0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan51 halaman

Pemuda sebagai Tulang Punggung Bangsa

Dokumen tersebut merangkum Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau tahun 2017. Rapat ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan peran pemuda dalam membangun Kota Baubau dan mempersiapkan Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI tahun 2017.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan51 halaman

Pemuda sebagai Tulang Punggung Bangsa

Dokumen tersebut merangkum Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau tahun 2017. Rapat ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan peran pemuda dalam membangun Kota Baubau dan mempersiapkan Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI tahun 2017.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MATERI RAPIMDA II PEMUDA/KNPI KOTA BAUBAU TAHUN 2017

PENGANTAR
DEWAN PENGURUS DAERAH KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA
KOTA BAUBAU

Assalamu’alaikum Wr, Wb.


Salam Pemuda,,,!

Dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, generasi muda memiliki peranan yang sangat
strategis dalam mencetuskan ide-ide pembaharuan yang didasari pada militansi dan idealisme
sebagaimana dibuktikan pada tahun 1908 dengan momentum Kebangkitan Nasional, tahun
1929 dengan lahirnya Sumpah Pemuda, tahun 1945 dengan usaha merebut dan
mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tahun 1973 terbentuk KNPI melalui deklarasi
pemuda, serta tahun 1998 dengan semangat kejuangan yang kritis, dinamis dan rasional untuk
menegakan demokrasi, keadilan dan supremasi hukum yang berakumulasi secara sinergik
dengan lahirnya era reformasi.

Kaum muda sebagai sumber insani dan ahli waris serta penerus cita-cita bangsa, perlu
mempersiapkan dan membina diri menjadi kader-kader bangsa, agar dapat menjadi generasi
penerus yang berpandangan rasional, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan serta
bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik.

Generasi muda Indonesia sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, memiliki tanggung jawab
moral untuk menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran kaum muda sebagai suatu
bangsa yang berdasarkan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik
Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika, ikut serta mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan
kehidupan bangsa dan mempercepat pembangunan Nasional demi kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat.

Untuk melanjutkan dan melaksanakan cita-cita bangsa serta mempersiapkan tunas-tunas


bangsa dengan panggilan sejarah dan mewujudkan tanggung jawabnya, maka Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda dan seluruh potensi Pemuda yang berhimpun dalam Komite
Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dengan landasan semangat kebersamaan untuk
menumbuhkan, menggerakkan militansi serta idealisme, serta menyalurkan aspirasi dan
potensi pemuda demi tercapainya masa depan yang lebih Cemerlang.

Sadar sepenuhnya akan panggilan sejarah, potensi, peranan, dan tanggung jawab kaum muda,
maka dengan Rahmat Allah SWT, Tuhan YME, kami generasi muda yang terhimpun dalam
Pemuda/KNPI Kota Baubau melaksanakan konsolidasi kepemudaan demi untuk
mensinergiskan peran serta Pemuda yang Berkarya dalam membangun Kota Baubau, yakni
dilaksanakannya Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau tahun 2017 merupakan forum
yang kedudukannya setingkat dibawah MUSDA IV Pemuda/KNPI yang dilaksanakan
sebelum Pelaksanaan MUSDA IV Pemuda/KNPI sesuai dengan AD/ART KNPI dan
merupakan sebuah ajang konsolidasi dan silaturrahmi pemuda dengan harapan agar
terciptanya MUSDA tahun 2017 yang akan datang berwibawa dan bermartabat.

1
Sejalan dengan itu kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kami atas kesempatan
waktu Pengurus DPD KNPI Propinsi Sulawesi Tenggara beserta rombongan yang telah
berkenan hadir bersama kita dalam RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Baubau ini, besar
harapan kami nantinya kepada Dewan Pengurus Daerah KNPI Propinsi Sulawesi Tenggara
dapat memberikan penjelasan ataupun masukan kepada kita semua demi untuk
terselenggaranya RAPIMDA IVPemuda/KNPI seutuhnya yang kita selenggarakan hari ini.

Dalam sambutan tertulis ini kami seluruh jajaran Pengurus DPD KNPI Kota Baubau
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panitia Pelaksana, Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terhimpun dalam KNPI dan semua pihak yang telah
membantu terselenggaranya Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI Kota Baubau ini,
selanjutnya kami hanturkan permohonan maaf jika ada kesalahan yang kami perbuat selama
kami hadir dari awal hingga acara ini nantinya selesai. Akhirnya marilah kita kembali
berserah diri kepada Allah SWT Tuhan YME, sembari mengharapkan ampunan-Nya. Mari
kita bermusyawarah dan bermupakat dengan kebersamaan demi terwujudnya Pemuda yang
mandiri mampu menghadapi tantangan zaman kedepan yang semakin global.

Demikian sambutan tertulis ini kami sampaikan kepada kita semuanya semoga kita dapat
menjalankan semua agenda-agenda yang akan kita bahas bersama nantinya dalam rangka
pelaksanaan MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2017 yang akan datang, serta dapat melahirkan
pokok-pokok pikiran dan rekomendasi baik internal maupun eksternal yang sifatnya
membangun tanah kelahiran kita ini.

Wassalamu’alaikum Wr, Wb.


Baubau, 1 Juli 2017

DEWAN PENGURUS DAERAH


KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA
KOTA BAUBAU
 K e t u a, Sekretaris,

MAMNUN LAIDU SE, [Link] MURSALAM, [Link], [Link]

2
DEKLARASI PEMUDA INDONESIA
PEMUDA INDONESIA ADALAH AHLI WARIS CITA-CITA BANGSA YANG SAH
DAN SEKALIGUS ADALAH GENERASI PENERUS, YANG TELAH IKUT
MELETAKKAN DASAR-DASAR KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA, DENGAN
MELEWATI SUATU SIMPONI PERJUANGAN YANG PANJANG.
TAPAK-TAPAK SEJARAH DIBELAKANG KAMI ADALAH KESAKSIAN YANG
PALING NYATA DAN TONGGAK KEBENARAN, TELAH MEMBERIKAN
KESADARAN DAN TANGGUNG JAWAB PADA KAMI UNTUK KAMI TERUSKAN
SEBAGAI PESAN SUCI.
KAMI PEMUDA INDONESIA MENYADARI SEPENUHNYA DAN DENGAN
KHIDMAT MENANGKAP GETARAN SUMPAH PEMUDA YANG MENGGARISKAN
DAN MENGEJAWANTAHKAN TEKAD SATU BANGSA, SATU TANAH AIR, SATU
BAHASA DAN PIRANTI KESATUAN DAN PERSATUAN, LAINNYA : SANG SAKA
MERAH PUTIH, LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA DAN BHINEKA
TUNGGAL IKA.
KAMI BERTEKAD UNTUK MENGARAHKAN SELURUH UPAYA DAN
KEMAMPUAN GUNA MENUMBUHKAN, MENINGKATKAN DAN
MENGEMBANGKAN KESADARAN KAMI SEBAGAI SATU BANGSA YANG
BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 : DENGAN
MENJAGA DAN IKUT SERTA MELAKSANAKAN HALUAN NEGARA YANG
MENJADI PENUNTUN BAGI LANGKAH-LANGKAH KEMUDIAN. OLEH SEBAB
ITU, PENGABDIAN YANG MENJADI TANGGUNG JAWAB KAMI SELAKU
GENERASI MUDA MASA KINI ADALAH KEHARUSAN DIRI MENYATUKAN
TENAGA DAN PIKIRAN UNTUK IKUT SERTA MENGISI KEMERDEKAAN DENGAN
LEBIH SEGERA MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN DAN KEMAJUAN
MASYARAKAT.
KAMI MENYADARI SEPENUHNYA AKAN PANGGILAN DAN MAKNA KAMI
SEBAGAI KAUM MUDA ADALAH SALAH SATU FAKTOR PENGGERAK UNTUK
SESUATU YANG LEBIH BERARTI BAGI TERCAPAINYA CITA-CITA BANGSA
INDONESIA, MENUJU JENJANG YANG LEBIH TINGGI DAN LUHUR, DEMI
TERCAPAINYA MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK.
DIHADAPAN KAMI TERBENTANG MASA DEPAN DAN HASIL PEMBANGUNAN
BANGSA-BANGSA KAMI, GENERASI MUDA DAN HASIL PEMBANGUNAN
ADALAH MASA DEPAN ITU SENDIRI. OLEH KARENA ITU, GENERASI MUDA,
PEMBANGUNAN DAN MASA DEPAN ADALAH SATU KESATUAN YANG TIDAK
TERPISAHKAN.
DENGAN RASA TULUS DAN IKHLAS MENYATAKAN DIRI BERHIMPUN DALAM
LANGKAH DAN GERAK BERSAMA DEMI TERCAPAINYA CITA-CITA GENERASI
MUDA INDONESIA. MAKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, KAMI
MENYATAKAN DENGAN RESMI BERDIRINYA KOMITE NASIONAL PEMUDA
INDONESIA.

JAKARTA, 23 JULI 1973


ATAS NAMA PEMUDA INDONESIA

3
PERMUFAKATAN PEMUDA INDONESIA

BAHWA PEMUDA INDONESIA SEBAGAI PEMBUAT  DAN PENGUKIR SEJARAH


ADALAH PENGEMBAN TUGAS SUCI HAKEKAT KEBERADAANYA DALAM
PERJALANAN MASYARAKAT DAN BANGSANYA.

BAHWA KEPELOPORAN PEMUDA INDONESIA YANG TERCERMIN DALAM


PERANANYA PADA TAHUN 1908, 1929, 1945 DAN 1966 MERUPAKAN MATA
RANTAI PERJUANGAN YANG TELAH MAMPU MENGATASI PERMASALAHAN
ZAMANNYA.

BAHWA PEMUDA INDONESIA MERUPAKN SUMBER DAYA PEMBANGUNAN


NASIONAL UNTUK MENCAPAI CITA-CITA KEMERDEKAAN YAITU
MASYARAKAT ADIL DAN MAKMUR BERDASARKAN PANCASILA DAN
UNDANG-UNDANG DASAR 1945.

BAHWA PEMUDA INDONESIA SEBAGAI PEMBAHARU SADAR, PEMBANGUNAN


DAN PERSAINGAN ANTAR BANGSA SENANTIASA MENIMBULKAN
TANTANGAN-TANTANGAN BARU DAN PERUBAHAN NILAI YANG HARUS
DIJAWAB DENGAN MENDORONG PENINGKATAN RASA PERSATUAN DAN
KESATUAN, KESETIAKAWANAN, KERELAAN UNTUK BERKORBAN,
PENGUASAAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKHNOLOGI, INTELEKTUALITAS,
PROFESIONALITAS, DISIPLIN DAN KERJA KERAS DEMI TEGAKNYA EKSISTENSI
BANGSA DAN PENINGKATAN PERANANNYA DALAM IKUT SERTA
MENCIPTAKAN PERDAMAIAN DUNIA.

BAHWA PEMUDA INDONESIA SEBAGAI KADER BANGSA BERTEKAD UNTUK


SENANTIASA MENINGKATKAN KETAQWAAN, WAWASAN, KEBANGSAAN DAN
KEMANUSIAAN SERTA SIKAP KENEGARAWANAN, YANG MENJUNGJUNG
TINGGI NILAI-NILAI DEMOKRASI, CITA-CITA KEADILAN DAN KERAKYATAN
UNTUK MEWUJUDKAN SUATU MASYARAKAT BANGSA YANG MANDIRI,
CERDAS DAN MAJU.

BAHWA DEKLARASI PEMUDA INDONESIA 23 JULI 1973 DALAM


PERKEMBANGANNYA TELAH MENGHANTARKAN PEMUDA INDONESIA
DALAM SUASANA KEBERSAMAAN, KEDEWASAAN, KETERBUKAAN, SALING
MENGHARGAI YANG DILANDASI KESADARAN DAN TANGGUNG JAWAB
TERHADAP MASA DEPAN BANGSA.

MAKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KAMI BERMUFAKAT


MENEGUHKAN TEKAD UNTUK BERHIMPUN DALAM WADAH KOMUNIKASI
ANTAR ORGANISASI KEMASYARAKATAN PEMUDA YANG DISEBUT KOMITE
NASIONAL PEMUDA INDONESIA, DENGAN DASAR-DASAR PERMUFAKATAN
SEBAGAI BERIKUT :

1.    Menjadi tanggungjawab Pemuda Indonesia untuk melaksanakan Peraturan perundang-


undangan yang telah menjadi kesepakatan Nasional dalam bentuk keterikatannya kepada
kehidupan konstitusional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

4
2.    Organisai kemasyarakatan Pemuda Indonesia mensyukuri lahirnya Undang-undang No. 8
Tahun 1985 sebagai piranti konstitusional yang memberikan iklim yang segar bagi
pengembangan dan peningkatan peran serta pemuda untuk berkiprah secara mandiri dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dilandasi oleh kebersamaan.

3.    Komite Nasional Pemuda Indonesia sebagai forum komunikasi, kaderisasi, partisipasi,
dinamisasi, dan stabilisasi pemuda Indoensia adalah wadah berhimpun Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda untuk lebih berperan melaksanakan fungsinya dalam rangka
sumbangsih bagi pembangunan Bangsa.

4.    Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pencetus dan Pendukuang Deklarasi Pemuda Indonesia
1973 adalah wadah penyalur kegiatan sesuai kepentingan anggotanya, wadah pembinaan dan
pengembangan anggotanya, wadah peran serta dalam usaha mensukseskan pembangunan
nasional, saran penyalur aspirasi dan sarana komunikasi sosial Pemuda Indonesia dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang memiliki kemandirian.

5.    Organisasi Kemasyarakatan Pemuda menyatukan wawasan, sikap dan derap langkah melalui
Kongres Pemuda Indonesia, yang diselenggarakan oleh wadah berhimpunnya organisasi
kemasyarakatan pemuda Indonesia yaitu Komite Nasional Pemuda Indonesia.

6.    Kongres Pemuda Indonesia merupakan wahana untuk merumuskan jawaban, tantangan-
tantangan terhadap masyarakat bangsa dan jamannya bagi terwujudnya masa depan yang
lebih baik.

7.    Setiap pembentukan perangkat operasionalisasi produk-produk Kongres Pemuda Indonesia


merupakan representasi yang mencerminkan aspirasi dan peran serta organisasi
kemasyarakatan Pemuda pencetus dan pendukung Deklarasi Pemuda Indonesia 1973.

8.    Peran serta organisasi Kemasyarakatan Pemuda Indonesia dalam struktur dan program
Komite Nasional Indonesia menyatakan perwakilan formal organisasi Kemasyarakatan
Pemuda Indonesia yang telah diakui keberadaannya sesuai undang-undang yang berlaku.

9.    Organisasi kemasyarakatan Pemuda Indonesia bertanggung jawab untuk melaksanakan


secara tulus ikhlas PERMUFAKATAN PEMUDA INDONESIA.

SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA MEMBERIKAN YANG TERBAIK UNTUK


KITA SEMUA.
Cisarua Bogor, 14 Agustus 1987

5
ATAS NAMA PEMUDA INDONESIA
KOMITE NASIONAL PEMUDA Ir. ABDULLAH PUTEH
INDONESIA
ANGKATAN MUDA PEMBAHARUAN [Link]. AGUNG LAKSONO
INDONESIA
FORUM KOMUNIKASI PUTRA-PUTRI Ir. RULLY CHAIRUL AZWAR
PURNAWIRAWAN DAN
PUTRA-PUTRI TNI DAN POLRI
(FKPPI)          
GERAKAN PEMUDA ANSOR  Drs. SLAMET EFFENDI YUSUF

GERAKAN MAHASIWA NASIONAL KRISTIYA KARTIKA


INDONESIA

GENERASI MUDA MKGR ZAINAL BINTANG

GERAKAN MAHASISWA KOSGORO SYAMSUL BACHRI S

GENERASI MUDA GAKARI AGOES TOEPOE, BE

GENERASI MUDA KOSGORO HAYONO ISMAN

GERAKAN MAHASISWA KRISTEN Ir. F. ROBERT O. SITORUS


INDONESIA

GENERASI MUDA PERSATUAN (GMP) ERNESTO M. BARCELONA

GENERASI MUDA BUDHIS JAJANG WIJAYA


(GEMABUDHI)

GERAKAN ANGKATAN MUDA MILTON HASIBUAN


KRISTEN INDONESIA

HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) Ir. M. SALEH KHALID

HIMPUNAN PENGUSAHA MUDA FATOMMY ASAARI, SH


INDONESIA

MAHASISWA PANCASILA AGUS NAPITUPULU, SH

PEMUDA PANCASILA ERWAN SUKARDJA, SH

PEMUDA DEMOKRAT INDONESIA YANA DEWATA, SH

PEMUDA PANCA MARGA JOESOEF FAISAL

PEMUDA MUHAMMADIYAH Drs. HABIB CHIRZIN

PEMUDA KATHOLIK SURYO SUSILO

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM Drs. SURYADARMA ALI


INDONESIA

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA M. MUCHSON SAID

6
WIRAKARYA INDONESIA Drs. MUZAYYIN M.

                                                 

**********

7
SEKAPUR SIRIH
STEERING COMITTE (SC)

Assalamu’alaikum Wr, Wb.

Deklarasi Pemuda Indonesia tanggal 23 Juli 1973 pada dasarnya wujud kesadaran baru
generasi muda yang lahir dari sebuah komitmen dan rasa tanggungjawab utuk terus terlibat
dalam proses pembangunan. Seiring dengan itu KNPI dituntut berperan aktif bagi
pemanfaatan persatuan dan kesatuan serta pengembangan kualitas Pemuda Indonesia sebagai
penerus Cita-cita perjuangan Bangsa Indoensia dan sumber insani pembangunan Nasional,
serta sebagai pelopor penggerak 4 (empat) PILAR Kebangsaan yakni; Pancasila, UUD 1945,
NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI atau (RAPIMDA) Kota Baubau tahun 2017 yang kita
laksanakan pada hari ini merupakan forum yang kedudukannya setingkat dibawah
Musyawarah Daerah Kota yang mempunyai wewenang untuk, Pertama; Menyiapkan
Rancangan Materi Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Baubau, Kedua; Menetapkan
Peserta Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Baubau. Harapan kita RAPIMDA IV ini
juga merupakansebuah perwujudan dan komitmen kita selaku Pemuda untuk menciptakan
kebersamaan antar pengurus KNPI dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kota
Baubau.

Beranjak dari hal tersebut diatas kami dari Steering Comitte (SC) mengambil thema dalam
penyelenggaran RAPIMDA Pemuda/KNPI Tahun 2017 ini yakni “#SayaPemuda
#SayaKepton”, dengan demikian kita selaku Pemuda harapan bangsa khusunya di Kota
Baubau ini harus berkonsolidasi yang sinergis antar sesama kita sebagai agent of chage dan
social control, agar dapat menanamkan rasa kebersamaan, rasa memiliki, dan cita-cita kita
untuk berkarya demi mendorong lahirnya Provinsi Kepulauan Buton sebagai niat bersama
membangun daerah yang kita cintai ini.

Para peserta RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Baubau yang kami banggakan.

Oleh karena itu kami mengajak kepada seluruh Peserta RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota
Baubau tahun 2017 serta jajaran pengurus KNPI, OKP se-Kota Baubau yang terhimpun di
KNPI ini, untuk dapat memanfaatkan momentum ini demi terciptanya kebersamaan dan
sinergitas kita selaku Pemuda untuk ikut andil dan berperan aktif dalam pembangunan dan
kemajuan Kota Baubau yang Poromu Yindaa Saangu Pogaa Yindaa Koolota (Bersatu Tidak
Berpadu, Bercerai Tiada Antara), selain itu kita secara bersama mendorong agar lahirnya
Provinsi Kepulauan Buton bias segera terwujud. Olehya itu mari kita tunjukkan kekuataan
pikir dan kemampuan ikhtiar dalam kebersamaan kita serta bukti karya kita selaku Pemuda
calon pemimpin masa depan dari sekarang hingga kedepannya.

Akhirnya kepada seluruah Steering Comitte (SC), Organizing Comitte (OC), Jajaran
Pengurus KNPI, serta semua Peserta RAPIMDA Pemuda/KNPI kami ucapkan terima kasih

8
yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan peran sertanya bersama-sama kita disini demi
untuk mensukseskan terlaksananya kegiatan RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Baubau Tahun
2017, mari kita bermusyawarah untuk mufakat atas kebijakan-kebijakan dan Pokok-pokok
Pikiran serta Rekomendasi yang kita ambil nantinya agar terciptanya sinergitas dan
komitmen kita yang kompak dalam menggelar MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2017 yang
akan datang. Suksesnya MUSDA nanti tidak terlepas atas kebersamaan dan komitmen kita
bersama, dari kita untuk kita Pemuda Kota Baubau.

Demikian yang dapat kami sampaikan lebih dan kurangnya materi yang kami siapkan ini atas
perhatian dan kerjasama untuk kita semua, kami ucapkan terima kasih.
Selamat Bermusyawarah

Billahittaufiq Walhidayah,
Wassalamu’alaikum Wr, Wb.

Baubau, 1 Juli 2017

RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI


KOTA BAUBAU

STEERING COMITTE (SC)

KETUA, Sekretaris,

………………………… …………………………

9
PANDUAN PESERTA MENGIKUTI
RAPAT PIMPINAN DAERAHPEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
Kotamara, 1 Juli 2017

I.   DASAR
1.  Keputusan Kongres XIV Pemuda/KNPI Tahun 2015 di Jaya Pura-Papua tentang Anggaran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga mengenai keanggotaan Peserta dan Peninjau Rapat
Pimpinan Daerah Kabupaten Pemuda/KNPI,
2.  Hasil Rapat Harian Pengurus DPD KNPI KOTA BAUBAU Tanggal 30 Nopember 2016.
3.  Keputusan DPD KNPI Kota Baubau Nomor : 111/KPTS/MUS/1/2017 tentang Pengesahan
Komposisi Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah IV Pemuda/KNPI
Kota Baubau

II.    TUJUAN
Adapun Tujuan dari Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU adalah :
1.    Menyiapkan Rancangan Materi Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU,
2.    Menetapkan Peserta Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU,
3.    Mengkonsolidasikan  dan Menjalin silaturrahmi antar sesama pengurus KNPI dengan OKP
yang terhimpun dalam wadah KNPI KOTA BAUBAU.

III.  PELAKSANAAN
Pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU diselenggarakan oleh
Panitia Pelaksana yang telah di putuskan dalam bentuk Surat Keputusan Dewan Pengurus
Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU, yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2017 di
Gedung Prestasi Kotamara Baubau dengan ketentuan sebagai berikut :

1.    Peserta :
a.   Utusan Dewan Pengurus Daerah Pemuda/KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara,
b.   Dewan Pengurus Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU,
c.    Utusan Dewan Pengurus Kecamtan se-KOTA BAUBAU,
d.   Majelis Pemuda Indonesia KOTA BAUBAU,
e.   Utusan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Nasional Tingkat Kota Baubau masing-
masing 2 (dua) orang.

3.    Peninjau:
a.    Dewan Pengurus Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU
b.    OKP yang berhimpun yang ditetapkan oleh DPD KNPI Kota Baubau bersama Steering
Comitte (SC).

4.    Undangan
c.    OKP yang baru berhimpun yang memiliki struktur Jenjang organisasi secara Nasional se-
KOTA BAUBAU,

10
d.    OKP yang tidak memiliki struktur Jenjang organisasi secara Nasional se-KOTA BAUBAU,
e.    Organisasi Mahasiswa/Kepemudaan Lainnya.

5.    Laporan Kedatangan Peserta/Peninjau


a.    Peserta diharapkan sudah melaporkan kedatangan untuk mendaftarkan sebagai utusan
peserta/peninjau pada tanggal 1 Juli 2017 pada panitia Pelaksana (OC) RAPIMDA
IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU/atau tempat yang telah ditetapkan panitia.
b.    Panitia tidak melayani utusan peserta/peninjau yang tidak membawa surat mandat
Organisasi.

6.    Persidangan
a.   Setiap Peserta/Peninjau diwajibkan berpakaianrapi ketika memasuki ruang sidang dan
memakai tanda pengenal yang disediakan Panitia selama Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten
berlangsung.
b.   Sebelum memasuki acara persidangan, diharuskan terlebih dahulu mengisi formulir tanda
hadir atau mengisi absen yang telah disediakan panitia.
c.    Bagi utusan peninjau yang tidak memiliki tanda pengenal tidak diperkenankan memasuki
ruang persidangan.
d.   Peserta/Peninjau sudah memasuki ruang sidang 15 menit sebelum sidang dimulai
e.   Peserta/Peninjau yang meninggalkan ruang sidang harus meminta izin dari Panitia OC dan
seksi persidangan
f.    Peserta tidak diperkenankan memakai atribut yang tidak ada hubungannya dengan Rapat
Pimpinan Daerah Kabupaten Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU.

Baubau, 1 Juli 2017

RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI


KOTA BAUBAU
ORGANIZING COMITTE (SC)

Ketua, Sekretaris,

Ld Abdul Muhaimin, [Link], [Link].I Mahyudin, [Link], [Link]

11
TUGAS DAN WEWENANG
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI KOTA BAUBAU

Pasal 24 Anggaran Dasar (AD) KNPI

1.   Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota merupakan forum yang kedudukannya setingkat


dibawah Musyawarah Daerah Kabupaten/Kota;
2.   Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam satu
periodesasi kepengurusan;
3.   Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota berwenang :
a. Menyiapkan Rancangan Materi Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kabupaten/Kota
b. Menetapkan Peserta Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kabupaten/Kota
4.   Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota diadakan selambat-lambatnya 6 (enam) bulan
sebelum pelaksanaan Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kabupaten/Kota;
5.   Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah
Pemuda/KNPI Kabupaten/Kota.

Pasal 13 Anggaran Rumah Tangga (ART) KNPI

1.   Peserta Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota Pemuda/KNPI


a.    Utusan Dewan Pengurus Daerah KNPI Provinsi,
b.    Dewan Pengurus Daerah KNPI Kota Baubau,
c.    Utusan Dewan Pengurus Kecamatan,
d.    Majelis Pemuda Indonesia Kota Baubau,
e.    Utusan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda disingkat OKP Nasional Tingkat Kota
Baubau.
2.    Peserta Rapat Pimpinan Daerah Kota Baubau memiliki hak bicara dan hak suara masing-
masing secara kelembagaan mempunyai hak 1 (satu) suara;
3.    Peninjau dan undangan ditetapkan oleh Dewan Pengurus Daerah KNPI Kota Baubau dan
hanya memiliki hak berbicara;
4.   Menetapkan peserta Musyawarah Daerah KNPI Kota Baubau berdasarkan hasil verifikasi
Dewan Pengurus Daerah KNPI Kota Baubau;
5.   Menetapkan Rancangan Materi Musyawarah Daerah KNPI Kota Baubau yang disiapkan oleh
Dewan Pengurus Daerah KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara;
6.    Sidang-sidang Rapat Pimpinan Daerah Kota Baubau dipimpin oleh Dewan Pengurus Daerah
KNPI Kota Baubau.

