0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan4 halaman

Senjata Rohani: Pedang Roh dalam Iman

Firman Allah adalah senjata utama umat Kristen untuk melawan Iblis. Firman Allah tidak hanya menjadi sumber kehidupan rohani, tetapi juga senjata yang kuat untuk menyerang Iblis. Yesus menggunakan firman Allah saat dicoba Iblis di padang gurun. Demikian pula umat Kristen harus memakai firman Allah sebagai pedang Roh saat diserang Iblis. Hidup dalam firman Allah sangat penting untuk bertahan hingga kedatangan

Diunggah oleh

aryanjes
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan4 halaman

Senjata Rohani: Pedang Roh dalam Iman

Firman Allah adalah senjata utama umat Kristen untuk melawan Iblis. Firman Allah tidak hanya menjadi sumber kehidupan rohani, tetapi juga senjata yang kuat untuk menyerang Iblis. Yesus menggunakan firman Allah saat dicoba Iblis di padang gurun. Demikian pula umat Kristen harus memakai firman Allah sebagai pedang Roh saat diserang Iblis. Hidup dalam firman Allah sangat penting untuk bertahan hingga kedatangan

Diunggah oleh

aryanjes
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEDANG ROHAyat Pokok: Efesus 6:17

  "Dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah”

PENDAHULUAN
Keadaan dunia akhir zaman semakin menarik. Begitu banyak hal-hal duniawi yang menggoda
manusia. Jika kita tidak memiliki daya tahan, maka sangat mudah Iblis menjatuhkan. Perlu sekali
bagi kita mempersenjatai diri dengan lebih baik. Karena Iblis setiap waktu meyerang iman orang
percaya, hingga mereka meninggalkan kesatiaannya kepada Tuhan dan berbalik kepada hal-hal
duniawi. Beberapa minggu yang lalu,  sudah membahas 5 perlengkapan senjata dalam
peperangan rohani yang kita  hadapi, yaitu:

(1) Ikat Pinggang Kebenaran


(2) Baju Zirah (rompi) Keadilan
(3) Kasut (sepatu) Kerelaan Memberitakan Injil Damai Sejahtera,  harus di kenakan kemana saja
kita pergi.
(4) Perisai Iman
(5) Ketopong (Helm) Keselamatan

Kelima senjata ini digunakan sebagai senjata untuk bertahan (pertahan). Dapat digunakan agar
Iblis tidak melukai atau membunuh kita.  Tetapi tidak cukup jika hanya bertahan. Firman Allah
mencatat, lawanlah iblis maka ia akan lari dari padamu. Kita butuh senjata penyerang untuk
kalahkan Iblis. Jadi, ada senjata untuk bertahan dan senjata untuk menyerang.

SENJATA UNTUK MENYERANG


Senjata keenam merupakan senjata yang tepat untuk menyerang Iblis, yaitu PEDANG ROH.
Sebab kalau kita berperang tapi dan tidak memakai Pedang Roh, kita tidak bisa usir/ menyerang
Iblis. Dan pedang Roh, di terjemahkan oleh Rasul Paulus adalah Firman Allah. Ibrani 4:12
“Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua manapun; ia
menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup
membeda-“kan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Senjata yang kita pakai “HIDUP DAN
KUAT”. Karena begitu kuatnya senjata ini, sehingga dapat menembus bagian terdalam.

MENEMBUS SEMUA BIDANG KEHIDUPAN

Firman Allahlah satu-satunya senjata Allah yang bisa menembus masuk ke dalam semua bagian
hidup manusia. Firman Allah sanggup memisahkan :
•    Jiwa dan roh (ke bagian yang paling dalam dari rohani kita, tidak hanya sampai pada
perasaan semata).  Tapi benar-benar sampai ke dalam roh kita, yang membuat seseorang bisa
bertobat dan mengubah kita jadi manusia baru (alami kelahiran baru), II Korintus 5:17.
Pembaharuan oleh firman memberi pengertian apakah kita menyembah Tuhan dengan roh dan
kebenaran atau hanya perasaaan. Iblis dapat gunakan cara dengan memalingkan pikiran kita
sehingga penyembahan yang di berikan kepada Tuhan hanya terlihat secara fisik, tetapi tidak
dengan hati kita. Sebab itu kita butuh firman yang member pengertian tentang penyembahan dan
Roh.
•    Sendi-sendi dan sumsum (ke bagian yang paling dalam dari fisik kita). Ketika kita
mengimani firman Allah, firman Allah sanggup menyembuhkan dan memperbaiki organ- 
mitubuh kita yang tidak bisa dijangkau seorang ahli bedah sekalipun.

