100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
632 tayangan39 halaman

Strategi Lulus Tes IPDN 2023

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai persyaratan dan tahapan pendaftaran untuk masuk IPDN, mulai dari persyaratan umum seperti kewarganegaraan, usia, tinggi badan hingga persyaratan khusus seperti ijazah, KTP, pasfoto, serta tidak memiliki catatan pidana.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
632 tayangan39 halaman

Strategi Lulus Tes IPDN 2023

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai persyaratan dan tahapan pendaftaran untuk masuk IPDN, mulai dari persyaratan umum seperti kewarganegaraan, usia, tinggi badan hingga persyaratan khusus seperti ijazah, KTP, pasfoto, serta tidak memiliki catatan pidana.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Terima kasih sudah mendownload E-Book Lulus IPDN ini.

Udah pada Tau IPDN kan? Yups Institut Pemerintahan Dalam Negeri, IPDN ini
Sekolah Pamong Praja. Kalau jaman dulu Sering disebut Sekolah Camat,
Karena Memang Banyak Alumninya/Purna Praja yang mendapat amanah
Jabatan Camat di Daerah-daerah. Bukan Hanya Camat, Jabatan Bupati,
Walikota, Bahkan Gubernur pun Pernah diduduki Oleh Purna Praja. beberapa
diantara mereka adalah, Gubernur Riau Periode 2019-2024, Drs. H. Syamsuar,
APDN Pekanbaru (1987). Beliau juga Sebelumnya Pernah Menjabat sebagai
Bupati Siak 2 Periode dan Wakil Bupati Siak Periode 2001-2006. ada juga
kakak Angkatan 03 (1994) Dr. Genius Umar, [Link] yang Menjadi Walikota
Pariaman periode 2018-2023. dan masih banyak lagi kakak Purna Praja yang
Memiliki karir Cemerlang di Pemerintahan.

Karir yang hebat bukan? kamu pun bisa seperti mereka bahkan lebih jika
kemauanmu cukup kuat. sebelum mereka sesukses itu tentu ada banyak
tahapan yang telah mereka lalui, salah satunya adalah mengikuti Tes Masuk
APDN/STPDN/IPDN. dan kakak yakin kamu bisa sampai baca E-book ini
Karena Kamu Mau Masuk IPDN bukan?
seberapa yakin kamu untuk lulus IPDN?
yakin Banget? yakin aja? ya kali gua ga yakin (dalam hati)
yang paling penting itu kamu yakin dulu, baru jalannya bakal ketemu.

"tapi kan kak masuk IPDN itu susah?"


"yang bisa Lulus IPDN juga pasti anak Pejabat semua"
'"atau yang lulus pasti anak orang kaya dan punya orang dalem"
pernah denger pertanyaan ini? atau malah sering terngiang di kepala sendiri?
Mau Kakak kasih tau Mitos dan Faktanya?
oke, siapa bilang masuk IPDN itu susah?
kamu tinggal ijin ke satpam buat masuk IPDN nanti kamu diarahkan buat isi
formulir Tamu dan dikasih Id Card, udah deh kamu boleh masuk IPDNnya,
bisa Keliling Kampus, yang sopan tapi ya. Mudah kan? hehe Bercanda. iya
Tau-tau yang kamu maksudkan itu menjalani Pendidikan di IPDNnya. oke,
kamu pernah dengar kata-kata ini? "Sukses adalah saat Persiapan dan
Kesempatan Bertemu"
gimana? pernah? kalo belum kamu ulang-ulang lagi kalimat di atas dan
tanamkan dalam pikiranmu sebelum kita lanjut. kalaupun sudah, tetap ikuti
instruksi diatas biar makin nancep di kepala. oke are you ready?... let's
go...!!!.

Mudah ga mudahnya untuk Masuk dan Menjalani pendidikan sebagai Praja


IPDN Tergantung sama dirimu. iya dirimu bukan orang lain. masuk IPDN
menjadi Tujuan/Sukses Terdekat yang ingin Kamu Capai Bukan? Sekarang
kamu boleh tanya ke DIRIMU SENDIRI, udah Sejauh mana Persiapan kamu
Buat Ikut Tes IPDN? Siap Banget? Siap Aja? Siap... dikit, Siap Salah... atau
Belum Siap Sama Sekali?
udah kejawab?
oke ada kabar baik dan buruk untuk kamu. kabar baiknya kamu punya 3 kali
kesempatan dalam 3 tahun untuk Ikut Tes IPDN setelah kamu Lulus SMA.
kabar buruknya Kesempatan Itu ga Nunggu Kamu Siap, jadi kamu yang harus
pastikan dirimu siap saat itu tiba. Pengen Lulus kan? yaudah ayo
Persiapkan...
"tapi kak ga Tau Gimana cara Nyiapinnya"
perasaan dari tadi alasan mulu, kapan nyari jalannya? yaudah stay tune dan
baca terus E-Book ini nanti kakak Share...
masih ingat pertanyaan tadi? "yang bisa Lulus IPDN juga pasti anak Pejabat
semua", atau yang lulus pasti anak orang kaya dan punya orang dalem. Kamu
perlu BACA INI !!!
[Link] com/berita/996406/putera-saumlaki-lulus-ipdn-
hanya-dengan-rp3-juta
ini juga
[Link]
pasangan-buruh-cuci-tukang-ojek-di-okus-lulus-tes-ipdn
kalau masih kurang ini juga
[Link]
pinrang-lolos-di-ipdn/

masih mau lagi? kakak kasih 1000 link berita atau cerita tentang perjuangan
mereka yang tak mampu Secara Ekonomi, namun berhasil lulus IPDN pun
kamu bakal tetap minta lagi. Kalau niatmu Cuma mau cari Alasan biar
dibilang Wajar kamu kalo ga Lulus IPDN isinya anak pejabat semua. Ubah
Mindsetmu! Tak Peduli Sainganmu Siapa, Kalau Kamu yang Paling Siap,
kamu yang akan LULUS !

Itulah yang kakak terapkan dulu, kakak adalah anak seorang petani di
sebuah desa kecil di pulau Bangka. Sekolah di MTS dan SMA Swasta di
Pinggiran Kota Kecil Sungailiat. Berhasil bersaing dengan anak-anak pejabat,
orang kaya maupun mereka yang pintar dan pernah mengikuti Olimpiade
Pelajaran. ketika diremehkan, kakak tidak terlalu menghiraukan karena
kakak yakin dengan kemampuan dan persiapan kakak sampai akhirnya
LULUS menjadi Praja IPDN pada tahun 2014.
ada juga Teman kakak yang Pontang-panting Jualan Ikan Untuk Mencari
Uang sebelum masuk IPDN. Berangkat Subuh Pulang Malam, dari mencari
Ikan di Dermaga sampai Keliling kampung Untuk Menjualnya dan Bersama-
sama kakak Lulus Tes pada Tahun 2014. kemudian Menjadi
Purna Praja pada Tahun2018.
Sebenarnya Masih Banyak Lagi Cerita-cerita serupa namun tak terungkap
saja. Jadi Kamu Harus yakin dengan Kemampuanmu Dulu, Kamu Punya
Kesempatan yang sama hanya Persiapan dan Doa yang Membedakan.
Apalagi Keterbukan sistem seleksi dan pengumuman kelulusan setiap tahap
sudah sangat transparan. Mulai dari Pendaftaran secara daring dan berskala
nasional, setiap tahapan tes, terutama Tes Kompetensi Dasar yang Sudah
CAT (Computer Assisted Test) Sehingga bisa meminimalisir kecurangan.
Yakin Kamu Bisa !

Masih Mau Lanjut? Oke Baca Terus Ya...

Sebelum Menentukan Strategi ada Baiknya Kamu Cek dulu Posisi Kamu
sekarang ada dimana.
"ini lagi dirumah kak, ini lagi main sama temen kak, ini lagi di jalan kak lagi
jemput gebetan doain jadian ya kak." buset dah Bukan Itu Maksud kakak dek
(tepok jidat). maksud kakak posisi disini itu bagaimana Peta Persainganmu?,
bagaimana persiapanmu? dari sekian tahapan tes, bagian mana aja yang
udah dan belum kamu kuasai? bagaimana keadaan lingkunganmu? udah
mendukung atau belum? dan hal-hal lainnya terkait persiapan Tes IPDN yang
kamu Inginkan. oke ini kakak coba kasih sedikit gambaran buat kamu ya...

Beberapa Tahun Terakhir, Jumlah Pendaftaran Masuk IPDN Naik Drastis. dari
sebelumnya yang memang sudah banyak jadi tambah banyak. Tahun 2020
saja Sebanyak 57.534 Pendaftar akan bertarung memperebutkan 1200 kursi
untuk menjadi Praja IPDN. Artinya 2,1% atau hanya 2-3 dari 100 orang yang
akan Lulus IPDN. setidaknya kamu harus mengalahkan 98 orang untuk
LULUS. pertanyaannya, sudah sejauh mana persiapan dari saingan-
sainganmu itu? kamu tahu? yang jelas persiapan mereka berbeda-beda dan
tentunya mereka yang persiapannya lebih bagus akan mengalahkan mereka
yang minim persiapan.
jadi kamu jangan pernah berharap persiapan sainganmu jelek atau minim,
karena kamu ga bisa mengontrol itu yang bisa kamu kontrol ya persiapan
kamu yang bisa terus-menerus untuk kamu asah. oke kita lanjut...

kalau kamu Baca sekilas, kamu bakal yakin kalo sainganmu adalah 98 orang
yang tadi kakak sebutkan. bisa jadi benar bisa juga salah. kenapa? bisa
benar karena yang kakak sampaikan tadi adalah Peta Persaingan Secara
Nasional sedangkan bisa jadi salah karena Setiap daerah Punya kuota
Penerimaan dan jumlah pendaftar yang berbeda-beda. misalnya saja untuk
Provinsi Bengkulu yang kuota penerimaan tahun 2020 adalah 25 orang
dengan jumlah pendaftar yang lolos seleksi administrasi 845 orang. artinya
hanya 1 dari 33-34 orang yang akan diterima Menjadi Praja IPDN Asdaf
Provinsi Bengkulu. ada 32-33 orang yang menjadi sainganmu jika kamu
mendaftar dari Provinsi Bengkulu. selanjutnya baru kamu bisa pasang
strategi untuk menang dalam Persaingan ini dan Menjadi Praja IPDN. dan...
untuk Itulah E-Book ini dibuat...
membantu kamu Menentukan Strategi Terbaik Untuk LULUS TES IPDN.
Sebelum Lanjut Follow dulu IG dan Telegram kakak dan Tim biar kamu ga
ketinggalan info di
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Oke Pertama-tama Kita Coba telusuri Persyaratan dan Alur Pendaftaran IPDN
dari Awal Sampai Akhir. Kamu Siap?
Here We Go !!!

A. Persyaratan :

1. Umum :
 Warga Negara Indonesia
 Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan
maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 31
Desember 2021; dan
 Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan
pelamar wanita minimal 155 cm
2. Administrasi :
 Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Umum (SMU) atau
Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C dengan
ketentuan :
A. Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-
nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah
lulusan 2018 s.d. 2021; dan
B. Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi
Papua Barat ditetapkan minimal 65,00 (enam puluh lima
koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian
Sekolah lulusan 2018 s.d. 2021;
 KTP-el bagi peserta yang berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga
(KK) bagi yang belum memiliki KTP-el;
 Bagi yang belum memiliki KTP-el atau Kartu Keluarga (KK) dapat
melampirkan Surat Keterangan Kependudukan atau resi
permintaan pembuatan KTP-el yang ditandatangani oleh pejabat
berwenang;

 Surat Keterangan lulus dari Kepala Sekolah atau pejabat yang


berwenang, bagi siswa SMU/MA Tahun Ajaran 2020/2021;
 Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta
OAP yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian
Daerah Kabupaten/Kota masing-masing dan mengetahui Ketua
atau Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP);
 Alamat e-mail yang aktif; dan
 Pasfoto

3. Khusus :
 Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena
melakukan kejahatan;
 Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota
badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan
agama/adat;
 Tidak bertato atau bekas tato;
 Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak;
 Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum
pernah hamil/melahirkan;
 Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN dan perguruan
tinggi lainnya dengan tidak hormat;
 Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja
IPDN, maka pendaftar:
A. Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti
pendidikan;
B. Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan
ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara
Republik Indonesia;
C. Bersedia ditempatkan pada proses pembelajaran di seluruh
kampus IPDN;
D. Bersedia mentaati segala peraturan yang berlaku di IPDN;
dan
E. Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan
tindakan kriminal, mengkonsumsi dan/atau menjual belikan
narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan,
pengeroyokan, menyebarkan paham radikalisme dan
melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual
(LGBT).
 Apabila pendaftar terbukti melakukan pemalsuan
identitas/dokumen persyaratan pendaftaran di atas maka
pendaftar dinyatakan GUGUR; dan
 Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara
lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada Website
SPCP IPDN

B. ALUR PENDAFTARAN SSCASN SEKOLAH KEDINASAN 2020


1. Calon peserta dapat mendaftarkan diri di Portal SSCASN
DIKDIN dengan menekan Link disamping ini :
[Link]

2.
C.

Setelah Proses Pendaftaran dan Verifikasi yang dilakukan di Portal SSCASN


DIKDIN, untuk menjadi Calon Praja IPDN, para calon peserta diwajibkan
untuk mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan. Jika para
pendaftar/peserta di tiap tes nya sampai dengan tes akhir memenuhi
persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai
calon praja IPDN. Begitu pula sebaliknya jika salah satu item Tahapan Tes
Yang diujikan ada yang GAGAL/GUGUR atau Tidak Memenuhi Syarat maka
dinyatakan GAGAL karena sistem tahapan tes yang dilakukan IPDN dalam
Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem GUGUR.
Setelah kamu Mengerti Teknis Setiap tahapan proses pendaftaraan baru
kemudian menyusun strategi. Hal ini dilakukan agar supaya konsentrasi
kamu tak terganggu lagi oleh hal-hal teknis terkait pendaftaran dan kamu
bisa mempersiapkan dirimu lebih awal dari yang lain.

