0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan40 halaman

RPP Pembelajaran IPS Kelas VII SMP

RPP ini merangkum rencana pelaksanaan pembelajaran IPS kelas VII tentang topik manusia sebagai makhluk sosial yang mencakup tujuan, materi, metode, dan kegiatan pembelajaran selama dua pertemuan. Tujuannya antara lain agar siswa dapat mendeskripsikan hasil budaya dan interaksi sosial manusia pada masa praaksara serta pemecahan masalah ekonomi. Metode yang digunakan adalah diskusi kelompok dengan teknik STAD

Diunggah oleh

Robed Nur Cahyono
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan40 halaman

RPP Pembelajaran IPS Kelas VII SMP

RPP ini merangkum rencana pelaksanaan pembelajaran IPS kelas VII tentang topik manusia sebagai makhluk sosial yang mencakup tujuan, materi, metode, dan kegiatan pembelajaran selama dua pertemuan. Tujuannya antara lain agar siswa dapat mendeskripsikan hasil budaya dan interaksi sosial manusia pada masa praaksara serta pemecahan masalah ekonomi. Metode yang digunakan adalah diskusi kelompok dengan teknik STAD

Diunggah oleh

Robed Nur Cahyono
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Model 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


( RPP )

Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Wagir


Kelas/Semester : VII/1
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Tema/Topik : Keadaan Alam dan Aktivitas Penduduk
Sub Tema : Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Pertemuan Ke : 1 dan 2

A. KOMPETENSI INTI :
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaan
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. KOMPETENSI DASAR:
1.1 Menghargai karunia Tuhan YME yang telah menciptakan waktu dengan segala
perubahannya
2.3. Menunjukkan perilaku santun toleran dan peduli dalam melakukan interaksi
sosial dengan lingkungan dan teman sebaya
3.4. Memahami pengertian dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam,
sosial,budaya, dan ekonomi

Indikator:
 Menjelaskan konsep lingkungan (fisik, non fisik)
 Mengidentifikasi bentuk lingkungan sosial, budaya, dan ekonomi
 Menjelaskan pengertian manusia sebagai mahluk sosial dalam kehidupan
sehari-hari
 Mengidentifikasi bentuk-bentuk dinamika interaksi manusia (hasil budaya)
pada masa praaksara
 Membedakan bentuk interaksi manusia masa praaksara dengan masa
sekarang
 Memberikan contoh dinamika interaksi manusia terhadap lingkungan
sekitar
 Mengidentifikasi permasalahan manusia hubungannya dengan interaksi
sosial budaya
 Menjelaskan faktor pendorong interaksi sosial yang mendasari aktifitas
manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya
 Menganalisis dinamika interaksi manusia dalam pemecahan masalah
pokok ekonomi
 Mengidentifikasi permasalahan manusia hubungannya dengan sosial
budaya
 Menjelskan macam-macam kebutuhan pada masa praaksara, Hindu
Budha dan Islam
 Menjelaskan bentuk interaksi sosial pada masa praaksara, Hindu Budha
dan Islam dalam memenuhi kebutuhan
 Menganalisis permasalahan pokok ekonomi yang dialami manusia
sebagai mahluk sosial dalam kehidupan sehari-hari
 Mengevaluasi permasalahan manusia hubungannya dengan lingkungan
sekitar

4.3. Mengobservasi dan menyajikan bentuk- bentuk dinamika interaksi manusia


dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi di lingkungan masyarakat
sekitar

Indikator:
 Mengobservasi bentuk-bentuk interaksi sosial, budaya, ekonomi
hubungannya dengan lingkungan
 Membuat rencana tindak untuk menanggulangi permasalahan manusia
hubungannya dengan lingkungan, sosial, ekonomi dan budaya
 Mempresentasikan data hasil observasi hubungannya dengan bentuk-bentuk
dinamika manusia dengan lingkungan, sosial, ekonomi dan budaya

C. Tujuan Pembelajaran :
Melalui diskusi siswa dapat :
1. Mendeskripsikan hasil budaya manusia pada masa praaksara sebagai makhluk
sosial.
2. Mendeskripsikan proses interaksi sosial yang dilakukan manusia sebagai
makhluk sosial.
3. Mencari alternatif upaya pemecahan masalah pokok ekonomi, yang dilakukan
manusia sebagai mahluk sosial
4. Menganalis pemanfaatan lingkungan hubungannya dengan kegiatan manusia
(ekonomi, sosial, budaya)

D. Materi Ajar:
1. Konsep lingkungan
 Lingkungan Fisik
 Lingkungan Non fisik
2. Pengertian manusia sebagai mahluk sosial dalam kehidupan sehari-hari
 Konsep makhluk social
 Aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari
3. Bentuk-bentuk dinamika interaksi manusia (hasil budaya ) pada masa praaksara
 Bentuk-bentuk interaksi masa praaksara
 Bentuk-bentuk interaksi masa kini
4. Dinamika interaksi manusia dalam pemecahan masalah pokok ekonomi
 Permasalahan pokok ekonomi
 Bentuk-bentuk pemecahan masalah pokok ekonomi
5. Dinamika interaksi manusia terhadap lingkungan sekitar
 Hubungan manusia dengan alam
 Interdependensi manusia dengan alam
6. Permasalahan manusia hubungannya dengan interaksi sosial
 Interaksi social
 Permasalahan manusia (sosial, ekonomi, budaya)

E. Alokasi Waktu : 4 x 40 menit

F. Pendekatan dan Metode Pembelajaran:


1. Pendekatan :Saintifik
2. Metode :Diskusi dengan teknik STAD

G. Kegiatan Pembelajaran :
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
Pendahulua Pertemuan ke -1 ( 2 X 40 menit ) 80 menit
n a. Persiapan psikis dan fisik, membuka pelajaran 10 menit
dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama
b. Menginformasikan tujuan yang akan dicapai
selama pembelajaran
c. Menyampaikan secara singkat garis besar materi
yang akan disajikan selama pembelajaran
d. Memberi motivasi siswa untuk aktif dalam proses
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU

pembelajaran dengan menyanyikan lagu bangun


pemuda, dilanjutkan dengan tanya jawab tentang
makna lagu di hubungkan dengan kebutuhan
manusia sebagai makhluk sosial (syair terlampir)
Inti 60 Menit
a. Membagi siswa menjadi 8 kelompok ( A, B, C, 5 menit
…….s/d kelompok H) masing-masing
beranggotakan 4 orang.
b. Pelaksanaan STAD
(1). Penugasan menggunakan LKS untuk dikerjakan 5 menit
dalam kelompok masing masing, dengan
pembagian :
 Kelompok A dan E mengerjakan LKS I
tentang hasil budaya masa prasejarah
perwujudan manusia sebagai mahluk
sosial.
 Kelompok B dan F mengerjakan LKS II
tentang pemecahan masalah pokok
ekonomi dengan prinsip manusia sebagai
mahluk sosial hubungannya dengan SDA.
 Kelompok C dan G mengerjakan LKS III
tentang perilaku interaksi manusia sebagai
mahluk sosial.
 Kelompok D dan H mengerjakan LKS IV
tentang pemanfaatan lingkungan dalam
kegiatan manusia sebagai mahluk sosial
dan ekonomi.

(2)Pelaksanaan diskusi kelompok (siswa dialog 25 menit


mendalam untuk saling membantu memahami
materi pembelajaran dengan anggota kelompok
kemudian mencatathasil diskusi )

(3) Pelaksanaan unjuk kerja/presentasi, (kelompok A 20 menit


ditanggapi kelompok E, Kelompok B ditanggapi F,
Kelompok C ditanggapi kelompok G, Kelompok D
ditanggapi Kelompok H)
(4) Pelaksanaan konfirmasi dilakukan dengan 5 menit
memberikan umpan balik berdasarkan hasil
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
presentasi
(5) Pengisian Quiz
Penutup a. Membuat kesimpulan tentang materi 10 menit
pembelajaran hari itu dilakukan siswa bersama
guru
b. Melaksanakan test secara lisan(kejujuran)
c. Menugaskan peserta didik melakukan
pengamatan untuk pertemuan berikutnya (PR)
tentang: (1) bentuk-bentuk dinamika interaksi
sosial di lingkungan sekitar (dapat dilakukan
dengan berkunjung ke perpustakaan, melalui
internet, dan buku sumber yang dimiliki siswa). (2)
Melakukan kajian/analisis hubungannya dengan
permasalahan kehidupan sosial, ekonomi, budaya,
(3) membuat rencana aksi untuk menanggulangi
masalah yang ada, (membuat yel-yel kelompok)
d. Menutup pelajaran dengan berdoa sesuai dengan
agama dan keyakinan masing-masing.(religius)

Pendahulua Pertemuan Ke-2 (2 X 40 menit) 80 menit


n
a. Memulai pembelajaran dengan berdoa 10 menit
bersama sesuai agama dan keyakinan masing-
masing.
b. Tanya jawab singkat tentang (PR) hasil
penelusuran informasi tentang bentuk
dinamika interaksi sosial
c. Menginformasikan secara garis besar strategi
pembelajaran yang akan dilakukan.
d. Menginformasikan tujuan yang akan dicapai
selama pembelajaran.
e. Memberi motivasi pada siswa untuk aktif dalam
pembelajaran.
Kegiatan Inti 60 menit
a. Pelaksanaan diskusi kelompok sambil 20 menit
mempersiapkan pembuatan laporan hasil kerja
kelompok
b. Guru berkeliling sambil memperhatikan 25 menit
kelompok yang memerlukan bantuan .
c. Unjuk kerja/Presentasi kelompok seperti
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
pertemuan sebelumnya diawali dengan
meneriakkan yel-yel kelompok:
d. Kelompok A ditanggapi kelompok E
e. Kelompok B ditanggapi kelompok F
f. Kelompok C ditanggapi kelompok G 15 menit
g. Kelompok D ditanggapi kelompok H
h. Pelaksanaan konfirmasi dilakukan disetiap
akhir presentasi
i. Pengumuman penghargaan pada siswa
berdasarkan aktivitas aktif dan hasil kinerja
secara individu
j. Pengisian Quiz
a. Membuat kesimpulan tentang materi ajar yang
Penutup 10 menit
telah disajikan selama pembelajaran yang
dilakukan peserta didik bersama guru
b. Memberi penguatan dan motivasi tentang
pelaksanaan tugas mandiri tidak terstruktur
(TMTT).
c. Melaksanakan testsecara lisan
d. Mengakhiri pembelajaran dengan mengajak
peserta didik berdoa sesuai dengan agama
dan keyakinan masing-masing
H. Penilaian Hasil Belajar
1. Hasil kinerja peserta didik
2. Hasil tes lisan
3. Laporan pengamatan
4. Hasil rubrik diskusi
5. Tugas kelompok

I. Sumber Belajar :
Alat : Komputer/laptop, LCD,Power Point, Internet
Bahan/sumber ajar :LKS, Buku siswa , soal-soal latihan, makalah,buku guru

Mengetahui, Malang, ……………..


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPS

....................................... .......................................
LAMPIRAN
1. Ringkasan Materi
Sebagai makhluk sosial, manusia pasti membutuhkan orang lain. Sejak dilahirkan,
manusia sangat bergantung pada orang lain, dan dalam hidup sehari-hari manusia
sangat perlu berinteraksi/berhubungan dengan orang lain. Ketika meninggal juga
membutuhkan orang lain untuk menguburkannya. Dilihat dari siklus hidup yang selalu
berhubungan dan membutuhkan orang lain, manusia dikategorikan sebagai makhluk
sosial (homo socialis).

Antara manusia dengan alam lingkungan sekitar terjadi interdependensi, atau saling
ketergantungan antar keduanya. Sebagai contoh; pada masa praaksara, dimana saat
itu bumi dihuni oleh manusia purba, yang sangat tergantung pada alam jika
dibandingkan dengan manusia sekarang. Hal ini disebabkan peradaban manusia saat
itu belum tinggi sehingga dalam mempertahankam diri untuk kelangsungan hidup,
manusia purba tergantung sepenuhnya kepada potensi alam sekitarnya. Dalam
perkembangan jaman dan kemajuan peradaban, manusia tetap tergantung pada alam
meski manusia dengan akal budinya dapat memanfaatkan alam secara maksimal
sesuai dengan kebutuhannya.

Manusia memerlukan alam untuk tinggal dan sekaligus untuk kemudahan dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya. Dari situ terdapat kecenderungan manusia untuk
memilih tempat tinggal seperti tinggal dekat dengan sumber-sumber air, jalan raya, dan
daerah subur yang berlokasi dekat dengan gunungapi karena gunungapi dapat
memberikan kesuburan tanah. Hal ini dapat dibuktikan bahwa fosil-fosil manusia purba
pada umumnya ditemukan di lembah, sungai.

Kaitan antara faktor-faktor geografi fisik terhadap sebaran budaya manusia sangat
erat sekali karena keduanya saling mempengaruhi. Budaya memberikan ciri-ciri atau
karakter suatu tempat dan masyarakat budaya tertentu mentransformasikan their living
space atau ruang kehidupan dengan membangun struktur di atasnya, creating lines of
contact and communication, tilling the land, channeling the water (membangun
komunikasi serta kontak antar sesama, bercocok tanam, membuat irigasi).

Kaitan dimaksud tidak dapat dipisah-pisahkan, sehingga keduanya merupakan satu


kesatuan yang saling membutuhkan, dan keberadaan yang satu tanpa ada yang lain
tidak memiliki makna. Manusia merupakan makhluk dengan akal budi (thinking animal)
yang mampu mengadakan adaptasi, seleksi dan perubahan. Dengan teknologi,
manusia berusaha agar tidak sepenuhnya tergantung pada kekuasaan alam, sehingga
akhirnya manusia mampu menguasai alam. Namun banyak bukti menunjukkan bahwa
alam tidak seluruhnya dapat dikuasai oleh manusia melalui teknologi. Fenomena
bencana alam seperti ledakan gunung api, banjir, melebihi keampuhan teknologi
manusia.

Setiap daerah, pulau ataupun negara memiliki ciri sendiri-sendiri dan tidak pernah
ada yang sama persis. Ciri-ciri tersebut membentuk karakter manusia yang tinggal di
daerah dimaksud atau dengan kata lain berpengaruh kepada ekonomi, budaya, cara
menghidupi diri serta cara bergaul/berkomunikasi masyarakat yang tinggal di daerah
tersebut. Selanjutnya, untuk mengetahui perbedaan yang ada serta didorong untuk
mendapatkan barang kebutuhan yang diperlukan dalam kehidupan tersebut manusia
memerlukan adanya kerjasama. Kerjasama antarnegara terjadi karena adanya
perbedaan keadaan wilyah, kebutuhan akan barang tertentu, atau adanya ketertarikan
yang sama untuk mencapai sesuatu. Dengan kata lain, kerjasama dapat terjadi di
berbagai bidang, baik bidang ekonomi, sosial, maupun budaya. Salah satu tujuan
dilakukannya kerjasama antar negara adalah untuk meningkatkan hubungan
antarnegara, pememenuhan kebutuhan hidup negara tersebut.

Manusia berusaha memenuhi kebutuhannya, termasuk kebutuhan sosialnya yang


muncul menyertai setiap langkah dalam kehidupan manusia itu sendiri. Kebutuhan
berkomunikasi dengan sesama, kegiatan-kegiatan atau berkumpul bersama,
keteraturan sosial dan kontrol sosial, kebutuhan akan pendidikan, pelayanan kesehatan
dan keamanan serta kegiatan bersama. Kegiatan bersama ini bertujuan untuk
membangun komunikasi timbal balik yang saling menguntungkan. Tanpa komunikasi
tidak akan terjadi interaksi sosial. Salah satu contoh kegiatan bersama ialah gotong-
royong pada lingkungannya.

Dalam memenuhi kebutuhan hidup, manusia banyak mengambil sebanyak-


banyaknya SDA yang ada. Hal ini tentunya membahayakan lingkungan yang ada. Oleh
karenanya pemanfaatan SDA hendaknya di atur sedemikian rupa , jika tidak alam bisa
rusak. Terdapat daerah tertentu yang memiliki potensi untuk terkena bencana alam ,
seperti banjir, gempa, angin topan dan lain-lain. Akibat bencana tersebut , penduduk
daerah yang terlanda bencana membutuhkan bantuan berupa makanan, kesehatan ,
tenaga untuk meringankan mereka dari penderitaan. Sebagai makhluk sosial, maka
sudah seharusnya penduduk dari daerah lain yang tidak terkena musibah, dan mereka
yang berkelebihan untuk memiliki kepedulian membantu pada saudara-saudara kita
yang tertimpa bencana. Bantuan tersebut bisa berupa : uang, makanan, pakaian,
tenaga, dan obat obatan.

Disamping sebagai mahluk ciptaan Tuhan YME, manusia adalah makhluk sosial
(homo socialis) yang selalu hidup bersama dengan manusia yang lainnya. Sejak
dilahirkan, manusia sangat bergantung pada orang [Link] dalam kehidupannya,
manusia tidak hidup dalam [Link] memiliki keinginan untuk bersosialisasi
dengan sesamanya. Ini merupakan salah satu kodrat manusia adalah selalu ingin
berhubungan dengan manusia lain. Di dalam kehidupan manusia selanjutnya, ia selalu
hidup sebagai warga masyarakat, dan warga negara.

Pada jaman purba, manusia purba memiliki ketergantungan yang sangat tinggi
terhadap alam semesta dibandingkan dengan manusia sekarang. Mengapa demikian?
peradaban manusia saat itu belum tinggi sehingga dalam mempertahankam diri untuk
kelangsungan hidup, manusia purba tergantung sepenuhnya kepada potensi alam
sekitarnya. Dalam perkembangan jaman dan kemajuan peradaban, manusia tetap
tergantung pada alam meski manusia sekarang dengan akal budinya dapat
memanfaatkan alam secara lebih maksimal sesuai dengan [Link]
keberadaan manusia purba yang sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu, mereka telah
menjalin kerjasama dengan membentuk suatu kelompok komunitas yang saling
berinteraksi di dalam aktifitas memanfaatkan lingkungan untuk memenuhi
kebutuhannya Kebersamaan itu didasari suatu kenyataan bahwa mereka tidak bisa
hidup sendiii tanpa bantuan orang lain, mereka sebagai makhluk social.
Manusia adalah makhluk yang sejak dahulu telah hidup berkelompok, mereka
kesulitan bahkan tidak sanggup untuk hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Pada
zaman praaksara, nenek moyang kita sudah mulai hidup berkelompok. Mereka bekerja
sama, saling membutuhkan, saling menyayang terhadap sesama. Praktek manusia
sebagai makhluk sosial mulai diterapkan, karena sadar bahwa mereka tidak bisa berdiri
sendiri, tanpa bantuan dan membantu orang lain. Mereka sebagai makhluk sosial dan
manusia yang berfikir. Kemampuan otak manusia yang berupa proses berpikir
menyebabkan manusia dapat memilah-milah tindakan yang dapat menguntungkan
kelangsungan hidupnya.
Dalam rangka kelangsungan hidupnya maka manusia merupakan makhluk
pembentuk kebudayaan dan manusia juga sebagai pembentuk masyarakat, karena
pada hakekatnya manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri tetapi harus
berkelompok. Kondisi demikian sudah diterapkan pada zaman prasejarah.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kehidupan sangat banyak, antara lain seperti
iklim, ketersediaan air, kesuburan tanah, bentuk-bentuk muka bumi, dan lain
sebagainya. Coba kamu renungkan mengapa orang yang tinggal di lereng gunung
selalu memakai pakaian yang tebal? Jawabannya adalah akibat cuaca sehingga
yangbersangkutan perlu melindungi tubuh dari sengatan cuaca yang sangat dingin.
Sebaliknya, orang yang tinggal di daerah padat dan panas, cenderung memakai
pakaian yang tipis. Contoh yang lain, lihatlah gunung berapi yang erupsi, banyak sekali
material yang berguna bagi lahan pertanian dikeluarkan melalui kawah, sehingga tanah
menjadi lebih subur.
Manusia memerlukan alam untuk tinggal dan sekaligus untuk kemudahan dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu, terdapat kecenderungan manusia memilih
tinggal dekat dengan sumber-sumber air, jalan raya, dan daerah subur yang berlokasi
dekat dengan gunungapi karena gunungapi dapat memberikan kesuburan tanah. Hal ini
dapat dibuktikan melalui fosil-fosil manusia purba pada umumnya ditemukan di lembah
sungai. Sementara itu, kerajaan-kerajaan Hindu-Budha di Nusantara, terutama di Jawa
pada umumnya dekat dengan gunung berapi. Ini menunjukkan bahwa manusia dari
jaman purba sampai sekarang ,sangat tergantung dari alam. Demikian pula alam
memberikan sumber kehidupan bagi manusia. Kecenderungan manusia dalam
memanfaatan alam bagi kehidupan sangat dipengaruhi oleh bentuk dan pola muka
bumi.
Dalam ekonomi, dua hal yang selalu bertentangan yaitu sumber daya ekonomi yang
terbatas berhadapan dengan kebutuhan manusia yang tidak
[Link] inilah yang menyebabkan “Masalah pokok dalam
ekonomi”.Masalah pokok ekonomi itu adalah “bagaimana cukup keseimbangan antara
kebutuhan dan alat-alat pemuas kebutuhan”. Sebagai makhluk social dalam
memecahkan permasalahan ekonomi perlu adanya kerja sama yang saling membantu
antara kelompok satu dengan kelompok lain.
Permasalahan pokok ekonomi adalah kebutuhan manusia tidak terbatas sedangkan
barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan sangat terbatas. Kebutuhan manusia
tidak terbatas, karena kebutuhan senantiasa mengikuti kemajuan zaman, dan sifat
manusia selalu merasa kurang, bahkan manusia terkadang memiliki sifat serakah. Oleh
karena perlu memiki sikap peduli terhadap kepentingan umum dalam memenuhi
kebutuhannya. Dan agar kebutuhan dapat lebih terbatas maka manusia perlu
meningkatkan rasa syukurnya atas karunia yang diberikan oleh Tuhan TME. Barang
dan jasa sangat terbatas, SDA yang merupakan bagian alat pemuas yang sangat
penting , jika diambil terus menerus akan habis. Untuk itu kita perlu peduli untuk
melestarikannya.