SUMBER PEDANG ROH/FIRMAN ALLAH


Wahyu 1:16 “Dan di tangan kanan-Nya, Ia memegang tujuh bintang dan dan dari mulut-Nya
keluar sebilah pedang tajam bermata dua”  Dalam penglihatannya, Yohanes melihat sosok
Yesus, yang luar biasa. Yesus memegang tujuh bintang di tangan kanan-Nya. Ketujuh bintang
menggambarkan gembala-gembala jemaat yang hidupnya ada di tangan Yesus (wahyu 2,3).
Jikalau mereka bisa hidup, serta melayani dan dipakai Tuhan, semua karena kehebatan tangan
Tuhan, bukan mereka. Allah yang membela hamba-hambanya, tetapi jangan sampai
mengkultuskan hamba Tuhan. Sebab Yesus yang menjadi kekuatan mereka. Itu sebabnya selagi
hamba-hamba Tuhan ada di tangan Yesus, jangan usik hamba Tuhan.

“Dari Mulut Yesus Keluar Sebilah Pedang Tajam Bermata Dua”


Pedang yang keluar dari mulut Yesus di ayat ini, bukan secara harafiah, tapi berbicara firman
Allah yang keluar dari mulut Yesus. Mengandung beberapa pengertian, antara lain:

1. Firman Allah Sebagai Sumber Kehidupan


Untuk kita bisa bertahan hidup, kita harus makan setiap hari. (Satu hari kita bisa tidak makan,
tetapi kita tidak makan untuk seterusnya – kita akan mati). Demikian juga secara rohan satu-
satunya makanan rohani yang membawa kita pada kehidupan kekal adalah Yesus. Yohanes 6:55
Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Ayat
ini berbicara tentang “kematian/korban Yesus di atas kayu salib”, sebagai satu-satunya makanan
yang memberikan hidup yang kekal kepada manusia. Tetapi ayat ini juga mengacu kepada
Firman yang keluar dari Yesus yang membawa kepada hidup yang kekal, sebab Yohanes 1:1,14
Yesus adalah Firman Allah.

Firman Allah Sebagai Makanan Yang Menghidupkan


Sebab itu, kalau mau rohani kita sehat dan hidup, tidak ada pilihan lain , harus makan firman
Allah (roti hidup) secara rutin. Tidak mungkin jadi pengikut Kristus yang sehat, kuat dan hidup
kekal, kalau tidak makan firman Allah secara rutin dan tetap. Ada banyak agama atau
kepercayaan yang mengklaim bahwa mereka punya firman Allah, tetapi kalau firman itu bukan
bersumber dari Yesus, sekali-kali jangan pernah dengar dan mengikutinya. Sebab firman yang
membawa kita pada hidup yang kekal hanya datang dari Yesus Kristus.

2. Firman Allah Sebagai Senjata Rohani


Tetapi perlu diketahui, bahwa firman Allah, bukan hanya sebagai sumber kehidup-an, tapi
firman Allah juga adalah senjata bagi kita untuk melawan dan menyerang Iblis. Matius 4:1-11,
ada beberapa hal yang dapat pelajari tentang pencobaan yang Yesus alami di padang gurun.

A.    Manusia Punya Kebutuhan, antara lain:


1. Kebutuhan Jasmani
•    Kebutuhan sandang, pangan dan papan
•    Kebutuhan akan kekayaan atau harta
•    Kebutuhan pujian/kebanggaan

2. Kebutuhan rohani (keselamatan atau hidup yang kekal di sorga).


Keduanya sama-sama kita butuhkan dalam hidup ini. Walaupun keduanya bukan dosa, tetapi kita
harus mengelola keduanya secara seimbang. Namun Iblis berusaha menyerang dari sisi
kebutuhan jasmani, supaya kita kehilangan yang paling hakiki dalam hidup kita, yaitu yang
rohani atau hidup kekal (keselamatan).

