0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
142 tayangan43 halaman

IP Address

Materi pelatihan ini membahas tentang pengalamatan jaringan komputer, terutama IPv4 subnetting. Topik utama meliputi konsep alamat IP, sistem bilangan biner dan desimal, struktur alamat IPv4, kelas alamat, alamat publik dan privat, serta teknik pembentukan subnetting.

Diunggah oleh

ochi Yuliyatin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
142 tayangan43 halaman

IP Address

Materi pelatihan ini membahas tentang pengalamatan jaringan komputer, terutama IPv4 subnetting. Topik utama meliputi konsep alamat IP, sistem bilangan biner dan desimal, struktur alamat IPv4, kelas alamat, alamat publik dan privat, serta teknik pembentukan subnetting.

Diunggah oleh

ochi Yuliyatin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jaringan Komputer

IPv4 Subnetting
Profil Instruktur
Jabatan Akademik <tahun dan jabatan terakhir instruktur>
Pendidikan
❑ <riwayat pendidikan instruktur>
Foto Instruktur

Riwayat Pekerjaan
❑ <riwayat pekerjaan instruktur>
Contact
HP WA only :<no hp instruktur>
Email :<email instruktur>
Pengalamatan Jaringan Pelatihan
Deskripsi Singkat mengenai Topik
Mata Pelatihan ini memfasilitasi pembentukan kompetensi dalam merancang pengalamatan jaringan
komputer sehingga jaringan bekerja dengan baik.

Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran pada mata pelatihan ini, peserta mampu
merancang pengalamatan jaringan komputer sehingga jaringan bekerja dengan baik.

Materi Yang akan disampaikan:


1. IP Address versi 4
2. Subnetting
3. VLSM

Tugas : Menentukan jumlah host jaringan, segmen alamat jaringan, dan memberikan alamat jaringan
pada host.

Outcome/Capaian Pelatihan
Mengidentifikasi sistem operasi pada jaringan, Membagi alamat jaringan pada perangkat jaringan,
Mendokumentasikan pengalamatan jaringan
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

IP ADDRESS Versi 4

1. Pendahuluan
2. Sistem Bilangan Biner dan Desimal serta Konversi Sistem Bilangan
3. Network Portion, Host Portion dan Subnet Mask
4. Logika AND
5. Prefix Length
6. Alamat Network, Host dan Broadcast
7. Tipe IP Address
a. Public Address, Private Address
b. Spesial Address
c. Classfull Address
8. Penerapan IP Address versi 4
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

IP ADDRESS Versi 4 – Pendahuluan


• Ditetapkan oleh Internet Assigned
Numbers Authority (IANA)
• Sistem Pengalamatan terbagi atas
IPv4 dan IPv6
• Terdiri atas 32 bit pada IPv4 dan
128 bit pada IPv6
• Menggunakan sistem bilangan
biner dan bilangan desimal
Bilangan Biner & IP Address Pelatihan

• Sistem bilangan biner terdiri dari 0 dan 1 yang dinamakan bit


• Host, server dan perangkat jaringan menggunakan pengalamatan biner untuk
mengidentifikasi satu sama lainnya.
• Setiap alamat IP Address terdiri dari 32 bit, yang dibagi kedalam 4 bagian yang
dinamakan octet.
• Setiap octet terdiri dari 8 bit (1 byte) yang dipisahkan dengan titik (dot)
• Untuk memudahkan pengguna, notasi titik ini dikonversikan ke notasi titik
decimal ( dotted decimal notation)

Ex. [Link]
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

IP ADDRESS Versi 4 – Sistem Bilangan Biner dan Desimal


Desimal ke Biner Pelatihan

• Mulai dengan posisi 128


(MSB). Apakah bilangan
decimal dari octet sama atau
lebih besar dari 128 ?
• Jika tidak, beri nilai 0 pada
nilai posisi 128, dan pindah ke
nilai posisi 64.
• Jika ya, beri nilai 1 pada nilai
posisi 128, kemudian kurangi
bilangan decimal dengan 128,
dan pindah ke nilai posisi 64
• Ulangi langkah diatas sampai
pada nilai posisi 1
R1

Konversi Desimal ke Biner Pelatihan

Konversi decimal 168 ke biner


1. 168 >= 128 ?  ya, beri nilai 1
pada 128 dan kurangi dengan
128 ( 168 – 128 = 40 )
2. 40 >= 64 ? Tidak, beri nilai 0
pada 64, next
3. 40 >= 32 ? Ya, beri nilai 1 pada
32 dan kurangi dengan 32 (40 –
32 = 8)
4. 8 >= 16 ? Tidak , beri nilai 0 Maka biner dari 168 = 10101000
pada 16, next
5. 8 > = 8 ? Ya, beri nilai 1 pada 8
dan kurangi dengan 8 (8 – 8 =
0).
6. Tidak ada nilai tersisa, beri nilai
0 pada urutan sisanya
Slide 10

R1 Razr, 10/2/2020
Struktur IPv4 Address
Porsi Network dan Host Pelatihan
• IPv4 address merupakan 32 bit alamat yang secara hierarki tersusun atas porsi
network (Network ID) dan host (Host ID).
• Semua perangkat jaringan pada jaringan yang sama harus mempunyai porsi
network yang sama.
• Subnet Mask digunakan untuk menentukan Porsi network (network ID) dan
porsi Host (Host ID).
• Bit 1 pada Subnet mask menunjukkan bit dari Network ID
Pelatihan

Classfull IP ADDRESS Versi 4 – Type


IPv4
Struktur IPv4 Address
Porsi Network dan Host (Lanjutan) Pelatihan
• Untuk mengidentifikasi network dan host ID pada IPv4 address, Subnet mask
dibandingkan dengan IPv4 address setiap bitnya, dari kiri ke kanan.
• Proses ini dinamakan ANDing
Struktur IPv4 Address
Porsi Network dan Host (Lanjutan) Pelatihan
3 IPv4 address yang dikonfigurasi pada host :
1. IPv4 Address unik untuk setiap host
2. Subnet mask – mengidentifikasi porsi dari
network/host IPv4 Address
3. Default gateway – IP Address dari
interface router lokal
Struktur IPv4 Address
Prefix Length Pelatihan
• Prefix Length merupakan metode
yang digunakan untuk
menyederhanakan identifikasi
Subnet Mask
• Prefix Length merupakan jumlah bit
1 pada Subnet Mask
• Ditulis dengan notasi slash (/)
Pengelompokan IPv4 Address Pelatihan

IP ADDRESS Versi 4 – Alamat Network, Host dan Broadcast

Pada setiap jaringan ada 3 jenis IP Address :


Jenis IP Address pada network [Link]/24
• Alamat Network - host portion adalah semua bit 0
(.00000000)
• Host address Pertama – IP Network + 1
• Host address Terakhir – jumlah bit terakhir dari host –
1 (11111110)
• Broadcast Address - host portion dengan semua diset
menjadi bit 1 (.11111111)
Pengelompokan IPv4 Address
IPv4 Address Public dan Private Pelatihan
Sebagaimana didefinisikan pada RFC 1918, IPv4
Address Public dirutekan secara global antara
router ISP

Private Address
• Tidak digunakan pada jaringan internet
• Diperkenalkan pada pertengahan tahun 1990
karena keterbatasan IPv4 addresses
• Hanya digunakan pada internal networks.
• Harus ditranslasikan ke IP Public agar dapat
digunakan pada jaringan internet.
• Didefinisikan pada RFC 1918
Special IPv4 Address Pelatihan
Loopback addresses
• [Link] /8 ([Link] to
[Link])
• Diidentifikasi secara umum sebagai
[Link]
• Digunakan untuk menguji konfigurasi
operasi TCP/IP

Link-Local addresses
• [Link] /16 ([Link] to [Link])
• Dikenal dengan Automatic Private IP Addressing
(APIPA) addresses
• Digunakan oleh klien windows DHCP untuk
mengkonfigurasi IP sendiri jika tidak ada DHCP
Server.
Pengelompokan IPv4 Address Pelatihan

RFC 790 (1981) membagi IPv4 Address dalam


beberapa kelas (Classful Addressing):
• Class A ([Link]/8 to [Link]/8)
• Class B ([Link] /16 – [Link] /16)
• Class C ([Link] /24 – [Link] /24)
• Class D ([Link] to [Link])
• Class E ([Link] – [Link])
IPv4 Address Pelatihan

IP ADDRESS Versi 4 – Penerapan IP Address

Static Address
- Diterapkan pada sebuah interface host seperti printer, server, perangkat
jaringan yang membutuhkan alamat statik
- Dapat diterapkan untuk setiap host pada jaringan skala kecil

Dynamik Address
- Kebanyakan jaringan menerapkan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)
- Server DHCP menyediakan alamat IP address, subnetmask, default gateway dan
informasi lainnya
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

IP ADDRESS Versi 4 – Penerapan IP Address (OS Windows)


Pengalamatan Jaringan Pelatihan

IP ADDRESS Versi 4 – Penerapan IP Address (OS Linux)


Lokasi direktori file konfigurasi interface
jaringan terletak pada
/etc/network/interface, dapat melakukan
proses editing dengan text editor, text
editor yang digunakan adalah nano.

