubungannya dengan Rapat
Pimpinan Daerah Kabupaten Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU.
Ketua, Sekretaris,
11
TUGAS DAN WEWENANG
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI KOTA BAUBAU
12
RANCANGAN JADWAL ACARA
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
TANGGAL 1 JULI 2017 DI GEDUNG PRESTASI KOTAMARA KOTA BAUBAU
13
BAUBAU Hasil Kerja Selama Periode 2012-2015 oleh
Peserta RAPIMDA IVPemuda/KNPI.
3. Pembahasan Jadwal Pelaksanaan MUSDA
Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU Tahun 2017.
4. Pengesahan Jadwal Pelaksanaan MUSDA Pemuda/KNPI
KOTA BAUBAU Tahun 2017.
Ketua, Sekretaris,
14
RANCANGAN TATA TERTIB
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
1. Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAUtahun 2017 yang
Selanjutnya dalam Tata Tertib ini disebut RAPIMDA IVPemuda/KNPI Kabupaten
merupakan forum yang kedudukannya setingkat dibawah Musyawarah Daerah Komite
Nasional Pemuda Indonesia KOTA BAUBAU.
2. Penyelenggara RAPIMDA sepenuhnya menjadi tanggung Jawab DPD KNPI KOTA
BAUBAU.
BAB II
WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Pasal 2
Waktu dan tempat pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau adalah :
1. Waktu : Sabtu, 1 Juli 2017
2. Tempat : di Gedung Prestasi Kotamara Kota Baubau
BAB III
TUGAS DAN WEWENANG
Pasal 3
Tugas dan wewenang Rapat Pimpinan Daerah Kota adalah :
3. Menyiapkan dan Membahas Rancangan Materi Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA
BAUBAU,
4. Menetapkan Peserta Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU.
5. Menentukan Jadwal Pelaksanaan dan Membahas Kriteria Calon Ketua pada Musyawarah
Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU,
BAB IV
PENYELENGGARAAN RAPAT PIMPINAN DAERAH KOTA
Pasal 4
Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten diselenggarakan oleh Panitia SC dan OC yang telah di
SK kan oleh Dewan Pengurus Daerah KNPI KOTA BAUBAU.
Pasal 5
Penyelenggaraan Rapat Pimpinan Daerah Kota bertanggung jawab:
1. Atas ketertiban dan kelancaran penyelenggaraan Rapat Pimpinan Daerah Kota.
15
2. Atas berlangsungnya Rapat Pimpinan Daerah Kota dalam suasana kebersamaan, dengan
penuh hikmah kebijaksanaan, demi permusyawaratan dan pemufakatan.
BAB V
PESERTA DAN PENINJAU
Pasal 6
1. Rapat Pimpinan Daerah Kota dihadiri oleh peserta dan peninjau
2. Peserta Rapat Pimpinan Daerah Kota terdiri dari :
a. Utusan Dewan Pengurus Daerah KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara,
b. Dewan Pengurus Daerah KNPI KOTA BAUBAU,
c. Majelis Pemuda Indonesia KOTA BAUBAU,
d. Utusan Dewan Pengurus Kecamatan KNPI se-KOTA BAUBAU,
e. Peninjau RAPIMDA IVPemuda/KNPI adalah undangan yang ditetapkan oleh Panitia SC dan
DPD KNPI KOTA BAUBAU,
f. Jumlah perincian peserta dan peninjau ditetapkan oleh DPD KNPI KOTA BAUBAU.
Pasal 7
BAB VI
HAK SUARA DAN BICARA
Pasal 8
Peserta berhak :
1. Atas 1 (satu) hak suara yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
2. Mengajukan pertanyaan, usul dan atau pendapat baik lisan maupun tertulis atas seizin
Pimpinan Sidang.
3. Setiap utusan mempunyai hak dan kesempatan dan kebebasan yang sama untuk
mengeluarkan pendapat/kritik dan saran yang sifatnya membangun.
Pasal 9
Pasal 10
16
1. Setiap peserta dan peninjau wajib menjadi salah satu anggota komisi RAPIMDA
IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU,
2. Jumlah anggota masing-masing disusun secara proporsional
3. Setiap peserta atau peninjau RAPIMDA IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU, Wajib
mematuhi peraturan dan memenuhi ketentuan yang di keluarkan oleh panitia pelaksana (OC)
serta tata tertib ini.
BAB VII
ALAT-ALAT KELENGKAPAN RAPIMDA
Pasal 11
Alat-alat kelengkapan Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten terdiri dari :
1. Pimpinan RAPIMDA IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU
2. Panitia Pengarah (SC)
3. Panitia Pelaksana (OC)
4. Pimpinan Sidang Pleno
5. Komisi-Komisi Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI
6. Tim Perumus Hasil Persidangan RAPIMDA IVPemuda/KNPI
Pasal 12
1. Panitia pengarah (SC) RAPIMDAPemuda/KNPI dibentuk berdasarkan Surat Keputusan
DPD KNPI KOTA BAUBAUyang bertugas menyiapkan dan mengarahkan materi yang akan
dibahas dan disahkan dalam RAPIMDA.
2. Panitia pelaksana (OC) RAPIMDA IVPemuda/KNPI dibentuk berdasarkan Surat Keputusan
DPD KNPI KOTA BAUBAU yang bertugas menyiapkan teknis penyelenggaraan
RAPIMDA.
Pasal 13
1. Pimpinan Sidang Pleno RAPIMDA IV di pilih oleh peserta Musyawarah dan berjumlah 5
(lima) orang secara kolektif, masing-masing 1 (satu) orang dari DPD KNPI Provinsi Sulawesi
tenggara, 1 (satu) orang dari DPD KNPI Kota Baubau, 1 (satu) orang dari Dewan Pengurus
Kecamatan KNPI dan 2 (dua) orang dari unsur Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
2. Pimpinan sidang Pleno bertugas memimpin seluruh sidang Pleno RAPIMDA
3. Pimpinan sidang Pleno terdiri dari seorang Ketua, seorang Wakil Ketua, seorang Sekretaris
dan 2 (dua) orang anggota.
Pasal 14
1. Komisi Rapat Pimpinan Daerah Kota Baubau dibentuk sesuai dengan kebutuhan
berdasarkan Keputusan Sidang Pleno, dan bertugas membahas materi yang menjadi pokok
bahasan pada masing-masing komisi dan melaporkan hasilnya pada sidang anggota komisi.
2. Pimpinan sidang komisi dipilih dari dan oleh anggota komisi.
Pasal 15
17
Komisi-Komisi Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) KNPI Kota Baubau terdiri dari :
1. Komisi A : Membahas Pokok-pokok Pikiran Keorganisasian dan Rekomendasi Internal.
2. Komisi B : Pokok-pokok Pikiran Kepemerintahan dan Rekomendasi Eksternal.
Pasal 16
Tugas dan Wewenang Komisi RAPIMDA IVadalah :
1. Memusyawarahkan dan mengambil keputusan mengenai hal-hal yang menjadi lingkup
tugasnya
2. Melaporkan hasil sidang komisi kepada sidang Pleno RAPIMDA
3. Hasil-hasil sidang Komisi yang dilaporkan akan mendapat penilaian dan pengesahan oleh
Sidang Pleno RAPIMDA
4. Hasil-hasil sidang Komisi yang telah disahkan oleh sidang Pleno RAPIMDA IV ditanda
tangani oleh Presidium Sidang.