12
RANCANGAN JADWAL ACARA
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017
TANGGAL 1 JULI 2017 DI GEDUNG PRESTASI KOTAMARA KOTA BAUBAU

WAKTU ACARA PENJAB


15.00-15.30 Registrasi OC
15.30-16.00 Persiapan Pembukaan OC

16.00-16.30 Opening Ceremonial


1. Pembukaan
2. Menyanyikan:
 Lagu Indonesia Raya
 Hymne KNPI
 Mars Pemuda Indonesia
3. Laporan Ketua Panitia OC
4. Sambutan-Sambutan
 Ketua DPD KNPI Kota Baubau
 Pengurus DPD KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara
 Bapak Kadispora Kota Baubau sekaligus
membuka Secara Resmi RAPIMDA
IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU
6.    Penutup
ISTIRAHAT/COFFE BREAK
Dan Konsolidasi Keberhimpunan Pemuda Kota
Baubau dalam rangka Menyongsong Provinsi
Kepulauan Buton
Oleh :
1. La Djusmani, SE (Kepala Kantor Sekretariat
Bersama Percepatan Pembentukan Provinsi
16.30-17.30 Kepulauan Buton) OC
2. Ir. Waode Hamsina Bolu, [Link] (Senator RI Dapil
Sultra)
3. LM. Arsal, [Link]., [Link] (Akademisi Kepulauan
Buton)
4. Dr. Tasdik, SH., [Link] (Ketua STAIS Kota Baubau )
5. Mamnun Laidu, SE., [Link] (Ketua KNPI Kota
Baubau)
17.30-18.00 ISHOMA OC
14.00-15.00 SIDANG PLENO I
1.    Pembahasan dan Pengesahan Jadwal Acara
2.    Pembahasan dan Pengesahan Tata Tertib
SC
3.    Pemilihan Presidium Sidang
4.    Penetapan dan serah terima Presidium Sidang
15.00-16.00 SIDANG PLENO II
1.    Laporan Ketua DPD KNPI KOTA BAUBAU Hasil
Kerja Selama Periode 2012-2015 Presidium
2.    Tanggapan atas Laporan Ketua DPD KNPI KOTA Sidang

13
BAUBAU Hasil Kerja Selama Periode 2012-2015 oleh
Peserta RAPIMDA IVPemuda/KNPI.
3.    Pembahasan Jadwal Pelaksanaan MUSDA
Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU Tahun 2017.
4.    Pengesahan Jadwal Pelaksanaan MUSDA Pemuda/KNPI
KOTA BAUBAU Tahun 2017.

5.   Pembahasan dan Penetapan Peserta MUSDA


Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU Tahun 2017.
6.    Pengesahan dan Penetapan Peserta MUSDA
Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU Tahun 2017.
16.00-16.30 ISHO OC
SIDANG PLENO III
1.    Pembentukan Komisi-komisi
-    Komisi A : Pokok-Pokok Pikiran Keorganisasian dan
Rekomendasi Internal RAPIMDA IVPemuda/KNPI
Tahun 2017
-    Komisi B : Pokok-Pokok Pikiran Kepemerintahan dan Presidium
16.30-17.00
Rekomendasi Eksternal RAPIMDA IVPemuda/KNPI Sidang
Tahun 2017
2.    Pelaksanaan Sidang Komisi-komisi
3.    Pengesahan Hasil Sidang Komisi
4.    Pengesahan dan Pembentukan Tim Perumus Hasil
Persidangan Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI
17.00-17.30 SHOLAT MAGRIB OC
Presidium
17.30-18.00 LANJUTAN SIDANG PLENO III
Sidang
18.00-19.00 PENUTUPAN OC
Ditetapkan di : Baubau
Pada Tanggal : 1 Juli 2017
------------------------------------------

RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI


KOTA BAUBAU

STEERING COMITTE (SC)

Ketua, Sekretaris,

Ld Abdul Muhaimin, [Link], [Link].I Mahyudin, [Link], [Link]

14
RANCANGAN TATA TERTIB
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
1.    Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAUtahun 2017 yang
Selanjutnya dalam Tata Tertib ini disebut RAPIMDA IVPemuda/KNPI Kabupaten
merupakan forum yang kedudukannya setingkat dibawah Musyawarah Daerah Komite
Nasional Pemuda Indonesia KOTA BAUBAU.
2.    Penyelenggara RAPIMDA sepenuhnya menjadi tanggung Jawab DPD KNPI KOTA
BAUBAU.

BAB II
WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Pasal 2
Waktu dan tempat pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau adalah :
1.    Waktu               : Sabtu, 1 Juli 2017
2.    Tempat              : di Gedung Prestasi Kotamara Kota Baubau

BAB III
TUGAS DAN WEWENANG

Pasal 3
Tugas dan wewenang Rapat Pimpinan Daerah Kota adalah :
3.    Menyiapkan dan Membahas Rancangan Materi Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA
BAUBAU,
4.    Menetapkan Peserta Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU.
5.    Menentukan Jadwal Pelaksanaan dan Membahas Kriteria Calon Ketua pada  Musyawarah
Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU,

BAB IV
PENYELENGGARAAN RAPAT PIMPINAN DAERAH KOTA

Pasal 4
Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten diselenggarakan oleh Panitia SC dan OC yang telah di
SK kan oleh Dewan Pengurus Daerah KNPI KOTA BAUBAU.

Pasal 5
Penyelenggaraan Rapat Pimpinan Daerah Kota bertanggung jawab:
1.    Atas ketertiban dan kelancaran penyelenggaraan Rapat Pimpinan Daerah Kota.

15
2.    Atas berlangsungnya Rapat Pimpinan Daerah Kota dalam suasana kebersamaan, dengan
penuh hikmah kebijaksanaan, demi permusyawaratan dan pemufakatan.

BAB V
PESERTA DAN PENINJAU

Pasal 6

1.      Rapat Pimpinan Daerah Kota dihadiri oleh peserta dan peninjau
2.      Peserta Rapat Pimpinan Daerah Kota terdiri dari :
a.  Utusan Dewan Pengurus Daerah KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara,
b.  Dewan Pengurus Daerah KNPI KOTA BAUBAU,
c.  Majelis Pemuda Indonesia KOTA BAUBAU,
d.  Utusan Dewan Pengurus Kecamatan KNPI se-KOTA BAUBAU,
e.  Peninjau RAPIMDA IVPemuda/KNPI adalah undangan yang ditetapkan oleh Panitia SC dan
DPD KNPI KOTA BAUBAU,
f.   Jumlah perincian peserta dan peninjau ditetapkan oleh DPD KNPI KOTA BAUBAU.

Pasal 7

Setiap utusan RAPIMDA IV Pemuda/KNPI harus mendaftarkan ke panitia dengan


menunjukkan SK atau Mandat yang asli dan tidak habis masa Periodenya.

BAB VI
HAK SUARA DAN BICARA

Pasal 8

Peserta berhak :
1.      Atas 1 (satu) hak suara yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
2.      Mengajukan pertanyaan, usul dan atau pendapat baik lisan maupun tertulis atas seizin
Pimpinan Sidang.
3.     Setiap utusan mempunyai hak dan kesempatan dan kebebasan yang sama untuk
mengeluarkan pendapat/kritik dan saran yang sifatnya membangun.

Pasal 9

Peninjau dan Undangan berhak :


1.      Mengajukan pertanyaan, usul/dan atau pendapat baik lisan maupun tertulis atas seizin
Pimpinan Sidang.
2.      Setiap peninjau dan utusan mempunyai hak dan kesempatan dan kebebasan yang sama untuk
berbicara mengeluarkan pendapat/kritik dan saran yang sifatnya membangun.

Pasal 10

16
1.      Setiap peserta dan peninjau wajib menjadi salah satu anggota komisi RAPIMDA
IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU,
2.      Jumlah anggota masing-masing disusun secara proporsional
3.     Setiap peserta atau peninjau RAPIMDA IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU, Wajib
mematuhi peraturan dan memenuhi ketentuan yang di keluarkan oleh panitia pelaksana (OC)
serta tata tertib ini.

BAB VII
ALAT-ALAT KELENGKAPAN RAPIMDA

Pasal 11
Alat-alat kelengkapan Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten terdiri dari :
1.  Pimpinan RAPIMDA IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU
2.  Panitia Pengarah (SC)
3.  Panitia Pelaksana (OC)
4.  Pimpinan Sidang Pleno
5.  Komisi-Komisi Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI
6.  Tim Perumus Hasil Persidangan RAPIMDA IVPemuda/KNPI

Pasal 12
1.      Panitia pengarah (SC) RAPIMDAPemuda/KNPI dibentuk berdasarkan Surat Keputusan
DPD KNPI KOTA BAUBAUyang bertugas menyiapkan dan mengarahkan materi yang akan
dibahas dan disahkan dalam RAPIMDA.
2.      Panitia pelaksana (OC) RAPIMDA IVPemuda/KNPI dibentuk berdasarkan Surat Keputusan
DPD KNPI KOTA BAUBAU yang bertugas menyiapkan teknis penyelenggaraan
RAPIMDA.

Pasal 13
1.      Pimpinan Sidang Pleno RAPIMDA IV di pilih oleh peserta Musyawarah dan berjumlah 5
(lima) orang secara kolektif, masing-masing 1 (satu) orang dari DPD KNPI Provinsi Sulawesi
tenggara, 1 (satu) orang dari DPD KNPI Kota Baubau, 1 (satu) orang dari Dewan Pengurus
Kecamatan KNPI dan 2 (dua) orang dari unsur Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
2.      Pimpinan sidang Pleno bertugas memimpin seluruh sidang Pleno RAPIMDA
3.     Pimpinan sidang Pleno terdiri dari seorang Ketua, seorang Wakil Ketua, seorang Sekretaris
dan 2 (dua) orang anggota.

Pasal 14
1.      Komisi Rapat Pimpinan Daerah Kota Baubau dibentuk sesuai dengan kebutuhan
berdasarkan Keputusan Sidang Pleno, dan bertugas membahas materi yang menjadi pokok
bahasan pada masing-masing komisi dan melaporkan hasilnya pada sidang anggota komisi.
2.      Pimpinan sidang komisi dipilih dari dan oleh anggota komisi.

Pasal 15

17
Komisi-Komisi Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) KNPI Kota Baubau terdiri dari :
1.     Komisi A : Membahas Pokok-pokok Pikiran Keorganisasian dan Rekomendasi Internal.
2.     Komisi B : Pokok-pokok Pikiran Kepemerintahan dan Rekomendasi Eksternal.

Pasal 16
Tugas dan Wewenang Komisi RAPIMDA IVadalah :
1.    Memusyawarahkan dan mengambil keputusan mengenai hal-hal yang menjadi lingkup
tugasnya
2.    Melaporkan hasil sidang komisi kepada sidang Pleno RAPIMDA
3.    Hasil-hasil sidang Komisi yang dilaporkan akan mendapat penilaian dan pengesahan oleh
Sidang Pleno RAPIMDA
4.    Hasil-hasil sidang Komisi yang telah disahkan oleh sidang Pleno RAPIMDA IV ditanda
tangani oleh Presidium Sidang.

Pasal 17

1.    Setiap peserta harus menjadi Anggota salah satu Komisi RAPIMDA
2.    Setiap Peninjau berhak menjadi Anggota salah satu Komisi RAPIMDA
3.    Jumlah anggota masing-masing Komisi disusun secara proporsional
4.    Pimpinan sidang RAPIMDA IVdapat menghadiri dan turut serta dalam semua sidang dalam
rangka koordinasi penyelenggaraan RAPIMDA.

Pasal 18

1.      Tim perumus hasil persidangan Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten adalah suatu tim dipilih
dari oleh sidang komisi yang bersangkutan atas persetujuan Presidium Sidang Pleno.
2.      Tim perumus Hasil persidangan Pleno bertugas merumuskan hasil persidangan Pleno dan
menyampaikan hasilnya kepada DPD KNPI.

BAB VIII
TATA CARA BERBICARA

Pasal 19

1.  Demi ketertiban dan kelancaran persidangan, tiap utusan berbicara melalui dan seizin
pimpinan sidang.
2.  Setiap pembicara berbicara atas nama utusan yang di wakilinya. 
3.  Ketentuan mengenai waktu dan Lamanya pembicara berbicara diatur oleh pimpinan sidang.
4.  Apabila pembicara berbicara melampaui batas Waktu yang ditetapkan, pimpinan sidang
harus mentaati peringatan tersebut.
5.  Untuk efisien Waktu, maka setiap pembicara dalam berbicara hendaknya langsung pada
pokok persoalan dan disampaikan secara singkat dan jelas.

Pasal 20

Setiap utusan dapat menyampaikan interupsi setelah mendapat izin dari pimpinan Sidang,
dengan jenis interupsi sebagai berikut :
1.  Meminta penjelasan tentang duduk perkara yang sebenarnya atau tentang masalah yang
dibicarakan.

18
2.  Mengajukan usul prosedur mengenai soal yang dibicarakan.

3.  Memberikan penjelasan tentang masalah yang dibicarakan.


4.  Mengajukan keberatan terhadap materi yang pembicaraannya diluar masalah yang sedang di
bahas.

Pasal 21

1.  Apabila seorang pembicara menyimpang dari pokok pembicaraan, maka pimpinan sidang
dapat memperingatkan dan meminta supaya kembali pada pokok permasalahan.
2.  Apabila pembicara dalam berbicara menggunakan kata-kata menyinggung pribadi seseorang
atau menganjurkan melakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan hukum, maka
pimpinan sidang dapat memberikan nasehat dan memperingatkan agar pembicara tertib
kembali serta menarik kembali kata-lata yang menyebabkan ia diberi peringatan.

Pasal 22

1.  Apabila seseorang utusan melakukan perbuatan yang mengganggu ketertiban sidang,
pimpinan sidang memperingatkan agar utusan tersebut menghentikan perbuatannya.
2.  Jika peringatan tersebut ayat 1 tidak diindahkan, pimpinan sidang dapat memerintahkan
utusan tersebut untuk meninggalkan ruangan sidang.

BAB IX
QOURUM DAN TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 23

1.      Sidang Pleno Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau dinyatakan sah apabila dihadiri
oleh lebih ½ dari Jumlah peserta.
2.      Sidang pleno Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Baubau sekurang-kurangnya dihadiri oleh
lebih dari 2/3  (dua per tiga) jumlah utusan. 

Pasal 24

1.      Setiap Sidang Pleno memerlukan qourum seperti tersebut dalam pasal 21 ayat 1 diatas.
2.      Apabila hal dimaksud dalam ayat 1 pasal ini tidak tercapai maka sidang di tunda  paling
lama 2 kali dalam 15 menit.
3.     Apabila setelah 2 kali penundaan masih juga (ayat 1 danayat 2 pasal ini) belum tercapai,
maka atas persetujuan peserta yang hadir, sidang tersebut dinyatakan sah dan dianggap
memenuhi qourum.

