0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan21 halaman

AD/ART OSIS SMA Negeri 7 Bengkulu

Dokumen tersebut merupakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi Siswa Intra Sekolah SMA Negeri 7 Kota Bengkulu yang mengatur tentang nama, tujuan, fungsi, keanggotaan, struktur organisasi, dan ketentuan-ketentuan lainnya bagi OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas di sekolah tersebut.

Diunggah oleh

Benard Dyy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan21 halaman

AD/ART OSIS SMA Negeri 7 Bengkulu

Dokumen tersebut merupakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi Siswa Intra Sekolah SMA Negeri 7 Kota Bengkulu yang mengatur tentang nama, tujuan, fungsi, keanggotaan, struktur organisasi, dan ketentuan-ketentuan lainnya bagi OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas di sekolah tersebut.

Diunggah oleh

Benard Dyy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH

SMA NEGERI 7 BENGKULU


Jl. Sadang Raya Lingkar Barat Kec. Gading Cempaka

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA


OSIS/MPK SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU
PEMBUKAAN

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa


Bahwa sesungguhnya ilmu itu merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa dan hak setiap
individu, dengan tujuan untuk memajukan kesejahteraan umum dan meningkatkan kualitas
bersama. Sekolah sebagai lembaga pendidikan berkewajiban dan bertanggung jawab
memberikan ilmu, mendidik, membina, melatih, dan membekali para siswa(i) sebagai generasi
penerus perjuangan dan pembangunan nasional dalam usaha menuju tercapainya tujuan nasional
serta masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
Lembaga merupakan sebuah badan perkumpulan yang memiliki pandangan, tujuan, dan cita-cita
bersama dengan landasan dasar dan tata aturan yang ada di dalamnya. Oleh karena itu kami dari
pihak Majelis Perwakilan Kelas selaku lembaga legislatif sekolah telah berhasil menyelesaikan
perubahan AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) sebagai landasan dan tata
aturan. Dengan demikian, proses perubahan AD/ART telah kami tetapkan.
Dengan adanya perubahan AD/ART tersebut, kami berusaha untuk memperbaiki dan
menjalankan kinerja lembaga pengawas dengan baik, luwes, rasa tanggung jawab, berdasarkan
tata aturan yang berlaku dalam AD/ART.
ANGGARAN DASAR
OSIS/MPK SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU

BAB I
NAMA DAN TEMPAT
PASAL 1
NAMA
1. Organisasi ini bernama organisasi siswa intra sekolah, yang disebut dengan OSIS, serta
majelis perwakilan kelas yang disebut dengan MPK

PASAL 2
TEMPAT
1. Organisasi OSIS/MPK berkedudukan di SMA NEGERI 7 BENGKULU, [Link] Raya
[Link] Barat, [Link] Cempaka

BAB II
LANDASAN, FUNGSI,TUJUAN, DAN SIFAT

PASAL 3
LANDASAN
1. Organisasi OSIS/MPK bergerak berlandaskan nilai nilai pancasila serta, pembukaan
undang undang dasar 1945
2. Serta berdasarkan nilai kekeluargaan dan kegotong-royongan.
PASAL 4
FUNGSI
1. Fungsi dari organisasi OSIS, yaitu;
a. Pengurus OSIS bertugas menyusun dan melaksanakan program kerja OSIS sesuai dengan
anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
b. Pengurus OSIS menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada rapat perwakilan
kelas pada akhir masa jabatan.
c. Pengurus OSIS bertanggung jawab langsung kepada perwakilan kelas dan Pembina
OSIS.
2. Fungsi dari MPK:
a. Meningkatkan sistem penyampaian aspirasi siswa
b. Mewujudkan keorganisasian di SMA Negeri 7 Kota Bengkulu yang terbuka dan
bertanggung jawab
c. Meningkatkan profesionalitas kerja dalam berorganisasi
d. Meningkatkan koordinasi dengan Pengurus OSIS
e. Meningkatkan pelaksanaan fungsi pengawasan

PASAL 5
TUJUAN
Organisasi ini bertujuan untuk:
1. Memahami, menghargai lingkungan hidup dan nilai-nilai dalam mengambil keputusan
yang tepat.
2. Bembangun landasan kepribadian yang kuat dan menghargai HAM
3. Memperdalam sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan kerjasama secara
mandiri, berpikir logis dan demokratis.
4. Membina siswa berorganisasi untuk pengembangan kepemimpinan.
5. Membangun OSIS SMA Negeri 7 Kota Bengkulu yang profesional, memberi manfaat
bagi anggota dan pengurusnya, dan memberikan rasa kekeluargaan yang sejati.
6. Menghapuskan segala bentuk kegiatan mencontek dan rasa malas dari siswa SMA Negeri
7 Kota Bengkulu, membangun mental siswa yang selaras ilmu, iman, emosi, serta jujur,
berani, dan siap berkerja keras.
7. Mendorong siswa agar melibatkan diri di dalam mengentaskan ketertinggalan Provinsi
Bengkulu dengan membentuk sikap dan tindakan anti korupsi serta menyumbangkan
tenaga, aspirasi, dan pemikiran untuk menghapuskan kemalasan dari masyarakat SMA
Negeri 7 Kota Bengkulu.
PASAL 6
SIFAT
Organisasi ini bersifat:
1. Organisasi ini berbentuk Kesatuan
2. Organisasi ini bersifat intra sekolah dan merupakan satu-satunya wadah yang
menampung
3. Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler sekolah yang menunjang kurikulum yang sah mewakili
siswa dari sekolah tersebut.
4. Lambang OSIS seperti terlampir bersifat nsional dan digunakan bersama-sama dengan
lembaga sekolah lainnya.
BAB III
PEMBINA

PASAL 7
PEMBINA ORGANISASI OSIS/MPK

1. Pembina organisasi OSIS/MPK SMA NEGERI 7 BENGKULU adalah wakil sekolah


yang telah ditetapkan dan disahkan oleh Kepala Sekolah.

BAB IV
KEANGGOTAAN

PASAL 8
KEANGGOTAAN OSIS/MPK
1. Anggota Majelis Perwakilan Kelas merupakan siswa SMAN 7 BENGKULU yang telah
terpilih
2. Anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah ini adalah siswa SMA Negeri 7 BENGKULU
3. Keanggotaan OSIS/MPK berakhir apabila sudah habis masa jabatan, sudah tidak lagi
menjadi siswa SMA Negeri 7 BENGKULU, pindah sekolah, dinyatakan lulus secara
akademis atau meninggal
BAB V
MASA JABATAN

PASAL 9
MASA JABATAN ORGANISASI
1. Masa jabatan pengurus organisasi OSIS/MPK dari awal dilantik sampai pergantian
kepengurus baru.

BAB VI
HAK DAN KEWAJIBAN

PASAL 10
HAK
Setiap anggota memiliki hak:
1. Diperlakuan sama dengan anggota lain tanpa pandang SARA
2. Memiliki kebebasan berpendapat baik secara lisan maupun tulisan

PASAL 11
KEWAJIBAN
1. Menjaga nama baik sekolah
2. Mematuhi aturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah
3. Menghormati tenaga pengajar, sesama teman, dan seluruh tenaga pekerja yang berada
dalam ruang lingkup sekolah
4. Memelihara sikap yang baik, disiplin, bertanggung jawab, serta mengutamkan keimanan
dan ketakwaan
5. Berperan aktif dalam setiap kegiatan organisasi
BAB VII
PERANGKAT

PASAL 12
PERANGKAT ORGANISASI

Perangkat organisasi OSIS/MPK ini terdiri dari;

1. Pembina Organisasi ,yang terdiri dari;


a) Ketua Pembina

2. MPK, yang terdiri dari;


a) Ketua
b) Wakil ketua 1
c) Wakil ketua 2
d) Sekretaris
e) Bendahara
f) Komisi

3. OSIS,yang terdiri dari;


a) Ketua
b) Wakil ketua
c) Sekretaris
d) Bendahara
e) Seksi bidang

BAB VIII
KEUANGAN

PASAL 13
KEUANGAN ORGANISASI

Keuangan organisasi ini diperoleh dari :


1. Iuran/swadaya anggota.
2. Kas MPK-OSIS dan Dana Kesiswaan/SPP SMA NEGERI 7 BENGKULU
3. Sumbangan atau usaha–usaha lain yang sah, dan tidak mengikat.
BAB IX
PERUBAHAN ATAU PENYEMPURNAAN AD

PASAL 14
PERUBAHAN ATAU PENYEMPURNAAN

1. Perubahan Anggaran Dasar MPK-OSIS SMA Negeri 7 BENGKULU hanya dapat


dilakukan oleh Sidang Pleno MPK SMA Negeri 7 BENGKULU.

