0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan3 halaman

Pengembangan Masyarakat Lokal Aktif

Model pengembangan masyarakat lokal atau community development bertujuan untuk menciptakan kemajuan sosial dan ekonomi melalui partisipasi aktif masyarakat. Model ini menekankan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam mengidentifikasi masalah dan memecahkannya. Prosesnya meliputi perumusan masalah, penetapan program, tujuan, sasaran, identifikasi sumber daya, dan evaluasi berkelanjutan untuk memant

Diunggah oleh

Astriyanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan3 halaman

Pengembangan Masyarakat Lokal Aktif

Model pengembangan masyarakat lokal atau community development bertujuan untuk menciptakan kemajuan sosial dan ekonomi melalui partisipasi aktif masyarakat. Model ini menekankan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam mengidentifikasi masalah dan memecahkannya. Prosesnya meliputi perumusan masalah, penetapan program, tujuan, sasaran, identifikasi sumber daya, dan evaluasi berkelanjutan untuk memant

Diunggah oleh

Astriyanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

Model Pengembangan Masyarakat Lokal (Locality Development)

Model ini disebut juga community development. Model ini memandang bahwa

perubahan atau pengembangan masyarakat dapat dilakukan dengan baik melalui suatu

partisipasi aktif dari masyarakat lokal. Model ini menuntut adanya keterlibatan berbagai

golongan atau lapisan masyarakat kurang beruntung maupun struktur kekuasaan,

terutama dalam mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan yang mereka hadapi.

 Locality development (LD) adalah proses yang ditujukan untuk menciptakan kemajuan

sosial dan ekonomi bagi masyarakat melalui partisipasi aktif dan inisiatif anggota

masyarakat itu sendiri.

 Pengertian Locality development  atau pengembanagan lokal adalah kegiatan yang

berorientasi pada proses.

 Tujuan Locality development (LD)  adalah memberikan pengalaman belajar pada

masyarakat, menekankan pentingnya konsesus/kesepakatan, kerjasama, membangun

identitas, kepedulian dan kebanggaan sebagai anggota masyarakat.


Proses Community Development (CD)

Sesuai dengan prinsip dasar yang digunakan dan menjadi gagasan inti community

development yaitu partisipasi masyarakat,  maka setiap langkah dalam proses community

development haruslah dilakukan oleh warga masyarakat itu sendiri dengan bantuan

keahlian dan teknis dari sistem pelaksana dan sistem kegiatan.

Pelaksanaan CD dapat dilakukan melalui penetapan sebuah program atau proyek

pembangunan. Secara garis besar, perencanannya dapat dilakukan dengan mengikuti 7

langkah :

a) Perumusan masalah.

CD dilaksanakan berdasarkan masalah atau kebutuhan masyarakat setempat.

Beberapa masalah yang biasanya ditangani oleh CD berkaitan dengan kemiskinan,

pengangguran, kenakalan remaja, pemberantasan buta hurup, dll. Perumusan masalah

dilakukan dengan menggunakan penelitian (survey, wawancara, observasi), diskusi

kelompok, rapat desa, dan sebagainya.

b) Penetapan program.

Setelah masalah dapat diidentifikasi dan disepakati sebagai prioritas yang perlu

segera ditangani, maka dirumuskanlah program penanganan masalah tersebut.

c) Perumusan tujuan.

Agar program dapat dilaksanakan dengan baik dan keberhasilannya dapat diukur

perlu dirumuskan apa tujuan dari program yang telah ditetapkan. Tujuan yang baik

memiliki karakteristik jelas dan spesifik sehingga tercermin bagaimana cara mencapai

tujuan tersebut sesuai dengan dana, waktu dan tenaga yang tersedia.
d) Penentuan kelompok sasaran.

Kelompok sasaran adalah sejumlah orang yang akan ditingkatkan kualitas hidupnya

melalui program yang telah ditetapkan.

e) Identifikasi sumber dan tenaga pelaksana.

Sumber adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menunjang program

kegiatan, termasuk didalamnya adalah sarana, sumber dana, dan sumber daya

manusia.

f) Penentuan strategi dan jadwal kegiatan.

Strategi adalah cara atau metoda yang dapat digunakan dalam melaksanakan program

kegiatan.

g) Monitoring dan evaluasi.

Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memantau proses dan hasil pelaksanaan

program. Apakah program dapat dilaksanakan sesuai dengan strategi dan jadwal

kegiatan? Apakah program sudah mencapai hasil sesuai dengan tujuan yang telah

ditetapkan?.

Anda mungkin juga menyukai