Prosedur Pengecatan Pipa Gas Batubara
Prosedur Pengecatan Pipa Gas Batubara
KONTRAK :
CONSTRUCTION 004/PG0300/2019-S7
NOMOR DOKUMEN :
14 Halaman
KTJ-EPC-00-CON-PRO-007
PAINTING PROCEDURE
REVISION REVISION
SHEET REMARKS SHEET REMARKS
A B C D E A B C D E
1 x x
2 x x
3 x x
4 x x
5 x x
6 x x
7 x x
8 x x
9 x x
10 x x
11 x x
12 x x
13 x x
14 x x
ATTACHMENT
JASA PERANCANGAN, PENGADAAN DAN KONSTRUKSI (EPC)
PEMBANGUNAN PIPA DISTRIBUSI GAS KUALA TANJUNG KABUPATEN
BATUBARA - SUMATERA UTARA
1 - - - A - -
Penambahan
kode warna Dokumen
dan KTJ-EPC- 19/12/2019
2 B SDY MRT
membenarkan 00-CON-
kesalahan PRO-007
penulisan
3
4
5
6
JASA PERANCANGAN, PENGADAAN DAN KONSTRUKSI (EPC)
PEMBANGUNAN PIPA DISTRIBUSI GAS KUALA TANJUNG KABUPATEN
BATUBARA - SUMATERA UTARA
DAFTAR ISI
1. PENDAHULUAN
Pipa Distribusi Gas Kuala Tanjung dengan diameter 8” berada di Kabupaten Batubara
Propinsi Sumatera Utara direncanakan dibangun sepanjang ± 22,55 km, dimulai dari tie in
Pipa 12” ruas KIMKEK eksisting menuju area metering pelanggan.
Pipa tersebut direncanakan akan diletakkan di area Right of Way (ROW)sebagai berikut:
1. ROW PT. Perkebunan Sumatera Utara (PTPSU) sepanjang ± 2,7 km
2. ROW Jalan Lintas Sumatera (JALINSUM) sepanjang ± 3,2 km
3. ROW Otorita Asahan (Access Road Inalum) sepanjang ± 16,65 km
1.3 Definisi
PROYEK : Jasa Perancangan, Pengadaan dan Konstruksi (EPC)
Pembangunan Pipa Distribusi Gas Kuala Tanjung
Kabupaten Batubara - Sumatera Utara
PERUSAHAAN : PT Pertamina Gas
KONTRAKTOR : PT Elnusa Tbk
JASA PERANCANGAN, PENGADAAN DAN KONSTRUKSI (EPC)
PEMBANGUNAN PIPA DISTRIBUSI GAS KUALA TANJUNG KABUPATEN
BATUBARA - SUMATERA UTARA
2. REFERENSI
2.1 Kode dan Standar
Revisi terbaru dari bagian yang sesuai dari kode, standar dan spesifikasi yang tertera di
bawah ini (termasuk addendum dan dokumen yang termasuk dalam referensi) harus
dipertimbangkan sebagai bagian dari dokumen spesifikasi ini. Jika ada dua atau lebih dari
referensi yang menjelaskan ketentuan untuk subyek yang sama, referensi yang lebih
konservatif atau memiliki aturan yang lebih ketat yang akan digunakan atau sesuai permintaan
dari PERUSAHAAN.
ASTM E11 Standard Specification for Wire Cloth Locator Sieves for
testing Purposes.
ASTM G-14 Standard Test Method for Impact Resistance of Pipeline
Coatings (Falling Weight Test)
ASTM D4752 Standard Practice for Measuring MEK Resistance of Ethyl
Silicate (Inorganic) Zinch-Rich Primers Solvent Rub
NACE RP0188 Discontinuity (Holiday) Testing of New Protective Coatings
on Conductive Substrates
NORSOK M501 Surface Preparation and Protective Coating.
ISO 850 2-6 Preparation of Steel Substrates before application of paint
and related products – Test for the assessment of surface
clean lines
ISO 12944 All Parts Paints and vurnishes – Corrosion protection of
steel structure by paint system
ISO 8501 All Parts Preparation of Steel Substrates before Application
and Related Products – Visual Assessment of Surface
Cleanliness
ISO 8502 All Parts Preparation of Steel Substrates before Application
and Related Products
ISO 8503 All Parts Preparation of Steel Substrates before Application
and Related Products – Surface Profile of abrasive blast-
cleaned steel
ISO 8504 All Parts Preparation of Steel Substrates before Application
and Related Products – Method for Surface Preparation
ISO 4628 All Parts Evaluation of Paint and Varnish Defect.
Designation of intensity, quantity and size of common types
of defect
SSPC - SP-1 Solvent Cleaning.
SSPC - SP-2 Hand Tool Cleaning.
SSPC - SP-3 Power Tool Cleaning.
SSPC - SP-5 White Metal Blast Cleaning.
SSPC - SP-6 Commercial Blast Cleaning.
SSPC - SP-7 Brush Off Blast Cleaning.
SSPC - SP-8 Surface Preparation Spec. No.8, Pickling
SSPC - SP-10 Near - White Blast Cleaning.
JASA PERANCANGAN, PENGADAAN DAN KONSTRUKSI (EPC)
PEMBANGUNAN PIPA DISTRIBUSI GAS KUALA TANJUNG KABUPATEN
BATUBARA - SUMATERA UTARA
3. PROSEDUR
3.1 Umum
a. Persiapan permukaan hanya akan dilakukan di siang hari atau di bawah pencahayaan
buatan yang sama dengan siang hari dan bebas dari bayangan.
b. Semua ujung yang runcing harus dibuat tumpul hingga memiliki radius minimum> 2 mm.
c. Weld spatter dan cacat permukaan lainnya harus dihilangkan dengan tools yang sesuai,
sebelum dilakukan blast cleaning dan harus di highlight ke PERUSAHAAN.
d. Pembersihan dengan air harus dilakukan untuk menghilangkan minyak, grease dan
kontaminan sebelum dilakukan blast cleaning.
e. Metode dry abrasive blasting harus selalu digunakan bila memungkinkan kecuali
PERUSAHAAN mengajukan menggunakan metode yang lain.
f. Metode persiapan permukaan lainnya dapat digunakan di mana dry abrasive blasting tidak
mungkin dilakukan. Metode berikut dapat digunakan dengan persetujuan PERUSAHAAN:
JASA PERANCANGAN, PENGADAAN DAN KONSTRUKSI (EPC)
PEMBANGUNAN PIPA DISTRIBUSI GAS KUALA TANJUNG KABUPATEN
BATUBARA - SUMATERA UTARA
4. APLIKASI PENGECATAN
4.1 Umum
Semua material cat harus disimpan kurang dari suhu 25°C dalam fasilitas tertutup yang
memenuhi persyaratan aturan untuk cairan yang mudah terbakar dan beracun. Material cat
yang disimpan dalam kondisi suhu tinggi tidak boleh digunakan. Bahan cat yang digunakan
harus memiliki umur setidaknya 6 bulan sebelum tanggal kedaluwarsa. Bahan cat yang
kedaluwarsa dapat ditolak.
Proses pengecatan hanya dilakukan oleh pekerja yang kompeten selama siang hari atau di
bawah pencahayaan buatan yang sama dengan siang hari dan bebas dari bayangan.
Pengecatan tidak boleh diterapkan pada permukaan yang, mengalami kondisi "flash
corrosion" atau yang telah dilakukan proses abrasif blasting selama lebih dari 4 jam.
Hembusan udara panas dapat digunakan untuk meminimalkan waktu kontak antara air dan
permukaan logam jika air digunakan untuk persiapan permukaan.
Ketika permukaan area struktur yang luas tidak dapat di kerjakan dalam satu hari, garis
permukaan selebar 100 mm dibiarkan untuk tidak dicat untuk nantinya dilkakukan pengecatan
pada hari berikutnya.
JASA PERANCANGAN, PENGADAAN DAN KONSTRUKSI (EPC)
PEMBANGUNAN PIPA DISTRIBUSI GAS KUALA TANJUNG KABUPATEN
BATUBARA - SUMATERA UTARA
c. Pengencer dan rasio pengencer yang direkomendasikan oleh VENDOR harus dipatuhi
dengan ketat. Thinner batch no dan thinning ratio harus dilaporkan pada Laporan
Inspeksi Harian.
4.8 Galvanizing
Ketika ditentukan, grating, pegangan tangan, tangga, walkways, cages, toe plate, rel
pelindung, cable tray, klip, dan item lainnya dengan bentuk kompleks yang sulit untuk dilapisi
harus dipanaskan dengan galvanis sesuai dengan ASTM A-123.
Pekerjaan baja harus dibersihkan terlebih dahulu diikuti dengan menggunakan cairan kimia.
Kontaminan pada permukaan dan coating yang tidak dapat dihilangkan dengan proses
pembersihan kimia normal pada permukaan galvanis, harus dihilangkan menggunakan
blasting atau beberapa metode lain yang sesuai. Pembersihan abrasif pada SSPC SP 7 dapat
digunakan. Gunakan parameter galvanisasi seperti suhu galvanisasi, waktu perendaman, dan
kecepatan pengangkatan yang sesuai dengan persyaratan. Zinc yang digunakan paling tidak
grade Zn 99.95 untuk galvanisasi. Lapisan galvanis harus merata dalam pengaplikasiannya.
Pada baja silicon coating yang digunakan berwarna abu-abu kusam, dengan syarat hal
tersebut dapat diterima sesuai pada spesifikasi yang berlaku. Verifikasi integritasi coating
JASA PERANCANGAN, PENGADAAN DAN KONSTRUKSI (EPC)
PEMBANGUNAN PIPA DISTRIBUSI GAS KUALA TANJUNG KABUPATEN
BATUBARA - SUMATERA UTARA
dengan cara inspeksi visual, pengukuran ketebalan lapisan, lapisan adhesi, dan massa
lapisan zinc. Coating harus tahan terhadap uji pisau sesuai ASTM D 6677. Hasilnya harus
peringkat di atas 8. Gunakan zinc rich epoxy untuk memperbaiki galvanisasi yang rusak. Bila
memungkinkan, angkut dan simpan komponen galvanis dalam kondisi kering, berventilasi baik
untuk mencegah pembentukan noda pada lapisan galvanis. Perlakuan pasif setelah proses
galavanis untuk meminimalkan pembentukan noda pada lapisa galvanis. Hot dip gavanizing
baut, mur, washer dan item lain-lain yang diproduksi harus dilakukan sesuai dengan ASTM
A153 " Zinc Coating (Hot Dip) on Iron and Steel Hardware " dan ASTM A143 " Safeguarding
Against Embrittlement of Hot, Galvanized Steel Products ".
5. PERBAIKAN PENGECATAN
5.1 Metode Perbaikan
Perbaikan untuk cat yang tidak sesuai atau rusak harus dilakukan sesuai aplikasi asli dan
semua persyaratan lain dapat dilihat pada dokumen KTJ-EPC-00-PIP-SPC-004 Specification
for Painting. Penyikatan atau pengamplasan dengan kawat listrik (wire brush) tidak boleh
digunakan sebagai pengganti abrasive blasting kecuali disetujui oleh PERUSAHAAN.
5.3 Pelaporan
Semua cacat dan prosedur perbaikan harus dicatat dalam Laporan Inspeksi Harian. Gambar
yang ditandai yang menunjukkan lokasi bagian perbaikan harus dilampirkan pada Laporan
Inspeksi.
JASA PERANCANGAN, PENGADAAN DAN KONSTRUKSI (EPC)
PEMBANGUNAN PIPA DISTRIBUSI GAS KUALA TANJUNG KABUPATEN
BATUBARA - SUMATERA UTARA
6. KESELAMATAN KERJA
Perlu disadari bahwa pengecatan dalam fabrikasi sekala besar dapat menimbulkan masalah
keselamatan dan KONTRAKTOR di harapkan mengambil semua tindakan yang berkaitan
untuk memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan cara yang aman. KONTRAKTOR
harus menyediakan perancah (scaffolding) untuk memungkinkan akses yang diperlukan ke
semua permukaan dalam proses pengecatan. Harus dilakukan tindakan pencegahan untuk
memastikan bahwa tidak ada bahaya yang tercipta karena konsleting listrik, serpihan akibat
blasting, atau yang lain.
7. KODE WARNA
Warna akhir harus sesuai dengan Standar U.S. Federal No.595b, saat Polyurethane
ditentukan sebagai lapisan akhir:
Warna Kode
Abu-abu 26250
Merah 21136
Putih 27875
Kuning 23655
Struktur Warna harus diberi kode warna untuk memperingatkan personel akan bahaya fisik
potensial. Pengodean warna semacam itu harus sesuai dengan ANSI 2535.1, Safety Color
Coding. Identifikasi sistem perpipaan harus sesuai dengan dokumen American National
Standards Institute ANSI A 13.1, Scheme for the Identification of Piping System.
Kecuali untuk pengkodean warna keselamatan dan kecuali dinyatakan lain, warna akhir harus
abu-abu untuk equipment, perpipaan dan baja struktural. Setiap VENDOR akan memberikan
sampel warna yang tersedia kepada PERUSAHAAN untuk barang-barang yang sudah
selesai/pernah dikerjakan.