BAB X
PENUTUP

PASAL 15
PENUTUP
1. Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran dasar ini diatur dalam anggaran rumah tangga
dan peraturan lain yang sah
2. Anggaran rumah tangga mengatur lebih rinci hal hal yang belum diatur dalam anggaran
dasar
ANGGARAN RUMAH TANGGA
OSIS/MPK SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU

BAB I
PENGERTIAN DASAR
PASAL 1
PENGERTIAN OSIS/MPK
1. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat
sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah
Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
2. OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS.
organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.
3. Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu
berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi
pengurus OSIS.
4. MPK adalah suatu organisasi di sekolah yang bertugas mengawasi kinerja OSIS dalam
menjalankan tugas-tugasnya selama masa jabatannya berlangsung.
5. MPK merupakan satu-satunya organisasi di sekolah yang dapat memantau, mengawasi
dan membantu tugas-tugas dari OSIS.
6. OSIS SMAN 7 KOTA BENGKULU beranggotakan seluruh siswa SMAN 7 KOTA
BENGKULU.
7. Pengurus OSIS adalah siswa-siswi yang telah terpilih melalui seleksi dan pemilu.
8. Pengurus OSIS diperbolehkan bergabung dengan organisasi lain, dengan memenuhi
syarat dan ketentuan yang telah disepakati bersama.
9. Pengurus OSIS berkewajiban membuat dan menjalankan program kerja dan
rancangan anggaran belanja serta memberikan laporan pertanggungjawaban kepada
MPK di setiap akhir program dan MPK berkewajiban melaporkan kembali kepada
pihak sekolah di akhir masa bakti.
10. Pengurus OSIS tidak berkewajiban menjalankan kegiatan yang bukan program
kerjanya tanpa intruksi dari Pengurus Inti Harian atau Ketua Sekbid terkait.
11. Pengurus OSIS bersifat independen, mandiri, kreatif dan inovatif serta menjadi wadah
dalam pelaksanaan sebuah kegiatan.
12. Pengurus OSIS dipimpin oleh Ketua OSIS
13. Pengurus OSIS menjabat selama satu tahun, dimulai dari pelantikan sampai pergantian
pengurus baru
14. Pengurus OSIS berada di bawah pembinaan Pembina OSIS.
BAB II
KEPENGURUSAN OSIS/MPK SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU
PASAL 2
SYARAT CALON PENGURUS OSIS/MPK
1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Terdaftar sebagai siswa di SMA Negeri 7 Kota Bengkulu
3. Mampu menampung dan menyalurkan aspirasi kelas.
4. Dipilih berdasarkan musyawarah dan tanpa paksaan atau tekanan dari pihak lain.
5. Berpasrtisipasi dan dinamis di kelasnya.
6. Memiliki jiwa pemimpin.
7. Dapat bersikap netral, tidak mementingkan kepentingan kelompoknya.
8. Berkelakuan baik.
PASAL 3
KEWAJIBAN PENGURUS OSIS/MPK
1. Anggota berkewajiban memegang teguh AD/ART dan kebijakan organisasi.
2. Anggota berkewajiban menjunjung tinggi nama dan kehormatan organisasi.
3. Anggota berkewajiban berperan aktif dalam kegiatan – kegiatan organisasi.
PASAL 4
PEMBERHENTIAN PENGURUS
Keanggotaan berakhir jika :
1. Meninggal dunia;
2. Mengundurkan diri dan menyampaikan surat pengunduran diri secara tertulis kepada
Pengurus inti
3. Diberhentikan secara terhormat atau tidak terhormat.
Tata Cara Pemberhentian Anggota :
1. Anggota dapat diberhentikan atau diberhentikan sementara karena tidak melaksanakan
kewajibannya sebagai anggota atau melakukan perbuatan yang bertentangan dengan
AD/ART.
2. Anggota yang diberhentikan atau diberhentikan sementara dapat mengajukan pembelaan
dirinya di depan Rapat pengurus
3. Keputusan pemberhentian atau pemberhentian sementara anggota diputuskan setelah
diberikan peringatan tertulis sebanyak 3 kali berturut-turut
4. Keputusan pemberhentian anggota dilakukan oleh pengurus inti,
5. Keputusan pemberhentian sementara anggota diputuskan melalui Rapat Pengurus
PASAL 5
MASA JABATAN
Masa jabatan pengurus OSIS/MPK berlangsung mulai dari awal pelantikan hingga masa
jabatannya berakhir.

BAB III
PEMILU DAN SYARAT MENJADI KANDIDAT KETUA/WAKIL KETUA OSIS
PASAL 6
PENGERTIAN PEMILU
1. Pemilu adalah kegiatan yang diselenggarakan untuk memilih Calon Ketua OSIS dan
Calon Wakil Ketua OSIS 1 dan 2.
2. Pemilu diselenggarakan dan diwadahi langsung oleh MPK
PASAL 7
SYARAT MENJADI CALON KANDIDAT KETUA DAN WAKIL KETUA OSIS
1. Memiliki Energi jasmani dan mental yang luar biasa: yaitu mempunyai daya tahan,
keuletan, kekuatan atau tenaga yang istimewa yang tampaknya tidak pernah akan habis.
2. Memiliki Kesadaran akan tujuan dan arah, yaitu ia memiliki keyakinan yang teguh akan
kebenaran dan kegunaan
3. Memiliki Antusiasme dalam melakukan pekerjaan dan tujuan yang akan dicapai itu harus
sehat, berarti, bernilai, memberikan harapan-harapan yang menyenangkan, memberikan
sukses, dan menimbulkan semangat serta spirit de corps.
4. Memiliki sifat ramah dan positif. pemimpin harus mempunyai rasa kasih sayang, cinta,
simpati yang tulus, disertai kesediaan berkorban.
5. Memiliki Integritas. pemimpin harus mempunyai sifat terbuka, kejujuran, ketulusan hati
serta sejiwa dan seperasaan dengan anak buahnya.
6. Memiliki Ketegasan dalam pengambilan keputusan, pemimpin harus harus dapat
mengambil keputusan secara tepat, tegas dan tepat, sebagai hasil dari kearifan dan
pengalamannya
7. Memiliki Kepercayaan terhadap anggotanya
PASAL 8
SISTEM PEMILU
1. Seleksi, Bakal Calon akan diseleksi dan ditentukan oleh Panitia dengan
2. Persetujuan Pembina OSIS.
3. Kampanye, Para Calon ketua dan wakil ketua OSIS mencari dukungan baik berupa lisan
ataupun tulisan.
4. Debat, Para Calon ketua dan Wakil ketua OSIS berdebat sekaligus berkampanye untuk
mendapat dukungan dan disaksikan langsung oleh warga SMAN 7 Kota Bengkulu.
5. Pemilihan, seluruh warga SMAN 7 memilih Para Calon yang telah ditetapkan.
6. Penghitungan Suara, menghitung hasil suara Calon berdasarkan pemilu.

BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
PASAL 9
HAK ANGGOTA
1. Hak mendapat perlakuan sama.
2. Hak mendapat perlindungan, pembebanan, pengkaderan, dan penataran dari organisasi.
3. Hak mengeluarkan pendapat baik lisan maupun tulisan.
4. Hak untuk mengikuti kegiatan organisasi.
PASAL 10
KEWAJIBAN ANGGOTA
1. Membantu kerja perangkat OSIS. Melaksanakan dan mentaati keputusan, peraturan,dan
ketentuan yang telah ditetapkan oleh organisasi maupun sekolah. Menentang setiap usaha
dan tindakan yang merugikan kepentingan organisasi dan sekolah dengan ketentuan yang
ada.
2. Menjunjung rapat organisasi yang disetujui oleh sekolah apabila diperlukan atau
diundang.
3. Bekerja dengan jujur, tertib, cermat dan bersemangat untuk kepentingan sekolah
4. Berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan yang telah direncanakan atau yang sedang
dilaksanakan.
5. Anggota berkewajiban memegang teguh Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tanggadan
ketetapan organisasi.
6. Anggota berkewajiban menjunjung nama baik dan kehormatan organisasi.

BAB V
MPK
PASAL 11
PENGERTIAN MPK
MPK (Majelis Perwakilan Kelas) adalah suatu organisasi di sekolah yang bertugas mengawasi
kinerja OSIS dalam menjalankan tugas-tugasnya selama masa jabatannya berlangsung. MPK
satu-satunya organisasi di sekolah yang dapat memantau, mengawasi dan membantu tugas-tugas
dari OSIS.
PASAL 12
HAK MPK
Hak-hak yang dimiliki oleh MPK secara sah, antara lain :
1. Menerima dan menolak rancangan program kerja yang diajukan OSIS.
2. Melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja OSIS serta tata cara
pelaksanaannya.
3. Meminta laporan pertanggung jawaban kepada OSIS atas program yang telah dijalankan
sesuai waktu tentatif yang telah ditetapkan.
4. Penegasan dan peringatan oleh MPK atas keterlambatan penyerahan laporan program
kerja OSIS.
5. Mewadahi dan merombak Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga OSIS.
6. Menampung dan menyampaikan aspirasi dari siswa ke sekolah.
PASAL 13
KEANGGOTAAN MPK
1. MPK beranggotakan perwakilan kelas X berjumlah 5 orang dan kelas XI berjumlah 9
orang yang terpilih melalui seleksi
2. Anggota yang terpilih 1 periode dapat dipilih kembali oleh panitia
3. Langkah-langkah yang berhubungan dengan hal itu nantinya diatur dan ditetapkan oleh
MPK dan OSIS
PASAL 14
STRUKTUR MPK
[Link] MPK, bertugas dan bertanggung jawab atas seluruh anggota dan kinerja MPK
[Link] Ketua, bertugas untuk membantu dan bekerja sama dengan Ketua MPK
[Link] umum, bertugas untuk mengurus seluruh administrasi yang diperlukan
[Link], bertugas untuk mengurus seluruh administrasi keuangan yang diperlukan
[Link] Bidang
 Koordinator Acara, terdiri dari Koordinator dan Anggota yang bertugas mengawasi
persiapan acara/program OSIS dan melaporkan ke Koordinator Lapangan.
 Koordinator Lapangan, terdiri dari Koordinator dan Anggota yang bertugas langsung
turun ke lapangan membantu dan mengawasi program OSIS yang sedang berlangsung.
 Koordinator Evaluasi, terdiri dari Koordinator dan Anggota yang bertugas sebagai
pengawas kegiatan-kegiatan OSIS, mengevaluasi dan menerima pertanggungjawaban
OSIS.
 Koordinator Humas, terdiri dari Koordinator dan Anggota beserta perwakilan kelas yang
bertugas menyalurkan aspirasi warga sekolah dan siswa siswi ke pihak sekolah.
PASAL 15
PELANTIKAN MPK
Anggota MPK dilantik oleh Kepala Sekolah / Pembina yang ditunjuk oleh Kepala Sekolah
dan pelaksanaan bersamaan dengan pengurus OSIS dalam periode yang sama.
PASAL 16
KEPENGAWASAN
Setiap program-program OSIS khususnya pada acara-acara besar wajib
mengikutsertakan anggota MPK minimal 4 orang sebagai pengawas kegiatan dan
dapat membantu kegiatan tersebut.
BAB VI
PENGURUS INTI HARIAN
PASAL 17
1. Pengurus Inti Harian adalah bagian kepengurusan yang bertindak sebagai harian OSIS
dengan asas musyawarah mufakat.
2. Pengurus Inti Harian bertanggung jawab untuk memimpin OSIS secara umum, mengatur
koordinasi, pelaksanaan program, tertib administrasi dan keuangan, serta menyusun
laporan pertanggungjawaban OSIS.
3. Pengurus Inti Harian berhak untuk mengadakan rapat, meminta laporan, membuat
peraturan keperluan harian, serta menetapkan berbagai keputusan.
4. Pengurus inti harian tidak diperkenankan menjabat posisi penting dari salah satu
ekstrakurikuler maupun perangkat kelas.
5. Pengurus Inti Harian terdiri dari Ketua OSIS, Wakil Ketua OSIS I dan II, Sekretaris
Umum, Sekretaris Satu, Sekretaris Dua, Bendahara Satu, dan Bendahara Dua
BAB VII
OSIS
PASAL 18
STRUKTUR INTI OSIS SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU
1. Ketua OSIS
 Berkewajiban untuk memimpin dengan baik dan bijaksana,
 Bertanggung jawab atas jalannya organisasi dan Program kerja secara
keseluruhan, memimpin pengurus inti harian dan mengevaluasi kinerjanya secara
rutin, mengkoordinasikan semua aparat kepengurusan,
 Memimpin rapat OSIS,
 Memantau dan mengontrol secara umum seluruh bidang dibawahnya,
 Menandatangani setiap surat bersama sekretaris umum,
 menetapkan kebijakan dan mengambil keputusan dengan asas musyawarah
mufakat, merencanakan dan memutuskan segala kebijakan yang akan
dilaksanakan setiap Sekbid dan memastikan Anggota OSIS bergerak mematuhi
AD ART.
2. Wakil Ketua OSIS 1
 Berkewajiban untuk membantu Ketua OSIS,
 Setiap saat mendampingi Ketua OSIS dalam mengambil kebijakan serta
memberikan saran ,
 Menggantikan Ketua OSIS saat berhalangan, mengkoordinasikan tiap Sekbid
secara khusus, membantu, mengontrol, mengawasi kegiatan Sekbid secara khusus
dan mengevaluasi kinerja Sekbid.
 Berkewajiban untuk memimpin Kepanitiaan Pekan Raya Jenggalu.
3. Wakil Ketua OSIS 2
 Berkewajiban untuk setiap saat mendampingi Ketua OSIS dalam mengambil
kebijakan serta memberikan saran
 Menggantikan Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS 1 jika keduanya berhalangan
 Mengkordinasikan tiap Sekbid secara khusus, membantu, mengontrol, mengawasi
kegiatan Sekbid secara khusus dan mengevaluasi kinerja Sekbid.
 Berkewajiban untuk membantu ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS 1.
4. Sekretaris Umum OSIS
 Berkewajiban untuk menjalankan notulensi dan absensi setiap rapat Pengurus Inti
Harian, dan rapat seluruh pengurus
 Tempat mengumpulkan semua surat-surat dan proposal kegiatan dan
memeriksanya Mendata inventaris dan data pribadi seluruh pengurus
 Membuat semua surat yang mengatas namakan OSIS.
 Bertanggung jawab atas penataan arsip, nomor surat-surat dan segala jenis
dokumen milik OSIS.
 Berkewajiban untuk mendata dan mengumpulkan program kerja
 Membuat kalender kerja berdasarkan program kerja, pembukuan proposal dan
suratmenyurat yang ditandatangani Ketua Osis dan memeriksa pembukuan
suratmenyurat Sekbid
 Berkewajiban untuk membuat SK, proposal PRJ, undangan PRJ , petunjuk
pelaksanaan-petunjuk teknis PRJ, buklet PRJ, daftar sponsor, Laporan PRJ, dan
Laporan Pertanggung Jawaban.
 Berkewajiban mendampingi Ketua Osis dalam setiap rapat serta sebagai tempat
konsultasi para sekretaris Sekbid
 Bertanggung jawab penuh atas Ruang Osis dan semua tugas lainnya yang
berhubungan dengan kesekretariatan dan administrasi OSIS.
5. Sekretaris Satu OSIS
 Berkewajiban membantu sekretaris umum dan mendampingi Ketua Osis dalam
setiap rapat secara fleksibel
6. Sekretaris Dua OSIS
 Berkewajiban membantu sekretaris umum, sekretaris satu
 Sebagai perwakilan mendampingi Ketua Osis dalam setiap rapat secara fleksibel
ketika sekretaris umum dan sekretaris satu berhalangan hadir
7. Bendahara Satu OSIS
 Berkewajiban untuk meninjau semua anggaran yang telah dibuat dan diajukan
oleh Sekbid ke Pengurus Inti Harian, sebagai tempat keluar masuk uang di OSIS,
mencatat pengeluaran Pengurus Inti Harian
 Menyesuaikan usulan Rancangan Anggaran Belanja tiap program dengan kondisi
keuangan
 Membuat pembukuan keuangan bulanan, membuat kalender pencairan dana, dan
lainlain yang berhubungan dengan administrasi keuangan OSIS.
 Berkewajiban menjadi tempat konsultasi bendahara Sekbid, mengeluarkan dan
mengumpulkan kwitansi dengan penuh tanggung jawab.
8. Bendahara Dua OSIS
 Berkewajiban membantu bendahara satu
 Mengetahui dan bertanggung jawab atas seluruh administrasi keuangan OSIS

