Prosedur Audit Aset Tetap PT Sugus
Prosedur Audit Aset Tetap PT Sugus
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Klien
PT. SUGUS
Skedul
Siklus Perolehan dan Pembayaran Aset Tetap
No.
1
2
3
4
5
6
Klien
PT. SUGUS
Skedul
Utang Sewa Pembiayaan
Prosedur Audit
PT. SUGUS
Skedul
Siklus Perolehan dan Pembayaran Aset Tetap
Prosedur Audit
PT. SUGUS
Skedul
Utang Sewa Pembiayaan
Dikerjakan Oleh
dit
Indeks
J
t, akumulasi penyusutan beserta nilai bukunya. Cocokkan dengan saldo akun JJ
sutan, apakah diterapkan secara konsisten dengan periode sebelumnya. Bila terjadi √
ode baru tersebut
ri pejabat wajar.
berwenang misalnya :
elah didebit sebagaimana seharusnya serta cara perhitungan dan pembukuan telah
jualnya.
disubkontrakan ke pihak lain ke pihak lain, perhatikan apakah pencatatannya sudah √
esaiannya kaitkan
ngan perjanjian dengan
sewa gunakewajiban yang timbul
usaha tersebut, telaahpada periode
apakah yang sama.
pencatatan sudah sesuai √
alam sewa guna usaha yang timbul.
aran nilai tukarnya dengan membandingkan dengan harga pasar serta apakah -
-
aset tetap yang usang.
jukan berbeda dengan jumlah yang disetujui lakukan perhitungan atas efek kumulatif
gan tepat.
an melakukan secara per golongan daripada aset tetap tersebut. Lakukan rekonsiliasi -
utan dibebankan pada
mal perusahaan, bebanbeban produksi
tersebut tidak dan persediaan,
boleh dibebankanlakukan perhitungan
sepenuhnya atasbeban
ke dalam √
k ini sebaiknya dilakukan pada saat perusahaan dalam keadaan tersibuk dimana hal √
(idle capacity). Perhatikan juga aset tetap yang rusak, atau yang tidak digunakan lagi
gadilannya.
n)
-
ngan perhitungan tahun lalu.
nya. Yakinkan bahwa aset tetap yang yang tidak diperbolehkan menurut fiskal telah
Surat Manajemen (Management Letter), serta hal - hal yang perlu perhatian para √
Dibuat oleh: Diperiksa oleh:
Geofanny Dimjaty
Tanggal: Tanggal:
Dikerjakan Oleh
dit
Indeks
M3 dan N1
ngan untuk mengetahui : tingkat bunga, bunga yang terutang jaminan, skedul NN1 dan NN2
but merupakan metode modal (capital lease method) atau metode operasional -
√
√
ngan untuk disajikan sebagai kewajiban jangka pendek dalam neraca/laporan posisi M3 dan N1
Dibuat oleh: Diperiksa oleh:
Geofanny Dimjaty
Tanggal: Tanggal:
Dikerjakan Oleh
Paraf
Indeks :
Periode:
31/12/2018
Dikerjakan Oleh
Paraf
Indeks :
Periode:
31/12/2018
WP
Keterangan
Ref. 31/12/2018
Harga Perolehan
Tanah 2,000,000,000
Bangunan dan Prasarana 2,950,000,000 37
Mesin dan peralatan 820,000,000
Kendaraan bermotor 950,908,000 36
Peralatan kantor 188,881,000 42
Aset tetap sewa pembiayaan - 40
6,909,789,000
^
Akumulasi penyusutan
Bangunan dan Prasarana 282,500,000 44
Mesin dan peralatan 146,000,000
Kendaraan bermotor 520,349,000 36, 44
Peralatan kantor 87,810,800 44
Aset tetap sewa pembiayaan -
1,036,659,800
^
Nilai Buku
Tanah 2,000,000,000
Bangunan dan Prasarana 2,667,500,000 37, 44
Mesin dan peralatan 674,000,000
Kendaraan bermotor 430,559,000 36, 44
Peralatan kantor 101,070,200 42, 44
Aset tetap sewa pembiayaan - 40
5,873,129,200
^
C. Peralatan Kantor
42 Peralatan Kantor
Beban lain-lain
(koreksi untuk pencatatan atas pembelian impor dimana beban lainnya dan PP
karena beban lainnya dan PPnBM merupakan biaya yang dikeluarkan untuk
D. Jurnal Koreksi untuk kesalahan perhitungan dan pencatatan akumulasi penyusutan aktiva tetap tahun 2018
44 Akumulasi Penyusutan Bangunan dan Prasarana
Akumulasi Penyusutan Kendaraan bermotor
Akumulasi Penyusutan Peralatan Kantor
Beban penyusutan produksi tak langsung
Beban penyusutan Aktiva tetap
(Koreksi untuk beban penyusutan aktiva tahun 2018)
Catatan :
● Lihat pada buku 1 halaman 160 s/d 161 dimana dalam buku besar akumulusai penyusutan terlihat bahwa dalam perhitung
pembebanan akumulasi penyusutan untuk tahun 2018 yang seharusnya dihitung dari tanggal perolehan s/d 31 Des. 2018. Dan
koreksi perhitungannya lihat pada lampiran skedul J)
∆ Lihat pada buku 1 halaman 162 bagian a, dimana perusahaan belum melakukan pembayaran atas pajak PPN KMS. (Untuk ke
Lihat pada buku 1 halaman 160 dimana perusahaan mengklasifikasikan PBB kedalam harga perolehan aktiva tetap yang seh
keterangan lain lihat lampiran skedul J)
◊ Lihat pada buku 1 halaman 162 bagian b. dimana terjadi kesalahan pencatatan oleh perusahaan sehingga harus dilakukan k
# Lihat pada buku 1 halaman 163 dimana perusahaan mencatat harga perolehan adalah penggabungan antara harga peroleh
(Untuk keterangan lainnya lihat lampiran skedul J)
* Lihat pada buku 1 halaman 161 dan 163 dimana perusahaan mengklasifikasikan aktiva sewa guna usaha kedalam kendaraan
lihat lampiran Skedul J)
□ Lihat pada buku 1 halaman 163 dimana perusahaan belum melakukan pencatatan atas pembebanan akumulasi penyusutan
Lihat pada buku 1 halaman 163 bagian c, dimana untuk transaksi tanggal 12 januari 2018 perusahaan melakukan kesalahan
perolehan. (Untuk keterangan lainnya lihat lampiran skedul J)
Lihat pada buku 1 halaman 163 bagian c, untuk transaksi tanggal 23 Des. 2018, dimana perusahaan tidak mencatat akumula
(Untuk Perhitungan akumulasi penyusutan, koreksi perhitungan atas laba penjualan aset tetap dan keterangan lainnya lihat la
Klien
PT SUGUS
Skedul
Aset Tetap
PARE Per Audit
Dr Cr 31/12/2018
2,000,000,000
30,000,000 38 100,000,000 2,880,000,000
820,000,000
59,371,000 36, 39, 40 240,000,000 770,279,000
9,890,000 43 2,000,000 196,771,000
132,019,000 132,019,000
231,280,000 342,000,000 6,799,069,000
^ ^ ^
67,250,000 215,250,000
146,000,000
184,181,600 336,167,400
17,089,200 70,721,600
41 22,003,167 22,003,167
268,520,800 22,003,167 790,142,167
^
2,000,000,000
97,250,000 38 100,000,000 2,664,750,000
674,000,000
243,552,600 36, 39, 40 240,000,000 434,111,600
26,979,200 43 2,000,000 126,049,400
132,019,000 41 22,003,167 110,015,833
499,800,800 364,003,167 6,008,926,833
^
30,000,000 ∆
30,000,000
ang dibangun sendiri dengan tarif 10%, dan besarnya dasar pengenaan pajak adalah 20%
membangun (10% x 20% x [Link])
100,000,000
100,000,000
ukan/diklasifikasikan ke dalam aset tetap)
