0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan9 halaman

Teknik Pencarian Korban Selam Aman

Ringkasan dokumen tersebut adalah: (1) beberapa teknik pencarian korban tenggelam dijelaskan seperti pencarian acak, garis lurus, dan berotasi; (2) hal penting yang perlu diperhatikan dalam pencarian adalah keamanan, waktu, dan pola pencarian; (3) pembagian tugas tim pencari dan pengumuman pencarian juga dibahas.

Diunggah oleh

mpl0395
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan9 halaman

Teknik Pencarian Korban Selam Aman

Ringkasan dokumen tersebut adalah: (1) beberapa teknik pencarian korban tenggelam dijelaskan seperti pencarian acak, garis lurus, dan berotasi; (2) hal penting yang perlu diperhatikan dalam pencarian adalah keamanan, waktu, dan pola pencarian; (3) pembagian tugas tim pencari dan pengumuman pencarian juga dibahas.

Diunggah oleh

mpl0395
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

III.

Informasi mengenai pencarian

① Selain mengutamakan keselamatan, kecepatan dan implementasi adalah dasar dari


penyelamatan.
② Lakukan penyelamatan seperti saat anda sedang latihan, namun jangan lupakan bahwa
komunikasi adalah hal yang penting.
③ Lakukan pertolongan secara cepat dan akurat sesuai dengan yang diperintahkan oleh
ketua tim.
④ Lakukan pencarian dari tempat yang termudah dan tercepat.
⑤ Para pencari harus memperhatikan keadaan seperti waktu dekomprasi dan adanya
perubahan kondisi air.
⑥ Berhati-hatilah terhadap lumpur atau lendir yang ada didasar laut karena dapat
membuat anda tergelincir.
⑦ Kemampuan BC untuk naik kepermukaan sangatlah penting.

IV. Cara melakukan pencarian

1. Masalah individual (masalah buddy system)


Ketika ada teman yang terpisah, maka harus memutuskan apakah tindakan yang harus
dilakukan sebelum melakukan pencarian.

 Cara yang terbaik


① Setelah sadar ada rekan anda yang hilang pastikan dengan berputar 360 derajat, atas-
bawah, kiri-kanan.
② Kembalilah ketempat terakhir anda melihat korban, lalu berputarlah untuk memastikan
korban 360 derajat, atas-bawah, kiri-kanan.
③ Naiklah 2-3 meter lalu pastikan sekeliling anda dengan seksama.
④ Apabila masih tidak dapat terlihat maka naik lah kepermukaan. (30-60 detik)
⑤ Apabila anda anda kepermukaan air, namun korban tidak ada, kalau anda terus
mengikuti buih yang ada lalu anda turun mengikuti jalannya buih tersebut, anda
kemungkinan akan menemukan korban.
Buih akan terlihat secara terus menerus, namun apabila buih tersebut berhenti
kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena ada gangguan irama pernafasan korban.
Ada kemungkinan juga bahwa teman anda sudah berpindah tempat. Ketika anda
sampai pada tempat berhentinya buih tersebut mak turun dan berhentilah disatu sisi
lalu tunggu sampai ada buih berikutnya. Apabila anda sudah melihat buih berikutnya
turunlah sekali lagi. Jika anda tetap melakukan hal ini meskipun anda berada ditempat

34 | P a g e
yang sulit untuk melihat pada akhirnya anda tetap dapat bertemu dengan korban atau
rekan yang telah terpisah.

2. Formasi tim pencari


1) Pembagian Tugas
Ketika membagi grup untuk melakukan pencarian, pemimpin harus mengumpulkan
seluruh penyelam dan membagi grup berdasarkan dengan kemampuan.
① Penanggung jawab umum,
② Chief diver, pemimpin selam
③ Orang yang membantu didarat untuk mengawasi, dan
④ Mempersiapkan para penyelam cadangan,
⑤ Orang yang merekam peristiwa.

2) Hal yang harus diperhatikan ketika melakukan pencarian


Hal-hal yang harus diperhatikan ketika tim pencari melakukan pencarian korban.
1. Memutuskan pencarian secara objektif
Supaya para petugas pencari korban lebih cepat untuk mendeteksi korban
Cari ditempat terakhir korban terlihat,
Cari dikedalaman air pada saat korban menghilang,
Cari berdasarkan personaliti dan kemampuan korban
Kondisi peralatan ketika terjadi kecelakaan
Tujuan menyelam
Apabila ada tempat yang tidak diketahui, apakah tempat tersebut didatangi
korban atau tidak, lebih baik anda tetap pergi kesekitar tempat tersebut.