BAB X
PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 25

Pengambilan keputusan pada azasnya diusahakan sejauh mungkin secara musyawarah untuk
mencapai mufakat. Apabila hal ini tidak mungkin maka keputusan diambil berdasarkan suara

19
terbanyak dalam suasana dan semangat kebersamaan Pemuda Indonesia Sesuai dengan ART
KNPI Pasal 29.
Pasal 26

1.  Pengambilan Keputusan Melalui pemungutan suara sah apabila :


a.    Diambil dalam sidang yang memenuhi quorum,
b.    Disetujui oleh ½ peserta yang hadir memenuhi quorum.
2.  Apabila dalam pengambilan keputusan Berdasarkan suara terbanyak hasilnya sama, Maka
pemungutan suara diulang paling banyak 2 kali, jika kondisi hal tersebut masih tetap sama,
maka usul/hal yang akan diputuskan ditolak,
3.  Penyampaian suara dilakukan oleh peserta untuk menyatakan sikap setuju, menolak, atau
abstain secara lisan, tertulis, atau mengacungkan tangan,
4.  Pengambilan Keputusan berdasarkan suara terbanyak dilakukan dengan mengadakan
perhitungan secara langsung.

Pasal 27

Setiap peserta/utusan RAPIMDA IV KNPI Kota Baubau mempunyai hak suara yang dapat
dipergunakan dalam pengambilan keputusan dengan mengingat pasal 8 ayat 1 pada Peraturan
Tata Tertib ini.

BAB XI
RISALAH

Pasal 29

Untuk setiap sidang harus dibuat Risalah, yakni laporan jalannya sidang secara tertulis yang
berisi :
1.    Tempat dan Acara Sidang,
2.    Hari, tanggal dan jam dilaksanakannya sidang,
3.    Pimpinan Sidang,
4.    Nama-nama Utusan yang hadir,
5.    Juru bicara dan pendapat masing-masing,
6.    Keputusan dan Kesimpulan sidang,
7.    Keterangan lain yang dianggap perlu.

BAB XII
PERATURAN PERALIHAN

Pasal 29
Tata Tertib (TATIB) ini mengacu kepada ketentuan organisasi yang berlaku.

BAB XIII
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 30
Segala sesuatu yang belum diatur dalam Tata Tertib ini akan diputuskan oleh Rapat Pimpinan
Daerah KNPI Kota Baubau sejauh tidak bertentangan dengan AD/ART dan Peraturan
Organisasi KNPI Lainnya.

20
Pasal 31
Tata tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di         : Baubau
Pada tanggal : 1 Juli 2017
------------------------------------------
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU

PRESIDIUM SIDANG SEMENTARA

Ketua, Sekretaris,

Ld Abdul Muhaimin, [Link], [Link].I Mahyudin, [Link], [Link]

Anggota,

……………………. ……………………. …………………….

21
RANCANGAN PEMBAHASAN
JADWAL PELAKSANAAN MUSDA PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017

I.   PENDAHULUAN

Untuk menyelenggarakan pembangunan kepemudaan secara berkelanjutan harus dilakukan


melalui proses penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan, hendaknya melalui proses
revolusi mental. Pemuda bukan lagi berorientasi untuk kelompok-kelompok tertentu akan
tetapi untuk Negeri tercinta dengan berkibarnya MERAH PUTIH untuk Indonesia.

Seiring dengan itu pada tahun ini kita sudah memasuki era komunitas ASEAN. Untuk itu
pemuda harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Kita
adalah bangsa yang besar yang memiliki sumber daya alam berlimpah, memiliki sejarah
leluhur bangsa yang hebat, kebudayaan yang unggul, masyarakat yang toleran dan sumber
daya manusia yang semakin lama semakin baik. Mentalitas bangsa khusunya para pemuda
harus terus dibangun agar menjadi pemuda-pemuda yang unggul, berkarakter, berkapasitas
dan berdaya saing sehingga dapat berkompetisi dalam persaingan global yang semakin hari
semakin kompetitif.

Beranjak dari hal tersebut diatas kita selaku Pemuda yang berhimpun di dalam KNPI KOTA
BAUBAU merasa terpanggil untuk dapat memberikan kontribusi yang positif demi
pembangunan bangsa khusunya KOTA BAUBAU baik dari asfek Sumber Daya Manusia
kepemudaan saat ini dan masyarakat dalam rangka menyonsong era persaingan global yakni
menghadapi MEA. Maka oleh karena itu kami pada tahun 2017 yang akan datang akan
melaksanakan MUSDA Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU untuk memilih kepengurusan baru
yang kita harapkan nantinya muncul Pemuda-pemuda yang mampu mengatasi berbagai
persoalan yang dihadapinya dan mempunyai kompetensi untuk mensikapi persoalan-
persoalan kebangsaan dan kedaerahan dan dapat mengambil solusi cerdas demi terciptanya
pemuda yang memiliki kemampuan inovasi dan kreatifitas yang tinggi di KOTA BAUBAU
ini.

II.  RANCANGAN JADWAL PELAKSANAAN MUSDA PEMUDA/KNPI TAHUN 2017

Dalam menghadapi tantangan persaingan global, pemuda yang mempunyai kompetensi dan
berdaya saing merupakan pemuda yang mempunyai pemikiran yang maju dan punya rasa
tanggung jawab yang tinggi untuk mewujudkan kebersamaan dalam keberagaman Bangsa
khusunya di Kota Baubau, oleh karena itu keberhimpunan Pemuda di KNPI KOTA
BAUBAU ini akan melakukan konsolidasi kepemudaan untuk mensinergiskan program-
program kepemudaan dan mengambil peran sertanya untuk mewujudkan pembangunan yang
lebih baik dan transparan di KOTA BAUBAU ini. Kebersamaan dan komitmen pemuda akan
dapat berjalan ketika Pemuda dapat mengembangkan inovasinya, maka oleh karena itu DPD

22
KNPI KOTA BAUBAU dalam RAPIMDA II Pemuda/KNPI tahun 2017 ini akan membahas
langkah-langkah kongkrit dalam rangka menghadapi MUSDA Pemuda/KNPI pada tanggal
15-16 Juli Tahun 2017 yang akan datang.

Oleh karena itu DPD KNPI KOTA BAUBAU melalui Forum RAPIMDA II ini akan
menyelenggarakan MUSDA Tahun 2017 yang akan datang. Sadar sepenuhnya akan
panggilan sejarah, potensi, peranan dan tanggung jawab kaum muda, maka dengan Rahmat
Tuhan Yang Maha Esa, kami generasi muda Kota Baubau dengan rasa kebersamaan dan
komitmen yang tinggi Insya Allah akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah
Pemuda/KNPI (MUSDA) tahun 2017, yang akan datang pada :

Hari/Tanggal       : Sabtu-Minggu, 15-16 Juli 2017


Tempat              : Grand Hanura Hotel Baubau
Dengan thema     : “Pemuda Maju, Baubau Bangkit!

Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI (MUSDA) KOTA BAUBAU adalah pemegang


kekuasaan tertinggi KNPI di tingkat Kota Baubau dan merupakan musyawarah utusan
organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terhimpun di DPD KNPI KOTA BAUBAU,
dengan tugas dan wewenang adalah menilai laporan pertanggungjawaban, menetapkan
Pokok-Pokok Program Kerja dan Organisasi (P2K2O), memilih dan menetapkan
Ketua/Ketua Formatur DPD KNPI Kota Baubau dan Memilih Anggota Formatur serta
Majelis Pemuda Indonesia (MPI) di tingkatKota Baubau, sesuai dengan AD dan ART KNPI.

III. PENUTUP
    Demikianlah Rancangan Pembahasan Jadwal Pelaksanaan MUSDA Pemuda/KNPI disusun
dan dibicarakan dalam forum RAPIMDA II ini semoga dapat kita jadikan rujukan untuk
acuan menuju MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2017. Dan kami berharap tambahan pemikiran
atau masukan, saran dan kritik terhadap kekurangan dan kelemahan dari Materi ini khususnya
dalam pembahasan Rancangan tentang Jadwal Pelaksanaan MUSDA dalam forum
RAPIMDA IVPumuda/KNPI KOTA BAUBAU ini, yang sifatnya membangun yang tanggap
dalam persoalan yang akan dihadapi kini dan akan datang. Kami ucapkan terima kasih

Billahittaufiq Walhidayah,
Wassalamu’alaikum Wr, Wb.
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal  : 1 Juli 2017
------------------------------------------

23
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017

PRESIDIUM SIDANG
Ketua, Sekretaris,

____________________ ____________________
____ ____
Anggota,

____________________ ____________________
____ ____

24
Catatan Tambahan :

25
RANCANGAN PEMBAHASAN
DAN PENETAPAN PESERTA MUSDA PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017

I.   PENDAHULUAN
Dengan mencermati keberadaan KNPI sebagai wadah berhimpunnya Pemuda Indonesia
khususnya di KOTA BAUBAU bukan sekedar berhimpun namun keberhimpunan tersebut
mampu mengemban peran kesejahteraan yakni menjadi pelopor dan penggerak utama
dinamika perkembangan bangsa, memberikan kontribusi pokok pemikiran khususnya
kedaerahan, dengan acuan mampu membina dan mengembangkan wawasan, pemantapan
mental ideologi, pembudayaan sikap kritis, konstruktif dan peningkatan kualitas
kepemimpinan melalui proses kaderisasi, meningkatkan kualitas komunikasi antar KNPI
dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), lembaga pemerintahan, non pemerintah
serta lembaga lainnya.

Berbagai permasalahan organisasi di dalam KNPI harus di tingkatkan kualitas dan


berhimpunnya dalam perspektif ide kreatif, struktur dan program. Untuk itu KNPI dituntut
untuk senantiasa melakukan, Pertama Reorientasi KNPI selalu berada pada landasan historis
yang membentuk jati diri KNPI, seperti komitmen persatuan dan kesatuan, wawasan
kebangsaan, semangat Nasionalisme, rasa kebersamaan dan senasib sepenanggungan yang
kemudian menjadi jiwa, nafas serta penutup interaksi keberhimpunan di dalam tubuh KNPI.
Kedua Reaktualisasi fungsi dan peran KNPI agar KNPI selalu memiliki Visi yang jauh
kedepan, yang membaca “tanda-tanda zaman” yang mampu untuk mengantisipasi
perubahan-perubahan serta mewujudkannya dalam bentuk pemikiran dan aksi nyata yang
efektif dan efesien. Ketiga Revitalisasi keberadaan KNPI selalu dirasakan manfaatnya oleh
Organisasi kemasyarakat Pemuda dan potensinya senantiasa memiliki jiwa kepeloporan,
peka, kritis dan berani untuk berfungsi sebagai sarana aktualisasi pengembangan kehidupan
kepemudaan bagi masyarakat dan pemerintah. Keempat Reposisi eksistensi KNPI,
bagaimana KNPI sebagai wadah berhimpunnya Pemuda mendapatkan pola hiburan yang
tepat antara KNPI dengan anggota wadah berhimpunnya, antara KNPI dengan Potensi
pemuda lainnya, KNPI dengan masyarakat, KNPI dengan Pemerintah dan Negara, sebagai
wadah harus menempatkan institusi sebagai lingkup yang mengatasi berbagai persoalan
segmen kepentingan sektoral. Kelima Revolusi Mental Pemuda guna untuk menciptkan dan
menumbuhkan mental spritual pemuda yang sanggup untuk mengemban amanah dan rasa
tanggungjawab tinggi terhadap kepercayaan yang diberikan dengan kemandirian proporsional
dan profesional.

Beranjak dari hal tersebut diatas KNPI kedepan harus mampu untuk menyelenggarakan
pembangunan kepemudaan secara berkelanjutan dengan mental pemuda yang bukan
berorientasi untuk kelompok-kelompok akan tetapi untuk semua golongan yang terhimpun
dengan kebersamaan dalam keberagaman. Yakin bahwa para Pemuda Kota Baubau akan
terus memegang teguh komitmennya tersebut demi selalu menjaga keberhimpunan, keutuhan
dan persatuan yang didalam dirinya terpatri jiwa dan semangat nilai-nilai Pancasila sehingga
mampu untuk menjadi Pemuda yang mandiri, berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing.

26
II.  RANCANGAN PENETAPAN PESERTA MUSDA PEMUDA/KNPI
Peserta pada Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU adalah DPD KNPI
Propinsi Sulawesi Tenggara, MPI DPD KOTA BAUBAU, unsur DPD KNPI KOTA
BAUBAU, utusan Pengurus DPK KNPI Kecamatan se-Kota Baubau dan utusan Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tingkat KOTA BAUBAU, Oleh karena itu melalui forum
RAPIMDA IVyang terhormat ini akan kita rancang  peserta, peninjau dan undangan pada
Musyawarah Daerah (MUSDA) tahun 2017 yang akan datang sebagaimana terlampir.

III. PENUTUP
Demikian Rancangan Pembahasan dan Penetapan Peserta MUSDA Pemuda/KNPI tahun
2017 disampaikan pada Forum RAPIMDA IVPemuda/KNPI, semoga bermanfaat bagi kita.
Dan kami berharap kepada seluruh peserta agar bisa memberikan Pokok-pokok pikiran dan
masukan demi kesempurnaan Materi ini, agar menjadi bahan dan dasar kita nantinya untuk
melaksanakan MUSDA Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU yang akan datang. Mari kita
bangun dan bangkit kembali menghiasi diri dengan bingkai kebersamaan menuju komitmen
dan arah yang sama. Bila ada kejanggalan dan kekurangan pada penyampaian materi ini
mohon dimaafkan, terima kasih

Billahittaufiq Walhidyah,
Wassalamu’alaikum Wr, Wb.
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal  : 1 Juli 2017
------------------------------------------

RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI


KOTA BAUBAU TAHUN 2017

PRESIDIUM SIDANG

Ketua, Sekretaris,

____________________ ____________________
____ ____

Anggota,

____________________ ____________________
____ ____

27
RANCANGAN PEMBAHASAN DAN PENETAPAN PESERTA MUSDA
PEMUDA/KNPI  KOTA BAUBAU TAHUN 2017

1.   Peserta Utusan Dewan Pengurus Kecamatan Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU :

1. DPK Pemuda/KNPI KECAMATAN BETOAMBARI


2. DPK PEMUDA/KNPI KECAMATAN MURHUM
3. DPK PEMUDA/KNPI KECAMATAN BATUPOARO
4. DPK PEMUDA/KNPI KECAMATAN WOLIO
5. DPK PEMUDA/KNPI KECAMATAN KOKALUKUNA
6. DPK PEMUDA/KNPI KECAMATAN SORAWOLIO
7. DPK PEMUDA/KNPI KECAMATAN LEA-LEA
8. DPK PEMUDA/KNPI KECAMATAN BUNGI

2.   Peserta Utusan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) KOTA BAUBAU :

1. DPD AMPI KOTA BAUBAU


2. DPD IPK KOTA BAUBAU
3. DPD ANGKATAN MUDA DEMOKRAT (AMD) KOTA BAUBAU
4. SAPMA PEMUDA PANCASILA KOTA BAUBAU
5. SRIKANDI PEMUDA PANCASILA KOTA BAUBAU
6. DPD BKPRMI KOTA BAUBAU
7. DPD GARDA BANGSA KOTA BAUBAU
8. DPD GENERASI MUDA KOSGORO KOTA BAUBAU
9. GERAKAN MAHASISWA KOSGORO KOTA BAUBAU
10. DPD AMII KOTA BAUBAU
11. DPD GENERASI MUDA GAKARI KOTA BAUBAU
12. AMPG KOTA BAUBAU
13. DPD GPK KOTA BAUBAU
14. DPD ANGKATAN MUDA KA’BAH (AMK) KOTA BAUBAU
15. DPD GPII KOTA BAUBAU
16. DPC GMPI KOTA BAUBAU
17. DPD BARISAN MUDA PAN KOTA BAUBAU
18. DPC GPI MAHSYUMI KOTA BAUBAU
19. DPC WIRA KARYA INDONESIA (WKI) KOTA BAUBAU
20. DPC GAMKI KOTA BAUBAU
21. DPC GEMA MKGR KOTA BAUBAU
22. DPC PEMUDA DEMOKRAT KOTA BAUBAU
23. DPC PEMUDA ISLAM KOTA BAUBAU
24. PC GP ANSOR KOTA BAUBAU
25. PC PMII KOTA BAUBAU
26. PC IPNU KOTA BAUBAU

28
27. PC IPPNU KOTA BAUBAU
28. PC FATAYAT NU KOTA BAUBAU
29. DPC GENERASI MUDA PERSATUAN (GMP) KOTA BAUBAU
30. PC PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA (PMI) KOTA BAUBAU
31. HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI)CABANG KOTA BAUBAU
32. PD GP ANSHOR KOTA BAUBAU
33. PD IKATAN PUTRA/PUTRI ALWASHLIYAH KOTA BAUBAU
34. PD ANGKATAN PUTRI AL WASHLIYAH KOTA BAUBAU
35. IKATAN PELAJAR AL WASHLIYAH
36. PC HIMMAH KOTA BAUBAU
37. BAKORDA FOKUSMAKER
38. GERAKAN MUDA KARYA PEMBANGUNAN
39. IKATAN SARJANA AL WASHLIYAH
40. HIMPUNAN MAHASISWA AL WASHLIYAH
41. ANGKATAN MUDA SATUAN KARYA ULAMA
42. HIMPUNAN PEMUDA PEMBANGUNAN INDONESIA
43. GENERASI MUDA SRIWIJAYA
44. AMGKATAN MUDA THAREQAT ISLAM
45. MATHLA’UL ANWAR
46. PEMUDA JUSTITIA
47. PATRIOT BELA BANGSA
48. PC PEMUDA PANCA MARGA (PPM) KOTA BAUBAU
49. DPC PEMUDA KATHOLIK INDONESIA KOTA BAUBAU
50. PC PEMUDA MUHAMMADIYAH KOTA BAUBAU
51. PC IMM KOTA BAUBAU
52. DPC PEMUDA BULAN BINTANG KOTA BAUBAU
53. DPC GARUDA KPPRI KOTA BAUBAU
54. DPC GEMA AL-ITIHADIYAH KOTA BAUBAU
55. DPC IPTI KOTA BAUBAU
56. DPD GEMA TRIKORA KOTA BAUBAU
57. DPC GM KIARA KOTA BAUBAU
58. PENGURUS IKATAN PUTRA PUTRI INDONESIA (IPPI) KOTA BAUBAU
59. PC GM MATHAUL ANWAR KOTA BAUBAU
60. DPC GPDIP KOTA BAUBAU
61. SATMA IPK KOTA BAUBAU
62. MAPANCAS KOTA BAUBAU
63. BPC HIPMI KOTA BAUBAU
64. DPC GMNI KOTA BAUBAU
65. DPC GMKI KOTA BAUBAU
66. PC GEMA SABA KOTA BAUBAU
67. DPC GEMA BUDHIS KOTA BAUBAU
68. DPC GPPI KOTA BAUBAU
69. MPC PEMUDA PANCASILA KOTA BAUBAU
70. PC FKPPI KOTA BAUBAU

29
71. KBPPP KOTA BAUBAU 
72. MPI KOTA BAUBAU
3.   Peninjau Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) KOTA BAUBAU:

4.   Undangan :
1.    SELURUH ORGANISASI KEMASYARAKATAN PEMUDA (OKP) YANG BARU
BERHIMPUN DI DPD KNPI KOTA BAUBAU
2.    SELURUH ORGANISASI KEMASYARAKATAN PEMUDA (OKP) YANG
BERHIMPUN DI DPD KNPI KOTA BAUBAU YANG TIDAK MEMILIKI STRUKTUR
SECARA NASIONAL
3.    ORGANISASI LSM KEPEMUDAAN YANG DI UNDANG OLEH PANITIA
PELAKSANA (OC)

Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal  : 1 Juli 2017
------------------------------------------

RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI


KOTA BAUBAU TAHUN 2017
PRESIDIUM SIDANG
Ketua, Sekretaris,

____________________ ____________________
____ ____

Anggota,

____________________ ____________________
____ ____

30
Catatan Tambahan :

31
RANCANGAN SIDANG KOMISI A
MEMBAHAS POKOK-POKOK PIKIRAN KEORGANISASIAN DAN
REKOMENDASI INTERNAL

I.   PENDAHULUAN

Untuk menyelenggarakan pembangunan Kepemudaan kita membutukan pemuda yang


memiliki kemampuan managemen organisasi mampu untuk mengatasi persoalan-persoalan
interen dan mengambil solusi cerdas demi terselenggarnya program-program yang telah
dicanangkan namun tetap mempedomani keputusan-keputusan organisasi yang berskala
Nasional bahkan Garis-garis Besar Haluan Organisasi, Program Kerja DPD KNPI, serta
tujuan kualitatif potensi dan sumber daya lainnya yang tersedia di KOTA BAUBAU ini.

DPD KNPI KOTA BAUBAU dalam menjalankan roda organisasi tidak terlepas dari
masalah-masalah kepemudaan dan kemasyarakatan serta masalah nasional dan global tetapi
tetap memperhatikan objektif dan potensi daerah yang dimiliki sebagai bahan rujukan untuk
jalannya organisasi sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.

II.  POKOK-POKOK PIKIRAN KEORGANISASIAN


A.   Dasar
1.    Kesatuan dan Kebangsaan
a.    Pancasila
b.    Undang-undang Dasar 1945
c.    Undang-undang No. 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan
d.    Undang-undang No. 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan

2.    Keorganisasian
a.    Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)
b.    Pokok-Pokok Program Nasional Organisasi (PPKNO)
c.    Peraturan-peraturan Organisasi KNPI
d.    Hasil Kongres XIV Pemuda/KNPI Tahun 2015 di Jaya Pura

B.   Pemantapan Kualitas KNPI


1.    Pemantapan Kualitas Organisasi Meliputi :
a.    Pengelolaan struktur Kelembagaan dan mekanisme kerjanya disetiap jenjang
b.    Pengelolaan personalia dan struktur kepengurusan serta mekanisme kerjanya disetiap jenjang
c.    Peningkatan Kualitas, Kuantitas dan Proporsional
2.    Pemantapan dan Peningkatan Kaderisasi Meliputi :
a.    Pengembangan Wawasan Kebangsaan
b.    Pemantapan mental ideologi
c.    Kualitas Kepemimpinan
3.    Peningkatan dan pengembangan kualitas partisipasi dalam arti perwujudan tanggung jawab
sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa untuk kepentingan pemerintah KOTA BAUBAU,
meliputi :
a.    Partisipasi dalam konsepsi
b.    Partisipasi dalam bentuk aksi nyata

32
c.    Partisipasi dalam bentuk pengawasan dalam rangka fungsi dan peran Pemuda/KNPI bagi
suksesnya pelaksanaan pembangunan

4.    Peningkatan dan pemantapan kualitas Komunikasi, meliputi :


a.    Komunikasi KNPI dengan OKP dan jaringan potensi kepemudaan lainnya
b.    Komunikasi antar KNPI dalam rangka kemitraan dengan Pemerintah
c.    Komunikasi KNPI dengan lembaga lainnya
5.    Memberdayakan sarana dan prasarana
a.    Mengembangkan gagasan baru yang dilandasi watak pejuang melalui pengembangan peran
KNPI sebagai wadah berhimpun
b.    Tanggap dalam permasalahan yang berkembang
c.    Memecahkan dan memberi solusi terhadap masalah kepemudaan umumnya dan masalah-
masalah yang dihadapi oleh OKP dalam pelaksanaanya
d.    Memantapkan rasa kebersamaan yang dinamis, kesetiakawanan sosial dan saling hormat
menghormati antar generasi muda yang berhimpun dalam KNPI

C.   Manajemen Organisasi


1.    Majelis Pemuda Indonesia (MPI)
Majelis Pemuda Indonesia bekerja secara kolektif dan bertugas menyelenggarakan
pengawasan, pasilitas, mediasi dan penilaian terhadap kinerja DPD KNPI. Pengurus Majelis
Pemuda Indonesia (MPI) KOTA BAUBAU terdiri dari Ketua, beberapa Wakil Ketua,
Sekretaris, Beberapa Wakil Sekretaris, dan beberapa anggota serta seluruh Pemuda, dan
mantan pengurus DPD KNPI, jumlah kepengurusan disesuaikan dengan kondisi setempat.

2.    Dewan Pengurus Daerah (DPD)


Dalam upaya menjalankan manajemen organisasi, maka perlu dijabarkan dalam bentuk
struktur organisasi agar sasaran dapat tercapai secara efektif dan efesien. Struktur KNPI
adalah garis fungsional dimana wewenang ketua di delegasikan kepada satuan organisasi
yang ada yang dipimpin oleh Wakil-wakil Ketua, Wakil Sekretaris, Wakil Bendahara yang
dipertanggung jawabkan oleh masing-masing kepada Ketua.

III. REKOMENDASI INTERNAL


1.    Konsolidasi Internal dengan melakukan kegiatan orientasi pengurus KNPI dan OKP Se-
KOTA BAUBAU yang terdaftar untuk membedah dan membahas visi, misi dan persepsi
tentang peran dan fungsi KNPI,
2.    Pengurus Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU periode 2012-2015 agar segera melakukan
langkah-langkah strategis secara menyeluruh demi untuk menjaga eksistensi dan komitmen
terhadap konstitusi keberadaan KNPI dan menolak secara tegas dualisme kepemimpinan
Pemuda/KNPI dari mulai tingkat Pusat sampai dengan tingkat Kecamtan.
3.    Mendorong semua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang ada dalam Wilayah KOTA
BAUBAU untuk segera menata organisasinya, khusunya penataan legalitas formil
kepengurusan, agar terciptanya tertib administrasi, dan dalam rangka pelaksanaan MUSDA
Pemuda/KNPI tahun 2017 yang lebi baik, berwibawa dan bermartabat.
4.    Mendorong Pengurus KNPI KOTA BAUBAU dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda
(OKP) di setiap tingkatan yang ada, agar lebih maksimal untuk bersinergis dengan
Pemerintah, khusunya menyikapi potensi di setiap kelurahan yang ada agar eksistensi KNPI
dan OKP benar-benar dirasakan oleh segenap elemen Pemuda.

33
5.    Kedepan Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU harus ditingkatkan kualitas dan berhimpunnya
dalam perspektif ide, struktur dan program dengan senantiasa melakukan reorientasi,
reaktualisasi serta responsibiliti, sehingga peran Pemuda/KNPI selalu kontekstual dalam
menjawab tantangan zaman.
6.    Pemantapan dan Peningkatan kualitas komunikasi meliputi : komunikasi KNPI dengan OKP
dan jaringan potensi Kepemudaan lainnya yang sinergis, Kemitraan komunikasi antara KNPI
dengan Pemerintah, komunikasi KNPI dengan lembag-lembaga lainnya. Yang merupakan
sebagai pengembangan gagasan-gagasan baru yang dilandasi watak para pejuang bangsa.
7.    Memcahkan masalah-masalah kepemudaan umumnya dan masalah-masalah yang dihadapi
oleh OKP dalam pelaksanaan program serta selalu menanamkan rasa kebersamaan yang
dinamis, kesetiakawanan sosial, dan saling hormat menghormati antar generasi muda
khusunya OKP yang berhimpun di KNPI KOTA BAUBAU.
8. Menetapkan Pelaksanaan MUSDA Pemuda/KNPI yakni pada tanggal 15-16 Juli 2017
9.    Peserta MUSDA Pemuda/KNPI Tahun 2017 nanti diwajibkan tertib administrasi
sebagaimana yang telah diatur oleh ketentuan Perundang-Undangan, AD/ART KNPI yang
berlaku.

