FORM LAPORAN
REFLEKSI KASUS
Nama mahasiswa : Ririn Purwantini Hari/ Tanggal : 25 Januari 2021
Tempat pelaksanaan : Ruang IGD Tema : Keadilan (Juscite)
Komponen Uraian
1. Latar Belakang Keperawatan adalah kegiatan pemberian asuhan kepada individu, keluarga, kelompok,
Kasus atau masyarakat, baik dalam keadaan sakit maupun sehat. Pasien yang telah dilakukan
tindakan pemasangan ET sangat perlu dilakukan observasi oleh dokter dan tenaga medis
dimana mereka akan memantau keadaan, perkembangan atau komplikasi yang mungkin
muncul serta melayani dengan baik tanpa membeda-bedakan antar suku, ras, agama
serta kedudukan sosial ekonomi.
2. Ringkasan Kasus Selama praktik klinik di Ruang IGD RSU PKU Muhammadiyah Gombong saya
menemukan kasus pada 25 Januari 2021 terdapat 2 pasien post pemasangan ET dimana
satu pasien merupakan pasien umum dan yang satu pasien JKN , tetapi perawat dalam
memberikan perawatan dan pelayanan sangat berbeda antara dua pasien tersebut, ketika
pasien JKN infusnya habis dan meminta kepada perawat untuk menggantinya perawat
hanya merespon nanti-dengan kurang respek , sedangkan pasien kelas 1 infusnya macet
langsung di benerin..
3. Refleksi Kasus Aspek Legal Etik Keperawatan adalah Aspek aturan Keperawatan dalam
memberikan asuhan keperawatan sesuai lingkup wewenang dan tanggung jawabnya
pada berbagai tatanan pelayanan, termasuk hak dan kewajibannya yang diatur dalam
undang-undang keperawatan.
Keperawatan adalah kegiatan pemberian asuhan kepada individu, keluarga,
kelompok, atau masyarakat, baik dalam keadaan sakit maupun sehat. Perawat
mengembangkan rencana asuhan keperawatan, bekerja sama dengan dokter, terapis,
pasien, keluarga pasien serta tim lainnya untuk fokus pada perawatan penyakit dan
meningkatkan kualitas hidup.
Etik legal keperawatan sendiri ada 8:
1. Autonomi (Otonomi)
2. Beneficience (Berbuat baik)
3. Justice (Keadilan)
4. Veracity (Kejujuran)
5. Fidelity (Menepati Janji)
6. Confidentiality (Kerahasiaan)
7. Accountability (Akuntabilitas)
8. Non Maleficience (Tidak merugikan)
Dalam kasus ini perawat dalam memberikan asuhan keperawatan sangat membeda
bedakan antara pasien umum dan yang satu pasien JKN, maka dalam kasus tersebut
perawat melanggar etik keperawatan yaitu justice (keadilan). Prinsip justice berati setiap
orang berhak atas perlakukan yang sama dalam upaya pelayanan kesehatan tanpa
mempertimbangkan suku, agama, ras, golongan, dan kedudukan sosial ekonomi.
4. Solusi/ Tindak Rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan berdasarkan kejadian yang saya temukan,
Lanjut maka akan diingatkan bahwa apa yg perawat lakukan itu salah. Karena setiap orang
punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik.