0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
95 tayangan10 halaman

API Keperawatan Jiwa: Halusinasi Tn. E

1. Perawat melakukan interaksi dengan klien halusinasi bernama Tn. E untuk mengetahui kondisi klien dan membantu mengatasi masalah yang dihadapi klien. 2. Selama interaksi, perawat mencoba membangun hubungan yang saling percaya dengan klien melalui komunikasi verbal dan nonverbal yang suportif. 3. Perawat melakukan klarifikasi terhadap keluhan klien dan memberikan petunjuk untuk mengatasi gangguan

Diunggah oleh

ryan annur perdana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
95 tayangan10 halaman

API Keperawatan Jiwa: Halusinasi Tn. E

1. Perawat melakukan interaksi dengan klien halusinasi bernama Tn. E untuk mengetahui kondisi klien dan membantu mengatasi masalah yang dihadapi klien. 2. Selama interaksi, perawat mencoba membangun hubungan yang saling percaya dengan klien melalui komunikasi verbal dan nonverbal yang suportif. 3. Perawat melakukan klarifikasi terhadap keluhan klien dan memberikan petunjuk untuk mengatasi gangguan

Diunggah oleh

ryan annur perdana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISA PROSES INTERAKSI (API)

PADA Tn. E DENGAN HALUSINASI

PRAKTIK PROFESI NERS STASE KEPERAWATAN JIWA

NAMA MAHASISWA

RYAN ANNUR PERDANA

NIM. I4051201031

DOSEN PENANGGUNGJAWAB

[Link] Harlia Putri, [Link], [Link]

DOSEN PEMBIMBING:

Ns.M. Ali Maulana, [Link], [Link]

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2020
ANALISA PROSES INTERAKSI
DENGAN KLIEN HALUSINASI

Inisial Klien : Tn. E


Usia : 30 tahun

Waktu Interaksi :
a. Dilakukan pada tanggal 20 Januari 2021
b. Dilakukan pada pukul 09.45 – 10.15 WIB
Deskripsi Lingkungan :
a. Klien berada diruang Walet bersama 4 pasien
b. Pada saat dikaji, posisi klien berhadapan dengan perawat
Deskripsi klien :
a. Penampilan klien memakai pakaian sesuai
b. Klien tampak lesu dan mengantuk
c. Warna kulit kuning langsat
d. Suku bangsa Melayu
e. Pada saat dikaji, klien terlihat kesal, berbicara baik dan kooferatif, kontak mata saat bicara sedikit tajam dan terlihat sedikit bingung
Tujuan interaksi :
a. Dapat saling mengenal nama saat orientasi
b. Dapat terjadi hubungan saling percaya
c. Supaya pengumpulan data pengkajian bisa sesuai
d. Tujuan menjalankan SP untuk klien tercapai

Catatan : API dibuat setiap minggu 1 API, bebas memilih API pada pasien kelolaan atau pasien resume sesuai keadaan dan situasi sekarang.
ANALISA PROSES INTERAKSI
FASE ORIENTASI