2. Sintaks STAD
Siswa dikelompokkan dengan anggota 4-5 orang dengan kemampuan Heterogen

 Anggota tim menggunakan lembar kegiatan atau perangkat tugas yang


lain
 Setiap anggota saling membantu memahami bahan pelajaran
 Secara individu tiap 1 atau 2 minggu diberi kuis
 Kuis di skor, dan tiap individu diberi skor perkembangan

3. Tata Tertib dan Prosedur Berdiskusi


TEMA: KEADAAN ALAM DAN AKTIVITAS MANUSIA INDONESIA
SUB TEMA: MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL

Tata Tertib Kelompok:


a. Mengumpulkan semua data, informasi tentang issue dan contoh-contoh
interaksi manusia dalam kehidupan sehari-hari melalui media massa, internet,
maupun bahan ajar lainnya.
b. Mengadakan pengamatan di lingkungan sekitar tempat tinggalmu.
c. Membuat catatan yang dapat digunakan untuk acuan pembuktian/referensi
d. Memahami posisi setiap individu dalam kelompok
Prosedur dan aturan Diskusi:
a. Memahami permasalahan/isu yang didiskusikan
b. Mendengarkan dengan seksama, serta memperhatikan ketika kelompok lain
sedang berbicara
c. Saling menghormati pendapat teman
d. Tidak menghina ataupun emosional dalam memberikan kritikan dan tanggapan
kepada teman
e. Menghindari dominasi dalam kelompok
f. Gaya/cara berbicara simpati, menarik, sopan
g. Cara mengkritik ataupun melontarkan tanggapan: tidak mengkritik penampil/
siapa yang berbicara tetapi mengkritisi pendapatnya

Hal-hal yang harus lebih diperhatikan:


a. Tiga gejala gugurnya argumen :
1) Terdapat pertentangan antara satu argumen dengan argumen yang lain
2) Pernyataan beralih dari argumen ke fitnahan
3)Terjadi pengalihan pokok pembicaraan ke topik yang tidak berhubungan

b. Hal yang mendasar dalam berdiskusi;


1) Memahami metode berpikir
2) Tetapkan tolok ukur kebenaran
3) Fokus bukan mental perang/debat
4) Balikkan logika
5) Cari akar permasalahan

Kegiatan arahan:
Beberapa pertanyaan yang harus dijawab dalam diskusi untuk membangun proses
saintifik (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan/mengolah
informasi, dan mengkomunikasikan):
a. Apa yang kamu ketahui tentang interaksi?
b. Sebagai anak sekolah, haruskah kamu peduli dengan perubahan sosial,
ekonomi dan budaya yang terjadi di lingkungan sekitar, bukankah di lingkungan
tersebut (kota/kabupaten) sudah ada yang mengurusi?
c. Sebagai siswa, haruskah terpengaruh atau ikut-ikutan dengan kebiasaan dan
budaya orang luar agar dapat disebut anak gaul?
d. Haruskah kerjasama dengan negara lain lebih ditingkatkan agar banyak barang
yang bermerek dapat diimport?
e. Bagaimana pendapatmu tentang penggunaan internet?

4. Format Laporan Individu (PR) untuk mengumpulkan data dan mengolah


informasi

Bentuk-bentuk dinamika sosial dalam bentuk gambar


Di Masyarakat
Di Rumah Di Sekolah Keterangan/Sumber
sekitar

Kajian dan Analisis Berdasarkan Gambar dan Hubungannya dengan :


Lokasi/lingkunga Rencana
Ekonomi Sosial/Budaya
n Aksi/Penanggulangan

5. Rubrik Penilaian Diskusi Pertemuan 1


Jumlah
Aspek Nilai Ket.
Skor
No. Nama Siswa
Gag
Kerja Keakti Kedisi
asa Inisiatif
sama fan plinan
n
1
2
3
4

Keterangan Skor : Kriteria Nilai


Baik sekali = 4 A = 80 – 100 : Baik Sekali
Baik = 3 B = 70 – 79 : Baik
Cukup = 2 C = 60 – 69 : Cukup
Kurang = 1 D = ‹ 60 : Kurang

Skor perolehan
Nilai = X 100
Skor Maksimal
1. Rubrik Penilaian Diskusi
Pertemuan ke 2
1. Tema :Keadaan Alam dan Aktivitas Penduduk Indonesia
Sub Tema: Manusia Sebagai Makhluk Sosial
2. kelompok : .................
3. Kelas /Smt.: VII/1
4. Pertemuan : Ke-2

Berilah tanda check ( V ) pada kolom yang sesuai dengan penilaian kamu!

No. Skor
Uru Kategori Baik Sedan
t Baik Kurang
sekali g
A. KUALITAS
1. Persiapan baik
2. Organisasi jelas
3. Memberikan informasi yang didukung
oleh fakta / buku
4. Informasi disampaikan dengan jelas
5. Argumentasi
6. Pernyataan (statement) bersifat
persuasif
B. ETIKA
1. Menghormati argumentasi teman dan
tidak emosional
2. Saling mendengarkan dan merespon
3. Tidak menghina (menyela pembicaraan)
4. Tidak mendominasi pembicaraan
5. Secara aktif ikut terlibat
C. LAIN-LAIN
1. Cara mengevaluasi atau mengkritik
teman
2. Membuat kesimpulan sementara
berdasarkan bukti yang disampaikan
kedua pihak
Jumlah Keseluruhan
Keterangan: Skor 4: Baik Sekali, Skor 3: Baik, Skor 2: Cukup, Skor 1: Kurang.

KRITERIA:
45 ke atas = A (Baik Sekali & Berkualitas)
30-44 = B (Baik)
15-29 = C (Cukup)
< 14 = D (Kurang memenuhi syarat)
KOMENTAR:..
....................................................................................................................
.......................................................................................................................

1. Tabel Penilaian Kuis


Pertemuan ke 2
1. Tema : Keadaan Alam dan Aktivitas Penduduk Indonesia

Sub Tema : Manusia Sebagai Makhluk Sosial


2. Kelas /Smt.: VII/1
3. Tanggal :

Nama Kelompok Quiz 1 Quiz 2 Improvement


Siswa Point
1. Hary A 70 100
2. Isti D
3. Wiwid H
4. …..

Daftar pengelompokkan skor dan peningkatan poin.


2. Lembar Kegiatan Siswa

LEMBAR KEGIATAN SISWA I


(Hasil Budaya Masa Praaksara)

1. Tema : Manusia sebagai Makhluk Sosial


2. Mata Pelajaran : IPS
3. Kelas/Semester : VII/ 1
4. Waktu Pengerjaan :25 menit
5. Petunjuk Belajar :
a. Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas
b. Pelajari materi IPS yang berhubungan dengan Manusia sebagai Makhluk Sosial
c. Kerjakan sesuai dengan langkah-langkah sesuai petunjuk Guru
d. Kerjakan dengan cara diskusi dengan teknik yang ditentukan Guru
e. Konsultasikan dengan guru bila mengalami kesulitan mengerjakan tugas
6. Tujuan belajar yang akan dicapai:
Pada kegiatan ini kamu dapat’:
a. Memahami konsep dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam, sosial,
budaya, dan ekonomi
b. Menganalisis bentuk-bentuk hasil budaya manusia jaman praaksara
hubungannya dengan lingkungan sosial, budaya, dan ekonomi
7. Informasi
Bacalah dengan cermat uraian materi tentang hasil budaya masa praaksara
hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial!
8. Tugas dan Langkah Kerja
a. Diskripsikan tentang pengertian manusia sebagai makhluk sosial dengan disertai
5 contoh aktifitas masyarakat yang ada di sekitarmu !
b. Gunakan fasilitas internet dan atau buku IPS lainnya untuk mencari informasi
tentang hasil budaya nenek moyang kita pada masa praaksara dan jelaskan
proses pembuatannya !
c. Lakukan analisis tentang cara masyarakat pra aksara pada masa pertanian dan
masa perundagian dalam melakukan kerja sama. Jelaskan pernyataan ini
menurut pendapat kelompokmu dengan menggunakan contoh-contoh hasil
budaya mereka !
d. Apa yang dapat kamu pelajari dari materi ini? Jelaskan secara singkat!
e. Laporkan hasil diskusi kelompokmu secara tertulis!
f. Presentasikan hasil diskusimu didepan kelas !
LEMBAR KEGIATAN SISWAII.

Permasalahan Pokok Ekonomi


1. Judul : Manusia sebagai Makhluk Sosial
2. Mata Pelajaran : IPS
3. Kelas/Semester : VII/ 1
4. Waktu : 25 menit
5. Petunjuk Belajar:
a. Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas
b. Pelajari materi IPS yang berhubungan dengan Manusia sebagai Makhluk Sosial
c. Kerjakan sesuai dengan langkah-langkah sesuai petunjuk Guru
d. Kerjakan dengan cara diskusi dengan teknik yang ditentukan Guru
e. Konsultasikan dengan guru bila mengalami kesulitan mengerjakan tugas
6. Tujuan belajar yang akan dicapai:
Dalam kegiatan ini kamu dapat:
a. Menganalisis permasalahan pokok ekonomi hubungannya dengan lingkungan
sosial, budaya.
7. Informasi
Bacalah dengan cermat uraian materi tentang permasalahan pokok ekonomi!

8. Tugas dan Langkah Kerja


a. Diskripsikan tentang pengertian manusia sebagai makhluk sosial dengan disertai
5 contoh aktifitas masyarakat yang ada di sekitarmu !
b. Gunakan fasilitas internet dan atau buku IPS lainnya untuk mencari informasi
tentang penyebab permasalahan pokok ekonomi beserta contoh
c. Diskripsikan dengan disertai contoh riil yang ada di sekitarmu, bahwa didalam
memecahkan permasalahan pokok ekonomi harus mengaplikasikan prinsip
ekonomi!
d. Jelaskan tentang nilai apa yang kamu pelajari dari materi ini!
e. Laporkan hasil diskusi kelompokmu secara tertulis!
f. Presentasikan hasil diskusimu didepan kelas !
LEMBAR KEGIATAN SISWAIII
Perilaku Interaksi Manusia

1. Judul : Manusia sebagai Makhluk Sosial


2. Mata Pelajaran : IPS
3. Kelas/Semester : VII/ 1
4. Waktu : 25 menit
5. Petunjuk Belajar:
a. Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas
b. Pelajari materi IPS yang berhubungan dengan Manusia sebagai Makhluk Sosial
c. Kerjakan sesuai dengan langkah-langkah sesuai petunjuk Guru
d. Kerjakan dengan caraberdiskusi dengan teknik yang ditentukan Guru
e. Konsultasikan dengan guru bila mengalami kesulitan mengerjakan tugas
6. Tujuan belajar yang akan dicapai:
Pada kegiatan ini kamu diharapkan dapat:
a. Memahami konsep dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam, sosial,
budaya, dan ekonomi
b. Menganalisis hubungan alam dengan kegiatan manusia dalam bidang ekonomi,
sosial, budaya
7. Informasi
Bacalah dengan cermat uraian materi tentang manusia sebagai makhluk sosial!

8. Tugas dan Langkah Kerja


a. Deskripsikan tentang pengertian manusia sebagai makhluk sosial dengan
disertai 5 contoh aktifitas masyarakat yang ada di sekitarmu !
b. Gunakan fasilitas internet dan atau buku IPS lainnya untuk mencari 5 contoh
kegiatan di sekitar yang menunjukkan pentingnya interaksi manusia sebagai
mahluk sosial !
c. Coba identifikasi faktor-faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan kerja
sama dan gotong royong sebagai realisasi manusia sebagai makhluk sosial !
Dengan menggunakan contoh riil yang ada di sekitarmu !
d. Ambil peta dan gunakan media tersebut untuk mempelajari Wilayah Indonesia
yang sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau. Setelah itu, jelaskan bagaimana
masyarakat Indonesia berinteraksi!
e. Laporkan hasil diskusi kelompokmu secara tertulis!
f. Presentasikan hasil diskusimu didepan kelas !
LEMBAR KEGIATAN SISWA IV
Pemanfaatan Lingkungan Untuk Kegiatan Manusia

1. Judul : Manusia sebagai Makhluk Sosial


2. Mata Pelajaran : IPS
3. Kelas/Semester : VII/ 1
4. Waktu : 25 menit
5. Petunjuk Belajar:
a. Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas
b. Pelajari materi IPS yang berhubungan dengan Manusia sebagai Makhluk Sosial
c. Kerjakan sesuai dengan langkah-langkah sesuai petunjuk Guru
d. Kerjakan dengan cara diskusi dengan teknik yang ditentukan Guru
e. Konsultasikan dengan guru bila mengalami kesulitan mengerjakan tugas
6. Tujuan belajar yang akan dicapai:
Pada kegiatan ini kamu diharapkan dapat:
a. Menganalisis pemanfaatan lingkungan hubungannya dengan kegiatan ekonomi,
sosial, budaya
7. Informasi
Bacalah dengan cermat uraian materi tentang manusia sebagai makhluk sosial!

8. Tugas dan Langkah Kerja


a. Diskripsikan tentang pengertian manusia sebagai makhluk sosial dengan disertai
5 contoh aktivitas masyarakat yang ada di sekitarmu !
b. Sebutkan 5 contoh kegiatan di sekitarmu yang menunjukkan upaya manusia
sebagai mahluk sosial dalam memanfaatkan lingkungan !
c. Sebutkan minimal 5 sikap yang harus dilakukan sebagai mahluk dalam
memanfaatkan lingkungan alam agar tetap terjaga kelestariannya , dan berilah
alasan pemilihan sikap sikap tersebut !
a. Laporkan hasil diskusi kelompokmu secara tertulis!
b. Presentasikan hasil diskusimu didepan kelas !
QUIZ UNTUK PERTEMUAN 1 DAN 2
Kerjakan soal-soal berikut ini !
1. Sebagai makhluk social mengapa manusia yang tinggal dilembah memiliki
kebiasaan yang berbeda dengan yang tinggal didaerah pegunungan?
2. Tuliskan 4 contoh aplikasi manusia sebagai makhluk sosial dalam kehidupan
ekonomi di sekitarmu !
3. Untuk mewujudkan manusia sebagai makhluk social, tindakan apa saja yang
diperlukan?
4. Jelaskan dengan menggunakan contoh, tentang hubungan antara permasalahan
pokok ekonomi dengan prinsip ekonomi !
5. Buatlah analisis tentang pemanfaatan lingkungan yang dilakukan manusia?
6. Jelaskan dengan menggunakan contoh bahwa manusia pada masa pra aksara
telah menunjukkan kehidupan sebagai makhluk social?
7. Sebutkan upaya manusia sebagai mahluk sosial dalam memecahkan
permasalahan pokok ekonomi dengan menggunakan 5 contoh disekitarmu !
8. Lakukan analisis bahwa manusia sebagai makhluk sosial memerlukan bantuan
orang lain dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya. Sebagai contoh : Orang
Indonesia memerlukan beras sebagai makanan pokok. Beras merupakan hasil
pertanian. Untuk menghasilkan beras, petani membutuhkan jasa orang lain.
Contohnya : Tukang Selep Beras, Buruh Panen, Pedagang Pupuk dan obat
tanaman dll.
SYAIR LAGU BANGUN PEMUDI PEMUDAKarangan / Ciptaan : A. Simanjuntak

Bangun pemudi pemuda Indonesia

Tangan bajumu singsingkan untuk Negara

Masa yang akan datang kewajibanmu lah

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas

Tak usah banyak bicara trus kerja keras

Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih

Bertingkah laku halus hai putra negri

Bertingkah laku halus hai putra negri


Model 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMPN..........


Kelas/Semester : VII/1
Mata Pelajaran : IPS
Materi Pokok : Keadaan alam dan Aktifitas Penduduk Indonesia
Sub Materi Pokok : Konektivitas/keterkaitan antar ruang dan waktu
Pertemuan : 1 dan 2
Alokasi waktu : 4 x 40 menit

A. KOMPETENSI INTI
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

B. KOMPETENSI DASAR
1.3 Menghargai karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan
lingkungannya
2.1 Meniru perilaku jujur, disiplin bertanggung jawab, peduli, santun dan percaya
diri sebagaimana ditunjukkan oleh tokoh-tokoh pada masa hindu Buddha
dan Islam dalam kehidupannya sekarang
3.1 Memahami aspek keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu dalam
lingkup regional serta perubahan dan keberlanjutan kehidupan manusia
(ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan politik)
Indikator:
 Menjelaskan definisi aspek ruang hubungannya dengan aktivitas
penduduk
 Menjelaskan keterkaitan antar aspek ruang dan aspek waktu dalam
kehidupan sehari-hari
 Menjelaskan definisi aspek waktu hubungannya dengan pemenuhan
kebutuhan manusia
 Menganalisis hubungan antara ruang dan waktu
 Menjelaskan konsep letak (astronomis/geografis)
 Menjelaskan iklim dan cuaca
 Menganalisis pengaruh iklim dan cuaca bagi kehidupan sosial, ekonomi,
dan budaya
 Menganalisis factor pendorong interaksi manusia dengan lingkungan
 Menjelaskan faktor pendorong interaksi sosial yang mendasari aktifitas
manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya

4.3 Mengobservasi dan menyajikan bentuk- bentuk dinamika interaksi manusia


dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi di lingkungan
masyarakat sekitar
 Mengamati fenomena alam melalui gambar badai yang terjadi di Australia
 Mendata peristiwa alam yang dipengaruhi oleh interaksi manusia dengan
lingkungan
 Menyajikan data hasil pengamatan tentang bentuk-bentuk interaksi
manusia dengan lingkungan alam, ekonomi, budaya

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui pengamatan siswa dapat :
1. Mendeskripsikan keterkaitan antar aspek ruang dan aspek waktu dalam
kehidupan sosial, budaya dan ekonomi
2. Menganalisa aspek keruangan hubungannya dengan waktu dan
keberlanjutan manusia
3. Melalui penugasan, siswa dapat menyajikan data hasil pengamatan

D. MATERI AJAR
1. Konsep ruang dan waktu
 Keruangan
 Waktu dan keberlanjutan manusia
2. Keterkaitan antar aspek ruang dan aspek waktu dalam kehidupan
masyarakat
 Peristiwa/kejadian alam
 Hubungan peristiwa dengan aktivitas manusia
 Faktor pendorong terjadinya peristiwa alam
3. Letak astronomis/letak geografis
 Pembagian waktu di Indonesia
 Iklim dan cuaca
 Pengaruh iklim dan cuaca bagi kehidupan ekonomi, sosial, budaya
4. Bentuk-bentuk dinamika interaksi:
 Interaksi manusia dengan manusia
 Interaksi manusia dengan lingkungan
 Bentuk-bentuk interaksi manusia dengan lingkungan sosial, budaya,
dan ekonomi

E. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN


1. Pndekatan: Saintifik
2. Model : Problem Based, Project Based Learning
3. Metode : Diskusi

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN

KEGIATAN DISKRIPSI KEGIATAN ALOKASI


WAKTU
Pendahuluan Pertemuan ke 1 ( 2x 40 menit) 80 menit
a. Persiapan psikis dan fisik dengan membuka pelajaran 10 menit
denganmengucapkan salam dan berdoa bersama
b. Menginformasikan tujuan yang akan dicapai selama
pembelajaran
c. Menyampaikan secara singkat garis besar materi
yang akan diajarkan
d. Memberi motivasi siswa untuk aktif dalam proses
pembelajaran dengan menyanyikan lagu Rayuan
Pulau Kelapa atau Padamu Negri dilanjutkan dengan
tanya jawab tentang makna lagu di hubungkan
dengan letak astronomis dan geografis Indonesia
Inti Pelaksanaan Pendekatan scientific: 50 menit
a. Membagi siswa ke dalam 6 kelompok terdiri dari
5 orang
b. Pengamatan/observing: Menayangkan gambar
Badai di Australia, dilanjutkan Tanya jawab
singkat tentang ruang dan waktu keberlanjutan
manusia
c. Bertanya/Questioning: diskusi kelompok untuk
memberikan kesempatan pada siswa saling
mengajukan pertanyaan tentang informasi
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau
pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati
d. Mengumpulkan informasi : menjawab
pertanyaan yang ada dalam kartu
permasalahan 1, 2,3, serta mencatat semua
informasi tentang fenomena badai di Australia
dan dampaknya bagi Indonesia serta
kegunaan prakiraan cuaca bagi kehidupan
sosial,budaya dan ekonomi
e. Mengasosiasikan/mengolah informasi tentang
badai di Australia dan pengaruhnya bagi 10 menit
Indonesia yang sudah dikumpulkan dari
kegiatan mengamati gambar dan menjawab
pertanyaan yang ada untuk menambah
keluasan dan kedalaman sampai kepada
pengolahan informasi yang bersifat mencari
solusi dari berbagai sumber yang memiliki
pendapat yang berbeda sampai kepada yang
bertentangan
f. Mengkomunikasikan: presentasi,
menyampaikan hasil pengamatan dan
penyusunan data tentang badai di Australia
dan pengaruhnya bagi Indonesia serta
kegunaan prakiraan cuaca dalam kehidupan
ekonomi, sosial dan budaya

Penutup a. Membuat kesimpulan berdasarkan hasil analisis 10 menit


secara lisan, tertulis, atau media lainnya materi
pembelajaran hari itu dilakukan siswa bersama guru
b. Menyampaikan PR untuk proyek (lihat lampiran)

Pendahuluan Pertemuan Ke-2 (2 X 40 menit) 10 menit


a. Memulai pembelajaran dengan berdoa bersama
sesuai agama dan keyakinan masing-masing.
b. Tanya jawab singkat tentang (PR) hasil penelusuran
informasi tentang bentuk
c. Menginformasikan secara garis besar strategi
pembelajaran yang akan dilakukan.
d. Menginformasikan tujuan yang akan dicapai selama
pembelajaran
e. Memberi motivasi pada siswa untuk aktif dalam
pembelajaran dilanjutkan pembagian kelompok
Inti a. Pelaksanaan proses scientific: 60 menit
[Link] kesempatan kepada siswa untuk
mempersiapkan presentasi dan memajang hasil
proyeknya .
c. Unjuk kerja/Presentasi kelompok diawali dengan
meneriakkan yel-yel kelompok:
d. Kelompok A ditanggapi kelompok E
e. Kelompok B ditanggapi kelompok F
f. Kelompok C ditanggapi kelompok G
g. Pelaksanaan konfirmasi dilakukan disetiap akhir
presentasi
i. Memberikan apresiasi dan motivasi berdasarkan
aktivitas dan hasil proyek
Penutup a. Membuat kesimpulan tentang materi ajar yang telah 10 menit
disajikan selama pembelajaran yang dilakukan
peserta didik bersama guru
b. Mengakhiri pembelajaran dengan mengajak peserta
didik berdoa sesuai dengan agama dan keyakinan
masing-masing dilanjutkan dengan menyanyikan lagu
Padamu Negri

G. . PENILAIAN
· Hasil kinerja peserta didik
· Hasil tes lisan
· Laporan pengamatan
· Hasil rubrik diskusi
· Proyek

H. SUMBER BELAJAR:
Alat : Komputer/laptop, LCD,Power Point, Internet
Bahan/sumber ajar :LKS, Buku siswa , Kartu permasalahan, Wacana ,buku guru

Malang, ……………............2013
Mengetahui Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPS

__________________ _______________________
NIP NIP
LAMPIRAN:

Permasalahan untuk PBL/ Inkuiri

Kartu Permasalahan 1
Baca wacana di atas, sebagai bahan diskusi dengan teman yang ada di
kelompokmu, kemudian lakukan perundingan untuk menentukan bagian
pertanyaan yang harus dijelaskan oleh masing-masing orang

1. Jelaskan secara singkat tentang makna yang terjadi dalam wacana


2. Mengapa badai Christ yang terjadi di Australia dapat berdampak bagi
Indonesia? Gunakan World Atlas untuk membantumu menjawab
permasalahan yang ada!
3. Renungkan sebentar tentang aktivitasmu dalam kehidupan sehari-hari,
adakah kegiatan tersebut yang berakibat terhadap perubahan cuaca ?
4. Identifikasi kegiatan di nomor 3 di atas
5. Apa yang dapat kamu lakukan sebagai upaya penyelamatan bumi kita,
khususnya yang berhubungan dengan iklim dan cuaca
6. Menurut prediksi kamu perlukah orang di indonesia merubah desain rumah
sehingga aman untuk ditempati di segala musim?
7. Jelaskan tentang makna 2 paragrap terakhir dan bagaimana mengatasi
masalah yang ada
8. Buatkan laporan secara deskriptif dan presentasikan di depan kelas!
Kartu Permasalahan 2

Baca dan diskusikan wacana yang ada dengan semua anggota kelompok.
Rundingkan secara baik untuk menentukan siapa yang bertanggungjawab
menjelaskan bagian informasi yang tercermin dalam pertanyaan berikut:

1. Jelaskan secara singkat tentang makna yang terjadi dalam wacana


2. Mengapa badai yang terjadi di Australia dapat berdampak bagi Indonesia?
3. Bagaimana cuaca dapat diamati oleh manusia?
4. Jelaskan manfaat cuaca bagi kehidupan sehari-hari (ekonomi, sosial dan
budaya)
5. Adakah keterkaitan antara lapisan udara dengan peristiwa cuaca dan iklim,
jelaskan!
6. Berdasarkan wacana, apakah dampak peristiwa yang ada bagi pertanian dan
industry serta pariwisata?
KARTU PERMASALAHAN 3

Seandainya kamu adalah seorang pelaut yang hendak melaut, bagaimana caranya
kamu menggunakan informasi di atas?

Kegiatan kelompok

1. Permasalahan
Suhu udara dan pergerakan angin
2. Bahan alat
Termometer
Kantong angin
Lidi
Benang
Penggaris dan alat tulis
Jam
3. Lokasi
Di dalam ruang ber AC
Di halaman gedung
Di bawah pohon/vegetasi
Di tempat terbuka
4. Langkah-langkah
a. Guru menyediakan sarana yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan
kelompok
b. Masing-masing kelompok ke luar ruangan memasang termometr di lokasi
yang telah ditentukan untuk mengukur suhu di masing-masing lokasi(suhu,
arah angin, kecepatan angin)
5. Masing-masing kelompok mendiskusikan hasil pengukuran dan pengamatan
6. Langkah akhir (kelompok berdiskusi untuk menyusun laporan secara diskriptif
7. Presentasi

PEKERJAAN RUMAH UNTUK PROYEK


Petunjuk :

a. Perhatikan kondisi alam di sekitar tempat tinggalmu! Misalnya gunung api,


sungai, danau/rawa, curah hujan, dan sebagainya.
b. Perhatikan kondisi sosial masyarakatnya seperti mata pencaharian, kebiasaan,
jumlah penduduk, budaya, dan sebagainya.
c. Hubungkan dengan analisis antara kondisi alam yang satu dengan yang lain
serta hubungannya dengan kondisi soial!
d. Identifikasi permasalahan yang ada
e. Buatkan desain/rancangan untuk penanggulangan /perbaikan untuk menciptakan
sustainable development
f. Buatkan kesimpulan !
g. Kumpulkan hasil pengamatan dan analisis tersebut kepada guru dalam bentuk
laporan!
h. Presentasikan

Format Pelaporan Proyek

1. JUDUL
2. PENDAHULUAN
a. Latar belakang
b. Permasalahan
3. PEMBAHASAN
a. Kondisi geografis/alam
b. Kondisi sosial
c. Hubungan antara kondisi geografi/alam dengan sosial
4. KESIMPULAN
5. PENUTUP

Rubrik Penilaian Diskusi Dan Presentasi


JUML
NAM NIL KE
ASPEK AH
N A AI T
SKOR
O SIS
GAGAS INISIA KERJASA KREA KEDISIPLI
WA
AN TIF MA TIF NAN

Keterangan Skor : Kriteria Nilai


Baik sekali = 4 A = 80 – 100 : Baik Sekali
Baik = 3 B = 70 – 79 : Baik
Cukup = 2 C = 60 – 69 : Cukup
Kurang = 1 D = ‹ 60 : Kurang
Skor perolehan

Nilai =---------------------------- X 100

Skor maksimal

3. Lagu

RAYUAN PULAU KELAPA


Ismail Marzuki

Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa

Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa yang amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala

Reff:
Melambai lambai
Nyiur di pantai
Berbisik bisik
Raja Kelana

Memuja pulau
Nan indah permai
Tanah Airku
Indonesia

PADAMU NEGERI
Pencipta: Kusbini

Padamu negeri kami berjanji
Padamu negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami
INFORMASI TAMBAHAN

KEADAAN ALAM DAN AKTIVITAS PENDUDUK INDONESIA

A. Konektivitas Antar-Ruang dan Waktu


1. Suatu peristiwa dapat dikaji berdasarkan aspek ruang, waktu, kebutuhan,
kemasyarakatan,dan budaya.
2. Memahami keadaan alam dan aktivitas penduduk dapat diawali dengan
memahami konsep keterkaitan konektivitas antara ruang dan waktu. Keadaan
alam
3. Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun
hanya sebagian (Sumaatmadja, 1981). Contohnya, ruang kelas.
4. Fakta tentang ruang kelas meliputi lantai, udara, langit-langit/plafon ruangan, dan
lain-lain. Demikian halnya dengan ruang permukaan bumi, yang tidak hanya
sebatas tanah yang kita injak, tetapi ada udara, air, batuan, tumbuhan, hewan,
dan lain-lain. Dalam sejarah, konsep waktu sangat penting untuk mengetahui
peristiwa masa lalu dan perkembangannya hingga saat ini. Konsep waktu dalam
sejarah mempunyai arti masa atau periode berlangsungnya perjalanan kisah
kehidupan manusia. Waktu dapat dibagi menjadi tiga, yaitu waktu lampau, waktu
sekarang, dan waktu yang akan datang.

B. Letak Wilayah dan Pengaruhnya bagi Keadaan Alam Indonesia


Bagaimanakah dengan letak wilayahIndonesia? Gambaran umum tentang pengaruh
letak Indonesia terhadap keadaan alamnyaakan diuraikan berikut ini.
Letak Astronomis
Letak astronomis adalah letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis
bujurnya. Garis lintang adalah garis khayal yang melintang melingkari bumi. Garis
bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Secara astronomis, Indonesia terletak antara 95 BT - 141BT dan 6 LU - 11 LS.
Dengan letak astronomis tersebut, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis.

2. Letak Geografis
Letak geografis adalah letak suatu negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi.
Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Benua
yang mengapit Indonesia adalah Benua Asia yang terletak di sebelah utara
Indonesia dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan Indonesia. Samudra
yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik di sebelah timur Indonesia dan
Samudra Hindia di sebelah barat Indonesia. Wilayah Indonesia juga berbatasan
dengan sejumlah wilayah. Batas-batas wilayah Indonesia dengan wilayah lainnya
adalah seperti berikut.
 Di sebelah utara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau,
Filipina dan Laut China Selatan.
 Di sebelah selatan, Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan
Samudra Hindia.
 Di sebelah barat, Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
 Di sebelah timur, Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra
Pasifik.

C. Keadaan Alam Indonesia


Keadaan alam Indonesia dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu keadaan
fisik wilayah serta keadaan flora dan fauna. Keadaan fisik wilayah terdiri atas
keadaan iklim dan
keadaan bentuk permukaan bumi (kondisi fisografis) yang kemudian akan
menentukan jenis
tanahnya. Sementara keadaan flora dan fauna menyangkut jenis keragaman dan
sebarannya.

1. Keadaan Iklim Indonesia


Secara umum, keadaan iklim di Indonesia dipengaruhi oleh tiga jenis iklim, yaitu iklim
musim, iklim laut, dan iklim panas. Gambaran tentang ketiga jenis iklim tersebut
adalah
seperti berikut.
1. Iklim musim, dipengaruhi oleh angin musim yang berubah-ubah setiap periode
waktu
tertentu. Biasanya satu periode perubahan adalah enam bulan.
2. Iklim laut, terjadi karena Indonesia memiliki wilayah laut yang luas sehingga
banyak
menimbulkan penguapan dan akhirnya mengakibatkan terjadinya hujan.
3. Iklim panas, terjadi karena Indonesia berada di daerah tropis. Suhu yang tinggi
mengakibatkan penguapan yang tinggi dan berpotensi untuk terjadinya hujan.
Keadaan iklim pada saat nenek moyang datang ke Indonesia tidak berbeda dengan
keadaan iklim saat ini. Secara umum, keadaan curah hujan saat ini tergolong tinggi,
tetapi
tidak merata. Ada wilayah dengan curah hujan yang tinggi, tetapi juga ada yang
sebaliknya.

2. Bentuk Muka Bumi dan Aktivitas Penduduk Indonesia


Indonesia terdiri atas belasan ribu pulau, baik yang berukuran besar maupun yang
berukuran
kecil. Jumlah pulau seluruhnya mencapai 13.466 buah. Luas wilayah Indonesia
mencapai
5.180.053 km2, terdiri atas daratan seluas 1.922.570 km2 dan lautan seluas
3.257.483 km2.
Ini berarti wilayah lautannya lebih luas daripada wilayah daratannya.
Jika kamu perhatikan keadaan pulau-pulau di Indonesia, tampak adanya keragaman
bentuk
muka bumi. Bentuk muka bumi Indonesia dapat dibedakan menjadi dataran rendah,
dataran
tinggi, bukit, gunung, dan pegunungan.
Secara umum, setiap bentuk muka bumi menunjukkan pola aktivitas penduduk yang
berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya. Adapun gambaran tentang keadaan
muka
bumi Indonesia dan aktivitas penduduknya adalah sebagai berikut.
a. Dataran Rendah
Dataran rendah adalah bagian dari permukaan bumi dengan letak ketinggian 0-200
m di
atas permukaan air laut (dpal). Di daerah dataran rendah, aktivitas yang dominan
adalah
aktivitas permukiman dan pertanian. Di daerah ini biasanya terjadi aktivitas pertanian
dalam
skala luas dan pemusatan penduduk yang besar. Di Pulau Jawa, penduduk
memanfaatkan
lahan dataran rendah untuk menanam padi sehingga Jawa menjadi sentra penghasil
padi
terbesar di Indonesia.

Anda mungkin juga menyukai