Pasal 17
1. Setiap peserta harus menjadi Anggota salah satu Komisi RAPIMDA
2. Setiap Peninjau berhak menjadi Anggota salah satu Komisi RAPIMDA
3. Jumlah anggota masing-masing Komisi disusun secara proporsional
4. Pimpinan sidang RAPIMDA IVdapat menghadiri dan turut serta dalam semua sidang dalam
rangka koordinasi penyelenggaraan RAPIMDA.
Pasal 18
1. Tim perumus hasil persidangan Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten adalah suatu tim dipilih
dari oleh sidang komisi yang bersangkutan atas persetujuan Presidium Sidang Pleno.
2. Tim perumus Hasil persidangan Pleno bertugas merumuskan hasil persidangan Pleno dan
menyampaikan hasilnya kepada DPD KNPI.
BAB VIII
TATA CARA BERBICARA
Pasal 19
1. Demi ketertiban dan kelancaran persidangan, tiap utusan berbicara melalui dan seizin
pimpinan sidang.
2. Setiap pembicara berbicara atas nama utusan yang di wakilinya.
3. Ketentuan mengenai waktu dan Lamanya pembicara berbicara diatur oleh pimpinan sidang.
4. Apabila pembicara berbicara melampaui batas Waktu yang ditetapkan, pimpinan sidang
harus mentaati peringatan tersebut.
5. Untuk efisien Waktu, maka setiap pembicara dalam berbicara hendaknya langsung pada
pokok persoalan dan disampaikan secara singkat dan jelas.
Pasal 20
Setiap utusan dapat menyampaikan interupsi setelah mendapat izin dari pimpinan Sidang,
dengan jenis interupsi sebagai berikut :
1. Meminta penjelasan tentang duduk perkara yang sebenarnya atau tentang masalah yang
dibicarakan.
18
2. Mengajukan usul prosedur mengenai soal yang dibicarakan.
Pasal 21
1. Apabila seorang pembicara menyimpang dari pokok pembicaraan, maka pimpinan sidang
dapat memperingatkan dan meminta supaya kembali pada pokok permasalahan.
2. Apabila pembicara dalam berbicara menggunakan kata-kata menyinggung pribadi seseorang
atau menganjurkan melakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan hukum, maka
pimpinan sidang dapat memberikan nasehat dan memperingatkan agar pembicara tertib
kembali serta menarik kembali kata-lata yang menyebabkan ia diberi peringatan.
Pasal 22
1. Apabila seseorang utusan melakukan perbuatan yang mengganggu ketertiban sidang,
pimpinan sidang memperingatkan agar utusan tersebut menghentikan perbuatannya.
2. Jika peringatan tersebut ayat 1 tidak diindahkan, pimpinan sidang dapat memerintahkan
utusan tersebut untuk meninggalkan ruangan sidang.
BAB IX
QOURUM DAN TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 23
1. Sidang Pleno Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau dinyatakan sah apabila dihadiri
oleh lebih ½ dari Jumlah peserta.
2. Sidang pleno Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau sekurang-kurangnya dihadiri oleh
lebih dari 2/3 (dua per tiga) jumlah utusan.
Pasal 24
1. Setiap Sidang Pleno memerlukan qourum seperti tersebut dalam pasal 21 ayat 1 diatas.
2. Apabila hal dimaksud dalam ayat 1 pasal ini tidak tercapai maka sidang di tunda paling
lama 2 kali dalam 15 menit.
3. Apabila setelah 2 kali penundaan masih juga (ayat 1 danayat 2 pasal ini) belum tercapai,
maka atas persetujuan peserta yang hadir, sidang tersebut dinyatakan sah dan dianggap
memenuhi qourum.
BAB X
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 25
Pengambilan keputusan pada azasnya diusahakan sejauh mungkin secara musyawarah untuk
mencapai mufakat. Apabila hal ini tidak mungkin maka keputusan diambil berdasarkan suara
19
terbanyak dalam suasana dan semangat kebersamaan Pemuda Indonesia Sesuai dengan ART
KNPI Pasal 29.
Pasal 26
Pasal 27
Setiap peserta/utusan RAPIMDA IV KNPI Kota Baubau mempunyai hak suara yang dapat
dipergunakan dalam pengambilan keputusan dengan mengingat pasal 8 ayat 1 pada Peraturan
Tata Tertib ini.
BAB XI
RISALAH
Pasal 29
Untuk setiap sidang harus dibuat Risalah, yakni laporan jalannya sidang secara tertulis yang
berisi :
1. Tempat dan Acara Sidang,
2. Hari, tanggal dan jam dilaksanakannya sidang,
3. Pimpinan Sidang,
4. Nama-nama Utusan yang hadir,
5. Juru bicara dan pendapat masing-masing,
6. Keputusan dan Kesimpulan sidang,
7. Keterangan lain yang dianggap perlu.
BAB XII
PERATURAN PERALIHAN
Pasal 29
Tata Tertib (TATIB) ini mengacu kepada ketentuan organisasi yang berlaku.
BAB XIII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 30
Segala sesuatu yang belum diatur dalam Tata Tertib ini akan diputuskan oleh Rapat Pimpinan
Daerah KNPI Kota Baubau sejauh tidak bertentangan dengan AD/ART dan Peraturan
Organisasi KNPI Lainnya.
20
Pasal 31
Tata tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal : 1 Juli 2017
------------------------------------------
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU
Ketua, Sekretaris,
Anggota,
21
RANCANGAN PEMBAHASAN
JADWAL PELAKSANAAN MUSDA PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
I. PENDAHULUAN
Seiring dengan itu pada tahun ini kita sudah memasuki era komunitas ASEAN. Untuk itu
pemuda harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Kita
adalah bangsa yang besar yang memiliki sumber daya alam berlimpah, memiliki sejarah
leluhur bangsa yang hebat, kebudayaan yang unggul, masyarakat yang toleran dan sumber
daya manusia yang semakin lama semakin baik. Mentalitas bangsa khusunya para pemuda
harus terus dibangun agar menjadi pemuda-pemuda yang unggul, berkarakter, berkapasitas
dan berdaya saing sehingga dapat berkompetisi dalam persaingan global yang semakin hari
semakin kompetitif.
Beranjak dari hal tersebut diatas kita selaku Pemuda yang berhimpun di dalam KNPI KOTA
BAUBAU merasa terpanggil untuk dapat memberikan kontribusi yang positif demi
pembangunan bangsa khusunya KOTA BAUBAU baik dari asfek Sumber Daya Manusia
kepemudaan saat ini dan masyarakat dalam rangka menyonsong era persaingan global yakni
menghadapi MEA. Maka oleh karena itu kami pada tahun 2017 yang akan datang akan
melaksanakan MUSDA Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU untuk memilih kepengurusan baru
yang kita harapkan nantinya muncul Pemuda-pemuda yang mampu mengatasi berbagai
persoalan yang dihadapinya dan mempunyai kompetensi untuk mensikapi persoalan-
persoalan kebangsaan dan kedaerahan dan dapat mengambil solusi cerdas demi terciptanya
pemuda yang memiliki kemampuan inovasi dan kreatifitas yang tinggi di KOTA BAUBAU
ini.
Dalam menghadapi tantangan persaingan global, pemuda yang mempunyai kompetensi dan
berdaya saing merupakan pemuda yang mempunyai pemikiran yang maju dan punya rasa
tanggung jawab yang tinggi untuk mewujudkan kebersamaan dalam keberagaman Bangsa
khusunya di Kota Baubau, oleh karena itu keberhimpunan Pemuda di KNPI KOTA
BAUBAU ini akan melakukan konsolidasi kepemudaan untuk mensinergiskan program-
program kepemudaan dan mengambil peran sertanya untuk mewujudkan pembangunan yang
lebih baik dan transparan di KOTA BAUBAU ini. Kebersamaan dan komitmen pemuda akan
dapat berjalan ketika Pemuda dapat mengembangkan inovasinya, maka oleh karena itu DPD
22
KNPI KOTA BAUBAU dalam RAPIMDA II Pemuda/KNPI tahun 2017 ini akan membahas
langkah-langkah kongkrit dalam rangka menghadapi MUSDA Pemuda/KNPI pada tanggal
15-16 Juli Tahun 2017 yang akan datang.
Oleh karena itu DPD KNPI KOTA BAUBAU melalui Forum RAPIMDA II ini akan
menyelenggarakan MUSDA Tahun 2017 yang akan datang. Sadar sepenuhnya akan
panggilan sejarah, potensi, peranan dan tanggung jawab kaum muda, maka dengan Rahmat
Tuhan Yang Maha Esa, kami generasi muda Kota Baubau dengan rasa kebersamaan dan
komitmen yang tinggi Insya Allah akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah
Pemuda/KNPI (MUSDA) tahun 2017, yang akan datang pada :
III. PENUTUP
Demikianlah Rancangan Pembahasan Jadwal Pelaksanaan MUSDA Pemuda/KNPI disusun
dan dibicarakan dalam forum RAPIMDA II ini semoga dapat kita jadikan rujukan untuk
acuan menuju MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2017. Dan kami berharap tambahan pemikiran
atau masukan, saran dan kritik terhadap kekurangan dan kelemahan dari Materi ini khususnya
dalam pembahasan Rancangan tentang Jadwal Pelaksanaan MUSDA dalam forum
RAPIMDA IVPumuda/KNPI KOTA BAUBAU ini, yang sifatnya membangun yang tanggap
dalam persoalan yang akan dihadapi kini dan akan datang. Kami ucapkan terima kasih
Billahittaufiq Walhidayah,
Wassalamu’alaikum Wr, Wb.
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal : 1 Juli 2017
------------------------------------------
23
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
PRESIDIUM SIDANG
Ketua, Sekretaris,
____________________ ____________________
____ ____
Anggota,
____________________ ____________________
____ ____
24
Catatan Tambahan :
25
RANCANGAN PEMBAHASAN
DAN PENETAPAN PESERTA MUSDA PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
I. PENDAHULUAN
Dengan mencermati keberadaan KNPI sebagai wadah berhimpunnya Pemuda Indonesia
khususnya di KOTA BAUBAU bukan sekedar berhimpun namun keberhimpunan tersebut
mampu mengemban peran kesejahteraan yakni menjadi pelopor dan penggerak utama
dinamika perkembangan bangsa, memberikan kontribusi pokok pemikiran khususnya
kedaerahan, dengan acuan mampu membina dan mengembangkan wawasan, pemantapan
mental ideologi, pembudayaan sikap kritis, konstruktif dan peningkatan kualitas
kepemimpinan melalui proses kaderisasi, meningkatkan kualitas komunikasi antar KNPI
dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), lembaga pemerintahan, non pemerintah
serta lembaga lainnya.
Beranjak dari hal tersebut diatas KNPI kedepan harus mampu untuk menyelenggarakan
pembangunan kepemudaan secara berkelanjutan dengan mental pemuda yang bukan
berorientasi untuk kelompok-kelompok akan tetapi untuk semua golongan yang terhimpun
dengan kebersamaan dalam keberagaman. Yakin bahwa para Pemuda Kota Baubau akan
terus memegang teguh komitmennya tersebut demi selalu menjaga keberhimpunan, keutuhan
dan persatuan yang didalam dirinya terpatri jiwa dan semangat nilai-nilai Pancasila sehingga
mampu untuk menjadi Pemuda yang mandiri, berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing.
26
II. RANCANGAN PENETAPAN PESERTA MUSDA PEMUDA/KNPI
Peserta pada Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU adalah DPD KNPI
Propinsi Sulawesi Tenggara, MPI DPD KOTA BAUBAU, unsur DPD KNPI KOTA
BAUBAU, utusan Pengurus DPK KNPI Kecamatan se-Kota Baubau dan utusan Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tingkat KOTA BAUBAU, Oleh karena itu melalui forum
RAPIMDA IVyang terhormat ini akan kita rancang peserta, peninjau dan undangan pada
Musyawarah Daerah (MUSDA) tahun 2017 yang akan datang sebagaimana terlampir.
III. PENUTUP
Demikian Rancangan Pembahasan dan Penetapan Peserta MUSDA Pemuda/KNPI tahun
2017 disampaikan pada Forum RAPIMDA IVPemuda/KNPI, semoga bermanfaat bagi kita.
Dan kami berharap kepada seluruh peserta agar bisa memberikan Pokok-pokok pikiran dan
masukan demi kesempurnaan Materi ini, agar menjadi bahan dan dasar kita nantinya untuk
melaksanakan MUSDA Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU yang akan datang. Mari kita
bangun dan bangkit kembali menghiasi diri dengan bingkai kebersamaan menuju komitmen
dan arah yang sama. Bila ada kejanggalan dan kekurangan pada penyampaian materi ini
mohon dimaafkan, terima kasih
Billahittaufiq Walhidyah,
Wassalamu’alaikum Wr, Wb.