A. Seleksi Administrasi
 Buat Pengingat untuk Tanggal Mulai Upload Berkas Sampai
Pengumuman Kelulusan
 Pastikan Seluruh Berkas yang Kamu Perlukan Sudah Siap yang Asli
Maupun Legalisir. minimal Kamu Punya 10 Lembar Fotocopy
Legalisirnya.
 Buat Ceklis Untuk Setiap Berkas yang Sudah Kamu Kirimkan.
 Selalu Cek berulang kali Sampai Kamu yakin Berkasmu sudah
terupload semuanya

B. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan


dilakukan dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment
Test) oleh BKN
C. Tes Kesehatan Tahap I Pelaksanaan Tes Kesehatan Tahap I di Rumah
Sakit Bhayangkara/Biddokkes POLDA
D. Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran Pelaksanaan Tes Psikologi,
Integritas dan Kejujuran oleh Biro SDM Polda
E. Pantukhir :
a. Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi
Pendaftaran
b. Tes Kesehatan Tahap II
c. Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan
Berikut Adalah Kuota Per Provinsi Se-Indonesia 2020
Jadwal Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN Tahun 2020

NO URAIAN KEGIATAN TANGGAL KETERANGAN


Pelamar mendaftar secara
online/daring Calon Peserta
1.
mengakses ke portal
SSCASN BKN.
Pelamar membuat akun
2. SSCASN Sekolah
Kedinasan Tahun 2020.
Pelamar log in ke SSCASN
Sekolah Kedinasan dengan
3. menggunakan NIK dan
Password yang telah 8 - 23 Juni Laman
didaftarkan. 2020 [Link]
Pelamar memilih Sekolah
Kedinasan dan mengisi
4. biodata serta mengunggah
dokumen persyaratan
administrasi SPCP IPDN.
Pelamar menyelesaikan
pendaftaran dengan
5. mengecek resume dan
mencetak bukti
pendaftaran.
Verifikasi dokumen
persyaratan administrasi 8 – 25 Juni Laman
6.
pendaftaran yang telah 2020 [Link]
diunggah.
7. Pengumuman verifikasi 26 Juni Laman
dokumen persyaratan 2020 [Link]
administrasi pendaftaran.
Pelamar yang memenuhi
syarat verifikasi dokumen
Bank yang ditunjuk oleh
persyaratan administrasi
BKN (Maksimal
8. pendaftaran melakukan Juli 2020
Pembayaran PNBP SKD 7
pembayaran PNBP Seleksi
(tujuh) hari kerja
Kompetensi Dasar (SKD)
sesuai kode billing.
Pelamar yang telah
melakukan pembayaran
PNBP SKD mencetak kartu Laman
9. Juli 2020
ujian melalui akun masing- [Link]
masing pada website
SSCASN BKN.
Laman
[Link] dan
10. Pengumuman Peserta SKD. Juli 2020
Laman
[Link]
23 Juli -
27 Lokasi yang ditunjuk
11. Pelaksanaan SKD.
Agustus Panitia SPCP IPDN
2020
Laman
4
[Link]
12. Pengumuman Hasil SKD. September
dan Laman
2020
[Link]
8-9 Rumah Sakit
Pelaksanaan Tes
13. September Bhayangkara/Biddokkes
Kesehatan Tahap I.
2020 POLDA
14. Pengumuman Hasil Tes 11 Laman
Kesehatan Tahap I. September [Link]
2020
15 - 16
Pelaksanaan Tes Psikologi,
15. September Biro SDM POLDA
Integritas dan Kejujuran
2020
Pengumuman Hasil Tes 18
Laman
16. Psikologi, Integritas dan September
[Link]
Kejujuran 2020
Pantukhir

 Verifikasi Faktual
Dokumen Persyaratan
Administrasi
21 - 25 Rumah Sakit
Pendaftaran
17. September Bhayangkara/Biddokes
 Tes Kesehatan Tahap
2020 POLDA/Stadion Olahraga
II
 Tes Kesamaptaan
dan Pemeriksaan
Penampilan

Laman
28
Pengumuman Hasil [Link]
18. September
Pantukhir dan Laman
2020
[Link]
5 -7
Registrasi Penerimaan
19. Oktober Kampus IPDN Jatinangor
Calon Praja
2020
Dari tadi ngomongin teknis mulu, kapan strateginya? Hufttt...
iya sabar-sabar ini kita bakal lanjut kesana....

D. STRATEGI
1. Kuatkan Mindsetmu :
 Temukan Alasan Terkuatmu Untuk Lulus IPDN :
o Tulis 10 hal yang Kamu Takutkan Jika Kamu tidak
Lulus?
o Tulis 10 hal yang Membuatmu Bahagia Jika Kamu
LULUS?

Alasan Inilah yang Akan Menjadi Bahan Bakarmu Ketika Nanti


Kamu Lelah

 Sebelum memulai kamu harus memastikan Mindsetmu Berada


pada jalur yang Benar. Tes IPDN adalah Tes Maraton bukan
Lari Sprint, Kamu Harus Konsentrasi di setiap tahapan Ujian.
 Setiap Pagi Visualisasikan dirimu sedang dilantik menjadi
Praja IPDN di Lapangan Parade IPDN itu Akan Menguatkan
Mentalmu dan Menanamkan Perasaan Menang di Benakmu.
Dengan begitu Tingkah Lakumu akan membantumu
mewujudkannya Setiap Hari.
 Bertindak/Berprilaku Seperti Praja IPDN. Salah satu cara
terbaik untuk mempunyai Mental Pemenang adalah Bertindak
Bagaimana Seorang Pemenang bertindak. Jika Kamu Ingin
Menjadi Praja IPDN mulailah Bertindak Sebagaimana Mereka
Bertindak. Ketika kamu sudah terbiasa, kamu akan lebih
mudah untuk menjadi Seperti Mereka.


