Tinjauan Manajemen Pembangunan Asrama Brimob
Tinjauan Manajemen Pembangunan Asrama Brimob
1)
Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Pontianak, Pontianak, Kalimantan Barat
nopriansyah075@[Link]
2)
Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Pontianak
hareisna56@[Link]
3)
Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Pontianak
satriyout88@[Link]
ABSTRAK
Seiring dengan pembangunan yang semakin pesat dan pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin
meningkat di Kabupaten Kubu Raya, maka kebutuhan sarana dan prasarana pemerintah kota meliputi
tempat tinggal untuk personil brimob sesuai dengan anggaran daerah tersebut. Maka dibangunlah
Gedung Asrama Kesatuan Brigade Mobil Di Kabupaten Kubu Raya. Metode untuk menyelesaikan
tugas akhir ini menggunakan studi literatur yang menggunakan data yaitu, data sekunder dan primer.
Setelah itu berdasarkan data yang diolah, meliputi Gambar Layout lapangan, Dokumentasi, Hasil
Observasi Lapangan. Biaya Proyek meliputi, Menghitung Volume, Menentukan Analisa Harga Satuan,
Menghitung (RAB). SMK3 meliputi, Merencanakan Item pekerjaan, Klasifikasi dan Pengendalian
Resiko Kecelakaan, Menentukan APD dan APK yang Sesuai. Waktu meliput Bobot Pekerjaan, Tabel
Ketergantungan, Time Schedule (Barchart dan NWP), membuat Kurva S. Sumber Daya Manusia
meliputi: Menghitung kebutuhan tenaga kerja, membuat kebutuhan tenaga kerja dan durasi pekerjaan.
Hasil akhir dari Manajemen Mutu Proyek ialah Tabel Checklist Mutu atau Spesifikasi untuk
Pembangunan Gedung Asrama Kesatuan Brigade Mobil Di Kabupaten Kubu Raya. Hasil dari Analisa
Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada pembangunan gedung Asrama ini adalah sebesar : Rp.
[Link],70 (Empat Belas Milyar Enam Puluh Satu Juta Delapan Ratus Lima Puluh Enam Ribu
Enam Ratus Dua Puluh Delapan Koma Tujuh Puluh Rupiah ), serta hasil perhitungan kebutuhan waktu
atau durasi pelaksanaan pembangunan menggunakan metode Network Planning (NWP) yaitu dengan
metode NWP mendapatkan durasi pekerjaan 336 hari, sedangkan menggunakan metode Barchard
mendapatkan durasi pekerjaan selama 14 bulan. Adapun SMK3 Pada Pembangunan Gedung Asrama
ini adalah Alat Pelindung Diri (APD) terdiri dari pelindung kepala (Helm) 120 buah, Sarung Tangan
110 buah, Kacamata Pelindung 110 buah, Sepatu Boots 110 buah, Full Body Harnes 110 buah, Masker
370 box Sepatu Safety 10 pasang dan Rompi 120 buah. Adapun untuk (APK) terdiri dari. Rambu-rambu
5 buah, Voli Line 20 buah, dan Scapolding 50 set. Hasil akhir dari Manajemen Mutu Proyek adalah
Tabel Checklist Mutu / Spesifikasi untuk Pembangunan Gedung Asrama Kesatuan Brigade Mobil Di
Kabupaten Kubu Raya dan Muthual Check 0% (MC 0%) apakah telah sesuai atau belum sesuai.
Kata Kunci: Manajemen Konstruksi, Tinjauan Perencanaan, Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
1
ISSN: xxxx - xxxx
Vol. 1, No. 1, Bulan 2020
Retensi _Rekayasa Teknik Sipil
ABSTRCT
In line with the increasingly rapid development and population growth which is increasing in Kubu
Raya Regency, the need for facilities and infrastructure for the city government includes housing for
Brimob personnel in accordance with the regional budget. So the Mobile Brigade Unit Dormitory
Building was built in Kubu Regency. The method for completing this final project uses literature studies
that use data, namely, secondary and primary data. After that, based on the processed data, including
field layout drawings, documentation, field observation results. Project costs include, Calculating
Volume, Determining Unit Price Analysis, Calculating (RAB). SMK3 includes, Planning work items,
Classification and Control of Accident Risk, Determining the Appropriate PPE and GER. Time covers
Job Weight, Dependency Table, Time Schedule (Barchart and NWP), making S Curve. Human
Resources include: Calculating labor requirements, making labor requirements and job duration. The
final result of the Project Quality Management is a Quality Checklist Table or Specifications for the
Construction of the Car Brigade Unit Dormitory Building in Kubu Raya Regency. The results of the
analysis of the Budget Plan (RAB) for the construction of this dormitory building are: Rp.