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal : 1 Juli 2017
------------------------------------------
PRESIDIUM SIDANG
Ketua, Sekretaris,
____________________ ____________________
____ ____
Anggota,
____________________ ____________________
____ ____
27
RANCANGAN PEMBAHASAN DAN PENETAPAN PESERTA MUSDA
PEMUDA/KNPI KOTA BAUBAU TAHUN 2017
28
27. PC IPPNU KOTA BAUBAU
28. PC FATAYAT NU KOTA BAUBAU
29. DPC GENERASI MUDA PERSATUAN (GMP) KOTA BAUBAU
30. PC PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA (PMI) KOTA BAUBAU
31. HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI)CABANG KOTA BAUBAU
32. PD GP ANSHOR KOTA BAUBAU
33. PD IKATAN PUTRA/PUTRI ALWASHLIYAH KOTA BAUBAU
34. PD ANGKATAN PUTRI AL WASHLIYAH KOTA BAUBAU
35. IKATAN PELAJAR AL WASHLIYAH
36. PC HIMMAH KOTA BAUBAU
37. BAKORDA FOKUSMAKER
38. GERAKAN MUDA KARYA PEMBANGUNAN
39. IKATAN SARJANA AL WASHLIYAH
40. HIMPUNAN MAHASISWA AL WASHLIYAH
41. ANGKATAN MUDA SATUAN KARYA ULAMA
42. HIMPUNAN PEMUDA PEMBANGUNAN INDONESIA
43. GENERASI MUDA SRIWIJAYA
44. AMGKATAN MUDA THAREQAT ISLAM
45. MATHLA’UL ANWAR
46. PEMUDA JUSTITIA
47. PATRIOT BELA BANGSA
48. PC PEMUDA PANCA MARGA (PPM) KOTA BAUBAU
49. DPC PEMUDA KATHOLIK INDONESIA KOTA BAUBAU
50. PC PEMUDA MUHAMMADIYAH KOTA BAUBAU
51. PC IMM KOTA BAUBAU
52. DPC PEMUDA BULAN BINTANG KOTA BAUBAU
53. DPC GARUDA KPPRI KOTA BAUBAU
54. DPC GEMA AL-ITIHADIYAH KOTA BAUBAU
55. DPC IPTI KOTA BAUBAU
56. DPD GEMA TRIKORA KOTA BAUBAU
57. DPC GM KIARA KOTA BAUBAU
58. PENGURUS IKATAN PUTRA PUTRI INDONESIA (IPPI) KOTA BAUBAU
59. PC GM MATHAUL ANWAR KOTA BAUBAU
60. DPC GPDIP KOTA BAUBAU
61. SATMA IPK KOTA BAUBAU
62. MAPANCAS KOTA BAUBAU
63. BPC HIPMI KOTA BAUBAU
64. DPC GMNI KOTA BAUBAU
65. DPC GMKI KOTA BAUBAU
66. PC GEMA SABA KOTA BAUBAU
67. DPC GEMA BUDHIS KOTA BAUBAU
68. DPC GPPI KOTA BAUBAU
69. MPC PEMUDA PANCASILA KOTA BAUBAU
70. PC FKPPI KOTA BAUBAU
29
71. KBPPP KOTA BAUBAU
72. MPI KOTA BAUBAU
3. Peninjau Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) KOTA BAUBAU:
4. Undangan :
1. SELURUH ORGANISASI KEMASYARAKATAN PEMUDA (OKP) YANG BARU
BERHIMPUN DI DPD KNPI KOTA BAUBAU
2. SELURUH ORGANISASI KEMASYARAKATAN PEMUDA (OKP) YANG
BERHIMPUN DI DPD KNPI KOTA BAUBAU YANG TIDAK MEMILIKI STRUKTUR
SECARA NASIONAL
3. ORGANISASI LSM KEPEMUDAAN YANG DI UNDANG OLEH PANITIA
PELAKSANA (OC)
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal : 1 Juli 2017
------------------------------------------
____________________ ____________________
____ ____
Anggota,
____________________ ____________________
____ ____
30
Catatan Tambahan :
31
RANCANGAN SIDANG KOMISI A
MEMBAHAS POKOK-POKOK PIKIRAN KEORGANISASIAN DAN
REKOMENDASI INTERNAL
I. PENDAHULUAN
DPD KNPI KOTA BAUBAU dalam menjalankan roda organisasi tidak terlepas dari
masalah-masalah kepemudaan dan kemasyarakatan serta masalah nasional dan global tetapi
tetap memperhatikan objektif dan potensi daerah yang dimiliki sebagai bahan rujukan untuk
jalannya organisasi sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.
2. Keorganisasian
a. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)
b. Pokok-Pokok Program Nasional Organisasi (PPKNO)
c. Peraturan-peraturan Organisasi KNPI
d. Hasil Kongres XIV Pemuda/KNPI Tahun 2015 di Jaya Pura
32
c. Partisipasi dalam bentuk pengawasan dalam rangka fungsi dan peran Pemuda/KNPI bagi
suksesnya pelaksanaan pembangunan
33
5. Kedepan Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU harus ditingkatkan kualitas dan berhimpunnya
dalam perspektif ide, struktur dan program dengan senantiasa melakukan reorientasi,
reaktualisasi serta responsibiliti, sehingga peran Pemuda/KNPI selalu kontekstual dalam
menjawab tantangan zaman.
6. Pemantapan dan Peningkatan kualitas komunikasi meliputi : komunikasi KNPI dengan OKP
dan jaringan potensi Kepemudaan lainnya yang sinergis, Kemitraan komunikasi antara KNPI
dengan Pemerintah, komunikasi KNPI dengan lembag-lembaga lainnya. Yang merupakan
sebagai pengembangan gagasan-gagasan baru yang dilandasi watak para pejuang bangsa.
7. Memcahkan masalah-masalah kepemudaan umumnya dan masalah-masalah yang dihadapi
oleh OKP dalam pelaksanaan program serta selalu menanamkan rasa kebersamaan yang
dinamis, kesetiakawanan sosial, dan saling hormat menghormati antar generasi muda
khusunya OKP yang berhimpun di KNPI KOTA BAUBAU.
8. Menetapkan Pelaksanaan MUSDA Pemuda/KNPI yakni pada tanggal 15-16 Juli 2017
9. Peserta MUSDA Pemuda/KNPI Tahun 2017 nanti diwajibkan tertib administrasi
sebagaimana yang telah diatur oleh ketentuan Perundang-Undangan, AD/ART KNPI yang
berlaku.
[Link]
Dengan membahas pokok-pokok pikiran keorganisasian dan Rekomendasi Internal pada
forum RAPIMDA IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU sebagai landasan dan acuan untuk
melaksanakan MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2017 yang akan datang. Kelembagaan KNPI
KOTA BAUBAU yang merupakan manifestasi, komitmen dan rasa tanggung jawab segenap
pemuda yang terhimpun di KNPI KOTA BAUBAU turut untuk dapat berpartisipasi aktif
dalam pembangunan mental dalam rangka mewujudkan kemandirian Pemuda dan
kesejahteraan rakyat khususnya di KOTA BAUBAU ini. Maka oleh karena itu rekomendasi
internal dalam pembahasan ini agar dapat menjadi acuan untuk melaksanakan kebijakan-
kebijakan yang akan dilaksanakan nantinya demi terwujudnya Pemuda/KNPI yang
berwibawa dan bermartabat. Atas perhatian dan atensinya kami ucapkan terima kasih.
Hidup Pemuda...!
Billahittaufiq Walhidayah,
Wassalamu’alaikum Wr, Wb.
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal : 1 Juli 2017
---------------------------------------
34
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
PRESIDIUM SIDANG
Ketua, Sekretaris,
____________________ ____________________
____ ____
Anggota,
____________________ ____________________
____ ____
35
RANCANGAN SIDANG KOMISI B
MEMBAHAS POKOK-POKOK PIKIRAN KEPEMERINTAHAN DAN
REKOMENDASI EKSTERNAL
I. PENDAHULUAN
Dalam proses perkembangan kehidupan bermasyarakat atau akan melakukan perubahan dan
mereformasi berbagai asfek menuju keadaan yang lebih baik, tokoh penggeraknya adalah
generasi muda yang memiliki ; Jiwa kepeloporan, sportifitas, fisioner dan senasib
sepenanggungan dengan lingkungan sekitar, masyarakat, sesama pemuda generasi muda serta
bangsa dan Negara. Dalam prekpektif sejarah perjuangan Bangsa Indonesia eksistensi dan
peran generasi muda merupakan realitas yang diperhitungkan sampai dengan era Reformasi.
Keberhimpunan dalam KNPI bukan sekedar berhimpun untuk berhimpun tetapi
keberhimpunan karena Pemuda Indonesia mengemban peran kesejahteraan yakni menjadi
pelopor dan penggerak utama dinamika perkembangan Bangsa.