PASAL 19
STRUKTUR SEKSI BIDANG (SEKBID) OSIS SMAN 07 KOTA BENGKULU
 Sekbid 1 : Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
 Sekbid 2 : Budi Pekerti Luhur dan Akhlak Mulia
 Sekbid 3 : Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
 Sekbid 4 : Pembinaan Prestasi Akademik, Seni, atau Olahraga Sesuai Bakat dan Minat
 Sekbid 5 : Demokrasi, HAM, Pendidikan, Politik, Lingkungan Hidup, Kepekaan
Toleransi Sosial Dalam Konteks Masyarakat Plural
 Sekbid 6 : Kreativitas, Keterampilan, dan Kewirausahaan
 Sekbid 7 : Pembinaan Kualitas Jasmani, Kesehatan, dan Gizi Berbasis Sumber Gizi yang
Terdiversifikasi
 Sekbid 8 : Sastra dan Budaya
 Sekbid 9 : Pembinaan Teknologi, Informasi dan Komunikas
BAB VIII
PENYUSUSNAN PROGRAM KERJA OSIS
PASAL 20
Program kerja disusun oleh anggota osis dan ditetapkan oleh penyusunan program kerja
dilaksanakan setelah pelantikan
BAB IX
KEPANITIAAN DAN PROGRAM
PASAL 21
PROGRAM KERJA
1. Program kerja OSIS harus sesuai dengan AD/ART dan memberikan manfaat bagi
sekolah dan para siswa
2. Rapat perencanaan program kerja harus dihadiri oleh ketua OSIS dan wakilnya, anggota
osis, dan MPK
3. Pelaksanaan program kerja menjadi tanggung jawab seksi bidang yang bersangkutan
4. Penanggung jawab dari kegiatan program kerja menjadi tanggung jawab ketua osis dan
seksi bidang yang bersangkutan
PASAL 22
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA
1. Pelaksanaan program kerja dimulai dengan rapat perencanaan, pembuata proposal/surat
surat ataupun hal hal lainnya yang dianggap penting, penyerahan dan pengesahan
program kerja oleh dewan guru, persiapan pelaksanaan program kerja, pelaksanaan
program, dan evaluasi dari MPK
2. Pelaksanaan program dilakukan secara tertib dan sesuai
3. Program kerja harus memiliki jadwal kegiatan yang teratur
PASAL 23
KEPANITIAAN
1. Kepanitiaan terdiri dari ketua panitia, panitia inti, penanggung jawab, dan koordinator
2. Kepanitiaan terdiri dari pengurus osis
3. Ketua koordinator harus berkerjasama dengan baik dan mampu memimpin anggota
koordinatornya
4. Panitia inti bertanggung jawab dengan hal hal yang menyangkut mekanisme pelaksanaan
program kerja seperti pelaksanaan program, surat menyurat dan administrasi
5. Sisa dana program dapat dijadikan kas OSIS dengan pembukuan yang transparan

BAB X
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA OSIS
PASAL 24
PELAKSANAAN PROGRAM
Seluruh warga sekolah baik guru maupun siswa perpartisipasi dalam pelaksanaan program sesuai
dengan kegiatannya
PASAL 25

1. OSIS harus bisa melaksanakan program kerjanya dengan baik dan tepat waktu
2. Penundaan pelaksanaan boleh dilakukan hanya dengan persetujuan oleh Pembina osis
3. MPK harus mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh OSIS bila diperlukan.
BAB XI
PEKAN RAYA JENGGALU
PASAL 26
Pekan raya jenggalu merupakan program yang diadakan 2 tahun sekali dalam rangka
memperingati hari jadi SMAN 7 KOTA BENGKULU
PASAL 27
PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN
Pengawasan dan pengendalian kegiatan PRJ dilakukan oleh Pembina OSIS/MPK

BAB XII
KEUANGAN
PASAL 28
1. Kas organisasi dan dana kesiswaan merupakan sumber dana utama operasional organisasi
2. Sumbangan atau usaha usaha lain yang halal dan tidak mengikat juga merupakan sumber
dana organisasi
3. Mekanisme dan tata aturan uang iuran anggota diatur dan ditetapkan bersama
PASAL 29
PENGGUNAAN KEUANGAN ORGANISASI
1. Uang kas, dana kesiswaan, dan dana dana lain yang diterima oleh organisasi disimpan
pada bendahara
2. Anggaran pendapatan dan belanja organisasi dibuat dan disusun oleh pengurus dan
disahkan dalam rapat pengurus
3. Tata aturan dan prosedur penggunaan keuangan organisasi ditetapkan secara bersama
BAB XIII
RAPAT DAN TATA TERTIB
PASAL 30
RAPAT
Rapat dihadiri oleh
1. Pimpinan/ketua diskusi, merupakan orang yang memimpin jalannya rapat
2. Sekretaris, adalah orang yang bertugas untuk mencatat dan menyimpulkan hasil diskusi
serta membantu pimpinan menjaankan rapat
3. Anggota pengurus
4. Pengawas, merupakan orang yang mengawasi jalannya rapat

RAPAT PENGURUS
Rapat pengurus merupakan rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota pengurus organisasi untuk
membahas:
1. Menyusun program kerja OSIS
2. Menilai pelaksanaan program kerja pengurus OSIS
3. Membahas hal hal penting lainnya yang perlu dibahas bersama