No Komunikasi verbal Komunikasi non verbal Analisa berpusat pada Analisa berpusat pada Rasional
perawat klien
1. P : “Assalamualaikum Pak, P : Perawat menatap ke P : Ingin membuka K masih tampak - Mengucapkan salam
Selamat pagi Pak, hadapan klien, sambil percakapan dengan klien terbuka terhadap orang
merupakan kalimat
perkenalkan saya perawat tersenyum. Perawat dan berharap dengan baru yang masuk ke
Ryan. Disini saya yang sapaan sederhana P bisa lingkungannya pembuka untuk memulai
menjabat tangan klien saat
bertugas dari pagi jam 7 pagi diterima oleh K.
berkenalan,selalu percakapan sehingga
sampai jam 2 siang. Kalau K: masih memberikan
boleh tau nama bapak siapa mencoba terbuka didepan P ingin menjalin tanggapan. terbentuk rasa saling
dan senangnya dipanggil klien kedekatan dengan pasien
percaya
siapa? ”. K: mulai merasa
K : “Pagi, nama saya Eli” .K : klien tampak kesal, P berusaha mengkaji data bahwa P datang untuk - Memperkenalkan diri
kontak mata tajam, klien yang terkait pada membantu
dapat menciptakan rasa
P : ”Baiklah Pak Eli, keadaan pasien
berbicara pelan
bagaimana perasaan Pak Eli percaya klien terhadap
pagi ini? Apa semalam P: Perawat melakukan K: K mencoba
perawat
tidurnya nyenyak?” klarifikasi terhadap menceritakan pada P
K : “Baik, Cuma saya sulit membuat kontrak waktu tentang keadaannya - Mencari tahu nama yang
tidur. Setiap malam saya
senang dipanggil dapat
mendengar suara-suara yg K: klien mau mencoba
mengatakan ingin membunuh berbincang-bincang menciptakan rasa senang
saya dan saya merasa ada
karena adanya pengakuan
yang menyentuh badan saya”
atas nama pasien
P : ”Baiklah Pak Eli
- Perhatian pada keadaan
bagaimana kalau hari ini kita
berbincang-bincang mengenai klien dengan menanyakan
perasaan Pak Eli dan
kabarnya hari ini dapat
permasalahan bapak.
Tujuannya agar saya dapat meningkatkan rasa
membantu mengatasi masalah
yang Pak Eli rasakan dan kita percaya klien kepada
belajar bersama sama untuk
perawat
mengatasinya, apa bapak
bersedia ? - Memvalidasi persetujuan
K : “ Iya boleh”
pasien terkait kontrak
P : “Bagaimana kalau hari ini tindakan, waktu dan
kita berbincang-bincang
tempat dalam menjalin
selama 30 menit, dan kita
berbincang bincang disini hubungan yang terapeutik
saja, Apakah Pak Eli
bersedia?”
K : “Iyaa ”
ANALISA PROSES INTERAKSI
FASE KERJA

No Komunikasi verbal Komunikasi non verbal Analisa berpusat pada Analisa berpusat pada Rasional
perawat klien
P : ”Pak Eli masih ingat tidak P: Perawat menghadap P: Perawat melakukan K : klien menceritakan - Melakukan pengkajian
kenapa Pak Eli bisa kesini?” klien, sambil tersenyum. klarifikasi terhadap masalah hal yang terjadi pada terhadap kondisi klien dapat
K : “ Saya kalau di rumah Dan selalu mencoba yang dihadapi klien dirinya
sering marah marah, membuat klien lebih tenang
terbuka didepan klien
melamun.” P: perawat fokus pada K Klien memperhatikan
serta terjalin hubungan saling
pembicaraan apa yang dibicarakan
P : ”Kalau begitu apa yang K: klien tampak kesal, oleh perawat percaya. Sehingga klien merasa
dilakukan keluarga untuk kontak mata tajam, klien P: perawat mengajak pasien
perawat hadir untuk
mengatasi Pak Eli?” berbicara pelan untuk berlatih menghardik K: klien menyetujui
K : ” saya dikurung suara yang mengganggu petunjuk dan apa yan menyelesaikan masalah yang
dikamar bang” P : menghadap klien dan P: perawat membantu klien diucapkan oleh perawat dialaminya.
mempraktekan kegiatan yang
terbuka didepan klien
P : “Pak Eli masih ingat tidak telah di tentukan - Dengan mendiskusikan apa
kapan keluarga membawa Pak P:perawat membantu pasien
K : klien tampak sedih dan memasukan jadwal kegiatan yang dialami klien dapat
Eli kesini?”
K : “ Semalam keluarga saye bingung, kontak mata harian mempermudah perawat untuk
membawa saye kesini” kurang memberikan intervensi yang
P: “Sebelumnya Pak Eli tepat.
pernah dibawa kesini?”
- Menetukan metode yang tepat
K : “ Belum”
untuk menghardik suara yang
P : “Apakah ada keluarga lain
mengganggu dan melatih klien
yang mengalami hal yang
sama dengan yang Pak Eli untuk menghardik suara yang
alami ?”
mengganggu.
K : “Tidak ada”

P : “ Pak Eli kan sulit tidur


karena sering mendengar
suara-suara saat akan tidur.”
K : “Iya”

P :”Suara-suara apa yang


sering didengar Pak Eli ?”
K : “Suara-suara yang akan
menyerang saya,Suara nya
sering sekali , saya dengar
ketika malam hari apalagi
kalau saya lagi melamun.
Terus saya juga merasakan
kalau ada yang menyentuh
saya saat tidur.”

P : “Dari perbincangan kita,


Pak Eli mendengar suara
tanpa orang yang bicara ke
bapak dan Pak Eli merasa
terganggu dan sulit tidur.
Kondisi ini disebut dengan
halusinasi. Bagaimana kalau
kita belajar cara
mengendalikan suara-suara
itu?”
K : “Iya”

P :” “Baiklah pak, saya akan


bantu Pak Eli untuk mengatasi
suara yang mengganggu
bapak. Di sini ada beberapa
cara untuk mengendalikan
suara yang mengganggu
bapak.”
K : (mengangguk)

P: “Pak Eli, mari kita belajar


cara menghardik ya. Saya
akan mencontohkan cara
menghardik halusinasi. Jika
suara itu muncul, tutup kedua
telinga bapak dan katakan
pada suara itu: pergi jangan
ganggu saya. Kamu suara
palsu, saya tidak mau
mendengar kamu lagi. Ayo
kita coba lakukan bersama-
sama.”
K : “Iya”

P: “Wah, bagus sekali pak Eli


,bapak bisa
mempraktikkannya jika bapak
mendengar suara-suara yang
mengganggu bapak”
K : “Iya ”

P : “Pak Eli bagaimana jika


latihan menghardik ini , kita
masukkan ke dalam jadwal
kegiatan harian Pak Eli”
K : “Iya boleh”

P : “Bagaimana perasaan ibu


setelah melakukan Latihan
tadi?”
K :”Lumayan senang lah”

ANALISA PROSES INTERAKSI


FASE TERMINASI
No Komunikasi verbal Komunikasi non verbal Analisa berpusat pada Analisa berpusat pada Rasional
perawat klien
P : “Pak Eli, bagaimana P: Perawat menatap ke P: mempertanyakan K: pasien menjawab - Mengevaluasi keadaan klien
perasaan bapak setelah hadapan klien, sambil perasaan pasien perasaan yang di setelah berinteraksi dengan
berbincang-bincang dengan tersenyum. Perawat selalu alaminya perawat.
saya?” P: membuat jadwal harian - Setiap interaksi yang akan
mencoba terbuka didepan
K : “Senang lah” pasien K: merasa setuju pada dilaksanakan harus kontrak
klien kontrak yang diberikan dengan klien agar dapat
P : “Nah coba bapak ulangi P: mengakhiri fase bersiap-siap untuk interaksi
apa saja yang kita lakukan K : klien tampak tenang , interaksi dan membuat K : senang karena P selanjutnya
selama berbincang tadi?” klien dapat menjawab kontrak interaksi mengucapkan terima - Salam penutup merupakan
K: “Latihan menghardik pertanyaan yang diberikan selanjutnya kasih kepadanya akhir fase yang harus
suara yang mengganggu perawat dilakukan untuk mencegah
saya” P: mengakhiri interaksi, rasa tidak percaya pada klien
perawat senang karena K
P : “Bagus sekali pak, sudah mulai mau
Bagaimana kalau besok kita mengikuti interuksi
bertemu lagi disini dan perawat
memeriksa kondisi bapak dan
latihan seperti tadi?”
K : “Iya (sambil
menggaguk)”

P : “Bagaimana kalau besok


kita berbincang-bincang lagi
seperti ini , untuk waktu dan
tempatnya sama di sini saja .
Apakah Pak Eli bersedia?”
K: “iya”

P : “Terimakasih ya Pak Eli


atas kesediaannya mau
mengobrol dengan saya,
sampai jumpa besok. Selamat
pagi”
K: “Pagi”
Keterangan Tabel :
P : Perawat
K : Klien
Fase API : Orientasi, Kerja, Terminasi

Anda mungkin juga menyukai