14,061,856,628.70 (Fourteen Billion Sixty One Million Eight Hundred Fifty Six Thousand Six Hundred
Twenty Eight Comma Seventy Rupiah), as well as the calculation results of time requirements or the
duration of development using the Network Planning (NWP) method, namely the NWP method get a
work duration of 336 days, while using the Barchard method get a job duration of 14 months. The
SMK3 in the Construction of the Dormitory Building is Personal Protective Equipment (PPE)
consisting of 120 head protectors, 110 gloves, 110 protective glasses, 110 boots, 110 full body
harnesses, 370 masks of safety shoes 10 pairs and 120 pieces of Vest. As for (APK) consists of. Signs
5 pieces, Line Volleyball 20 pieces, and Scapolding 50 sets. The final result of the Project Quality
Management is the Quality / Specification Checklist Table for the Construction of the Dormitory
Building for the Mobile Brigade Unit in Kubu Raya Regency and the Mutual Check 0% (MC 0%)
whether it is appropriate or not
2
ISSN: xxxx - xxxx
Vol. 1, No. 1, Bulan 2020
Retensi _Rekayasa Teknik Sipil
TINJAUAN PUSTAKA
PENDAHULUAN
Latar Belakang Manajemen Biaya Proyek
Wilayah Kabupaten Kubu Raya adalah Menurut Widiasanti I dan Lenggogeni (2013),
Kabupaten termuda di Kalimantan Barat yang Perencanaan Biaya merupakan rangkaian
sebelumnya termasuk pada Kota Pontianak. langkah perkiraan besarnya biaya dari sumber
Dengan Jumlah penduduk 600.000 jiwa, maka daya yang diperlukan oleh peroyek. Langkah –
Kabupaten Kubu Raya termasuk kategori langkah tersebut termasuk juga
wilayah yang besar, akan tetapi di Kabupaten mempertimbangkan berbagai alternatif yang
Kubu Raya sendiri belum tersedianya fasilitas mungkin dalam mendapatkan biaya yang paling
tempat tinggal seperti asrama Brimob di ekonomis bagi kinerja atau material. Hal ini
Kabupaten Kubu Raya, maka perlunya Asrama menyebabkan perencanaan biaya baru dapat
Brimob di Kabupaten Kubu Raya diselesaikan bila telah tersedia perencanaan
keperluan sumber daya.
Rumusan Masalah
Manajemen Sumber Daya Manusia
Di Kabupaten Kubu Raya masih belum
tersedianya fasilitas tempat tinggal untuk para Menurut Widiasanti I dan Lenggogeni (2013),
personil brimob dan yang sudah ada pun sudah Perencanaan Sumber Daya Proyek dapat
tidak layak huni maka dengan hal ini dikelompokkan menjadi 2 golongan yaitu
bagaimana cara Merencanakan 5 Aspek perencanaan sumber daya manusia (SDM) yang
Manajemen yang meliputi Manajemen Biaya meliputi rancangan organisasi, pengisian
Proyek, Manajemen Waktu, Manajemen Mutu, personil untuk kantor pusat, mobilisasi dan
Manajemen Sumber Daya Manusia serta pelatihan tenaga kerja untuk lapangan, serta
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, sumber daya non manusia yang meliputi
pada Gedung Asrama Kesatuan Brigade Mobil pengadaan material, peralatan yang akan
di Kabupaten Kubu Raya menjadi bagian permanen proyek serta
peralatan konstruksi.
Tujuan
Manajemen Waktu
Untuk merencanakan pembangunan Gedung
asrama brimob di Kabupaten Kubu Raya sesuai Waktu proyek atau biasa disebut umur proyek
dengan manajemen konstruksi pelaksanaan merupakan salah satu atribut proyek yang
pembangunan Gedung Asrama kesatuan sangat penting dalam manajemen proyek.
Brigade Mobil di Kabupaten Kubu Raya sesuai Kegagalan mengelola waktu proyek akan
dengan 5 aspek manajemen yang sudah berakibat pada penyelesaian proyek yang tidak
disebutkan sebelumnya tepat waktu (Soeharto I, 1997).
Penelitian ini dimulai dengan menentukan Time Schedule adalah rencana alokasi Dalam
judul, membuat latar belakang, membatasi Menerapkan sistem manajemen Waktu, unit
masalah, membuat tujuan, membuat manfaat, yang dicakup yaitu tentang pengetahuan
membuat sistematika penulisan dan membuat keterampilan dan sikap perilaku yang
metedeologi penulisan yang mencakup diagram diperlukan dalam menerapkan sistem
alir serta membuat dan lalu mengumpulkan Manajemen Waktu, di dalam time schedule ini
data, baik data primer maupun data sekunder menerapkan pekerjaan agar tepat sasaran dan
yang di kompilasi menjadi Analisa Biaya, efisien (Badri S, 1991). Time Schedule Pada
SDM, Waktu, Mutu dan SMK3 Proyek Konstruksi dapat dibuat dalam bentuk :
Bobot Pekerjaan
Barchat
3
ISSN: xxxx - xxxx
Vol. 1, No. 1, Bulan 2020
Retensi _Rekayasa Teknik Sipil
4
ISSN: xxxx - xxxx
Vol. 1, No. 1, Bulan 2020
Retensi _Rekayasa Teknik Sipil
Manajemen Keselamatan Kerja Proyek suatu bangunan atau proyek dengan banyaknya
(SMK3) biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah,
serta biaya- biaya lain yang berhubungan
Sistem Manajemen Keselamatan dan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek
Kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari Langkah – langkah dalam membuat Rencana
sistem manajemen perusahaan secara Anggaran Biaya (RAB) sebagai berikut :
keseluruhan dalam rangka pengendalian Resiko
yang berkaitan dengan kegiatan kerja, guna a. Membuat Tabel / Format terdapat :
terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, Nomor, Uraian Pekerjaan, Volume,
dan produktif. (PER-05/MEN/1996) Satuan, Harga Satuan dan Jumlah Harga
b. Merencanakan Item Pekerjaan Dan Satuan
c. Menghitung Volume Pekerjaan sesuai
Gambar Kerja
d. Merencanakan Analisa Harga Satuan
Pekerjaan (AHSP)
e. Menghitung jumlah harga
f. Membuat rekapitulasi harga
Gambar 4. Contoh Tabel Keselamatan Dan Kesehatan Tabel 1. Hasil Perhitungan Rencana Anggaran
Kerja (K3) Biaya
Sumber : PER-05/MEN/1996
METODOLOGI
5
ISSN: xxxx - xxxx
Vol. 1, No. 1, Bulan 2020
Retensi _Rekayasa Teknik Sipil
6
ISSN: xxxx - xxxx
Vol. 1, No. 1, Bulan 2020
Retensi _Rekayasa Teknik Sipil
Tabel 5. Rekapitulasi Tenaga kerja Per Item Dengan Metode CPM ini (Critical Path
Pekerjaan Perminggu per jenis keahlian Method) mendapatkan Waktu Pekerjaan selama
336 Hari Kerja atau 14 bulan Sedangkan untuk
di Time Schedule nya sendiri mendapatkan
waktu selama 14 bulan pekerjaan / 56 minggu
/ 336 hari kerja
7
ISSN: xxxx - xxxx
Vol. 1, No. 1, Bulan 2020
Retensi _Rekayasa Teknik Sipil
Tabel 7. Mutual Check Nol % (MC 0%) Tabel 8. Analisa Kesehatan Dan Keselamatan
Kerja
8
ISSN: xxxx - xxxx
Vol. 1, No. 1, Bulan 2020
Retensi _Rekayasa Teknik Sipil