Pemuda merupakan sebagai angent of change dan control social harus mampu untuk
memberikan pemikiran-pemikiran yang cemerlang dalam berkontribusi terhadap
perkembangan dan pembangunan bangsa khususnya di KOTA BAUBAU, baik dalam aspek
sosial budaya, kesehatan, pendidikan, politik, ekonomi, lingkungan hidup, kehutanan dan
perkebunan. Selaras dengan itu Pemuda yang berhimpun dalam KNPI sebagai wadah yang
berhimpun dapat memperhatikan arah serta strategi yang merupakan pokok-pokok acuan bagi
prioritas kebijakan-kebijakan KNPI antara lain :
1. Pembinaan dan pengembang wawasan, pemantapan mental ideologi, pembudayaan sikap
kritis, konstruktif dan peningkatan kualitas kepemimpinan melalui proses kaderisasi dan
kegiatan lainnya.
2. Peningkatan kualitas komunikasi antar KNPI dengan OKP dan lembaga pemerintahan, non
pemerintah, serta lembaga-lembaga lainnya.
3. Memberikan kontribusi pemikiran, tanggap dan kritis konstruktif terhadap masalah yang
berkembang dalam masyarakat umumnya dan terutama masalah-masalah yang menyangkut
hajat dan kepentingan pemuda terkhusus.
36
hanya pendidikan formal tapi tak kala pentingnya pendidikan non formal (kursus, pelatihan
dan keaksaraan) yang dapat mengurangi angka pengangguran.
b. Pemuda/KNPI perlunya jati diri Bangsa, untuk itu penting dilakukan penyelenggaraan
kembali 4 (empat) Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal
Ika.
c. Pemuda KNPI dipandang perlu pelestarian kebudayaan sebagai modal budaya Nasional
seperti Budaya tata kerama, sopan santun, dan etika di daerah KOTA BAUBAU yang Santun
Berkata Bijak Berkarya, serta membangkitkan kembali simbol-simbol kekayaan khas budaya
daerah KOTA BAUBAU.
3. Politik
Secara umum Pemuda/KNPI memandang pentingnya kekokohan integritas Bangsa dan
mewujudkan Persatuan dan Kesatuan bangsa yang utuh, oleh sebab itu terjadinya dinamika
politik justru dapat memperkokoh integritas Bangsa dan mempersatukan Perbedaan pendapat
sebagai wujud Demokrasi Pancasila bukan malah menimbulkan kegaduhan dan perselisihan
yang mengakibatkan terpecahnya suku, ras serta menimbulkan SARA yang menghilangkan
ke bhinekaan kita sebagai anak Bangsa, generasi muda penurus.
Selain itu penting bagi KNPI bersama seluruh stakeholder agar secara bersama-sama untuk
terus mendorong dan mengawal terwujudnya Provinsi Kepulauan Buton.
b. Pemuda/KNPI sangat perlu untuk pelestarian hutan yang ramah lingkungan, untuk itu
Pemerintah KOTA BAUBAU bersama unsur terkait untuk menjaga kelestarian hutan dan
menindak tegas areal hutan yang telah dialih fungsikan menjadi lahan perkebunan baik itu
milik perorangan ataupun perusahaan.
5. Kesehatan
Dalam asfek kesehatan, Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU memandang perlu untuk
disampaikan kepada Pemerintah KOTA BAUBAU agar pro aktif dalam menjalankan tugas
dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat dalam bidang kesehatan, sehingga masyarakat
terlayanin dengan sigap dan efektif
37
III. REKOMDASI EKSTERNAL
1. Meminta kepada Pemerintah KOTA BAUBAU untuk dapat menambah anggaran KNPI demi
untuk mengupayakan berjalannya program KNPI dan OKP di KOTA BAUBAU,
2. Mendorong Pemerintah KOTA BAUBAU memaksimalkan fungsi Kecamatan untuk dapat
memfasilitasi kegiatan kepemudaan setingkat Kecamatan, agar tercipta sinergitas Pemerintah
Kecamatan dengan unsur dan elemen pemuda yang ada.
3. Mendesak kepada Pemerintah KOTA BAUBAU khusunya DISPORA untuk lebih serius
menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kepemudaan seperti napak tilas Pemuda, malam
tasyakur Pemuda, dialog/seminar tentang Kepemudaan dan Narkoba serta menyelenggarakan
Pemuda produktif (life skill Pemuda), sehingga terciptanya sinergitas antara Pemerintah dan
OKP dalam rangka secara bersama-sama mewujudkan cita-cita pembangunan Daerah.
4. Mendesak kepada Pemerintah dalam hal ini SATPOL PP KOTA BAUBAU untuk
menertibkan tempat-tempat hiburan, keberadaan warnet, game station dll, serta menindak
tegas para pelajar yang beragam sekolah untuk berkunjung saat jam belajar ketempat warnet,
game station, demi untuk menciptakan mental remaja yang punya rasa tanggung jawab.
5. Mendorong Pemerintah KOTA BAUBAU untuk segera mungkin menyediakan lahan dan
membangun gedung kepemudaan di KOTA BAUBAU, agar sinergitas KNPI dan OKP,
KNPI dan Pemerintah tercipta sesuai dengan apa yang kita harapkan.
6. Mendesak Pemerintah dan unsur terkait untuk membentuk Tim Terpadu dalam pengawasan
PUNGLI di Wilayah KOTA BAUBAU,
7. Mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
serta perusahaan yang memiliki wilayah kerja dalam KOTA BAUBAU untuk lebih
mengutamakan potensi kepemudaan lokal yang ada serta bersinergis dengan elemen pemuda
setempat dalam setiap pelaksanaan event ataupun kegiatan.
8. Mendesak Pemerintah untuk lebih memberikan prioritas dalam kebijakan dan Penganggaran
bagi dunia kepemudaan dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)
kepemimpinan, patriotisme, kreatifitas, pengembangan seni dan kebudayaan serta penguatan
ideologi Pancasila kepada Pemuda Indonesia melalui Pemuda/KNPI.
9. Mendesak Pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan untuk
kebutuhan Rakyat.
10. KNPI mendesak Pemerintah untuk merumuskan dan menjalankan kebijakan energi yang
ramah lingkungan, berkelanjutan dan mudah untuk diakses masyarakat untuk mewujudkan
kedaulatan energi Nasional.
11. KNPI bersama seluruh stakeholder agar secara bersama-sama untuk terus mendorong dan
mengawal terwujudnya Provinsi Kepulauan Buton.
IV. PENUTUP
Pokok-Pokok Pikiran dalam Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU tahun
2017 merupakan sebuah pemikiran yang membangun demi terciptanya pemuda yang
38
berkarya dalam mengambil solusi-solusi pembangunan dan ikut serta mendorong aparat
terkait di KOTA BAUBAU yang santun berkata bijak berkarya ini.