 Bangun Lingkungan yang Mendukung. Lingkungan yang
mendukung akan sangat membantumu. Kamu bisa mulai dari
kamar tidurmu. Tempel Poster IPDN di kamar tidurmu, itu
akan membantumu untuk mengingat tujuanmu masuk IPDN
setiap Hari. Wallpaper Hpmu jangan ketinggalan karena itu
yang selalu kamu pegang. Pastikan tertulis jelas kamu ingin
masuk IPDN disana. Jangan pedulikan jika ada yang
mengejek, mereka hanya iri tak bisa seteguh dan seserius
kamu dalam menggapai Cita-cita.
 Masuk ke Grup yang Satu Frekuensi. Mereka yang Satu
Frekuensi denganmu akan membantumu untuk terus maju
bersama. Kalau kamu belum punya grup teman-teman yang
mau masuk IPDN, kamu bisa mulai untuk Membuatnya sendiri
mengajak temanmu yg juga mendaftar. Kamu bisa gunakan
grup itu untuk saling berbagi informasi dan tips serta trik
seputar masuk IPDN. Jangan Pernah Menganggap Mereka
Musuh. Kalian memang Bersaing tapi bukan berarti
bermusuhan. Materi, Strategi, Ide, Tips dan Trik Bisa Saja
Sama bisa saja dicopy atau dicuri tapi tidak dengan
Eksekusimu dan Rejeki. Semakin Kamu berbagi semakin
melekat Ilmu di Benakmu dan akan Semakin mudah kamu
dalam Menyelesaikan Tahapan Seleksi.
 Ketika Kamu Lelah ingat Kembali Alasanmu Memulai.
 Minta Bantuan dan Dukungan Orangtua, Keluarga dan
Sahabatmu. Mereka Bisa Jadi Penguat dan Pemberi Motivasi
terbaik yang bisa kamu harapkan.
2. Memilih Asal Pendaftaran :
 Lihat Peta Persaingan, Pilih yang Paling Memungkinkan untuk
Kamu
 Jika Ingin mendaftar diluar Domisilimu, Pastikan Kamu Punya
Keluarga atau Tempat tinggal di Provinsi pendaftaran karena
kamu bakal Sering Kumpul disana selama Pendidikan bahkan
sampai setelah Menjadi Purna Praja.
 Setiap pilihan punya kelebihan dan kekurangannya masing-
masing, pastikan kamu siap dengan konsekuensinya.
3. Persyaratan Administrasi :
 Buat Ceklis Berkas Yang Harus Kamu Persiapkan dan Upload
untuk memastikan tidak ada berkas yang terlupa dan
tertinggal.
 Siapkan Persyaratan Administrasi Jauh-jauh hari. Jangan
sampai mendekati hari h baru mau dipersiapkan dan
dilegalisir. Itu akan membantumu, jika ada berkas yang sulit
atau belum terlengkapi kemudian kamu masih punya waktu
untuk menyelesaikannya. Itu juga akan memberikanmu
kelegaan untuk mempersiapkan hal-hal lainnya. Ingat hanya
mereka yang paling SIAP yang Paling Besar Peluangnya untuk
MENANG. Pastikan itu KAMU!.
 Kuasai teknis Pendaftaran. ada di video tutorial yang
disiapkan di Website Pendaftaran
 Ada puluhan ribu orang yang mengakses Web Pendaftaran
sehingga bisa saja Web Down bahkan tidak Merespon.
Pastikan Semua Berkasmu Terupload Sempurna sebelum
kamu Keluar dari Web.
 Setelah Kamu yakin 100% aman Persiapkan Tahapan
Selanjutnya..

4. Belajar :
 Sebagai tes yang bakal Pertama Kali diujikan SKD akan
Membuatmu bekerja keras setelah lulus administrasi
 Buat Suasana Belajar yang Nyaman. Mood yang Baik akan
Mempermudahmu Memahami dan Menangkap Materi.
 Petakan Bagian yang kamu Kuasai dan Tidak. Maksimalkan
Materi yang kamu Kuasai dan Benahi yang Tidak
 Catat Kemajuan Penguasaan Materimu. Bisa dengan
Menggunakan tabel Ceklis
 Kalau kamu bosan Belajar Sendirian, Ajak Temanmu Untuk
Bersama-sama Memahami Materi.
 Belajar Sambil Praktek. Dalam Belajar ada yang namanya
“Muscle Memory” yaitu ingatan otot. Otot akan Mengingat
apa-apa yang biasa dikerjakannya sehingga bahkan bisa
menjadi otomatis. Jika kamu terbiasa mengerjakan soal dan
mengulang-ngulangnya, akan sangat membantu otot jari dan
otakmu mengingat pola-pola jawaban yang hadir, sehingga
kamu bahkan bisa menjawabnya secara otomatis saking
terbiasanya.
 Belajarlah secara Rutin tapi jangan Lama. Belajar terlalu
Lama Membuatmu tidak Rileks dan Otak Kelelahan. Buat
Jadwal untuk Pagi, siang, Sore, dan Malam atau bisa
menyesuaikan Kehendakmu. Beri Waktu Belajar 30-45 Menit
Tanpa Gangguan. Gunakan Aplikasi Podomoro Timer Untuk
Tetap Fokus Pada Materi.
 Hindari SKS (Sistem Kebut Semalam). Otak yang ditekan
semalaman untuk bekerja keras tentu akan Kewalahan ketika
esok harinya. Jika kamu menggunakan SKS ini dapat
dipastikan Hasilmu kurang Maksimal dari yang seharusnya
Kamu Bisa.
 Jauh Lebih Baik Memahami dari Pada Sekedar Menghafal.
Ketika Kamu Memahami Materi Kamu akan Memahami
Konteks dari Suatu Materi, Sehingga Bagaimanapun Jenis
Soalnya dapat segera kamu Identifikasi dan Selesaikan. Jika
Hanya Sekedar Menghafal, Jika ada Perbedaan Posisi ataupun
Soal dibalikkan Pertanyaannya Akan Membuatmu
Kebingungan dan Kemudian Kehilangan hasil Maksimal.
5. Menjawab Soal SKD :
 Pertama, Perhatikan Nilai Ambang Batas
a. Tes Karakterisitik Pribadi (TKP) = 143 = 29 dari 35
soal Benar, Skor 1-5 (no 66-100)
b. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) = 75 =16 dari 35
soal Benar, Skor 0 atau 5 (no 1-35)
c. Tes Intelegensia Umum (TIU) = 80 = 16 dari 30 soal
Benar, Skor 0 atau 5 (no 36-65)
 Selalu Jawab Soal yang Paling MUDAH duluan. Itu akan
membantumu mengatur ritme otak agar tak terlalu kewalahan
di awal. Itu juga akan menambah kepercayaan dirimu, karena
kamu yakin jawabanmu hampir pasti benar. Waktumu yang
Terpakai pun akan Efisien dan efektif sehingga bisa digunakan
untuk mengerjakan soal-soal lainnya.
 Biasanya Soal-soal TKP Lebih mudah dikerjakan karena Cukup
menggunakan Nalar dan Perbandingan Untuk Memilih
Jawaban. Setiap jawaban TKP mempunyai nilai, skor 1-5 ,
apapun jawaban yang kamu pilih tetap memiliki nilai.
Usahakan pilih jawaban terbaik yang sesuai dengan soal. Soal
TKP biasanya dimulai dari no 66-100.
 Tes Wawasan Kebangsaan. Benar 5, Salah 0. Untuk soal-soal
TWK kalian akan menemukan soal dengan jawaban “tidak
tahu” dan “ragu-ragu”.
o Baca dengan cepat. Kalau tidak tahu, lompati saja,
kosongkan dan beri tanda pada kertas kosong.
o Jika punya feeling kemungkinan jawabannya A, jawab
saja dan tetap tulis tanda pada kertas kosong biar nanti
diakhir jika kamu masih punya waktu kamu punya
kesempatan evaluasi sebelum waktu habis.
o Jika punya jawaban yang ragu-ragu, sama seperti diatas
tandai di kertas kosong.
o Berikut adalah materi-materi TWK
 a)Pancasila;
Untuk materi-materi pancasila coba baca
lewat google atau beli bukunya juga bisa,
buku soal-soal TKD yang didalamnya juga
memuat soal TKP Dan TIU. Tidak ada ruginya
karena nanti selain ada contoh soal juga ada
pembahasannya. Sering-sering mengulang
akan membuatmu mudah memahaminya.
 b) Undang-Undang Dasar 1945;
Materi ini tinggal baca saja di UUD NRI tahun
1945, cari di google, baca, pahami, lalu
hafalkan. Materi terpenting karena
didalamnya bisa memuat tentang tata negara.
Walaupun terkadang hanya 1 atau 2 pasal
saja yang keluar.
 c) Bhineka Tunggal Ika; dan
 d) Negara Kesatuan Republik Indonesia
(sistem Tata Negara Indonesia, sejarah
perjuangan bangsa, peranan Bangsa
Indonesia dalam tatanan regional maupun
global, dan kemampuan berbahasa Indonesia
secara baik dan benar).
yang terpenting untuk soal TWK: lebih baik
memahami daripada menghafal. Dalam artian
jika kita sudah membaca, lalu menghafalkan
sambil memahami itu akan memudahkan kita
saat mengerjakan soal yang membutuhkan
ingatan. Jangan sampai hanya menghafalkan
jawaban dari soal-soal yang di dapat di google
atau yang didapat di simulasi CAT playstore
 Tes Intelegensia Umum. Benar 5, Salah 0. Selalu Kerjakan
Soal yang Paling Mudah:
o Bahasa Indonesia, Sinonim, padanan kata dan antonim
biasanya tidak terlalu sulit, kerjakan terlebih dahulu .
o Jika ada soal cerita, pastikan kamu perhatikan paragraf
ceritanya digunakan untuk menjawab soal nomor berapa
saja. Baca pertanyaannya baru baca paragraf cerita jadi
kamu langsung mengerti bagian mana yang harus kamu
beri perhatian lebih untuk menjawab soalnya.
o Setelah itu soal matematika, soal-soal Numerik
biasanya lebih mudah dibandingkan Aritmatika.