Mintalah seorang rekan untuk mengumumkan pencarian tersebut. Isi dari pengumuman
tersebut berisi petunjuk mengenai

Cara dan tujuan pencarian


Langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menemukan korban
Kapan waktu untuk naik kepermukaan
Kedalaman laut, pasang-surut, tingkat kegelapan, temperatur air
dan juga, kondisi tempat kejadian

2. Keamanan pencarian korban


Formasi tim pencarian haruslah memperhatikan level masing-masing penyelam dan
juga kesehatannya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian yang sama terulang
kembali.

35 | P a g e
perhatikan juga perubahan cuaca dan kondisi air, apabila pencarian tersebut
dirasakan bahaya, segera hentikan dan kembalilah ke darat.

3. Waktu pencarian korban


Yang harus diperhatikan ketika melakukan pencarian korban adalah waktu
menyelam, kedalaman penyelaman, dan waktu penyelaman yang telah berlalupun
harus dipertimbangkan secara objektif.
Bagi orang yang bertugas untuk merekam penyelaman juga harus berhati-hati
karena bisa terbawa arus serta menjaga diri dari tekanan udara yang ada didalam air.

3. Pola Pencarian

1) Random Search /Pencarian Acak (Pencarian Bebas)


Mencari dengan sekuat tenaga serta jangan membuang-buang waktu, lalu batasi
area pencarian. Apabila waktu yang dimiliki oleh penyelam yang hilang (korban)
tersebut sudah habis maka masing-masing kelompok penyelam harus mencari
ditempat-tempat yang kemungkinan akan didatangi oleh korban. (seperti kapal yang
tenggelam, tempat yang padat, kolam yang relative kecil, ataupun kolam dengan
cahaya yang kurang)

Contoh :
Kolam yang kedalaman lumpurnya 2.5 meter
Penyelam dengan menggunakan skin diver mencari sekitar beberapa menit secara acak.
3 orang penyelam mencari, dan 1 orang supporter.

36 | P a g e
2) Show Line Search (dengan cara pencarian setengah lingkaran)
Mencari dengan jarak yang agak jauh dari pantai, batasi tempat dimana korban
menghilang dan pastikan dimana batas anda mencari korban.
Siapkan diri untuk menghadapi pengelihatan yang buruk pada saat anda didasar laut
dikarenakan oleh lumpur dan sebagainya.

Cari ditempat yang kemungkinannya besar, lalu buat keputusan mengenai titik pencarian, kemudian
lakukan dengan menggunakan tali dengan seperti menggambar setengah lingkaran didalam air, untuk
bergerak maju

3) Line Search (cara mencari dengan berbaris)


Caranya adalah seorang yang men-support pencarian membawa tali dari pantai,
sambil berjalan, lalu para penyelam berbaris secara lurus sambil memegangi tali
yang ditarik dari pantai. Kemudian mulai pencarian secepatnya

Supporter maju dengan kecepatan yang sama


dengan penyelam. Sebisa mungkin, penyelam
yang menguasai teknik menyelam diletakkan pada
posisi 1, beri penerangan pada tali pencari pada
sudut yang tepat, panjangkan tali lalu berjalanlah
maju.

37 | P a g e
4) Straight Line Search (cara melakukan pencarian dengan garis lurus)
Pencarian ini dilakukan dalam ruang
lingkup yang luas. Gunakan 2 buah
tali sebagai patokan area pencarian
anda, penyelam berbaris didalam area
yang sudah diberi patokan tersebut
kemudian lakukan pencarian. Siapkan
diri anda untuk menghadapi pengelihatan
yang buruk.

(4)-1 Mengaplikasikan Straight Line

Cara pencarian dengan menggunakan garis lurus adalah seorang supporter


berenang dipermukaan air. Namun teknik ini tidak ada patokkan, sehingga supporter
hanya bergerak maju saja. Apabila, supporter dapat berkoordinasi dengan baik
dengan para penyelam maka pencarian dapat dilakukan dengan maksimal.

38 | P a g e
5) Pencarian dengan pola Jack Stay
Teknik pencarian ini dilakukan dalam lingkup yang luas untuk memastikan
keberadaan korban. Pastikan bahwa tindakan yang anda lakukan tepat. Cara
melakukannya adalah letakkan pemberat pada dua patokan lalu para penyelam
berbaris lurus berdasarkan patokan tersebut dan membuat patokan tersebut
sebagai orbit. Lakukan pencarian didua sisi.

CENTER LINE

TALI PENCARIAN

6) Circle Search (cara mencari dengan berotasi pada pusat yang sama)
Teknik pencarian ini adalah dari
pantai batasi area dimana anda mem
perkirakan korban terpisah. Tetaplah ber
siap menghadapi keadaan dimana anda
tidak dapat melihat dengan baik akibat
adanya lumpur dan lainnya. Caranya
dengan meletakkan beban pada tali
setelah anda menetapkan patokan lokasi.
Dengan berpegangan pada tali, para pen
yelam berbaris kemudian mengitari titik
patokan tersebut.

39 | P a g e
(6)-1 Mengaplikasikan Circle Search

Cara pengaplikasian “circle search” ini


adalah setelah satu kali putaran,
maka putaran berikutnya diperluas.
Untuk memperluas putaran, tali yang
digunakanpun harus dipanjangkan,
seperti yang terlihat dalam ilustrasi,
dan seorang supporter berenang pada permukaan air

7) Pendulum Search / pola bandul


Pada cara ini, seseorang memberikan
arahan yang jelas di tempat yang dianggap
sebagai patokan, sangat perlu untuk mem
batasi waktu menyelam para penyelamat.
Orang yang men-support, adalah sumbu
yang mengontrol penyelam, supporter
berdiri pada satu titik didarat, dan mengatur
tali untuk diulurkan (dipanjangkan) sedikit
demi sedikit. Penyelam tidak boleh mencari
hanya disekitar situ saja tetapi bergerak turun
secara zig-zag untuk mencari korban ketempat
yang lebih dalam.

8) UW Glider
Cara ini dilakukan apabila mencari pada tempat dimana anda dapat melihat
dengan jelas. Dengan menggunakan tali yang ditarik pada perahu motor. Penyelam
dapat dengan bebas berpindah pada kedalaman air. Didalam air diver menggunakan
papan UW glider.

Penyelam dapat bergerak dengan bebas dari kiri ke kanan.

Perhatikan mengenai kecepatan perahu dan kecepatan ketika anda hendak naik
kepermukaan air

40 | P a g e
9) Running Jack

Cocok dilakukan pada kondisi arus sungai yang deras.

 Pada arus air yang mengalir agak deras,


masing masing ujung tali ditaruh ditanah
dan dipegangi, lalu dengan perlahan
turunkan tali tersebut. Beberapa penyelam
melakukan pencarian dengan memegang
tali yang diberi jarak.

 Teknik yang dipakai ketika arus air lambat,


berenang lah agak memiring pada tali yang
sudah dipasang (jack stay) untuk melakukan
pencarian. Ulur lah tali dengan perlahan.

 Cara yang manapun dapat dilakukan, namun apabila kedalaman air nya lebih dari 2 meter,
berenanglah dengan perlahan, perhatikan agar jangan sampai terjadi kecelakaan lain.

10) Lighting Search (mencari dengan bantuan penerangan)

Pencarian ini menggunakan garis yang standar. Garis tersebut dibuat menjadi zig zag.

 Kaitkan karabiner pada salah satu ujung tali. Apabila telah terpasang dengan benar maka pencarian
anda akan lebih mudah.

41 | P a g e
11) Octopus Search
(Cara mencari dengan formasi kaki gurita)
Cara ini menggunakan perahu karet atau
ban pelampung. Penyelam turun dengan
memegang tali dan tetap melakukan
komunikasi dengan supporter ataupun
rekan yang menyelam. Khususnya untuk
keamanan pencarian pada waktu malam hari.

12) Square Frame Search


Tujuan pencarian dengan menggunakan
benda yang kecil adalah ketika anda ingin
mencari hal-hal yang detail, buatlah frame
persegi empat didasar laut. Lakukanlah
pencarian didalam frame tersebut.
Apabila anda sudah mencari didalam
area tersebut, namun tidak ditemukan
juga, maka pindahkanlah frame tersebut
ke sisi yang lain.

 Pencarian ini sesuai dengan kondisi dasar laut yang berlumpur,


besarnya frame yang dibuat baiknya adalah sekitar 1-1.5 meter agar
lebih memudahkan anda.

42 | P a g e

Anda mungkin juga menyukai