Ringkasan Astronacci
Astronacci adalah metode analisis saham, komoditas, mata uang, dan instrument
keuangan lainnya yang menggabungkan ilmu Financial Astrology dan Fibonacci untuk
menemukan peta perjalanan harga di masa depan dan tanggal naik turunnya harga sebelum
terjadi. Serta Astronacci merupakan teknik analisis pasar keuangan yang mengombinasikan
astrologi keuangan dan rasio Fibonacci. Astrologi keuangan bukanlah ilmu baru, melainkan
hadir sejak dua abad yang lalu. Menurut bidang ini, pergerakan planet memberikan informasi
mengenai perubahan nilai saham/forex.
Elemen utama dari Indikator Astronacci adalah waktu. Tanggal dan jam terjadinya
perubahan harga saham dapat diprediksi. Pasalnya, pendekatan ini memercayai bahwa harga
bergerak dalam siklus yang membentuk pola lingkaran. Pola harga akan berulang pada waktu-
waktu tertentu sehingga dapat dihitung secara presisi.
Sementara itu, Fibonacci berperan dalam memprediksi harga akhir. Penghitungannya
menggunakan deretan angka yang harmonis, dengan rasio 1.618.
Adapun alasan kuat di balik penggunaan astrologi adalah prinsip “market is driven by the
human psychology”. Jadi, otak manusia memancarkan gelombang elektromagnetik seperti Alfa,
Beta, Theta, yang menjadi motor psikologis. Gelombang tersebut melahirkan rasa pesimis dan
optimis, kemudian memicu terbentuknya sifat takut dan tamak.
Ternyata, siklus planet memancarkan gelombang serupa yang memengaruhi cara otak
manusia bekerja. Hal ini berkaitan dengan munculnya sikap takut dan tamak pada investor.
Maka, triknya adalah menghitung kapan investor merasa takut hingga akhirnya
memutuskan menjual saham. Trader bisa mengambil keputusan berlawanan, yakni membeli
saham mereka. Posisi sebaliknya berlaku pula saat sikap tamak mulai mendominasi.
Cara Indikator Astronacci Bekerja
Astronacci bekerja dengan cara menerapkan pendekatan empat dimensi, antara lain
Macro Economy Analysis, Fundamental Valuation, Technical Analysis, sampai Time Forecast
(astrologi dan Fibonacci).
Singkatnya, alurnya diuraikan seperti ini: mengetahui alasan memilih sebuah aset
keuangan menemukan di mana harga terbaik untuk membeli dan menjual aset demi meraih hasil
optimal mengidentifikasi nilai intrinsik atau kualitas aset yang akan dipilih Time Forecast
menjawab pertanyaan tentang kapan harga mencapai target yang diinginkan.
Secara konkret, bidang astrologi diaplikasikan melalui kedua teknik di bawah ini:
1. Siklus Full Moon dan New Moon
Full moon atau purnama adalah fase ketika bagian bulan yang menghadap bumi, mendapat
sinar matahari keseluruhan. Sebaliknya, new moon atau bulan baru adalah momen saat bagian
bulan yang menghadap bumi menjadi gelap.
Kedua fenomena di atas memberikan sinyal akan tanggal pembalikan harga. Bahkan, Royal
Bank of Scotland turut memanfaatkan metode Lunar Analysis guna menemukan momen yang
bisa memberikan keuntungan.
2. Teknologi Eye of Future
Teknologi Eye of Future mengadaptasi pengetahuan di bidang astrologi. Teknologi tersebut
berperan sebagai alat bantu untuk mendeteksi kondisi pasar keuangan di masa depan.
Salah satu fitur andalannya adalah Future Price Road Map. Fitur ini memanfaatkan data
siklus pergerakan planet yang bersumber dari calendar Ephemeris NASA. Fungsinya yakni
memetakan perjalanan harga di masa depan.
Fitur lainnya adalah Future Price Volatility. Dengan FVP, pengguna dapat mengetahui kapan
gelombang besar menghampiri fluktuasi harga. Gelombang harga dengan volatilitas besar akan
lebih cepat meningkatkan potensi profit.
Pengakuan dari Pasar Global
Secara tidak langsung, pengakuan IFTA terhadap indikator Astronacci berarti
menyejajarkannya dengan metode global sekelas Elliot Wave dan Bollinger. Tidak hanya itu,
Gema Merdeka Goeyardi mengaku bahwa pengakuan internasional juga datang dari pihak
Forbes dan Fortune Magazine.
Dengan pembuktian-pembuktian yang sudah disebutkan, maka Astronacci pantas disebut
sebagai indikator global yang tepercaya. Hal ini tentu membanggakan, mengingat metode
analisis teknikal besutan anak negeri mampu meraih kepercayaan pelaku pasar dunia.
Indikator Astronacci memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi, yakni sebesar 75%.
Konsep unik yang diusungnya juga dilandasi oleh pengetahuan ilmiah dan sisi psikologis. Meski
begitu, sebagaimana indikator lainnya, Astronacci tentu juga tidak lepas dari kekurangan. Risiko
kerugian tetap selalu ada, walau persentasenya dapat ditekan seminimal mungkin