0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan9 halaman

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Bencana

1. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan tentang kesiapsiagaan bencana tanah longsor memiliki pengaruh positif terhadap sikap masyarakat dalam menanggapi bencana. 2. Penyuluhan kesiapsiagaan banjir juga berpengaruh positif terhadap pengetahuan keluarga tentang langkah pencegahan bencana banjir. 3. Metode simulasi siaga gempa bumi pada anak sekolah dasar t

Diunggah oleh

nora nainggolan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan9 halaman

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Bencana

1. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan tentang kesiapsiagaan bencana tanah longsor memiliki pengaruh positif terhadap sikap masyarakat dalam menanggapi bencana. 2. Penyuluhan kesiapsiagaan banjir juga berpengaruh positif terhadap pengetahuan keluarga tentang langkah pencegahan bencana banjir. 3. Metode simulasi siaga gempa bumi pada anak sekolah dasar t

Diunggah oleh

nora nainggolan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Refortinus Zega

Kelas : PSIK 4.2


NIM : 170204058
Analisa PICOT

Judul artikel/jurnal P I C O T
Pengaruh pendidikan Problem: sikap pendidikan Didalam jurnal Hasil penelitian Penelitian ini
kesehatan tentang masyarakatdalam mengatasi kesehatan tidak ada didapatkan sejumlah dilaksanakan pada
kesiapsiagaan masalah kesehatan akbiat tentang dibandingkan 67,5% responden bulan April2018 di
masyarakat terhadap bencana tanah longsor kesiapsiagaan dengan intervensi memiliki sikap positif Balai Desa Nglurup,
sikap lain terhadap kesiapsiagaan Kecamatan Sendang,
masyarakatdalam Populasi: Populasi penelitian masyarakat sebelum Kabupaten
mengatasi masalah ini adalah anggota keluarga diberikan pendidikan Tulungagung
kesehatan akibat di DesaNglurup yang kesehatan. Setelah
bencana tanah berjumlah 162 kepala diberikan pendidikan
longsor keluarga, dengan sampel kesehatan sejumlah 75%
sejumlah 40 responden yang masyarakat mempunyai
diambil dengan teknik quota sikap positif. Berdasarkan
Sampling uji statisticWilcoxon
diperoleh nilai p=0.001
(pvalue<0.05) sehingga
H0ditolak yang artinya
ada pengaruh pendidikan
kesehatan tentang
kesiapsiagaan masyarakat
terhadap sikap masyarakat
dalam mengatasi masalah
kesehatan akibat bencana
tanah longsor. Masyarakat
mampu menerapkan
kesiapsiagaan bencana
yang telah diberikan
petugas kesehatan untuk
mengetahui tindakan-
tindakan yang harus
dilakukan pada saat terjadi
bencana.
Pengaruh Problem: Pengetahuan Penyuluhan Didalam jurnal Dengan demikian, hasil Penelitian ini
Penyuluhan Keluarga Kesiapsiagaan tidak ada penelitian dapat dilakukan di
Kesiapsiagaan Bencana dibandingkan disimpulakan bahwaada Lingkungan I
Bencana Banjir Populasi: Populasi penelitian Banjir dengan intervensi pengaruh penyuluhan Kelurahan Pakowa
Terhadap adalah seluruh keluarga yang lain kesiapsiagaan bencana Kecamatan Wanea
Pengetahuan ada di Lingkungan I banjir terhadap Kota Manado pada
Keluarga Di Kelurahan Pakowa pengetahuan keluarga di tanggal 13 Agustus
Lingkungan I Kecamatan Wanea Kota Lingkungan I Kelurahan 2016. memberikan
Kelurahan Pakowa Manado sebanyak 149 Pakowa Kecamatan penyuluhan
Kecamatan Wanea keluarga dengan sampel Wanea Kota Manado. kesiapsiagaan
Kota Manado sebanyak 50 sampel keluarga. bencana banjir
Teknik pengambilan dengan
sampelnya adalah total menggunakan SAP
sampling selama 15 menit,
setelah Peneliti
memberikan
penyuluhan
kesiapsiagaan
bencana banjir
Pengaruh Pemberian Problem: kesiapsiagaan anak Pemberian Didalam jurnal Pemberian metode penelitian dilakukan
Metode Simulasi Metode tidak ada simulasi siaga bencana di SD Negeri
Siaga Bencana Populasi: Populasi dalam Simulasi dibandingkan gempa bumi memberikan Giwangan Kelurahan
Gempa Bumi penelitian ini adalah seluruh Siaga dengan intervensi pengaruh terhadap Giwangan
Terhadap siswa SD di kelurahan Bencana lain kesiapsiagaan anak Yogyakarta pada
Kesiapsiagaan Anak Giwangan Yogyakarta Gempa Bumi sekolah dasar yang bulan Agustus 2014 ,
Di Yogyakarta dengan populasi terjangkau ditunjukkan dengan nilai film simulasi siaga
adalah siswa SD Negeri P < 0,001 bencana yang di
Giwangan sebanyak 370. produksi oleh LSM
Sampel dalam penelitian Lembaga Peduli
merupakan purposive sampel Anak Bangsa dan
sebanyak 31 siswa Kluwung Indonesia
yang bekerja sama
dengan ASB
(Arbeiter-Samariter-
Bund)
The Effect of Problem: Client’s Anxiety Supportive Didalam jurnal The researchshowed that p This research was
Supportive Group after Flash Flood Disaster Group tidak ada value of paired t-test in conducted in the
Therapy toward the Therapy dibandingkan experimental group is relocated housing of
Client’s Anxiety Populasi: The population in toward dengan intervensi 0,000 and 0,004 in control Gaplek and Krajan,
after Flash Flood this study were all residents lain group,while p value of Suci Village, Panti
Disaster at of relocation housing who independent t-test was District, Jember
Relocation Housing experienced anxiety after the 0,000 (p<α; α=0,05). It Regency. The time
in SuciVillage, Panti flash flood disaster in Desa showed that there was of this research was
Subdistrict, Jember Suci, Panti District, Jember asignificant difference in conducted from
Regency Regency, namely as many as client’s anxiety before and September 2013 to
53 people. after getting a supportive May 2014
group therapy.
Theconclusion of this
research is there was an
effect of supportive group
therapy toward theclient’s
anxiety after flash flood
disaster at relocation
housing in Suci Village. It
is suggestedthat
respondent could continou
the supportive group
therapy to cope client with
anxiety afterflash flood
disaster
Pengaruh Simulasi Problem: Kemampuan Simulasi Didalam jurnal Dari hasil uji statistik di --
Tentang Cara Penanganan Bencana Gempa Tentang Cara tidak ada dapatkan hasil Pvalue=
Menghadapi Bumi Menghadapi dibandingkan 0,000 kurang dari α= 0,05,
Bencana Dengan Bencana dengan intervensi yang perarti ada pengaruh
Kemampuan lain simulasi penanganan
Penanganan Bencana bencana terhadap
Gempa Bumi Di kemampuan kemampuan
Man 3 Kediri penanganan bencana
siswa MAN 3 Kediri.
Pemberian simulasi
penanganan bencana dapat
melatih ketrampilan ,
memperoleh pemahaman
tentang suatu konsep atau
prinsip, melatih
memecahkan masalah,
meningkatkan keaktifan
belajar, memberikan
motivasi belajar, melatih
untuk mengadakan
kerjasama, kreatifitas dan,
melatih untuk
mengembangkan sikap
toleransi sehingga dapat
meningkatkan
kemampuan penanganan
bencana pada siswa MAN
3 Kediri
Pengaruh Problem: Kesiapsiagaan penyuluhan Didalam jurnal Hasil Penelitian diperoleh --
penyuluhan Bencana Menghadapi Banjir Bencana tidak ada nilai P-valuesebesar 0,00
Banjir terhadap Banjir dibandingkan (<0,05) dengan nilai t
Kesiapsiagaan Siswa Populasi: jumlah populasi dengan intervensi hitung sebesar 34,69 dan t
smp katolik Soegiyo yang kurang dari 100 seluruh lain tabel sebesar 2,009.
Pranoto Manado populasi dijadikan sampel Kesimpulan menunjukkan
Menghadapi Banjir penelitian semuanya. Sampel adanya pengaruh
dalam penelitian ini penyuluhan bencana
berjumlah 52 responden banjir terhadap
kesiapsiagaan siswa SMP
Katolik Soegiyo Pranoto
Manadomenghadapi
banjir.
The effects of Problem: on disaster psychological Didalam jurnal It was found that the mean Sessions of
psychological first preparedness perception first aid tidak ada scores of the intervention Psychological First
aid training on and self-efficacy training dibandingkan group under all sub- Aid training that
disaster preparedness dengan intervensi dimensions of the disaster lasted 60 min were
perception and self- Populasi: The study was lain preparedness perception carried out with the
efficacy carried out with a total of 76 scale for nurses students in the
nursing students including 38 (preparation phase, experiment group
in the intervention group and intervention phase, and once a week along
38 in the control group post-disaster phase) 6 weeks
increased significantly
after the training and in
follow-ups, and these
were significantly higher
than the mean scores of
those in the control group.
It was determined that the
mean post-training and
follow-up general self-
efficacy scores of the
intervention group
increased significantly,
and these were
significantly higher than
the mean scores of those
in the control group.
Conclusion
The Effect of Risk Problem: Earthquake Risk Didalam jurnal The findings showed that conducted in 2014
Reduction Disaster Preparedness of the Reduction tidak ada scores in all subscales of
Intervention on Elderly People Intervention dibandingkan earthquake preparedness
Earthquake Disaster dengan intervensi (communication,
Preparedness of the Populasi: 50 old people lain environment, during and
Elderly People (25 control and 25 after earthquake)
intervention) significantly increased
after educational
intervention (P<0.05).
The Effect of Problem: the Improvement Educating Didalam jurnal The findings revealed no Shahid Chamran
Educating of Nurses’ Professional Confronting tidak ada significant difference Hospital in Saveh
Confronting Competence in Response to Accidents and dibandingkan between the two groups City, Iran, from
Accidents and Disasters dengan intervensi concerning demographic March 2018 to
Disasters on the Populasi: populasi penelitian lain variables. After the September 2018
Improvement of adalah seluruh perawat yang intervention, the average
Nurses’ Professional bekerja di RS Shahid improvement of
Competence in Chamran Kota Saveh, Iran, professional competence
Response to the dari Maret 2018 hingga of nurses in their ability to
Crisis September 2018. Besar manage the accident scene
sampel minimal dihitung increased from 63.3 to
sebanyak 40 sampel untuk 74.07, teamwork skill
setiap kelompok from 56.7 to 74,
individual specific
abilities from 61.4 to 70,
ethical performance from
67.8 to 76.9, and
professional skills from 54
to 60. The Mean±SD
pretest score of
professional competency
of nurses in the
intervention and control
groups were 163.5±28.6
and 155.73±34,
respectively. After the
intervention, these scores
increased to 185.13±28.8
and 158.48±33.3 in the
intervention and the
control groups,
respectively. The
difference was statistically
significant in the
intervention group
(P<0.001)
The Effect of the Problem: Hospital Implementatio Didalam jurnal There were no significant conducted in 2016.
Implementation of Preparedness on the n of the tidak ada differences between the
the National Program Readiness of Nurses Under National dibandingkan two groups of intervention
for Hospital Simulated Conditions of Program for dengan intervensi and control with regard to
Preparedness on the Incidents and Disasters Hospital lain the average scores of
Readiness of Nurses Preparedness knowledge (P = 0.55),
Under Simulated Populasi: The study attitude (P = 0.633), and
Conditions of population comprised performance (P = 0.836)
Incidents and executive managers, nursing before the intervention.
Disasters directors, and members of After the intervention, the
incidents and disas-ters’ risk average scores of
management committee of knowledge (P = 0.007),
Madaen and Dey hospitals attitude (P = 0.0001), and
which were enrolled in the performance (P = 0.0001)
intervention and control in the intervention group
groups, respectively. were significantly higher
Sampling was conducted than those of the control
with total count method in group. The results also
which 27 of subjects from showed that after the
Madaen Hospital were intervention, the average
recruited in the intervention test scores of knowledge
group and 23 subjects from (P = 0.009), attitude (P =
Dey Hospital in the control 0.0001), and performance
group. (P = 0.0001) in the
intervention group
increased significantly
compared to their pretest
scores, while the average
scores of knowledge (P =
0.170), attitude (P =
0.200), and performance
(P = 0.341) for the pretest
and posttest of the control
group did not differ
significantly.

1. [Link]
ZjtAhWTXCsKHYx2DQMQFjABegQIBhAC&url=https%3A%2F%[Link]%[Link]%2FJKJ%2Farticle
%2Fdownload%2F4769%2Fpdf&usg=AOvVaw1Sbic91qDZhl4a2e9FuIe2
2. [Link]
3. [Link]
pjtAhXIZSsKHVOJCS0QFjABegQICBAC&url=http%3A%2F%[Link]%[Link]%2Fjks%2Farticle
%2Fdownload%2F700%2F426&usg=AOvVaw0ydM5zsEKpE0NHljS6JgqT
4. [Link]
5. [Link]
6. [Link]
5jtAhVOWX0KHZJDCgUQFjABegQIBxAC&url=https%3A%2F%[Link]%[Link]%2Fjkp%2Farticle
%2Fdownload%2F8030%2F7590&usg=AOvVaw2n_8IvDlRJqsfodAJafbd7
7. [Link]
8. [Link]
9. [Link]
10. [Link]
al_Preparedness_on_the_Readiness_of_Nurses_Under_Simulated_Conditions_of_Incidents_and_Disasters/link/58cd5207458515
7b6dae470a/download
11.

Anda mungkin juga menyukai