0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
212 tayangan7 halaman

Terapi Aktivitas untuk Isolasi Sosial

Proposal ini merencanakan terapi aktivitas kelompok untuk pasien isolasi sosial dengan tujuan membantu mereka berinteraksi dengan orang lain. Sesi pertama akan membantu pasien memperkenalkan diri kepada anggota kelompok lain. Evaluasi akan dilakukan untuk menilai kemampuan pasien memperkenalkan diri secara lisan dan nonverbal.

Diunggah oleh

zahrah rasyida
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
212 tayangan7 halaman

Terapi Aktivitas untuk Isolasi Sosial

Proposal ini merencanakan terapi aktivitas kelompok untuk pasien isolasi sosial dengan tujuan membantu mereka berinteraksi dengan orang lain. Sesi pertama akan membantu pasien memperkenalkan diri kepada anggota kelompok lain. Evaluasi akan dilakukan untuk menilai kemampuan pasien memperkenalkan diri secara lisan dan nonverbal.

Diunggah oleh

zahrah rasyida
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Proposal Terapi Aktivitas Kelompok

Isolasi Sosial

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Keperawatan Jiwa II

Dosen Pengampu: [Link].L.T, [Link], [Link].J

Disusun Oleh:
Ani Lestari 1810711001
Afifah Afriana 1810711017
Dianah Syahirah 1810711038
Rifda Hasanah Fauzi 1810711054
Vernanda Erlita Vebyana 1810711108

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA

FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN

PRODI S1 KEPERAWATAN

2020
RENCANA TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
ISOLASI SOSIAL

A. Topik
Terapi aktivitas kelompok pada pasien isolasi sosial: Berkenalan dengan pasien lain.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Klien dapat berinteraksi dengan orang lain
2. Tujuan Khusus
a. Klien mampu berkenalan dengan orang lain.
b. Klien mampu berteman dengan orang lain.
c. Klien mampu berbicara dengan teman kelompok.

C. Landasan Teoritis
TAK adalah terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok klien
yang mempunyai masalah keperawatan yang sama. Aktivitas yang digunakan sebagai
terapi, dan kelompok digunakan sebagai target asuhan. Di dalam kelompok terjadi
dinamika interaksi yang saling bergantung, saling membutuhkan dan menjadi
laboratorium tempat klien berlatih perilaku baru yang adaptif untuk memperbaiki
perilaku lama yang maladaptif. Stuart and Sundeen (2006) menambahkan bahwa TAK
dilakukan untuk meningkatkan kematangan emosional dan psikologis pada klien yang
mengidap gangguan jiwa pada waktu yang lama. TAK dapat menstimulus interaksi
diantara anggota yang berfokus pada tujuan kelompok. TAK Sosialisasi juga membantu
klien berinteraksi/berorientasi dengan orang lain. Terapi Aktivitas Kelompok: Sosialisasi
(TAKS) merupakan suatu rangkaian kegiatan yang sangat penting dilakukan untuk
membantu dan memfasilitasi klien isolasi sosial untuk mampu bersosialisasi secara
bertahap melalui tujuh sesi untuk melatih kemampuan sosialisasi klien. Ketujuh sesi
tersebut diarahkan pada tujuan khusus TAKS, yaitu: kemampuan memperkenalkan diri,
kemampuan berkenalan, kemampuan bercakap-cakap, kemampuan menyampaikan dan
membicarakan topik tertentu, kemampuan menyampaikan dan membicarakan masalah
pribadi, kemampuan bekerja sama, kemampuan menyampaikan pendapat tentang manfaat
kegiatan TAKS yang telah dilakukan. Langkah-langkah kegiatan yang dilakukan dalam
TAKS yaitu tahap persiapan, orientasi, tahap kerja dan tahap terminasi dengan
menggunakan metode dinamika kelompok, diskusi atau tanya jawab serta bermain peran
atau stimulasi.

D. Klien
1. Kriteria
a. Klien yang tidak mengalami gangguan fisik.

b. Klien yang mengikuti TAK ini tidak mengalami perilaku agresif atau mengamuk,
dalam keadaan tenang
c. Klien yang mudah mendengarkan dan dapat mempraktekkannya.
d. Klien dapat diajak kerjasama (kooperatif).
2. Proses Seleksi
a. Klien Mengobservasi klien yang masuk kriteria.
b. Mengidentifikasi klien yang masuk kriteria.
c. Mengumpulkan klien yang masuk kriteria.
d. Membuat kontrak dengan klien yang setuju ikut TAK, meliputi: menjelaskan
tujuan TAK pada klien, rencana kegiatan kelompok dan aturan main dalam
kelompok
e. Melibatkan perawat ruangan.