59,371,000 ◊
16,000,000
4,629,000
80,000,000
ransaksi pembelian dengan tukar tambah)
27,981,000 #
27,981,000
embelian dengan cara sewa pada PT Maju pembiayaan dimana perusahaan memasukan bunga pada harga
132,019,000 *
132,019,000
dalam aktiva tetap - sewa guna usaha)
22,003,167 □
ewa guna usaha 22,003,167
sewa guna usaha dari tanggal 5 maret 2018 s/d 31 Des. 2018(10 bulan) atau (132.019.000/5 tahun x 10/12)
9,890,000
9,890,000
mpor dimana beban lainnya dan PPnBM menambah nilai dari peralatan kantor
akan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aset tersebut)
400,000
1,600,000
2,000,000
transaksi penjualan 1 unit komputer dan mencatat akumulasi penyusutan peralatan kantor yang belum dicatat)
an terlihat bahwa dalam perhitungan akumulasi penyusutan perusahaan tidak memperhatikan berapa bulan
al perolehan s/d 31 Des. 2018. Dan juga perusahaan mengalikan 2 untuk saldo awal penyusutan tahun 2018 (Untuk
aran atas pajak PPN KMS. (Untuk keterangan lain dan perhitungan PPN KMS lihat lampiran skedul J)
ga perolehan aktiva tetap yang seharunya itu menjadi beban pajak bumi dan bangunan atau Beban lain - lain. (Untuk
sahaan sehingga harus dilakukan koreksi. (Untuk keterangan lain lihat lampiran skedul J)
enggabungan antara harga perolehan dan bunga, sehingga perlu dilakukan koreksi untuk mengeluarkan bunga tersebut.
wa guna usaha kedalam kendaraan bermotor. Sehingga perlu dilakukan jurnal reklasifikasi. (Untuk keterangan lainnya
embebanan akumulasi penyusutan aktiva sewa guna usaha. (Untuk keterangan lainnya lihat lampiran skedul J)
perusahaan melakukan kesalahan pencatatan karena tidak memasukan nilai PPnBM dan Beban lainnya pada harga
erusahaan tidak mencatat akumulasi penyusutan dan kesalahan dalam menghitung laba atas penjualan aset tetap.
tap dan keterangan lainnya lihat lampiran skedul J)
Geofanny Dimjati J
Tanggal : Tanggal : Periode :
31/12/2018
Catatan Pemeriksaan :
Perusahaan menggunakan
Kami telah melakukan metode garis
pemeriksaan lurus tanpa
fisik terhadap nilai
aset sisapada
tetap untuktanggal
penyusutan semua
18 Januari nilaiPemeriksaan
2019. aset tetapnyafisik dilakukan denga
terutama untuk tambahan aset tetap tahun 2018. dari hasil pemeriksaan tersebut kami menemukan :
a) Bangunan dan Prasarana
Dari hasil pemeriksaan kami mengetahui bahwa PT Sugus belum melakukan pembayaran pajak PPN atas Bangunan yang dib
PPN KMS (Kegiatan membangun sendiri)
Biaya untuk membangun sendiri
Dasar Pengenaan Pajak (DPP) : 20% x Biaya untuk membangun sendiri ( 20% x [Link])
Tarif PPN KMS
Utang PPN = Tarif 10% x Dasar Pengenaan Pajak ( 10% x 300,000,000)
Pembayaran pajak bumi dan bangunan sebesar Rp100.000.000 tidak boleh dimasukan/diklasifikasikan ke dalam aset tetap
b) Kendaraan
1. Pada tanggalBermotor
25 Juni 2018 PT Sugus membeli 3 unit truk Colt Mitsubishi yang memiliki harga perolehan Rp300.000.000, d
tanggal 6 juli 2017 dengan harga perolehan Rp80.000.000, akumulasi penyusutan Rp16.000.000 dan kendaraan lama ini dinila
dibayar tunai.
Truk Nissan :
Harga Perolehan = 80,000,000 Oleh perusahaan dicatat s
Akumulasi penyusutan = 16,000,000
Nilai buku = 64,000,000
Dinilai dengan harga pasar = 59,371,000
Rugi pelepasan aset tetap = 4,629,000
2. Pada tanggal 5 Maret 2018 melakukan pembelian 2 unit mobil Colt Mitsubishi dengan cara sewa pembiayaan. Pembayra
terdapat hakPerolehan
Harga opsi = 132,019,000
Uang Muka = (36,019,000)
Pokok Pinjaman = 96,000,000 / 24 bulan = Rp4.000.000
Bunga = 27,981,000 / 24 bulan =Rp1.165.875
Jumlah Pinjaman = 123,981,000
Kami menemukan bahwa pencatatan akumulasi penyusutan oleh perusahaan salah untuk itu kami membuat koreksi sebagai b
Koreksi untuk Akumulasi Penyusutan selama tahun 2018
1. Koreksi Akumulasi PenyusutanBangunan dan prasarana
Masa manfaat 20 Tahun
Pemakaian untuk bangunan yang direklasifikasi selama tahun 2018 adalah 2 bulan (03/11/2018 s.d 31/12/2018)
31/12/2017 Saldo awal harga perolehan bangunan dan prasarana Rp1.350.000.000
03/11/2018 harga perolehan Reklasifikasi bangunan yang benar adalah Rp1.530.000.000 ([Link] + 30.000.000 PPN K
Maka :
Akumulasi penyusutan ( Rp1.350.000.000 / 20 Tahun) = Rp 67.500.000
Akumulasi penyusutan selama tahun 2018 atas reklasifikasi (Rp1.530.000.000 / 20 x 2/12) = Rp 12.750.000
Total akumulasi penyusutan Bangunan dan Prasarana tahun 2018 yang sebenarnya = Rp 80.250.000
Total akumulasi penyusutan Bangunan dan Prasarana tahun 2018 yang dicatat perusahaan = Rp147.500.000
Koreksi untuk pencatatan akumulasi penyusutan Bangunan dan Prasarana tahun 2018 = Rp 67.250.000
25/06/18 Harga perolehan 3 unit truk Mitsubishi yang sebenarnya Rp300.000.000 (240.629.000 + 59.629.000)
Maka :
Akumulasi penyusutan ( Rp550.279.000 / 5 Tahun) = Rp110.055.800
Dikurang : Akumulasi penyusutan aset yang dilepas (Rp 80.000.000 / 5 x 6/12) = Rp(8.000.000)
Akumulasi penyusutan selama tahun 2018 atas 3 unit truk Mitsubishi (Rp300.000.000 / 5 x 6/12) = Rp 30.000.000
Total akumulasi penyusutan Kendaraan bermotor tahun 2018 yang sebenarnya = Rp132.055.800
Total akumulasi penyusutan tahun 2018 yang dicatat perusahaan = Rp300.237.400
Koreksi untuk pencatatan akumulasi penyusutan kendaraan bermotor = Rp168.181.600
1,500,000,000
300,000,000
10%
30,000,000
cara sewa pembiayaan. Pembayran dilakukan setiap akhir bulan dan pada akhir masa sewa
PT Sugus telah mencatat transaksi tersebut :
Kendaraan Bermotor Rp160.000.000 *
Bank Loppo Rp 36.019.000
Utang sewa pembiayaan-jangka panjang Rp123.981.000
* Dari jurnal ini diketahui bahwa PT Sugus menggabungkan harga perolehan
dan bunga sewa dalam pencatatan harga perolehannya, sehingga perlu
dilakukan koreksi.