Rekomendasi Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU ini baik internal
maupun eksternal agar dapat terealisasikan kedepannya demi untuk kepentingan bersama
dalam memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan Kota Baubau, dan sebagai
bahan acuan nantinya untuk melaksanakan MUSDA tahun 2017 yang akan datang.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bisa menjadi bahan untuk kita semua, mohon
kepada seluruh peserta untuk dapat memberikan tambahan pemikiran demi kesempurnaan
RAPIMDA IVPemuda/KNPI yang kita laksanakan ini dengan penuh kebersamaan dan rasa
tanggung jawab tinggi, demi terciptanya PEMUDA BAUBAU YANG BERWIBAWA DAN
BERMARTABAT. Amin
Billahittaufiq Walhidayah,
Wassalamu’alaikum Wr, WB.
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal : 1 Juli 2017
---------------------------------------
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
PRESIDIUM SIDANG
Ketua, Sekretaris,
____________________ ____________________
____ ____
Anggota,
____________________ ____________________
____ ____
39
Catatan Tambahan :
40
41
KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA
SEBAGAI WADAH BERHIMPUNNYA PEMUDA INDONESIA
I. PENDAHULUAN
Dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, generasi muda memiliki peranan yang sangat
strategis dalam mencetuskan ide-ide pembaharuan yang didasari pada militansi dan idealisme
sebagaimana dibuktikan pada tahun 1908 dengan momentum Kebangkitan Nasional, tahun
1929 dengan lahirnya Sumpah Pemuda, tahun 1945 dengan usaha merebut dan
mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tahun 1973 terbentuk KNPI melalui deklarasi
pemuda, serta tahun 1998 dengan semangat kejuangan yang kritis, dinamis dan rasional untuk
menegakan demokrasi, keadilan dan supremasi hukum yang berakumulasi secara sinergik
dengan lahirnya era reformasi.
Kaum muda sebagai sumber insani dan ahli waris serta penerus cita-cita bangsa, perlu
mempersiapkan dan membina diri menjadi kader-kader bangsa, agar dapat menjadi generasi
penerus yang berpandangan rasional, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan serta
bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik.
Generasi muda Indonesia sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, memiliki tanggung jawab
moral untuk menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran kaum muda sebagai suatu
bangsa yang berdasarkan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik
Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika, ikut serta mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan
kehidupan bangsa dan mempercepat pembangunan nasional demi kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat.
Walau diyakini sebagai suatu anugerah, realitas kemajmukan saja belumlah cukup untuk
memampukan bangsa Indonesia tetap berdiri sebagai sebuah Negara yang utuh dalam
mengejar cita-citanya. Sejumlah syarat diperlukan untuk mennjadikan kemajmukan berfungsi
dalam rangka keberhimpunan dan bukan sebaliknya berfungsu destruktif penyebab
keterpecahan.
Sedikitnya diperlukan tiga syarat untuk maksud tersebut. Pertama, dukungan komitmen dari
setiap anak bangsa untuk menerima dan mau hidup di dalam realitas kemajmukan, memiliki
jiwa serta semangat persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, rasa nasionalisme, serta wawasan
kebangsaan. Kedua, perangkat perekat yang memungkinkan segmen yang saling berbeda
dapat hidup, tumbuh dan berkembang secara bersama-sama. Perangkat perekat yang tumbuh
dalam suatu masyarakat yang majemuk biasanya terdapat pada ideologi yang dianut oleh
42
karena itu Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah perangkat perekat nasional yang
berfungsi sekaligus sebagai perangkat perekat sosial. Ketiga, dukungan kualitas
kepemimpinan pada setiap tingkatan, dimensi, bidang dan asfek kehidupan bermasyarakat
dan bernegara yang mampu mengelola kemajmukan secara aktif, bijaksana, positif dan
kreatif. Keberhimpunan dalam konteks Bangsa Indonesia, telah beurat-akar sejak dahulu
kala. Kolonialisme dan Imperialisme yang telah bercokol selama beratus-ratus tahun dibumu
nusantara, secara sadar ataupun tidak telah membentuk semangat solidaritas nasional, yang
makin hari mengkristal, dan semangat itu kemudian melahirkan Indonesia Merdeka.
Dalam proses mewujudkan kemerdekaan itu, terbukti bahwa perjuangan yang bersifat
kedaerahan tidak mampau memberikan hasil yang maksimal. Sebalaiknya kebersamaan
seluruh insan bumi pertiwi adalah jawaban satu-satunya. Kita mencatat bahwa tonggak
kebangkitan Nasional 1908 sebagai awal munculnya kesadaran berbangsa yang ditopang oleh
semanagt Nasionalisme, cinta tanah air, persatuan dan kesatuan, yang kemudian berkembang
melalui Sumpah Pemuda 1929, dengan mengikrarkan : Satu Tumpah Darah, Satu Tanah Air,
dan Satu Bahasa, INDONESIA. Akhirnya dengan Rahmat tuhan Yang Maha Esa, perjuangan
bersama seluruh lapisan masyarakat Indonesia mampu menghantarkan kita memasuki pintu
gerbang Kemerdekaan R.I. proklamasi 17 Agustus 1945.
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diproklamirkan itu tidak berhenti hanya
dengan mencapai kemerdekaannya. NKRI bertekad untuk berjuang bersama-sama
membangun masyarakat, Bangsa dan Negara yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila
dan Undang-Undang Dasar 1945. Rasa solidaritas nasional yang muncul sebagai ungkapan
tulus tiap anak bangsa dikemudian hari ternyata telah memberikan sumbangsih yang besar
dan positif dalam menumbuhkembangkan jiwa dan semangat kebersamaan, toleransi, tolong
menolong dan kerjasama diantara sesama warga masyarakat dengan tidak lagi memandang
perbedaan sebagai hal yang prinsip dalam membentuk pola-pola interaksi dan kerjasama
dalam kehidupan sehari-hari.
Telah disepakati oleh para pendiri bangsa ini suatu konsep bernegara Indonesia yang
bersumber dari realitas kodrati yang dimiliki, digali dari nilai-nilai kepribadian yang dianut,
belajar dari sejarah masa lampau yang memotivasi dan proyeksi pemikiran masa depan yang
[Link] menyepakati bahwa : Negara yang di proklamasikan pada tanggal 17
Agustus 1945 adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang meliputi seluruh
wilayah nusantara, dan oleh karena itu persatuan dan kesatuan. Rasa cinta tanah air, semangat
nasionalisme dan wawasan kebangsaan adalah modal dasar yang harus dimiliki agar Bangsa
dan Negara ini tetap utuh dan lestari, mereka menyepakati dasar Negara dan Ideologi Bangsa
ini yaitu Pancasila yang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara telah
membuktikan kesaktiannya sebagai perekat Nasional dan perekat sosial yang mampu
menyatukan seluruh potensi Bangsa.