o Materi soal :
 1. Pengetahuan dan wawasan umum
2. Tes sinonim (persamaan kata)
3. Tes antonim (lawan kata)
4. Tes padanan hubungan kata
5. Tes pengelompokan kata
6. Tes aritmatika
7. Tes seri angka
8. Tes seri huruf
9. Tes logika angka
10. Tes angka dalam cerita
11. Tes analisa pernyataan
12. Tes kesimpulan silogisme
13. Tes logika cerita
 Jadi urutan pengerjaannya adalah kerjakan TKP terlebih
Dahulu Baru TWK kemudian TIU
 Selalu kerjakan yang paling mudah dulu, Soal TKP yang
Paling Mudah, Soal TWK yang Paling Mudah, Soal TIU
yang Paling Mudah.
 Jika Pada saat Pengerjaan ada Soal TWK yang susah,
Lompati saja dulu, Lanjut Terus Sampai Soal TIU yang
Mudah Sudah Kamu Kerjakan Semua. Setelah itu mulai
Lagi dari Urutan Pertama. Periksa dan Lengkapi Seluruh
jawaban TKP, kemudian TWK baru Kerjakan Soal-soal
TIU yang Tersisa. Ini Penting Untuk manajemen Waktu
dan Energimu sehingga hasil yang dicapai pun bisa
maksimal.

6. Kesehatan Dan Fisik :


 Kalau kamu ada riwayat sakit dan cedera fisik cukup parah
segera lakukan medical check up dan pastikan itu tidak
menghambatmu dalam tes kesehatan nanti.
 Jika masih ada yang sakit segera obati atau sembuhkan . Jika
Ada Varises Segera terapi sedini mungkin.
 Mulai Budayakan Hidup Sehat dari sekarang
 Kalau Badanmu Masih Terlalu Kurus, Perbanyak Makanan
yang mengandung Protein Seperti Telur, Susu, Keju, Daging,
Ayam, Kacang-kacangan.
 Kalau Berat Badanmu Berlebih Mulai Kurangi mengkonsumsi
Gula dan Berminyak serta yang Manis apalagi janji manis
gebetan. Udah kamu fokus seleksi aja dulu. Makan Sayur-
sayuran diperbanyak untuk memperbaiki Metabolisme
tubuhmu.
 Untuk Kamu yang Berat Badannya Proporsional, jaga itu .
 Hindari Begadang Untuk yang tidak Perlu, Itu akan
Melemahkan Kesehatan dan Mentalmu. Membuatmu merasa
kelelahan dan lesu sepanjang esok hari
 Ketika Baru Memulai Program Olahraga, Mulailah Sedikit demi
sedikit terlebih dahulu agar ototmu tidak kaget karena
bekerja berlebihan.
 Buat Program yang teruji Meningkatkan Kemampuan Fisikmu.
Kamu Bisa Cari di Youtube dan Belajar dari Mereka yang Ahli
disana bagaimana cara membuatnya.
 Salah satu yang Kakak lakukan dulu untuk meningkatkan
kemampuan fisik adalah berlari setelah subuh di lapangan
bola desa. Berlari Sendirian sampai sekitar pukul 08.00-09.00.
 Jangan Lupa Pemanasan Sebelum Olahraga.
 Paketkan Menjadi Satu Program Olahraga dan Catat
Progresnya Setiap Hari.
 Lebih Bagus lagi jika Kamu Punya Mentor, itu akan
Membuatmu Lebih Disiplin.
 Lakukan secara bertahap dan konsisten, agar hasilnya
maksimal. Jangan lupa cukupkan gizimu juga
 Tahapan Tes Kesehatan :
o Pengambilan Sampel Cairan Darah dan Urine untuk
Pemeriksaan Penyakit dalam dan Zat Adiktif
o Pemeriksaan Fisik, standar 160 cm untuk pria dan 155
untuk Wanita, Bebas Penyakit Kulit, Patah Tulang, atau
Kelainan Bentuk Tubuh lainnya.
o Mata, maksimal -1/+1, bebas Silinder, katarak dan
gangguan penglihatan lainnya
o THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan), bebas sinus,
amandel, dan Telinga Bersih
o Gigi dan Mulut. Gigi dan Mulutmu Mesti Bersih dan tidak
ada Penyakit Mulut.
o Foto Rontgen Dada dan EKG. Untuk memeriksa Struktur
dada dan tulang bahu Serta rekam Jantung.
o Tangan. Memeriksa kelainan tangan dan tremor apa ga.
o Kesehatan alat vital. Bebas Ambeien, Verikokel dan
kelainan alat vital. Tes Keperawanan dan
proporsionalitas dada Perempuan
o Pemeriksaan Kaki. Bebas Varises, Tapak Kaki dan
simetris atau asimetris.
7. Tes Psikologi

Poin-poin yang dinilai dalam Psikotes :

 Tes Intelegensi :
o Analogi
o Spasial
o Matematika dasar
 . Tingkat Kecerdasan;
o b. Kemampuan Analisa Sintesa;
o c. Kecepatan Kerja;
o d. Ketelitian Kerja;
o e. Ketahanan Kerja;
o f. Ketekunan Kerja;
o g. Manajemen;
o h. Percaya Diri;
o i. Kerjasama;
o j. Motivasi Berprestasi;
o k. Kedisiplinan;
o l. Loyalitas;
o m. Kepemimpinan;
o n. Daya Kreativitas.
 Nilai-nilai sikap yang diukur dalam tes integritas & kejujuran,
sebagai berikut:
a. Integritas
o Bersikap, berperilaku dan bertindak jujur terhadap disri
sendiri dan lingkungan;
o Konsistensi dalam bersikap dan bertindak;
o Memiliki komitmen terhadap visi dan misi;
o Objektif terhadap permasalahan;
o Berani dan tegas dalam mengambil keputusan dan
resiko kerja;
o Disiplin dan bertanggungjawab dalam melaksanakan
tugas dan amanah.
b. Inovasi
o Kaya akan ide-ide baru;
o Selalu meningkatkan kemampuan dalam
pencegahan dan pemberantasan tindak pidana
korupsi.
c. Kepemimpinan
o Berani menjadi pelopor dan penggerak perubahan
dalam pemberantasan korupsi;
o Dapat dipercaya untuk mencapai kinerja yang melebihi
harapan.
d. Transparansi
o Setiap pelaksanaan tugas dapat terukur dan dapat
dipertanggungjawabkan;
o Pelaksanaan tugas senantiasa dievaluasi secara
berkala; Hasil tugas terbuka untuk semua stakeholder.

e. Produktivitas

o Mampu bekerja keras;


Mampu menggunakan sumberdaya yang tersedia
secara efektif dan efisien;
o Berorientasi terhadap hasil kerja yang sistematis,
terarah dan berkualitas.
f. Profesionalisme

o Bekerja sesuai standard kinerja;


o Hasil kerja dapat dipertanggungjawabkan;
o Berpengetahuan luas;
o Berketerampilan tinggi;
o Bekerja sesuai kompetensi;
o Mandiri tanpa intervensi pihak lain;
o Konsisten dan bersungguh-sungguh dalam
menjalankan tugas.

g. Religiusitas

o Berkeyakinan bahwa setiap tindakan yang


dilakukan berada dibawah pengawasan sang
pencipta;
o Tekun melaksanakan ajaran agama;
o Mengawali setiap tindakan dengan niat ibadah;
o Apa yang dilakukan harus selalu lebih baik dari
yang kemarin.

1. Jenis tes psikologi penalaran logika Aritmatika

 Metode test ini biasanya dipenuhi dengan deretan gambar 2 D


hingga 3 D. Bertujuan untuk mengetahui kemampuan
seseorang dalam menganalisa dan juga memahami suatu pola
tertentu.
 Cara pengerjaannya juga membutuhkan trik khusus, misalnya
Jangan hanya terfokus saja pada deret hitung atau deret ukur
dalam perhitungan, sebaiknya kamu lihat semua angka
dengan sisi pandang yang lebih luas. Karena di dalam soal
deret angka yang panjang, 3 sampai 5 angka yang kamu lihat
tidak menjamin bisa memberi jawaban dengan benar.
 Jangan sia-siakan waktumu dengan terfokus pada soal saja,
karena tetap perlu diingat bahwa waktumu terbatas.
2. Jenis tes psikologi “Test Wartegg”

 Di dalam tes ini kamu akan menemukan 8 kotak dengan pola


yang berbeda. Biasanya kotak-kotak tersebut mengandung
pola titik, garis lurus berjejeran, garis tegak lurus, garis
melengkung, dua garis tidak beraturan, kotak hitam kecil,
garis melengkung, jajaran titik yang melingkar, dan masih
banyak lainnya.
 Pola-pola tersebut memiliki arti yang berbeda, berikut
beberapa pengantiaan dari tiap pola tersebut :
o Titik Kecil : Menggambarkan kelincahan, atau pusat dari
sesuatu
o Garis Lurus Berjejeran : Keinginan untuk memperbaiki
diri, cobalah untuk menggambar tangga
o Garis Tegak Lurus : Menggambarkan ketepatanmu
dalam memecahkan masalah
o Garis Melengkung : Kebijaksanaan dan juga kebesaran
o Kotak Hitam Kecil : Mencerminkan Konstruksi yang
begitu kuat.
o Jajaran Titik :Perlakuan Hati-hati terhadap suatu hal
atau benda
 Sebisa mungkin usahakan kertas ujian kamu dalam kondisi
bersih
 Jika akan memulai mengerjakan tes ini, sebaiknya jangan
memulai dari kotak nomer 5. Karena dalam ilmu psikologis,
kemungkinan orang (laki-laki) yang mengerjakan dari kotak
nomer 5 memiliki kelainan seksual.
 Sebaiknya kerjakan test yang satu ini secara berurutan atau
jangan terlalu berantakan. Misal 1-2-5-4-3-6-8-7
 Pahami makna dan arti dari tiap pola terlebih dahulu
3. Jenis tes psikologi “Analog Verbal Test“

 Tes ini biasanya terdiri dari 40 soal, dimana soal-soal tersebut


berisi antonim/sinonim/analog dari suatu kata. Fungsi dari tes
ini yaitu untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam
menghadapi suatu kondisi. Selain itu juga berfungsi untuk
penilaian seberapa jauh kamu menerka dan memahami
sebab-akibat pada suatu permasalahan.
 Untuk cara pengerjaannya cukup mudah yakni selalu
berkonsentrasi dan selalu gunakan logika kamu. Namun
apabila kamu memiliki masalah dengan dua hal tersebut, ada
cara lain untuk lulus dari tes yang satu ini. Yakni membypass
dengan cara hafalkan beberapa contoh soalnya. Karena sering
sekali soal yang diberikan dalam tes ini relatif sama.

4. Jenis tes psikologi DAM ( Draw A Man ) Test

 Sesuai dengan arti dalam Bahasa Indonesia, yakni kamu


diharuskan mengerjakan tes menggambar seorang
manusia. Setelah itu deskripsikan jenis kelamin, usia,
dan juga aktifitas di dalam gambar tersebut. Hasil atau
fungsi dari tes yang satu ini yakni untuk mengetahui
kepercayaan diri seseorang, tanggung jawabnya,
ketahanan dan juga kestabilannya dalam bekerja.
 Sekarang untuk cara pengerjaannya ada dua, yang
pertama gambarlah seseorang yang sedang dalam
keadaan melakukan aktifitas seperti misal pak guru yang
sedang mengajar didepan kelas, pak tani yang sedang
mengolah sawah, eksmud yang terlihat memegang
koper, dan lain sebagainya. yang kedua jangan pernah
hanya menggambar separuh badan (dari pinggang ke
atas) alias gambarlah orang secara utuh dari ujung
rambut hingga ujung kaki. Dan usahakan detail gambar
tetap diperhatikan seperti telinga, mata, hidung, dan
mulut.
5. Edwards Personal Preference Schedule atau disingkat EPPS test

 Jenis tes yang kelima ini biasanya disebut tes EPPS, atau
tes pauli dimana fungsi dari tes ini yakni menunjukkan jati
diri dan kepribadian seseorang secara lebih detail. Tes ini
terdiri dari 225 nomor soal, yang di dalam masing-masing
soal hanya terdapat dua pilihan jawaban seperti A atau B.
Pilihan yang kamu pilih biasanya menunjukkan atau sesuai
dengan kepribadian kamu.
 Perlu diingat, semua soal harus kamu jawab walaupun
diantara pilihan itu tidak menunjukkan diri kamu yang
sebenarnya. Karena dalam tes ini tidak ada jawaban yang
benar atau salah, melainkan setiap jawaban akan
menunjukkan kepribadian kamu yang sebenarnya.
Tujuannya sendiri, tes EPPS yakni untuk bisa menyaring
orang-orang yang memiliki kepribadian sesuai dan pastinya
diharapkan IPDN itu sendiri.
 Kunci pengerjaannya pun hanya ada satu yakni, jangan
pernah bohongi diri kamu sendiri dalam kata lain
bersikaplah jujur dan apa adanya walaupun itu menuntut
kamu menunjukkan kekurangan diri sendiri. Beberapa kali
pilihan akan diulang pada nomer yang di acak tentunya, dan
disitulah ujian kejujuranmu akan terlihat.

6. Kraeplien/Pauli test/Tes Koran

 Tes yang satu ini terdiri dari gugusan angka yang tersusun
membujur atau dari atas ke bawah dalam bentuk lajur.
Biasanya kamu akan diminta untuk menambahkan atau
menjumlahkan dua angka dengan waktu yang telah
ditentukan untuk setiap kolomnya. Tes ini memiliki fungsi
untuk menilai tingkat ketahanan, konsistensi, ketelitian,
sikap terhadap tekanan, penyesuaian diri, dan juga
kecepatan mengerjakan pekerjaan.
 Berikut cara pengerjaannya untuk tes yang satu ini :
 Jangan pernah kamu melakukan cheating waktu maupun
hasil dari penjumlahan. Jika kamu sampai melakukannya,
itu akan membuat kamu merugi. Selain waktu
pengerjaanmu akan terbuang, hal ini juga membuat grafik
penjumlahanmu tidak alami.
 Diwajibkan menggunakan pensil biasa atau pulpen
dibandingkan jika kamu menggunakan pensil mekanis.
Karena di saat ujung pensil mekanis tersebut habis,
tentunya kamu akan membutuhkan waktu sepersekian
detik untuk me-reloadnya. Memang tidak seberapa jika
hanya sekali, namun jika berkali-kali tentunya kalkulasi
waktu yang terbuang akan terlihat banyak.
 Yang terakhir dan yang paling penting yakni selalu
berkonsentrasi. Di awal pengerjaannya mungkin kamu akan
bisa menjaga konsentrasi, namun biasanya pada
pertengahan atau menjelang akhir tes konsentrasi akan
mulai menurun. Usahakan selalu kendalikan dirimu dalam
menghemat tenaga, sehingga konsentrasi akan stabil
hingga akhir tes.

7. Tes psikologi “Test Army Alpha Intelegence”

 Terdapat 12 soal dengan kombinasi deret angka dan juga


deret bentuk. Antara soal yang satu dengan yang lain
terkadang akan saling berhubungan. Fungsinya tes ini yakni
mengukur kemampuan daya tangkap kamu dalam
melaksanakan dan menerima perintah atau instruksi, cepat
atau lambat.
 Selalu fokuskan konsentrasi kamu pada perkataan narator,
selain karena waktu yang terbatas narator pun tidak akan
pernah mengulang instruksinya. Satu hal lagi, sabar dalam
menjawab. Jangan pernah memotong narator memberikan
instruksi dan jangan terburu-buru untuk menjawabnya.
 Dari beberapa tips pengerjaan soal psikotes diatas ada satu
hal lagi yang perlu kamu ketahui. Yakni Learning By Doing,
ya belajar dari apa yang pernah kamu lakukan. Yang berarti
dalam hal ini, belajarlah dari pengalaman kamu sebelumnya
dalam menghadapi ujian psikotes. Cobalah untuk
introspeksi segala kesalahan yang seharusnya tidak terjadi
lagi di ujianmu yang akan datang.
 Misalnya latihlah dirimu untuk menghadapi kesalahan atau
kesulitan dalam menghadapi soal psikotes. Selain itu
membaca ulang atau mencoba mencari materi psikotes
untuk refreshment. Ditambah dengan persiapan fisik dan
mental yang harus selalu terjaga, sehingga esok hari kamu
bisa menyelesaikan ujian psikotesmu dengan maksimal.
 Skema seperti diatas tentunya akan sangat membantu
kamu dalam menghadapi ujian psikotes ke depannya.
Karena soal-soal psikotes sendiri seharusnya jangan anda
jadikan momok, lambat laun pasti soal-soal psikotes akan
menjadi suatu hal yang tidak asing untuk kamu.
 Percaya diri dan optimisme yang tinggi juga harus kamu
miliki dalam setiap akan menghadapi ujian psikotes.
Karena persiapan fisik dan mental dalam menghadapi soal
psikotes juga tidak akan sempurna tanpa rasa percaya diri.
Suges yang diberikan dari rasa percaya diri yang kamu
miliki tentunya akan membawa dampak positif.
 Kesimpulan akhir untuk semunya adalah buang jauh ketakutan
atau rasa pesimis kamu, jika itu tidak kamu lakukan pasti kamu
akan merasa kesulitan dalam mengerjakan psikotes tersebut.
Selalu mencoba kendalikan diri mulai dari ego, pengendalian
porsi penggunaan tenaga atau fisik, pola pikir, kejujuran dan
segala hal yang sekiranya akan berimbas negatif di saat kamu
akan menghadapi ujian psikotes perlu kamu persiapkan secara
matang.
8. Pantukhir
 PEDOMAN PENENTUAN AKHIR (VERIFIKASI DATA
FAKTUAL,TES ULANG KESEHATAN, TES KESAMAPTAAN DAN
WAWANCARA)