= Rp 67.500.000
12) = Rp 12.750.000
= Rp 80.250.000
ahaan = Rp147.500.000
2018 = Rp 67.250.000
d 31/12/2018)
25 juni 2018
9.000 + 59.629.000)
= Rp110.055.800
= Rp(8.000.000)
5 x 6/12) = Rp 30.000.000
= Rp132.055.800
= Rp300.237.400
= Rp168.181.600
= Rp16.678.200
rogram (Rp106.490.000 /5 ) = Rp21.298.000
x 6/12 = Rp 989.000
= Rp38.965.200
n = Rp54.454.400
= Rp15.489.200
Indeks
J
Periode :
31/12/2018
WP Harga Perolehan (Rp)
Keterangan
Ref. 2017 (+)
Tanah 2,000,000,000 -
Bangunan dan Prasarana 1,350,000,000 1,600,000,000
Mesin dan peralatan 420,000,000 400,000,000
Kendaraan bermotor 550,279,000 400,629,000
Peralatan kantor 83,391,000 106,490,000
Klien
PT SUGUS
Skedul
Aset Tetap
Catatan Pemeriksaan :
Penambahan Rp400.000.000 pada harga perolehan mesin dan peralatan didapat dari :
Saldo mesin dan peralatan 31 des 2018 820,000,000 (Lihat di buku 1 halaman 15 [Link] 121-04 atau pad
Saldo mesin dan peralatan 31 des 2017 420,000,000
Penambahan selama tahun 2018 400,000,000
Penambahan Rp62.000.000 pada akumulasi penyusutan mesin dan peralatan didapat dari :
[Link] mesin dan peralatan 31 Des. 2018 146,000,000
[Link] mesin dan peralatan 31 Des. 2017 84,000,000
Penambahan [Link]. Tahun 2018 62,000,000
Nilai buku Tahun 2018 didapat dari Harga Perolehan tahun 2018 dikurangi dengan Akumulasi Penyusutan tahun 2018
Harga Perolehan (Rp) Akumulasi Penyusutan (Rp)
(-) 2018 2017 (+)
- 2,000,000,000 -
2,950,000,000 135,000,000 147,500,000
- 820,000,000 84,000,000 62,000,000
950,908,000 220,111,600 300,237,400
1,000,000 188,881,000 33,356,400 54,454,400
Dibuat Oleh
Geofanny
Tanggal :
-
^ ^
PT Ciptaning
45 Utang sewa pembiayaan-jangka panjang 20,480,000
Utang sewa pembiayaan - jangka pendek
(Reklasifikasi akun dimana sisa masa manfaat adalah 8 bulan sehingga harus di klasifikasikan ke dalam utang
Jangka pendek)
PT Maju
46 Utang sewa pembiayaan-jangka panjang 48,000,000
Utang sewa pembiayaan - jangka pendek
(Reklasifikasi akun dimana utang sewa pembiayaan selama 1 tahun seharusnya dicatat dalam utang sewa pem
(4.000.000 x 12 bulan))
Catatan :
◊ Lihat pada buku 1 halaman 164 dimana untuk sewa pembiayaan dengan PT Ciptaning sisa manfaat adalah 8 bulan yang artin
pendek namun
∆ Lihat pada dalam
buku buku 1 164
1 halaman halaman 16 untuk
dimana dan buku 2 halaman
sewa 119 dengan
pembiayaan diklasifikasikan
PT Majuke dalam utang
terdapat sewa jangka
sisa manfaat panjang,
16 bulan sehin
yang mana
merupakan sewa jangka pendek dan sisanya merupakan sewa jangka panjang namun dalam buku 1 halaman 16 dan buku 2 ha
Klien
PT SUGUS
Skedul
Utang sewa jangka pendek
PARE Per Audit
Cr 31/12/2018
45 20,480,000 20,480,000
46 48,000,000 48,000,000
68,480,000 68,480,000
^ ^
◊
20,480,000
ehingga harus di klasifikasikan ke dalam utang sewa pembiayaan
∆
48,000,000
hun seharusnya dicatat dalam utang sewa pembiayaan - jangka pendek
ptaning sisa manfaat adalah 8 bulan yang artinya bahwa sewa tersbut merupakan sewa jangka
an
ajuke dalam utang
terdapat sewa jangka
sisa manfaat panjang,
16 bulan sehingga
yang mana perlu
untuk dilakukan
utang reklasifikasi)
sewa selama 12 bulanUntuk keterangan
(1 tahun)
amun dalam buku 1 halaman 16 dan buku 2 halaman 119 nilai utang sewa pembiayaan
Dibuat Oleh Diperiksa oleh : Indeks
Geofanny Dimjati J
Tanggal : Tanggal : Periode :
31/12/2018
Catatan Pemeriksaan :
Dari hasil pemeriksaan atas utang sewa pembiayaan jangka pendek kami menemukan :
1. Kontrak sewa dengan PT Ciptaning terdapat sisa manfaat 8 bulan sebesar Rp3.000.000 (angsuran pokok Rp2.560.000 dan B
kedalam utang sewa pembiayaan - jangka panjang yang seharusnya di klasifikasikan kedalam utang sewa pembiayaan jangka p
2. Sewa pembiayaan pada PT Maju terdapat sisa 16 bulan dengan angsuran tiap akhir bulan Rp5.165.875. seluruh nilai dari uta
dimana seharusnya untuk utang sewa selama 12 bulan (1 tahun) harus diklasifikasikan kedalam utang sewa pembiayaan - jang
sehingga perlu dilakukan jurnal reklasifikasi
3 PT Ciptaning dan PT Maju menjawab setuju atas konfirmasi yang dikirim. Lihat skedul NN1 dan NN2
PT SUGUS Geofanny
Skedul Tanggal :
Utang sewa jangka pendek
mi menemukan :
besar Rp3.000.000 (angsuran pokok Rp2.560.000 dan Bunga Rp440.000) yang dibayar tiap akhir bulan. Utang sewa ini diklasifikasikan
klasifikasikan kedalam utang sewa pembiayaan jangka pendek, sehingga perlu dilakukan reklasifikasi.
uran tiap akhir bulan Rp5.165.875. seluruh nilai dari utang sewa ini diklasifikasikan kedalam utang sewa pembiayaan-jangka panjang,
diklasifikasikan kedalam utang sewa pembiayaan - jangka pendek dan sisanya di klasifikasikan kedalam utang sewa jangka panjang.
Diperiksa oleh :
Dimjati
Tanggal :
p2.560.000 dan Bunga Rp440.000) yang dibayar tiap akhir bulan. Utang sewa ini diklasifikasikan
mbiayaan jangka pendek, sehingga perlu dilakukan reklasifikasi.
luruh nilai dari utang sewa ini diklasifikasikan kedalam utang sewa pembiayaan-jangka panjang,
pembiayaan - jangka pendek dan sisanya di klasifikasikan kedalam utang sewa jangka panjang.
M3 Geofanny Dimjati
Periode : Tanggal : Tanggal :
31/12/2018 31/12/2018
Indeks
J
Periode :
31/12/2018
WP Per Klien
Keterangan
Ref. 31/12/2018
PT Ciptaning 20,480,000 45
PT Maju 82,654,000 39 , 46
103,134,000
^
PT Ciptaning
45 Utang sewa pembiayaan-jangka panjang
Utang sewa pembiayaan - jangka pendek
(Reklasifikasi akun dimana sisa masa manfaat adalah 8 bulan sehingga harus di k
Jangka pendek)
PT Maju
39 Utang sewa pembiayaan-jangka panjang
Kendaraan bermotor
(Koreksi untuk kesalahan pencataan atas pembelian dengan cara sewa pada PT M
perolehan aset tersebut)
Catatan :
◊ Lihat jurnal no. 45 pada skedul M3 untuk keterangan lainnya lihat penjelasan tickmark dengan simbol ◊ pada skedul M3. unt
∆ Lihat jurnal no.46 pada skedul M3 untuk keterangan lainnya lihat penjelasan tickmark dengan simbol ∆ pada skedul M3. unt
