0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan4 halaman

Ciri Mikroskopis Amilum dan Folium

Ringkasan dokumen tersebut adalah: (1) Dokumen tersebut merangkum ciri-ciri pemeriksaan amilum, folium, caulis, dan radiks secara mikroskopis; (2) Untuk setiap bagian tanaman, dijelaskan ciri-ciri khusus seperti bentuk butiran amilum, keberadaan kristal kalsium oksalat, dan jenis jaringan yang terdapat; (3) Beberapa contoh tanaman digunak

Diunggah oleh

firman wicaksana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan4 halaman

Ciri Mikroskopis Amilum dan Folium

Ringkasan dokumen tersebut adalah: (1) Dokumen tersebut merangkum ciri-ciri pemeriksaan amilum, folium, caulis, dan radiks secara mikroskopis; (2) Untuk setiap bagian tanaman, dijelaskan ciri-ciri khusus seperti bentuk butiran amilum, keberadaan kristal kalsium oksalat, dan jenis jaringan yang terdapat; (3) Beberapa contoh tanaman digunak

Diunggah oleh

firman wicaksana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Firman Wicaksana

Nim : 1908010060
Golongan : A2

Postest Farmakognosi
1. Ciri Pemeriksaan amilum secara mikroskopis
Ciri khas pada pemeriksaan amilum
 Pada setiap tanaman, butiran amilum memiliki susunan dan bentuk tertentu.
Namun secara umum berbentuk bundar, tetapi ada juga yang berbentuk lonjong.
 Perbedaan susunan dan bentuk butir amilum dikarenakan adanya titik permulaan
terbentuknya butir tepung (disebut hilus), di setiap butir tepung.
 Jika dilihat dari posisi hilus, butir amilum bisa digolongkan menjadi dua jenis
yaitu hilus tengah (amilum konsentris) dan hilus di tepi (amilum eksentri).
 Sedang jika dilihat dari jumlahnya, hilus bisa dibedakan menjadi tiga jenis. Antra
lain hilus berjumlah satu (monoadelph), hilus berjumlah dua dan masing-masing
dikelilingi lamela (diadelph atau setengah majemuk), dan hilus berjumlah banyak
dan masing-masing dikelilingi lamela (poliadelph atau majemuk).
 Jika jumlah hilus banyak sehingga berdesakan dalam sel, mengakibatkan sisi-sisi
sel membentuk sudut.
Ketika mengamati beberapa amylum seperti amylum oryzae dan amylum
solani memiliki ciri yang khas tersendiri.
a) Amylum oryzae
Ciri :
 poligonal; 2 –10 μm;;
 hilus: tidak jelas, terkadang rekahan di tengah;
 lamela: tidak jelas.
b) Amylum Solani
Ciri :
 Berbentuk bulat telur
 Hilus terdapat sebagai titik
 Lamela terletak eksentri
Yang paling mudah untuk membedakan antara 2 amylum diatas ialah pada bentuknya
dari amylum solani dan oryzae
2. Ciri pemeriksaan folium secara mikroskopis
Ciri umum pada pemeriksaan daun ialah terdapat
1. Lapisan kutikula
2. Sel-sel epidermis,trikom dan stomata
 Epidermis : Jaringan pelindung pada tumbuhan yang biasanya tersusun
atas satu lapis terletak dibawah kutikula
- Epidermis pada daun memiliki stomata
- dinding sel epidemis dapat berebntuk lurus atau bergelombang
 Trikom : Rambut penutup dan rambut kelenjar
 Stomata : Tipe tipe stomata berdasarkan jumlah, perbandingan ukuran
dan letak sel tetangga
- tipe anomositik, tipe aniositik, tipe diastik, tipe parasitik, tipe
aktinositik dan tipe bidiasitik.
3. Mesofil

Ketika mengamati beberapa Folium seperti Sonchi, Thea dan


Psidii Folium memiliki ciri khas tersendiri
a) Sonchi Folium
Ciri
 epidermis bawah dengan stomata,
 epidermis atas,
 mesofil daun dengan epidermis dan palisade, dan
 rambut penutup.
b) Thea Folium
Ciri
 kristal kalsium oksalat bentuk roset,
 mesofil daun, berkas pengangkut dengan penebalan tipe tangga dan sel
sekresi,
 sklerenkim, makrosklereida,
 epidermis bawah dengan stomata, dan
 berkas pengangkut dengan penebalan tipe spiral.
c) Psidii Guajava Folium
Ciri
 epidermis bawah dengan rambut sisik dan kristal kalsium oksalat bentuk
roset,
 rambut penutup,
 epidermis bawah dengan stomata,
 berkas pengangkut dengan penebalan tipe tangga, dan mesofil dengan
idioblas berupa sel minyak(skizolisigen) yang berwarna kuning
.
Dari ketiga folium diatas ciri yang membedakannya ialah adanya kristal kalsium
oksalat yang berbentuk roset pada psidii guajava dan thea folium sedangkan pada
sonchi tidak terdapat kristal kalsium oksalat. Dan juga ciri khas dari psidii folium
yang mempunyai mesofil dengan idioblas sel minyak (skizolisigen) yang berwarna
kuning.

3. Ciri pemeriksaan Caulis secara mikroskopis


Ciri umum pada pemeriksaan batang terdapat
 Floem
 Xilem
 Epidermis
 Berkas pembuluh
 Korteks
 Emplur
 Jaringan dasar

Jika yang diamati adalah simplisia tinosporae caulis maka terdapat


1. serabut dengan kristal kalsium oksalat bentuk prisma,
2. jaringan gabus,
3. parenkim korteks, sklerenkim, dan
4. unsur-unsur xilem dengan noktah.
5. Ciri Pemeriksaan Radix secara mikroskopis
Ciri umum pada mikroskopis akar
 Sel sel epidermis
 Sel parenkim
 Pati
 Serabut sklerenkim
 Sel batu
 Sel gabus
 Kristal kalsium oksalat
 Pembuluh kayu

Jika yang diamati adalah simplisa Rhei Radix maka terdapat


1. kristal kalsium oksalat bentuk roset,
2. periderm dan berkas pengangkut dengan penebalan tangga.

Anda mungkin juga menyukai