Undercut - Rambut tipis di bagian pinggir hingga
belakangnya. Kemudian pada rambut bagian atas
dibiarkan memanjang agar dapat disisir
kebelakang.
Pompadao
u r - Rambut
bagian
belakang
dan
samping lebih tipis kemudian di sisi atasnya
tetap panjang,ciri-ciri jenis potongan rambut pria
ini paling mudah dilihat dari bagian atasnya
yang berbentuk menyerupai jambul
Top Knot - Rambut bagian samping kanan, kiri
hingga belakang dibuat tipis habis hingga
plontos, Sedangkan pada rambut bagian atas
dibiarkan panjang agar bisa diikat.
French
crop -
Potongan rambutnya itu dibuat ke depan lebih
pendek membentuk crop/poni dan bagian
samping dicukur habis.
Side part - Pada gaya rambut ini, rambut yang
disisir adalah bagian atas yang disisir ke arah
samping, dan rambut bagian kanan,kiri, bawah
tipis.
High Fade – Model rambut ini juga bias disebut High
fade, karena bagian kanan kiri dan belakang
terdapat gradasi yang tinggi
Caesar fade - bagian samping dan belakang
yang sangat tipis, sedangkan pada bagian atas
rambut dibiarkan sedikit panjang. Gaya rambut ini
dibentuk dengan bagian atas panjang dan
semakin menipis hingga hilang di bagian
bawah.
Front Puff - Gaya rambut pria satu ini merupakan
perpaduan dari gaya rambut
medium bangs (berponi) dan voluminous
pompadour (pompadour yang bervolume). Kesan
unik memang lebih ditonjolkan lewat potongan
rambut ini.
Short and spiky Ciri khas dari model
rambut spiky adalah potongan rambut bagian atas
yang meruncing berdiri, dan rambut yang tipis pada
bagian samping yang dapat memberikan kesan
jenjang pada [Link] rambut ini terkesan
acak-acakan, namun untuk mempermudah penataan
rambut, kamu bisa menggunakan hair
spray, pomade, atau gel.
Slicked
back -
Model rambut pria jenis slicked back atau lebih dikenal
dengan nama rambut klimis ini merupakan salah satu
pilihan terbaik untuk acara formal. Pada umumnya
gaya potongan rambut pria ini dipadukan dengan
model undercut, sehingga akan berubah nama style
rambut menjadi model gaya rambut undercut slick back
Afro fade - Untuk
teknik
pemotongan rambut model afro fade ini pun memiliki teknik yang tidak sembarang. Efek gradasi dari
tebal hingga tipis ini memerlukan ketelitian yang tajam. Gaya rambut ini cocok untuk pria yang tidak
mau terlalu terlihat penuh gaya. Kamu hanya perlu memotong sisi samping kanan dan kiri bagian
rambut. Dan mempertahankan panjang rambut bagian tengah..
Layered undercuit - Gaya rambut layered undercut ini
akan memberikan potongan berlayer. Otomatis akan
membuat rambut terlihat lebih bervolume. Kamu bisa
meminta kepada kapster untuk memilih seberapa besar
layer yang akan dikreasikan.
Patterned
fade - Model
rambut ini adalah fade yang membentuk pola. Kamu
bisa minta sang kapster membuat pola sesuai
referensi kamu. Lebih baik buatlah pola yang tidak
terlalu rumit dan juga tidak terlalu sederhana.
Karena jika terlalu sederhana, model rambut kamu
akan terlihat seperti pitak.
Curtain cut -Jika kamu generasi 90-an, pasti tidak
merasa asing dengan potongan rambut belah
tengah atau yang disebut curtain haircut. Meski
terlihat simpel, untuk mendapatkan curtain
haircut, kamu harus menumbuhkan rambut
hingga tebal.
Kemudian kamu bisa membentuknya dengan merapikan bagian samping rambut, dan pastikan
jambang kamu tercukur dengan rapi ya. Model rambut klasik ini kembali hits di kalangan pria urban
dan para pria “artsy” Jadi cocok untuk kamu yang menyukai gaya preppy look.
Brushed Back Down with Long Top
Model rambut ini sangat cocok untuk pria yang suka dengan rambut
bervolume. Potongan rambut ini akan pas bagi kamu yang memiliki
tekstur rambut yang tebal. Pada bagian bawah, rambut dicukur
dengan model brushed dan bagian atas dibiarkan panjang. Jadi
rambut bisa disisir hingga ke belakangan dan membuat kesan yang
lebih rapi.