 [Link] DATA FAKTUAL


o [Link] yang berhak mengikuti verifikasi data faktual
adalah para peserta yang dinyatakan lulus tes psikologi
dan tes integritas & kejujuran sebagaimana ditetapkan
dalam surat keputusan Panitia Seleksi.
o [Link] verifikasi data faktual dilakukan di lokasi
yang ditentukan oleh Panitia Seleksi.
o [Link] verifikasi data faktual yang dibawa ketika
mengikuti Penentuan Akhir:
 1 )KTP asli atau Photocopy bagi peserta yang
berusia diatas 17 tahun;
 2) Photocopy Kartu Keluarga/Akta Kelahiran bagi
yang belum memiliki KTP dan dilegalisir oleh
pejabat yang berwenang;
 3) Photocopy Ijazah/STTByang telah dilegalisir oleh
pejabat yangberwenang;
 4) Pasphoto berwarna (tidak hitam putih)
menghadap kedepan ukuran 4x6 cmsebanyak 6
lembardan tidak memakai kacamata;
 5) Biodata Calon Peserta Seleksisesuai format
dalam website SPCP IPDN;
 6) Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK);
 7) Surat Pernyataan belum pernah menikah/kawin,
hamil/melahirkan dan sanggup tidak menikah/kawin
selama mengikuti pendidikan yang diketahui orang
tua/wali, yangdinyatakan secara tertulis,
ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-;
 8) Surat Pernyataan bersedia diberhentikan jika
melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan
atau menjual belikan narkoba, melakukan
perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, dan
melakukan tindakan asusila berdampak hukum
atau tidak, yang dinyatakan secara tertulis dan
ditandatangani di atas materai Rp.6.000,-;
 9) Surat Pernyataan bersedia mentaati Peraturan di
IPDN, yang dinyatakan secara tertulis dan
ditandatangani di atas materai Rp.6.000,-;
 10) Surat Pernyataan bersedia dikembalikan ke
daerah masing-masing biaya IPDN apabila terbukti
melakukan pemalsuan identitas/dokumen atau
tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas,
yang dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani
di atas materai Rp.6.000,-;
 11) Format Surat Pernyataan diatas, dapat diunduh
dari website SPCP IPDN;
 12) Semua dokumen sebagaimana tersebut diatas
dimasukkan ke dalam stofmap berwarna merah
bagi peserta pria dan stofmap berwarna biru bagi
peserta wanita, dibawa dan diserahkan kepada
Panitia pada saat peserta mengikuti penentuan
akhir.
o [Link] seleksi melakukan verifikasi dan menetapkan
hasil kelulusan bagi peserta seluruh provinsi.
o [Link] hasil verifikasi ditetapkan dengan surat
keputusan panitiaseleksi, dan diumumkan secara
langsung, melalui [Link] dan
[Link].

 [Link] ULANG KESEHATAN


o [Link] yang berhak mengikuti tes ulang kesehatan
adalah para peserta yang dinyatakan lulus verifikasi data
faktual sebagaimana ditetapkan dalam surat keputusan
Panitia Seleksi.
o [Link] dan Pelaksanaan tes ulang kesehatan dilakukan di
lokasi yang ditentukan oleh Panitia Seleksi.
o [Link] Aspek Pemeriksaan Tesulang Kesehatan bagi
peserta seleksi calon praja IPDN meliputi:
 1) Fisik Diagnosisa :
 a)Tinggi Badan dan Berat Badan;
 b)Tensi/Nadi;
 c)Gigi dan Mulut;
 d)THT;
 e)Bedah;
 f)Kulit;
 g)Penyakit Dalam;
 h)Mata;
 i)Paru-paru;
 j)Neurologi;
 2)Laboratorium :
 a)Anti HCV
 b)Cholesterol Total
 c)TG/HDL/LDL
 d)HIV
 e)Malaria
 f)Narkoba (3 parameter)
o AMP
o HCT
o MOP
 g)Tes Kehamilan
 3)USG Abdomen
 4)Audiometri
 5)Ergometri
 6)Spirometri
 7)Slit lamp dan Refraksi
 8)Obsgyn (wanita)
 9)MMPI-2 (Kesehatan Jiwa)
 [Link] KESAMAPTAAN
o [Link] dan Pelaksanaan TesKesamaptaan dilakukan di
lokasi yang ditentukan oleh panitia seleksi.
o [Link] tes kesamaptaan dilakukan oleh Tim
Jasmani/Samapta independen yang memiliki kredibilitas,
kapabilitas, dan profesional di bidang kesamaptaan.
o [Link] Aspek PenilaianTesKesamaptaan/Jasmanibagi
peserta seleksi calon praja IPDN meliputi:
 1)Tes Kesamaptaan “A” yaitu:
 [Link] Keliling Lapangan minimal 2.400 meter
selama 12 menitbagi Peserta Pria;
 [Link] Keliling Lapangan minimal 1.600 meter
selama 12 menitbagi Peserta Wanita.
 2)Tes Kesamaptaan “B”yaitu:
 a)Pull –Up (Chining bagi Wanita);
 b)Sit –Up;
 c)Push –Up;
 d)Shutle –Run.
 3)Pedoman Penilaian memakai T, Score Cooper
Tes:A+B= T –Score/2
 4)Kriteria Hasil Tes:
 a)T. Score Kesamaptaan A + B minimal 41,00
(empat puluh satu koma nol);
 b)T. Score Kesamaptaan A minimal 38,00 (tiga
puluh delapan koma nol);
 c)T. Score Kesamaptaan B minimal 32,00 (tiga
puluh dua koma nol);
 d)Calon dinyatakan memenuhi persyaratan (L)
apabila memperoleh nilai Kesamaptaan total
(A+B) minimal 41,00 (empat puluh satu
komanol);
 e)Bila calon memperoleh nilai total 40,00
dinyatakan dipertimbangkan;
 f)Calon dinyatakan tidak memenuhi syarat
apabila:i)Nilai Total Kesamaptaan kurang dari
38,00;ii)Nilai Kesamaptaan “A” kurang dari
38,00;
 g)Nilai Kesamaptaan “B” kurang dari 32,00
untuk tiap item.
[Link]
 [Link] dilakukan dengan metode wawancara
satu-persatu per individu.
 [Link] peserta diwawancarai oleh tiga
pewawancara.
 [Link] Pewawancara dilengkapi dengan
materiwawancara yang meliputi:
o 1)pedoman wawancara;
o 2)biodata peserta;
o 3)hasil kesehatan jiwa;
o 4)hasil tes psikologi dan tes integritas &
kejujuran.
 [Link] Pewawancaradan Panitia SPCP menilai hasil
wawancara setiap peserta.
 [Link] Pewawancara ditetapkan dengan Surat
Keputusan Ketua Panitia Seleksi.

 [Link] DAN PENGUMUMAN HASIL PENENTUAN AKHIR
 [Link] Tes Ulang Kesehatan, Tes Kesamaptaan dan
Wawancara ditetapkan dalam rapat pleno Panitia
SPCP IPDN yang diikuti oleh tim kesehatan, tim
kesamaptaan, tim pewawancara;
 [Link] kelulusan seleksi Penentuan Akhir Calon
Praja IPDN Tahun 2020 ditetapkan dengan Surat
Keputusan Ketua Panitia Seleksi dan disampaikan
kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi untuk diumumkan
melalui [Link] dan/atau
[Link]
 Buat daftar berkas yang wajib dibawa, segera lengkapi

sebelum berangkat ke jatinangor.

 Selalu jaga Kondisi Fisik dan Kesehatanmu. Kamu tinggal

selangkah lagi menjadi Praja IPDN

 Jangan Pernah Meremehkan Setiap Tahapan Seleksi, Selalu

Fokus Meskipun Sudah Pantukhir.

 Berikan yang Terbaik Untuk Tes Samapta dan Wawancara.

 Untuk Kamu yang Berasal dari daerah Panas, Segera

Seseuaikan dengan Iklim Jatinangor yang Cukup dingin.

Lakukan Olahraga Mandiri dan Peregangan Setiap hari agar

Kondisi Fisikmu Terjaga

 Enjoy dan Nikmati Perjalanan Seleksi

 Jujur dan jadilah dirimu sendiri ketika Wawancara

Anda mungkin juga menyukai