Mereka juga telah menetapkan Undang-undang Dasar 1945 sebagai landasan hukum tertinggi
yang mengatur tata kehidupan bernegara kita. UUD 1945 dengan sifatnya singkat, sufel dan
terbuka memberikan kesempatan Bangsa Indonesia untuk senantiasa melakukan “dialog-
dialog nasional’ yang konstruktif dalam rangka membentuk konsensus-konsensus nasional
yang dibutuhkan guna mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan di
tingkat lokal, nasional dan Internasional. Kita bersyukur bahwa masa Kemerdekaan R.I yang
telah melewati setengah abad dan terutama di erata transisi atau reformasi saat itu hingga era
kebebsaan dan keterbukaan dalam berbagai asfek saat ini, Negara dan Bangsa masih di
pimpin oleh pemimpin nasional yang sangat menyadari pentingnya kualitas kepemimpinan
43
yang arif, bijaksana, positif dan kreatif, sebagai persyaratan tetap tegaknya Negara Kesatuan
Republik Indonesia. Masa-masa konsolidasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara pasca Kemerdekaan R.I. seperti bercermin dalam rentetan sejarah pada dekade 40-
an, 50-an, 60-qn, dan 70-an bahkan sampai pada saat ini memberikan pelajaran pada kita
bahwa konsep Negara Kesatuan republik Indonesia atau jiwa dan semangat persatuan dan
kesatuan dikesampingkan, maka yang muncul adalah berbagai bentuk gejolak. Ketika
Pancasila dan UUD 1945 diselewengkan, maka yang terjadi adalah berbagai bentuk
pemberontakan, atau ketika kepemimpinan baik pada aras nasional maupun lokal tidak
dikelola secara arif, bijaksana, positif, kreatif dan merata, maka yang akan muncul adalah
berbagai bentuk ekspresi ketidakadilan, ketidakpastian, serta pengelompokkan dalam
kehidupan bermasyarakat secara tidak sehat yang akan berdampak munculnya bibit-bibit
instabilitas. Terbentuknya berbagai organisasi, perkumpulan ataupun paguyuban dalam
berbagai asfek dan bidang adalah cerminan dari kebutuhan berhimpun dalam rangka
memberikan sumbangsih yang nyata terhadap suksesnya kegiatan-kegiatan pembangunan
nasional yang dilaksanakan sebagai pengamalan Pancasila dan UUD 1945.
Hal tersebut menjadikan pemudan atau generaei muda selalu diharapkan sebagai tulang
punggung pembangunan, agen pembaharuan serta berbagai entitas masyarakat yang memiliki
akses serta pengaruh politik. Kelahiran Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) adalah
bukti dari kepekaan dan kepeloporan pemuda/generasi muda dalam menjawab tantangan
peran kesejarahan melalui menggalang semangat persatuan dan kesatuan,
mengkonsolidasikan keanekaragaman potensi, membentuk singkronisasi dan sinergi
partisipasi dalam rangka mensukseskan kegiatan pembangunan nasional. Kepedulian dan
panggilan tanggungjawab kesejarahan irni telah mengilhami dan mendorong tokoh-tokoh
pemuda dan pimpinan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang berlatar belakang
berbeda-beda, dengan rasa tulus dan ikhlas menyatakan berhimpun dalam langkah dan gerak
bersama demi terciptanya perjuangan Bangsa Indonesia. Itu cetusan Deklarasi Pemuda
Indonesia, 23 Juli 1973 sebagai landasan terbentuknya KNPI.
Deklarasi Pemuda lahir dari sebuah kesadaran akan tanggungjawab Pemuda indonesia
mengarahkan segenap upaya dan kemampuan guna menumbuhkan, meningkatkan dan
mengembangkan kesadaran bagi suatu bangsa yang merdeka dan berdaulat berdasarkan
Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Deklarasi Pemuda lahir guna menindaklanjuti isi
pesan suci Sumpah Pemuda yang telah menggariskan kebutuhan keberhimpunan, guna
mengejawantahkan satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa dan ikut serta mengisi
kemerdekaan. Dalam perkembangan selanjutnya KNPI sebagai form komunikasi pemuda,
wadah kaderisasi dan wadah partisipasi pemuda di tingkat pusat, tidak bisa menutup mata
terhadap tuntutan kebutuhan komunikasi, kaderisasi dan partisipasi Pemuda Indonesia di
daerah-daerah, sehingga terbentuk struktur kelembagaan KNPI dari Pusat hingga ke daerah
yang kemudian di bakukan dalam AD/ART KNPI, hasil kongres I KNPI tahun 1974. Dalam
struktur kelembagaan KNPI pada masa awal hingga Kongres yang ke V, keberadaan
Organisasi Kepemudaan dan Kemahasiswaan terakomodir secara eksponensial dalam struktur
kepengurusan KNPI. Status organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan tersebut tidak terikat
44
secara organisasi terhadap KNPI. Walau tidak memiliki ikatan organisatoris, namun masing-
masing organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan pencetus dan pendukung Deklarasi
Pemuda memiliki ikatan moral dan tanggungjawab untuk menjaga dan mendukung eksistensi
KNPI sebagai wahana pemersatu potensi Pemuda Indonesia. Tekad pemerintah dan
masyarakat untuk melaksanakan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara murni dan
konsekuen telah menghasilkan kesepakatan nasional untuk menjadikan pancasila sebagai
satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi organisasi
kemasyarakatan, kesepakatan nasional tersebut diwujudkan dalam bentuk penetapan Undang-
undang No. 8 tahun 1985 tentang organisasi kemasyarakatn. Kehadiran Undang-undang No.
8 tahun 1985 melahirkan implikasi-implikasi terhadap keberadaan dan posisi KNPI serta
organisasi kepemudaan dan mahasiswa. Implikasi-implikasi tersebut kemudian di dialogkan
secara intens oleh KNPI bersama para pimpinan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan
atau yang lebih dikenal sebagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan mencapai
puncaknya pada Forum Musyawarah Pimpinan Paripurna KNPI tahun 1987 dengan
dicetuskannya Permufakatan Pemuda Indonesia.
Menyadari bahwa Persatuan dan Kesatuan adalah inti dari keberhimpunan, maka
keberhimpunan dalam perspektif KNPI hendaknya dilihat dalam kerangka pemberdayaan
pemuda/generasi muda Indonesia dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) pada
khususnya, serta pemberdayaan masyarakat, Bangsa dan Negara Indonesia pada umumnya.
Oleh sebab itu, keberhimpunan di dalam KNPI bukan sekedar “berhimpun untuk berhimpun”
tetapi keberhimpunan karena Pemuda Indonesia mengemban peran kesejarahan yaitu untuk
menjadi pelopor dan penggerak utama dinamika perkembangan bangsa. Pembagunan
Nasional Indonesia sekarang dan di masa mendatang sedang memasuki fase-fase yang sangat
menentukan. Keberhasilan jalannya program-program pembangunan, salah satunya akan
sangat ditentukan oleh pilihan strategi pembangunan yang ditempuh serta dukungan kualitas
sumber daya manusia yang memiliki komitmen nasionalisme dan rasa kebangsaan, rasa
tanggungjawab dan semangat rela berkorban, etos kerja yang tinggi, jiwa humanisme,
komitmen pada demokrasi dan yang melandasi semua itu adalah kualitas iman dan taqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam mengantisipasi perkembangan masa depan, baik pada
arah Nasional maupun global internasional, yang ditandai dengan menguatnya persaingan
dan transparansi hubungan antar manusia dan antar bangsa, muncul tuntutan profesionalisme,
tuntutan pembaharuan, penguasaan IPTEK, dan demokrasi memberikan konsekuensi bagi
45
KNPI untuk tampil sebagai gerakan komunikasi, kaderisasi, dan partisipasi, sehubungan
dengan fungsinya sebagaai fasilitator dalam rangka artikulasi dan agregasi kepentingan
Pemuda dan OKP.
