(Key Partners, Key Activities, Key Resources, Cost
Structure) Dalam rangka penyusunan model bisnis
LaundrySka
(TUGAS MINGGU 9)
Tugas yang dibuat untuk
Memenuhi Nilai Mata Kuliah Kewirausahaan
Semester Genap 2021
Dosen pengampu ;
Dosen: Dr. Wachyu Hari Haji
Fakultas Program Studi kelas Disusun Oleh
REGULER 2 RISKA
EKONOMI
MANAGEMEN 2A3316EA (43119110171)
DAN BISNIS
(T-302-1)
(Key Partners, Key Activities, Key Resources, Cost Structure dalam rangka
penyusunan model bisnis LaundrySka)
Bisnis laundry di Tangerang tumbuh dengan sangat cepat, baik laundry dengan system
kiloan maupun laundry perbuah. Bisnis laundry hampir dapat ditemui disetiap tempat di
Tangerang, terutama di lokasi yang dekat dengan kampus dan atau kost mahasiswa/i.
Pertumbuhan bisnis laundry yang cepat ini telah menimbulkan persaingan yang ketat antar
laundry sehingga satu persatu bisnis laundry mulai tutup. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan model bisnis laundrySka yang akan diterapkan berdasarkan pendekatan
Business Model Canvas. Sebuah model bisnis menggambarkan dasar pemikiran tentang
bagaimana sebuah organisasi menciptakan, memberikan dan menangkap nilai-nilai dari suatu
bisnis (Osterwalder & Pigneur, 2013). Osterwalder dan Pigneur dalam bukunya yang
berjudul Business Model Generation, menawarkan sebuah konsep Business Model Canvas,
yaitu sebuah model bisnis yang terdiri dari sembilan blok bangunan dasar yang dapat
menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan dapat menghasilkan uang (Osterwalder &
Pigneur, 2013). Kesembilan blok tersebut meliputi empat bidang utama bisnis, yaitu:
konsumen, penawaran, infrastruktur, dan kelangsungan finansial (Osterwalder & Pigneur,
2013). Sembilan elemen pada Business Model Canvas mencakup customer segments, value
propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities,
key partnerships, dan cost structure (Osterwalder & Pigneur, 2013). Namun pada kasus ini,
penulis hanya akan menjabarkan mengenai 4 poin yaitu key partners, key activities, key
resources, dan cost structure dalam rangka penyusunan model bisnis LaundrySka.
Pengumpulan data
Key Resources
1. Fisik,
a) Outlet LaundrySka
b) Mesin cuci, mesin pengering, seterika uap dan lain-lain
c) Pewangi pakaian
2. Intelektual
a) Merek LaundrySka
b) SOP LaundrySka terutama SOP pegawai
3. Tenaga Kerja
a) Karyawan bagian seterika
b) Karywan bagian antar jemput
Key Activies
1. Produksi
Kegiatan atau proses pelayanan LaundrySka mulai dari penemputan barang,
penerimaan barang, proses penglaundryan, sampai barang tersebut di hantarkan
kembali ke konsumen.
2. Pemecahan masalah
Layanan kilat 4 jam, 6 jam, dan 12 jam bagi konsumen yang membutuhkan pelayanan
cepat.
Key Partnerships
1. Supplier bahan baku sabun cuci dan pewangi pakaian
2. Supplier plastic laundry
3. Service center mesin cuci, mesin pengering dan mesin-mesin lainnya
Cost Structure
1. Cost driven
Biaya yang keluar tergantung dari biaya bahan baku seperti biaya sabun pencuci,
pewangi pakaian dan plastic laundry
2. Biaya tetap
a) Biaya gaji tenaga kerja,
b) Biaya sewa gedung outlet
3. Biaya tidak tetap
a) Biaya bahan baku sabun pencuci
b) Biaya bahan baku pewangi pakaian
c) Biaya plastic laundry
d) Biaya gas
Pengumpulan data dalam bentuk business model canvas (Key Partners, Key Activities, Key
Resources, Cost Structure) dapat dilihat pada lampiran dibawah
Gambar Business Model Canvas LaundrySka
Key Partners Key Activities Value Proposition Customer Customer
Relationship Segments
Pelayanan Laundry
Paket Kilat 4 jam, 6
jam, dan 12 jam
Supplier bahan baku
Supplier plastic
Service center mesin
Key Resources Channels
Outlet
Merek
SOP
Karyawan seterika
Karyawan antar
jemput
Cost Structure Revenue Streams
Biaya gaji pegawai
Biaya operasional
Biaya bahan baku