B. Iblis Menyerang Kebutuhan Jasmani


Iblis serang dari sisi kebutuhan jasmani, agar kehilangan yang rohani (kekal). Sebagaimana Iblis
lakukan hal ini kepada Yesus, Iblis juga lakukan yang sama pada kita. Dan banyak orang Kristen
gugur imannya, karena kekurangan atau kelimpahan hal jasmani. Itu sebabnya Agur bin Yake
takut jika hidupnya tidak berjaga-jaga, Amsal 30:7-9.

C. Cara Iblis Menyerang


Matius 4:1-11 dua kali, Iblis serang Yesus dengan cara: “Jika Engkau Anak Allah…” Iblis tahu,
Yesus adalah Anak Allah, tetapi ucapkan hal itu kepada Yesus untuk menguji Yesus. Iblis pun
gunakan cara untuk meragukan orang percaya akan firman Tuhan. Contohnya Hawa di taman
Eden. Apakah respon Yesus dengan sikap Iblis yang berusaha membuat ragu akan firman
Allah ? Yesus lawan Iblis dengan menggunakan senjata firman Allah: “Ada tertulis!” Artinya:
Dari mulut Yesus keluar: “Pedang bermata dua, yaitu Firman Allah yang lebih tajam dari pedang
bermata dua mana pun.” Di manapun dan kapanpun, Iblis berusaha membuat kita ragu akan
firman Allah. Kita harus gunakan senjata firman Allah dan ucapkan firman Allah dengan iman.

D. Rhema bukan Logos


Firman Allah seperti apa yang kita gunakan sebagai senjata untuk kalahkan Iblis? Efesus 6:17
“Dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah.” Kata “firman
Allah” di ayat ini tidak dipakai kata logos, tapi rhema, bukan firman yang ditulis di kertas
(Alkitab), tapi firman yang ditulis di hati, telah dipraktekkan, dan telah menjadi darah daging dan
gaya hidup kita. Jadi, ketika Yesus berkata kepada Iblis: “Ada tertulis” pandangan Yesus tidak
tertuju ke kitab Taurat yang ditulis di perkamen. Tapi firman yang ada di hati Yesus, yang dan
keluar menjadi senjata yang mematikan bagi Iblis, sehingga Iblis – ngacir! Demikian juga Roma
10:14-16
BAGAIMANA KALAU KITA TIDAK HIDUP DALAM FIRMAN ALLAH?

Wahyu 19:11-16 Ayat ini ialah salah satu dari sekian banyak penjelasan tentang kedatangan
Yesus ke dua kali, yang sarat dengan bahasa gambaran. Antara lain…
Ayat 11     Menunggang kuda putih, Namanya Yang Setia dan Yang Benar!

Ayat 12     Mata-Nya bagaikan nyala api – ada nama lain disandang Yesus yang tidak kita tahu.

Ayat 13     Mengenakan jubah yang dicelup dengan darah… (dua perspektif):
•    Bagi kita tanda keselamatan, Yesus sudah tebus dosa kita. Tapi…
•    Bagi yang menolak Yesus sebagai firman Allah inilah tanda kebinasaan.

Ayat 14     Bala tentara sorgawi akan mengiringi kedatangan Yesus kedua kali, dengan pakaian
kekudusan.

Ayat 15     Dari mulut Yesus, keluar sebilah pedang tajam, membunuh semua bangsa-bangsa,
yaitu orang-orang yang menolak Injil dan tidak hidup sesuai firman Allah. Mereka seperti buah
anggur yang dipetik dan dimasukkan ke dalam kilangan (mesin pemeras), yaitu kegeraman
murka Allah.

Ayat 16     Di jubah dan paha Yesus tertulis nama: Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.”
 
Lengkapi diri kita dengan senjata dari Allah untuk pertahanan dan gunakan pedang Roh, sebagai
penangkis serangan Iblis, sehingga kita dapat berdiri tegap sampai  kedatangan Tuhan Yesus
kedua kali.

Anda mungkin juga menyukai