Untuk itu KNPI di tuntut untuk senantiasa melakukan reorientasi, reaktualisasi, revitalisasi
serta responsif atas fungsi dan peran KNPI sehingga selalu kontekstual dalam menjawab
tantangan zaman dan kebutuhan bangsa. Reoeientasi kiprah KNPI dimaksudkan agar KNPI
selalu berada pada landasan historis yang membentuk jati diri KNPI, seperti komitmen pada
Persatuan dan Kesatuan, wawasan kebangsaan, semangat nasionalisme, rasa kebersamaan
dan senasib sepenanggungan yang kemudian menjadi jiwa, nafas, dan penuntun iteraksi
keberhimpunan di dalam KNPI. Reaktualisasi fungsi dan peran KNPI dimaksudkan agar
KNPI selalu memiliki visi yang jauh kedepan, visi yang mampu membaca “tanda-tanda
zaman”, yang mampu mengantisipasi perubahan-perubahan dan mewujudkannya dalam
bentuk pemikiran serta aksi nyata yang efektif. Revitalisasi fungsi dan peran KNPI,
dimaksudkan agar keberadaan KNPI selalu dirasakan manfaatnya oleh organisasi
kepemudaan dan potensi pemuda lainnya serta masyarakat pada umumnya.
Dalam konteks ini KNPI dituntut untuk senantiasa memiliki jiwa kepeloporan, peka kritis,
dan berani untuk berfungsi sebagai sarana artikulasi, agregasi dan pengembangan kehidupan
kepemudaan. Reposisi eksistensi KNPI dimaksud dalam rangka mendapatkan pola hubungan
yang tepat antara KNPI dengan anggota wadah berhimpunnya. Antara sesama anggota wadah
berhimpun, antara KNPI dengan potensi pemuda lainnya dengan masyarakat, dengan
pemerintah dan institusi yang melingkupi dan mengatasi berbagai segmen dan kepentingan
sektoral. Mengerjakan hal-hal yang khas dan unik sesuai dengan fungsi, yang tidak
dikerjakan oleh anggota wadah berhimpun. Dengan demikian KNPI akan terhindar dari kesan
sebagai duplikasi anggota wadah berhimpun.
46
Keberhimpunan OKP di dalam KNPI adalah ungkapan yang tulus dan ikhlas dari OKP,
bukan suatu tindakan keterpaksaan. Dalam konteks ini maka pemaknaan KNPI sebagai
wadah berhimpun OKP secara timbal balik akan sangat ditentukan oleh sejauh mana KNPI
terlibat dan dilibatkan dalam dinamika OKP. Hubungan timbal balik yang sangat
mendukung, menguatkan, harmonis, seimbang dan dinamis itu berlangsung dalam suasana
independensi tanpa keinginan utuk mendominasi ataupun menghilangkan ciri-ciri identitas
yang dimiliki baik oleh KNPI maupun OKP.
Oleh karena itu, masing-masing OKP pada tiap level tingkatan organisasi memiliki
otonomitas sendiri dalam menentukan pilihannya untuk bergabung atau tidak kedalam wadah
berhimpun KNPI. Keberhimpunan OKP dan KNPI adalah dalam rangka peningkatan
partisipasi OKP dan Pemuda Indonesia dalam mensukseskan program-program pembangunan
nasional, khusunya dalam bidang kepemudaan. Dalam membangun dunia kepemudaan
nasional, maka KNPI melaksanakan fungsi-fungsi pengembangan, melalui pokok-pokok
kegiatan komunikasi, kaderisasi dan partisipasi.
47
menyimpang dari ketentuan AD/ART dan tata aturan organisasi serta telah membahayakan
eksistensi dan nama baik organisasi KNPI. Usulan diadakannya Kongres Istimewa,
disampaikan oleh anggota-anggota MPI dalam forum musyawarah Pimpinan Paripurna
(MPP). Keanggotaan MPI terdiri dari; Ketua-ketua Umum OKP dan tokoh-tokoh Pemuda
yang di rekomendir oleh dan atau Dewan Pengurus, dengan menekankan pola pendekatan
“akomodatif” terhadap keanekaragaman OKP dan unsur dunia kepemudaan. Dewan Pengurus
merupakan cermin terhadapa keberhimpunan OKP dan potensi Pemuda dengan wewenang
dan tanggungjawab sebagai eksekutif organisasi, yang memiliki wewenang dan
mengatasnamakan organisasi kedalam dan keluar. Pola rekruitmen Dewan Pengurus
menekankan pola “selektif-kualitatif” terhadap rekomendasi yang diberikan OKP dan Dewan
Pengurus. Dalam perspektif ini struktur KNPI akan memiliki formal sebagai berikut ; struktur
KNPI terdiri dari Majelis Pemuda Indonesia dan Dewan Pengurus KNPI baik dipusat maupun
daerah, baik yang dihubungkan oleh garis komando ataupun koordinatif. Dewan Pengurus
memiliki hubungan secara vertikal antara Pusat dengan Daerah yang dihubungkan dengan
garis komando.
[Link]
Pemahaman “KNPI sebagai wadah Berhimpun Pemuda Indonesian” menuntut langkah-
langkah sosialisasi dan aktualisasi yang terus menerus dalam setiap langkah dan gerak
organisasi pada setiap level, baik dalam lingkup KNPI maupun lingkup OKP dan Potensi
Pemuda Indonesia pada umumnya. Proses pemahaman, sosialisasi dan pemantapan KNPI
sebagai wadah berhimpun Pemuda Indonesia menjadi tanggung jawab Dewan Pengurus
KNPI dan masing-masing OKP, sehingga KNPI dan OKP berada dalam kesetaraan tanggung
jawab timbal balik. Pemantapan “KNPI sebagai Wadah Berhimpunnya Pemuda Indonesia”
membutuhkan penerapan yang konsisten baik dalam perspektif visi, program maupun
struktur. Dalam upaya pencapaian bentuk ideal tersebut, maka segala produk organisasi
KNPI dan OKP serta penjabatannya harus mengacu dan diinspirasi oleh naskah “KNPI
sebagai Wadah Berhimpunnya Pemuda Indonesia”.
48
SUSUNAN PANITIA
RAPIMDA IVPEMUDA/KNPI
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KOMITE NASIONAL PEMUDA
INDONESIA
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
49
5. Rendra Ramdani
6. Anis Rafika
Seksi Publikasi, Dekorasi, dan 1. LM. Misdar
Dokumentasi 2. Yunita
3. Siti Anna Raehana
4. Eko Sulistyo
5. Wida Erdawati
6. Riski Handayani
Seksi Pencarian Dana 1. Ahmad Supardin
2. Serli Zainu, [Link]
3. LM. Mursid
4. Sindi Amelia
5. Muhamad Zahir Rahman
6. Kartika Eka Safitri
Seksi Kesekretariatan 1. Aslim Salim
2. Masrianto Fendhy
3. Waode Fatma
4. Desak Putu Nilawati
5. Dwi Jastin Rosadi
6. Darman Nirmala
Seksi Konsumsi dan 1. Suardin
Perlengkapan 2. Azman
3. Laode Masfin
4. Devi Karmilawati
5 Fitra
Seksi Keamanan 1. Fadly Sahadat
2. Muhamad Ikbal
3. Zul Tamhar
4. Erwin Maiman
5. Santri
6. Banser ANSOR Baubau
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal : 25 Januari 2017
50
KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA
KOTA BAUBAU
Ketua, Sekretaris,
51