RESTU YANANDRA
118170016
1. K3 di Perusahaan PT. Marunda Grahamineral (MGM)
Sebagai salah satu perusahaan pemegang kontrak Perjanjian Kerjasama Perusahaan
Pertambangan Batubara (PKP2B) juga tidak lepas dari faktor dan potensi bahaya dari setiap
proses produksinya yang menggunakan peralatan berteknologi tinggi berusaha untuk
menerapkan peraturan-peraturan yang berlaku melalui kebijakan kesehatan dan keselamatan
kerja. Hal ini tercermin dalam kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja MGM Coal Project
bahwa melakukan semua tindakan yang bisa dilakukan untuk memastikan bahwa standar-standar
tertinggi kesehatan dan keselamatan kerja dijaga bagi semua karyawan dan kontraktor
merupakan cita-cita tertingginya.
2. Faktor Bahaya dan Potensi Bahaya
2.1 Faktor bahaya di tempat kerja
2.2 Potensi Bahaya
Jenis potensi bahaya yang ada pada penambangan batubara di PT. Marunda Grahamineral ini
adalah :
2.3 Sistem Keselamatan Kerja
Sistem pengelolaan keselamatan kerja dimulai dengan melaksanakan identifikasi bahaya untuk
mengetahui faktor dan potensi bahaya yang ada yang hasilnya nanti sebagai bahan untuk
dianalisa, pelaksanaan identifikasi bahaya dimulai dengan membuat standart operational
procedure (SOP). Kemudian sebagai langkah analisa dilakukanlah observasi dan inspeksi.
Setelah dianalisa, tindakan selanjutnya yang perlu dilakukan adalah evaluasi resiko untuk
menilai seberapa besar tingkat resikonya yang selanjutnya untuk dilakukan kontrol atau
pengendalian resiko. Kegiatan pengendalian resiko ini ditandai dengan menyediakan alat deteksi,
penyediaan APD, pemasangan rambu-rambu dan penunjukan personel yang bertanggung jawab
sebagai pengawas. Setelah dilakukan pengendalian resiko untuk tindakan pengawasan adalah
dengan melakukan monitoring dan peninjauan ulang bahaya atau resiko. Berikut adalah skema
sistem pengelolaan keselamatan kerja: