KEPALA DESA PARUNGSEAH
KECAMATAN SUKABUMI KABUPATEN SUKABUMI
KEPUTUSAN KEPALA DESA PARUNGSEAH
NOMOR : 141/19-Skep/Pem.2016
TENTANG
PEMBENTUKAN, PENUNJUKAN DAN PENGANGKATAN ANGGOTA
SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT (LINMAS)
DESA PARUNGSEAH
KEPALA DESA PARUNGSEAH
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka memberikan perlindungan kepada Masyarakat
serta menciptakan kondisi tenteram dan aman serta adanya pelayanan
informasi, konsultasi dan tindakan di bidang keamanan dan ketertiban
masyarakat, perlu dibentuk, menunjuk dan mengangkat anggota Satuan
Perlindungan Masyarakat Desa Parungseah;
b. Bahwa sebagaimana dimaksud huruf a di atas dan untuk menjamin
kepastian hukum, perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa tentang
Pembentukan, Penunjukan dan Pengangkatan Anggotan Satuan
Perlindungan Masyarakat Desa Parungseah.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-
Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Djawa Barat , sebagaimana
telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1968 tentang
Pembentukan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan
mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan
Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Djawa Barat;
2. Undang–Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;
3. Undang–Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
,sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang – Undang
Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang–Undang
Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 06 Tahun 2010 Tentang Pedoman Polisi
Pamong Praja;
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2009 tentang Penugasan
Satuan Perlindungan Masyarakat dalam Penangangan Ketentraman,
Ketertiban dan Keamanan Penyelenggaraan Pemilihan Umum;
6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2014 tentang
Penyelenggaraan Perlindungan;
7. Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 07 Tahun 2016 tentang
Pembentukan dan susunan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten
Sukabumi;
8. Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 72 Tahun 2016 tentang Struktur
Organisasi dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten
Sukabumi.
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KESATU : Membentuk Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (LINMAS) Desa dengan
susunan sebagai berikut :
1. Kepala Satuan
2. Kepala Satuan Tugas
3. Komandan Regu
4. Anggota :
a. Regu Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Dini
b. Regu Pengamanan
c. Regu Pertolongan Pertama pada Korban da Kebakaran
d. Regu Penyelamatan dan Evakuasi
e. Regu Dapur Umum
KEDUA : Menunujuk dan mengangkat warga masyarakat Desa Parungseah sebagai
Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat Desa Parungseah sebagaimana
tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak dapat dipisahkan
dari Surat Keputusan Kepala Desa ini.
KETIGA : Tugas Satuan Perlindungan Masyarakat Desa Parungseah sebagaimana
dimaksud pada diktum pertama adalah
1. Membantu dalam penanggulangan bencana.
2. Menbantu keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.
3. Membantu dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
4. Membantu penanganan ketentraman, ketertinam dan keamanan dalam
penyelenggaran pemilu.
5. Membantu upaya pertahanan Negara.
KEEMPAT : Tugas regu-regu sebagaimana dimaksud pada diktum pertama adalah
1. Regu Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan mempunyai tugas, meliputi :
a. Melakukan upaya kesiapsiagaan dan peringatan dini terhadap segala
bentuk ancaman bencana dan gangguan keamanan, ketentraman dan
ketertiban masyarakat;
b. Menginformasikan dan melaporkan segala situasi yang dianggap
berpotensi bencana dan gangguan keamanan, ketentraman dan
ketertiban masyarakat;
c. Menjaring, menampung, mengkoordinasikan dan
mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai
potensi bencana dan gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban
masyarakat;
d. Melakukan evakuasi terhadap warga masyarakat dari wilayah lokasi
terjadi bencana dan gangguan keamanan ketentraman dan ketertiban
masyarakat ke wilayah aman; dan
e. Melakukan rehabilitasi, relokasi, rekonsiliasi dan rekontruksi darurat
pada fasilitas umum yang rusak akibat bencana dan gangguan
keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat;
2. Regu Pengamanan mempunyai tugas, meliputi :
a. Melakukan pemantauan dan mewaspadai segala bentuk ancaman
bencana dan gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban
masyarakat;
b. Meminimalisir dan/ atau mencegah segala bentuk potensi bencana
dan gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat;
c. Melakukan jalur penyelamatan, evakuasi dan distribusi bantuan bagi
korban bencana dan gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban
masyarakat;
d. Melakukan pendataan dan melaporkan jumlah pengungsi, korban dan
jumlah kerugian materi akibat bencana dan gangguan keamanan,
ketentraman dan ketertiban masyarakat; dan
e. Melakukan rehabilitasi, relokasi, rekonsiliasi dan rekontruksi darurat
pada fasilitas umum yang rusak akibat bencana dan gangguan
keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat;
3. Regu Pertolongan Pertama pada Korban dan Kebakaran mempunyai tugas,
meliputi :
a. Memberikan pertolongan pertama pada korban dan pengungsi akibat
bencana dan gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban
masyarakat;
b. Memberikan pertolongan pertama dan kebakaran;
c. Melakukan pendekatan psikologis terhadap para korban dan
pengungsi akibat bencana dan gangguan keamanan, ketentraman dan
ketertiban masyarakat; dan
d. Melakukan rehabilitasi, relokasi, rekonsiliasi dan rekonstruksi darurat
pada fasilitas umum yang rusak akibat bencana dan gangguan
keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat;
4. Regu Penyelamatan dan Evakuasi mempunyai tugas, meliputi :
a. Melakukan pencarian dan penyelamatan pada korban akibat bencana
dan gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.
b. Memberikan pertolongan pertama pada korban akibat bencana dan
gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.
c. Melakukan evakuasi korban akibat bencana dan gangguan keamanan,
ketentraman dan ketertiban masyarakat menuju lokasi aman bencana;
dan
d. Melakukan rehabilitasi, relokasi, rekonsiliasi dan rekonstruksi darurat
pada fasilitas umum yang rusak kibat bencana dan gangguan
keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.
5. Regu Dapur Umum mempunyai tugas, meliputi :
a. Mendirikan tenda darurat/tempat tinggal sementara bagi korban atau
para pengungsi akibat bencana dan gangguan keamanan, ketentraman
dan ketertiban masyarakat.
b. Membuat dan/atau mendirikan dapur umum bagi korban atau para
pengungsi akibat bencana dan gangguan keamanan, ketentraman dan
ketertiban masyarakat; dan
c. Melakukan rehabilitasi, relokasi, rekonsiliasi dan rekonstruksi darurat
pada fasilitas umum yang rusak kibat bencana dan gangguan
keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.
KELIMA : Pembiayaan yang berkaitan dengan pelaksanaan Satuan Perlindungan
Masyarakat Desa Parungseah sebagaimana dimaksud pada Diktum
KESATU dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Kabupaten, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Desa Parungseah serta
lain-lain pendapat yang sah dan tidak mengikat.
KEENAM : Hal-hal yang belum cukup diatur dalam Keputusan ini sepanjang
mengenai teknis pelaksanaan kegiatan akan diatur kemudian.
KETUJUH : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Parungseah
Pada Tanggal : 21 Nopember 2016
KEPALA DESA PARUNGSEAH
ASEP ISMAIL