0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
938 tayangan1 halaman

Memahami Backdraft dan Flashover

Backdraft terjadi ketika udara tiba-tiba masuk ke ruangan yang api dan asapnya telah menghabiskan oksigen, sehingga menyebabkan ledakan api tiba-tiba. Flashover terjadi ketika semua bahan mudah terbakar di ruangan telah dipanaskan hingga mengeluarkan uap bahan bakar, dan uap itu terbakar secara serentak sehingga kebakaran menjadi total. Kedua kejadian ini sangat berbahaya bagi petugas pemadam kebakaran k

Diunggah oleh

Noldy Sopaheluwkan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
938 tayangan1 halaman

Memahami Backdraft dan Flashover

Backdraft terjadi ketika udara tiba-tiba masuk ke ruangan yang api dan asapnya telah menghabiskan oksigen, sehingga menyebabkan ledakan api tiba-tiba. Flashover terjadi ketika semua bahan mudah terbakar di ruangan telah dipanaskan hingga mengeluarkan uap bahan bakar, dan uap itu terbakar secara serentak sehingga kebakaran menjadi total. Kedua kejadian ini sangat berbahaya bagi petugas pemadam kebakaran k

Diunggah oleh

Noldy Sopaheluwkan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Backdraft
Backdraft adalah suatu ledakan yang terjadi pada saat unsur oksigen secara tibatiba memperoleh
akses ke api yang mulai mengecil akibat berkurangnya kadar oksigen didalam ruangan yang
terbakar (Puslatkar Jakarta, 1998)
Backdraft disebabkan oleh masuknya udara secara tiba-tiba ke dalam api yang telah
menghabiskan sebagian besar oksigen yang tersedia di sebuah ruangan atau gedung.
Seperti yang kita ketahui, api terbentuk dengan adanya udara, bahan bakar, dan panas, ketiganya
merupakan unsur dalam teori segitiga api. Bahan bakar seperti kayu, memiliki suhu penyalaan
sendiri yang memungkinkan kayu mulai terbakar sendiri tanpa adanya kontak langsung dengan
api.
Ketika api telah menghabiskan sebagian besar oksigennya, nyala api akan padam. Tetapi, bahan
bakar akan tetap menyala dalam keadaan membara dan masih menghasilkan panas, seperti halnya
arang.
Pada saat sebuah ruangan ditutup, panas tidak dapat keluar dan bahan bakar masih menyala.
Namun, nyala api akan lebih lambat usai sebagian besar oksigen habis.
Ketika oksigen mulai menipis, api akan terus menyedot oksigen untuk tetap dapat menyala.
Akibat pembakaran yang kurang sempurna, api akan menghasilkan karbon dan arang serta
menghasilkan asap gelap atau hitam.
Asap hitam tersebut merupakan hasil dari pembakaran yang tidak semakin tidak sempurna
pembakarannya. Jadi, sebagai petugas pemadam kebakaran, penting untuk mengetahui ciri-ciri
backdraft untuk menghindarinya.

2. Flashover terjadi ketika semua bahan yang mudah terbakar didalam suatu ruangan telah
dipanaskan hingga mencapai suatu titik yang akan mengeluarkan uap-uap bahan bakar.
Ketika uap-uap bahan bakar ini mencapai titik penyalaannya, terjadilah nyala api. Semua
bahan yang mudah terbakar didalam ruangan tersebut akan menyala secara serentak.
Flashover secara umum didefinisikan sebagai masa transisi antara tahap pertumbuhan dengan
tahap pembakaran penuh. Proses berlangsungnya sendiri sangat cepat, berkisar 300 - 600 0 C.
munculnya flashover disebabkan oleh adanya ketidakstabilan panas di dalam ruangan. Beberapa
kriteria kapan terjadinya flashover yaitu:
- Saat lidah api (flame) menyentuh langit –langit.
- Saat lidah api (flame) mulai menjulur keluar bukaan
- Saat temperature lapis atas ruangan mencapai 300 – 600 0 C.
- Saat timbul tingkat radiasi kritis pada lantai ruangan yang besarnya 2 cm 2 .

Ketika flashover tercapai, yang sebelumnya terbakar sebagian mendadak dan serentak terbakar
seluruhnya. Jadi flashover adalah kondisi batas dimulainya kebakaran total dalam ruangan.
Kecepatan pembakaran naik secara cepat sehingga api sukar dikendalikan. Oleh karena itu
perkiraan kapan terjadinya flashover sangat penting dalam pengkajian perilaku pembakaran
dalam ruangan.

Anda mungkin juga menyukai