PRA-RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK
(PRA-RK3K)
FORMULIR PRA-RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK
PT. MULIA GRAHA PARULIAN
Paket Pekerjaan Perbaikan Sarana dan Prasarana Lingkungan Kawasan Permukiman
Kumuh Kota Administrasi Jakarta Timur TA 2020(Pekerjaan Saluran dan Jalan Beton
Kelurahan Cipinang Melayu)
DAFTAR ISI
A. Kebijakan K3
B. Perencanaan K3
B.1. Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengedalian Risiko K3,
Program K3, dan Biaya K3
B.2. Pemenuhan Perundang-undangan dan Persyaratan lainnya.
C. Pengendalian Operasional K3
A. KEBIJAKAN K3
PT. MULIA GRAHA PARULIAN bertekad untuk memberikan kepuasan pelanggan yang
setinggi–tingginya tanpa mengabaikan aspek–aspek kesehatan dan keselamatan kerja dan
kelestarian lingkungan hidup melalui komitmen– komitmen pada Paket Pekerjaan Perbaikan
Sarana dan Prasarana Lingkungan Kawasan Permukiman Kumuh Kota Administrasi Jakarta
Timur TA 2020 (Pekerjaan Saluran dan Jalan Beton Kelurahan Cipinang Melayu
A.1. Menciptakan budaya perusahaan yang mengutamakan kesehatan, Keselamatan
kerja, pelestarian lingkungan, kemandirian, ketangguhan, kesinambungan, dan
pencapaian kualitas secara optimum sesuai dengan kebutuhan dan keinginan
pelanggan, Peraturan Perundang – Undangan, atau peraturan lainnya yang
berlaku.
A.2. Meningkatkan dedikasi dan kualitas sumber daya manusia agar dapat berinovasi
dalam mengembangkan teknologi rekayasa konstruksi tepat guna yang diperlukan
untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kepuasan pelanggan tanpa
mengabaikan aspek –aspek kesehatan, keselamatan kerjadan pelestarian
lingkungan
A.3. Aktif dalam melestarikan lingkungan hidup dengan melakukan sinergi dalam
pemanfaatan sumber daya alam serta pengendalian dampak–dampak lingkungan
yang mungkin timbul akibat aktivitas, produk dan jasa perusahaan
A.4. Mengkomunikasikan kebijakan ini ke semua karyawan atau pihak–pihak lain yang
berkepentingan agar masing–masing menyadari kewajibannya terhadap
mutu,kesehatan dan keselamatan kerja serta kelestarian lingkungan
A.5. Menyediakan kebijakan ini bagi pihak – pihak yang berkepentingan
A..6. Mengkaji secara berkala kebijakan ini untuk meninjau relevansi dan kesesuaiannya
dengan perubahan–perubahan yang dialami perusahaan.
B. PERENCANAAN K3
Didalam membuat rencana K3, PPK memberikan identifikasi awal dan penyedia jasa
harus menyampaikan pengendalian risiko pada saat penawaran berdasarkan identifikasi
awal tersebut.
B.1. Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko Bahaya
No JENIS / TYPE IDENTIFIKASI BAHAYA PENGENDALIAN RESIKO
PEKERJAAN K3
1 2 3 4
I Pekerjaan Perbaikan - Keselamatan Warga Penghuni - Membuat dan Memasang
Saluran dan Pengguna Jalan terhadap Rambu – rambu
Galian dan Bongkaran Saluran
- Keselamatan Pekerja - Pekerja harus berhati-hati
Konstruksi dan selalu menggunakan
Safety Shoes, helm dan
Rompi Safety
- Asuransi Tenaga Kerja
- Menyediakan Rumah
Sakit yang ditunjuk jika
terjadi kecelakaan
- Penggunaan Alat Konstruksi - Menggunakan Alat yang
layak Pakai
- Periksa Radius Gerak
Peralatan Sebelum
Beroprasi
- Operator dilarang
Meninggalkan Alat/Mesin
saat masih hidup
II Pekerjaan Perbaikan - Keselamatan Warga Penghuni - Membuat dan Memasang
Jalan Lingkungan dan Pengguna Jalan terhadap Rambu – rambu
Galian dan Bongkaran Saluran
- Keselamatan Pekerja - Pekerja harus berhati-hati
Konstruksi dan selalu menggunakan
Safety Shoes, helm dan
Rompi Safety
- Asuransi Tenaga Kerja
- Menyediakan Rumah
Sakit yang ditunjuk jika
terjadi kecelakaan
- Penggunaan Alat Konstruksi - Menggunakan Alat yang
layak Pakai
- Periksa Radius Gerak
Peralatan Sebelum
Beroprasi
- Operator dilarang
Meninggalkan Alat/Mesin
saat masih hidup
B.2. Pemenuhan Perundang-Undangan dan Persyaratan Lainnya
Daftar Peraturan Perundangan-undangan dan Persyaratan K3 yang wajib digunakan
sebagai acuan dalam melaksanakan SMK3 Konstruksi Bidang PU antara lain sebagai
berikut :
a. UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi;
b. Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3;
c. Peraturan Menteri PU No. 09/PRT/M/2008 tentang Pedoman Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum
d. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.05/PRT/M/2014 tentang Pedoman Sistem
Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi Pekerjaan Umum.
C. Pengendalian Operasional K3
Dalam pengendalian operasioanl K3 ada sasarandan program yang harus dicapai untuk
mengoptimalkan pelaksanaan K3 di lapangan pekerjaan.
SasaranK3 :
a. Tidak ada kecelakaan kerja yang berdampak korban jiwa (Zero Fatal Accident)
b. Tingkat penerapan elemen SMK3 minimal 80 %
c. Semua pekerja wajib memakai APD yang sesuai bahaya dan risiko pekerjaan masing-
masing
d. Pemahaman & Kesadaran K3 Seluruh Karyawan
Program K3 :
a. Melaksanakan Rencana K3 dengan menyediakan sumber daya K3 (APD, Rambu-rambu,
Spanduk, Poster, pagar pengaman, jarring pengaman secara konsisten
b. Melakukan inspeksi secara rutin terhadap kondisi dan cara kerja berbahaya
c. Memastikan semua pekerja untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan
d. Mengidentifikasi dan membuat analisa bahaya dan resiko setiap pekerjaan
e. Mengawasi setiap pekerjaan beresiko tinggi dengan dikeluarkannya Surat Ijin Kerja
f. Melakukan safety briefing di setiap awal bekerja kepada seluruh pengawas dan pekerja
g. Melakukan safety patroli dan inspeksi terhadap lokasi kerja, Metode dan Peralatan Kerja
h. Membuat Metode pengamanan dan pengawasan terhadap alat selama bekerja
khususnya alat angkat, angkut dan muat
i. Penyediaan alat dan pendukung keselamatan kerja (rambu–rambu,APD,Pemadam
Kebakaran, P3K)
j. Menyediakan Alat Pelindung Diri sesuai kebutuhan
k. Memberikan training/ pelatihan internal yang berhubungan dengan kesadaran K3
PENANGGUNG JAWAB K3
EMERGENCY / P3K SAFETY OFFICER
KEDARURATAN
Jakarta, 09 November 2020
PT. MULIA GRAHA PARULIAN
Ir. Riduan Sitanggang
Direktur Utama