E. Pengorganisasian
1. Terapi Aktivitas Kelompok ini dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal : Senin, 09 November 2020
Waktu : 10:00-10:30 WIB
Tempat : Ruang Berry (Perempuan)
2. Tim Terapis
Yang bertugas dalam TAK kali ini disesuaikan dengan petugas setiap Sesi yang telah
[Link] berikut:
a. Leader : Dianah Syahirah
Uraian Tugas Pelaksana
 Memimpin jalannya terapi aktivitas kelompok.
 Merencanakan, mengontrol, dan mengatur jalannya terapi.
 Menyampaikan materi sesuai tujuan TAK.
 Memimpin diskusi kelompok.
 Membuka acara.
b. Co. Leader : Afifah Afriana
Uraian Tugas Pelaksana
 Mendampingi Leader
 Mengambilalih posisi leader jika leader bloking.
 Menyerahkan kembali posisi kepada leader.
 Menutup acara diskusi.
c. Fasilitator : Ani Lestari
Rifda Hasanah Fauzi
Vernanda Erlita Vebyana
Uraian Tugas Pelaksana
 Ikut serta dalam kegiatan kelompok.
 Memberikan stimulus dan motivator pada anggota kelompok untuk aktif
mengikuti jalannya terapi.
d. Observer : Rifda Camila
Uraian Tugas Pelaksana
 Mencatat serta mengamati respon klien (dicatat pada format yang tersedia).
 Mengawasi jalannya aktivitas kelompok dari mulai persiapan, proses, hingga
penutupan.
3. a. Metode
Metode yang digunakan adalah metode diskusi, tanya jawab dan bermain peran.
b. Media
 Nametag, boneka bulu dan musik.

F. Proses Pelaksanaan
1. Persiapan
a. Memilih klien sesuai dengan indikasi, yaitu: isolasi sosial
b. Membuat kontrak dengan klien
c. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan
2. Orientasi
Pada tahap ini terapis melakukan:
a. Memberi salam terapeutik: Salam dari terapis.
b. Evaluasi/validasi: Menanyakan perasaan klien saat ini.
c. Kontrak:
 Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu memperkenalkan diri.
 Menjelaskan aturan main berikut:
 Klien yang akan meninggalkan kelompok harus meminta izin kepada
terapis.
 Lama kegiatan 45 menit.
 Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.
3. Tahap kerja
a. Jelaskan kegiatan, yaitu kaset/CD pada The recorder/CD player akan dihidupkan
serta bola diedarkan berlawanan dengan arah jarum jam (yaitu ke arah kanan yang
memegang bola) dan pada saat musik dihentikan makananggota kelompok yang
memegang bola memperkenalkan dirinya.
b. Hidupkan kembali musik dan edarkan bola tenis berlawanan dengan arah jarum
jam.
c. Pada saat musik dihentikan, anggota kelompok yang memegang bola mendapat
gilliran untuk menyebutkan : salam, nama lengkap, nama panggilan, hobi, dan
asal, dimulai oleh terapis sebagai contoh.
d. Tulis nama panggilan pada kertas/papan nama dan tempel/pakai.
e. Ulangi b,c, dan d sampai semua anggota kelompok mendapat giliran.
f. Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi tepuk
tangan.
4. Tahap terminasi
a. Evaluasi
 Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK.
 Memberi pujian atas keberhasilan kelompok.
b. Rencana tindak lanjut
 Menganjurkan tiap anggota kelompok melatih memperkenalkan diri
kepada orang lain di kehidupan sehari-hari.
 Memasukkan kegiatan memperkenalkan diri pada jadwal kegiatan harian
klien.
c. Kontrak yang akan datang
 Menyepakati kegiatan berikut, yaitu berkenalan dengan anggota
kelompok.
 Menyepakati waktu dan tempat.

Evaluasi dan Dokumentasi

Evaluasi

Evaluasi dilakukan pada saat proses TAKS berlangsung, khususnya pada tahap kerja untuk
menilai kemampuan klien melakukan TAKS. Aspek yang dievaluasi adalah kemampuan
klien sesuai dengan tujuan TAKS. Untuk TAKS Sesi 1, dievaluasi kemampuan klien
memperkenalkan diri secara verbal dan nun verbal dengan menggunakan formulir evaluasi
berikut:

SESI 1: TAKS

Kemampuan memperkenalkan diri

a. Kemampuan verbal

No Aspek yang dinilai Nama klien

1. Menyebutkan nama lengkap


2. Menyebutkan nama
panggilan
3. Menyebutkan asal
4. Menyebutkan hobi
Jumlah
b. Kemampuan nonverbal

No Aspek yang dinilai Nama klien

1. Kontak mata
2. Duduk tegak
3. Menggunakan bahasa tubuh
yang sesuai
4. Mengikuti kegiatan dari
awal sampai akhir
Jumlah
Petunjuk :
1. Di bawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAKS.
2. Untuk tiap klien, semua aspek dimulai dengan memberi tanda (√) jika ditemukan
pada klien atau tanda (-) jika tidak ditemukan.
3. Jumlahkan kemampuan yang ditemukan, jika nilai 3 atau 4 klien mampu, dan jika 0,
1, atau 2 klien belum mampu.

Dokumentasi

Dokumentasikan kemampuan yang dimiliki klien ketika mengikuti TAKS pada catatan
proses keperawatan tiap klien. Misalnya, klien mengikuti Sesi 1 TAKS, klien mampu
memperkenalkan diri secara verbal dan nonverbal, dianjurkan klien memperkenalkan diri
pada klien lain di ruang rawat (buat jadwal).

Anda mungkin juga menyukai