NOTULEN RAPAT UKP
Hari / Tanggal : 7 Januari 2021
Ruang Pertemuan : Ruang UKP PKM Wonoayu
Waktu : 12.30 - Selesai
# Pembukaan dilakukan oleh dr. Widya selaku penanggung jawab UKP
# Hasil rapat evaluasi kinerja tahunan UKP
INDIKATOR ANALISA PERMASALAHAN RENCANA TINDAK LANJUT
1. Angka kontak Menurunnya kunjungan Koordinasi dan
sakit di puskesmas sosialisasi.
wonoayu. Dilakukan kebijakan
Menurunnya pasien atau himbauan kepada
kepesertaan BPJS di seluruh pegawai di
puskesmas wonoayu. puskesmas wonoayu
untuk mengganti fktp di
pkm wonoayu.
2. Prolanis HT dan Dun Menurunnya Dilakukan sosialisasi
terkendali kepesertaan BPJS di serta himbauan ke
puskesmas wonoayu. pasien untuk kembali
Pasien dengan diagnosa kontrol ke PKN dengan
HT dan DM yang tidak cara menelpon atau
kembali kontrol ke kunjungan rumah ke
Puskesmas Wonoayu pasien
sehingga menurunkan Penambahan Anggota
angka kunjungan prolanis terutama dari
prolanis. poli umum yang
mengerti kondisi data
dan lapangan untuk
menghimbau pasien
berkunjung ke
Puskesmas
Pemahaman kembali
baik ke petugas maupun
ke pasien tentang
tujuan prolanis supaya
pasien tidak hanya
berkunjung tetapi juga
dilihat kembali hasil
pemeriksaan pasien
3. Pasien HT dan DM yang Perhitungan DM dan HT Mengevalkuasi kembali
mendapat pelayanan yang mengikuti perhitungan HT dan DM
sesuai standar hitungan PTM dimana yang baik dan benar
hasil yang diambil yaitu
kumulatif pada bulan Himbauan kembali ke
terakhir sehingga angka pasien untuk kembali
yang didapatkan kecil berkunjung ke
Kunjungan HT dan DM puskesmas
yang menurun di
puskesmas
Pada pasien DM standar
dari pelayanan yang
diinginkan harus
menyertakan kembali
hasil diabet Hba1c
untuk pasien yang
berkunjung sehingga
pasien datang
berkunjung berkurang
4. Kelengkapan pengisian Pada triwulan 4 Melengkapi kembali
PM rawat jalan kelengkapan pengisian simpus plim yang baru
RM sangat kecil agar dapat mengakses
dikarenakan pada kelengkapan rekam
program baru simpus medis serta jumlah
PKM tidak dapat kunjungan per Poli
mengakses data Pengadaan alat legalitas
kelengkapan RM
Belum adanya alat
pendukung untuk
legalitas keabsahan
pemberian pelayanan
maupun tindakan
5. Rasio gigi tetap yang Tidak adanya tindakan Sesuai dengan arahan
ditambal terhadap gigi di poli gigi selama dari Kepala Dinas
yang dicabut Covid-19 Kesehatan tindakan di
poli gigi akan segera
dibuka kembali dengan
melengkapi sapras yang
sesuai standar
Fasilitas telah diajukan
6. Pelayanan konseling Kurangnya rujukan Koordinasi antara
Gizi psien ke poli gizi petugas gizi dan
Kurangnya minat pasien penanggung jawab
untuk kembali untuk mengarahkan
berkunjung ke poli gizi pasien konsultasi ke poli
karena terapi yang gizi
diberikan apabila pasien Inovasi petugas poli gizi
datang untuk kedua agar meningkatkan
kalinya selalu sama minat pasien
Khusus untuk pasien TB berkunjung misalnya
lamanya alur rujukan ke dengan pendekatan
poli gizi karena pasien persuasif atau
harus ke poli umum pembagian brosur
untuk mengakses Menghubungi petugas
riwayat terapi gizi poli gizi Apabila ada
pasien TB yang
berkonsultasi gizi maka
petugas yang akan
datang ke poli gizi
7. Rerata item obat yang Banyaknya jumlah oat Melakukan koordinasi
diresepkan yang diresepkan pada dengan dokter penulis
indicator penyakit resep untuk peresapan
diare dan ISPA tidak
boleh lebih dari 2 item
obat
Pemisahan resep pada
pasien terutama dengan
HT & DM agar indikasi
peresepan tercapai
8. Pemeriksaan TB pada Kurangnya pencatatan Pendisiplinan catatan
ibu hamil K-1 pada ibu hamil K-1 pada ibu hamil yang
melakukan pemeriksaan
di laboratorium
Pemberian kode yang
dapat membedakan
antara pemeriksaan ibu
hamil K-1 dengan ibu
hamil lainnya
9. BOR Menurunnya jumlah
pasien rawat inap yang
terdapat di Puskesmas
Wonoayu
# Lainnya:
UGD
1. A) Perbaikan regulator yang rusak di UGD agar tidak terjadi kembali komplain karena pelayanan
yang terganggu. Kemudian dilakukan kembali pendisiplinan kembali untuk pengecekan alat
secara berkala sehingga apabila terjadi kerusakan dapat segera ditindaklanjuti.
B) Dikaji kembali apakah diperlukan untuk SOP pemasangan oksigen sehingga setiap petugas di
UGD mematuhi cara pemasangan dan dapat meminimalisir kerusakan regulator oksigen.
2. A) Komplain pasien di UGD bahwa pelayanan di UGD terlalu lama terutama di pagi hari pada jam
pergantian shift. Alasan dari petugas UGD bahwa menunggu petugas kebersihan yang masih
membersihkan di tempat.
B) dilakukan pengecekan ke petugas kebersihan untuk membersihkan UGD.