[Link]
Dengan membahas pokok-pokok pikiran keorganisasian dan Rekomendasi Internal pada
forum RAPIMDA IVPemuda/KNPI KOTA BAUBAU sebagai landasan dan acuan untuk
melaksanakan MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2017 yang akan datang. Kelembagaan KNPI
KOTA BAUBAU yang merupakan manifestasi, komitmen dan rasa tanggung jawab segenap
pemuda yang terhimpun di KNPI KOTA BAUBAU turut untuk dapat berpartisipasi aktif
dalam pembangunan mental dalam rangka mewujudkan kemandirian Pemuda dan
kesejahteraan rakyat khususnya di KOTA BAUBAU ini. Maka oleh karena itu rekomendasi
internal dalam pembahasan ini agar dapat menjadi acuan untuk melaksanakan kebijakan-
kebijakan yang akan dilaksanakan nantinya demi terwujudnya Pemuda/KNPI yang
berwibawa dan  bermartabat. Atas perhatian dan atensinya kami ucapkan terima kasih.
Hidup Pemuda...!

Billahittaufiq Walhidayah,
Wassalamu’alaikum Wr, Wb.
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal  : 1 Juli 2017
---------------------------------------

34
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017

PRESIDIUM SIDANG
Ketua, Sekretaris,

____________________ ____________________
____ ____

Anggota,

____________________ ____________________
____ ____

35
RANCANGAN SIDANG KOMISI B
MEMBAHAS POKOK-POKOK PIKIRAN KEPEMERINTAHAN DAN
REKOMENDASI EKSTERNAL

I.       PENDAHULUAN
Dalam proses perkembangan kehidupan bermasyarakat atau akan melakukan perubahan dan
mereformasi berbagai asfek menuju keadaan yang lebih baik, tokoh penggeraknya adalah
generasi muda yang memiliki ; Jiwa kepeloporan, sportifitas, fisioner dan senasib
sepenanggungan dengan lingkungan sekitar, masyarakat, sesama pemuda generasi muda serta
bangsa dan Negara. Dalam prekpektif sejarah perjuangan Bangsa Indonesia eksistensi dan
peran generasi muda merupakan realitas yang diperhitungkan sampai dengan era Reformasi.
Keberhimpunan dalam KNPI bukan sekedar berhimpun untuk berhimpun tetapi
keberhimpunan karena Pemuda Indonesia mengemban peran kesejahteraan yakni menjadi
pelopor dan penggerak utama dinamika perkembangan Bangsa.

Pemuda merupakan sebagai angent of change dan control social harus mampu untuk
memberikan pemikiran-pemikiran yang cemerlang dalam berkontribusi terhadap
perkembangan dan pembangunan bangsa khususnya di KOTA BAUBAU, baik dalam aspek
sosial budaya, kesehatan, pendidikan, politik, ekonomi, lingkungan hidup, kehutanan dan
perkebunan. Selaras dengan itu Pemuda yang berhimpun dalam KNPI sebagai wadah yang
berhimpun dapat memperhatikan arah serta strategi yang merupakan pokok-pokok acuan bagi
prioritas kebijakan-kebijakan KNPI antara lain :
1.    Pembinaan dan pengembang wawasan, pemantapan mental ideologi, pembudayaan sikap
kritis, konstruktif dan peningkatan kualitas kepemimpinan melalui proses kaderisasi dan
kegiatan lainnya.
2.    Peningkatan kualitas komunikasi antar KNPI dengan OKP dan lembaga pemerintahan, non
pemerintah, serta lembaga-lembaga lainnya.
3.    Memberikan kontribusi pemikiran, tanggap dan kritis konstruktif terhadap masalah yang
berkembang dalam masyarakat umumnya dan terutama masalah-masalah yang menyangkut
hajat dan kepentingan pemuda terkhusus.

II.     POKOK-POKOK PIKIRAN KEPEMERINTAHAN


1.   Ekonomi
Mengingat rendahnya pertumbuhan perekonomian di KOTA BAUBAU jika dibandingkan
dengan daerah-daerah lainnya di Sulawesi Tenggara, oleh sebab itu sudah sewajarnya
Pemerintah KOTA BAUBAU lebih meningkatkan lagi langkah-langkah yang terprogram
dalam sebuah paket khusus pemulihan perekonomian masyarakat yang terjangkau serta
menyentuh terhadap pengembangannya.

2.   Pendidikan dan Sosial Budaya


a.    Perkembangan pendidikan adalah sebagai pilar dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan
makmur, KNPI memandang perlu dilakukan optimalisasi penyelenggaraan pendidikan di
KOTA BAUBAU serta dukungan masyarakat, dunia usaha dan industri (DUDI) untuk dapat
menyalurkan keuntungannya dari kegiatan CSR. Mengoptimalisasikan pendidikan bukan

36
hanya pendidikan formal tapi tak kala pentingnya pendidikan non formal (kursus, pelatihan
dan keaksaraan) yang dapat mengurangi angka pengangguran.
b.    Pemuda/KNPI perlunya jati diri Bangsa, untuk itu penting dilakukan penyelenggaraan
kembali 4 (empat) Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal
Ika.
c.    Pemuda KNPI dipandang perlu pelestarian kebudayaan sebagai modal budaya Nasional
seperti Budaya tata kerama, sopan santun, dan etika di daerah KOTA BAUBAU yang Santun
Berkata Bijak Berkarya, serta membangkitkan kembali simbol-simbol kekayaan khas budaya
daerah KOTA BAUBAU.

3.   Politik
Secara umum Pemuda/KNPI memandang pentingnya kekokohan integritas Bangsa dan
mewujudkan Persatuan dan Kesatuan bangsa yang utuh, oleh sebab itu terjadinya dinamika
politik justru dapat memperkokoh integritas Bangsa dan mempersatukan Perbedaan pendapat
sebagai wujud Demokrasi Pancasila bukan malah menimbulkan kegaduhan dan perselisihan
yang mengakibatkan terpecahnya suku, ras serta menimbulkan SARA yang menghilangkan
ke bhinekaan kita sebagai anak Bangsa, generasi muda penurus.

Selain itu penting bagi KNPI bersama seluruh stakeholder agar secara bersama-sama untuk
terus mendorong dan mengawal terwujudnya Provinsi Kepulauan Buton.

4.   Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan


a.    Pemuda/KNPI memandang perlu mewujudkan swasembada beras di KOTA BAUBAU guna
untuk mendukung pendapatan rakyat, maka oleh karena itu Pemerintah KOTA BAUBAU
membatasi lahan pertanahan ataupun pertanian yang beralih fungsi, serta menambah modal
bagi petani dan sarana pertanian termasuk irigasi.

b.    Pemuda/KNPI sangat perlu untuk pelestarian hutan yang ramah lingkungan, untuk itu
Pemerintah KOTA BAUBAU bersama unsur terkait untuk menjaga kelestarian hutan dan
menindak tegas areal hutan yang telah dialih fungsikan menjadi lahan perkebunan baik itu
milik perorangan ataupun perusahaan.

5.   Kesehatan
Dalam asfek kesehatan, Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU memandang perlu untuk
disampaikan kepada Pemerintah KOTA BAUBAU agar pro aktif dalam menjalankan tugas
dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat dalam bidang kesehatan, sehingga masyarakat
terlayanin dengan sigap dan efektif

6.   Lingkungan Hidup dan Tata Ruang


Pemuda/KNPI memandang perlu sebuah penataan ruang khusunya di perkotaan, dalam hal
ini hutan kota, taman dll, sehingga keadaan kota di Kota Baubau ini menjadi ibu kota yang
representatif dan tidak tercemar oleh lingkungan yang memberikan ruang gerak bagi
masyarakat serta dapat menjadi paru-paru dunia demi untuk mencegah pemanasan global.

37
III.    REKOMDASI EKSTERNAL

1.    Meminta kepada Pemerintah KOTA BAUBAU untuk dapat menambah anggaran KNPI demi
untuk mengupayakan berjalannya program KNPI dan OKP di KOTA BAUBAU,
2.    Mendorong Pemerintah KOTA BAUBAU memaksimalkan fungsi Kecamatan untuk dapat
memfasilitasi kegiatan kepemudaan setingkat Kecamatan, agar tercipta sinergitas Pemerintah
Kecamatan dengan unsur dan elemen pemuda yang ada.
3.    Mendesak kepada Pemerintah KOTA BAUBAU khusunya DISPORA untuk lebih serius
menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kepemudaan seperti napak tilas Pemuda, malam
tasyakur Pemuda, dialog/seminar tentang Kepemudaan dan Narkoba serta menyelenggarakan
Pemuda produktif (life skill Pemuda), sehingga terciptanya sinergitas antara Pemerintah dan
OKP dalam rangka secara bersama-sama mewujudkan cita-cita pembangunan Daerah.
4.    Mendesak kepada Pemerintah dalam hal ini SATPOL PP KOTA BAUBAU untuk
menertibkan tempat-tempat hiburan, keberadaan warnet, game station dll, serta menindak
tegas para pelajar yang beragam sekolah untuk berkunjung saat jam belajar ketempat warnet,
game station, demi untuk menciptakan mental remaja yang punya rasa tanggung jawab.
5.    Mendorong Pemerintah KOTA BAUBAU untuk segera mungkin menyediakan lahan dan
membangun gedung kepemudaan di KOTA BAUBAU, agar sinergitas KNPI dan OKP,
KNPI dan Pemerintah tercipta sesuai dengan apa yang kita harapkan.
6.    Mendesak Pemerintah dan unsur terkait untuk membentuk Tim Terpadu dalam pengawasan
PUNGLI di Wilayah KOTA BAUBAU,
7.    Mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
serta perusahaan yang memiliki wilayah kerja dalam KOTA BAUBAU untuk lebih
mengutamakan potensi kepemudaan lokal yang ada serta bersinergis dengan elemen pemuda
setempat dalam setiap pelaksanaan event ataupun kegiatan.
8.    Mendesak Pemerintah untuk lebih memberikan prioritas dalam kebijakan dan Penganggaran
bagi dunia kepemudaan dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)
kepemimpinan, patriotisme, kreatifitas, pengembangan seni dan kebudayaan serta penguatan
ideologi Pancasila kepada Pemuda Indonesia melalui Pemuda/KNPI.
9.    Mendesak Pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan untuk
kebutuhan Rakyat.
10. KNPI mendesak Pemerintah untuk merumuskan dan menjalankan kebijakan energi yang
ramah lingkungan, berkelanjutan dan mudah untuk diakses masyarakat untuk mewujudkan
kedaulatan energi Nasional.
11. KNPI bersama seluruh stakeholder agar secara bersama-sama untuk terus mendorong dan
mengawal terwujudnya Provinsi Kepulauan Buton.

IV.   PENUTUP

Pokok-Pokok Pikiran dalam Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU tahun
2017 merupakan sebuah pemikiran yang membangun demi terciptanya pemuda yang

38
berkarya dalam mengambil solusi-solusi pembangunan dan ikut serta mendorong aparat
terkait di KOTA BAUBAU yang santun berkata bijak berkarya ini.

Rekomendasi Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI KOTA BAUBAU ini baik internal
maupun eksternal agar dapat terealisasikan kedepannya demi untuk kepentingan bersama
dalam memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan Kota Baubau, dan sebagai
bahan acuan nantinya untuk melaksanakan MUSDA tahun 2017 yang akan datang.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bisa menjadi bahan untuk kita semua, mohon
kepada seluruh peserta untuk dapat memberikan tambahan pemikiran demi kesempurnaan
RAPIMDA IVPemuda/KNPI yang kita laksanakan ini dengan penuh kebersamaan dan rasa
tanggung jawab tinggi, demi terciptanya PEMUDA BAUBAU YANG BERWIBAWA DAN
BERMARTABAT. Amin

Billahittaufiq Walhidayah,
Wassalamu’alaikum Wr, WB.
Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal  : 1 Juli 2017
---------------------------------------
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KNPI
KOTA BAUBAU TAHUN 2017

PRESIDIUM SIDANG

Ketua, Sekretaris,

____________________ ____________________
____ ____

Anggota,

____________________ ____________________
____ ____

39
Catatan Tambahan :

40
41
KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA
SEBAGAI WADAH BERHIMPUNNYA PEMUDA INDONESIA

I.   PENDAHULUAN
Dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, generasi muda memiliki peranan yang sangat
strategis dalam mencetuskan ide-ide pembaharuan yang didasari pada militansi dan idealisme
sebagaimana dibuktikan pada tahun 1908 dengan momentum Kebangkitan Nasional, tahun
1929 dengan lahirnya Sumpah Pemuda, tahun 1945 dengan usaha merebut dan
mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tahun 1973 terbentuk KNPI melalui deklarasi
pemuda, serta tahun 1998 dengan semangat kejuangan yang kritis, dinamis dan rasional untuk
menegakan demokrasi, keadilan dan supremasi hukum yang berakumulasi secara sinergik
dengan lahirnya era reformasi.

Kaum muda sebagai sumber insani dan ahli waris serta penerus cita-cita bangsa, perlu
mempersiapkan dan membina diri menjadi kader-kader bangsa, agar dapat menjadi generasi
penerus yang berpandangan rasional, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan serta
bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik.

Generasi muda Indonesia sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, memiliki tanggung jawab
moral untuk menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran kaum muda sebagai suatu
bangsa yang berdasarkan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik
Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika, ikut serta mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan
kehidupan bangsa dan mempercepat pembangunan nasional demi kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat.

Untuk melanjutkan dan melaksanakan cita-cita bangsa serta mempersiapkan tunas-tunas


bangsa dengan panggilan sejarah dan mewujudkan tanggung jawabnya, maka organisasi
kemasyarakatan pemuda dan seluruh potensi pemuda yang berhimpun dalam Komite
Nasional Pemuda Indonesia, dengan landasan semangat kebersamaan untuk menumbuhkan,
menggerakkan militansi serta idealisme, serta menyalurkan aspirasi dan potensi pemuda demi
tercapainya masa depan yang lebih baik.

II.  KEBERHIMPUNAN PEMUDA INDONESIA


Secara kodrat, Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang majemuk, terdiri dari beragam suku ras,
bahasa daerah, adat istiadat, agama bahkan letak geografis. Rangkaian sejarah bangsa kita
sejak semula telah mencatat kemajmukan sebagai realitas keseharian dan diterima sebagai
anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang tak ternilai harganya.

Walau diyakini sebagai suatu anugerah, realitas kemajmukan saja belumlah cukup untuk
memampukan bangsa Indonesia tetap berdiri sebagai sebuah Negara yang utuh dalam
mengejar cita-citanya. Sejumlah syarat diperlukan untuk mennjadikan kemajmukan berfungsi
dalam rangka keberhimpunan dan bukan sebaliknya berfungsu destruktif penyebab
keterpecahan.

Sedikitnya diperlukan tiga syarat untuk maksud tersebut. Pertama, dukungan komitmen dari
setiap anak bangsa untuk menerima dan mau hidup di dalam realitas kemajmukan, memiliki
jiwa serta semangat persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, rasa nasionalisme, serta wawasan
kebangsaan. Kedua, perangkat perekat yang memungkinkan segmen yang saling berbeda
dapat hidup, tumbuh dan berkembang secara bersama-sama. Perangkat perekat yang tumbuh
dalam suatu masyarakat yang majemuk biasanya terdapat pada ideologi yang dianut oleh

42
karena itu Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah perangkat perekat nasional yang
berfungsi sekaligus sebagai perangkat perekat sosial. Ketiga, dukungan kualitas
kepemimpinan pada setiap tingkatan, dimensi, bidang dan asfek kehidupan bermasyarakat
dan bernegara yang mampu mengelola kemajmukan secara aktif, bijaksana, positif dan
kreatif. Keberhimpunan dalam konteks Bangsa Indonesia, telah beurat-akar sejak dahulu
kala. Kolonialisme dan Imperialisme yang telah bercokol selama beratus-ratus tahun dibumu
nusantara, secara sadar ataupun tidak telah membentuk semangat solidaritas nasional, yang
makin hari mengkristal, dan semangat itu kemudian melahirkan Indonesia Merdeka.

Dalam proses mewujudkan kemerdekaan itu, terbukti bahwa perjuangan yang bersifat
kedaerahan tidak mampau memberikan hasil yang maksimal. Sebalaiknya kebersamaan
seluruh insan bumi pertiwi adalah jawaban satu-satunya. Kita mencatat bahwa tonggak
kebangkitan Nasional 1908 sebagai awal munculnya kesadaran berbangsa yang ditopang oleh
semanagt Nasionalisme, cinta tanah air, persatuan dan kesatuan, yang kemudian berkembang
melalui Sumpah Pemuda 1929, dengan mengikrarkan : Satu Tumpah Darah, Satu Tanah Air,
dan Satu Bahasa, INDONESIA. Akhirnya dengan Rahmat tuhan Yang Maha Esa, perjuangan
bersama seluruh lapisan masyarakat Indonesia mampu menghantarkan kita memasuki pintu
gerbang Kemerdekaan R.I. proklamasi 17 Agustus 1945.

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diproklamirkan itu tidak berhenti hanya
dengan mencapai kemerdekaannya. NKRI bertekad untuk berjuang bersama-sama
membangun masyarakat, Bangsa dan Negara yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila
dan Undang-Undang Dasar 1945. Rasa solidaritas nasional yang muncul  sebagai ungkapan
tulus tiap anak bangsa dikemudian hari ternyata telah memberikan sumbangsih yang besar
dan positif dalam menumbuhkembangkan jiwa dan semangat kebersamaan, toleransi, tolong
menolong dan kerjasama diantara sesama warga masyarakat dengan tidak lagi memandang
perbedaan sebagai hal yang prinsip dalam membentuk pola-pola interaksi dan kerjasama
dalam kehidupan sehari-hari.

Telah disepakati oleh para pendiri bangsa ini suatu konsep bernegara Indonesia yang
bersumber dari realitas kodrati yang dimiliki, digali dari nilai-nilai kepribadian yang dianut,
belajar dari sejarah masa lampau yang memotivasi dan proyeksi pemikiran masa depan yang
[Link] menyepakati bahwa : Negara yang di proklamasikan pada tanggal 17
Agustus 1945 adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang meliputi seluruh
wilayah nusantara, dan oleh karena itu persatuan dan kesatuan. Rasa cinta tanah air, semangat
nasionalisme dan wawasan kebangsaan adalah modal dasar yang harus dimiliki agar Bangsa
dan Negara ini tetap utuh dan lestari, mereka menyepakati dasar Negara dan Ideologi Bangsa
ini yaitu Pancasila yang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara telah
membuktikan kesaktiannya sebagai perekat Nasional dan perekat sosial yang mampu
menyatukan seluruh potensi Bangsa.

Mereka juga telah menetapkan Undang-undang Dasar 1945 sebagai landasan hukum tertinggi
yang mengatur tata kehidupan bernegara kita. UUD 1945 dengan sifatnya singkat, sufel dan
terbuka memberikan kesempatan Bangsa Indonesia untuk senantiasa melakukan “dialog-
dialog nasional’ yang konstruktif dalam rangka membentuk konsensus-konsensus nasional
yang dibutuhkan guna mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan di
tingkat lokal, nasional dan Internasional. Kita bersyukur bahwa masa Kemerdekaan R.I yang
telah melewati setengah abad dan terutama di erata transisi atau reformasi saat itu hingga era
kebebsaan dan keterbukaan dalam berbagai asfek saat ini, Negara dan Bangsa masih di
pimpin oleh pemimpin nasional yang sangat menyadari pentingnya kualitas kepemimpinan

43
yang arif, bijaksana, positif dan kreatif, sebagai persyaratan tetap tegaknya Negara Kesatuan
Republik Indonesia. Masa-masa konsolidasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara pasca Kemerdekaan R.I. seperti bercermin dalam rentetan sejarah pada dekade 40-
an, 50-an, 60-qn, dan 70-an bahkan sampai pada saat ini memberikan pelajaran pada kita
bahwa konsep Negara Kesatuan republik Indonesia atau jiwa dan semangat persatuan dan
kesatuan dikesampingkan, maka yang muncul adalah berbagai bentuk gejolak. Ketika
Pancasila dan UUD 1945 diselewengkan, maka yang terjadi adalah berbagai bentuk
pemberontakan, atau ketika kepemimpinan baik pada aras nasional maupun lokal tidak
dikelola secara arif, bijaksana, positif, kreatif dan merata, maka yang akan muncul adalah
berbagai bentuk ekspresi ketidakadilan, ketidakpastian, serta pengelompokkan dalam
kehidupan bermasyarakat secara tidak sehat yang akan berdampak munculnya bibit-bibit
instabilitas. Terbentuknya berbagai organisasi, perkumpulan ataupun paguyuban dalam
berbagai asfek dan bidang adalah cerminan dari kebutuhan berhimpun dalam rangka
memberikan sumbangsih yang nyata terhadap suksesnya kegiatan-kegiatan pembangunan
nasional yang dilaksanakan sebagai pengamalan Pancasila dan UUD 1945.

III. KEBERHIMPUNAN DALAM PERSPEKTIF SEJARAH KNPI


Hampir semua kelompok masyarakat atau bangsa yang telah melakukan perubahan menuju
keadaan yang lebih baik, tokoh penggeraknya adalah generasi muda yang memiliki jiwa
kepeloporan, sportivitas, visioner, bersolidir dan senasib sepenanggungan dengan lingkungan
sekitar, dengan masyarakat, dengan sesama pemuda/generasi muda, serta dengan Bangsa dan
Negara.

Hal tersebut menjadikan pemudan atau generaei muda selalu diharapkan sebagai tulang
punggung pembangunan, agen pembaharuan serta berbagai entitas masyarakat yang memiliki
akses serta pengaruh politik. Kelahiran Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) adalah
bukti dari kepekaan dan kepeloporan pemuda/generasi muda dalam menjawab tantangan
peran kesejarahan melalui menggalang semangat persatuan dan kesatuan,
mengkonsolidasikan keanekaragaman potensi, membentuk singkronisasi dan sinergi
partisipasi dalam rangka mensukseskan kegiatan pembangunan nasional. Kepedulian dan
panggilan tanggungjawab kesejarahan irni telah mengilhami dan mendorong tokoh-tokoh
pemuda dan pimpinan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang berlatar belakang
berbeda-beda, dengan rasa tulus dan ikhlas menyatakan berhimpun dalam langkah dan gerak
bersama demi terciptanya perjuangan Bangsa Indonesia. Itu cetusan Deklarasi Pemuda
Indonesia, 23 Juli 1973 sebagai landasan terbentuknya KNPI.

Deklarasi Pemuda lahir dari sebuah kesadaran akan tanggungjawab Pemuda indonesia
mengarahkan segenap upaya dan kemampuan guna menumbuhkan, meningkatkan dan
mengembangkan kesadaran bagi suatu bangsa yang merdeka dan berdaulat berdasarkan
Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Deklarasi Pemuda lahir guna menindaklanjuti isi
pesan suci Sumpah Pemuda yang telah menggariskan kebutuhan keberhimpunan, guna
mengejawantahkan satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa dan ikut serta mengisi
kemerdekaan. Dalam perkembangan selanjutnya KNPI sebagai form komunikasi pemuda,
wadah kaderisasi dan wadah partisipasi pemuda di tingkat pusat, tidak bisa menutup mata
terhadap tuntutan kebutuhan komunikasi, kaderisasi dan partisipasi Pemuda Indonesia di
daerah-daerah, sehingga terbentuk struktur kelembagaan KNPI dari Pusat hingga ke daerah
yang kemudian di bakukan dalam AD/ART KNPI, hasil kongres I KNPI tahun 1974. Dalam
struktur kelembagaan KNPI pada masa awal hingga Kongres yang ke V, keberadaan
Organisasi Kepemudaan dan Kemahasiswaan terakomodir secara eksponensial dalam struktur
kepengurusan KNPI. Status organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan tersebut tidak terikat

44
secara organisasi terhadap KNPI. Walau tidak memiliki ikatan organisatoris, namun masing-
masing organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan pencetus dan pendukung Deklarasi
Pemuda memiliki ikatan moral dan tanggungjawab untuk menjaga dan mendukung eksistensi
KNPI sebagai wahana pemersatu potensi Pemuda Indonesia. Tekad pemerintah dan
masyarakat untuk melaksanakan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara murni dan
konsekuen telah menghasilkan kesepakatan nasional untuk menjadikan pancasila sebagai
satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi organisasi
kemasyarakatan, kesepakatan nasional tersebut diwujudkan dalam bentuk penetapan Undang-
undang No. 8 tahun 1985 tentang organisasi kemasyarakatn. Kehadiran Undang-undang No.
8 tahun 1985 melahirkan implikasi-implikasi terhadap keberadaan dan posisi KNPI serta
organisasi kepemudaan dan mahasiswa. Implikasi-implikasi tersebut kemudian di dialogkan
secara intens oleh KNPI bersama para pimpinan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan
atau yang lebih dikenal sebagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan mencapai
puncaknya pada Forum Musyawarah Pimpinan Paripurna KNPI tahun 1987 dengan
dicetuskannya Permufakatan Pemuda Indonesia.

Permufakatan Pemuda Indonesia telah makin meneguhkan tekad organisasi Kemasyarakatan


Pemuda untuk berhimpun pada wadah KNPI sebagai forum komunikasi, kaderisasi,
partisipasi dan dinamisasi Pemuda Indonesia dalam menjawab tantangan pembangunan masa
depan bangsa. Istilah atau terminologi “berhimpun” diambil dalam istilah yang digunakan
dalam penjelasan Undang-undang No. 8 Tahun 1985 yang dalam perkembangan selanjutnya
setelah dikukuhkan dalam permufakatan Pemuda Indonesia kemudian dijabarkan secara
operasional dalam Kongres Pemuda/KNPI V tahun 1987 melalui keikutsertaan Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda sebagai peserta kongres dan Keberadaan Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda sebagai wadah berhimpun KNPI. Selanjutnya, Permufakatan
Pemuda tersebut disempurnakan pada Kongres Pemuda/KNPI VI tahun 1990 dengan
rumusan KNPI adalah satu-satunya wadah berhimpun OKP dan wadah Pemersatu Pemuda
Indonesia.

[Link] KEPEMUDAAN DALAM ERA PEMBANGUNAN NASIONAL DAN


MENATAP PERKEMBANGAN MASA DEPAN BANGSA

Menyadari bahwa Persatuan dan Kesatuan adalah inti dari keberhimpunan, maka
keberhimpunan dalam perspektif KNPI hendaknya dilihat dalam kerangka pemberdayaan
pemuda/generasi muda Indonesia dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) pada
khususnya, serta pemberdayaan masyarakat, Bangsa dan Negara Indonesia pada umumnya.

Oleh sebab itu, keberhimpunan di dalam KNPI bukan sekedar “berhimpun untuk berhimpun”
tetapi keberhimpunan karena Pemuda Indonesia mengemban peran kesejarahan yaitu untuk
menjadi pelopor dan penggerak utama dinamika perkembangan bangsa. Pembagunan
Nasional Indonesia sekarang dan di masa mendatang sedang memasuki fase-fase yang sangat
menentukan. Keberhasilan jalannya program-program pembangunan, salah satunya akan
sangat ditentukan oleh pilihan strategi pembangunan yang ditempuh serta dukungan kualitas
sumber daya manusia yang memiliki komitmen nasionalisme dan rasa kebangsaan, rasa
tanggungjawab dan semangat rela berkorban, etos kerja yang tinggi, jiwa humanisme,
komitmen pada demokrasi dan yang melandasi semua itu adalah kualitas iman dan taqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam mengantisipasi perkembangan masa depan, baik pada
arah Nasional maupun global internasional, yang ditandai dengan menguatnya persaingan
dan transparansi hubungan antar manusia dan antar bangsa, muncul tuntutan profesionalisme,
tuntutan pembaharuan, penguasaan IPTEK, dan demokrasi memberikan konsekuensi bagi

45
KNPI untuk tampil sebagai gerakan komunikasi, kaderisasi, dan partisipasi, sehubungan
dengan fungsinya sebagaai fasilitator dalam rangka artikulasi dan agregasi kepentingan
Pemuda dan OKP.