# Lihat jurnal no.39 pada skedul J untuk keterangan lainnya lihat penjelasan tickmark dengan simbol # pada skedul J. untuk ke
● Lihat pada buku 1 halaman 163 dimana dalam pencatatan perusahaan terlihat bahwa perusahaan belum melakukan pembe
bulan). Untuk perhitungan beban bunga lihat lampiran skedul N1
Klien
PT SUGUS
Skedul
Utang sewa jangka panjang
PARE Per Audit
Dr Cr 31/12/2018
20,480,000 -
75,981,000 47 9,327,000 16,000,000
20,480,000 ◊
20,480,000
aat adalah 8 bulan sehingga harus di klasifikasikan ke dalam utang sewa pembiayaan
27,981,000 #
27,981,000
pembelian dengan cara sewa pada PT Maju pembiayaan dimana perusahaan memasukan bunga pada harga
48,000,000 ∆
48,000,000
mbiayaan selama 1 tahun seharusnya dicatat dalam utang sewa pembiayaan - jangka pendek
9,327,000 ●
9,327,000
s sewa yang belum diakui)
k dengan simbol ◊ pada skedul M3. untuk keterangan lainnya lihat lampiran skedul N1
dengan simbol ∆ pada skedul M3. untuk keterangan lainnya lihat lampiran skedul N1
ngan simbol # pada skedul J. untuk keterangan lainnya lihat lampiran skedul N1
perusahaan belum melakukan pembebanan atas bunga sewa dari bulan Mei s/d 31 Desember 2018 atau selama 8
Geofanny Dimjati N1
Tanggal : Tanggal : Periode :
31/12/2018
Catatan Pemeriksaan :
Dari hasil pemeriksaan atas utang sewa pembiayaan jangka pendek kami menemukan :
1. Kontrak sewa dengan PT Ciptaning terdapat sisa manfaat 8 bulan sebesar Rp3.000.000 (angsuran pokok Rp2.560.000 dan b
dibayar
2. Sewa tiap akhir bulan.
pembiayaan padaUtang sewaterdapat
PT Maju ini diklasifikasikan kedalam
sisa 16 bulan denganutang sewatiap
angsuran pembiayaan - jangka
akhir bulan panjangseluruh
Rp5.165.875. yang seharusnya di
nilai dari uta
kedalam utang sewa pembiayaan-jangka
3. Sewa pembiayaan panjang,
pada PT Maju perusahaan dimana seharusnya
menggabungkan antarauntuk utangpokok
angsuran sewa dan
selama 12 bulan
bunga (1 tahun)
sewa pada harus dikla
pencatatan har
guna
4. usaha
Sewa sehingga pada
pembiayaan perusahaan
PT Majuharus melakukan
perusahaan koreksi
belum untuk mengurangi
melakukan pencatatan bunga tersebut.
pembebanan bunga sewa atas sewa tersebut se
s/d Bunga
31 Desember 2018 atau selama 8 bulan). Sehingga perlu dilakukan koreksi
: Rp27.981.000
Masa Sewa : 24 bulan
Masa sewa selama tahun 2018 : 8 bulan
Maka :
Bunga per bulan : Rp27.981.000 / 24 bulan =
Bunga selama 8 bulan : Rp1.165.875 x 8 bulan =
5. PT Ciptaning dan PT Maju menjawab setuju atas konfirmasi yang dikirim. Lihat skedul NN1 dan NN2
PT SUGUS Geofanny
Skedul Tanggal :
Utang sewa jangka panjang
gsuran pokok Rp2.560.000 dan bunga Rp440.000) yang
ngka panjangseluruh
Rp5.165.875. yang seharusnya di klasifikasikan
nilai dari utang kedalam utang
sewa ini diklasifikasikan
ma 12 bulan
bunga (1 tahun)
sewa pada harus diklasifikasikan
pencatatan harga perolehan kedalam
aktiva utang
sewa
t.
bunga sewa atas sewa tersebut selama tahun 2018 ( Mei 2018
1,165,875
9,327,000