RAPAT RUTIN BULANAN


Rapat rutin bulanan merupakan rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota pengurus organisasi
untuk membahas:
1. Membicarakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan program kerja setiap bulan
2. Membahas perkembangan tentang program kerja OSIS
3. Membahas hal hal penting lainnya yang perlu dibahas bersama

RAPAT PERSIAPAN PROKER


Rapat persiapan program kerja yang dihadiri oleh seluruh anggota pengurus organisasi untuk
membahas:
1. Menyusun struktur kepanitiaan
2. Menyiapkan hal yang dibutuhkan untuk program kerja
3. Membahas mekanisme program kerja yang akan dilaksanakan

RAPAT PLENO
Rapat pleno dihadiri seluruh pengurus organisasi dan membahas hal hal yang dianggap perlu
FORUM/EVALUASI
Forum yang dihadiri oleh seluruh anggota pengurus organisasi untuk membahas:
1. Laporan pertanggung jawaban OSIS MPK pada akhir masa jabatan

PASAL 31
TATA TERTIB
1. Tata tertib rapat harus ditaati oleh semua peserta rapat
2. Tata tertib rapat OSIS :
 Selama rapat berlangsung, peserta rapat tidak boleh meninggalkan ruangan rapat
tanpa seizin pimpinan rapat
 Peserta rapat memiliki hak untuk bersuara, mengutarakan pendapat, dan bertanya
seizin pemimpi rapat
 Bila peserta tidak hadir dan tidak mengirimkan wakilnya, maka dianggap setuju
dengan hasil rapat
 Rapat dibuka dengan pembukaan dan ditutup oleh penutup

BAB XIV
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
PASAL 32
PRINSIP DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN
1. Pengambilan keputusan dalam rapat, Konferensi, dan Rapat-rapat Kerja dilakukan
dengan sungguh-sungguh dan mengutamakan cara musyawarah yang partisipatif. Bila
mufakat tidak tercapai melalui musyawarah, maka dapat dilakukan pemungutan suara.
2. Keputusan-keputusan yang dibuat dari suatu mekanisme pengambilan keputusan yang
lebih rendah tidak boleh bertentangan pada mekanisme pengambilan keputusan yang
lebih tinggi.

BAB XV
LARANGAN
PASAL 33
Setiap anggota dilarang untuk:
1. Melakukan hal hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat organisasi dan
sekolah.
2. Mendahulukan kepentingan pribadi yang dapat merugikan kepentingan bersama
3. Bertindak semena mena dan melanggar peraturan/tata tertib yang berlaku sebagai siswa
SMA NEGERI 7 KOTA BENGKULU
4. Dilarangan meninggalkan pekerjaan selama kegiatan berlangsung, kecuali mendapat ijin
dari penanggung jawab kegiatan.
5. Dilarang membuat keributan atau kegaduhan
6. Dilarang mengambil sarana dan prasarana OSIS tanpa izin

BAB XVI
SANKSI DAN HUKUMAN
PASAL 34
Pengurus OSIS yang melanggar peraturan dan tata tertib akan dikenakan Sanksi dengan tahapan
sebagai berikut:
1. Teguran kepada OSIS yang bersangkutan.
2. Panggilan kepada koordinator.
3. Koordinator berhak memberikan sanksi kepada anggotanya sesuai ketentuan masing-
masing sekbid.
4. Panggilan kepada koordinator dan OSIS yang bersangkutan untuk disidangkan.
5. Pemberian surat peringatan

BAB XVII
PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
PASAL 35
1. Perubahan AD / ART hanya dapat dilakukan didalam Sidang Pleno pengurus OSIS SMA
Negeri 7 KOTA BENGKULU.
2. Amandemen AD / ART atas persetujuan peserta sidang melalui referendum (pemungutan
suara).

BAB XVIII
PENUTUP
PASAL 36
Demikianlah AD/ART MPK-OSIS SMAN 7 KOTA BENGKULU. Apabila dikemudian hari
terdapat kesalahan atau kekurangan didalam AD/ART ini, maka akan diperbaiki sebagaimana
mestinya sesuai dengan kebijakan sekolah.
PASAL 37
ATURAN TAMBAHAN
Untuk hal yang belum terdapat dalam aturan dan Anggaran Rumah Tangga, dan untuk teknik
pelaksanaannya akan dibuat Peraturan Organisasi (PO) sesuai kebutuhan.
Anggaran Rumah Tangga ini mulai berlaku pada tanggal yang ditetapkan oleh MPK
dan disahakan oleh Kepala Sekolah sampai disahkan AD/ART baru yang di amandemen.

Anda mungkin juga menyukai