Untuk itu KNPI di tuntut untuk senantiasa melakukan reorientasi, reaktualisasi, revitalisasi
serta responsif atas fungsi dan peran KNPI sehingga selalu kontekstual dalam menjawab
tantangan zaman dan kebutuhan bangsa. Reoeientasi kiprah KNPI dimaksudkan agar KNPI
selalu berada pada landasan historis yang membentuk jati diri KNPI, seperti komitmen pada
Persatuan dan Kesatuan, wawasan kebangsaan, semangat nasionalisme, rasa kebersamaan
dan senasib sepenanggungan yang kemudian menjadi jiwa, nafas, dan penuntun iteraksi
keberhimpunan di dalam KNPI. Reaktualisasi fungsi dan peran KNPI dimaksudkan agar
KNPI selalu memiliki visi yang jauh kedepan, visi yang mampu membaca “tanda-tanda
zaman”, yang mampu mengantisipasi perubahan-perubahan dan mewujudkannya dalam
bentuk pemikiran serta aksi nyata yang efektif. Revitalisasi fungsi dan peran KNPI,
dimaksudkan agar keberadaan KNPI selalu dirasakan manfaatnya oleh organisasi
kepemudaan dan potensi pemuda lainnya serta masyarakat pada umumnya.

Dalam konteks ini KNPI dituntut untuk senantiasa memiliki jiwa kepeloporan, peka kritis,
dan berani untuk berfungsi sebagai sarana artikulasi, agregasi dan pengembangan kehidupan
kepemudaan. Reposisi eksistensi KNPI dimaksud dalam rangka mendapatkan pola hubungan
yang tepat antara KNPI dengan anggota wadah berhimpunnya. Antara sesama anggota wadah
berhimpun, antara KNPI dengan potensi pemuda lainnya dengan masyarakat, dengan
pemerintah dan institusi yang melingkupi dan mengatasi berbagai segmen dan kepentingan
sektoral. Mengerjakan hal-hal yang khas dan unik sesuai dengan fungsi, yang tidak
dikerjakan oleh anggota wadah berhimpun. Dengan demikian KNPI akan terhindar dari kesan
sebagai duplikasi anggota wadah berhimpun.

V.  POKOK-POKOK IMPLEMENTASI


A. Prespektif Visi
Realitas kemajmukan Bangsa Indonesia membutuhkan adanya institusi pemersatu yang
representative terhadap kemajmukan tersebut. Dalam dunia kepemudaan, KNPI mengemban
tanggungjawab sebagai wadah berhimpun Pemuda Indonesia yang terimplikasi dalam
karakteristik berkegiatan KNPI, dengan selalu menjadikan kepentingan, kebutuhan dan
problematika pemuda serta generasi muda Indonesia sebagai landasan pijak ideal, termasuk
di dalam pengertiaan pemuda dan generasi bangsa Indonesia, adalah wadah-wadah
kepemudaan seperti :Karang Taruna, Senat Mahasiswa dan Organisasi Profesi yang
berorientasi dan digerakkan oleh para tokoh pemuda. Keberhimpunan Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di dalam KNPI dilandasi pemikiran bahwa pada dasarnya
Organisasi Kemasyarakatan Pemuda dengan ciri khasnya masing-masing membutuhkan
adanya institusi perekat, institusi yang mampu menyelaraskan berbagai keberanekaragaman
potensi dan mensinkronkan berbagai langkah aktifitas. Sebuah institusi yang mengerjakan
hal-hal yang berdimensi lintas OKP, lintas sektoral dan mengatasi kepentingan golongan
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Keberhimpunan OKP di dalam
KNPI dilandasi oleh perangkat perekat nasional yakni ideologi Pancasila, yang sekaligus
berfungsi sebagai perekat sosial. Di jiwai oleh senasib sepenanggungan, tekad persatuan dan
kesatuan yang berwawasan kebangsaan, cinta tanah air serta mengabdi pada kepentingan
nasional yang lebih luas.

46
Keberhimpunan OKP di dalam KNPI adalah ungkapan yang tulus dan ikhlas dari OKP,
bukan suatu tindakan keterpaksaan. Dalam konteks ini maka pemaknaan KNPI sebagai
wadah berhimpun OKP secara timbal balik akan sangat ditentukan oleh sejauh mana KNPI
terlibat dan dilibatkan dalam dinamika OKP. Hubungan timbal balik yang sangat
mendukung, menguatkan, harmonis, seimbang dan dinamis itu berlangsung dalam suasana
independensi tanpa keinginan utuk mendominasi ataupun menghilangkan ciri-ciri identitas
yang dimiliki baik oleh KNPI maupun OKP.

Oleh karena itu, masing-masing OKP pada tiap level tingkatan organisasi memiliki
otonomitas sendiri dalam menentukan pilihannya untuk bergabung atau tidak kedalam wadah
berhimpun KNPI. Keberhimpunan OKP dan KNPI adalah dalam rangka peningkatan
partisipasi OKP dan Pemuda Indonesia dalam mensukseskan program-program pembangunan
nasional, khusunya dalam bidang kepemudaan. Dalam membangun dunia kepemudaan
nasional, maka KNPI melaksanakan fungsi-fungsi pengembangan, melalui pokok-pokok
kegiatan komunikasi, kaderisasi dan partisipasi.

B.  Prespektif Program


Sebagai wadah berhimpun Pemuda Indonesia, maka keberhimpunan di dalam KNPI harus
teraksentuasi secara nyata dan mendatangkan manfaat dalam wujud operasionalisasi program
dan kegiatan. Orientasi berprogram KNPI adalah dalam rangka memberdayakan OKP dan
Pemuda Indonesia. Dalam konteks ini, KNPI menjadi sarana berprogram melalui pola
pendekatan fasilitas dan sistensi baik pada fase perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi
terhadap berbagai jenis program, baik yang berbentuk program mandiri, partisipasi ataupun
kerjasama sesuai kebutuhan OKP dan Pemuda Indonesia. Nuansa berprogram KNPI
memberikan titik berat pada upaya-upaya mengembangkan wawasan, visi dan persepsi,
peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sikap kritis-kreatif serta inovatif, agar
terlaksananya program yang lebih berdaya guna dan berhasil guna, maka perlu
mengupayakan terciptanya pola kerja sinergis berdasarkan prinsip-prinsip kemitraan dengan
OKP, dengan pemerintah dan lembaga-lembaga lain. Pola kerja yang sinergis harus
tercantum dalam proses  perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi.
Pelaksanaan program yang melibatkan OKP, pemerintah dan lembaga-lembaga lain harus
tetap dilandasi prinsip-prinsip independensi dan kemandirian. Dalam proses perencanaan
program perlu memperhatikan ciri khas masing-masing OKP, memperhatikan pola penyatuan
potensi, sinkronisasi dan pemetaan area/jenis kegiatan yang akan menghindarkan KNPI dan
OKP dari jebakan duplikasi orientasi dan implementasi program.

Dalam proses implementasi program, dikembangkan pola pendekatan desentralisasi dengan


memperhatikan ciri khas dan konsep pemberdayaan OKP sehingga dapat dikembangkan
bentuk-bentuk kerjasama lintas OKP dalam rangka saling pemberdayaan diantara sesama
OKP tersebut.

C.  Perspektif Struktur


Keberhimpunan Pemuda Indonesia di dalam KNPI secara struktural tercermin pada
kelembagaan Majelis Pemuda Indonesia (MPI) dan Dewan Pengurus KNPI pada tiap
organisasi. Majelis Pemuda Indonesia (MPI) merupakan representasi keberhimpunan OKP
dan tokoh Pemuda dengan wewenang dan tanggungjawab untuk mengawasi, memberikan
penilaian, memebrikan arahan dan membantu kelancaran pelaksanaan program dan tugas-
tugas Dewan Pengurus. Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, anggota-anggota MPI
sewaktu-waktu dapat mengusulkan diadakannya Kongres istimewa. Usulan tersebut
dilakukakan manakala dalam penilaian anggota-anggota MPI, Dewan Pengurus telah

47
menyimpang dari ketentuan AD/ART dan tata aturan organisasi serta telah membahayakan
eksistensi dan nama baik organisasi KNPI. Usulan diadakannya Kongres Istimewa,
disampaikan oleh anggota-anggota MPI dalam forum musyawarah Pimpinan Paripurna
(MPP). Keanggotaan MPI terdiri dari; Ketua-ketua Umum OKP dan tokoh-tokoh Pemuda
yang di rekomendir oleh dan atau Dewan Pengurus, dengan menekankan pola pendekatan
“akomodatif” terhadap keanekaragaman OKP dan unsur dunia kepemudaan. Dewan Pengurus
merupakan cermin terhadapa keberhimpunan OKP dan potensi Pemuda dengan wewenang
dan tanggungjawab sebagai eksekutif organisasi, yang memiliki wewenang dan
mengatasnamakan organisasi kedalam dan keluar. Pola rekruitmen Dewan Pengurus
menekankan pola “selektif-kualitatif” terhadap rekomendasi yang diberikan OKP dan Dewan
Pengurus. Dalam perspektif ini struktur KNPI akan memiliki formal sebagai berikut ; struktur
KNPI terdiri dari Majelis Pemuda Indonesia dan Dewan Pengurus KNPI baik dipusat maupun
daerah, baik yang dihubungkan oleh garis komando ataupun koordinatif. Dewan Pengurus
memiliki hubungan secara vertikal antara Pusat dengan Daerah yang dihubungkan dengan
garis komando.

Unit-unit kegiatan KNPI dibentuk sesuai kebutuhan, dengan memperhatikan dan


mengakomodasikan fungsi-fungsi konsolidasi, komunikasi, kaderisasi, partisipasi, penelitian
dan pengembangan. Seiring dengan itu, maka lingkup kegiatan KNPI di arahkan pada aspek-
aspek organisasi, kaderisasi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan,
hubungan luar neger, serta juga memperhatikan aspek-aspek kewilayahan/otonomi daerah.

[Link]
Pemahaman “KNPI sebagai wadah Berhimpun Pemuda Indonesian” menuntut langkah-
langkah sosialisasi dan aktualisasi yang terus menerus dalam setiap langkah dan gerak
organisasi pada setiap level, baik dalam lingkup KNPI maupun lingkup OKP dan Potensi
Pemuda Indonesia pada umumnya. Proses pemahaman, sosialisasi dan pemantapan KNPI
sebagai wadah berhimpun Pemuda Indonesia menjadi tanggung jawab Dewan Pengurus
KNPI dan masing-masing OKP, sehingga KNPI dan OKP berada dalam kesetaraan tanggung
jawab timbal balik. Pemantapan “KNPI sebagai Wadah Berhimpunnya Pemuda Indonesia”
membutuhkan penerapan yang konsisten baik dalam perspektif visi, program maupun
struktur. Dalam upaya pencapaian bentuk ideal tersebut, maka segala produk organisasi
KNPI dan OKP serta penjabatannya harus mengacu dan diinspirasi oleh naskah “KNPI
sebagai Wadah Berhimpunnya Pemuda Indonesia”.

48
SUSUNAN PANITIA
RAPIMDA IVPEMUDA/KNPI
RAPAT PIMPINAN DAERAH PEMUDA/KOMITE NASIONAL PEMUDA
INDONESIA
KOTA BAUBAU TAHUN 2017

Lampiran : Surat Keputusan DPD KNPI Kota Baubau


Nomor : /KPTS/MUS/I/2017
Tanggal : 25 Januari 2017
Tentang : Pengesahan Komposisi Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana
Musyawarah Daerah IV Pemuda/KNPI Kota Baubau
Penanggung Jawab Ketua DPD KNPI Kota Baubau
Sekretaris DPD KNPI Kota Baubau
Panitia Pengarah
Ketua Ld. Abd. Al-Muhaimin, SPd.I.,[Link].I
Sekretaris Mahyudin, [Link].,[Link]
Anggota 1. Aminuddin Ismail
2. La Ode Nuriadin
3. Syahrir Ramadhan, [Link], MA
4. La Ode Fitriyadi Nur Syawal, [Link]
5. Yumardin Kedang, [Link].I
6. Wa Ode Marsinah Udu, [Link].I
7. Firmansyah, [Link].,MA
8. La Ode Mu’jizat, [Link].,Ners
9. Amiruddin Ena, [Link]., [Link]
10. Andi Arya Maulana, [Link].,[Link]
11. Rendy Saputra, SH., MH
Panitia Pelaksana
Ketua 1. Rendy Saputra, SH.,MH
Wakil Ketua 2. Hastun
3. Laode Asrarudin
Sekretaris 1. Muh. Hardin, ST
Wakil Sekretaris 2. Irsan Nassa
3. Laode Arwin
Bendahara 1. Malidin
Wakil Bendahara 2. Amrin
Seksi-Seksi
Seksi Acara 1. Rajif Supu (Coord)
2. Yunan
3. Waode Novita Asniar
4. Kadek Danu Putra

49
5. Rendra Ramdani
6. Anis Rafika
Seksi Publikasi, Dekorasi, dan 1. LM. Misdar
Dokumentasi 2. Yunita
3. Siti Anna Raehana
4. Eko Sulistyo
5. Wida Erdawati
6. Riski Handayani
Seksi Pencarian Dana 1. Ahmad Supardin
2. Serli Zainu, [Link]
3. LM. Mursid
4. Sindi Amelia
5. Muhamad Zahir Rahman
6. Kartika Eka Safitri
Seksi Kesekretariatan 1. Aslim Salim
2. Masrianto Fendhy
3. Waode Fatma
4. Desak Putu Nilawati
5. Dwi Jastin Rosadi
6. Darman Nirmala
Seksi Konsumsi dan 1. Suardin
Perlengkapan 2. Azman
3. Laode Masfin
4. Devi Karmilawati
5 Fitra
Seksi Keamanan 1. Fadly Sahadat
2. Muhamad Ikbal
3. Zul Tamhar
4. Erwin Maiman
5. Santri
6. Banser ANSOR Baubau

Ditetapkan di : Baubau
Pada tanggal : 25 Januari 2017

DEWAN PENGURUS DAERAH

50
KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA
KOTA BAUBAU

Ketua, Sekretaris,

MAMNUN LAIDU, S.E.,[Link] MURSALAM, [Link].I.,[Link].I

51

Anda mungkin juga menyukai