# nano /etc/network/interfaces
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

IP Address - TUGAS
Identifikasi Class, Alamat Network, Alamat Broadcast dari Alamat IP berikut:
1. [Link]/24
2. [Link]/16
3. [Link] [Link]
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

SUBNETTING

1. Latar Belakang
2. Pembentukan Subnetting IPv4
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

SUBNETTING – Latar Belakang

▪ Subnetting mengurangi lalu lintas jaringan secara keseluruhan dan


meningkatkan kinerja jaringan.
▪ dapat digunakan untuk mengimplementasikan kebijakan keamanan antar
subnet.
▪ Subnetting mengurangi jumlah perangkat yang terpengaruh oleh lalu lintas
siaran yang tidak normal
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

SUBNETTING – Latar Belakang

Grup or Function
Subnetting by Location

Subnetting by Device Type


Pengalamatan Jaringan Pelatihan

SUBNETTING – Pembentukan Subnetting


Pengalamatan Jaringan Pelatihan

Subnetting /24
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

Subnetting /16
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

SUBNETTING – Pembentukan Subnetting

Dalam membentuk subnetting dapat didasarkan:


• 1. Menentukan jumlah subnet/network ( 2x dimana x adalah jumlah bit 1
octet terakhir)
2. Menentukan jumlah host per subnet ( 2y – 2 dimana y adalah jumlah bit 0
octet terakhir)
3. Menentukan subnet-subnet yang terbentuk(blok subnet)  bisa
menggunakan subnet mask atau CIDR
4. Menentukan host valid
5. Menentukan broadcast
Contoh : Lakukan subnetting untuk [Link]/25 Pelatihan
• Subnet Mask = 1111111111.1111111111.1111111111.1000000000
= [Link]
• Jumlah Subnet
Formula = 2x  21 = 2
• Jumlah Host Per Subnet
2y – 2 = 27 – 2 =128 – 2 = 126
• Subnet yang terbentuk (Blok Subnet)
- Subnet Mask = 256 – (nilai octet terakhir subnet mask)  256 – 128 = 128
jadi blok subnetnya  0 , 128
- CIDR  /32 - /25 = 7  27 = 128 ( 0, 128 )

• Host Valid Network / [Link] [Link]


Subnet
Host Pertama [Link] [Link]
Host Terakhir [Link] [Link]
Broadcast [Link] [Link]
Subnetting Class B /16

Contoh : Lakukan subnetting untuk [Link]/18 Pelatihan


• Subnet Mask = 11111111.11111111.11000000.00000000 = [Link]
• Jumlah Subnet
Formula = 2x  22 = 4
• Jumlah Host Per Subnet
2y – 2 = 214 – 2 =65.536 – 2 = 65.534
• Subnet yang terbentuk (Blok Subnet)
- Subnet Mask = 256 – (nilai octet terakhir subnet mask)  256 – 192 = 64
jadi blok subnetnya  0 , 64, 128, 192
- CIDR = /24 - /18 = 26 =64 (0 , 64, 128, 192 )
• Host Valid
Network / Subnet [Link] [Link] [Link] [Link]

Host Pertama [Link] [Link] [Link] [Link]

Host Terakhir [Link] [Link] [Link] [Link]

Broadcast [Link] [Link] [Link] [Link]


Subnetting Class B /24

Contoh : Lakukan subnetting untuk [Link]/25 Pelatihan


• Subnet Mask = 11111111.11111111.11111111.10000000 = [Link]
• Jumlah Subnet
Formula = 2x  29 = 512 Subnet
• Jumlah Host Per Subnet
2y – 2 = 27 – 2 =128 – 2 = 126
• Subnet yang terbentuk (Blok Subnet)
- Subnet Mask = 256 – (nilai octet terakhir subnet mask)  256 – 128 = 128
jadi blok subnetnya  0 , 128
- CIDR = /32 - /25 = 27 =128 (0 , 128 )
• Host Valid
Subnet [Link] [Link] [Link] … [Link]

Host Pertama [Link] [Link] [Link] … [Link]

Host Terakhir [Link] [Link] [Link] … [Link]

Broadcast [Link] [Link] [Link] … [Link]


Pengalamatan Jaringan Pelatihan

Sebuah jaringan dengan network [Link] akan dibagi menjadi 5 subnet, tentukan ip address untuk setiap
subnetnya.
• Jumlah Subnet
Formula = 2x = 5 Subnet
Maka pendekatan yang mungkin adalah 23 = 8
• Subnet Mask = 11111111.11111111.11111111.11100000 = [Link]
• Jumlah Host Per Subnet
2y – 2 = 25 – 2 =32 – 2 = 30
• Blok subnet = 256 – 224 = 32 ( 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192,224 )

Subnet [Link]/27 [Link]/27 [Link]/27 [Link]/27 [Link]/27

Host Pertama [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]

Host Terakhir [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]

Broadcast [Link] [Link].63 [Link] [Link] [Link]


Pengalamatan Jaringan Pelatihan

Sebuah perusahaan mempunyai IP network [Link]/24 yang akan dibagi untuk keperluan Ruang 1 = 10 host,
Ruang 2=30 host, Ruang 3 = 60 host, tentukan konfigurasi IP address yang digunakan.
• Jumlah Host Per Subnet
2y = 60  26 = 64 (y = jumah bit 0 octet terakhir)
• Subnet Mask = 11111111.11111111.11111111.11000000 = [Link]
• Jumlah Subnet
Formula = 22 = 4 Subnet
• Blok subnet = 256 – 192 =64( 0, 64, 128, 192)

Subnet [Link] [Link] [Link]

Host
[Link] [Link] [Link]
Pertama
Host
[Link] [Link] [Link]
Terakhir
Broadcast [Link] [Link] [Link]
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

Variable Length Subnet Masking - VLSM

Basic VLSM
• Subnet yang terbentuk tidak harus memiliki ukuran yang
sama, selama range IP address ranges tidak saling overlap.
• Saat menggunakan VLSM, selalu mulai dengan memenuhi
persyaratan host terbesar dari subnet dan lanjutkan pembuatan
subnet hingga persyaratan subnet dengan host terkecil terpenuhi.
Pengalamatan Jaringan Pelatihan
LAN-2/28
VLSM SM = [Link]
NA = [Link]/28
Contoh:
HOST VALID = [Link] – [Link]
Diberikan alamat network [Link]/24
membentuk subnets: BROADCAST= [Link]
LAN-4/26 LAN-3/28
LAN4 58 host  26 = 64 SM = [Link]
SM = [Link]
LAN1 26 host  25 = 32 NA = [Link]/26 NA = [Link]/28
LAN2 10 host  24 = 16 HOST VALID = [Link] – [Link]
HOST VALID = [Link] – [Link]
LAN3 10 host  24 = 16 BROADCAST= [Link] BROADCAST= [Link]
WAN-1/30
WAN1 2 host  22 = 4 SM = [Link]
WAN2 2 host  22 = 4 LAN1/27 NA = [Link]/30
WAN3 2 host  22 = 4 SM = [Link] HOST VALID = [Link] – [Link]
NA = [Link]/27 BROADCAST= [Link]
HOST VALID = [Link] – [Link]
BROADCAST= [Link]
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

VLSM
Contoh:
Diberikan alamat network [Link]/24
membentuk subnets:
LAN4 58 host  26 = 64 WAN-2/30
SM = [Link]
LAN1 26 host  25 = 32
NA = [Link]/30
LAN2 10 host  24 = 16 HOST VALID = [Link] – [Link]
LAN3 10 host  24 = 16 BROADCAST= [Link]
WAN1 2 host  22 = 4 WAN-3/30
WAN2 2 host  22 = 4 SM = [Link]

WAN3 2 host  22 = 4 NA = [Link]/30


HOST VALID = [Link] – [Link]
BROADCAST= [Link]
Pengalamatan Jaringan Pelatihan

Variable Length Subnet Masking – TUGAS

Sebuah perusahaan swasta memiliki 5 divisi yang masing:


Divisi HRD membutuh 14 user
Divisi Marketing membutuhkan 28 user
Divisi Financial membutuhkan 18 user
Divisi Teknisi Gangguan membutuhkan 90 user
Divisi Operator dan Adminitrasi membutuhkan 20 user

Desain IP Address Jaringan tersebut dengan menggunakan metode VLSM


Spesifikasi Perangkat Jaringan Pelatihan
Kesimpulan Pertemuan 5
Dalam menerapkan pengalamatan jaringan, menggunakan 3 metode pengalamatan dan dapat digunakan sesuai
kebutuhan jaringan:
1. IP Address
2. Subnetting
3. VLSM
Merancang Pengalamatan Jaringan Pelatihan

Referensi:
1. P. Clark, Martin. 2003, Data Networks, IP and the Internet: Protocols, Design and Operation, England: John
Wiley & Sons, L td ISBN: 0-470-84856-1.
2. Hunt, Craig. 2002, TCP/IP Network Administration, Third Edition, United States of America: O’Reilly Media,
Inc. ISBN: 978-0-596-00297-8.
3. Naomi J. Alpern and Robert J. Shimonski. 2010, Eleventh Hour Network+ Exam N10-004 Study Guide, USA:
Elsevier Inc. ISBN: 978-1-59749-428-1.
4. Doug Lowe. 2018, Networking All-in-One For Dummies®, 7th Edition, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc,
ISBN 978-1-119-47160-8 (pbk).
5. Craig Hunt. Desember 1997, TCP/IP Network Administration,Second Edition, O'Reilly & Associates, ISBN 1-
56592-322-7.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai